Pengertian Frasa 
satuan yang terdiri atas dua kata atau 
lebih yang menduduki satu fungsi kalimat. 
Contoh 
: 
Kalimat di atas terdiri atas tiga frasa yaitu dua 
orang mahasiswa, sedang membaca, dan di 
perpustakaan. 
Jadi, frasa memiliki sifat sebagai berikut. 
1. Frasa terdiri atas dua kata atau lebih. 
2. Frasa selalu menduduki satu fungsi kalimat.
Jenis Frasa 
1. Frasa Endosentris 
a. Frasa Endosentris yang Atributif 
b. Frasa Endosentris yang Koordinatif 
c. Frasa Endosentris yang Apositif 
2. Frasa Eksosentris 
3. Frasa Nominal 
4. Frasa Verbal
1. Frasa Endosentris 
• Frasa eksosentris adalah frasa yang tidak 
mempunyai persamaan distribusi dengan 
unsurnya. Frasa ini tidak mempunyai unsur 
pusat. Jadi, frasa eksosentris adalah frasa yang 
tidak mempunyai UP. 
Contoh: Sejumlah mahasiswa di teras. 
Back
a. Frasa Endosentris yang Atributif 
• Frasa ini terdiri atas unsur-unsur yang tidak 
setara. 
Contoh: 
Pekarangan luas yang akan didirikan bangunan 
itu milik Haji Abdulah. 
Back
b. Frasa Endosentris yang Koordinatif 
• Frasa ini dihubungkan dengan kata dan dan 
atau. 
Contoh: 
Pintu dan jendelanya sedang dicat. 
Back
c. Frasa Endosentris yang Apositif 
• Secara semantik unsur yang satu pada frasa 
endosentrik apositif mempunyai makna sama 
dengan unsur yang lain. Unsur yang 
dipentingkan merupakan unsur pusat, 
sedangkan unsur keterangan merupakan 
aposisi. 
Contoh: 
Alfia, putri Pak Bambang, berhasil menjadi 
pelajar teladan. 
Back
2. Frasa Eksosentris 
• kedudukan frasa ini dalam fungsi tertentu, dpat 
digantikan oleh unsurnya. Unsur frasa yang 
dapat menggantikan frasa itu dalam fungsi 
tertentu yang disebut unsur pusat (UP). Dengan 
kata lain, frasa endosentris adalah frasa yang 
memiliki unsur pusat. 
Contoh: Sejumlah mahasiswa(S) di teras(P). 
Back
3. Frasa Nominal 
• Frasa benda atau frasa nominal adalah frasa yang 
distribusinya sama dengan kata benda. Unsur pusat 
frasa benda yaitu kata 
benda. 
Contoh: 
a. Dita menerima hadiah ulang tahun. 
b. Dita menerima hadiah. 
Frasa hadiah ulang tahun dalam kalimat 
distribusinya sama dengan kata benda hadiah. Oleh 
karena itu, frasa hadiah ulang tahun 
termasuk frasa benda atau frasa nominal. 
Back
4. Frasa Verbal 
• Frasa kerja atau frasa verbal adalah frasa yang 
distribusinya sama dengan kata kerja atau 
verbal. 
Contoh: 
Adik sejak tadi akan menulis dengan pensil 
baru. 
Frasa akan menulis adalah frasa kerja karena 
distribusinya sama dengan kata kerja menulis 
dan unsur pusatnya kata kerja, yaitu menulis. 
Back
Frasa Adjektival 
frasa yang induknya berupa kata adjektiva dengan 
modifikator berkategori apapun atau gabungan 
beberapa kata berkelas apapun yang 
keseluruhannya berperilaku sebagai adjektiva. 
Adjektiva dapat juga merupakan inti frasa yang 
disebut frasa adjektival. Bentuk frasa adjektival 
ini berasal dari kata adjektiva yang diberi pewatas. 
Pewatas yang dihadirkan merupakan pemarkah, 
seperti pemarkah aspektualitas dan pemarkah 
modalitas.
Frasa Adjektival dengan pewatas 
disebelah kiri 
Contoh : 
tidak bodoh sudah harus tenang 
tidak berbahaya kurang manis 
tidak pintar
Frasa Adjektival dengan pewatas 
disebelah kanan 
Contoh : 
sakit lagi 
bodoh kembali 
kaya juga
Kelompok 3 : 
• Farah Pranidasari 
• Sinta Oktaviani

Pengertian dan Jenis Frasa

  • 1.
