LAPORAN SEMINAR KASUS KELOMPOK (KASUS GANGGUAN JIWA)
ASUHAN KEPERAWATAN TN.MI DENGAN HARGA DIRI RENDAH
KRONIK DI RUANG PERAWATAN SAWIT RSKD DADI PROVINSI
SULAWESI SELATAN
KELOMPOK 1
1. Amir R014211002 9. Sitti Fauziah Mawaddah W. R014211035
2. Maisury R014211009 10. Dian Sari Hatta R014211044
3. Marsel Parante R014211011 11. Juwita Baby Afni.A R014211046
4. Neny Veronika Leisubun R014211015 12. Anisah Fikratul Inayah A. R014211049
5. Nikma R014211016 13. Trie Saputri Tuna R014211051
6. Nurhayati R014211018 14. Asmira R014211054
7. Yuliarti Syafruddin R014211024 15. Victoria Furtuna Winarto R014211055
8. Sahruni Raja R014211033 16. Lisa Ayu Lestari R014211059
DEFINISI HDR
Harga diri rendah kronik adalah evaluasi diri/ perasaan negatif tentang diri
sendiri atau kemampuan diri yang berlangsung minimal tiga bulan. Harga
diri rendah kronik juga merupakan rentan terhadap evaluasi atau perasaan
negatif tentang kemampuan diri dalam waktu lama, yang dapat
mengganggu kesehatan (Herdman & Kamitsuru, 2018).
ETIOLOGI HDR
4
4 4
 Faktor biologis
 Faktor psikologis
 Faktor sosial budaya
 Trauma
 Ketegangan peran
PERDISPOSISI PRESIPITASI
5
5 5
PENGKAJIAN KEPERAWATAN
KESEHATAN JIWA PADA PASIEN
TN.ML DI RSKD DADI
Pasien mengatakan dirinya dibawa ke RSKD Dadi oleh keluarganya (tante, adik dan sepupunya)
pertama kali karena mengamuk. Pasien sering memukul barang di rumah, memukul kepalanya,
sering keluruan di jalan, meminta uang kepada warga. Pasien mengatakan jarang bergaul karena
merasa malu belum memiliki pekerjaan dan sering meminta uang kepada tanteny
ALASAN MASUK
Inisial : Tn. MI
Umur : 29 tahun
Tanggal masuk : 21 Mei 2021
KELUHAN UTAMA
Pasien mengatakan rasa malu karena belum bekerja dan selalu meminta uang dengan tantenya
Pasien tidak
pernah mengalami
gangguan jiwa
sebelumnya
Tidak pernah
melakukan
pengobatan jiwa
Trauma
Pasien mengatakan
sejak kecil sering
dipukul oleh
ayahnya karena
tidak mau
mmebantu ayahnya
bekerja. Pasien
mengatakan pernah
diinjak kepalanya
oleh ayahnya
hingga
mengakibatkan
kepalanya bengkak
dan sakit
Anggota keluarga
tidak ada yang
gangguan jiwa
Pengalaman masa lalu
yang tidak menyenangkan
Pasien mengatakan pernah
diinjak kepalanya oleh
ayahnya karena tidak mau
membantu mengerjakan
tugasnya. Pasien
mengatakan saat kecil
pernah jatuh sehingga
mengakibatkan dirinya
mengalami gangguan
perkembangan otak. Karena
kejadian itu pasien
mengatakan sering
menyediri dan tidak mau
bergaul dengan orang lain
FAKTOR PREDISPOSISI
ꓫ ꓫ
29
Ket:
 Laki-Laki
 Perempuan
ꓫ Meninggal
↖ Klien
Pasien mengatakan dia merupakan aka ke-3
dari 5 bersaudara. Ayah dan ibu pasien sudah
meninggal. Ibu pasien meninggal pada tahun
2001 dan ayah pasien meniggal pada tahun
2018 akibat kebakaran. Saat ini pasien belum
menikah. Semenjak ayahnya meninggal, pasien
tinggal bersama dengan tantenya
PSIKOSOSIAL
Citra tubuh Pasien mengatakan bagian tubuhnya yang disukai yaitu giginya karena bersih
dan rapi. Namun, pasien mengatakan bagian tubuhnya yang tidak disukai yaitu
bokongnya karena banyak bisul, sehingga dia malu
Identitas Pasien mengatakan merupakan anak ke-3 dari 5 bersaudara. Pasien berumur
29 tahun namun belum memiliki pekerjaan.
Peran Pasien mengatakan berperan sebagai anak laki-laki ke-2 dalam keluarganya
Ideal diri Pasien mengatakan ingin selalu dijenguk oleh keluarganya. Pasien juga
mengatakan ingin cepat sembuh agar bisa mencari pekerjaan dan segera
menikah
Harga diri Pasien mengatakan malu dengan orang lain karena diusianya yang sekarang
belum memiliki pekerjaan dan selalu meminta uang kepada tantenya
Masalah keperawatan Gangguan konsep diri: Harga diri rendah
KONSEP DIRI
Orang yang berarti Pasien mengatakan orang yang berarti yaitu temannya.
