KESEHATAN MENTAL
TENAGA KERJA
Dr. Indriati Paskarini, S.H.,
M.Kes.
APA YANG MENJADI MASALAH?
οƒΌ Kesehatan jiwa pekerja sering terabaikan
οƒΌ Kurang alokasi dana dan tenaga untuk peningkatan kesehatan jiwa
tenaga kerja
οƒΌ Jaminan kesehatan yang secara umum diberikan belum meng-cover dan
tidak dapat mengatasi masalah kesehatan jiwa di tempat kerja
A p a
y a n g
s e h a r u s n y a
d i l a k u k a n ?
Pengusaha
&
Kementerian
Tenaga Kerja
Memantau
dan
mencegah
gangguan kejiwaan
Tempat Kerja
Penerapan
program kesehatan jiwa
secara teratur
48,6%
40,9%
37,5%
KANADA BELANDA
PERSENTASE PENDUDUK DENGAN GANGGUAN JIWA
PADA BEBERAPA NEGARA
AMERIKA SERIKAT
Telah tercatat dan tertangani dengan baik
PERSENTASE GANGGUAN JIWA PADA PEKERJA DI INGGRIS
Pernah mengalami gangguan jiwa
minimal 1x
dalam masa kerjanya
(Kementerian Industri Inggris)
15% 3o%
hingga
20%
BAGAIMANA DENGAN PERSENTASE DI INDONESIA?
belum memiliki data yang akurat
tentang berbagai aspek gangguan
kejiwaan di tempat kerja
NAMUN
Berdasarkan survei salah satu
perusahaan kimia dalam penelitian
oleh Universitas Indonesia
KARYAWAN
mengalami
gangguan mental emosional
INDONESIA
MENGAPA
Perhatian
terhadap
KESEHATA
N MENTAL
PEKERJA
PENTING?
οƒΌ Kesehatan jiwa pekerja menggenjot produktivitas
οƒΌ Banyak pekerja yang tidak menyadari saat dirinya memiliki
gangguan kesehatan mental
οƒΌ Menurut dr. Rama, gejala gangguan kesehatan mental
cenderung abstrak dan tidak terlihat
οƒΌ Banyak informasi terkait gangguan jiwa yang salah di
masyarakat, yang bisa berdampak pada penanganan yang
salah pada pasien gangguan jiwa
Pengawasan
yang
buruk
PENYEBAB GANGGUAN JIWA PADA PEKERJA
Beban
kerja
berat
Konflik
dengan
Teman kerja
Tuntutan kerja
Yang
tinggi
PENYEBAB GANGGUAN JIWA PADA PEKERJA
kurangnya
Dukungan
Di tempat kerja
lembur
1
Pekerja yang mengalami masalah
kesehatan jiwa (seperti depresi,
stress, cemas) tidak bisa bekerja
dengan maksimal
Merosotnya
Produktivitas
w
w
w
.
u
n
t
i
t
l
e
d
a
d
r
e
s
s
.
c
o
m
DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN JIWA PADA
PEKERJA
2
Buruh seringkali tanpa sadar terkena
masalah kejiwaan dan tidak
mendapatkan penanganan yang baik.
Padahal, gangguan kejiwaan akan
sangat berhubungan dengan masalah
lainnya (termasuk gangguan fisik).
Kualitas Hidup dan
Pekerjaan
w
w
w
.
u
n
t
i
t
l
e
d
a
d
r
e
s
s
.
c
o
m
DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN JIWA PADA
PEKERJA
3
Kesehatan jiwa di kalangan buruh
sangat berpengaruh terhadap kondisi
hubungan industrial dan gerakan
organisasi buruh.
Oleh karena itu, penting membuat
kegiatan kesehatan jiwa untuk menekan
potensi gejolak ketenagakerjaan.
Gejolak Ketenagakerjaan
w
w
w
.
u
n
t
i
t
l
e
d
a
d
r
e
s
s
.
c
o
m
DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN JIWA PADA
PEKERJA
4
Stress kerja dapat membahayakan
keselamatan pekerja.
