1. A Bagas Windu Panji 1951021004
2. Adelia Utami 1911021002
3. Andika Pratama 1951021008
4. As Sayyidah Az 1911021006
5. Meling Malida 1911021011
6. Suci Aini Mardotillah 1952021030
7. Alvina Damayanti 1951021028
8. Deandra Lauradina 1951021003
9. Yolanda Goretty 1911021054
10. Annisa Femiya 1911021014
11. Desy Ratnasari 1911021031
12. Siti Munawaroh 1951021026
13. Elsa Fika A 1911021013
14. M. Razaka Fitrah Fi 1911021040
1
15. Dirga Adi Chandra 1951021006
19. Luluk Suprihatin 1911021008
20. Muhammad Derry 1951021002
21. Austine Rahmadiyani 1911021015
22. Muhammad Kemal 1911021016
25. Vaniya Pamelia s1911021049
26. Royyan Akbar 1911021051
27. Aldi Rian Pratama 1911021045
28. Manda Bagas Kara 1911021001
29. Rizki Alamsyah 1911021037
30. M. Hadi Mukhtadir 1911021046
31. Rr. Halimatu Hanna 1911021053
32. Aliffia Novrima 1951021007
Kelompok 1
2
Secara etimologis, istilah Ideologi berasal dari kata
“Idea” yang dapat diartikan sebagai “gagasan, konsep,
pengertian dasar dan cita – cita” serta “Logos” yang berarti
“ilmu”.
Ideologi menurut Karl Marx adalah alat untuk
mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam
masyarakat.
Ideologi menurut KBBI, ialah kumpulan konsep
bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang
memberikan arah dan tujuan untuk keberlangsungan hidup.
1. Pancasila
2. Komunisme / sosialisme
3. Kapitalisme
4. Liberalisme
4
Ciri – ciri ideologi pancasila:
•Berasal dari falsafah masyarakat
•Berdasar ketuhanan yang Maha Esa
•Demokratis
•Berdasarkan hukum
•Kreatif dan dinamis
•Berdasar pengalaman sejarah bangsa
•Terbentuk dari pikiran rakyat
•Menghargai keberagaman
5
Ciri – ciri ideologi komunisme /
sosialisme :
•Mengajarkan teori perjuangan
(pertentangan kelas
•Doktrin komunis adalah continuos
revolution
•Memprogramkan masyrakat makmur dan
sejahtera tanpa kelas sosial
•Menganut satu partai politik, yaitu partai
komunis
6
Ciri – ciri ideologi kapitalisme :
•Pengakuan yang luas atas hak – hak
pribadi
•Individu bebas memilih pekerjaan / usaha
yang dipandang baik bagi dirinya
•Perekonomian diatur oleh mekanisme
pasar
•Pemilikan alat – alat produksi di tangan
individu
7
Ciri – ciri ideologi Liberalisme :
•Setiap individu memiliki kesempatan sama
•Memberikan kebebasan pada setiap individu
•Ada hukum yang berlaku
•Pemerintah ditentukan berdasarkan persetujuan
PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI
BANGSA
PERBEDAAN
IDEOLOGI DAN
CIRI – CIRI IDEOLOGI
FUNGSI IDEOLOGI
URGENSI PANCASILA
SEBAGAI IDEOLOGI
NEGARA
PERBEDAAN IDEOLOGI DAN CIRI-CIRI IDEOLOGI
Ideologi dapat dibedakan menjadi 2 yaitu
1.Ideologi Tertutup
Adalah ideologi yang bersifat mutlak. Dengan kata
lain bahwa Ideologi Tertutup merupakan ajaran atau
pandangan dunia atau filsafat yang menentukan
tujuan-tujuan dan norma-norma politik dan sosial,
yang ditasbihkan sebagai kebenaran yang tidak boleh
dipersoalkan lagi, melainkan harus diterima sebagai
sesuatu yang sudah jadi dan harus dipatuhi.
• Bukan merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam
masyarakat, melainkan cita-cita sebuah kelompok yang
digunakan sebagai dasar untuk mengubah masyarakat;
• Apabila kelompok tersebut berhasil menguasai Negara,
ideologinya itu akan dipaksakan pada masyarakat diubah
sesuai dengan ideologi tersebut;
• Bersifat totaliter, artinya mencakup/ mengurusi semua bidang
kehidupan.
• Pluralisme pandagan dan kebudayaan ditiadakan, hak asasi
tidak dihormati;
• Menuntut masyarakat untuk memiliki kesetiaan total dan
kesediaan untuk berkorban bagi ideologi tersebut.
• Isi ideologi tidak hanya nilai-nilai dan cita-cita, tetapi tuntutan-
tuntutan konkret dan operasional yang keras, mutlak, dan
total.
2. Ideologi Terbuka
Adalah ideologi yang tidak dimutlakkan. Dapat
diartikan juga bahwa nilai-nilai dan cita-citanya
tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan
diambil dari kekayaan rohani, moral dan budaya
masyarakatnya sendiri. Ideologi terbuka
merupakan ideologi yang dapat berinteraksi
dengan perkembangan zaman dan adanya
dinamika secara internal.