Selama di RSKD Dadi yaitu Tn. A dan Tn. S
Peran serta dalam kegiatan masyarakat Pasien mengatakan kadang ikut dalam gotong royong
Hambatan dalam berhubungan dengan
orang lain
Pasien mengatakan hanya berbicara dengan orang lain jika
ditanyai karena selalu merasa malu dengan dirinya yang
tidak memiliki pekerjaan
Masalah keperawatan Harga Diri Rendah Kronik
HUBUNGAN SOSIAL
Nilai dan keyakinan Pasien mengatakan dirinya beragama islam
Kegiatan ibadah Pasien mengatakan selalu melakukan shalat di
ruangannya bersama teman yang lainnya
SPRITUAL
• Pasien berpenampilan rapi dan sesuai. Namun, terkadang pasien menggunakan baju
yang terdapat bercak darah dan berlubang. Pasien ganti baju hanya 2x seminggu
Penampilan rapi
• Pasien mampu menjawab pertanyaan yang ditanyakan hanya saja lambat dalam
merespon pertanyaan yang diberikan dan volume suara agak kecil
Pembicaraan Lambat
• Pasien tampak gelisah saat berbicara dan berkaitan dengan pekerjaan
Aktivitas Motorik : Gelisah
• Pasien mengatakan sedih jika mengingat hingga saat ini dirinya belum memiliki
pekerjaan
Alam perasaan sedih
• Pasien menjawab hanya jika ditanya, dan ekspresi mukanya tidak terjadi perubahan
Afek Datar
•: Pasien kooperatif saat dilakukan interaksi
Interaksi selama wawancara : Ko[eratif
STATUS
MENTAL
Persepsi Halusinasi Baik
Isi Pikir Baik
Waham Baik
Arus Pikir Pasien sering mengulang jawaban pertanyaan yang
diberikan
Tingkat Kesadaran Baik
Memori Pasein mengatakan tidak dapat mengingat secara
detail kejadian ada yang masa lalu yang sudah cukup
lama terjadi.
Tingkat konsentrasi dan berhitung Baik
Kemampuan penilaian Baik
Daya tilik diri Pasien tidak mengingkari penyakit yang dideritanya
yaitu adanya gangguan perkembangan otak sejak
2008 dan juga pasien tidak menyalahkan kejadian
terjadi diluar dirinya saat ini
STATUS MENTAL
Adaptif Maladaptif
• Menghindar
MEKANISME KOPING
Masalah dengan dukungan kelompok Pasien mengatakan malu jika bergaul karena
belum bekerja
Masalah dengan pendidikan tidak memiliki masalah dengan pendidikan
Masalah dengan pekerjaan Pasie mengatakan malu karena saat ini belum
bekerja
Masalah dengan perumahan Baik
Masalah dengan ekonomi pasien mengatakan meminta uang dengan
tantenya karena belum bekerja
Masalah dengan pelayanan kesehatan Baik
Risperidon 2gr 1 tab/12 jam/oral
Chlorpromozine 100gr 1tab/24jam/oral
MASALAH PSIKOSOIAL & KELOMPOK
TERAPI MEDIK
16
16 16
No. Tanggal Data Masalah Keperawatan
1. 11/10/2021 DS:
 Pasien mengatakan jarang bergaul karena
malu belum memiliki pekerjaan dan selalu
minta uang kepada tantenya
 Pasien mengatakan tidak menyukai
bokongnya karena banyak bisul sehingga dia
merasa malu
 Pasien mengatakan malu karena belum
memiliki pekerjaan di usianya saat ini dan
juga belum menikah
DO:
 Pasien tidak banyak bicara kecuali ditanya
 Kontak mata (-)
 Pasien selalu menunduk dan tangan selalu
disembunyikan dalam baju
 Selalu menunjukkan ekspresi malu jika
ditanya tentang pekerjaan
Harga Diri Rendah Kronik
ANALISA DATA
17
17 17
No. Tanggal Data Masalah Keperawatan
ANALISA DATA
2. 11/10/2021 DS:
 Pasien mengatakan sering menyendiri dan
tidak mau bergaul dengan orang lain
DO:
 Pasien selalu berada diujung/pinggir
ruangan untuk menepi dari temannya
Isolasi sosial
3. 11/10/2021 DS:
 Pasien mengatakan gatal-gatal pada seluruh
tubuhnya karena ganti baju hanya 2x
seminggu
 Pasien mengatakan nyeri pada luka kaki,
bokong dan tangannya bisul dan gatal yang
digaruk
DO:
 Tampak luka bisul pada hampir seluruh
bagian tubuh pasien
 Pasien tampak selalu menggaruk seluruh
tubuhnya
Defisit Perawatan Diri
18
18 18
POHON MASALAH
Gangguan Proses Pikir
: Waham
Isolasi Sosial :
Menarik Diri
Harga Diri Rendah Kronik
Berduka Disfungsional
Effect
Core
Problem
Etiology
Defisit Perawatan Diri
19
19 19
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
Harga Diri Rendah Kronik 12 Oktober 2021
10.00 Wita
Membina hubungan saling
percaya dengan pasien
1. Mengucapkan salam ketika
berinteraksi dengan pasien
2. Memperkenalkan diri dengan
pasien : memperkenalkan
nama dan nama panggilan
yang perawat sukai serta
menanyakan nama panggilan
yang pasien sukai
