PENTINGNYA  KONSEP, NILAI, NORMA DAN MORAL DALAM MATERI PKn
PARADIGMA  BARU PKN CIVICS INTELEGENT CIVICS RESPONSIBILITY CIVICS PARTICIPATION
RUANG LINGKUP PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) Ruang Lingkup Pkn Secara Umum  Meliputi Aspek-aspek Sebagai Berikut: Persatuan dan Kesatuan Norma Hukum dan Peraturan HAM  Kebutuhan warga Negara Konstitusi Negara Sistem Pemerintahan Kedudukan Pancasila Globalisasi.
Pengertian dan makna Konsep dalam Materi PKn Konsep adalah  suatu pernyataan yang masih bersifat abstrak/pemikiran untuk mengelompokkan ide-ide atau peristiwa yang masih dalam angan-angan seseorang .
Konsep   :  Hak Asasi Manusia (HAM) di rumah dan sekolah  Nama konsep  :  Hak asasi manusia terhadap anak  Contoh positif  : Adanya kesadaran dari orang tua, guru, masyarakat,  pemerintah terhadap hak-hak anak yang harus diberikan.  Misal anak diberi waktu belajar, bermain, mengutarakan  pendapatnya baik di rumah, di sekolah maupun di dalam  masyarakat.  Contoh negatif : Orang tua yang merampas hak anak dengan memaksanya  untuk berjualan koran atau kue, sehingga dia tidak sempat  belajar atau tidak menyelesaikan sekolahnya.  Contoh lain dari guru: Yang diskriminasi terhadap sesama siswa, (misal  kerena Amin anak kepala sekolah, maka Amin diberi  perhatian yang lebih oleh guru), sedangkan siswa yang lain  tidak mendapat perhatian secara wajar, bahkan anak yang tidak pandai juga kurang mendapat perhatian dari guru
Ciri-ciri HAM: - Menghargai hak anak (anak)  - Adanya lembaga pemerintah yang  melindungi hak anak - Adanya Undang-Undang Kekerasan  dalam Rumah Tangga (KDRT) - Penerapan UU NO 23 Tahun 2004  tentang KDRT yang tegas.    - Adanya LSM yang memperjuangkan  hak anak  Peraturan  :  Tata tertib sekolah dan aturan dalam keluarga  maupun dalam masyarakat tidak diskriminasi  tetapi menghargai HAM/anak.
PENGERTIAN NILAI (VALUE) menurut Djahiri (1999), Nilai adalah  harga, makna, isi dan pesan, semangat, atau jiwa yang tersurat dan tersirat dalam fakta, konsep, dan teori, sehingga bermakna secara fungsional .  Winataputra (1989), nilai  adalah harga atau kualitas sesuatu.  Artinya, sesuatu dianggap memiliki nilai apabila sesuatu tersebut secara intrinsik memang berharga .
NILAI ITU ADALAH SUATU PENETAPAN ATAU SUATU KUALITAS SESUATU OBJEK YANG MENYANGKUT SUATU JENIS ATAU MINAT. ( ENCYCLOPEDI BRETANIA ) DISINI NILAI DIFUNGSIKAN UNTUK MENGARAHKAN MENGENDALIKAN, DAN MENENTUKAN KELAKUAN SESEORANG, KARENA NILAI DIJADIKAN STANDAR PERILAKU.
BERDASARKAN URAIAN DI MUKA DAPAT DISIMPULKAN BAHWA  PENGERTIAN DAN MAKNA NILAI ADALAH SUATU BOBOT/KUALITAS PERBUATAN KEBAIKAN YANG TERDAPAT DALAM BERBAGAI HAL YANG DIANGGAP SEBAGAI SESUATU YANG BERHARGA, BERGUNA, DAN MEMILIKI MANFAAT.
JADI NILAI ADALAH SUATU PENGHARGAAN ATAU KUALITAS TERHADAP SESUATU ATAU HAL YANG DAPAT DIJADIKAN PENENTU TINGKAH LAKU SESEORANG KARENA SESUATU ATAU HAL ITU: MENYENANGKAN (PLEASANT) MEMUASKAN (SATIFYING) MENARIK (INTEREST) BERGUNA (USEFUL) MENGUNTUNGKAN (PROFITABLE) ATAU MERUPAKAN SUATU SISTEM KEYAKINAN (BELIEF)
Nilai ada yang bersifat subjektif dan objektif Nilai ada yang bersifat  abstrak dan Riil/material Dapatkah Anda membedakan kedua hal itu?  Masih banyak macam-macam nilai yang perlu kita pahami secara koseptual.  Setujukah Anda jika nilai yang kita jadikan tuntunan hidup ini kita tanamkan pada seluruh bangsa Indonesia? Mengapa Anda setuju atau tidak setuju?
