SlideShare a Scribd company logo
MATERI INTI 4
PENCATATAN DAN PELAPORAN PROGRAM
PENGENDALIAN PENYAKIT KUSTA
POKOK BAHASAN PENCATATAN DAN PELAPORAN
SUB POKOK BAHASAN PELAPORAN
Tujuan Instruksional Umum
Setelah menyelesaikan materi ini peserta mampu melakukan
pencacatan dan pelaporan program pengendalian kusta.
Tujuan Instruksional Khusus
Setelah menyelesaikan materi ini, peserta akan dapat:
Setelah menyelesaikan materi ini peserta mampu:
1. Melaksanakan pencatatan untuk pengarsipan kondisi pasien kusta.
2. Melaksanakan pelaporan untuk kepentingan Program
Pencegahan dan Pengendalian Kusta
TUJUAN PEMBELAJARAN
Adalah penyampaian hasil-hasil kegiatan pelaksanaan Program
P2 Kusta di suatu wilayah kerja pada jangka waktu tertentu
dengan benar dan tepat waktu.
1. Formulir Laporan
a. Laporan Kabupaten.
Laporan kabupaten dibuat oleh kabupaten untuk dilaporkan
ke propinsi. Berasal dari hasil rekapitulasi salinan Register
Monitoring Pengobatan PB dan Register Monitoring
Pengobatan MB yang dikirimkan oleh Puskesmas . (Lampiran
7)
Dengan adanya register dan monitoring di tingkat pukesmas
dan kabupaten, maka puskesmas tidak lagi mengirimkan
format laporan resmi ke kabupaten. Pelaporan dari
kabupaten ini dibuat per triwulan dan merupakan hasil rekap
kondisi P2 Kusta di kabupaten. Gunanya adalah :
1) Untuk mendapatkan informasi hasil kegiatan program
2) Untuk mengidentifikasi masalah
3) Untuk membuat perencanaan monitoring dan evaluasi
program,
4) Untuk membuat data pokok program eliminasi kusta
Laporan triwulanan kabupaten ini selanjutnya dikirim ke
Propinsi setiap triwulan.
b. Laporan Triwulan P2 Kusta Propinsi (Lampiran 8)
Laporan Triwulan setiap Kabupaten/Kota direkap oleh
Propinsi dan selanjutnya dikirim ke DitJen PP-PL setiap
triwulan.
2. PELAPORAN
2. Alur Pelaporan Program P2 Kusta
LT setiap triwulan
Setiap triwulan salinan Monitoring/Register
Keterangan:
Jalur laporan Salinan Monitoring/Register
Jalur umpan balik dari Kabupaten ke
puskesmas/UPK lain
Jalur laporan Triwulan kabupaten LT P2 Kusta
Jalur umpan balik pusat ke propinsi dan kabupaten.
Cara Pengisian :
I. Penemuan Penderita Baru
- Masukkan jumlah penderita baru berdasarkan cara penemuan,
menurut klasifikasi dan umur .
- Isi jumlah penderita baru
- isi jumlah penderita baru dengan cacat tingkat 1 dan 2
- Isi jumlah penderita baru perempuan
II. Pengobatan MDT
- Isi jumlah penderita yang masih MDT akhir periode (triwulan lalu)
Ditjen P2P
Propinsi
Kabupaten
Puskesmas UPK lain RS Kabupaten
- Isi jumlah penderita yang berobat kembali karena relaps, ganti
klasifikasi, dan masuk kembali setelah default pada bulan
pelaporan menurut klasifikasi dan umur.
- Jumlah pengurangan penderita (RFT, Default, dan lain-lain :
pindah, meninggal)
- Jumlah penderita yang masih MDT akhir triwulan (merupakan hasil
pengurangan penderita yang masih mendapat pengobatan MDT
periode lalu ditambah jumlah penderita yang masuk, dikurangi
total jumlah pengurangan selama periode pelaporan).
III. Jumlah penderita yang mengalami reaksi triwulan ini
(Jumlah penderita yang mengalami reaksi berat , ENL Berat
berulang dan ENL setelah RFT, baik penderita yang masih dalam
register atau sudah selesai berobat)
IV. Stock Obat
Diisi stock obat yang ada di Puskesmas dalam kabupaten dan yang
ada di gudang kabupaten.
Isi berdasarkan jumlah blister dan tipe, berupa jumlah persediaan
obat di tingkat kabupaten (dalam blister), jumlah blister yang
kadaluarsa serta yang kadaluarsa dalam tahun berjalan.
Serta diketahui oleh pengelola program kabupaten serta kepala
dinas kesehatan kabupaten.
Laporan Propinsi
Laporan propinsi merupakan pelaporan kondisi program P2 Kusta
propinsi ke pusat per triwulan. Pelaporan dilakukan pada bulan berikut
setelah periode pelaporan yang dilaporkan selesai dan sudah harus
sampai ke pusat sebelum akhir minggu kedua bulan tersebut. (Lampiran
7).
Cara Pengisian :
I. Penemuan Penderita Baru
- Masukkan jumlah penderita baru berdasarkan cara penemuan,
menurut klasifikasi dan umur .
- Isi jumlah penderita baru
- isi jumlah penderita baru dengan cacat tingkat 1 dan 2
- Isi jumlah penderita baru perempuan
II. Pengobatan MDT
- Isi jumlah penderita yang masih MDT akhir periode (triwulan lalu)
- Isi jumlah penderita yang berobat kembali karena relaps, ganti
klasifikasi, dan masuk kembali setelah default atau pindahan
pada bulan pelaporan menurut klasifikasi dan umur.
- Jumlah pengurangan penderita (RFT, Default, dan lain-lain :
pindah, meninggal)
- Jumlah penderita yang masih MDT akhir triwulan (merupakan hasil
pengurangan penderita yang masih mendapat pengobatan MDT
periode lalu ditambah jumlah penderita yang masuk, dikurangi
total jumlah pengurangan selama periode pelaporan).
III. Jumlah penderita yang mengalami reaksi triwulan ini
(Jumlah penderita yang mengalami reaksi berat , ENL Berat berulsng
dan ENL setelah RFT, baik penderita yang masih dalam register atau
sudah selesai berobat)
IV. Stock Obat
Diisi stock obat yang ada di Puskesmas dalam kabupaten, gudang
kabupaten dan jumlah persediaan obat di tingkat propinsi .
Isi berdasarkan jumlah blister dan tipe, berupa jumlah persediaan
obat dalam blister, jumlah blister yang kadaluarsa serta yang
kadaluarsa dalam tahun berjalan.
Serta diketahui oleh pengelola program propinsi serta kepala dinas
kesehatan propinsi.
Formulir Penggunaan MDT
Formulir penggunaan MDT dibuat oleh Kabupaten/Propinsi untuk
menggambarkan penggunaan MDT oleh propinsi/kabupaten di
Indonesia serta melihat kecukupan MDT di tingkat tersebut dan
terutama agar pusat memiliki gambaran kecukupan MDT nasional untuk
perencanaan. (Lebih jelasnya dalammodul logistik).
Contoh Formulir Pencatatan dan Pelaporan yang digunakan dalam
program P2 Kusta :
1. Kartu Penderita (Lampiran 1)
2. Kartu Pengobatan (Lampiran 2)
3. Formulir Pemantauan Fungsi Saraf (sebelumnya disebut POD)
(Lampiran 3)
4. Formulir Evaluasi Pengobatan reaksi berat /Pemberian Prednison
(Lampiran 4)
5. Formulir Register dan Monitoring Penderita (PB Lampiran 5 A, MB
lampiran 5 B)
6. Formulir Laporan Kabupaten (Lampiran 6)
7. Formulir Laporan Propinsi (Lampiran 7)
Catatan :
Kartu dan Form-form pencatatan dan pelaporan ini bisa disesuaikan
dengan kebutuhan dan kondisi program P2 Kusta di wilayah kerja
masing-masing propinsi dan kabupaten dengan adanya kebijakan
desentralisasi
A. Pelaksanaan pelaporan untuk kepentingan Program Pencegahan
dan Pengendalian Kusta
Dalam pelaksanaan program untuk kepentingan Program
Pencegahan dan Pengendalian Kusta dilakukan dengan menghutung
indicator secara kohort.
Kohort
Indikator yang dihitung dengan cara kohort adalah RFT Rate atau
angka kesembuhan. Kohort terdiri dari :
• Kohort Multi Basiler (MB)
Jumlah pasien baru MB yang menyelesaikan pengobatannya tepat
waktu (12 dosis dalam waktu maksimal 18 bulan) pada periode kohort
tertentu, dan dinyatakan dalam persentase.
Rumus :
Jumlah pasien baru MB yang menyelesaikan 12 dosis 12-18 bulan X 100%
Jumlah Seluruh pasien baru MB pada periode kohort yang sama
• Kohort Pausi Basiler (PB)
Jumlah pasien baru PB yang menyelesaikan pengobatan MDTnya
tepat waktu (6 dosis dalam waktu maksimal 9 bulan) pada periode
kohort tertentu dan dinyatakan dalam persentase.
Rumus :
Jumlah pasien baru PB yang menyelesaikan 6 dosis dalam 6-9 bulan X 100%
Jumlah Seluruh pasien baru PB pada periode kohort yang sama

