Dokumen tersebut membahas konsep-konsep fisika dasar seperti usaha, energi potensial, energi kinetik, dan hukum kekekalan energi mekanik dalam 3 kalimat atau kurang.
Standar Kompetensi :
1. Menganalisis gejala alam dan
keteraturannya dalam cakupan
mekanika benda titik.
Kompetensi Dasar :
1.5 Menganalisis hubungan
antara Usaha, Perubahan Energi
dengan Hukum Kekekalan Energi
Mekanik.
3.
Indikator
1.5.1 Menjelaskan konsepusaha.
1.5.2 Menjelaskan konsep energi.
1.5.3 Menjelaskan hubungan antara usaha,
gaya, dan perpindahan.
1.5.4 Menjelaskan konsep energi potensial.
1.5.5 Menjelaskan konsep energi kinetik.
1.5.6 Menyimpulkan bentuk Hukum Kekekalan
Energi Mekanik.
1.5.7 Menganalisis hubungan antara energi
mekanik dengan usaha.
1.5.8 Menjelaskan konsep daya.
4.
Konsep Prasyarat : Kinematika
Dinamika
Konsep Esensial :
a. Usaha
b. Energi Potensial
c. Energi Kinetik
d. Kekekalan Energi Mekanik
e. Daya
5.
PETa KONSEP
USAHA PER SATUAN WAKTU
DAYA
MERUPAKAN
TRANSFER
DAPAT BERUPA ENERGI
ENERGI
MEKANIK
BERHUBUNGAN
DENGAN
GAYA ENERGI ENERGI
KINETIK POTENSIAL
Aspek Kognitif, Apektif,dan Psikomotor
Aspek
Konsep
No Contoh Terapan
Esensial Kognitif Apektif Psikomotor
Memindahkan posisi benda.
1 Usaha √ √ √
Melakukan percobaan yang
Energi menunjukkan adanya energi potensial
2 √ √ √
Potensial pada suatu benda.
Mengamati benda yang sedang
bergerak akibat adanya gaya yang
3 Energi Kinetik √ √
bekerja pada benda.
Menjelaskan persamaan energi
Kekekalan mekanik pada gerak bola yang di
4 √ √
Energi Mekanik lempar ke atas.
Mebandingkan siswa yang mendorong
benda dalam waktu 5 sekon dan siswa
yang mendorong benda dalam waktu
10 sekon dengan besar perpindahan
5 Daya √ √ √
sama, menghasilkan usaha yang sama.
8.
Usaha
Pengertian usaha dalam kehidupan sehari-hari adalah mengerahkan
kemampuan yang dimilikinya untuk mencapai tujuan atau kerja yang
dilakukan orang atau mesin. Apapun hasil kerja itu, berhasil atau tidak,
asalkan orang atau mesin itu melakukan sesuatu, dikatakan orang atau
mesin tersebut melakukan usaha. Pengertian usaha dalam fisika
didefinisikan sebagai perkalian antara besar gaya yang menyebabkan
benda berpindah dengan besar perpindahan benda yang searah dengan
arah gaya tersebut.
Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut.
W=F·s
Keterangan:
W : usaha (J)
F : gaya yang bekerja pada benda (N)
s : jarak pergeseran (m)
9.
Dalam sistem internasional(SI) yang
menggunakan satuan mks (meter-kilogram-
sekon), satuan gaya adalah newton dan satuan
perpindahan adalah meter sehingga satuan
usaha menjadi newton meter atau disebut joule
(1 Nm = 1 J).
10.
1. Usaha yangdilakukan gaya membentuk sudut
sembarang
Gambar 1.1 Usaha yang dilakukan gaya F
menyebabkan perpindahan sejauh s
W = F.s = Fx.s = F cos α.s
11.
2. Usaha yangbernilai negatif
Usaha boleh bernilai negatif.
Berdasarkan persamaan W = F cos α.s,
ketika α berada pada rentang 90°
< α < 270°, usaha bernilai negatif. Hal
ini disebabkan cos α bernilai negatif.
Misalnya, pada kasus benda yang
dilempar ke atas.
12.
3. Usaha yangdilakukan gaya membentuk sudut
Berdasarkan persamaan W = F cos α.s, jika α = 90°,
maka perpindahan benda tegak lurus terhadap gaya yang
beraksi pada benda. Karena nilai cos 90° = 0, maka
diperoleh W = 0. Ketika W = 0, dikatakan gaya tersebut
tidak melakukan usaha. Pada kasus ini dapat diartikan
bahwa perpindahan benda bukan disebabkan oleh gaya
tersebut.
13.
4. Grafik gayaterhadap perpindahan
Dari gambar 1.4, besar usaha joule. Jadi, dapat
disimpulkan bahwa usaha yang dilakukan oleh
gaya F sama dengan luas daerah di bawah
grafik gaya terhadap perpindahan s.
14.
Energi
Energi adalah kemampuanuntuk melakukan usaha.
