Alnofiandri Dinar
+62 853 5550 4463 (WA/LINE)
Da`i Ambassador 2016
Cordofa (Corps Da`i Dompet Dhuafa)
I`TIKAF
Definisi I`tikaf
I`tikaf
secara bahasa adalah:
Menetap, bertahan, selalu terikat dengan
sesuatu yang baik atau buruk.
Menurut syariat adalah:
Menetap di suatu masjid dengan niat
(mendekatkan diri kepada Allah)
Legalitas Syariat I`tikaf
‫ا‬َ‫ل‬ َ‫و‬‫ا‬‫ن‬ُ‫ه‬‫و‬ُ‫ر‬ِ‫ش‬‫ا‬َ‫ب‬ُ‫ت‬‫ا‬ْ‫م‬ُ‫ت‬ْ‫ن‬َ‫أ‬ َ‫و‬‫ا‬َ‫ون‬ُ‫ف‬ِ‫ك‬‫ا‬َ‫ع‬‫ي‬ِ‫ف‬‫ا‬ِ‫د‬ ِ‫اج‬َ‫س‬َ‫م‬ْ‫ال‬
(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang
kamu beri'tikaf dalam mesjid. (QS: al-Baqarah: 187)
‫ا‬ُ‫ه‬‫ن‬ِ‫ا‬‫ا‬َ‫ف‬َ‫ك‬َ‫ت‬ْ‫ع‬‫ا‬‫ا‬َ‫ر‬ْ‫ش‬َ‫ع‬ْ‫ال‬‫ا‬َ‫ر‬ ِ‫اخ‬ َ‫و‬َ ْ‫ال‬‫ا‬ْ‫ن‬ِ‫م‬‫ا‬َ‫ان‬َ‫ض‬َ‫م‬َ‫ر‬‫ى‬‫ت‬َ‫ح‬‫ا‬ُ‫ه‬‫ا‬‫ف‬ َ‫و‬َ‫ت‬‫ا‬ُ‫للا‬‫ا‬‫م‬ُ‫ث‬
‫ا‬َ‫ف‬َ‫ك‬َ‫ت‬ْ‫ع‬‫ا‬‫ا‬ُ‫ه‬ُ‫ج‬‫ا‬ َ‫و‬ ْ‫ز‬َ‫أ‬‫ا‬ْ‫ن‬ِ‫م‬‫ا‬ِ‫ه‬ِ‫د‬ْ‫ع‬َ‫ب‬(‫رواه‬‫البخار‬‫ى‬)
Beliau (Rasul) beri`tikaf pada sepuluh hari terakhir
Ramadhan sampai ia diwafatkan oleh Allah, kemudian
para istri beliau tetap melanjutkan i`tikaf setelah beliau
meninggal
(HR. Bukhari).
Hukum Pelaksanaan I`tikaf
 Disunnahkan sepanjang waktu; pada
bulan Ramadhan dan di luar Ramadhan
 Sangat dianjurkan beri`tikaf pada
sepuluh hari terakhir Ramadhan, sebagai
usaha untuk meraih Lailatul Qadar dengan
memperbanyak ibadah di masjid.
 Wajib melaksanakan i`tikaf karena
dinadzarkan untuk beri`tikaf.
Durasi Waktu Beri`tikaf
 I`tikaf dilakukan minimal sejenak, selama waktu yang
dianggap sudah menetap disuatu tempat (menurut sebagian
fuqaha`)
 I`tikaf dilakukan minimal sehari (menurut sebagian fuqaha`)
 Setiap orang yang masuk masjid dianjurkan untuk berniat
i`tikaf, meskipun hanya sebentar di dalam masjid, yaitu:
‫ا‬ُ‫ْت‬‫ي‬ َ‫َو‬‫ن‬‫ا‬َ‫اف‬َ‫ك‬ِ‫ت‬ْ‫ع‬ِ ْ‫ال‬‫ا‬ِ ِ‫ِل‬‫ى‬َ‫ل‬‫ا‬َ‫ع‬َ‫ت‬
Saya berniat i`tikaf karena Allah Ta`ala
 Tidak ada batas maksimal waktu melaksanakan i`tikaf.
Bahkan boleh seumur hidup.
 Durasi waktu i`tikaf, ditentukan oleh orang yang beri`tikaf
 Bagi yang beri`tikaf di sepuluh hari terakhir Ramadhan,
dianjurkan untuk sudah berada di masjid sebelum Magrib
malam ke 21 Ramdhan dan berakhir i`tikaf setelah shalat Id di
masjid beri`tikaf
Tempat I`tikaf
 Ulama sepakat bahwa i`tikaf hanya boleh
dilakukan di masjid. Tidak sah pada selain
masjid.
