Pemikiran terpenting yang dihasilkan Ibn Sina ialah falsafatnya tentang jiwa. Ia menganut teori emanasi dimana kecerdasan berasal dari Allah dan mengalir ke akal pertama hingga kesepuluh yang terhubung dengan jiwa manusia, memberikan kemampuan berpikir tentang alam semesta dan Tuhan. Ibn Sina membagi jiwa menjadi nabati, hewani, dan rasional dengan kemampuan praktis dan teoritis serta empat tingkat