More Related Content

What's hot

Struktur kode ina cbgs
Struktur kode ina cbgsStruktur kode ina cbgs
Struktur kode ina cbgs
Jumpa Utama Amrannur
 
Tugas manajemen farmasi tentang perbekalan farmasi di apotek ppt
Tugas manajemen farmasi tentang perbekalan farmasi di apotek pptTugas manajemen farmasi tentang perbekalan farmasi di apotek ppt
Tugas manajemen farmasi tentang perbekalan farmasi di apotek ppt
Citra pharmacist
 
Aji septo
Aji septo Aji septo
Aji septo
septohariono
 
Tugas logistik kel 4 baru
Tugas logistik kel 4 baruTugas logistik kel 4 baru
Tugas logistik kel 4 baru
INDONESIAN NAVY MEDICAL CORPS
 
Overview inacbg
Overview inacbgOverview inacbg
Overview inacbg
Dokter Tekno
 
I. bab 4 pp
I. bab 4 ppI. bab 4 pp
I. bab 4 pp
Vän Dèr Bèçks
 
Manajemen supply
Manajemen supplyManajemen supply
Manajemen supply
pnadiyatiwi
 
Kelompok 7 farmakologi
Kelompok 7 farmakologiKelompok 7 farmakologi
Kelompok 7 farmakologiAnis Solihah
 

