Abia Briliant D.G.
Annisa Nopendia
Antisya Azzahra
Putri Sari Ayu
Raudhah Nursasmita
http://www.free-powerpoint-templates-design.com
Inquiry Learning
L e a r n i n g
I n q u i r y
M o d e l p e m b e l a j a r a n i n q u i r y
K e l o m p o k 1
Pengertian pembelajaran
inquiry
01
Ciri-ciri pembelajaran
inquiry
02
Langkah – langkah
Pembelajaran Inquiry
03
Kelebihan dan
kekurangan Pembelajaran
Inquiry
04
Prinsip pembelajaran
Inquiry
05
Apa saja yang
akan dibahas?
06
Model pembelajaran
Inquiry
Pengertian
“Model pembelajaran inquiry adalah
rangkaian kegiatan pembelajaran
yang menekankan pada proses
berpikir secara kritis dan analisis
untuk mencari dan menemukan
sendiri jawaban dari suatu masalah
yang dipertanyakan”
(Sanjaya,2006:194)
S c i e n c e T e c h n o l o g y E n g i n e e r i n g A r t s M a t h e m a t i c s
Ciri-ciri model pembelajaran inquiry
1) Pembelajaran inquiry
menekankan pada
aktifitas siswa secara
maksimal untuk mencari
dan menemukan.
2) Seluruh aktivitas yang
dilakukan siswa diarahkan
untuk mencari dan
menemukan sendiri sesuatu
yang dipertanyakan.
3) Membuka
intelegensi siswa dan
mengembangkan daya
kreativitas siswa.
S c i e n c e T e c h n o l o g y E n g i n e e r i n g A r t s M a t h e m a t i c s
Ciri-ciri model pembelajaran inquiry
4) Memberikan
kebebasan pada siswa
untuk berinisiatif dan
bertindak.
5) Mendorong siswa untuk
berfikir intensif dan
merumuskan hipotesisnya
sendiri.
6) Proses interaksi
belajar mengajar
mengarahkan pada
perubahan dari teacher
centered kepada
student centered
artinya tujuan utama
strategi pembelajaran
inkuiri adalah
pengembangan
kemampuan berpikir
Prinsip pembelajaran Inquiry
1. Prinsip berorientasi
pada pengemabangan
intelektual
2. Prinsip
interaksi
3. Prinsip
bertanya
4. Prinsip belajar
untuk berpikir
5. Prinsip
keterbukaan
proses pembelajaran pada
dasarnya adalah proses
interaksi, baik interaksi antara
siswa maupun interaksi siswa
dengan guru
belajar bukan hanya
mengingat sejumlah
fakta, akan tetapi
belajar adalah proses
berpikir
peran guru dalam
pembelajaran
inkuiri adalah guru
sebagai penanya
belajar adalah suatu
proses mencoba
berbagai
kemungkinan
?
Model pembelajaran Inquiry
Sund dan Trow Bridge (1973) mengemukakan tiga macam
metode inquiry discovery learning, sebagai berikut:
1. Inquiry terpimpin
(Guide inquiry)
Siswa memperoleh pedoman
sesuai dengan yang
dibutuhkan.
3) Inquiry bebas yang dimodifikasi
(Modified free inquiry)
guru memberikan permasalahan atau problem,
selanjutnya siswa diminta untuk memecahkan
permasalahan tersebut melalui pengamatan,
eksplorasi, dan prosedur penelitian.
2) Inquiry bebas (Free
inquiry)
Pada inquiry discovery learning
bebas, siswa melakukan penelitian
sendiri bagaikan seorang ilmuwan.
Langkah – langkah Model Pembelajaran Inquiry
2. Merumuskan
masalah
4. Mengumpulkan
data
1. Orientasi
3. Merumuskan
hipotesis
5. Menguji
hipotesis
6. Merumuskan
kesimpulan
Discovery inquiry
proses mental dimana siswa
mengasimilasikan suatu konsep atau
suatu prinsip berdasarkan bahan atau
data yang telah disediakan oleh guru
dengan bimbingan dari guru sehingga
dapat menemukan prinsip umum .