3. Menanyakan perasaan dan
keluhan pasien saat ini
S :
- Pasien menjawab salam dari
perawat
- Pasien mengatakan Namanya
Tn.MI dan senang dipanggil I,
umur 29 tahun
- Pasien mengatakan saat ini
dirinya malu karena belum
memiliki pekerjaan
- Pasien mengatakan mau
berbagi cerita kepada perawat
dan setuju dengan kontrak
asuhan yang disampaikan
O :
- Pasien kooperatif
- Kontak mata kurang
- Pasien selalu menunduk dan
menyembunyikan tangan
dalam baju
20
20 20
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
1. Membuat kontrak asuhan
berupa topik, waktu dan
tempat
2. Menjelaskan bahwa
perawat akan
merahasikan informasi
yang diperoleh untuk
kepentingan terapi
3. Menunjukkan sikap
empati terhadap pasien
A :
Harga Diri Rendah Kronik (+)
P :
- Melakukan intervensi SP1P :
 Identifikasi kemampuan
melakukan kegiatan dan
aspek positif yang dimiliki
pasien (buat daftar kegiatan)
 Bantu pasien menilai kegiatan
yang dapat dilakukan saat ini
(pilih dari daftar kegiatan) :
buat daftar kegiatan yang
dapat dilakukan saat ini
21
21 21
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
 Bantu pasien memilih
salah satu kegiatan yang
dapat dilakukan saat ini
untuk dilatih
 Latihkegiatan
melakukannya) yang
dipilih (alat dan cara
 Masukkan pada jadwal
kegiatan untuk dilatih
dua kali per hari
22
22 22
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
Harga Diri Rendah
Kronik
12 Oktober 2021
10.00 Wita
Melakukan SP1P
1. Mengidentifikasi
kemampuan melakukan
kegiatan dan aspek positif
yang dimiliki pasien (buat
daftar kegiatan)
2. Membantu pasien menilai
kegiatan yang dapat
dilakukan saat ini (pilih
dari daftar kegiatan) : buat
daftar kegiatan yang dapat
dilakukan saat ini
S :
- Pasien mengatakan kegiatan
yang dimiliki dan dapat
dilakukan oleh pasien yaitu
mencuci piring, menyapu,
merapikan tempat tidur,
mewarnai dan membersihkan
taman
- Pasien mengatakan kegiatan
yang dapat dilakukan saat ini
yaitu membersihkan taman
- Pasien mengatakan akan
membersihkan taman pada
pagi dan sore hari
23
23 23
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
1. Membantu pasien
memilih salah satu
kegiatan yang dapat
dilakukan saat ini untuk
dilatih
2. Melatih kegiatan
melakukannya) yang
dipilih (alat dan cara
3. Memasukkan pada
jadwal kegiatan untuk
dilatih dua kali per hari
O :
- Ada kontak mata
- Pasien tampak tenang saat melakukan
kegiatab nenversihkan taman
- Pasien mampu membersihkan taman dengan
baik dan bersih
A :
Harga Diri Rendah Kronik (+)
P :
- Melanjutkan kegiatan membersihkan taman
- Melakukan intervensi SP2P :
 Evaluasi kegiatan pertama yang telah diltih
dan berikan pujian
24
24 24
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
 Bantu pasien memilih kegitan kedua yang
akan dilatih
 Latih kegiatan kedua (alat dan cara)
 Masukkan pada jadual kegiatan untuk
latihan: dua kegiatan masing masing dua kali
per hari
25
25 25
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
 Bantu pasien memilih kegitan kedua yang
akan dilatih
 Latih kegiatan kedua (alat dan cara)
 Masukkan pada jadual kegiatan untuk
latihan: dua kegiatan masing masing dua kali
per hari
26
26 26
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
Harga Diri Rendah
Kronik
13 Oktober
2021
10.00 Wita
Melakukan SP2P
1. Mengevaluasi kegiatan
pertama yang telah
diltih dan berikan
pujian
2. Membantu pasien
memilih kegitan kedua
yang akan dilatih
3. Melatih kegiatan kedua
(alat dan cara)
4. Memasukkan pada
jadual kegiatan untuk
latihan: dua kegiatan
masing masing dua kali
per hari
S :
- Pasien mengatakan kemarin sudah
membersihkan taman saar sore hari dan tadi
pagi juga sudah membersihkan
- Pasien mengatakan kegiatan kedua yang mau
dilakukan yaitu mencuci piring
- Pasien mengatakan akan mencuci piring
setelah makan pagi, siang atau malam
O :
- Pasien menunduk saat berinteraksi
- Kontak mata kurang
- Pasien menyembunyikan tangannya dalam
baju
- Pasien mampu mencuci piring dengan bersih
dan sesuai
- Pasien tampak senang saat diberi pujian
27
27 27
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
A :
Harga Diri Rendah Kronik (+)
P :
- Melanjutkan kegiatan membersihkan taman
