FISIKA SEKOLAH

Oleh,
Adityo Panji Wiguna (0800214)
Whisnu Trie Seno Ajie (0802628)
Standar Kompetensi       :
1. Menganalisis gejala alam dan
   keteraturannya dalam cakupan
   mekanika benda titik.
Kompetensi Dasar         :
1.5 Menganalisis hubungan
   antara Usaha, Perubahan Energi
   dengan Hukum Kekekalan Energi
   Mekanik.
Indikator
1.5.1 Menjelaskan konsep usaha.
1.5.2 Menjelaskan konsep energi.
1.5.3 Menjelaskan hubungan antara usaha,
  gaya, dan perpindahan.
1.5.4 Menjelaskan konsep energi potensial.
1.5.5 Menjelaskan konsep energi kinetik.
1.5.6 Menyimpulkan bentuk Hukum Kekekalan
  Energi Mekanik.
1.5.7 Menganalisis hubungan antara energi
  mekanik dengan usaha.
1.5.8 Menjelaskan konsep daya.
Konsep Prasyarat     : Kinematika
                       Dinamika
Konsep Esensial      :
a. Usaha
b. Energi Potensial
c. Energi Kinetik
d. Kekekalan Energi Mekanik
e. Daya
PETa KONSEP

USAHA           PER SATUAN WAKTU
                                     DAYA
  MERUPAKAN
   TRANSFER




                DAPAT BERUPA         ENERGI
ENERGI
                                     MEKANIK
  BERHUBUNGAN
     DENGAN




GAYA                       ENERGI            ENERGI
                           KINETIK          POTENSIAL
BaGaN MaTERI




DAYA
Aspek Kognitif, Apektif, dan Psikomotor
                                 Aspek
        Konsep
No                                                                Contoh Terapan
        Esensial      Kognitif   Apektif   Psikomotor

                                                        Memindahkan posisi benda.
1    Usaha               √          √          √


                                                        Melakukan percobaan yang
     Energi                                             menunjukkan adanya energi potensial
2                        √          √          √
     Potensial                                          pada suatu benda.

                                                        Mengamati benda yang sedang
                                                        bergerak akibat adanya gaya yang
3    Energi Kinetik      √                     √
                                                        bekerja pada benda.

                                                        Menjelaskan persamaan energi
     Kekekalan                                          mekanik pada gerak bola yang di
4                        √                     √
     Energi Mekanik                                     lempar ke atas.

                                                        Mebandingkan siswa yang mendorong
                                                        benda dalam waktu 5 sekon dan siswa
                                                        yang mendorong benda dalam waktu
                                                        10 sekon dengan besar perpindahan
5    Daya                √          √          √
                                                        sama, menghasilkan usaha yang sama.
Usaha
    Pengertian usaha dalam kehidupan sehari-hari adalah mengerahkan
    kemampuan yang dimilikinya untuk mencapai tujuan atau kerja yang
    dilakukan orang atau mesin. Apapun hasil kerja itu, berhasil atau tidak,
    asalkan orang atau mesin itu melakukan sesuatu, dikatakan orang atau
    mesin tersebut melakukan usaha. Pengertian usaha dalam fisika
    didefinisikan sebagai perkalian antara besar gaya yang menyebabkan
    benda berpindah dengan besar perpindahan benda yang searah dengan
    arah gaya tersebut.
Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut.
                                    W=F·s
Keterangan:
W : usaha (J)
F : gaya yang bekerja pada benda (N)
s : jarak pergeseran (m)
Dalam sistem internasional (SI) yang
  menggunakan satuan mks (meter-kilogram-
sekon), satuan gaya adalah newton dan satuan
  perpindahan adalah meter sehingga satuan
usaha menjadi newton meter atau disebut joule
                (1 Nm = 1 J).
1. Usaha yang dilakukan gaya membentuk sudut
  sembarang