CIRI-CIRI IDEOLOGI TERBUKA
• Merupakan kekayaan rohani, dan budaya masyarakat
(falasafah). Jadi, bukan keyakinan ideologis sekelompok orang,
melainkan kesepakatan masyarakat
• Tidak diciptakan oleh Negara, tetapi ditemukan dalam
masyarakat sendiri
• Isinya tidak langsung operasional. Sehingga, setiap generasi
baru dapat dan perlu menggali kembali falasafah tersebut dan
mencari implikasinya dalam situasi kekinian mereka.
• Tidak pernah memaksakan kebebasan dan tanggungjawab
masyarakat, melainkan menginspirasi masyarakat untuk
berusaha hidup bertanggungjawab sesuai dengan falsafah itu.
• Menghargai pluraritas, sehingga dapat diterima warga
masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang budaya
dan agama.
FUNGSI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA
• Menyatukan bangsa Indonesia, memperkokoh dan
memelihara kesatuan dan persatuan
• Membimbing dan mengarahkan bangsa Indonesia untuk
mencapai tujuannya
• Memberikan kemauan untuk memelihara dan
mengembangkan identitas bangsa Indonesia
• Menerangi dan mengawasi keadaan serta kritis kepada
adanya upaya untuk mewujudkan cita-cita yang
terkandung di dalam Pancasila
• Sebagai pedoman bagi kehidupan bangsa Indonesia
dalam upaya menjaga keutuhan negara dan memperbaiki
kehidupan dari bangsa Indonesia
• Untuk memahami urgensi pancasila sebagai dasar negara, dapat
menggunakan 2 metode pendekatan, yaitu instittusional
(kelembagaan) dan human resourse (personal/ sumber daya
manusia). Pendekatan institusional yaitu membentuk dan
menyelenggarakan negara yang bersumber pada nilai pancasila
sehingga bangsa Indonesia memenuhi unsur-unsur sebagai negara
modern, yang menjamin terwujudnya tujuan negara atau
terpenuhinya kepentingan nasional yang bermuara kepada
terwujudnya masyarakat adil dan makmur.
• Sedangkan human resourse terletak pada 2 aspek, yaitu pada orang-
orang yang memegang jabatan pada pemerintahan yang
melaksanakan nilai-nilai pancasila secara murni dan kesekuen
didalam pemenuhan tugas dan tanggung jawabnya dan formulasi
kebijakan negara akan menghasilkan kebijakan yang
mengejawantahkan kepentingan rakyat.
Ideologi dan Macam-macamnya

Ideologi dan Macam-macamnya

  • 1.
    1. A BagasWindu Panji 1951021004 2. Adelia Utami 1911021002 3. Andika Pratama 1951021008 4. As Sayyidah Az 1911021006 5. Meling Malida 1911021011 6. Suci Aini Mardotillah 1952021030 7. Alvina Damayanti 1951021028 8. Deandra Lauradina 1951021003 9. Yolanda Goretty 1911021054 10. Annisa Femiya 1911021014 11. Desy Ratnasari 1911021031 12. Siti Munawaroh 1951021026 13. Elsa Fika A 1911021013 14. M. Razaka Fitrah Fi 1911021040 1 15. Dirga Adi Chandra 1951021006 19. Luluk Suprihatin 1911021008 20. Muhammad Derry 1951021002 21. Austine Rahmadiyani 1911021015 22. Muhammad Kemal 1911021016 25. Vaniya Pamelia s1911021049 26. Royyan Akbar 1911021051 27. Aldi Rian Pratama 1911021045 28. Manda Bagas Kara 1911021001 29. Rizki Alamsyah 1911021037 30. M. Hadi Mukhtadir 1911021046 31. Rr. Halimatu Hanna 1911021053 32. Aliffia Novrima 1951021007 Kelompok 1
  • 2.
    2 Secara etimologis, istilahIdeologi berasal dari kata “Idea” yang dapat diartikan sebagai “gagasan, konsep, pengertian dasar dan cita – cita” serta “Logos” yang berarti “ilmu”. Ideologi menurut Karl Marx adalah alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat. Ideologi menurut KBBI, ialah kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk keberlangsungan hidup.
  • 3.
    1. Pancasila 2. Komunisme/ sosialisme 3. Kapitalisme 4. Liberalisme
  • 4.
    4 Ciri – ciriideologi pancasila: •Berasal dari falsafah masyarakat •Berdasar ketuhanan yang Maha Esa •Demokratis •Berdasarkan hukum •Kreatif dan dinamis •Berdasar pengalaman sejarah bangsa •Terbentuk dari pikiran rakyat •Menghargai keberagaman
  • 5.
    5 Ciri – ciriideologi komunisme / sosialisme : •Mengajarkan teori perjuangan (pertentangan kelas •Doktrin komunis adalah continuos revolution •Memprogramkan masyrakat makmur dan sejahtera tanpa kelas sosial •Menganut satu partai politik, yaitu partai komunis
  • 6.