What's hot (10)

Struktur kode ina cbgs
Struktur kode ina cbgsStruktur kode ina cbgs
Struktur kode ina cbgs
 
Tugas manajemen farmasi tentang perbekalan farmasi di apotek ppt
Tugas manajemen farmasi tentang perbekalan farmasi di apotek pptTugas manajemen farmasi tentang perbekalan farmasi di apotek ppt
Tugas manajemen farmasi tentang perbekalan farmasi di apotek ppt
 
Aji septo
Aji septo Aji septo
Aji septo
 
Tugas logistik kel 4 baru
Tugas logistik kel 4 baruTugas logistik kel 4 baru
Tugas logistik kel 4 baru
 
Overview inacbg
Overview inacbgOverview inacbg
Overview inacbg
 
3
33
3
 
I. bab 4 pp
I. bab 4 ppI. bab 4 pp
I. bab 4 pp
 
Manajemen persediaan farmasi rs
Manajemen persediaan farmasi rsManajemen persediaan farmasi rs
Manajemen persediaan farmasi rs
 
Manajemen supply
Manajemen supplyManajemen supply
Manajemen supply
 
Kelompok 7 farmakologi
Kelompok 7 farmakologiKelompok 7 farmakologi
Kelompok 7 farmakologi
 

Similar to Lampiran sub pokok bahasan pelaporan pdf

Lampiran sub pokok bahasan pencatatan pdf
Lampiran sub pokok bahasan pencatatan pdfLampiran sub pokok bahasan pencatatan pdf
Lampiran sub pokok bahasan pencatatan pdf
Djatmiko
 
SIRS VI TAHUN 2011.pptx
SIRS VI TAHUN 2011.pptxSIRS VI TAHUN 2011.pptx
SIRS VI TAHUN 2011.pptx
trilestari169343
 
Evaluasi pencatatan & pelaporan dalam menunjang
Evaluasi pencatatan & pelaporan dalam menunjangEvaluasi pencatatan & pelaporan dalam menunjang
Evaluasi pencatatan & pelaporan dalam menunjangDikiana Pranata
 
pencatatan dan pelaporan
pencatatan dan pelaporanpencatatan dan pelaporan
pencatatan dan pelaporanrisdiana21
 
pencatatan dan pelaporan
pencatatan dan pelaporanpencatatan dan pelaporan
pencatatan dan pelaporanrisdiana21
 
7. Sistem pengumpulan data rekam medik.pdf
7. Sistem pengumpulan data rekam medik.pdf7. Sistem pengumpulan data rekam medik.pdf
7. Sistem pengumpulan data rekam medik.pdf
VevaJuniati
 
dokumentasi kebidanan sistem pengumpulan data rekam medik dan sistem dokument...
dokumentasi kebidanan sistem pengumpulan data rekam medik dan sistem dokument...dokumentasi kebidanan sistem pengumpulan data rekam medik dan sistem dokument...
dokumentasi kebidanan sistem pengumpulan data rekam medik dan sistem dokument...
Hikmah Ifayanti
 
Pokok Bahasan 2 pengelolaan logistik permintaan obat revisi (lampiran form ...
Pokok Bahasan 2 pengelolaan logistik   permintaan obat revisi (lampiran form ...Pokok Bahasan 2 pengelolaan logistik   permintaan obat revisi (lampiran form ...
Pokok Bahasan 2 pengelolaan logistik permintaan obat revisi (lampiran form ...
rickygunawan84
 
20240325 Monev KBK dan Pengelolaan Prolanis Puskesmas Kab Pati FINAL.pdf
20240325 Monev KBK dan Pengelolaan Prolanis Puskesmas Kab Pati FINAL.pdf20240325 Monev KBK dan Pengelolaan Prolanis Puskesmas Kab Pati FINAL.pdf
20240325 Monev KBK dan Pengelolaan Prolanis Puskesmas Kab Pati FINAL.pdf
TheoWillyanto
 
Pencatatan dan pelaporan kesehatan masyarakat
Pencatatan dan pelaporan kesehatan masyarakatPencatatan dan pelaporan kesehatan masyarakat
Pencatatan dan pelaporan kesehatan masyarakat
Aprillia Indah Fajarwati
 
PENGOLAHAN_DATA_PELAYANAN_KESEHATAN_PRIMER.pptx
PENGOLAHAN_DATA_PELAYANAN_KESEHATAN_PRIMER.pptxPENGOLAHAN_DATA_PELAYANAN_KESEHATAN_PRIMER.pptx
PENGOLAHAN_DATA_PELAYANAN_KESEHATAN_PRIMER.pptx
BenClarke71
 
sistem_informasi_kesehatan.ppt
sistem_informasi_kesehatan.pptsistem_informasi_kesehatan.ppt
sistem_informasi_kesehatan.ppt
KikiKiko13
 
SP2TP
SP2TPSP2TP
SOSIALISASI MMD - KOMUNITAS 170523.pptx
SOSIALISASI MMD - KOMUNITAS 170523.pptxSOSIALISASI MMD - KOMUNITAS 170523.pptx
SOSIALISASI MMD - KOMUNITAS 170523.pptx
AnantaBayu3
 