Proses mental dimana siswa merumuskan
masalah, mendesain eksperimen,
mengumpulkan dan menganalisis
data,meneliti dan memecahkan jawaban,
menggunakan teknik pemecahan
masalah.
masalah yang dihadapkan kepada siswa
semacam masalah masalah yang
direkayasa oleh guru. Dengan kata lain
jawban jawaban dari masalah yang
disajikan guru sebenarnya sudah
ada,tetapi belum diketahui oleh siswa
masalahnya bukan hasil rekayasa
sehingga siswa harus mengerahkan
seluruh pikiran dan keterampilannya untuk
mendapatkan temuan temuan didalam
masalah itu melalui proses penelitian.
Karena penyampaian bahan pelajarannya
tak dalam bentuk final dan tak langsung,
Perbedaan metode inquiry dan
discovery
Langkah pembelajaran saintifik Discovery Learning
kurikulum
Langkah pembelajaran saintifik inquiry Learning
kurikulum 2013
1. Stimulation (Stimulus)
Menyajikan bahan kajian di awal contoh”simple present
tense”
2. Problem Statement (Identifikasi Masalah)
Mengidentifikasi unsur-unsur grammatical .(apa)
3. Data Collecting (Mengumpulkan data)
Mencari dan mengumpulkan data tentang unsur-unsur
grammatical dari sumber lain (internet, buku, dll).
4. Data Processing (Mengolah data)
Upaya mengolah unsur-unsur grmatical melalui
berbagai sumber referensi/waawancara pakar ahli.
5. Verification (Memverivikasi)
Membandingkan hasil diskusi antar kelompok untuk
mendapatkan informasi dan solusi terbaik dalam
menyusun kalimat dengan grammatical yang benar.
6. Generalization (Menyimpulkan)
Menyimpulkan hasil diskusi dari kajian unsur-unsur
grammatical.
1. Orientasi
guru memberitahu siswa materi apa yang akan di pelajari,
tujuan penyampaian materi. Dan pengondisian kelas.contoh
“writing”
2. Merumuskan masalah
Siswa mencaritahu dan merumuskan masalah dalam suatu
pertanyaan.(5w1h).
3. merumuskan hipotesis
siswa membuat dugaan sementara berdasrkan rumusan
masalah yang telah mereka buat.
4. Mengumpulkan data
Mencari dan mengumpulkan data berdasarkan hipotesis
yang telah ada. (sumber
;internet,buku,wawancara,observasi, dll)
5. Menguji hipotesis
menguji hipotesis dengan data yang telah ada.(praktik)
6. Merumuskan kesimpulan
siswa mendeskripsikan temuan yang telah di peroleh
berdasarkan hasil pengujian hipotesis, sehingga mencapai
kesimpulan yang akurat.
No Kelebihan kekurangan
1
Terjadi peningkatan kemampuan ingatan dan
pemahaman terhadap materi pembelajaran oleh
siswa
Permasalahan dengan waktu yang dialokasikan
2
Meningkatkan keterampilan siswa dalam
pemecahan masalah pada situasi-situasi baru dan
berbeda
Pembelajaran inquiry yang dilakukan oleh siswa
dapat melenceng arahnya dari tujuan semula
karena mereka belum terbiasa melakukannya
3
membantu guru meningkatkan motivasi belajar
siswa
bisa saja setelah segala upaya dan kerja keras
yang dilakukan oleh siswa dan kelompoknya
ternyata membuahkan hasil yang salah, keliru,
kurang lengkap, atau kurang bagus
4
Siswa belajar bagaimana mengatur diri mereka
sendiri untuk belajar
Akan terjadi hambatan dalam pelaksanaan model
pembelajaran inkuiri ini pada siswa-siswa yang
telah terbiasa menerima informasi dari guru
5
Siswa akan tahu bahwa sumber informasi itu bisa
datang dari mana saja, tidak melulu dari guru
Jika jumlah siswa di dalam kelas terlalu banyak,
maka guru mungkin akan mengalami kesulitan
untuk memfasilitasi proses belajar seluruh siswa
6
memberikan dorongan secara tidak langsung kepada
siswa untuk bekerja sama, bersikap objektif, jujur,
percaya diri, penuh tanggung jawab, berbagi tugas, dsb
biasanya ada beberapa siswa yang kurang aktif
dalam kelompoknya
Thank You
A n y Q u e s t i o n ?

