Merupakan jaringan
penyambung padat yang
mempunyai fungsi utama
membentuk kerangka tubuh
dengan menunjukkan ketegaran
dan kekuatan. Bersifat keras
dan kaku tapi memiliki
elastisitas tertentu
Jaringan Tulang Keras
Adalah kombinasi dari
protein
glikosaminoglikan.
Berfungsi
mengarahkan aliran
faktor pertumbuhan,
memfasilitasi migrasi
sel, dan mengatur
peradangan.
Merupakan
polipeptida rantai
tunggal pada tulang
dan jaringan ikat
termineralisasi
berfungsi mengikat
sel melalui ikatan
integrin dan
hidroksiapatit
Proteoglikansialoprotein
Komponen Jaringan Tulang Keras
Substansi
dasar
AnorganikOrganik
Komponen Jaringan Tulang Keras
Matriks
90% serat-serat
kolagen, bersifat
asidofilik. Bahan
ini menentukan
kekenyalan tulang
Terdiri dari garam-
garam penentu
kekerasan tulang.
Seperti kalsium
fosfat, magnesium,
kalium, natrium,
karbonat dan sitrat
Sel pengsekresi matriks tulang,
mampu memebentuk lapisan
epiteloid. Banyak dijumpai pada
daerah pembentukan tulang.
Osteoblas
Sel-sel
Tulang
Masih sama dengan
fibroblas. Ciri: pucat,
sitoplasma pucat
tidak beraturan,
dijumpai pada fetus
pusat osifikasi
Sel penyerap tulang
dengan inti banyak,
bentuk, dan ukuran
bervariasi. Dijumpai
pada lakuna
Howship
Komponen Jaringan Tulang Keras
Osteoklas
Sel Osteoprogenitor
Osteosit
Berasal dari
osteoblas, terdapat
pada lakuna.
Mampu memecah
matriks tulang
(osteolisis osteotik
Tulang rawan (cartilago) salah satu jenis jaringan
penyambung khusus yang bahan interselulernya
mempunyai konsisten keras, serta membentuk rangka
sementara saat embrio. Semua tulang rawan diliputi
oleh selapis jaringan penyambung padat kolagen
(perikhondrium). Fungsi uatamanya menyokong jaringan
dan memberikan daerah pergeseran pada suatu
persendian.
Jaringan Tulang Rawan
Sel-sel Tulang
Rawan
Komponen
Ekstraseluler
Zat Dasar1
2
3
Terd
KOMPONEN
JARINGAN
TULANG
RAWAN
Tulang Rawan
Hialin
Tulang Rawan
Elastis
Tulang Rawan
Fibrosa
1
2
3
Terd
JENIS-JENIS
TULANG
RAWAN
Dapat dijumpai di saluran
pernafasan, ujung vrental
kosta, persendian, sedangkan
pada embrio merupakan
rangka sementara.
Makroskopik tulang rawan
hialin, matriks tidak
berstuktur, nampak
transparan berwarna putih
dan tidak mengandung
pembuluh darah. Mikroskopis
matriks tulang terdiri dari
serabut kolagen yang halus,
zat amorf, sedangkan
kondrosit terletak dalam
ruang yang berdinding halus
(lakuna).
dapat dijumpai di epiglotis,
larings, daun telinga dan tuba
auditiva. Makroskopis dalam
keadaan segar tulang rawan
ini berwarna kekuningan, lebih
elastis dan lebih fleksibel
dibandingkan tulang rawan
hialin. Mikroskopis hampir
sama dengan tulang rawan
hialin, tapi matriksnya
berbeda, yaitu membentuk
jaringan seperti jala-jala
padat yang terjalin dari
serabut-serabut elastis yang
halus yang nampak padat pada
daerah lakuna.
Merupakan bentuk peralihan antara
jaringan ikat padat dengan tulang
rawan hialan, karena matriks.
Dapat dijumpai pada tendon yang
melekat pada tulang persendian.
Mikroskopis pada matriksnya
didapatkan matriks hialin dengan
serabut-serabut kolagen padat dan
kondosit-kondosit yang terletak
disekitar lakuna kadang tunggal
tapi adakalanya berpasangan.
