• Pengertian usaha dalam Fisika adalah 
besarnya gaya yang diperlukan oleh 
sebuah benda untuk membuat benda 
tersebut mengalami perpindahan. Hal 
utama yang membedakan pengertian 
usaha dalam Fisika dan pengertian 
usaha dalam kehidupan sehari-hari 
ialah adanya perpindahan. 
• Defenisi Usaha secara matematis 
adalah hasil kali gaya dengan 
perpindahannya. Dalam hal ini, jika 
tidak ada perpindahan yang terjadi 
akibat gaya yang diberikan 
(perpindahan = 0), maka usaha yang 
dihasilkan adalah nol. Hal itulah yang 
menegaskan bahwa usaha dalam Fisika 
selalu harus menghasilkan perpindahan 
agar dapat dikatakan melakukan usaha.
• Rumus Usaha secara 
matematis dituliskan 
sebagai: 
• W = F.s 
• dimana: 
• W = usaha (J) 
• F = gaya (N) 
• s = perpindahan (m)
• Sebagai contoh, jika seorang anak 
mendorong kereta mainannya dengan 
gaya sebesar 40 Netwon hingga kereta 
tersebut berpindah sejauh 2 meter, 
maka besarnya Usaha yang dilakukan 
oleh anak tersebut adalah: 
W = F.s 
W = 40.2 
W = 80 J 
• Jadi anak tersebut telah melakukan 
usaha sebesar 80 J untuk memindahkan 
kereta mainannya sejauh 2 meter
Pengertian Energi kinetik adalah 
energi gerak yang diperoleh sebagai gerakan 
dari obyek, partikel, atau seperangkat 
partikel. Sebuah obyek yang memiliki gerak, 
apakah itu gerak vertikal atau horizontal, 
maka sebuah obyek tersebut berarti memiliki 
energi kinetik. Faktor yang mempengaruhi 
energi kinetik adalah semakin berat sebuah 
obyek tersebut dan semakin cepat pula obyek 
tersebut bergerak maka energi kinetik yang 
yang dimiliki obyek tersebut semakin 
besar. Ada banyak bentuk energi kinetik 
antara lain yaitu : getaran (energi karena 
gerak getaran), rotasi (energi karena gerak 
rotasi atau berputar), dan translasi (energi 
karena gerakan perpindahan dari satu lokasi 
ke lokasi lain).
• Sebuah mobil bermassa 2000 kg 
bergerak ke arah timur dengan 
kecepatan 20 m/s. Berapakah energi 
kinetik mobil tersebut? 
• Jawab: 
• Dik: m = 2000 kg; v = 20 m/s; 
• Dit: Ek = …..? 
• Penyelesaian: 
• Ek = 1/2 m.v2 
• Ek = 1/2 (2000.202) 
• Ek = 1/2 (80000) 
• Ek = 40000 J 
• Ek = 400 kJ
Energi potensial adalah konsep 
yang dapat lebih sederhana 
dipahami sebagai “energi yang 
tersimpan.” Energi potensial 
adalah energi yang tersimpan 
dalam sistem fisik, biasanya 
sebagai akibat dari posisi 
benda atau energi yang 
tersimpan di dalam suatu 
benda (materi) karena 
kedudukan atau keadaan 
benda tersebut.
• Ep = m . g . h 
• dimana : 
m = massa benda (kg) 
g = percepatan 
gravitasi (m/s²)
• Sebuah Apel bermassa 0,5 kg berada 
pada ketinggian 10 meter dari 
permukaan bumi. Jika diketahui 
gravitasi bumi ditempat itu adalah 10 
m/s2, berapakah energi potensial 
yang dimiliki apel pada ketinggian 
itu? 
• Jawab: 
• EP = m x g x h 
• EP = 0,5 x 10 x 10 
• EP = 50 Joule
DAYA 
• Sebelumnya kita telah mempelajari 
konsep usaha tanpa memperhitungkan besaran 
waktu. Misalnya ketika mengangkat sebuah peti 
kayu hingga ketinggian tertentu, kita 
membutuhkan sejumlah usaha. Peti kayu yang 
kita angkat dengan sejumlah usaha tentu saja 
memerlukan selang waktu tertentu untuk 
berpindah dari kedudukan awal ke kedudukan 
akhir. Sekarang kita akan mempelajari pokok 
bahasan daya, sebuah besaran fisika yang 
menyatakan hubungan antara usaha dan waktu. 
• Daya didefinisikan sebagai kecepatan 
melakukan usaha atau kemampuan untuk 
melakukan usaha tiap satuan waktu. 
• Secara matematis dapat dibuat:
• Berdasarkan persamaan ini, dapat 
disimpulkan bahwa semakin besar 
laju usaha, semakin besar Daya. 
Sebaliknya, semakin kecil laju 
Usaha maka semakin kecil laju 
Daya. Yang dimaksudkan dengan 
laju usaha adalah seberapa cepat 
sebuah usaha dilakukan. 
