Oleh
I Gede Auditta
Contact: About.me/igedeauditta
Latar Belakang
Manajemen mungkin tidak mengetahui berapa
tepatnya aset tetap yang dimiliki atau mereka tidak
mengetahui bentuk dan dimana posisi aset tetap
yang dimilikinya.
Manajemen perlu melakukan inventarisasi
aset yang merupakan salah satu elemen dalam
manajemen aset.
Manajemen aset bertujuan untuk pengelolaan
aset, optimalisasi aset dan pengawasan aset.
Tahapan Manajemen Aset
Inventarisasi Aset
2. Legal Audit
3. Penilaian Aset
4. Optimalisasi Aset
5. Pengawasan dan pengendalian aset
1.
1. Inventarisasi Aset
Inventarisasi aset terdiri dari dua aspek yaitu:
Aspek fisik (bentuk, luas, volume atau
jumlah, jenis, alamat dan lain-lain)
Aspek
yuridis
atau
legal
(status
penguasaan, masalah legal yang dimiliki,
batas akhir penguasaan dan lain-lain).
Proses kerja yang dilakukan antara lain
adalah
pendataan,
kodefikasi,
pengelompokkan, dan administrasi sesuai
dengan tujuan manajemen aset.
2. Legal Audit
Pengecekan terhadap status penguasaan
aset dengan cara mengecek semua
sertifikat dan bukti kepemilikan aset,
seperti sertifikat tanah, BPKB kendaraan
bermotor dan sebagainya..
3. Penilaian Aset
Suatu

aset dalam pencatatannya antara nilai tercatat
dengan harga pasar terlalu jauh, maka diperlukan
suatu penilaian aset

Penilaian

aset merupakan satu proses kerja untuk
melakukan penilaian atas aset yang dikuasai.

Penilaian

aset tetap dimaksudkan untuk memberikan
saldo aset yang lebih relevan bagi pencatatan di
laporan keuangan periode terkait dan periode sesuai
nilai wajarnya (fair value) pada saat penilaian aset.
4. Optimalisasi Aset
Potensi

aset dalam menunjang kegiatan pokok usaha.

Mendayagunaan

aset yang sedang atau tidak
digunakan untuk tugas pokok dan fungsi atau dapat
memberikan
nilai
tambah
atas
pengusahaan/pemanfaatan
dari
aset
yang
bersangkutan, aset tersebut dapat dimanfaatkan
secara optimal oleh pihak ketiga dengan tidak
mengubah status kepemilikan.

Rekomendasi

yang berupa sasaran, strategi, dan
program untuk mengoptimalkan aset yang dikuasai.
5. Pengawasan dan
Pengendalian Aset

Pengawasan dan pengendalian aset dimulai dari
lingkup penanganan hingga siapa yang
bertanggungjawab mengelola aset.
Proses Inventarisasi Aset
Pendahuluan
1.
2.
3.

4.
5.
6.

7.

Mapping dan Survey subyek dan obyek aset
Membentuk dan membagi tim inventarisasi dan
menyusun jadwal pelaksanaan inventarisasi
Mengumpulkan dokumen aset tetap
Menyiapkan label sementara
Menentukan penanggung jawab per lokasi aset
atau per jenis aset
Menyiapkan kertas kerja inventarisasi
Briefing/ pengarahan tim inventarisasi
Pelaksanaan
1.

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Menghitung jumlah aset tetap per sub-sub kelompok
barang
Mencatat aset tetap ke dalam kertas kerja inventarisasi
Menempelkan label pada aset tetap yang telah dihitung
Menentukan kondisi aset tetap dengan kriteria baik, rusak
ringan, atau rusak berat
Menyusun laporan hasil inventarisasi
Membandingkan laporan hasil inventarisasi dengan
dokumen aset tetap yang ada
Membuat daftar aset tetap yang tidak ditemukan, belum
pernah dicatat, dan rusak berat serta daftar koreksi nilai
Menyampaikan laporan hasil inventarisasi kepada
pemeriksa
Pelaporan
Tim Pemeriksa melakukan pengujian
sesuai prosedur untuk meyakini hasil
inventarisasi
2. Hasil laporan proses inventarisasi
ditindaklanjuti sesuai temuan dan
rekomendasi
3. Menyesuaikan Hasil tindak lanjut
menjadi laporan final inventarisasi
1.
To be Continue
In the other arts of Accounting
About.me/igedeauditta