 Sebaiknya i`tikaf dilakukan di masjid yang
dilaksanakan shalat jum`at dan shalat
jama`ah 5 waktu (Masjid Jami`)
 Lebih afdhal i`tikaf dilakukan 3 masjid
yang diistimewakan (Masjidil Haram,
Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha
Larangan Selama I`tikaf
 Tidak boleh keluar masjid, kecuali untuk
perkara darurat atau perkara penting yang
tidak bisa diabaikan/ditunda.
 Boleh keluar masjid untuk memenuhi
kebutuhan-kebutuhan lazim manusia,
seperti: buang hajat, mandi, berwudhu`,
membuang najis, membersihkan diri dari
najis, dan lain-lain
Ya Allah, jadikanlah kami;
‫ا‬‫ل‬ُ‫ج‬َ‫ر‬‫ا‬ُ‫ه‬ُ‫ب‬ْ‫ل‬َ‫ق‬‫ا‬‫ق‬‫ل‬َ‫ع‬ُ‫م‬‫ا‬ِ‫د‬ ِ‫ج‬َ‫س‬َ‫م‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬‫ا‬ِ‫إ‬‫ا‬َ‫ذ‬‫ا‬َ‫ج‬َ‫َر‬‫خ‬‫ا‬ُ‫ه‬ْ‫ن‬ِ‫م‬‫ى‬‫ت‬َ‫ح‬‫ا‬ْ‫و‬ُ‫ع‬َ‫ي‬‫ا‬َ‫د‬‫ا‬ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬ِ‫إ‬
Seorang laki-laki yang hatinya terpaut
dengan masjid; ketika keluar darinya
sampai kembali ke dalamnya.
Semoga Anda Orangnya!
‫ي‬ِ‫ف‬‫ا‬‫وت‬ُ‫ي‬ُ‫ب‬‫نَا‬ِ‫ذ‬َ‫أ‬‫ا‬ُ‫اِل‬‫ا‬ْ‫ن‬َ‫أ‬‫ا‬َ‫ع‬َ‫ف‬ ْ‫ر‬ُ‫ت‬‫ا‬َ‫ر‬َ‫ك‬ْ‫ذ‬ُ‫ي‬ َ‫و‬‫ا‬َ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬‫ا‬‫ا‬ُ‫ه‬ُ‫م‬ْ‫س‬‫ا‬‫ا‬ُ‫ح‬ِ‫ب‬َ‫س‬ُ‫ي‬‫ا‬ُ‫ه‬َ‫ل‬‫ا‬َ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬‫ا‬ِ‫ُو‬‫د‬ُ‫غ‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬‫ا‬ِ‫ل‬‫ا‬َ‫ص‬ ْ‫اْل‬ َ‫و‬(36)
‫ا‬‫ال‬َ‫ج‬ ِ‫ر‬‫ا‬َ‫ل‬‫ا‬ْ‫م‬ِ‫ه‬‫ي‬ِ‫ه‬ْ‫ل‬ُ‫ت‬‫ا‬‫ة‬ َ‫ار‬َ‫ج‬ِ‫ت‬‫ا‬َ‫ل‬ َ‫و‬‫ا‬‫ْع‬‫ي‬َ‫ب‬‫ا‬ْ‫ن‬َ‫ع‬‫ا‬ِ‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬‫ا‬ِ‫اِل‬‫ا‬ِ‫ام‬َ‫ق‬ِ‫إ‬ َ‫و‬‫ا‬ِ‫ة‬ َ‫َل‬‫الص‬‫ا‬ِ‫اء‬َ‫ت‬‫ي‬ِ‫إ‬ َ‫و‬‫ا‬‫الز‬‫ا‬ِ‫ة‬‫ا‬َ‫ك‬ۙ‫ا‬‫ونَا‬ُ‫ف‬‫َا‬‫خ‬َ‫ي‬‫ا‬ً‫م‬ ْ‫و‬َ‫ي‬
‫ا‬ُ‫ب‬‫ل‬َ‫ق‬َ‫ت‬َ‫ت‬‫ا‬ِ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬‫ا‬ُ‫وب‬ُ‫ل‬ُ‫ق‬ْ‫ال‬‫ا‬ُ‫ار‬َ‫ص‬ْ‫ب‬َ ْ‫اْل‬ َ‫و‬(37)
36. Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang
telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut
nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan
waktu petang,
37. Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan
dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati
Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan
(dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada
suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan
menjadi goncang (QS: al-Nur:37).