PENGERTIAN SIKAP SIKAP (ATTITUDE) ADALAH KEADAAN PSIKOLOGIS YANG DAPAT MENIMBULKAN TINGKAH LAKU TERTENTU DALAM SITUASI TERTENTU.
SUATU KEADAAN PSIKOLOGIS TERTENTU MENUNJUKKAN BAHWA SIKAP ADALAH SUATU KEADAAN KEJIWAAN BUKAN KEADAAN PHISIS MANUSIA.  KEADAAN KEJIWAAN ITU DITIMBULKAN OLEH ADANYA NILAI-NILAI YANG DIINTERNALISASIKAN KE DALAM SISTEM NILAI SESEORANG. ADANYA NILAI-NILAI YANG MERUPAKAN STIMULUS DITERIMA OLEH PANCAINDRA, MENIMBULKAN SUATU PROSES DALAM DIRI INDIVIDU YANG DAPAT BERUPA KEBUTUHAN, MOTIF, PERASAAN, PERHATIAN ATAU PENGAMBILAN KEPUTUSAN.
CIRI-CIRI SIKAP 1.  DALAM SIKAP SELALU TERDAPAT HUBUNGAN SUBJEK DAN OBJEK 2.  SIKAP TIDAK DIBAWA SEJAK LAHIR MELAINKAN DIPELAJARI DAN DIBENTUK MELALUI PENGALAMAN-PENGALAMAN KARENA SIKAP DIPELAJARI, MAKA SIKAP DAPAT BERUBAH-UBAH SESUAI DENGAN LINGKUNGAN INDIVIDU YANG BERSANGKUTAN PADA SAAT YANG BERBEDA-BEDA
4. DALAM SIKAP INDIVIDU YANG BERSANGKUTAN, TERMUAT FAKTOR MOTIVASI DAN PERASAAN 5. SIKAP TIDAK MENGHILANG WALAUPUN KEBUTUHAN TELAH DIPENUHI.
Pengertian Norma Dalam Materi PKn Norma adalah tolok ukur/alat untuk mengukur benar salahnya suatu sikap dan tindakan manusia.   Norma adalah petunjuk hidup bagi warga yang ada dalam masyarakat. Norma dalam masyarakat hendaknya dipatuhi oleh anggota masyarakat, karena norma tersebut mengandung sanksi
BAGAIMANA HUBUNGAN NILAI, SIKAP, NORMA DAN TINGKAH LAKU SIKAP NORMA TINGKAH LAKU NILAI
NILAI MERUPAKAN DAS SOLLEN (KEHARUSAN) BERUPA SUATU IDEE DAN IDEE MEMBERI PEDOMAN, UKURAN BAGI MANUSIA DALAM HUBUNGANNYA DENGAN TUHAN, MANUSIA LAIN DAN ALAM LINGKUNGAN. MANUSIA MERUPAKAN PENDUKUNG NILAI. APABILA NILAI ITU DITERIMA/DISIKAPI OLEH MANUSIA NILAI AKAN MENJADI PEDOMAN ATAU UKURAN (NORMA). DAN BILA DIMANIFESTASIKAN KEDALAM PERBUATAN, AKAN MENJADI TINGKAH LAKU.
BEGITU  JUGA SEBALIKNYA, TINGKAH LAKU MANUSIA HARUS JUGA SESUAI DENGAN NORMA. KALAU TINGKAH LAKU MANUISIA BERTENATANGAN DENGAN NORMA YANG TELAH DIJADIKAN PEDOMAN OLEH MAN S YARAKAT, BERARTI MEREKA MELANGGAR NORMA.
Pengertian Moral dalam Materi PKn Menurut Suseno, Moral adalah ukuran baik-buruknya seseorang, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga masyarakat, dan warga negara Menurut Ouska dan Whellan, moral adalah prinsip baik-buruk yang ada dan melekat dalam diri individu/seseorang.   Pendidikan moral adalah pendidikan untuk menjadikan anak manusia bermoral baik dan manusiawi. Pengertian moral/moralitas adalah suatu tuntutan perilaku yang baik yang dimiliki oleh individu sebagai moralitas, yang tercermin dalam pemikiran/konsep, sikap, dan tingkah laku.