• Karena W = F . s , maka 
persamaan di atas dapat menjadi :
• Daya merupakan besaran skalar, 
besaran yang hanya mempunyai 
nilai alias besar, tidak mempunyai 
arah. Dalam SI, satuan daya adalah 
joule/sekon atau watt dimana 1 
watt = 1 J/s. Untuk keperluan 
praktis, terutama dalam bidang 
teknik, satuan daya yang 
digunakan adalah daya kuda atau 
horse power (hp) atau paarde 
kracht (pk) dimana: 1 hp = 746 
watt.
• P = daya ( J/s) 
• W = usaha ( J) 
• t = waktu (s 
• dengan: 
• P = daya ( J/s) 
• F = gaya (N) 
• v = kecepatan (m/s)
• 1.Dik: 
• Δ w = 12.000 joule 
• Δ t = 2 menit = 120 sekon 
• Dit: 
• P....? 
• Penyelesaian: 
• P = Δ w / Δ t = 12.000 J / 
120 s = 100 watt
2. Seseorang bermasa 50 kg menaiki 
tangga yang tingginya 10 meter 
selama 2 menit. Jika percepatan 
gravitasi (g) adalah 10 m/s2 maka daya 
yang dihasilkan adalah…. 
Pembahasan 
Diketahui : 
Massa (m) = 50 kg 
Tinggi (h) = 10 meter 
Percepatan gravitasi (g) = 10 m/s2 
Selang waktu (t) = 2 menit = 2 (60) = 
120 sekon 
Ditanya : daya (P)
Jawab : 
Rumus daya : 
P = W / t 
Keterangan : P = daya, W = usaha, t = waktu 
Rumus usaha : 
W = F s = w h = m g h 
Keterangan : W = usaha, F = gaya, w = gaya berat, s 
= perpindahan, h = ketinggian, m = massa, g = 
percepatan gravitasi. 
Ketika menaiki tangga, gaya gravitasi melakukan 
usaha pada orang tersebut. Usaha yang dilakukan 
oleh gaya konservatif seperti gaya gravitasi hanya 
bergantung perubahan ketinggian. Dengan adanya 
usaha yang dilakukan oleh gaya gravitasi 
menyebabkan energi potensial gravitasi orang 
tersebut bertambah. Usaha yang dilakukan oleh 
gaya gravitasi pada orang tersebut adalah : 
W = m g h = (50)(10)(10) = 5000 Joule. 
Jadi daya yang dihasilkan ketika orang tersebut 
menaiki tangga adalah : 
P = W / t = 5000 / 120 = 41,7 Joule/sekon.
ENERGI KINETIK DAN POTENSIAL

ENERGI KINETIK DAN POTENSIAL

  • 2.
    • Pengertian usahadalam Fisika adalah besarnya gaya yang diperlukan oleh sebuah benda untuk membuat benda tersebut mengalami perpindahan. Hal utama yang membedakan pengertian usaha dalam Fisika dan pengertian usaha dalam kehidupan sehari-hari ialah adanya perpindahan. • Defenisi Usaha secara matematis adalah hasil kali gaya dengan perpindahannya. Dalam hal ini, jika tidak ada perpindahan yang terjadi akibat gaya yang diberikan (perpindahan = 0), maka usaha yang dihasilkan adalah nol. Hal itulah yang menegaskan bahwa usaha dalam Fisika selalu harus menghasilkan perpindahan agar dapat dikatakan melakukan usaha.
  • 4.
    • Rumus Usahasecara matematis dituliskan sebagai: • W = F.s • dimana: • W = usaha (J) • F = gaya (N) • s = perpindahan (m)
  • 5.
    • Sebagai contoh,jika seorang anak mendorong kereta mainannya dengan gaya sebesar 40 Netwon hingga kereta tersebut berpindah sejauh 2 meter, maka besarnya Usaha yang dilakukan oleh anak tersebut adalah: W = F.s W = 40.2 W = 80 J • Jadi anak tersebut telah melakukan usaha sebesar 80 J untuk memindahkan kereta mainannya sejauh 2 meter
  • 6.
    Pengertian Energi kinetikadalah energi gerak yang diperoleh sebagai gerakan dari obyek, partikel, atau seperangkat partikel. Sebuah obyek yang memiliki gerak, apakah itu gerak vertikal atau horizontal, maka sebuah obyek tersebut berarti memiliki energi kinetik. Faktor yang mempengaruhi energi kinetik adalah semakin berat sebuah obyek tersebut dan semakin cepat pula obyek tersebut bergerak maka energi kinetik yang yang dimiliki obyek tersebut semakin besar. Ada banyak bentuk energi kinetik antara lain yaitu : getaran (energi karena gerak getaran), rotasi (energi karena gerak rotasi atau berputar), dan translasi (energi karena gerakan perpindahan dari satu lokasi ke lokasi lain).
