Siapa Sahabat Itu? 
 
Sahabat adalah orang yang pernah bertemu nabi dan 
beriman kepada beliau 
Sahabat Besar : Sahabat 
yang selalu bersama nabi 
dan belajar dari beliau. 
Seperti Abu Bakar, Umar 
bin Khatab 
Sahabat Kecil : Para sahabat 
yang pernah bertemu 
dengan nabi kemudian 
beriman dihadapan beliau, 
karena ada beberapa sebab 
mereka jarang bertemu nabi.
Cara-Cara Sahabat 
Meriwayatkan Hadis 
 
Riwayat bi al-Lafdzi : Yaitu dengan 
menggunakan lafadz asli, yaitu menurut lafal 
yang diterima dari Rasulullah saw, dan mereka 
hafal benar lafal itu 
Riwayat bi al-Makna : Yaitu meriwayatkan 
hanya maknanya saja. Karena mereka kesulitan 
menghafal lafal hadis persis dengan yang 
disabdakan
Bendaharawan Hadis : 
 
Sahabat yang banyak meriwayatkan hadis 
 Abu Hurairah meriwayatkan 5374 atau 5364 hadis 
 Abdullah bin Umar meriwayatkan 2630 hadis 
 Anas bin Malik meriwayatkan 2276 atau 2236 hadis 
 Aisyah meriwayatkan 2210 hadis 
 Abdullah bin Abbas meriwayatkan 1660 hadis 
 Jabir bin Abdullah meriwayatkan 1540 hadis 
 Abu Said al-Khudry meriwayatkan 1170 hadis
 
Berbagai Problem Pada Masa 
Sahabat
Masa Sahabat Abu Bakar 
(w. 13 H / 634 M) 
 
 Timbulnya kelompok orang-orang murtad 
 Timbulnya peperangan yang mengakibatkan 
gugurnya para penghafal al-Qur’an 
 Munculnya nabi-nabi palsu 
 Munculnya para pengingkar zakat 
 Konsentrasi sahabat dalam pembukuan al-Qur’an 
 Kondisi orang-orang asing/ non Arab yang masuk 
Islam yang tidak bisa membedakan antara al-Qur’an 
dan hadis
Masa Sahabat Umar bin Khatab 
(w. 23 H / 644 M) 
 
 Selektif dalam menerima riwayat 
 Perhatian pada pemeliharaan dan penyebaran al-Qur’an 
 Belum ada usaha resmi menghimpun hadis dalam satu kitab, 
antara lain : 
 Agar tidak memalingkan umat Islam dalam mempelajari al- 
Qur’an 
 Periwayatan hadis pada masa ini belum berkembang, karena 
para sahabat yang menerima hadis dari Rasulullah sudah 
tersebar ke berbagai daerah kekuasaan Islam 
 Kehati-hatian dan usaha membatasi periwayatan yang dilakukan 
para sahabat, disebabkan karena mereka khawatir terjadinya 
kekeliruan
Masa Sahabat Utsman bin Affan 
(w. 35 H / 656 M) 
 
 Melarang periwayatan hadis yang tidak mereka dengan 
pada masa Abu Bakar dan Umar bin Khatab 
 Kegiatan pencatatan al-Qur’an menjadi kegiatan utama 
yang dilakukan Utsman 
 Periwayatan hadis pada masa kedua khalifah ini tidak 
seketat kedua khalifah seblumnya, dengan alasan 
meluasnya wilayah Islam sehingga dibutuhkan para 
pengajar hadis 
 Pada masa Utsman merupakan masa krisis dan fitnah 
dalam masyarakat sehingga berpengaruh terhadap 
periwayatan hadis
Masa Sahabat Ali bin Abi Thalib 
(w. 40 H / 611 M) 
 
Pada masa Ali bin Abi Thalib adalah masa 
peperangan antar kelompok kepentingan politik, 
umat Islam terpecah menjadi tiga golongan yaitu 
Khawarij, Syiah dan Jumhur muslimin, sehingga 
membawa dampak kepada periwayatan dan 
pemalsuan hadis

