Kepailitan merupakan sitaan dan eksekusi atas kekayaan debitor untuk kepentingan kreditor yang diatur oleh undang-undang No. 37 tahun 2004 di Indonesia. Debitor dapat dinyatakan pailit jika memiliki dua kreditor atau lebih dan tidak membayar utang yang telah jatuh tempo, baik permohonan dari debitor sendiri maupun dari kreditor. Tujuan kepailitan adalah untuk membagi kekayaan debitor secara adil di antara semua kreditor dan mencegah eksekusi terpisah.