Energi diperlukan oleh kita dalam melakukan segala
sesuatu. Energi dapat dibedakan dalam berbagai
bentuk, seperti energi potensial dan energi kinetik.
Energi bermanfaat pada saat terjadinya perubahan
bentuk karena pada saat itu ada usaha yang
dilakukan.
15.
Usaha dan PerubahanEnergi Potensial
Secara sederhana, kata “potensial” dapat
diartikan sebagai kemampuan yang
tersimpan yang pada suatu saat dapat
dimunculkan.
Usaha yang dilakukanoleh resultan gaya yang
bekerja pada benda tersebut adalah
Karena energi adalah kemampuan melakukan
usaha, besaran mgh adalah bentuk energi yang
disebut sebagai energi potensial gravitasi.
Energi ini merupakan energi yang dimiliki benda
karena kedudukannya yang besarnya adalah
18.
Sehingga
Maka,
Persamaan diatas menunjukkan bahwa usaha
yang dilakukan oleh resultan gaya yang
bekerja pada suatu benda sama dengan
pengurangan energi potensial benda itu.
19.
2. Usaha danPerubahan Energi Potensial
Pegas
Energi potensial pegas merupakan energi yang
dimiliki oleh sebuah pegas saat kedaan
termampatkan atau terenggang.
Untuk mengembalikan pegas ke keadaan
semula, dibutuhkan sebuah gaya pemulih yang
besarnya F = -k Δx dengan k adalah konstanta
pegas dan Δx adalah perubahan penambahan
atau pengurangan panjang pegas saat
termampatkan atau terenggang.
20.
Jika sebuah pegasditarik dengan besar gaya
yang berbeda-beda, misal F1, F2, F3, … maka
usaha total yang dialami pegas adalah W =
F1Δx1+F2Δx2+ F3Δx3+… Sehingga jika dibuat grafik
gaya terhadap pertambahan panjang pegas
akan membentuk grafik linier yang luasnya
merupakan usaha oleh pegas tersebut W = ½ k
Δx2 .
Energi yang di pindahkan ini selanjutnya
disimpan dalam pegas sebagai energi potensial
yang besarnya sama dengan usaha oleh gaya
pada pegas, yaitu sebesar EPp = ½ k Δx2.
21.
Usaha dan PerubahanEnergi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh
benda karena geraknya.
Pada persamaan diatas tampak bahwa energi
kinetik sebanding dengan massa m dan kuadrat
kecepatan (v2).
22.
Pada posisi 1,benda bergerak akibat diberikan gaya F
dengan kelajuan v1, sehingga benda berpindah sejauh
∆x . Usaha yang dilakukan oleh gaya F pada benda
adalah W = F ∆ x .
Usaha dan energi adalah besaran skalar yang setara,
maka Anda dapat pastikan bahwa penambahan energi
kinetik berasal dari usaha W = F ∆ x . Secara
matematis Anda akan dapat persamaan seperti berikut.
23.
Persamaan gerak untukgerak lurus berubah
beraturan di antaranya adalah
Kita tulis kembali persamaan tersebut.
Substitusi persamaan (2) ke persamaan (1)
24.
Hukum Kekekalan Energi
Mekanik
Energi mekanik didefinisikan sebagai penjumlahan antara energi
kinetik dan energi potensial.
Misalkan terdapat suatu benda yang dijatuhkan dari ketinggian hA di
atas tanah. Pada ketinggian tersebut benda memiliki EPA = m g hA
terhadap tanah dan EKA = 0. Kemudian dalam selang waktu t benda
jatuh sejauh hB (jarak benda dari tanah hA – hB). Persamaan energi
mekaniknya menjadi seperti berikut.
a. Gaya Konservatif
Yaitu gaya–gaya yang tidak bergantung pada lintasannya tetapi
hanya bergantung pada keadaan awal dan akhirnya saja. Sebagai
contoh dalam kehidupan sehari-hari yang termasuk gaya
konservatif adalah gaya gravitasi dan gaya pegas (elastis).
b. Gaya Tak konservatif
Yaitu gaya–gaya yang bergantung pada lintasannya. Sebagai contoh
dalam kehidupan sehari-hari yaitu gaya gesek.
28.
Daya
Usaha yangdilakukan per sat uan wakt u
disebut daya. Dar i penger t ian t er sebut , dapat
dir umuskan bahwa daya:
dengan :
P = daya (Watt)
W = usaha (Joule)
t = waktu/lamanya melakukan usaha (s)
29.
Usaha yang dilakukandapat berupa perubahan
energi maupun usaha karena gaya yang
diberikan pada suatu benda.
Sebagai contoh Ujang mendorong meja dalam
waktu 5 sekon dan meja berpindah sejauh x,
sedangkan Syamsul mendorong meja yang
sama dalam waktu 10 sekon dan meja
berpindah sejauh x. Untuk melakukan usaha
yang sama, Ujang dan Syamsul mebutuhkan
waktu yang berbeda. Untuk membedakan
kedua kasus tersebut, perlu diketahui
besarnya usaha yang dihasilkan dalam waktu
tertentu.