KAIDAH PENYUSUNAN
INSTRUMEN EVALUASI
PROGRAM
Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Jakarta
Pengembang: Hiszbul Bahri
Langkah Awal Menyusun
Instrumen Evaluasi
Sebelum melakukan penyusunan instrumen evaluasi
program maka evaluator program terlebih dahulu
menentukan instrumen yang digunakan dalam
evaluasi program, dalam hal ini sangat dipengaruhi
oleh karakteristik program yang dievaluasi, aspek-
aspek dari program yang dievaluasi dan data yang
ingin dikumpulkan.
2
3
KAIDAH PENYUSUNAN
INSTRUMEN EVALUASI
PROGRAM
Petunjuk Penyusunan
Instrumen
○ Petunjuk umum tentang penyusunan
instrumen dipaparkan oleh Brinkerhoff
sebagaimana dikutip Tayibnapis
(2000:104-105) sebagai berikut:
4
Apa konten yang
diperlukan?
Hal ini langsung berhubungan
dengan variabel yang telah
ditentukan sebelumnya. Konten
instrumen harus dibatasi sebatas
apa yang termasuk dalam variabel.
1
Apa dan
bagaimana
bahasa yang
akan dipakai?
2
Hal ini tergantung dari responden yang akan
menjawab instrumen, apakah responden
termasuk golongan yang berpendidikan rendah
atau tinggi.
“
Harus diingat yaitu hindari
pemakaian bahasa asing, istilah-
istilah asing yang aneh, jangan
sampai responden tidak dapat
menjawab pertanyaan karena tidak
mengerti bahasanya. Usahakan
menggunakan bahasa yang
mudah, kalimat singkat dan
sederhana.
7
Prosedur analisis
apa yang akan
dipakai?
Bila akan memakai mesin scoring,
atau coding automatic atau manual
maka instrumen harus disiapkan
untuk itu.
3
Apakah ada
pertimbangan
khusus lainnya?
Dalam hal ini mungkin termasuk versi
khusus untuk responden yang cacat
(handicapped) yang memerlukan
petunjuk khusus dan lain sebagainya.
4
“ Perlu dibuat rencana (blue print)
dan kisi-kisi untuk setiap instrumen
yang akan dibuat, atau mungkin
memerlukan konsultasi khusus dari
rekan sejawat atau ahlinya.
10
Tentukan seberapa
ketepatan yang
diperlukan!
Dalam hal ini diperhatikan
kelengkapan, ketepatan waktu,
presentasi dan sebagainya.
5
Kapasitas
responden
Responden dilihat dari kemampuannya,
pendidikan dan penataran yang telah
dilakukan sehubungan dengan hal yang
akan diukur
6
Kesesuaian
dengan rencana
analisis
Mengetahui sebelumnya apa yang akan
dilakukan terhadap data sesudah
terkumpul akan membantu menentukan
ketepatan yang diperlukan.
7
“ Ketepatan pengukuran dapat
diperoleh misalnya dengan
membuat instrumen yang lebih
rinci, petunjuk jawaban, dan
kategori.
14
LANGKAH PENYUSUNAN
INSTRUMEN EVALUSI
PROGRAM
15
Langkah-langkah Menyusun
Instrumen Pengumpulan Data
Arikunto (1988:71-74) memaparkan
langkah-langkah dalam menyusun
instrumen pengumpulan data sebagai
berikut:
(1 ) Merumuskan tujuan,
(2) Membuat kisi-kisi instrumen,
(3) Menuliskan butir-butir instrumen, dan
(4) Menyunting instrumen.
16
1. Merumuskan Tujuan.
Evaluator haruslah merumuskan tujuan
yang akan dicapai dengan instrumen
yang akan disusun.
17
Tahapan ini diperlukan untuk menyusun instrumen
karena tanpa tahu apa data yang terkumpul, apa
yang harus dilakukan sesudah itu, apa fungsi setiap
jawaban dalam setiap butir dan sebagainya.
Tahapan berikutnya adalah membuat
kisi-kisi instrumen yang berisikan
perincian tentang variabel atau aspek
yang diukur dalam evaluasi program
dan jenis instrumen yang akan
digunakan untuk mengambil data dari
variabel atau aspek yang diukur
tersebut.
2. Membuat Kisi-kisi Instrumen
18
Tahapan berikutnya setelah menuliskan kisi-
kisi instrumen maka langkah berikutnya
adalah menuliskan butir-butir instrumen
yang merujuk kepada kisi-kisi yang telah
disusun.
3. Menuliskan Butir-butir Instrumen
19
4. Menyunting Instrumen
Apabila pembuatan butir-butir
instrumen sudah selesai dilakukan,
maka evaluator melakukan pekerjaan
terakhir dari penyusunan instrumen
yaitu mengadakan penyuntingan
(editing).
20
Hal-hal yang diperhatikan dalam tahapan
menyunting ini adalah:
21
22
Terima Kasih!
Ada Pertanyaan?

Kaidah penyusunan instrumen evalusi program