dan mencuci piring
- Melakukan intervensi SP3P :
 Evaluasi kegiatan pertama dan kedua yang
telah dilatih dan berikan pujian
 Bantu pasien meilij kegiatan ketiga yang akan
dilatih
 Latih kegiatan ketiga (alat dan cara)
 Masukkan pada jadual kegiatan untuk dilatih:
tigakegiatan, masing masing dua kali per hari
28
28 28
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
Harga Diri Rendah
Kronik
14 Oktober
2021
10.00 Wita
Melakukan SP3P
1. Mengevaluasi kegiatan
pertama dan kedua
yang telah dilatih dan
berikan pujian
2. Membantu pasien meilij
kegiatan ketiga yang
akan dilatih
3. Melatih kegiatan ketiga
(alat dan cara)
4. Memasukkan pada
jadual kegiatan untuk
dilatih: tiga kegiatan,
masing masing dua kali
per hari
S :
- Pasien mengatakan kemarin sudah mencuci
piring setelah akan dan juga membersigkan
taman di pagi hari setelah olahraga
- Pasien mengatakan kegiatan ketiga yang mau
dilakukan yaitu menyapu
- Pasien mengatakan akan mencuci piring
setelah makan, membersihkan taman dan
menyapu di pagi atau sore hari
O :
- Pasien tampak bersemangat saat menyapu
dan hasilnya bersih
- Ada kontak mata
- Pasien memulai pembicaraan dan menunduk
berkurang
- Pasien tampak senang saat diberi pujian
29
29 29
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
A :
Harga Diri Rendah Kronik (+)
P :
- Melanjutkan kegiatan membersihkan taman,
mencuci piring, dan menyapu
- Melakukan intervensi SP4P :
 Evaluasi kegiatan pertama, kedua, dan ketiga
yang telah dilatih dan berikan pujian
 Bantu pasien memilih kegiatan keempat yang
akan dilatih
 Latih kegiatan keempat (alat dan cara)
 Masukkan pada jadual kegiatan untuk dilatih:
empat kegiatan, masing masing dua kali per
hari
30
30 30
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi Evaluasi
Harga Diri Rendah
Kronik
15 Oktober
2021
10.00 Wita
Melakukan SP4P
1. Mengevaluasi kegiatan
pertama, kedua, dan
ketiga yang telah dilatih
dan berikan pujian
2. Membantu pasien
memilih kegiatan
keempat yang akan
dilatih
3. Melatih kegiatan
keempat (alat dan cara)
4. Memasukkan pada
jadual kegiatan untuk
dilatih: empat kegiatan,
masing masing dua kali
per hari
S :
- Pasien mengatakan kemarin sudah
membersihkan taman, mencuci piring
setelah makan, dan menyapu ruangan
sebelum di pel
- Pasien mengtakan kegiatan keempat yang
maudilakukan yaitu mewarnai karena
sebelum masuk rumah sakit suka mewarnai
gambar
- Pasien mengatakan akan membersihkan
taman dan menyapu saat bangun tidur dan
setelah olahraga serta mencuci piring setelah
makan
31
31 31
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi EVALUASI
O :
- Ada kontak mata
- Pasien sudah tidak menunduk dan
menyembunyikan tangan dalam baju
- Pasien terlihat semangat dan antusias saat
mewarnai gambar
A :
Harga Diri Rendah Kronik (+)
P :
- Melanjutkan kegiatan membersihkan taman,
mencuci piring, menyapu dan mewarnai
- Melakukan intervensi SP5P :
 Evaluasi kegiatan latihan dan berikan pujian
 Latih kegiatan dilanjutkan sampai tak
terhingga
 Nilai kemampuan yang telah mandiri
 Nilai apakah harga diri pasien telah
meningkat
32
32 32
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi EVALUASI
Harga Diri Rendah
Kronik
16 Oktober
2021
10.00 WITA
Melakukan SP5P
1. Mengvaluasi kegiatan
latihan dan berikan
pujian
2. Melatih kegiatan
dilanjutkan sampai tak
terhingga
3. Menilai kemampuan
yang telah mandiri
4. Menilai apakah harga
diri pasien telah
meningkat
S :
- Pasien mengatakan kemarin sudah
melakukan beberapa kegiatan yaitu
menyapu, mencuci piring, membersihkan
taman, namun mewarnai tidak dilakukan
karena tidak memiliki peralatannya
- Pasien mengatakan ingin merapikan tempat
tidur untuk hari ini
- Pasien mengatakan melakukan kegiatan yang
telah dilatih tanpa bantuan
O :
- Pasien mulai terlihat percaya diri
- Pasien tidak lagi banyak menunduk
- Pasien tidak menyebunyikan tangan dalam
baju
- Pasien melakukan kegiatan secara mandiri
33
33 33
IMPLEMENTASI
Diagnosis
Keperawatan
Tanggal/Jam Implementasi EVALUASI
A :
Harga Diri Rendah Kronik (+)
P :
Melanjutkan melakukan beberapa kegiatan
positif yang telah dilatih
34
34 34

HDR Kronik.pdf

  • 1.