MI 4 - LBPHA dan Validasinya.pptx
MI 4 - LBPHA dan Validasinya.pptxMI 4 - LBPHA dan Validasinya.pptx
MI 4 - LBPHA dan Validasinya.pptx
rahmat38522
 
Buku Panduan Praktis BPJS Kesehatan - Program Rujuk Balik (PRB)
Buku Panduan Praktis BPJS Kesehatan - Program Rujuk Balik (PRB)Buku Panduan Praktis BPJS Kesehatan - Program Rujuk Balik (PRB)
Buku Panduan Praktis BPJS Kesehatan - Program Rujuk Balik (PRB)
BPJS Kesehatan RI
 
Seri bpjs kesehatan program rujuk balik
Seri bpjs kesehatan program rujuk balikSeri bpjs kesehatan program rujuk balik
Seri bpjs kesehatan program rujuk balik
Klinik Jejaring PT Rumah Sakit Padjadjaran
 
PENDAMPINGAN KRITERIA 3.6. PEMULANGAN PASIEN DAN TINDAK LANJUT.pptx
PENDAMPINGAN KRITERIA 3.6. PEMULANGAN PASIEN DAN TINDAK LANJUT.pptxPENDAMPINGAN KRITERIA 3.6. PEMULANGAN PASIEN DAN TINDAK LANJUT.pptx
PENDAMPINGAN KRITERIA 3.6. PEMULANGAN PASIEN DAN TINDAK LANJUT.pptx
AnonymousmBfwCA9
 
Mi 3 pengelolaan logistik mdt pokok bahasan 2
Mi 3 pengelolaan logistik mdt pokok bahasan 2Mi 3 pengelolaan logistik mdt pokok bahasan 2
Mi 3 pengelolaan logistik mdt pokok bahasan 2
rickygunawan84
 

Similar to Lampiran sub pokok bahasan pelaporan pdf (20)

Lampiran sub pokok bahasan pencatatan pdf
Lampiran sub pokok bahasan pencatatan pdfLampiran sub pokok bahasan pencatatan pdf
Lampiran sub pokok bahasan pencatatan pdf
 
SIRS VI TAHUN 2011.pptx
SIRS VI TAHUN 2011.pptxSIRS VI TAHUN 2011.pptx
SIRS VI TAHUN 2011.pptx
 
Evaluasi pencatatan & pelaporan dalam menunjang
Evaluasi pencatatan & pelaporan dalam menunjangEvaluasi pencatatan & pelaporan dalam menunjang
Evaluasi pencatatan & pelaporan dalam menunjang
 
Modul 7 kb 3
Modul 7 kb 3Modul 7 kb 3
Modul 7 kb 3
 
pencatatan dan pelaporan
pencatatan dan pelaporanpencatatan dan pelaporan
pencatatan dan pelaporan
 
pencatatan dan pelaporan
pencatatan dan pelaporanpencatatan dan pelaporan
pencatatan dan pelaporan
 
7. Sistem pengumpulan data rekam medik.pdf
7. Sistem pengumpulan data rekam medik.pdf7. Sistem pengumpulan data rekam medik.pdf
7. Sistem pengumpulan data rekam medik.pdf
 
dokumentasi kebidanan sistem pengumpulan data rekam medik dan sistem dokument...
dokumentasi kebidanan sistem pengumpulan data rekam medik dan sistem dokument...dokumentasi kebidanan sistem pengumpulan data rekam medik dan sistem dokument...
dokumentasi kebidanan sistem pengumpulan data rekam medik dan sistem dokument...
 
Pokok Bahasan 2 pengelolaan logistik permintaan obat revisi (lampiran form ...
Pokok Bahasan 2 pengelolaan logistik   permintaan obat revisi (lampiran form ...Pokok Bahasan 2 pengelolaan logistik   permintaan obat revisi (lampiran form ...
Pokok Bahasan 2 pengelolaan logistik permintaan obat revisi (lampiran form ...
 
20240325 Monev KBK dan Pengelolaan Prolanis Puskesmas Kab Pati FINAL.pdf
20240325 Monev KBK dan Pengelolaan Prolanis Puskesmas Kab Pati FINAL.pdf20240325 Monev KBK dan Pengelolaan Prolanis Puskesmas Kab Pati FINAL.pdf
20240325 Monev KBK dan Pengelolaan Prolanis Puskesmas Kab Pati FINAL.pdf
 
Pencatatan dan pelaporan kesehatan masyarakat
Pencatatan dan pelaporan kesehatan masyarakatPencatatan dan pelaporan kesehatan masyarakat
Pencatatan dan pelaporan kesehatan masyarakat
 
PENGOLAHAN_DATA_PELAYANAN_KESEHATAN_PRIMER.pptx
PENGOLAHAN_DATA_PELAYANAN_KESEHATAN_PRIMER.pptxPENGOLAHAN_DATA_PELAYANAN_KESEHATAN_PRIMER.pptx
PENGOLAHAN_DATA_PELAYANAN_KESEHATAN_PRIMER.pptx
 
sistem_informasi_kesehatan.ppt
sistem_informasi_kesehatan.pptsistem_informasi_kesehatan.ppt
sistem_informasi_kesehatan.ppt
 
SP2TP
SP2TPSP2TP
SP2TP
 
SOSIALISASI MMD - KOMUNITAS 170523.pptx
SOSIALISASI MMD - KOMUNITAS 170523.pptxSOSIALISASI MMD - KOMUNITAS 170523.pptx
SOSIALISASI MMD - KOMUNITAS 170523.pptx
 