Hadis masa sahabat

  • 2.
    Siapa Sahabat Itu?  Sahabat adalah orang yang pernah bertemu nabi dan beriman kepada beliau Sahabat Besar : Sahabat yang selalu bersama nabi dan belajar dari beliau. Seperti Abu Bakar, Umar bin Khatab Sahabat Kecil : Para sahabat yang pernah bertemu dengan nabi kemudian beriman dihadapan beliau, karena ada beberapa sebab mereka jarang bertemu nabi.
  • 3.
    Cara-Cara Sahabat MeriwayatkanHadis  Riwayat bi al-Lafdzi : Yaitu dengan menggunakan lafadz asli, yaitu menurut lafal yang diterima dari Rasulullah saw, dan mereka hafal benar lafal itu Riwayat bi al-Makna : Yaitu meriwayatkan hanya maknanya saja. Karena mereka kesulitan menghafal lafal hadis persis dengan yang disabdakan
  • 4.
    Bendaharawan Hadis :  Sahabat yang banyak meriwayatkan hadis  Abu Hurairah meriwayatkan 5374 atau 5364 hadis  Abdullah bin Umar meriwayatkan 2630 hadis  Anas bin Malik meriwayatkan 2276 atau 2236 hadis  Aisyah meriwayatkan 2210 hadis  Abdullah bin Abbas meriwayatkan 1660 hadis  Jabir bin Abdullah meriwayatkan 1540 hadis  Abu Said al-Khudry meriwayatkan 1170 hadis
  • 5.
     Berbagai ProblemPada Masa Sahabat
  • 6.
    Masa Sahabat AbuBakar (w. 13 H / 634 M)   Timbulnya kelompok orang-orang murtad  Timbulnya peperangan yang mengakibatkan gugurnya para penghafal al-Qur’an  Munculnya nabi-nabi palsu  Munculnya para pengingkar zakat  Konsentrasi sahabat dalam pembukuan al-Qur’an  Kondisi orang-orang asing/ non Arab yang masuk Islam yang tidak bisa membedakan antara al-Qur’an dan hadis
  • 7.
    Masa Sahabat Umarbin Khatab (w. 23 H / 644 M)   Selektif dalam menerima riwayat  Perhatian pada pemeliharaan dan penyebaran al-Qur’an  Belum ada usaha resmi menghimpun hadis dalam satu kitab, antara lain :  Agar tidak memalingkan umat Islam dalam mempelajari al- Qur’an  Periwayatan hadis pada masa ini belum berkembang, karena para sahabat yang menerima hadis dari Rasulullah sudah tersebar ke berbagai daerah kekuasaan Islam  Kehati-hatian dan usaha membatasi periwayatan yang dilakukan para sahabat, disebabkan karena mereka khawatir terjadinya kekeliruan
  • 8.
    Masa Sahabat Utsmanbin Affan (w. 35 H / 656 M)   Melarang periwayatan hadis yang tidak mereka dengan pada masa Abu Bakar dan Umar bin Khatab  Kegiatan pencatatan al-Qur’an menjadi kegiatan utama yang dilakukan Utsman  Periwayatan hadis pada masa kedua khalifah ini tidak seketat kedua khalifah seblumnya, dengan alasan meluasnya wilayah Islam sehingga dibutuhkan para pengajar hadis  Pada masa Utsman merupakan masa krisis dan fitnah dalam masyarakat sehingga berpengaruh terhadap periwayatan hadis
  • 9.
    Masa Sahabat Alibin Abi Thalib (w. 40 H / 611 M)  Pada masa Ali bin Abi Thalib adalah masa peperangan antar kelompok kepentingan politik, umat Islam terpecah menjadi tiga golongan yaitu Khawarij, Syiah dan Jumhur muslimin, sehingga membawa dampak kepada periwayatan dan pemalsuan hadis