    Pengertian Frasa satuanyang terdiri atas dua kata atau lebih yang menduduki satu fungsi kalimat. Contoh : Kalimat di atas terdiri atas tiga frasa yaitu dua orang mahasiswa, sedang membaca, dan di perpustakaan. Jadi, frasa memiliki sifat sebagai berikut. 1. Frasa terdiri atas dua kata atau lebih. 2. Frasa selalu menduduki satu fungsi kalimat.
  • 2.
    Jenis Frasa 1.Frasa Endosentris a. Frasa Endosentris yang Atributif b. Frasa Endosentris yang Koordinatif c. Frasa Endosentris yang Apositif 2. Frasa Eksosentris 3. Frasa Nominal 4. Frasa Verbal
  • 3.
    1. Frasa Endosentris • Frasa eksosentris adalah frasa yang tidak mempunyai persamaan distribusi dengan unsurnya. Frasa ini tidak mempunyai unsur pusat. Jadi, frasa eksosentris adalah frasa yang tidak mempunyai UP. Contoh: Sejumlah mahasiswa di teras. Back
  • 4.
    a. Frasa Endosentrisyang Atributif • Frasa ini terdiri atas unsur-unsur yang tidak setara. Contoh: Pekarangan luas yang akan didirikan bangunan itu milik Haji Abdulah. Back
  • 5.
    b. Frasa Endosentrisyang Koordinatif • Frasa ini dihubungkan dengan kata dan dan atau. Contoh: Pintu dan jendelanya sedang dicat. Back
  • 6.
    c. Frasa Endosentrisyang Apositif • Secara semantik unsur yang satu pada frasa endosentrik apositif mempunyai makna sama dengan unsur yang lain. Unsur yang dipentingkan merupakan unsur pusat, sedangkan unsur keterangan merupakan aposisi. Contoh: Alfia, putri Pak Bambang, berhasil menjadi pelajar teladan. Back
  • 7.
    2. Frasa Eksosentris • kedudukan frasa ini dalam fungsi tertentu, dpat digantikan oleh unsurnya. Unsur frasa yang dapat menggantikan frasa itu dalam fungsi tertentu yang disebut unsur pusat (UP). Dengan kata lain, frasa endosentris adalah frasa yang memiliki unsur pusat. Contoh: Sejumlah mahasiswa(S) di teras(P). Back
  • 8.
    3. Frasa Nominal • Frasa benda atau frasa nominal adalah frasa yang distribusinya sama dengan kata benda. Unsur pusat frasa benda yaitu kata benda. Contoh: a. Dita menerima hadiah ulang tahun. b. Dita menerima hadiah. Frasa hadiah ulang tahun dalam kalimat distribusinya sama dengan kata benda hadiah. Oleh karena itu, frasa hadiah ulang tahun termasuk frasa benda atau frasa nominal. Back
  • 9.
    4. Frasa Verbal • Frasa kerja atau frasa verbal adalah frasa yang distribusinya sama dengan kata kerja atau verbal. Contoh: Adik sejak tadi akan menulis dengan pensil baru. Frasa akan menulis adalah frasa kerja karena distribusinya sama dengan kata kerja menulis dan unsur pusatnya kata kerja, yaitu menulis. Back
  • 10.
    Frasa Adjektival frasayang induknya berupa kata adjektiva dengan modifikator berkategori apapun atau gabungan beberapa kata berkelas apapun yang keseluruhannya berperilaku sebagai adjektiva. Adjektiva dapat juga merupakan inti frasa yang disebut frasa adjektival. Bentuk frasa adjektival ini berasal dari kata adjektiva yang diberi pewatas. Pewatas yang dihadirkan merupakan pemarkah, seperti pemarkah aspektualitas dan pemarkah modalitas.
  • 11.
    Frasa Adjektival denganpewatas disebelah kiri Contoh : tidak bodoh sudah harus tenang tidak berbahaya kurang manis tidak pintar
  • 12.
    Frasa Adjektival denganpewatas disebelah kanan Contoh : sakit lagi bodoh kembali kaya juga
  • 13.
    Kelompok 3 : • Farah Pranidasari • Sinta Oktaviani