    LAPORAN SEMINAR KASUSKELOMPOK (KASUS GANGGUAN JIWA) ASUHAN KEPERAWATAN TN.MI DENGAN HARGA DIRI RENDAH KRONIK DI RUANG PERAWATAN SAWIT RSKD DADI PROVINSI SULAWESI SELATAN
  • 2.
    KELOMPOK 1 1. AmirR014211002 9. Sitti Fauziah Mawaddah W. R014211035 2. Maisury R014211009 10. Dian Sari Hatta R014211044 3. Marsel Parante R014211011 11. Juwita Baby Afni.A R014211046 4. Neny Veronika Leisubun R014211015 12. Anisah Fikratul Inayah A. R014211049 5. Nikma R014211016 13. Trie Saputri Tuna R014211051 6. Nurhayati R014211018 14. Asmira R014211054 7. Yuliarti Syafruddin R014211024 15. Victoria Furtuna Winarto R014211055 8. Sahruni Raja R014211033 16. Lisa Ayu Lestari R014211059
  • 3.
    DEFINISI HDR Harga dirirendah kronik adalah evaluasi diri/ perasaan negatif tentang diri sendiri atau kemampuan diri yang berlangsung minimal tiga bulan. Harga diri rendah kronik juga merupakan rentan terhadap evaluasi atau perasaan negatif tentang kemampuan diri dalam waktu lama, yang dapat mengganggu kesehatan (Herdman & Kamitsuru, 2018).
  • 4.
    ETIOLOGI HDR 4 4 4 Faktor biologis  Faktor psikologis  Faktor sosial budaya  Trauma  Ketegangan peran PERDISPOSISI PRESIPITASI
  • 5.
    5 5 5 PENGKAJIAN KEPERAWATAN KESEHATANJIWA PADA PASIEN TN.ML DI RSKD DADI
  • 6.
    Pasien mengatakan dirinyadibawa ke RSKD Dadi oleh keluarganya (tante, adik dan sepupunya) pertama kali karena mengamuk. Pasien sering memukul barang di rumah, memukul kepalanya, sering keluruan di jalan, meminta uang kepada warga. Pasien mengatakan jarang bergaul karena merasa malu belum memiliki pekerjaan dan sering meminta uang kepada tanteny ALASAN MASUK Inisial : Tn. MI Umur : 29 tahun Tanggal masuk : 21 Mei 2021 KELUHAN UTAMA Pasien mengatakan rasa malu karena belum bekerja dan selalu meminta uang dengan tantenya
  • 7.
    Pasien tidak pernah mengalami gangguanjiwa sebelumnya Tidak pernah melakukan pengobatan jiwa Trauma Pasien mengatakan sejak kecil sering dipukul oleh ayahnya karena tidak mau mmebantu ayahnya bekerja. Pasien mengatakan pernah diinjak kepalanya oleh ayahnya hingga mengakibatkan kepalanya bengkak dan sakit Anggota keluarga tidak ada yang gangguan jiwa Pengalaman masa lalu yang tidak menyenangkan Pasien mengatakan pernah diinjak kepalanya oleh ayahnya karena tidak mau membantu mengerjakan tugasnya. Pasien mengatakan saat kecil pernah jatuh sehingga mengakibatkan dirinya mengalami gangguan perkembangan otak. Karena kejadian itu pasien mengatakan sering menyediri dan tidak mau bergaul dengan orang lain FAKTOR PREDISPOSISI
  • 8.
    ꓫ ꓫ 29 Ket:  Laki-Laki Perempuan ꓫ Meninggal ↖ Klien Pasien mengatakan dia merupakan aka ke-3 dari 5 bersaudara. Ayah dan ibu pasien sudah meninggal. Ibu pasien meninggal pada tahun 2001 dan ayah pasien meniggal pada tahun 2018 akibat kebakaran. Saat ini pasien belum menikah. Semenjak ayahnya meninggal, pasien tinggal bersama dengan tantenya PSIKOSOSIAL
  • 9.
    Citra tubuh Pasienmengatakan bagian tubuhnya yang disukai yaitu giginya karena bersih dan rapi. Namun, pasien mengatakan bagian tubuhnya yang tidak disukai yaitu bokongnya karena banyak bisul, sehingga dia malu Identitas Pasien mengatakan merupakan anak ke-3 dari 5 bersaudara. Pasien berumur 29 tahun namun belum memiliki pekerjaan. Peran Pasien mengatakan berperan sebagai anak laki-laki ke-2 dalam keluarganya Ideal diri Pasien mengatakan ingin selalu dijenguk oleh keluarganya. Pasien juga mengatakan ingin cepat sembuh agar bisa mencari pekerjaan dan segera menikah Harga diri Pasien mengatakan malu dengan orang lain karena diusianya yang sekarang belum memiliki pekerjaan dan selalu meminta uang kepada tantenya Masalah keperawatan Gangguan konsep diri: Harga diri rendah KONSEP DIRI
  • 10.
