1

FORMAT
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Masalah

: Banyaknya ibu yang belum sadar akan pentingnya
immunisasi

Pokok Bahasan

: Kesehatan Masyarakat

Sub Pokok Bahasan

: Immunisasi Dasar

Sasaran

: Pengunjung posyandu

Waktu

: 15 Menit

Pertemuan ke-

: 1 (satu)

Tanggal

: september

Tempat

: Posyandu

I.

Tujuan Instruksional Umum
Setelah diberi penyuluhan, sasaran mampu memahami tentang immunisasi dasar.

II.

Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberi penyuluhan selama 15 menit, sasaran dapat :
1. Menjelaskan pengertian immunisasi dasar dengan benar.
2. Memaparkan tujuan immunisasi dasar dengan benar .
3. Memaparkan manfaat immunisasi dasar dengan tepat
4. Menyebutkan macam – macam immunisasi dasar dengan lengkap.
5. Menyebutkan jadwal pemberian immunisasi dasar dengan benar.
6. Menyebutkan efek samping immunisasi dengan benar
7. Menyebutkan dampak tidak diimunisasi dasar dengan benar.

III.

Pokok Materi
1. Pengertian immunisasi dasar
2. Tujuan immunisasi dasar
3.

Manfaat immunisasi

4. Macam – macam immunisasi dasar
2

5. Jadwal pemberian immunisasi dasar
6. Efek samping immunisasi dasar
7. Dampak tidak diimunisasi dasar
IV.

Kegiatan Belajar Mengajar
•

Metoda

•

Langkah – Langkah Kegiatan
A.

: Ceramah dan Tanya Jawab

Kegiatan Pra Pembelajaran
1) Mempersiapkan materi, media dan tempat
2) Memberi salam
3) Perkenalan
4) Kontrak waktu

B.

Membuka Pelajaran
1) Menjelaskan tujuan
2) Menjelaskan pokok bahasan
3) Apersepsi

C.

Kegiatan Inti
1) Sasaran menyimak materi
2) Sasaran mengajukan pertanyaan
3) Sasaran menyimpulkan

D.

Penutup
1) Melakukan post test
2) Menyimpulkan materi
3) Memberi salam

V.

Media dan Sumber
•

Media

•

Sumber

: Leaf Let dan Flip Chart

Departemen Kesehatan Republik Indonesia.1990.Modul Latihan Petugas
Immunisasi. Jakarta : Departemen kesehatan RI.
Brunner & Suddarth.2002.Buku Ajar KMB Vol. 3 Edisi 8 . Jakarta : EGC.
3

VI.

Evaluasi

1)

Prosedur

: Post test

2)

Jenis test

: Pertanyaan

Butir soal

: 7 soal

secara lisan
3)
1.

Sebutkan pengertian immunisasi dasar !

2.

Sebutkan manfaat immunisasi dasar !

3.

Sebutkan tujuan immuniasasi dasar !

4.

Sebutkan macam – macam immunisasi dasar !

5.

Sebutkan jadwal pemberian immunisasi !

6.

Sebutkan efek samping immunisasi dasar !

7.

Sebutkan dampak tidak diimunisasi dasar !

VII.Lampiran Materi dan Media
4

VII. Lampiran Materi
IMMUNISASI DASAR
1.

Pengertian Immunisasi Dasar
Immunisasi adalah membuat tubuh kebal terhadap penyakit tertentu. Immunisasi
dasar adalah immunisaasi yang diberikan < 6 bulan atau < 12 bulan.

2.

Tujuan Immunisasi Dasar
1. Menurunkan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh penyakit –
penyakit yang dapat dicegah immunisasi.
2. Meningkatkan angka pencegahan penyakit khusus

3.

Manfaat Immunisasi Dasar
⇒

Menghindari terjadinya penyakit TBC

⇒

Mencegah terjadinya penyakit difteri , pertusis ( batuk rejan ) , tetanus ,
campak dan poliomyelitis.

4. Macam – macam Immunisasi Dasar
⇒ Immunisasi polio
Bibit penyakit yang menyebabkan polio adalah virus.Pemberian immunisasi
polio melalui mulut sebanyak 2 tetes langsung dari botol ke mulut bayi tanpa
menyentuh mulut bayi. Immunisasi polio diberikan 4 kali.
⇒ Immunisasi Campak
Bibit penyakit yang menyebabkan penyakit campak adalah virus. Pemberian
immunisasi campak melalui suntikan.
⇒ Immunisasi BCG
BCG melindungi anak terhadap penyakit tuberculosis.Diberikan secara
suntikan.
⇒ Immunisasi DPT
DPT terdiri dari Difteri , Pertusis (Batuk rejan ), dan tetanus.DPT diberikan 3
kali yaitu DPT I, DPT 2 , DPT 3 . Diberikan secara suntikan.
⇒ Immunisasi hepatitis B
Hepatitis B1, Hepatitis B2, Hepatitis B3. diberikan secara suntikan
5