   Gambar 1.1 Usaha yang dilakukan gaya F
     menyebabkan perpindahan sejauh s
         W = F.s = Fx.s = F cos α.s
2. Usaha yang bernilai negatif
           Usaha boleh bernilai negatif.
           Berdasarkan persamaan W = F cos α.s,
           ketika α berada pada rentang 90°
           < α < 270°, usaha bernilai negatif. Hal
           ini disebabkan cos α bernilai negatif.
           Misalnya, pada kasus benda yang
     dilempar ke atas.
3. Usaha yang dilakukan gaya membentuk sudut
 Berdasarkan persamaan W = F cos α.s, jika α = 90°,
 maka perpindahan benda tegak lurus terhadap gaya yang
 beraksi pada benda. Karena nilai cos 90° = 0, maka
 diperoleh W = 0. Ketika W = 0, dikatakan gaya tersebut
 tidak melakukan usaha. Pada kasus ini dapat diartikan
 bahwa perpindahan benda bukan disebabkan oleh gaya
 tersebut.
4. Grafik gaya terhadap perpindahan
  Dari gambar 1.4, besar usaha joule. Jadi, dapat
  disimpulkan bahwa usaha yang dilakukan oleh
  gaya F sama dengan luas daerah di bawah
  grafik gaya terhadap perpindahan s.
Energi
Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha.
Energi diperlukan oleh kita dalam melakukan segala
sesuatu. Energi dapat dibedakan dalam berbagai
bentuk, seperti energi potensial dan energi kinetik.
Energi bermanfaat pada saat terjadinya perubahan
bentuk karena pada saat itu ada usaha yang
dilakukan.
Usaha dan Perubahan Energi Potensial
  Secara sederhana, kata “potensial” dapat
  diartikan sebagai kemampuan yang
  tersimpan yang pada suatu saat dapat
  dimunculkan.
1. Usaha dan Perubahan Energi Potensial
  Gravitasi
Usaha yang dilakukan oleh resultan gaya yang
 bekerja pada benda tersebut adalah




  Karena energi adalah kemampuan melakukan
  usaha, besaran mgh adalah bentuk energi yang
  disebut sebagai energi potensial gravitasi.
  Energi ini merupakan energi yang dimiliki benda
  karena kedudukannya yang besarnya adalah
Sehingga

Maka,




 Persamaan di atas menunjukkan bahwa usaha
 yang dilakukan oleh resultan gaya yang
 bekerja pada suatu benda sama dengan
 pengurangan energi potensial benda itu.
2. Usaha dan Perubahan Energi Potensial
  Pegas
  Energi potensial pegas merupakan energi yang
  dimiliki oleh sebuah pegas saat kedaan
  termampatkan atau terenggang.
  Untuk mengembalikan pegas ke keadaan
  semula, dibutuhkan sebuah gaya pemulih yang
  besarnya F = -k Δx dengan k adalah konstanta
  pegas dan Δx adalah perubahan penambahan
  atau pengurangan panjang pegas saat
  termampatkan atau terenggang.
Jika sebuah pegas ditarik dengan besar gaya
yang berbeda-beda, misal F1, F2, F3, … maka
usaha total yang dialami pegas adalah W =
F1Δx1+F2Δx2+ F3Δx3+… Sehingga jika dibuat grafik
gaya terhadap pertambahan panjang pegas
akan membentuk grafik linier yang luasnya
merupakan usaha oleh pegas tersebut W = ½ k
Δx2 .
Energi yang di pindahkan ini selanjutnya
disimpan dalam pegas sebagai energi potensial
yang besarnya sama dengan usaha oleh gaya
pada pegas, yaitu sebesar EPp = ½ k Δx2.
Usaha dan Perubahan Energi Kinetik
Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh
  benda karena geraknya.




  Pada persamaan diatas tampak bahwa energi
  kinetik sebanding dengan massa m dan kuadrat
  kecepatan (v2).
Pada posisi 1, benda bergerak akibat diberikan gaya F
  dengan kelajuan v1, sehingga benda berpindah sejauh
  ∆x . Usaha yang dilakukan oleh gaya F pada benda
  adalah W = F ∆ x .
Usaha dan energi adalah besaran skalar yang setara,
  maka Anda dapat pastikan bahwa penambahan energi
  kinetik berasal dari usaha W = F ∆ x . Secara
  matematis Anda akan dapat persamaan seperti berikut.
Persamaan gerak untuk gerak lurus berubah
  beraturan di antaranya adalah
Kita tulis kembali persamaan tersebut.




