Makalah ini membahas pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Indonesia, dengan fokus pada kasus Abepura yang merupakan pelanggaran HAM berat setelah pengundangan UU No. 26 tahun 2000. Kasus ini melibatkan penyerangan yang mengakibatkan korban jiwa, tetapi pelaku tidak mendapat hukuman yang setimpal, menunjukkan kegagalan sistem hukum dalam memberikan keadilan. Penulis menyimpulkan bahwa pelanggaran HAM adalah tindakan melawan hukum yang mengurangi hak seseorang dan menyerukan perlunya perhatian lebih terhadap masalah ini.