MI 4 - LBPHA dan Validasinya.pptx
MI 4 - LBPHA dan Validasinya.pptxMI 4 - LBPHA dan Validasinya.pptx
MI 4 - LBPHA dan Validasinya.pptx
 
Buku Panduan Praktis BPJS Kesehatan - Program Rujuk Balik (PRB)
Buku Panduan Praktis BPJS Kesehatan - Program Rujuk Balik (PRB)Buku Panduan Praktis BPJS Kesehatan - Program Rujuk Balik (PRB)
Buku Panduan Praktis BPJS Kesehatan - Program Rujuk Balik (PRB)
 
Seri bpjs kesehatan program rujuk balik
Seri bpjs kesehatan program rujuk balikSeri bpjs kesehatan program rujuk balik
Seri bpjs kesehatan program rujuk balik
 
PENDAMPINGAN KRITERIA 3.6. PEMULANGAN PASIEN DAN TINDAK LANJUT.pptx
PENDAMPINGAN KRITERIA 3.6. PEMULANGAN PASIEN DAN TINDAK LANJUT.pptxPENDAMPINGAN KRITERIA 3.6. PEMULANGAN PASIEN DAN TINDAK LANJUT.pptx
PENDAMPINGAN KRITERIA 3.6. PEMULANGAN PASIEN DAN TINDAK LANJUT.pptx
 
Mi 3 pengelolaan logistik mdt pokok bahasan 2
Mi 3 pengelolaan logistik mdt pokok bahasan 2Mi 3 pengelolaan logistik mdt pokok bahasan 2
Mi 3 pengelolaan logistik mdt pokok bahasan 2
 

More from Djatmiko

Pencatatan pelaporan kusta
Pencatatan pelaporan kustaPencatatan pelaporan kusta
Pencatatan pelaporan kusta
Djatmiko
 
Materi sipk. ljj pencatatan pelaporan
Materi sipk. ljj pencatatan pelaporanMateri sipk. ljj pencatatan pelaporan
Materi sipk. ljj pencatatan pelaporan
Djatmiko
 
E learning development program
E learning development programE learning development program
E learning development program
Djatmiko
 
Persistence
PersistencePersistence
Persistence
Djatmiko
 
Gamification Play Learn and Have Fun
Gamification Play Learn and Have FunGamification Play Learn and Have Fun
Gamification Play Learn and Have Fun
Djatmiko
 
BIOTECHNOLOGY
BIOTECHNOLOGYBIOTECHNOLOGY
BIOTECHNOLOGY
Djatmiko
 
Km roadmap & strategy
Km roadmap & strategyKm roadmap & strategy
Km roadmap & strategy
Djatmiko
 
KMS: How to Build and its Succsessful Factor
KMS: How to Build and its Succsessful FactorKMS: How to Build and its Succsessful Factor
KMS: How to Build and its Succsessful Factor
Djatmiko
 
Evolusi jarak lingkungan belajar
Evolusi jarak lingkungan belajarEvolusi jarak lingkungan belajar
Evolusi jarak lingkungan belajar
Djatmiko
 
Manajemen pendidikan
Manajemen pendidikan Manajemen pendidikan
Manajemen pendidikan
Djatmiko
 
Difusi Inovasi Pendidikan
Difusi Inovasi PendidikanDifusi Inovasi Pendidikan
Difusi Inovasi Pendidikan
Djatmiko
 
Knowledge Management
Knowledge ManagementKnowledge Management
Knowledge Management
Djatmiko
 
Manajemen Pelatihan - Assesment
Manajemen Pelatihan - AssesmentManajemen Pelatihan - Assesment
Manajemen Pelatihan - Assesment
Djatmiko
 
Improvement The Focus of Learning
Improvement  The Focus of LearningImprovement  The Focus of Learning
Improvement The Focus of LearningDjatmiko
 
DJATMIKO_Desain_pelatihan-sales&marketing
DJATMIKO_Desain_pelatihan-sales&marketing DJATMIKO_Desain_pelatihan-sales&marketing
DJATMIKO_Desain_pelatihan-sales&marketing Djatmiko
 

More from Djatmiko (15)

Pencatatan pelaporan kusta
Pencatatan pelaporan kustaPencatatan pelaporan kusta
Pencatatan pelaporan kusta
 
Materi sipk. ljj pencatatan pelaporan
Materi sipk. ljj pencatatan pelaporanMateri sipk. ljj pencatatan pelaporan
Materi sipk. ljj pencatatan pelaporan
 
E learning development program
E learning development programE learning development program
E learning development program
 
Persistence
PersistencePersistence
Persistence
 
Gamification Play Learn and Have Fun
Gamification Play Learn and Have FunGamification Play Learn and Have Fun
Gamification Play Learn and Have Fun
 
BIOTECHNOLOGY
BIOTECHNOLOGYBIOTECHNOLOGY
BIOTECHNOLOGY
 
Km roadmap & strategy
Km roadmap & strategyKm roadmap & strategy
Km roadmap & strategy
 
KMS: How to Build and its Succsessful Factor
KMS: How to Build and its Succsessful FactorKMS: How to Build and its Succsessful Factor
KMS: How to Build and its Succsessful Factor
 