KONSEP MORAL  - Kesadaran moral  - Pengetahuan nilai moral  - Pandangan ke depan  - Penalaran moral  - Pengambilan keputusan  - Pengetahuan diri  SIKAP MORAL - kata hati - rasa percaya diri - empati - cinta kebaikan . pengendalian diri  . kerendahan hati  PERILAKU MORAL  .. kemampuan  .. kemauan  .. kebiasaan  KARAKTER /WATAK Bagan 01. Pembentukan watak menurut pandangan Lickona,
ASPEK KONSEP MORAL (moral knowing) Kesadaran moral   kesadaran hidup berdemokrasi  Pengetahuan nilai moral   pemahaman materi demokrasi  Pandangan ke depan  manfaat demokrasi ke depan Penalaran moral  alasan senang demokrasi Pengambilan keputusan  bagaimana cara hidup  berdemokrasi Pengetahuan diri  instropeksi diri
ASPEK SIKAP MORAL (moral feeling) kata hati   kata hati kita tentang hidup bebas  rasa percaya diri  rasa percaya diri kita pada bebas  berpendapat  empati  empati kita pada orang yang  tertekan  Cinta kebaikan  cinta kita terhadap musyawarah  Pengendalian diri    pengendalian diri kita terhadap  kebebasan Kerendahan hati  menjunjung tinggi dan menghormati  pendapat lain
ASPEK PERILAKU MORAL (moral behavior)  kemampuan  kemampuan menghormati hidup demokrasi  kemauan  kemauan untuk hidup berdemokrasi  kebiasaan  kebiasaan berdemokrasi dengan teman
TUGAS DISKUSI Pemikiran Lickona diupayakan dapat digunakan untuk membentuk watak siswa agar memiliki karakter demokrasi, oleh karena itu materi diupayakan menyentuh ketiga aspek tersebut, Cari contoh lain bila Anda menerapkan pembelajaran PKn dari pemikiran ini. Sekarang dapatkah Anda menjabarkan hubungan nilai, sikap, norma, dan tingkah laku? Diskusikan secara berkelompok.
HUBUNGAN NILAI, NORMA, SIKAP DAN TINGKAH LAKU Nilai,  Sesuatu yang berharga diinternalisasikan kedalam diri seseorang akibatnya diyakini ( sikap ) dan dipedomani dijadikan pedoman  (norma ) sesuatu itu dan akhirnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ( tingkah laku)

Konsep nilai

  • 1.
    PENTINGNYA KONSEP,NILAI, NORMA DAN MORAL DALAM MATERI PKn
  • 2.
    PARADIGMA BARUPKN CIVICS INTELEGENT CIVICS RESPONSIBILITY CIVICS PARTICIPATION
  • 3.
    RUANG LINGKUP PENDIDIKANKEWARGANEGARAAN (PKN) Ruang Lingkup Pkn Secara Umum Meliputi Aspek-aspek Sebagai Berikut: Persatuan dan Kesatuan Norma Hukum dan Peraturan HAM Kebutuhan warga Negara Konstitusi Negara Sistem Pemerintahan Kedudukan Pancasila Globalisasi.
  • 4.
    Pengertian dan maknaKonsep dalam Materi PKn Konsep adalah suatu pernyataan yang masih bersifat abstrak/pemikiran untuk mengelompokkan ide-ide atau peristiwa yang masih dalam angan-angan seseorang .
  • 5.
    Konsep : Hak Asasi Manusia (HAM) di rumah dan sekolah Nama konsep : Hak asasi manusia terhadap anak Contoh positif : Adanya kesadaran dari orang tua, guru, masyarakat, pemerintah terhadap hak-hak anak yang harus diberikan. Misal anak diberi waktu belajar, bermain, mengutarakan pendapatnya baik di rumah, di sekolah maupun di dalam masyarakat. Contoh negatif : Orang tua yang merampas hak anak dengan memaksanya untuk berjualan koran atau kue, sehingga dia tidak sempat belajar atau tidak menyelesaikan sekolahnya. Contoh lain dari guru: Yang diskriminasi terhadap sesama siswa, (misal kerena Amin anak kepala sekolah, maka Amin diberi perhatian yang lebih oleh guru), sedangkan siswa yang lain tidak mendapat perhatian secara wajar, bahkan anak yang tidak pandai juga kurang mendapat perhatian dari guru
  • 6.
    Ciri-ciri HAM: -Menghargai hak anak (anak) - Adanya lembaga pemerintah yang melindungi hak anak - Adanya Undang-Undang Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) - Penerapan UU NO 23 Tahun 2004 tentang KDRT yang tegas. - Adanya LSM yang memperjuangkan hak anak Peraturan : Tata tertib sekolah dan aturan dalam keluarga maupun dalam masyarakat tidak diskriminasi tetapi menghargai HAM/anak.
  • 7.