    Orang yang berartiPasien mengatakan orang yang berarti yaitu temannya. Selama di RSKD Dadi yaitu Tn. A dan Tn. S Peran serta dalam kegiatan masyarakat Pasien mengatakan kadang ikut dalam gotong royong Hambatan dalam berhubungan dengan orang lain Pasien mengatakan hanya berbicara dengan orang lain jika ditanyai karena selalu merasa malu dengan dirinya yang tidak memiliki pekerjaan Masalah keperawatan Harga Diri Rendah Kronik HUBUNGAN SOSIAL
  • 11.
    Nilai dan keyakinanPasien mengatakan dirinya beragama islam Kegiatan ibadah Pasien mengatakan selalu melakukan shalat di ruangannya bersama teman yang lainnya SPRITUAL
  • 12.
    • Pasien berpenampilanrapi dan sesuai. Namun, terkadang pasien menggunakan baju yang terdapat bercak darah dan berlubang. Pasien ganti baju hanya 2x seminggu Penampilan rapi • Pasien mampu menjawab pertanyaan yang ditanyakan hanya saja lambat dalam merespon pertanyaan yang diberikan dan volume suara agak kecil Pembicaraan Lambat • Pasien tampak gelisah saat berbicara dan berkaitan dengan pekerjaan Aktivitas Motorik : Gelisah • Pasien mengatakan sedih jika mengingat hingga saat ini dirinya belum memiliki pekerjaan Alam perasaan sedih • Pasien menjawab hanya jika ditanya, dan ekspresi mukanya tidak terjadi perubahan Afek Datar •: Pasien kooperatif saat dilakukan interaksi Interaksi selama wawancara : Ko[eratif STATUS MENTAL
  • 13.
    Persepsi Halusinasi Baik IsiPikir Baik Waham Baik Arus Pikir Pasien sering mengulang jawaban pertanyaan yang diberikan Tingkat Kesadaran Baik Memori Pasein mengatakan tidak dapat mengingat secara detail kejadian ada yang masa lalu yang sudah cukup lama terjadi. Tingkat konsentrasi dan berhitung Baik Kemampuan penilaian Baik Daya tilik diri Pasien tidak mengingkari penyakit yang dideritanya yaitu adanya gangguan perkembangan otak sejak 2008 dan juga pasien tidak menyalahkan kejadian terjadi diluar dirinya saat ini STATUS MENTAL
  • 14.
  • 15.
    Masalah dengan dukungankelompok Pasien mengatakan malu jika bergaul karena belum bekerja Masalah dengan pendidikan tidak memiliki masalah dengan pendidikan Masalah dengan pekerjaan Pasie mengatakan malu karena saat ini belum bekerja Masalah dengan perumahan Baik Masalah dengan ekonomi pasien mengatakan meminta uang dengan tantenya karena belum bekerja Masalah dengan pelayanan kesehatan Baik Risperidon 2gr 1 tab/12 jam/oral Chlorpromozine 100gr 1tab/24jam/oral MASALAH PSIKOSOIAL & KELOMPOK TERAPI MEDIK
  • 16.
    16 16 16 No. TanggalData Masalah Keperawatan 1. 11/10/2021 DS:  Pasien mengatakan jarang bergaul karena malu belum memiliki pekerjaan dan selalu minta uang kepada tantenya  Pasien mengatakan tidak menyukai bokongnya karena banyak bisul sehingga dia merasa malu  Pasien mengatakan malu karena belum memiliki pekerjaan di usianya saat ini dan juga belum menikah DO:  Pasien tidak banyak bicara kecuali ditanya  Kontak mata (-)  Pasien selalu menunduk dan tangan selalu disembunyikan dalam baju  Selalu menunjukkan ekspresi malu jika ditanya tentang pekerjaan Harga Diri Rendah Kronik ANALISA DATA
  • 17.
    17 17 17 No. TanggalData Masalah Keperawatan ANALISA DATA 2. 11/10/2021 DS:  Pasien mengatakan sering menyendiri dan tidak mau bergaul dengan orang lain DO:  Pasien selalu berada diujung/pinggir ruangan untuk menepi dari temannya Isolasi sosial 3. 11/10/2021 DS:  Pasien mengatakan gatal-gatal pada seluruh tubuhnya karena ganti baju hanya 2x seminggu  Pasien mengatakan nyeri pada luka kaki, bokong dan tangannya bisul dan gatal yang digaruk DO:  Tampak luka bisul pada hampir seluruh bagian tubuh pasien  Pasien tampak selalu menggaruk seluruh tubuhnya Defisit Perawatan Diri
  • 18.