5.Jadwal Pemberian Immunisasi
Immunisasi

Pemberian

Selang waktu

Umur

BCG
DPT

Immunisasi
1x
3x

pemberian
4 minggu

0 – 2 bulan
2 bulan

POLIO

(DPT 1,2,3)
4x

4 minggu

2 bulan

CAMPAK
HEPATITIS B

( Polio 1,2,3,4 )
1x
3 x ( HB1, HB2,

4 MINGGU

9 bulan
3 bulan

HB3)
6. Efek Samping Immunisasi
a) Efek samping immunisasi BCG
o Reaksi normal
 Bakteri BCG didalam tubuh bekerja sangat lambat. Setelah 2 minggu
akan terjadi pembengkakan kecil merah di tempat penyuntikan dengan
garis tengah 1 cm.Setelah 2 – 3 minggu kemudian pembengkakan
menjadi bisul kecil yang kemudian menjadi luka dengan garis tengah 1
cm. Jangan memberikan obat apapun pada luka dan membiarkan terbuka
atau bila akan ditutup dengan mempergunakan kain kasa kering.Luka
tersebut akan sembuh sendiri dan menimbulkan jaringan parut bergaris
tengah 3 -3 mm .Tanda ini berguna karena dapat menunjukan bahwa
anak telah diimunisasi BCG.
o Reaksi berat
 Bila luka sangat berat dan terjadi pembengkakan di kelenjar sekitar leher
maka sebaiknya di bawa ke PUSKESMAS.
o Reaksi yang lebih cepat
 Jika pembengkakan lebih cepat dari 2 minggu,kemungkinan anak sudah
mendapat kekebalan terhadap TBC atau sedang menderita TBC.Maka
segera konsultasikan ke PUSKESMAS
6

b) Efek Samping immunisasi DPT
 Panas
Kebanyakan anak menderita panas pada sore hari setelah mendapat
immunisasi DPT , tetapi panas ini akan sembuh dalam 1 – 2 hari’ Jika
panas timbul setelah lebih dari 1 hari sesudah pemberian DPT, mungkin
ada infeksi lain yang perlu diteliti. Anak jangan dibungkus baju tebal dan
dimandikan dengan cara dilap saja pakai air hangat.
 Rasa sakit di daerah suntikan
 Peradangan : jika terjadi peradangan bawa segera ke PUSKESMAS
untuk pengobatan lebih lanjut.
c) Efek samping polio : umumnya tidak ada
d) Efek samping campak : panas dan kemerahan
Anak – anak mungkin panas selama 1 -3 hari setelah 1 minggu penyuntikan
kadang – kadang disertai kemerahan.
e) Efek samping HB : umumnya tidak ada
7.Dampak Tidak diimunisasi
 Tuberculosis ( TBC )
Penyakit ini dapat menyerang paru – paru , tulang belakang , atau otak.TBC
sering

menimbulkan

kematian.Walaupun

sembuh

dapat

menimbulkan

kecacatan.TBC dapat dicegah dengan immunisasi BCG.
 Difteri
Gejala : Leher bengkak , terbentuk warna putih keabuan di tenggorokan dan
hidung , mudah berdarah dan menghalangi nafas.Difteri dapat dicegah dengan
immunisasi DPT.
 Pertusis / Batuk Rejan / Batuk 100 hari
Gejala : demam dan batuk selama 1 minggu , kemudian batuknya makin
sering ,batuk panjang diikuti dengan tarikan nafas yang panjang sehingga
menimbulkan bunyi “huup” kemudian muntah.Difteri dapat dicegah dengan
immunisaasi DPT.
 Tetanus
7

Penyakit tetanus pada anak timbul melalui luka kecil dan dalam ( tertusuk paku,
radang telinga ).
Gejala – gejala :
a. Mulut anak kaku dan sukar dibuka
b. Punggung kaku dan melengkung mulai dari bahu sampai pinggul.
c. Kejang – kejang seluruh badan jika terangsang suara dan cahaya.
 Poliomyelitis
Gejala : anak rewel , batuk – batuk dan demam seperti flue, kemudian klien
kaku, sakit kepala , otot badan

dan kaki sakit setelah 2 hari , akhirnya

lumpuh.Dapat dicegah dengan immunisasi polio.
 Campak
Gejala : panas , pilek, batuk , mata belekan dan bercak – bercak merah di
kulit.Penyakit ini sering menyerang anak yang kurang gizi .Dapat dicegah
dengan immunisasi campak.
 Hepatitis B