Pembagian
tulang
berdasarkan
susunan
jaringan
1. Kelompok tulang kompaktum
Susunan matriksnya
membentuk masa padat
tanpa adanya rongga.
Dijumpai pada bagian diafisis,
bentuknya seperti saluran-
saluran padat mengelilingi
rongga-rongga sumsum
tulang atau medula.
2. Kelompok tulang spongiosa
(tulang spons)
Susunan matriks terdiri atas
batang yang halus dengan
trabekula-trabekula yang
membentuk jala-jala bercabang ke
berbagai arah sehingga terbentuk
rongga-rongga yang umumnya
diisi sumsum tulang, banyak
dijumpai di epifisis, tapi pada
bagian tepi akan melanjutkan diri
sebagai tulang kompaktum.
1. Tulang
panjang
Dikatakan panjang karena memiliki ukuran panjang lebih
besar dari ukuran lebarnya, umumnya terdiri atas bagian
korpus (diafisis) dan dua ujungnya (epifisis). Misal,
tulang humerus, radius, ulna, dsb.
2. Tulang
Pendek
Memiliki ukuran panjang yang sama atau hampir sama
dengan panjangnya, mempunyai pusat spon yang
dikelilingi jaringan padat. Misal, tulang-tulang kolumna
vertebralis, tarsal-karpal.
3. Tulang pipih Tulang ini memiliki dua lapisan tulang padat yang
diantaranya didapatakan zat spon dengan permukaan
yang nampak tipis. Misal, tulang tengkorak, skapula,
kostae, sternum, pelvis, dan tulang dada.
4. Tulang
pneumatika
Tulang ini memiliki rongga yang terisi udara yang dibatasi
oleh mukosa. Misal, tulang maksila, mandibula,
spenoidale, ethomoidale.
Pembagian tulang berdasarkan bentuk tulang
Pembagian tulang berdasarkan bentuk tulang
OKSIFIKASI
Merupakan perkembangan tulang
sekitar empat minggu kehamilan, dari
jaringan penyambung yang banyak
mengandung sel-sel mesenkhim. Umumnya
terjadi pada tulang-tulang pipih yang
terdapat pada tengkorak, dengan diawali
pada adanya infiltrasi sel-sel mesenkhim ke
daerah bakal otak secara berserakan,
kemudian menyusun diri sedemikian rupa
sehingga mengelilinginya. Sel-sel
mesenkhim ini akan berdiferensiasi menjadi
osteoblas dan mitosis secara hebat serta
memadat dalam jaringan penyambung yang
banyak pembuluh darah.
Perkembangan disini terjadi pada
kehamilan 6 minggu dan diawali
dengan pembentukan tulang rawan
dahulu dekat epifisis. Proses ini
terjadi pada tulang selain pada tulang
pipih, yang disebut pula dengan
kompleks osteokhondral. Umumnya
terjadi di diafisis. Kondrosit akan
mengalami hipertrofi dan lakuna
membesar, sedangkan matriks tulang
mengecil sampai jadi septum yang
tipis dan akan mengalami klasifikasi.
Tanya Jawab
1. Gampang Mulyadi (150641100098)
Apa fungsi udara pada tulang pneumatika?
Tulang pnematika merupakan modifikasi tulang pada aves. Rongga tulang ini tidak
berisi jaringan, tetapi berisi udara. Hal itu disebabkan tulang ini berhubungan dengan
kantong-kantong udara pada aves, jadi fungsi udara pada tulang ini adalah untuk
sistem respirasi khususnya pada saat terbang.
2. Kholifatul Firdausiyah (150641100114)
Apakah patah tulang dapat menyebabkan kanker kelenjar getah bening?
Iya bisa jadi, kanker kelenjar getah bening dapat disebabkan adanya gangguan pada
jaringan pelapis sendi. Sehingga mungkin saja saat terjadi kecelakaan dan patah tulang
jaringan pelapis sendi tersebut yang terkena benturan yang mengakibatkan adanya
gangguan pada sistem itu sendiri.