Jazakumullah Ahsan al-Jaza`

I`tikaf

  • 1.
    Alnofiandri Dinar +62 8535550 4463 (WA/LINE) Da`i Ambassador 2016 Cordofa (Corps Da`i Dompet Dhuafa) I`TIKAF
  • 3.
    Definisi I`tikaf I`tikaf secara bahasaadalah: Menetap, bertahan, selalu terikat dengan sesuatu yang baik atau buruk. Menurut syariat adalah: Menetap di suatu masjid dengan niat (mendekatkan diri kepada Allah)
  • 4.
    Legalitas Syariat I`tikaf ‫ا‬َ‫ل‬َ‫و‬‫ا‬‫ن‬ُ‫ه‬‫و‬ُ‫ر‬ِ‫ش‬‫ا‬َ‫ب‬ُ‫ت‬‫ا‬ْ‫م‬ُ‫ت‬ْ‫ن‬َ‫أ‬ َ‫و‬‫ا‬َ‫ون‬ُ‫ف‬ِ‫ك‬‫ا‬َ‫ع‬‫ي‬ِ‫ف‬‫ا‬ِ‫د‬ ِ‫اج‬َ‫س‬َ‫م‬ْ‫ال‬ (Tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf dalam mesjid. (QS: al-Baqarah: 187) ‫ا‬ُ‫ه‬‫ن‬ِ‫ا‬‫ا‬َ‫ف‬َ‫ك‬َ‫ت‬ْ‫ع‬‫ا‬‫ا‬َ‫ر‬ْ‫ش‬َ‫ع‬ْ‫ال‬‫ا‬َ‫ر‬ ِ‫اخ‬ َ‫و‬َ ْ‫ال‬‫ا‬ْ‫ن‬ِ‫م‬‫ا‬َ‫ان‬َ‫ض‬َ‫م‬َ‫ر‬‫ى‬‫ت‬َ‫ح‬‫ا‬ُ‫ه‬‫ا‬‫ف‬ َ‫و‬َ‫ت‬‫ا‬ُ‫للا‬‫ا‬‫م‬ُ‫ث‬ ‫ا‬َ‫ف‬َ‫ك‬َ‫ت‬ْ‫ع‬‫ا‬‫ا‬ُ‫ه‬ُ‫ج‬‫ا‬ َ‫و‬ ْ‫ز‬َ‫أ‬‫ا‬ْ‫ن‬ِ‫م‬‫ا‬ِ‫ه‬ِ‫د‬ْ‫ع‬َ‫ب‬(‫رواه‬‫البخار‬‫ى‬) Beliau (Rasul) beri`tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan sampai ia diwafatkan oleh Allah, kemudian para istri beliau tetap melanjutkan i`tikaf setelah beliau meninggal (HR. Bukhari).
  • 5.
    Hukum Pelaksanaan I`tikaf Disunnahkan sepanjang waktu; pada bulan Ramadhan dan di luar Ramadhan  Sangat dianjurkan beri`tikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, sebagai usaha untuk meraih Lailatul Qadar dengan memperbanyak ibadah di masjid.  Wajib melaksanakan i`tikaf karena dinadzarkan untuk beri`tikaf.
  • 6.
    Durasi Waktu Beri`tikaf I`tikaf dilakukan minimal sejenak, selama waktu yang dianggap sudah menetap disuatu tempat (menurut sebagian fuqaha`)  I`tikaf dilakukan minimal sehari (menurut sebagian fuqaha`)  Setiap orang yang masuk masjid dianjurkan untuk berniat i`tikaf, meskipun hanya sebentar di dalam masjid, yaitu: ‫ا‬ُ‫ْت‬‫ي‬ َ‫َو‬‫ن‬‫ا‬َ‫اف‬َ‫ك‬ِ‫ت‬ْ‫ع‬ِ ْ‫ال‬‫ا‬ِ ِ‫ِل‬‫ى‬َ‫ل‬‫ا‬َ‫ع‬َ‫ت‬ Saya berniat i`tikaf karena Allah Ta`ala  Tidak ada batas maksimal waktu melaksanakan i`tikaf. Bahkan boleh seumur hidup.  Durasi waktu i`tikaf, ditentukan oleh orang yang beri`tikaf  Bagi yang beri`tikaf di sepuluh hari terakhir Ramadhan, dianjurkan untuk sudah berada di masjid sebelum Magrib malam ke 21 Ramdhan dan berakhir i`tikaf setelah shalat Id di masjid beri`tikaf
  • 7.