Inventarisasi aset - Asset Inventory as a part of asset management

  • 1.
    Oleh I Gede Auditta Contact:About.me/igedeauditta
  • 2.
    Latar Belakang Manajemen mungkintidak mengetahui berapa tepatnya aset tetap yang dimiliki atau mereka tidak mengetahui bentuk dan dimana posisi aset tetap yang dimilikinya. Manajemen perlu melakukan inventarisasi aset yang merupakan salah satu elemen dalam manajemen aset. Manajemen aset bertujuan untuk pengelolaan aset, optimalisasi aset dan pengawasan aset.
  • 3.
    Tahapan Manajemen Aset InventarisasiAset 2. Legal Audit 3. Penilaian Aset 4. Optimalisasi Aset 5. Pengawasan dan pengendalian aset 1.
  • 4.
    1. Inventarisasi Aset Inventarisasiaset terdiri dari dua aspek yaitu: Aspek fisik (bentuk, luas, volume atau jumlah, jenis, alamat dan lain-lain) Aspek yuridis atau legal (status penguasaan, masalah legal yang dimiliki, batas akhir penguasaan dan lain-lain). Proses kerja yang dilakukan antara lain adalah pendataan, kodefikasi, pengelompokkan, dan administrasi sesuai dengan tujuan manajemen aset.
  • 5.
    2. Legal Audit Pengecekanterhadap status penguasaan aset dengan cara mengecek semua sertifikat dan bukti kepemilikan aset, seperti sertifikat tanah, BPKB kendaraan bermotor dan sebagainya..
  • 6.
    3. Penilaian Aset Suatu asetdalam pencatatannya antara nilai tercatat dengan harga pasar terlalu jauh, maka diperlukan suatu penilaian aset Penilaian aset merupakan satu proses kerja untuk melakukan penilaian atas aset yang dikuasai. Penilaian aset tetap dimaksudkan untuk memberikan saldo aset yang lebih relevan bagi pencatatan di laporan keuangan periode terkait dan periode sesuai nilai wajarnya (fair value) pada saat penilaian aset.
  • 7.
    4. Optimalisasi Aset Potensi asetdalam menunjang kegiatan pokok usaha. Mendayagunaan aset yang sedang atau tidak digunakan untuk tugas pokok dan fungsi atau dapat memberikan nilai tambah atas pengusahaan/pemanfaatan dari aset yang bersangkutan, aset tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pihak ketiga dengan tidak mengubah status kepemilikan. Rekomendasi yang berupa sasaran, strategi, dan program untuk mengoptimalkan aset yang dikuasai.
  • 8.
    5. Pengawasan dan PengendalianAset Pengawasan dan pengendalian aset dimulai dari lingkup penanganan hingga siapa yang bertanggungjawab mengelola aset.
  • 9.
    Proses Inventarisasi Aset Pendahuluan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Mappingdan Survey subyek dan obyek aset Membentuk dan membagi tim inventarisasi dan menyusun jadwal pelaksanaan inventarisasi Mengumpulkan dokumen aset tetap Menyiapkan label sementara Menentukan penanggung jawab per lokasi aset atau per jenis aset Menyiapkan kertas kerja inventarisasi Briefing/ pengarahan tim inventarisasi
  • 10.
    Pelaksanaan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Menghitung jumlah asettetap per sub-sub kelompok barang Mencatat aset tetap ke dalam kertas kerja inventarisasi Menempelkan label pada aset tetap yang telah dihitung Menentukan kondisi aset tetap dengan kriteria baik, rusak ringan, atau rusak berat Menyusun laporan hasil inventarisasi Membandingkan laporan hasil inventarisasi dengan dokumen aset tetap yang ada Membuat daftar aset tetap yang tidak ditemukan, belum pernah dicatat, dan rusak berat serta daftar koreksi nilai Menyampaikan laporan hasil inventarisasi kepada pemeriksa
  • 11.
    Pelaporan Tim Pemeriksa melakukanpengujian sesuai prosedur untuk meyakini hasil inventarisasi 2. Hasil laporan proses inventarisasi ditindaklanjuti sesuai temuan dan rekomendasi 3. Menyesuaikan Hasil tindak lanjut menjadi laporan final inventarisasi 1.
  • 12.
    To be Continue Inthe other arts of Accounting About.me/igedeauditta

Editor's Notes

  • #3 Sumber:http://www.jtanzilco.com/main/index.php/component/content/article/1-kap-news/483-pentingnyamelakukanmanajemenasettetap
  • #9 http://esjewecom.blogspot.com/2011/09/manajemen-aset-rumah-sakit.html