3. Nimas Fitri Nur Qomariyah (150641100136)
Tulang pendek memiliki ukuran panjang yang sama atau hampir sama dengan
panjangnya, maksudnya bagaimana?
Maksudnya adalah panjang dan lebarnya hampir sama, tidak memiliki salah satu sisi
yang panjang sehingga terlihat pendek

jaringan tulang

  • 3.
    Merupakan jaringan penyambung padatyang mempunyai fungsi utama membentuk kerangka tubuh dengan menunjukkan ketegaran dan kekuatan. Bersifat keras dan kaku tapi memiliki elastisitas tertentu Jaringan Tulang Keras
  • 4.
    Adalah kombinasi dari protein glikosaminoglikan. Berfungsi mengarahkanaliran faktor pertumbuhan, memfasilitasi migrasi sel, dan mengatur peradangan. Merupakan polipeptida rantai tunggal pada tulang dan jaringan ikat termineralisasi berfungsi mengikat sel melalui ikatan integrin dan hidroksiapatit Proteoglikansialoprotein Komponen Jaringan Tulang Keras Substansi dasar
  • 5.
    AnorganikOrganik Komponen Jaringan TulangKeras Matriks 90% serat-serat kolagen, bersifat asidofilik. Bahan ini menentukan kekenyalan tulang Terdiri dari garam- garam penentu kekerasan tulang. Seperti kalsium fosfat, magnesium, kalium, natrium, karbonat dan sitrat
  • 6.
    Sel pengsekresi matrikstulang, mampu memebentuk lapisan epiteloid. Banyak dijumpai pada daerah pembentukan tulang. Osteoblas Sel-sel Tulang Masih sama dengan fibroblas. Ciri: pucat, sitoplasma pucat tidak beraturan, dijumpai pada fetus pusat osifikasi Sel penyerap tulang dengan inti banyak, bentuk, dan ukuran bervariasi. Dijumpai pada lakuna Howship Komponen Jaringan Tulang Keras Osteoklas Sel Osteoprogenitor Osteosit Berasal dari osteoblas, terdapat pada lakuna. Mampu memecah matriks tulang (osteolisis osteotik
  • 7.
    Tulang rawan (cartilago)salah satu jenis jaringan penyambung khusus yang bahan interselulernya mempunyai konsisten keras, serta membentuk rangka sementara saat embrio. Semua tulang rawan diliputi oleh selapis jaringan penyambung padat kolagen (perikhondrium). Fungsi uatamanya menyokong jaringan dan memberikan daerah pergeseran pada suatu persendian. Jaringan Tulang Rawan
  • 8.
  • 9.
    Tulang Rawan Hialin Tulang Rawan Elastis TulangRawan Fibrosa 1 2 3 Terd JENIS-JENIS TULANG RAWAN
  • 10.
    Dapat dijumpai disaluran pernafasan, ujung vrental kosta, persendian, sedangkan pada embrio merupakan rangka sementara. Makroskopik tulang rawan hialin, matriks tidak berstuktur, nampak transparan berwarna putih dan tidak mengandung pembuluh darah. Mikroskopis matriks tulang terdiri dari serabut kolagen yang halus, zat amorf, sedangkan kondrosit terletak dalam ruang yang berdinding halus (lakuna).
  • 11.
    dapat dijumpai diepiglotis, larings, daun telinga dan tuba auditiva. Makroskopis dalam keadaan segar tulang rawan ini berwarna kekuningan, lebih elastis dan lebih fleksibel dibandingkan tulang rawan hialin. Mikroskopis hampir sama dengan tulang rawan hialin, tapi matriksnya berbeda, yaitu membentuk jaringan seperti jala-jala padat yang terjalin dari serabut-serabut elastis yang halus yang nampak padat pada daerah lakuna.
  • 12.
    Merupakan bentuk peralihanantara jaringan ikat padat dengan tulang rawan hialan, karena matriks. Dapat dijumpai pada tendon yang melekat pada tulang persendian. Mikroskopis pada matriksnya didapatkan matriks hialin dengan serabut-serabut kolagen padat dan kondosit-kondosit yang terletak disekitar lakuna kadang tunggal tapi adakalanya berpasangan.
  • 13.