Menurut pakar sosiologi Dickerson dan
Karminer, perusahaan yang memiliki
program kesehatan jiwa di tempat kerja
menghasilkan peningkatan
produktivitas dan berkurangnya
kecelakaan kerja.
Kecelakaan Kerja
w
w
w
.
u
n
t
i
t
l
e
d
a
d
r
e
s
s
.
c
o
m
DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN JIWA PADA
PEKERJA
5
Pekerja dapat mengalami sakit
kepala, insomnia, disfungsi sosial,
hingga depresi.
Kesehatan Memburuk
w
w
w
.
u
n
t
i
t
l
e
d
a
d
r
e
s
s
.
c
o
m
DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN JIWA PADA
PEKERJA
p e n a n g g u l a n g a n
G a n g g u a n
j i w a
Gangguan jiwa adalah masalah
serius yang harus ditangani
profesional
Menyadari gejala ringan yang timbul
yang mungkin berdampak pada
keluhan fisik yang tidak dapat
dijelaskan secara medis oleh dokter
GEJALA
UTAMA
GANGGUAN
KEJIWAAN
INSOMNIA
80% pekerja mengeluh
pernah mengalami
insomnia / susah tidur
HIPERSOMNIA
Selalu merasakan
kelelahan dan ingin tidur
meskipun waktu tidur
sudah cukup
GEJALA
LAIN
GANGGUAN
KEJIWAAN
SAKIT KEPALA
(berkelanjutan)
NYERI LAMBUNG
Memberikan
cuti
kepada
pekerja
PARTISIPASI PERUSAHAAN UNTUK
MENJAGA MENTAL KARYAWAN
Meninjau kembali
beban kerja &
kecukupan
tenaga kerja
Menjamin waktu
istirahat
pada
jam kerja
Menyediakan
Fasilitas
Untuk
relaksasi
PARTISIPASI PERUSAHAAN UNTUK
MENJAGA MENTAL KARYAWAN
Melaksanakan
olahraga
bersama
secara rutin
Menyediakan wadah
penampungan
keluhan-aspirasi para
pekerja &
menindaklanjutinya

Kesehatan Mental Naker.ppt

  • 1.
    KESEHATAN MENTAL TENAGA KERJA Dr.Indriati Paskarini, S.H., M.Kes.
  • 2.
    APA YANG MENJADIMASALAH? οƒΌ Kesehatan jiwa pekerja sering terabaikan οƒΌ Kurang alokasi dana dan tenaga untuk peningkatan kesehatan jiwa tenaga kerja οƒΌ Jaminan kesehatan yang secara umum diberikan belum meng-cover dan tidak dapat mengatasi masalah kesehatan jiwa di tempat kerja
  • 3.
    A p a ya n g s e h a r u s n y a d i l a k u k a n ? Pengusaha & Kementerian Tenaga Kerja Memantau dan mencegah gangguan kejiwaan Tempat Kerja Penerapan program kesehatan jiwa secara teratur
  • 4.
    48,6% 40,9% 37,5% KANADA BELANDA PERSENTASE PENDUDUKDENGAN GANGGUAN JIWA PADA BEBERAPA NEGARA AMERIKA SERIKAT Telah tercatat dan tertangani dengan baik
  • 5.
    PERSENTASE GANGGUAN JIWAPADA PEKERJA DI INGGRIS Pernah mengalami gangguan jiwa minimal 1x dalam masa kerjanya (Kementerian Industri Inggris) 15% 3o% hingga
  • 6.
    20% BAGAIMANA DENGAN PERSENTASEDI INDONESIA? belum memiliki data yang akurat tentang berbagai aspek gangguan kejiwaan di tempat kerja NAMUN Berdasarkan survei salah satu perusahaan kimia dalam penelitian oleh Universitas Indonesia KARYAWAN mengalami gangguan mental emosional INDONESIA
  • 7.