    PENGERTIAN NILAI (VALUE)menurut Djahiri (1999), Nilai adalah harga, makna, isi dan pesan, semangat, atau jiwa yang tersurat dan tersirat dalam fakta, konsep, dan teori, sehingga bermakna secara fungsional . Winataputra (1989), nilai adalah harga atau kualitas sesuatu. Artinya, sesuatu dianggap memiliki nilai apabila sesuatu tersebut secara intrinsik memang berharga .
  • 8.
    NILAI ITU ADALAHSUATU PENETAPAN ATAU SUATU KUALITAS SESUATU OBJEK YANG MENYANGKUT SUATU JENIS ATAU MINAT. ( ENCYCLOPEDI BRETANIA ) DISINI NILAI DIFUNGSIKAN UNTUK MENGARAHKAN MENGENDALIKAN, DAN MENENTUKAN KELAKUAN SESEORANG, KARENA NILAI DIJADIKAN STANDAR PERILAKU.
  • 9.
    BERDASARKAN URAIAN DIMUKA DAPAT DISIMPULKAN BAHWA PENGERTIAN DAN MAKNA NILAI ADALAH SUATU BOBOT/KUALITAS PERBUATAN KEBAIKAN YANG TERDAPAT DALAM BERBAGAI HAL YANG DIANGGAP SEBAGAI SESUATU YANG BERHARGA, BERGUNA, DAN MEMILIKI MANFAAT.
  • 10.
    JADI NILAI ADALAHSUATU PENGHARGAAN ATAU KUALITAS TERHADAP SESUATU ATAU HAL YANG DAPAT DIJADIKAN PENENTU TINGKAH LAKU SESEORANG KARENA SESUATU ATAU HAL ITU: MENYENANGKAN (PLEASANT) MEMUASKAN (SATIFYING) MENARIK (INTEREST) BERGUNA (USEFUL) MENGUNTUNGKAN (PROFITABLE) ATAU MERUPAKAN SUATU SISTEM KEYAKINAN (BELIEF)
  • 11.
    Nilai ada yangbersifat subjektif dan objektif Nilai ada yang bersifat abstrak dan Riil/material Dapatkah Anda membedakan kedua hal itu? Masih banyak macam-macam nilai yang perlu kita pahami secara koseptual. Setujukah Anda jika nilai yang kita jadikan tuntunan hidup ini kita tanamkan pada seluruh bangsa Indonesia? Mengapa Anda setuju atau tidak setuju?
  • 12.
    PENGERTIAN SIKAP SIKAP(ATTITUDE) ADALAH KEADAAN PSIKOLOGIS YANG DAPAT MENIMBULKAN TINGKAH LAKU TERTENTU DALAM SITUASI TERTENTU.
  • 13.
    SUATU KEADAAN PSIKOLOGISTERTENTU MENUNJUKKAN BAHWA SIKAP ADALAH SUATU KEADAAN KEJIWAAN BUKAN KEADAAN PHISIS MANUSIA. KEADAAN KEJIWAAN ITU DITIMBULKAN OLEH ADANYA NILAI-NILAI YANG DIINTERNALISASIKAN KE DALAM SISTEM NILAI SESEORANG. ADANYA NILAI-NILAI YANG MERUPAKAN STIMULUS DITERIMA OLEH PANCAINDRA, MENIMBULKAN SUATU PROSES DALAM DIRI INDIVIDU YANG DAPAT BERUPA KEBUTUHAN, MOTIF, PERASAAN, PERHATIAN ATAU PENGAMBILAN KEPUTUSAN.
  • 14.
    CIRI-CIRI SIKAP 1. DALAM SIKAP SELALU TERDAPAT HUBUNGAN SUBJEK DAN OBJEK 2. SIKAP TIDAK DIBAWA SEJAK LAHIR MELAINKAN DIPELAJARI DAN DIBENTUK MELALUI PENGALAMAN-PENGALAMAN KARENA SIKAP DIPELAJARI, MAKA SIKAP DAPAT BERUBAH-UBAH SESUAI DENGAN LINGKUNGAN INDIVIDU YANG BERSANGKUTAN PADA SAAT YANG BERBEDA-BEDA
  • 15.
    4. DALAM SIKAPINDIVIDU YANG BERSANGKUTAN, TERMUAT FAKTOR MOTIVASI DAN PERASAAN 5. SIKAP TIDAK MENGHILANG WALAUPUN KEBUTUHAN TELAH DIPENUHI.
  • 16.