    Pembagian tulang berdasarkan susunan jaringan 1. Kelompok tulangkompaktum Susunan matriksnya membentuk masa padat tanpa adanya rongga. Dijumpai pada bagian diafisis, bentuknya seperti saluran- saluran padat mengelilingi rongga-rongga sumsum tulang atau medula. 2. Kelompok tulang spongiosa (tulang spons) Susunan matriks terdiri atas batang yang halus dengan trabekula-trabekula yang membentuk jala-jala bercabang ke berbagai arah sehingga terbentuk rongga-rongga yang umumnya diisi sumsum tulang, banyak dijumpai di epifisis, tapi pada bagian tepi akan melanjutkan diri sebagai tulang kompaktum.
  • 15.
    1. Tulang panjang Dikatakan panjangkarena memiliki ukuran panjang lebih besar dari ukuran lebarnya, umumnya terdiri atas bagian korpus (diafisis) dan dua ujungnya (epifisis). Misal, tulang humerus, radius, ulna, dsb. 2. Tulang Pendek Memiliki ukuran panjang yang sama atau hampir sama dengan panjangnya, mempunyai pusat spon yang dikelilingi jaringan padat. Misal, tulang-tulang kolumna vertebralis, tarsal-karpal. 3. Tulang pipih Tulang ini memiliki dua lapisan tulang padat yang diantaranya didapatakan zat spon dengan permukaan yang nampak tipis. Misal, tulang tengkorak, skapula, kostae, sternum, pelvis, dan tulang dada. 4. Tulang pneumatika Tulang ini memiliki rongga yang terisi udara yang dibatasi oleh mukosa. Misal, tulang maksila, mandibula, spenoidale, ethomoidale. Pembagian tulang berdasarkan bentuk tulang
  • 16.
  • 17.
  • 18.
    Merupakan perkembangan tulang sekitarempat minggu kehamilan, dari jaringan penyambung yang banyak mengandung sel-sel mesenkhim. Umumnya terjadi pada tulang-tulang pipih yang terdapat pada tengkorak, dengan diawali pada adanya infiltrasi sel-sel mesenkhim ke daerah bakal otak secara berserakan, kemudian menyusun diri sedemikian rupa sehingga mengelilinginya. Sel-sel mesenkhim ini akan berdiferensiasi menjadi osteoblas dan mitosis secara hebat serta memadat dalam jaringan penyambung yang banyak pembuluh darah.
  • 19.
    Perkembangan disini terjadipada kehamilan 6 minggu dan diawali dengan pembentukan tulang rawan dahulu dekat epifisis. Proses ini terjadi pada tulang selain pada tulang pipih, yang disebut pula dengan kompleks osteokhondral. Umumnya terjadi di diafisis. Kondrosit akan mengalami hipertrofi dan lakuna membesar, sedangkan matriks tulang mengecil sampai jadi septum yang tipis dan akan mengalami klasifikasi.
  • 21.
    Tanya Jawab 1. GampangMulyadi (150641100098) Apa fungsi udara pada tulang pneumatika? Tulang pnematika merupakan modifikasi tulang pada aves. Rongga tulang ini tidak berisi jaringan, tetapi berisi udara. Hal itu disebabkan tulang ini berhubungan dengan kantong-kantong udara pada aves, jadi fungsi udara pada tulang ini adalah untuk sistem respirasi khususnya pada saat terbang. 2. Kholifatul Firdausiyah (150641100114) Apakah patah tulang dapat menyebabkan kanker kelenjar getah bening? Iya bisa jadi, kanker kelenjar getah bening dapat disebabkan adanya gangguan pada jaringan pelapis sendi. Sehingga mungkin saja saat terjadi kecelakaan dan patah tulang jaringan pelapis sendi tersebut yang terkena benturan yang mengakibatkan adanya gangguan pada sistem itu sendiri. 3. Nimas Fitri Nur Qomariyah (150641100136) Tulang pendek memiliki ukuran panjang yang sama atau hampir sama dengan panjangnya, maksudnya bagaimana? Maksudnya adalah panjang dan lebarnya hampir sama, tidak memiliki salah satu sisi yang panjang sehingga terlihat pendek