    6 Ciri – ciriideologi kapitalisme : •Pengakuan yang luas atas hak – hak pribadi •Individu bebas memilih pekerjaan / usaha yang dipandang baik bagi dirinya •Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar •Pemilikan alat – alat produksi di tangan individu
  • 7.
    7 Ciri – ciriideologi Liberalisme : •Setiap individu memiliki kesempatan sama •Memberikan kebebasan pada setiap individu •Ada hukum yang berlaku •Pemerintah ditentukan berdasarkan persetujuan
  • 8.
    PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA PERBEDAAN IDEOLOGIDAN CIRI – CIRI IDEOLOGI FUNGSI IDEOLOGI URGENSI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA
  • 9.
    PERBEDAAN IDEOLOGI DANCIRI-CIRI IDEOLOGI Ideologi dapat dibedakan menjadi 2 yaitu 1.Ideologi Tertutup Adalah ideologi yang bersifat mutlak. Dengan kata lain bahwa Ideologi Tertutup merupakan ajaran atau pandangan dunia atau filsafat yang menentukan tujuan-tujuan dan norma-norma politik dan sosial, yang ditasbihkan sebagai kebenaran yang tidak boleh dipersoalkan lagi, melainkan harus diterima sebagai sesuatu yang sudah jadi dan harus dipatuhi.
  • 10.
    • Bukan merupakancita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat, melainkan cita-cita sebuah kelompok yang digunakan sebagai dasar untuk mengubah masyarakat; • Apabila kelompok tersebut berhasil menguasai Negara, ideologinya itu akan dipaksakan pada masyarakat diubah sesuai dengan ideologi tersebut; • Bersifat totaliter, artinya mencakup/ mengurusi semua bidang kehidupan. • Pluralisme pandagan dan kebudayaan ditiadakan, hak asasi tidak dihormati; • Menuntut masyarakat untuk memiliki kesetiaan total dan kesediaan untuk berkorban bagi ideologi tersebut. • Isi ideologi tidak hanya nilai-nilai dan cita-cita, tetapi tuntutan- tuntutan konkret dan operasional yang keras, mutlak, dan total.
  • 11.
    2. Ideologi Terbuka Adalahideologi yang tidak dimutlakkan. Dapat diartikan juga bahwa nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambil dari kekayaan rohani, moral dan budaya masyarakatnya sendiri. Ideologi terbuka merupakan ideologi yang dapat berinteraksi dengan perkembangan zaman dan adanya dinamika secara internal.
  • 12.
    CIRI-CIRI IDEOLOGI TERBUKA •Merupakan kekayaan rohani, dan budaya masyarakat (falasafah). Jadi, bukan keyakinan ideologis sekelompok orang, melainkan kesepakatan masyarakat • Tidak diciptakan oleh Negara, tetapi ditemukan dalam masyarakat sendiri • Isinya tidak langsung operasional. Sehingga, setiap generasi baru dapat dan perlu menggali kembali falasafah tersebut dan mencari implikasinya dalam situasi kekinian mereka. • Tidak pernah memaksakan kebebasan dan tanggungjawab masyarakat, melainkan menginspirasi masyarakat untuk berusaha hidup bertanggungjawab sesuai dengan falsafah itu. • Menghargai pluraritas, sehingga dapat diterima warga masyarakat yang berasal dari berbagai latar belakang budaya dan agama.
  • 13.
    FUNGSI PANCASILA SEBAGAIIDEOLOGI NEGARA • Menyatukan bangsa Indonesia, memperkokoh dan memelihara kesatuan dan persatuan • Membimbing dan mengarahkan bangsa Indonesia untuk mencapai tujuannya • Memberikan kemauan untuk memelihara dan mengembangkan identitas bangsa Indonesia • Menerangi dan mengawasi keadaan serta kritis kepada adanya upaya untuk mewujudkan cita-cita yang terkandung di dalam Pancasila • Sebagai pedoman bagi kehidupan bangsa Indonesia dalam upaya menjaga keutuhan negara dan memperbaiki kehidupan dari bangsa Indonesia
  • 14.
    • Untuk memahamiurgensi pancasila sebagai dasar negara, dapat menggunakan 2 metode pendekatan, yaitu instittusional (kelembagaan) dan human resourse (personal/ sumber daya manusia). Pendekatan institusional yaitu membentuk dan menyelenggarakan negara yang bersumber pada nilai pancasila sehingga bangsa Indonesia memenuhi unsur-unsur sebagai negara modern, yang menjamin terwujudnya tujuan negara atau terpenuhinya kepentingan nasional yang bermuara kepada terwujudnya masyarakat adil dan makmur. • Sedangkan human resourse terletak pada 2 aspek, yaitu pada orang- orang yang memegang jabatan pada pemerintahan yang melaksanakan nilai-nilai pancasila secara murni dan kesekuen didalam pemenuhan tugas dan tanggung jawabnya dan formulasi kebijakan negara akan menghasilkan kebijakan yang mengejawantahkan kepentingan rakyat.