Substitusi persamaan (2) ke persamaan (1)
Hukum Kekekalan Energi
         Mekanik
Energi mekanik didefinisikan sebagai penjumlahan antara energi
kinetik dan energi potensial.

Misalkan terdapat suatu benda yang dijatuhkan dari ketinggian hA di
atas tanah. Pada ketinggian tersebut benda memiliki EPA = m g hA
terhadap tanah dan EKA = 0. Kemudian dalam selang waktu t benda
jatuh sejauh hB (jarak benda dari tanah hA – hB). Persamaan energi
mekaniknya menjadi seperti berikut.
Berdasarkan rumus jatuh bebas, benda yang jatuh
sejauh hB memiliki kecepatan sebesar
Persamaan tersebut membuktikan bahwa energi
  mekanik yang dimiliki oleh suatu benda adalah
  kekal (tetap).
a. Gaya Konservatif
    Yaitu gaya–gaya yang tidak bergantung pada lintasannya tetapi
    hanya bergantung pada keadaan awal dan akhirnya saja. Sebagai
    contoh dalam kehidupan sehari-hari yang termasuk gaya
    konservatif adalah gaya gravitasi dan gaya pegas (elastis).
b. Gaya Tak konservatif
    Yaitu gaya–gaya yang bergantung pada lintasannya. Sebagai contoh
    dalam kehidupan sehari-hari yaitu gaya gesek.
Daya
 Usaha yang dilakukan per sat uan wakt u
 disebut daya. Dar i penger t ian t er sebut , dapat
 dir umuskan bahwa daya:



dengan :
P = daya (Watt)
W = usaha (Joule)
t = waktu/lamanya melakukan usaha (s)
Usaha yang dilakukan dapat berupa perubahan
energi maupun usaha karena gaya yang
diberikan pada suatu benda.
Sebagai contoh Ujang mendorong meja dalam
waktu 5 sekon dan meja berpindah sejauh x,
sedangkan Syamsul mendorong meja yang
sama dalam waktu 10 sekon dan meja
berpindah sejauh x. Untuk melakukan usaha
yang sama, Ujang dan Syamsul mebutuhkan
waktu yang berbeda. Untuk membedakan
kedua kasus tersebut, perlu diketahui
besarnya usaha yang dihasilkan dalam waktu
tertentu.