Evolusi jarak lingkungan belajar
Evolusi jarak lingkungan belajarEvolusi jarak lingkungan belajar
Evolusi jarak lingkungan belajar
 
Manajemen pendidikan
Manajemen pendidikan Manajemen pendidikan
Manajemen pendidikan
 
Difusi Inovasi Pendidikan
Difusi Inovasi PendidikanDifusi Inovasi Pendidikan
Difusi Inovasi Pendidikan
 
Knowledge Management
Knowledge ManagementKnowledge Management
Knowledge Management
 
Manajemen Pelatihan - Assesment
Manajemen Pelatihan - AssesmentManajemen Pelatihan - Assesment
Manajemen Pelatihan - Assesment
 
Improvement The Focus of Learning
Improvement  The Focus of LearningImprovement  The Focus of Learning
Improvement The Focus of Learning
 
DJATMIKO_Desain_pelatihan-sales&marketing
DJATMIKO_Desain_pelatihan-sales&marketing DJATMIKO_Desain_pelatihan-sales&marketing
DJATMIKO_Desain_pelatihan-sales&marketing
 

Recently uploaded

Kelompok rentan gizi dsn penyakit terkait kekurangan gizi
Kelompok rentan gizi dsn penyakit terkait kekurangan giziKelompok rentan gizi dsn penyakit terkait kekurangan gizi
Kelompok rentan gizi dsn penyakit terkait kekurangan gizi
Syartiwidya Syariful
 
peran desa dalam narkoba dan pencegahannya.pptx
peran desa dalam narkoba dan pencegahannya.pptxperan desa dalam narkoba dan pencegahannya.pptx
peran desa dalam narkoba dan pencegahannya.pptx
DionFranata2
 
Konsep Dasar Keperawatan Komplementer 2020.pdf
Konsep Dasar Keperawatan Komplementer 2020.pdfKonsep Dasar Keperawatan Komplementer 2020.pdf
Konsep Dasar Keperawatan Komplementer 2020.pdf
roomahmentari
 
Penanggulangan Penyakit FLU SINGAPURA.ppt
Penanggulangan Penyakit FLU SINGAPURA.pptPenanggulangan Penyakit FLU SINGAPURA.ppt
Penanggulangan Penyakit FLU SINGAPURA.ppt
SuryaniAnggun2
 
25 Kecakapan Kader.pptx Puskesmas Kota Ratu Tahun 2024
25 Kecakapan Kader.pptx Puskesmas Kota Ratu Tahun 202425 Kecakapan Kader.pptx Puskesmas Kota Ratu Tahun 2024
25 Kecakapan Kader.pptx Puskesmas Kota Ratu Tahun 2024
SriyantiSulaiman
 
Implan di Indonesia - pemasangan efek samping komplikasi Mei 2024.pdf
Implan di Indonesia - pemasangan efek samping komplikasi Mei 2024.pdfImplan di Indonesia - pemasangan efek samping komplikasi Mei 2024.pdf
Implan di Indonesia - pemasangan efek samping komplikasi Mei 2024.pdf
uncinbatuu
 
Buku Panduan Penggunaan Terminologi LOINC.pdf
Buku Panduan Penggunaan Terminologi LOINC.pdfBuku Panduan Penggunaan Terminologi LOINC.pdf
Buku Panduan Penggunaan Terminologi LOINC.pdf
SIMRS Cendana
 
MATERI KEBIJAKAN DAN EVALUAS PPROGRAM KIA - GIZI.pptx
MATERI KEBIJAKAN DAN EVALUAS PPROGRAM KIA - GIZI.pptxMATERI KEBIJAKAN DAN EVALUAS PPROGRAM KIA - GIZI.pptx
MATERI KEBIJAKAN DAN EVALUAS PPROGRAM KIA - GIZI.pptx
MeiLia12
 
342048743-MATERI-KONSELING-MENYUSUI.pptx
342048743-MATERI-KONSELING-MENYUSUI.pptx342048743-MATERI-KONSELING-MENYUSUI.pptx
342048743-MATERI-KONSELING-MENYUSUI.pptx
serdangahmad
 

Recently uploaded (9)

Kelompok rentan gizi dsn penyakit terkait kekurangan gizi
Kelompok rentan gizi dsn penyakit terkait kekurangan giziKelompok rentan gizi dsn penyakit terkait kekurangan gizi
Kelompok rentan gizi dsn penyakit terkait kekurangan gizi
 
peran desa dalam narkoba dan pencegahannya.pptx
peran desa dalam narkoba dan pencegahannya.pptxperan desa dalam narkoba dan pencegahannya.pptx
peran desa dalam narkoba dan pencegahannya.pptx
 
Konsep Dasar Keperawatan Komplementer 2020.pdf
Konsep Dasar Keperawatan Komplementer 2020.pdfKonsep Dasar Keperawatan Komplementer 2020.pdf
Konsep Dasar Keperawatan Komplementer 2020.pdf
 
Penanggulangan Penyakit FLU SINGAPURA.ppt
Penanggulangan Penyakit FLU SINGAPURA.pptPenanggulangan Penyakit FLU SINGAPURA.ppt
Penanggulangan Penyakit FLU SINGAPURA.ppt
 