    18 18 18 POHON MASALAH GangguanProses Pikir : Waham Isolasi Sosial : Menarik Diri Harga Diri Rendah Kronik Berduka Disfungsional Effect Core Problem Etiology Defisit Perawatan Diri
  • 19.
    19 19 19 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi Harga Diri Rendah Kronik 12 Oktober 2021 10.00 Wita Membina hubungan saling percaya dengan pasien 1. Mengucapkan salam ketika berinteraksi dengan pasien 2. Memperkenalkan diri dengan pasien : memperkenalkan nama dan nama panggilan yang perawat sukai serta menanyakan nama panggilan yang pasien sukai 3. Menanyakan perasaan dan keluhan pasien saat ini S : - Pasien menjawab salam dari perawat - Pasien mengatakan Namanya Tn.MI dan senang dipanggil I, umur 29 tahun - Pasien mengatakan saat ini dirinya malu karena belum memiliki pekerjaan - Pasien mengatakan mau berbagi cerita kepada perawat dan setuju dengan kontrak asuhan yang disampaikan O : - Pasien kooperatif - Kontak mata kurang - Pasien selalu menunduk dan menyembunyikan tangan dalam baju
  • 20.
    20 20 20 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi 1. Membuat kontrak asuhan berupa topik, waktu dan tempat 2. Menjelaskan bahwa perawat akan merahasikan informasi yang diperoleh untuk kepentingan terapi 3. Menunjukkan sikap empati terhadap pasien A : Harga Diri Rendah Kronik (+) P : - Melakukan intervensi SP1P :  Identifikasi kemampuan melakukan kegiatan dan aspek positif yang dimiliki pasien (buat daftar kegiatan)  Bantu pasien menilai kegiatan yang dapat dilakukan saat ini (pilih dari daftar kegiatan) : buat daftar kegiatan yang dapat dilakukan saat ini
  • 21.
    21 21 21 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi  Bantu pasien memilih salah satu kegiatan yang dapat dilakukan saat ini untuk dilatih  Latihkegiatan melakukannya) yang dipilih (alat dan cara  Masukkan pada jadwal kegiatan untuk dilatih dua kali per hari
  • 22.
    22 22 22 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi Harga Diri Rendah Kronik 12 Oktober 2021 10.00 Wita Melakukan SP1P 1. Mengidentifikasi kemampuan melakukan kegiatan dan aspek positif yang dimiliki pasien (buat daftar kegiatan) 2. Membantu pasien menilai kegiatan yang dapat dilakukan saat ini (pilih dari daftar kegiatan) : buat daftar kegiatan yang dapat dilakukan saat ini S : - Pasien mengatakan kegiatan yang dimiliki dan dapat dilakukan oleh pasien yaitu mencuci piring, menyapu, merapikan tempat tidur, mewarnai dan membersihkan taman - Pasien mengatakan kegiatan yang dapat dilakukan saat ini yaitu membersihkan taman - Pasien mengatakan akan membersihkan taman pada pagi dan sore hari
  • 23.
    23 23 23 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi 1. Membantu pasien memilih salah satu kegiatan yang dapat dilakukan saat ini untuk dilatih 2. Melatih kegiatan melakukannya) yang dipilih (alat dan cara 3. Memasukkan pada jadwal kegiatan untuk dilatih dua kali per hari O : - Ada kontak mata - Pasien tampak tenang saat melakukan kegiatab nenversihkan taman - Pasien mampu membersihkan taman dengan baik dan bersih A : Harga Diri Rendah Kronik (+) P : - Melanjutkan kegiatan membersihkan taman - Melakukan intervensi SP2P :  Evaluasi kegiatan pertama yang telah diltih dan berikan pujian
  • 24.
    24 24 24 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi  Bantu pasien memilih kegitan kedua yang akan dilatih  Latih kegiatan kedua (alat dan cara)  Masukkan pada jadual kegiatan untuk latihan: dua kegiatan masing masing dua kali per hari
  • 25.
    25 25 25 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi  Bantu pasien memilih kegitan kedua yang akan dilatih  Latih kegiatan kedua (alat dan cara)  Masukkan pada jadual kegiatan untuk latihan: dua kegiatan masing masing dua kali per hari
  • 26.
    26 26 26 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi Harga Diri Rendah Kronik 13 Oktober 2021 10.00 Wita Melakukan SP2P 1. Mengevaluasi kegiatan pertama yang telah diltih dan berikan pujian 2. Membantu pasien memilih kegitan kedua yang akan dilatih 3. Melatih kegiatan kedua (alat dan cara) 4. Memasukkan pada jadual kegiatan untuk latihan: dua kegiatan masing masing dua kali per hari S : - Pasien mengatakan kemarin sudah membersihkan taman saar sore hari dan tadi pagi juga sudah membersihkan - Pasien mengatakan kegiatan kedua yang mau dilakukan yaitu mencuci piring - Pasien mengatakan akan mencuci piring setelah makan pagi, siang atau malam O : - Pasien menunduk saat berinteraksi - Kontak mata kurang - Pasien menyembunyikan tangannya dalam baju - Pasien mampu mencuci piring dengan bersih dan sesuai - Pasien tampak senang saat diberi pujian
  • 27.