  • 8.
    • Sebuah mobilbermassa 2000 kg bergerak ke arah timur dengan kecepatan 20 m/s. Berapakah energi kinetik mobil tersebut? • Jawab: • Dik: m = 2000 kg; v = 20 m/s; • Dit: Ek = …..? • Penyelesaian: • Ek = 1/2 m.v2 • Ek = 1/2 (2000.202) • Ek = 1/2 (80000) • Ek = 40000 J • Ek = 400 kJ
  • 9.
    Energi potensial adalahkonsep yang dapat lebih sederhana dipahami sebagai “energi yang tersimpan.” Energi potensial adalah energi yang tersimpan dalam sistem fisik, biasanya sebagai akibat dari posisi benda atau energi yang tersimpan di dalam suatu benda (materi) karena kedudukan atau keadaan benda tersebut.
  • 11.
    • Ep =m . g . h • dimana : m = massa benda (kg) g = percepatan gravitasi (m/s²)
  • 12.
    • Sebuah Apelbermassa 0,5 kg berada pada ketinggian 10 meter dari permukaan bumi. Jika diketahui gravitasi bumi ditempat itu adalah 10 m/s2, berapakah energi potensial yang dimiliki apel pada ketinggian itu? • Jawab: • EP = m x g x h • EP = 0,5 x 10 x 10 • EP = 50 Joule
  • 13.
    DAYA • Sebelumnyakita telah mempelajari konsep usaha tanpa memperhitungkan besaran waktu. Misalnya ketika mengangkat sebuah peti kayu hingga ketinggian tertentu, kita membutuhkan sejumlah usaha. Peti kayu yang kita angkat dengan sejumlah usaha tentu saja memerlukan selang waktu tertentu untuk berpindah dari kedudukan awal ke kedudukan akhir. Sekarang kita akan mempelajari pokok bahasan daya, sebuah besaran fisika yang menyatakan hubungan antara usaha dan waktu. • Daya didefinisikan sebagai kecepatan melakukan usaha atau kemampuan untuk melakukan usaha tiap satuan waktu. • Secara matematis dapat dibuat:
  • 14.
    • Berdasarkan persamaanini, dapat disimpulkan bahwa semakin besar laju usaha, semakin besar Daya. Sebaliknya, semakin kecil laju Usaha maka semakin kecil laju Daya. Yang dimaksudkan dengan laju usaha adalah seberapa cepat sebuah usaha dilakukan. • Karena W = F . s , maka persamaan di atas dapat menjadi :
  • 15.
    • Daya merupakanbesaran skalar, besaran yang hanya mempunyai nilai alias besar, tidak mempunyai arah. Dalam SI, satuan daya adalah joule/sekon atau watt dimana 1 watt = 1 J/s. Untuk keperluan praktis, terutama dalam bidang teknik, satuan daya yang digunakan adalah daya kuda atau horse power (hp) atau paarde kracht (pk) dimana: 1 hp = 746 watt.
  • 16.
    • P =daya ( J/s) • W = usaha ( J) • t = waktu (s • dengan: • P = daya ( J/s) • F = gaya (N) • v = kecepatan (m/s)
  • 17.
    • 1.Dik: •Δ w = 12.000 joule • Δ t = 2 menit = 120 sekon • Dit: • P....? • Penyelesaian: • P = Δ w / Δ t = 12.000 J / 120 s = 100 watt
  • 18.
    2. Seseorang bermasa50 kg menaiki tangga yang tingginya 10 meter selama 2 menit. Jika percepatan gravitasi (g) adalah 10 m/s2 maka daya yang dihasilkan adalah…. Pembahasan Diketahui : Massa (m) = 50 kg Tinggi (h) = 10 meter Percepatan gravitasi (g) = 10 m/s2 Selang waktu (t) = 2 menit = 2 (60) = 120 sekon Ditanya : daya (P)
  • 19.
    Jawab : Rumusdaya : P = W / t Keterangan : P = daya, W = usaha, t = waktu Rumus usaha : W = F s = w h = m g h Keterangan : W = usaha, F = gaya, w = gaya berat, s = perpindahan, h = ketinggian, m = massa, g = percepatan gravitasi. Ketika menaiki tangga, gaya gravitasi melakukan usaha pada orang tersebut. Usaha yang dilakukan oleh gaya konservatif seperti gaya gravitasi hanya bergantung perubahan ketinggian. Dengan adanya usaha yang dilakukan oleh gaya gravitasi menyebabkan energi potensial gravitasi orang tersebut bertambah. Usaha yang dilakukan oleh gaya gravitasi pada orang tersebut adalah : W = m g h = (50)(10)(10) = 5000 Joule. Jadi daya yang dihasilkan ketika orang tersebut menaiki tangga adalah : P = W / t = 5000 / 120 = 41,7 Joule/sekon.