Leaflet imunisasi dasar AKPER PEMKAB MUNA

  • 1.
    1 FORMAT SATUAN ACARA PENYULUHAN Masalah :Banyaknya ibu yang belum sadar akan pentingnya immunisasi Pokok Bahasan : Kesehatan Masyarakat Sub Pokok Bahasan : Immunisasi Dasar Sasaran : Pengunjung posyandu Waktu : 15 Menit Pertemuan ke- : 1 (satu) Tanggal : september Tempat : Posyandu I. Tujuan Instruksional Umum Setelah diberi penyuluhan, sasaran mampu memahami tentang immunisasi dasar. II. Tujuan Instruksional Khusus Setelah diberi penyuluhan selama 15 menit, sasaran dapat : 1. Menjelaskan pengertian immunisasi dasar dengan benar. 2. Memaparkan tujuan immunisasi dasar dengan benar . 3. Memaparkan manfaat immunisasi dasar dengan tepat 4. Menyebutkan macam – macam immunisasi dasar dengan lengkap. 5. Menyebutkan jadwal pemberian immunisasi dasar dengan benar. 6. Menyebutkan efek samping immunisasi dengan benar 7. Menyebutkan dampak tidak diimunisasi dasar dengan benar. III. Pokok Materi 1. Pengertian immunisasi dasar 2. Tujuan immunisasi dasar 3. Manfaat immunisasi 4. Macam – macam immunisasi dasar
  • 2.
    2 5. Jadwal pemberianimmunisasi dasar 6. Efek samping immunisasi dasar 7. Dampak tidak diimunisasi dasar IV. Kegiatan Belajar Mengajar • Metoda • Langkah – Langkah Kegiatan A. : Ceramah dan Tanya Jawab Kegiatan Pra Pembelajaran 1) Mempersiapkan materi, media dan tempat 2) Memberi salam 3) Perkenalan 4) Kontrak waktu B. Membuka Pelajaran 1) Menjelaskan tujuan 2) Menjelaskan pokok bahasan 3) Apersepsi C. Kegiatan Inti 1) Sasaran menyimak materi 2) Sasaran mengajukan pertanyaan 3) Sasaran menyimpulkan D. Penutup 1) Melakukan post test 2) Menyimpulkan materi 3) Memberi salam V. Media dan Sumber • Media • Sumber : Leaf Let dan Flip Chart Departemen Kesehatan Republik Indonesia.1990.Modul Latihan Petugas Immunisasi. Jakarta : Departemen kesehatan RI. Brunner & Suddarth.2002.Buku Ajar KMB Vol. 3 Edisi 8 . Jakarta : EGC.
  • 3.
    3 VI. Evaluasi 1) Prosedur : Post test 2) Jenistest : Pertanyaan Butir soal : 7 soal secara lisan 3) 1. Sebutkan pengertian immunisasi dasar ! 2. Sebutkan manfaat immunisasi dasar ! 3. Sebutkan tujuan immuniasasi dasar ! 4. Sebutkan macam – macam immunisasi dasar ! 5. Sebutkan jadwal pemberian immunisasi ! 6. Sebutkan efek samping immunisasi dasar ! 7. Sebutkan dampak tidak diimunisasi dasar ! VII.Lampiran Materi dan Media
  • 4.
    4 VII. Lampiran Materi IMMUNISASIDASAR 1. Pengertian Immunisasi Dasar Immunisasi adalah membuat tubuh kebal terhadap penyakit tertentu. Immunisasi dasar adalah immunisaasi yang diberikan < 6 bulan atau < 12 bulan. 2. Tujuan Immunisasi Dasar 1. Menurunkan angka kesakitan dan kematian yang disebabkan oleh penyakit – penyakit yang dapat dicegah immunisasi. 2. Meningkatkan angka pencegahan penyakit khusus 3. Manfaat Immunisasi Dasar ⇒ Menghindari terjadinya penyakit TBC ⇒ Mencegah terjadinya penyakit difteri , pertusis ( batuk rejan ) , tetanus , campak dan poliomyelitis. 4. Macam – macam Immunisasi Dasar ⇒ Immunisasi polio Bibit penyakit yang menyebabkan polio adalah virus.Pemberian immunisasi polio melalui mulut sebanyak 2 tetes langsung dari botol ke mulut bayi tanpa menyentuh mulut bayi. Immunisasi polio diberikan 4 kali. ⇒ Immunisasi Campak Bibit penyakit yang menyebabkan penyakit campak adalah virus. Pemberian immunisasi campak melalui suntikan. ⇒ Immunisasi BCG BCG melindungi anak terhadap penyakit tuberculosis.Diberikan secara suntikan. ⇒ Immunisasi DPT DPT terdiri dari Difteri , Pertusis (Batuk rejan ), dan tetanus.DPT diberikan 3 kali yaitu DPT I, DPT 2 , DPT 3 . Diberikan secara suntikan. ⇒ Immunisasi hepatitis B Hepatitis B1, Hepatitis B2, Hepatitis B3. diberikan secara suntikan