    27 27 27 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi A : Harga Diri Rendah Kronik (+) P : - Melanjutkan kegiatan membersihkan taman dan mencuci piring - Melakukan intervensi SP3P :  Evaluasi kegiatan pertama dan kedua yang telah dilatih dan berikan pujian  Bantu pasien meilij kegiatan ketiga yang akan dilatih  Latih kegiatan ketiga (alat dan cara)  Masukkan pada jadual kegiatan untuk dilatih: tigakegiatan, masing masing dua kali per hari
  • 28.
    28 28 28 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi Harga Diri Rendah Kronik 14 Oktober 2021 10.00 Wita Melakukan SP3P 1. Mengevaluasi kegiatan pertama dan kedua yang telah dilatih dan berikan pujian 2. Membantu pasien meilij kegiatan ketiga yang akan dilatih 3. Melatih kegiatan ketiga (alat dan cara) 4. Memasukkan pada jadual kegiatan untuk dilatih: tiga kegiatan, masing masing dua kali per hari S : - Pasien mengatakan kemarin sudah mencuci piring setelah akan dan juga membersigkan taman di pagi hari setelah olahraga - Pasien mengatakan kegiatan ketiga yang mau dilakukan yaitu menyapu - Pasien mengatakan akan mencuci piring setelah makan, membersihkan taman dan menyapu di pagi atau sore hari O : - Pasien tampak bersemangat saat menyapu dan hasilnya bersih - Ada kontak mata - Pasien memulai pembicaraan dan menunduk berkurang - Pasien tampak senang saat diberi pujian
  • 29.
    29 29 29 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi A : Harga Diri Rendah Kronik (+) P : - Melanjutkan kegiatan membersihkan taman, mencuci piring, dan menyapu - Melakukan intervensi SP4P :  Evaluasi kegiatan pertama, kedua, dan ketiga yang telah dilatih dan berikan pujian  Bantu pasien memilih kegiatan keempat yang akan dilatih  Latih kegiatan keempat (alat dan cara)  Masukkan pada jadual kegiatan untuk dilatih: empat kegiatan, masing masing dua kali per hari
  • 30.
    30 30 30 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEvaluasi Harga Diri Rendah Kronik 15 Oktober 2021 10.00 Wita Melakukan SP4P 1. Mengevaluasi kegiatan pertama, kedua, dan ketiga yang telah dilatih dan berikan pujian 2. Membantu pasien memilih kegiatan keempat yang akan dilatih 3. Melatih kegiatan keempat (alat dan cara) 4. Memasukkan pada jadual kegiatan untuk dilatih: empat kegiatan, masing masing dua kali per hari S : - Pasien mengatakan kemarin sudah membersihkan taman, mencuci piring setelah makan, dan menyapu ruangan sebelum di pel - Pasien mengtakan kegiatan keempat yang maudilakukan yaitu mewarnai karena sebelum masuk rumah sakit suka mewarnai gambar - Pasien mengatakan akan membersihkan taman dan menyapu saat bangun tidur dan setelah olahraga serta mencuci piring setelah makan
  • 31.
    31 31 31 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEVALUASI O : - Ada kontak mata - Pasien sudah tidak menunduk dan menyembunyikan tangan dalam baju - Pasien terlihat semangat dan antusias saat mewarnai gambar A : Harga Diri Rendah Kronik (+) P : - Melanjutkan kegiatan membersihkan taman, mencuci piring, menyapu dan mewarnai - Melakukan intervensi SP5P :  Evaluasi kegiatan latihan dan berikan pujian  Latih kegiatan dilanjutkan sampai tak terhingga  Nilai kemampuan yang telah mandiri  Nilai apakah harga diri pasien telah meningkat
  • 32.
    32 32 32 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEVALUASI Harga Diri Rendah Kronik 16 Oktober 2021 10.00 WITA Melakukan SP5P 1. Mengvaluasi kegiatan latihan dan berikan pujian 2. Melatih kegiatan dilanjutkan sampai tak terhingga 3. Menilai kemampuan yang telah mandiri 4. Menilai apakah harga diri pasien telah meningkat S : - Pasien mengatakan kemarin sudah melakukan beberapa kegiatan yaitu menyapu, mencuci piring, membersihkan taman, namun mewarnai tidak dilakukan karena tidak memiliki peralatannya - Pasien mengatakan ingin merapikan tempat tidur untuk hari ini - Pasien mengatakan melakukan kegiatan yang telah dilatih tanpa bantuan O : - Pasien mulai terlihat percaya diri - Pasien tidak lagi banyak menunduk - Pasien tidak menyebunyikan tangan dalam baju - Pasien melakukan kegiatan secara mandiri
  • 33.
    33 33 33 IMPLEMENTASI Diagnosis Keperawatan Tanggal/Jam ImplementasiEVALUASI A : Harga Diri Rendah Kronik (+) P : Melanjutkan melakukan beberapa kegiatan positif yang telah dilatih
  • 34.