25 Kecakapan Kader.pptx Puskesmas Kota Ratu Tahun 2024
25 Kecakapan Kader.pptx Puskesmas Kota Ratu Tahun 202425 Kecakapan Kader.pptx Puskesmas Kota Ratu Tahun 2024
25 Kecakapan Kader.pptx Puskesmas Kota Ratu Tahun 2024
 
Implan di Indonesia - pemasangan efek samping komplikasi Mei 2024.pdf
Implan di Indonesia - pemasangan efek samping komplikasi Mei 2024.pdfImplan di Indonesia - pemasangan efek samping komplikasi Mei 2024.pdf
Implan di Indonesia - pemasangan efek samping komplikasi Mei 2024.pdf
 
Buku Panduan Penggunaan Terminologi LOINC.pdf
Buku Panduan Penggunaan Terminologi LOINC.pdfBuku Panduan Penggunaan Terminologi LOINC.pdf
Buku Panduan Penggunaan Terminologi LOINC.pdf
 
MATERI KEBIJAKAN DAN EVALUAS PPROGRAM KIA - GIZI.pptx
MATERI KEBIJAKAN DAN EVALUAS PPROGRAM KIA - GIZI.pptxMATERI KEBIJAKAN DAN EVALUAS PPROGRAM KIA - GIZI.pptx
MATERI KEBIJAKAN DAN EVALUAS PPROGRAM KIA - GIZI.pptx
 
342048743-MATERI-KONSELING-MENYUSUI.pptx
342048743-MATERI-KONSELING-MENYUSUI.pptx342048743-MATERI-KONSELING-MENYUSUI.pptx
342048743-MATERI-KONSELING-MENYUSUI.pptx
 