    Pengertian Norma DalamMateri PKn Norma adalah tolok ukur/alat untuk mengukur benar salahnya suatu sikap dan tindakan manusia. Norma adalah petunjuk hidup bagi warga yang ada dalam masyarakat. Norma dalam masyarakat hendaknya dipatuhi oleh anggota masyarakat, karena norma tersebut mengandung sanksi
  • 17.
    BAGAIMANA HUBUNGAN NILAI,SIKAP, NORMA DAN TINGKAH LAKU SIKAP NORMA TINGKAH LAKU NILAI
  • 18.
    NILAI MERUPAKAN DASSOLLEN (KEHARUSAN) BERUPA SUATU IDEE DAN IDEE MEMBERI PEDOMAN, UKURAN BAGI MANUSIA DALAM HUBUNGANNYA DENGAN TUHAN, MANUSIA LAIN DAN ALAM LINGKUNGAN. MANUSIA MERUPAKAN PENDUKUNG NILAI. APABILA NILAI ITU DITERIMA/DISIKAPI OLEH MANUSIA NILAI AKAN MENJADI PEDOMAN ATAU UKURAN (NORMA). DAN BILA DIMANIFESTASIKAN KEDALAM PERBUATAN, AKAN MENJADI TINGKAH LAKU.
  • 19.
    BEGITU JUGASEBALIKNYA, TINGKAH LAKU MANUSIA HARUS JUGA SESUAI DENGAN NORMA. KALAU TINGKAH LAKU MANUISIA BERTENATANGAN DENGAN NORMA YANG TELAH DIJADIKAN PEDOMAN OLEH MAN S YARAKAT, BERARTI MEREKA MELANGGAR NORMA.
  • 20.
    Pengertian Moral dalamMateri PKn Menurut Suseno, Moral adalah ukuran baik-buruknya seseorang, baik sebagai pribadi maupun sebagai warga masyarakat, dan warga negara Menurut Ouska dan Whellan, moral adalah prinsip baik-buruk yang ada dan melekat dalam diri individu/seseorang. Pendidikan moral adalah pendidikan untuk menjadikan anak manusia bermoral baik dan manusiawi. Pengertian moral/moralitas adalah suatu tuntutan perilaku yang baik yang dimiliki oleh individu sebagai moralitas, yang tercermin dalam pemikiran/konsep, sikap, dan tingkah laku.
  • 21.
    KONSEP MORAL - Kesadaran moral - Pengetahuan nilai moral - Pandangan ke depan - Penalaran moral - Pengambilan keputusan - Pengetahuan diri SIKAP MORAL - kata hati - rasa percaya diri - empati - cinta kebaikan . pengendalian diri . kerendahan hati PERILAKU MORAL .. kemampuan .. kemauan .. kebiasaan KARAKTER /WATAK Bagan 01. Pembentukan watak menurut pandangan Lickona,
  • 22.
    ASPEK KONSEP MORAL(moral knowing) Kesadaran moral kesadaran hidup berdemokrasi Pengetahuan nilai moral pemahaman materi demokrasi Pandangan ke depan manfaat demokrasi ke depan Penalaran moral alasan senang demokrasi Pengambilan keputusan bagaimana cara hidup berdemokrasi Pengetahuan diri instropeksi diri
  • 23.
    ASPEK SIKAP MORAL(moral feeling) kata hati kata hati kita tentang hidup bebas rasa percaya diri rasa percaya diri kita pada bebas berpendapat empati empati kita pada orang yang tertekan Cinta kebaikan cinta kita terhadap musyawarah Pengendalian diri pengendalian diri kita terhadap kebebasan Kerendahan hati menjunjung tinggi dan menghormati pendapat lain
  • 24.
    ASPEK PERILAKU MORAL(moral behavior) kemampuan kemampuan menghormati hidup demokrasi kemauan kemauan untuk hidup berdemokrasi kebiasaan kebiasaan berdemokrasi dengan teman
  • 25.
    TUGAS DISKUSI PemikiranLickona diupayakan dapat digunakan untuk membentuk watak siswa agar memiliki karakter demokrasi, oleh karena itu materi diupayakan menyentuh ketiga aspek tersebut, Cari contoh lain bila Anda menerapkan pembelajaran PKn dari pemikiran ini. Sekarang dapatkah Anda menjabarkan hubungan nilai, sikap, norma, dan tingkah laku? Diskusikan secara berkelompok.
  • 26.
    HUBUNGAN NILAI, NORMA,SIKAP DAN TINGKAH LAKU Nilai, Sesuatu yang berharga diinternalisasikan kedalam diri seseorang akibatnya diyakini ( sikap ) dan dipedomani dijadikan pedoman (norma ) sesuatu itu dan akhirnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ( tingkah laku)