Fisek

  • 1.
    FISIKA SEKOLAH Oleh, Adityo PanjiWiguna (0800214) Whisnu Trie Seno Ajie (0802628)
  • 2.
    Standar Kompetensi : 1. Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda titik. Kompetensi Dasar : 1.5 Menganalisis hubungan antara Usaha, Perubahan Energi dengan Hukum Kekekalan Energi Mekanik.
  • 3.
    Indikator 1.5.1 Menjelaskan konsepusaha. 1.5.2 Menjelaskan konsep energi. 1.5.3 Menjelaskan hubungan antara usaha, gaya, dan perpindahan. 1.5.4 Menjelaskan konsep energi potensial. 1.5.5 Menjelaskan konsep energi kinetik. 1.5.6 Menyimpulkan bentuk Hukum Kekekalan Energi Mekanik. 1.5.7 Menganalisis hubungan antara energi mekanik dengan usaha. 1.5.8 Menjelaskan konsep daya.
  • 4.
    Konsep Prasyarat : Kinematika Dinamika Konsep Esensial : a. Usaha b. Energi Potensial c. Energi Kinetik d. Kekekalan Energi Mekanik e. Daya
  • 5.
    PETa KONSEP USAHA PER SATUAN WAKTU DAYA MERUPAKAN TRANSFER DAPAT BERUPA ENERGI ENERGI MEKANIK BERHUBUNGAN DENGAN GAYA ENERGI ENERGI KINETIK POTENSIAL
  • 6.
  • 7.
    Aspek Kognitif, Apektif,dan Psikomotor Aspek Konsep No Contoh Terapan Esensial Kognitif Apektif Psikomotor Memindahkan posisi benda. 1 Usaha √ √ √ Melakukan percobaan yang Energi menunjukkan adanya energi potensial 2 √ √ √ Potensial pada suatu benda. Mengamati benda yang sedang bergerak akibat adanya gaya yang 3 Energi Kinetik √ √ bekerja pada benda. Menjelaskan persamaan energi Kekekalan mekanik pada gerak bola yang di 4 √ √ Energi Mekanik lempar ke atas. Mebandingkan siswa yang mendorong benda dalam waktu 5 sekon dan siswa yang mendorong benda dalam waktu 10 sekon dengan besar perpindahan 5 Daya √ √ √ sama, menghasilkan usaha yang sama.
  • 8.
    Usaha Pengertian usaha dalam kehidupan sehari-hari adalah mengerahkan kemampuan yang dimilikinya untuk mencapai tujuan atau kerja yang dilakukan orang atau mesin. Apapun hasil kerja itu, berhasil atau tidak, asalkan orang atau mesin itu melakukan sesuatu, dikatakan orang atau mesin tersebut melakukan usaha. Pengertian usaha dalam fisika didefinisikan sebagai perkalian antara besar gaya yang menyebabkan benda berpindah dengan besar perpindahan benda yang searah dengan arah gaya tersebut. Secara matematis dapat ditulis sebagai berikut. W=F·s Keterangan: W : usaha (J) F : gaya yang bekerja pada benda (N) s : jarak pergeseran (m)
  • 9.
    Dalam sistem internasional(SI) yang menggunakan satuan mks (meter-kilogram- sekon), satuan gaya adalah newton dan satuan perpindahan adalah meter sehingga satuan usaha menjadi newton meter atau disebut joule (1 Nm = 1 J).
  • 10.
    1. Usaha yangdilakukan gaya membentuk sudut sembarang Gambar 1.1 Usaha yang dilakukan gaya F menyebabkan perpindahan sejauh s W = F.s = Fx.s = F cos α.s
  • 11.
    2. Usaha yangbernilai negatif Usaha boleh bernilai negatif. Berdasarkan persamaan W = F cos α.s, ketika α berada pada rentang 90° < α < 270°, usaha bernilai negatif. Hal ini disebabkan cos α bernilai negatif. Misalnya, pada kasus benda yang dilempar ke atas.
  • 12.
    3. Usaha yangdilakukan gaya membentuk sudut Berdasarkan persamaan W = F cos α.s, jika α = 90°, maka perpindahan benda tegak lurus terhadap gaya yang beraksi pada benda. Karena nilai cos 90° = 0, maka diperoleh W = 0. Ketika W = 0, dikatakan gaya tersebut tidak melakukan usaha. Pada kasus ini dapat diartikan bahwa perpindahan benda bukan disebabkan oleh gaya tersebut.
  • 13.
    4. Grafik gayaterhadap perpindahan Dari gambar 1.4, besar usaha joule. Jadi, dapat disimpulkan bahwa usaha yang dilakukan oleh gaya F sama dengan luas daerah di bawah grafik gaya terhadap perpindahan s.
  • 14.
    Energi Energi adalah kemampuanuntuk melakukan usaha. Energi diperlukan oleh kita dalam melakukan segala sesuatu. Energi dapat dibedakan dalam berbagai bentuk, seperti energi potensial dan energi kinetik. Energi bermanfaat pada saat terjadinya perubahan bentuk karena pada saat itu ada usaha yang dilakukan.
  • 15.
    Usaha dan PerubahanEnergi Potensial Secara sederhana, kata “potensial” dapat diartikan sebagai kemampuan yang tersimpan yang pada suatu saat dapat dimunculkan.