    Tempat I`tikaf  Ulamasepakat bahwa i`tikaf hanya boleh dilakukan di masjid. Tidak sah pada selain masjid.  Sebaiknya i`tikaf dilakukan di masjid yang dilaksanakan shalat jum`at dan shalat jama`ah 5 waktu (Masjid Jami`)  Lebih afdhal i`tikaf dilakukan 3 masjid yang diistimewakan (Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan Masjidil Aqsha
  • 8.
    Larangan Selama I`tikaf Tidak boleh keluar masjid, kecuali untuk perkara darurat atau perkara penting yang tidak bisa diabaikan/ditunda.  Boleh keluar masjid untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan lazim manusia, seperti: buang hajat, mandi, berwudhu`, membuang najis, membersihkan diri dari najis, dan lain-lain
  • 9.
    Ya Allah, jadikanlahkami; ‫ا‬‫ل‬ُ‫ج‬َ‫ر‬‫ا‬ُ‫ه‬ُ‫ب‬ْ‫ل‬َ‫ق‬‫ا‬‫ق‬‫ل‬َ‫ع‬ُ‫م‬‫ا‬ِ‫د‬ ِ‫ج‬َ‫س‬َ‫م‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬‫ا‬ِ‫إ‬‫ا‬َ‫ذ‬‫ا‬َ‫ج‬َ‫َر‬‫خ‬‫ا‬ُ‫ه‬ْ‫ن‬ِ‫م‬‫ى‬‫ت‬َ‫ح‬‫ا‬ْ‫و‬ُ‫ع‬َ‫ي‬‫ا‬َ‫د‬‫ا‬ِ‫ه‬ْ‫ي‬َ‫ل‬ِ‫إ‬ Seorang laki-laki yang hatinya terpaut dengan masjid; ketika keluar darinya sampai kembali ke dalamnya.
  • 10.
    Semoga Anda Orangnya! ‫ي‬ِ‫ف‬‫ا‬‫وت‬ُ‫ي‬ُ‫ب‬‫نَا‬ِ‫ذ‬َ‫أ‬‫ا‬ُ‫اِل‬‫ا‬ْ‫ن‬َ‫أ‬‫ا‬َ‫ع‬َ‫ف‬ْ‫ر‬ُ‫ت‬‫ا‬َ‫ر‬َ‫ك‬ْ‫ذ‬ُ‫ي‬ َ‫و‬‫ا‬َ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬‫ا‬‫ا‬ُ‫ه‬ُ‫م‬ْ‫س‬‫ا‬‫ا‬ُ‫ح‬ِ‫ب‬َ‫س‬ُ‫ي‬‫ا‬ُ‫ه‬َ‫ل‬‫ا‬َ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬‫ا‬ِ‫ُو‬‫د‬ُ‫غ‬ْ‫ال‬ِ‫ب‬‫ا‬ِ‫ل‬‫ا‬َ‫ص‬ ْ‫اْل‬ َ‫و‬(36) ‫ا‬‫ال‬َ‫ج‬ ِ‫ر‬‫ا‬َ‫ل‬‫ا‬ْ‫م‬ِ‫ه‬‫ي‬ِ‫ه‬ْ‫ل‬ُ‫ت‬‫ا‬‫ة‬ َ‫ار‬َ‫ج‬ِ‫ت‬‫ا‬َ‫ل‬ َ‫و‬‫ا‬‫ْع‬‫ي‬َ‫ب‬‫ا‬ْ‫ن‬َ‫ع‬‫ا‬ِ‫ر‬ْ‫ك‬ِ‫ذ‬‫ا‬ِ‫اِل‬‫ا‬ِ‫ام‬َ‫ق‬ِ‫إ‬ َ‫و‬‫ا‬ِ‫ة‬ َ‫َل‬‫الص‬‫ا‬ِ‫اء‬َ‫ت‬‫ي‬ِ‫إ‬ َ‫و‬‫ا‬‫الز‬‫ا‬ِ‫ة‬‫ا‬َ‫ك‬ۙ‫ا‬‫ونَا‬ُ‫ف‬‫َا‬‫خ‬َ‫ي‬‫ا‬ً‫م‬ ْ‫و‬َ‫ي‬ ‫ا‬ُ‫ب‬‫ل‬َ‫ق‬َ‫ت‬َ‫ت‬‫ا‬ِ‫ه‬‫ي‬ِ‫ف‬‫ا‬ُ‫وب‬ُ‫ل‬ُ‫ق‬ْ‫ال‬‫ا‬ُ‫ار‬َ‫ص‬ْ‫ب‬َ ْ‫اْل‬ َ‫و‬(37) 36. Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, 37. Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang (QS: al-Nur:37).
  • 11.