inquiry learning powerpoints getheb bstdhj.pptx

  • 1.
    Abia Briliant D.G. AnnisaNopendia Antisya Azzahra Putri Sari Ayu Raudhah Nursasmita http://www.free-powerpoint-templates-design.com Inquiry Learning
  • 2.
    L e ar n i n g I n q u i r y M o d e l p e m b e l a j a r a n i n q u i r y K e l o m p o k 1
  • 3.
    Pengertian pembelajaran inquiry 01 Ciri-ciri pembelajaran inquiry 02 Langkah– langkah Pembelajaran Inquiry 03 Kelebihan dan kekurangan Pembelajaran Inquiry 04 Prinsip pembelajaran Inquiry 05 Apa saja yang akan dibahas? 06 Model pembelajaran Inquiry
  • 4.
    Pengertian “Model pembelajaran inquiryadalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analisis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu masalah yang dipertanyakan” (Sanjaya,2006:194)
  • 5.
    S c ie n c e T e c h n o l o g y E n g i n e e r i n g A r t s M a t h e m a t i c s Ciri-ciri model pembelajaran inquiry 1) Pembelajaran inquiry menekankan pada aktifitas siswa secara maksimal untuk mencari dan menemukan. 2) Seluruh aktivitas yang dilakukan siswa diarahkan untuk mencari dan menemukan sendiri sesuatu yang dipertanyakan. 3) Membuka intelegensi siswa dan mengembangkan daya kreativitas siswa.
  • 6.
    S c ie n c e T e c h n o l o g y E n g i n e e r i n g A r t s M a t h e m a t i c s Ciri-ciri model pembelajaran inquiry 4) Memberikan kebebasan pada siswa untuk berinisiatif dan bertindak. 5) Mendorong siswa untuk berfikir intensif dan merumuskan hipotesisnya sendiri. 6) Proses interaksi belajar mengajar mengarahkan pada perubahan dari teacher centered kepada student centered
  • 7.
    artinya tujuan utama strategipembelajaran inkuiri adalah pengembangan kemampuan berpikir Prinsip pembelajaran Inquiry 1. Prinsip berorientasi pada pengemabangan intelektual 2. Prinsip interaksi 3. Prinsip bertanya 4. Prinsip belajar untuk berpikir 5. Prinsip keterbukaan proses pembelajaran pada dasarnya adalah proses interaksi, baik interaksi antara siswa maupun interaksi siswa dengan guru belajar bukan hanya mengingat sejumlah fakta, akan tetapi belajar adalah proses berpikir peran guru dalam pembelajaran inkuiri adalah guru sebagai penanya belajar adalah suatu proses mencoba berbagai kemungkinan ?
  • 8.
    Model pembelajaran Inquiry Sunddan Trow Bridge (1973) mengemukakan tiga macam metode inquiry discovery learning, sebagai berikut: 1. Inquiry terpimpin (Guide inquiry) Siswa memperoleh pedoman sesuai dengan yang dibutuhkan. 3) Inquiry bebas yang dimodifikasi (Modified free inquiry) guru memberikan permasalahan atau problem, selanjutnya siswa diminta untuk memecahkan permasalahan tersebut melalui pengamatan, eksplorasi, dan prosedur penelitian. 2) Inquiry bebas (Free inquiry) Pada inquiry discovery learning bebas, siswa melakukan penelitian sendiri bagaikan seorang ilmuwan.
  • 9.
    Langkah – langkahModel Pembelajaran Inquiry 2. Merumuskan masalah 4. Mengumpulkan data 1. Orientasi 3. Merumuskan hipotesis 5. Menguji hipotesis 6. Merumuskan kesimpulan
  • 10.