    MENGAPA Perhatian terhadap KESEHATA N MENTAL PEKERJA PENTING? οƒΌ Kesehatanjiwa pekerja menggenjot produktivitas οƒΌ Banyak pekerja yang tidak menyadari saat dirinya memiliki gangguan kesehatan mental οƒΌ Menurut dr. Rama, gejala gangguan kesehatan mental cenderung abstrak dan tidak terlihat οƒΌ Banyak informasi terkait gangguan jiwa yang salah di masyarakat, yang bisa berdampak pada penanganan yang salah pada pasien gangguan jiwa
  • 8.
    Pengawasan yang buruk PENYEBAB GANGGUAN JIWAPADA PEKERJA Beban kerja berat Konflik dengan Teman kerja
  • 9.
    Tuntutan kerja Yang tinggi PENYEBAB GANGGUANJIWA PADA PEKERJA kurangnya Dukungan Di tempat kerja lembur
  • 10.
    1 Pekerja yang mengalamimasalah kesehatan jiwa (seperti depresi, stress, cemas) tidak bisa bekerja dengan maksimal Merosotnya Produktivitas w w w . u n t i t l e d a d r e s s . c o m DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN JIWA PADA PEKERJA
  • 11.
    2 Buruh seringkali tanpasadar terkena masalah kejiwaan dan tidak mendapatkan penanganan yang baik. Padahal, gangguan kejiwaan akan sangat berhubungan dengan masalah lainnya (termasuk gangguan fisik). Kualitas Hidup dan Pekerjaan w w w . u n t i t l e d a d r e s s . c o m DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN JIWA PADA PEKERJA
  • 12.
    3 Kesehatan jiwa dikalangan buruh sangat berpengaruh terhadap kondisi hubungan industrial dan gerakan organisasi buruh. Oleh karena itu, penting membuat kegiatan kesehatan jiwa untuk menekan potensi gejolak ketenagakerjaan. Gejolak Ketenagakerjaan w w w . u n t i t l e d a d r e s s . c o m DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN JIWA PADA PEKERJA
  • 13.
    4 Stress kerja dapatmembahayakan keselamatan pekerja. Menurut pakar sosiologi Dickerson dan Karminer, perusahaan yang memiliki program kesehatan jiwa di tempat kerja menghasilkan peningkatan produktivitas dan berkurangnya kecelakaan kerja. Kecelakaan Kerja w w w . u n t i t l e d a d r e s s . c o m DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN JIWA PADA PEKERJA
  • 14.
    5 Pekerja dapat mengalamisakit kepala, insomnia, disfungsi sosial, hingga depresi. Kesehatan Memburuk w w w . u n t i t l e d a d r e s s . c o m DAMPAK GANGGUAN KESEHATAN JIWA PADA PEKERJA
  • 15.
    p e na n g g u l a n g a n G a n g g u a n j i w a Gangguan jiwa adalah masalah serius yang harus ditangani profesional Menyadari gejala ringan yang timbul yang mungkin berdampak pada keluhan fisik yang tidak dapat dijelaskan secara medis oleh dokter
  • 16.
    GEJALA UTAMA GANGGUAN KEJIWAAN INSOMNIA 80% pekerja mengeluh pernahmengalami insomnia / susah tidur HIPERSOMNIA Selalu merasakan kelelahan dan ingin tidur meskipun waktu tidur sudah cukup
  • 17.
  • 18.
    Memberikan cuti kepada pekerja PARTISIPASI PERUSAHAAN UNTUK MENJAGAMENTAL KARYAWAN Meninjau kembali beban kerja & kecukupan tenaga kerja Menjamin waktu istirahat pada jam kerja
  • 19.
    Menyediakan Fasilitas Untuk relaksasi PARTISIPASI PERUSAHAAN UNTUK MENJAGAMENTAL KARYAWAN Melaksanakan olahraga bersama secara rutin Menyediakan wadah penampungan keluhan-aspirasi para pekerja & menindaklanjutinya