Lampiran sub pokok bahasan pelaporan pdf

  • 1. MATERI INTI 4 PENCATATAN DAN PELAPORAN PROGRAM PENGENDALIAN PENYAKIT KUSTA POKOK BAHASAN PENCATATAN DAN PELAPORAN SUB POKOK BAHASAN PELAPORAN Tujuan Instruksional Umum Setelah menyelesaikan materi ini peserta mampu melakukan pencacatan dan pelaporan program pengendalian kusta. Tujuan Instruksional Khusus Setelah menyelesaikan materi ini, peserta akan dapat: Setelah menyelesaikan materi ini peserta mampu: 1. Melaksanakan pencatatan untuk pengarsipan kondisi pasien kusta. 2. Melaksanakan pelaporan untuk kepentingan Program Pencegahan dan Pengendalian Kusta TUJUAN PEMBELAJARAN
  • 2. Adalah penyampaian hasil-hasil kegiatan pelaksanaan Program P2 Kusta di suatu wilayah kerja pada jangka waktu tertentu dengan benar dan tepat waktu. 1. Formulir Laporan a. Laporan Kabupaten. Laporan kabupaten dibuat oleh kabupaten untuk dilaporkan ke propinsi. Berasal dari hasil rekapitulasi salinan Register Monitoring Pengobatan PB dan Register Monitoring Pengobatan MB yang dikirimkan oleh Puskesmas . (Lampiran 7) Dengan adanya register dan monitoring di tingkat pukesmas dan kabupaten, maka puskesmas tidak lagi mengirimkan format laporan resmi ke kabupaten. Pelaporan dari kabupaten ini dibuat per triwulan dan merupakan hasil rekap kondisi P2 Kusta di kabupaten. Gunanya adalah : 1) Untuk mendapatkan informasi hasil kegiatan program 2) Untuk mengidentifikasi masalah 3) Untuk membuat perencanaan monitoring dan evaluasi program, 4) Untuk membuat data pokok program eliminasi kusta Laporan triwulanan kabupaten ini selanjutnya dikirim ke Propinsi setiap triwulan. b. Laporan Triwulan P2 Kusta Propinsi (Lampiran 8) Laporan Triwulan setiap Kabupaten/Kota direkap oleh Propinsi dan selanjutnya dikirim ke DitJen PP-PL setiap triwulan. 2. PELAPORAN
  • 3. 2. Alur Pelaporan Program P2 Kusta LT setiap triwulan Setiap triwulan salinan Monitoring/Register Keterangan: Jalur laporan Salinan Monitoring/Register Jalur umpan balik dari Kabupaten ke puskesmas/UPK lain Jalur laporan Triwulan kabupaten LT P2 Kusta Jalur umpan balik pusat ke propinsi dan kabupaten. Cara Pengisian : I. Penemuan Penderita Baru - Masukkan jumlah penderita baru berdasarkan cara penemuan, menurut klasifikasi dan umur . - Isi jumlah penderita baru - isi jumlah penderita baru dengan cacat tingkat 1 dan 2 - Isi jumlah penderita baru perempuan II. Pengobatan MDT - Isi jumlah penderita yang masih MDT akhir periode (triwulan lalu) Ditjen P2P Propinsi Kabupaten Puskesmas UPK lain RS Kabupaten
  • 4. - Isi jumlah penderita yang berobat kembali karena relaps, ganti klasifikasi, dan masuk kembali setelah default pada bulan pelaporan menurut klasifikasi dan umur. - Jumlah pengurangan penderita (RFT, Default, dan lain-lain : pindah, meninggal) - Jumlah penderita yang masih MDT akhir triwulan (merupakan hasil pengurangan penderita yang masih mendapat pengobatan MDT periode lalu ditambah jumlah penderita yang masuk, dikurangi total jumlah pengurangan selama periode pelaporan). III. Jumlah penderita yang mengalami reaksi triwulan ini (Jumlah penderita yang mengalami reaksi berat , ENL Berat berulang dan ENL setelah RFT, baik penderita yang masih dalam register atau sudah selesai berobat) IV. Stock Obat Diisi stock obat yang ada di Puskesmas dalam kabupaten dan yang ada di gudang kabupaten. Isi berdasarkan jumlah blister dan tipe, berupa jumlah persediaan obat di tingkat kabupaten (dalam blister), jumlah blister yang kadaluarsa serta yang kadaluarsa dalam tahun berjalan. Serta diketahui oleh pengelola program kabupaten serta kepala dinas kesehatan kabupaten. Laporan Propinsi Laporan propinsi merupakan pelaporan kondisi program P2 Kusta propinsi ke pusat per triwulan. Pelaporan dilakukan pada bulan berikut setelah periode pelaporan yang dilaporkan selesai dan sudah harus sampai ke pusat sebelum akhir minggu kedua bulan tersebut. (Lampiran 7). Cara Pengisian : I. Penemuan Penderita Baru - Masukkan jumlah penderita baru berdasarkan cara penemuan, menurut klasifikasi dan umur . - Isi jumlah penderita baru - isi jumlah penderita baru dengan cacat tingkat 1 dan 2 - Isi jumlah penderita baru perempuan II. Pengobatan MDT - Isi jumlah penderita yang masih MDT akhir periode (triwulan lalu)
  • 5. - Isi jumlah penderita yang berobat kembali karena relaps, ganti klasifikasi, dan masuk kembali setelah default atau pindahan pada bulan pelaporan menurut klasifikasi dan umur. - Jumlah pengurangan penderita (RFT, Default, dan lain-lain : pindah, meninggal) - Jumlah penderita yang masih MDT akhir triwulan (merupakan hasil pengurangan penderita yang masih mendapat pengobatan MDT periode lalu ditambah jumlah penderita yang masuk, dikurangi total jumlah pengurangan selama periode pelaporan). III. Jumlah penderita yang mengalami reaksi triwulan ini (Jumlah penderita yang mengalami reaksi berat , ENL Berat berulsng dan ENL setelah RFT, baik penderita yang masih dalam register atau sudah selesai berobat) IV. Stock Obat Diisi stock obat yang ada di Puskesmas dalam kabupaten, gudang kabupaten dan jumlah persediaan obat di tingkat propinsi . Isi berdasarkan jumlah blister dan tipe, berupa jumlah persediaan obat dalam blister, jumlah blister yang kadaluarsa serta yang kadaluarsa dalam tahun berjalan. Serta diketahui oleh pengelola program propinsi serta kepala dinas kesehatan propinsi. Formulir Penggunaan MDT Formulir penggunaan MDT dibuat oleh Kabupaten/Propinsi untuk menggambarkan penggunaan MDT oleh propinsi/kabupaten di Indonesia serta melihat kecukupan MDT di tingkat tersebut dan terutama agar pusat memiliki gambaran kecukupan MDT nasional untuk perencanaan. (Lebih jelasnya dalammodul logistik). Contoh Formulir Pencatatan dan Pelaporan yang digunakan dalam program P2 Kusta : 1. Kartu Penderita (Lampiran 1) 2. Kartu Pengobatan (Lampiran 2) 3. Formulir Pemantauan Fungsi Saraf (sebelumnya disebut POD) (Lampiran 3) 4. Formulir Evaluasi Pengobatan reaksi berat /Pemberian Prednison (Lampiran 4) 5. Formulir Register dan Monitoring Penderita (PB Lampiran 5 A, MB lampiran 5 B) 6. Formulir Laporan Kabupaten (Lampiran 6) 7. Formulir Laporan Propinsi (Lampiran 7)
  • 6. Catatan : Kartu dan Form-form pencatatan dan pelaporan ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi program P2 Kusta di wilayah kerja masing-masing propinsi dan kabupaten dengan adanya kebijakan desentralisasi A. Pelaksanaan pelaporan untuk kepentingan Program Pencegahan dan Pengendalian Kusta Dalam pelaksanaan program untuk kepentingan Program Pencegahan dan Pengendalian Kusta dilakukan dengan menghutung indicator secara kohort. Kohort Indikator yang dihitung dengan cara kohort adalah RFT Rate atau angka kesembuhan. Kohort terdiri dari : • Kohort Multi Basiler (MB) Jumlah pasien baru MB yang menyelesaikan pengobatannya tepat waktu (12 dosis dalam waktu maksimal 18 bulan) pada periode kohort tertentu, dan dinyatakan dalam persentase. Rumus : Jumlah pasien baru MB yang menyelesaikan 12 dosis 12-18 bulan X 100% Jumlah Seluruh pasien baru MB pada periode kohort yang sama • Kohort Pausi Basiler (PB) Jumlah pasien baru PB yang menyelesaikan pengobatan MDTnya tepat waktu (6 dosis dalam waktu maksimal 9 bulan) pada periode kohort tertentu dan dinyatakan dalam persentase. Rumus : Jumlah pasien baru PB yang menyelesaikan 6 dosis dalam 6-9 bulan X 100% Jumlah Seluruh pasien baru PB pada periode kohort yang sama