    Discovery inquiry proses mentaldimana siswa mengasimilasikan suatu konsep atau suatu prinsip berdasarkan bahan atau data yang telah disediakan oleh guru dengan bimbingan dari guru sehingga dapat menemukan prinsip umum . Proses mental dimana siswa merumuskan masalah, mendesain eksperimen, mengumpulkan dan menganalisis data,meneliti dan memecahkan jawaban, menggunakan teknik pemecahan masalah. masalah yang dihadapkan kepada siswa semacam masalah masalah yang direkayasa oleh guru. Dengan kata lain jawban jawaban dari masalah yang disajikan guru sebenarnya sudah ada,tetapi belum diketahui oleh siswa masalahnya bukan hasil rekayasa sehingga siswa harus mengerahkan seluruh pikiran dan keterampilannya untuk mendapatkan temuan temuan didalam masalah itu melalui proses penelitian. Karena penyampaian bahan pelajarannya tak dalam bentuk final dan tak langsung, Perbedaan metode inquiry dan discovery
  • 11.
    Langkah pembelajaran saintifikDiscovery Learning kurikulum Langkah pembelajaran saintifik inquiry Learning kurikulum 2013 1. Stimulation (Stimulus) Menyajikan bahan kajian di awal contoh”simple present tense” 2. Problem Statement (Identifikasi Masalah) Mengidentifikasi unsur-unsur grammatical .(apa) 3. Data Collecting (Mengumpulkan data) Mencari dan mengumpulkan data tentang unsur-unsur grammatical dari sumber lain (internet, buku, dll). 4. Data Processing (Mengolah data) Upaya mengolah unsur-unsur grmatical melalui berbagai sumber referensi/waawancara pakar ahli. 5. Verification (Memverivikasi) Membandingkan hasil diskusi antar kelompok untuk mendapatkan informasi dan solusi terbaik dalam menyusun kalimat dengan grammatical yang benar. 6. Generalization (Menyimpulkan) Menyimpulkan hasil diskusi dari kajian unsur-unsur grammatical. 1. Orientasi guru memberitahu siswa materi apa yang akan di pelajari, tujuan penyampaian materi. Dan pengondisian kelas.contoh “writing” 2. Merumuskan masalah Siswa mencaritahu dan merumuskan masalah dalam suatu pertanyaan.(5w1h). 3. merumuskan hipotesis siswa membuat dugaan sementara berdasrkan rumusan masalah yang telah mereka buat. 4. Mengumpulkan data Mencari dan mengumpulkan data berdasarkan hipotesis yang telah ada. (sumber ;internet,buku,wawancara,observasi, dll) 5. Menguji hipotesis menguji hipotesis dengan data yang telah ada.(praktik) 6. Merumuskan kesimpulan siswa mendeskripsikan temuan yang telah di peroleh berdasarkan hasil pengujian hipotesis, sehingga mencapai kesimpulan yang akurat.
  • 12.
    No Kelebihan kekurangan 1 Terjadipeningkatan kemampuan ingatan dan pemahaman terhadap materi pembelajaran oleh siswa Permasalahan dengan waktu yang dialokasikan 2 Meningkatkan keterampilan siswa dalam pemecahan masalah pada situasi-situasi baru dan berbeda Pembelajaran inquiry yang dilakukan oleh siswa dapat melenceng arahnya dari tujuan semula karena mereka belum terbiasa melakukannya 3 membantu guru meningkatkan motivasi belajar siswa bisa saja setelah segala upaya dan kerja keras yang dilakukan oleh siswa dan kelompoknya ternyata membuahkan hasil yang salah, keliru, kurang lengkap, atau kurang bagus 4 Siswa belajar bagaimana mengatur diri mereka sendiri untuk belajar Akan terjadi hambatan dalam pelaksanaan model pembelajaran inkuiri ini pada siswa-siswa yang telah terbiasa menerima informasi dari guru 5 Siswa akan tahu bahwa sumber informasi itu bisa datang dari mana saja, tidak melulu dari guru Jika jumlah siswa di dalam kelas terlalu banyak, maka guru mungkin akan mengalami kesulitan untuk memfasilitasi proses belajar seluruh siswa 6 memberikan dorongan secara tidak langsung kepada siswa untuk bekerja sama, bersikap objektif, jujur, percaya diri, penuh tanggung jawab, berbagi tugas, dsb biasanya ada beberapa siswa yang kurang aktif dalam kelompoknya
  • 13.
    Thank You A ny Q u e s t i o n ?