  • 5.
    5 5.Jadwal Pemberian Immunisasi Immunisasi Pemberian Selangwaktu Umur BCG DPT Immunisasi 1x 3x pemberian 4 minggu 0 – 2 bulan 2 bulan POLIO (DPT 1,2,3) 4x 4 minggu 2 bulan CAMPAK HEPATITIS B ( Polio 1,2,3,4 ) 1x 3 x ( HB1, HB2, 4 MINGGU 9 bulan 3 bulan HB3) 6. Efek Samping Immunisasi a) Efek samping immunisasi BCG o Reaksi normal  Bakteri BCG didalam tubuh bekerja sangat lambat. Setelah 2 minggu akan terjadi pembengkakan kecil merah di tempat penyuntikan dengan garis tengah 1 cm.Setelah 2 – 3 minggu kemudian pembengkakan menjadi bisul kecil yang kemudian menjadi luka dengan garis tengah 1 cm. Jangan memberikan obat apapun pada luka dan membiarkan terbuka atau bila akan ditutup dengan mempergunakan kain kasa kering.Luka tersebut akan sembuh sendiri dan menimbulkan jaringan parut bergaris tengah 3 -3 mm .Tanda ini berguna karena dapat menunjukan bahwa anak telah diimunisasi BCG. o Reaksi berat  Bila luka sangat berat dan terjadi pembengkakan di kelenjar sekitar leher maka sebaiknya di bawa ke PUSKESMAS. o Reaksi yang lebih cepat  Jika pembengkakan lebih cepat dari 2 minggu,kemungkinan anak sudah mendapat kekebalan terhadap TBC atau sedang menderita TBC.Maka segera konsultasikan ke PUSKESMAS
  • 6.
    6 b) Efek Sampingimmunisasi DPT  Panas Kebanyakan anak menderita panas pada sore hari setelah mendapat immunisasi DPT , tetapi panas ini akan sembuh dalam 1 – 2 hari’ Jika panas timbul setelah lebih dari 1 hari sesudah pemberian DPT, mungkin ada infeksi lain yang perlu diteliti. Anak jangan dibungkus baju tebal dan dimandikan dengan cara dilap saja pakai air hangat.  Rasa sakit di daerah suntikan  Peradangan : jika terjadi peradangan bawa segera ke PUSKESMAS untuk pengobatan lebih lanjut. c) Efek samping polio : umumnya tidak ada d) Efek samping campak : panas dan kemerahan Anak – anak mungkin panas selama 1 -3 hari setelah 1 minggu penyuntikan kadang – kadang disertai kemerahan. e) Efek samping HB : umumnya tidak ada 7.Dampak Tidak diimunisasi  Tuberculosis ( TBC ) Penyakit ini dapat menyerang paru – paru , tulang belakang , atau otak.TBC sering menimbulkan kematian.Walaupun sembuh dapat menimbulkan kecacatan.TBC dapat dicegah dengan immunisasi BCG.  Difteri Gejala : Leher bengkak , terbentuk warna putih keabuan di tenggorokan dan hidung , mudah berdarah dan menghalangi nafas.Difteri dapat dicegah dengan immunisasi DPT.  Pertusis / Batuk Rejan / Batuk 100 hari Gejala : demam dan batuk selama 1 minggu , kemudian batuknya makin sering ,batuk panjang diikuti dengan tarikan nafas yang panjang sehingga menimbulkan bunyi “huup” kemudian muntah.Difteri dapat dicegah dengan immunisaasi DPT.  Tetanus
  • 7.
    7 Penyakit tetanus padaanak timbul melalui luka kecil dan dalam ( tertusuk paku, radang telinga ). Gejala – gejala : a. Mulut anak kaku dan sukar dibuka b. Punggung kaku dan melengkung mulai dari bahu sampai pinggul. c. Kejang – kejang seluruh badan jika terangsang suara dan cahaya.  Poliomyelitis Gejala : anak rewel , batuk – batuk dan demam seperti flue, kemudian klien kaku, sakit kepala , otot badan dan kaki sakit setelah 2 hari , akhirnya lumpuh.Dapat dicegah dengan immunisasi polio.  Campak Gejala : panas , pilek, batuk , mata belekan dan bercak – bercak merah di kulit.Penyakit ini sering menyerang anak yang kurang gizi .Dapat dicegah dengan immunisasi campak.  Hepatitis B