  • 16.
    1. Usaha danPerubahan Energi Potensial Gravitasi
  • 17.
    Usaha yang dilakukanoleh resultan gaya yang bekerja pada benda tersebut adalah Karena energi adalah kemampuan melakukan usaha, besaran mgh adalah bentuk energi yang disebut sebagai energi potensial gravitasi. Energi ini merupakan energi yang dimiliki benda karena kedudukannya yang besarnya adalah
  • 18.
    Sehingga Maka, Persamaan diatas menunjukkan bahwa usaha yang dilakukan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda sama dengan pengurangan energi potensial benda itu.
  • 19.
    2. Usaha danPerubahan Energi Potensial Pegas Energi potensial pegas merupakan energi yang dimiliki oleh sebuah pegas saat kedaan termampatkan atau terenggang. Untuk mengembalikan pegas ke keadaan semula, dibutuhkan sebuah gaya pemulih yang besarnya F = -k Δx dengan k adalah konstanta pegas dan Δx adalah perubahan penambahan atau pengurangan panjang pegas saat termampatkan atau terenggang.
  • 20.
    Jika sebuah pegasditarik dengan besar gaya yang berbeda-beda, misal F1, F2, F3, … maka usaha total yang dialami pegas adalah W = F1Δx1+F2Δx2+ F3Δx3+… Sehingga jika dibuat grafik gaya terhadap pertambahan panjang pegas akan membentuk grafik linier yang luasnya merupakan usaha oleh pegas tersebut W = ½ k Δx2 . Energi yang di pindahkan ini selanjutnya disimpan dalam pegas sebagai energi potensial yang besarnya sama dengan usaha oleh gaya pada pegas, yaitu sebesar EPp = ½ k Δx2.
  • 21.
    Usaha dan PerubahanEnergi Kinetik Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda karena geraknya. Pada persamaan diatas tampak bahwa energi kinetik sebanding dengan massa m dan kuadrat kecepatan (v2).
  • 22.
    Pada posisi 1,benda bergerak akibat diberikan gaya F dengan kelajuan v1, sehingga benda berpindah sejauh ∆x . Usaha yang dilakukan oleh gaya F pada benda adalah W = F ∆ x . Usaha dan energi adalah besaran skalar yang setara, maka Anda dapat pastikan bahwa penambahan energi kinetik berasal dari usaha W = F ∆ x . Secara matematis Anda akan dapat persamaan seperti berikut.
  • 23.
    Persamaan gerak untukgerak lurus berubah beraturan di antaranya adalah Kita tulis kembali persamaan tersebut. Substitusi persamaan (2) ke persamaan (1)
  • 24.
    Hukum Kekekalan Energi Mekanik Energi mekanik didefinisikan sebagai penjumlahan antara energi kinetik dan energi potensial. Misalkan terdapat suatu benda yang dijatuhkan dari ketinggian hA di atas tanah. Pada ketinggian tersebut benda memiliki EPA = m g hA terhadap tanah dan EKA = 0. Kemudian dalam selang waktu t benda jatuh sejauh hB (jarak benda dari tanah hA – hB). Persamaan energi mekaniknya menjadi seperti berikut.
  • 25.
    Berdasarkan rumus jatuhbebas, benda yang jatuh sejauh hB memiliki kecepatan sebesar
  • 26.
    Persamaan tersebut membuktikanbahwa energi mekanik yang dimiliki oleh suatu benda adalah kekal (tetap).
  • 27.
    a. Gaya Konservatif Yaitu gaya–gaya yang tidak bergantung pada lintasannya tetapi hanya bergantung pada keadaan awal dan akhirnya saja. Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari yang termasuk gaya konservatif adalah gaya gravitasi dan gaya pegas (elastis). b. Gaya Tak konservatif Yaitu gaya–gaya yang bergantung pada lintasannya. Sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari yaitu gaya gesek.
  • 28.
    Daya Usaha yangdilakukan per sat uan wakt u disebut daya. Dar i penger t ian t er sebut , dapat dir umuskan bahwa daya: dengan : P = daya (Watt) W = usaha (Joule) t = waktu/lamanya melakukan usaha (s)
  • 29.
    Usaha yang dilakukandapat berupa perubahan energi maupun usaha karena gaya yang diberikan pada suatu benda. Sebagai contoh Ujang mendorong meja dalam waktu 5 sekon dan meja berpindah sejauh x, sedangkan Syamsul mendorong meja yang sama dalam waktu 10 sekon dan meja berpindah sejauh x. Untuk melakukan usaha yang sama, Ujang dan Syamsul mebutuhkan waktu yang berbeda. Untuk membedakan kedua kasus tersebut, perlu diketahui besarnya usaha yang dihasilkan dalam waktu tertentu.