Oleh KELOMPOK 4 : 
A’yunina Yunitasari 
Ayu Faradila 
Hkit Fail Nurhasanah
 Energi potensial adalah energi yang 
memperngaruhi benda karena posisi 
(ketinggian) benda tersebut yang mana 
kecenderungan tersebut menuju tak terhingga 
dengan arah dari gaya yang ditimbulkan dari 
energi potensial tersebut.
Sebuah benda yang terletak di atas 
tanah memiliki energi potensial yang 
berhubungan dengan ketinggian dimana 
benda itu berada, menurut persamaan: 
di mana: 
 Ep = energi potensial dalam joule (J) 
m = massa benda dalam kg 
 g = percepatan gravitasi konstan (9,8 m / s ²) 
 h = tinggi di atas tanah atau jarak dari bahwa 
benda (m) 
C 
O 
N 
T 
O 
H 
Ep = mgh
Contoh paling umum dari Energi Potensial adalah 
Energi Potensial Gravitasi. Karena setiap bentuk 
EP berhubungan dengan satu gaya tertentu 
EPgrav = mgy 
 Maka makin tinggi suatu benda diatas tanah, makin 
besar pula Energi Potensial Gravitasinya 
h = EPgrav
EPgrav bergantung pada ketinggian vertikal (h) 
suatu benda di atas tingkat acuan tertentu dan 
tidak tergantung pada lintasan yang diambil. 
Misalnya: 
Energi potensial gravitasi sebuah buku yang dipegang tinggi 
diatas meja, maka EPgrav bergantung pada apakah kita 
mengukur y dari permukaan meja, lantai atau dari titik 
acuan lainnya. 
Maka persamaan ΔEP –lah yang dapat diukur. Untuk 
pergerakkan massa m dari titik 1 ke titik 2 = EP benda 
antara titik 1 dan titik 2. didapatkan : 
WG = -mg (y2-y1) 
WG = - ΔEP
Contoh lain dari energi potensial adalah 
misalnya EP yang dimiliki oleh Pegas. 
Persamaan pegas dikenal sebagai 
Hukum Hooke 
FP = kx 
di mana: 
 Fp = Gaya Pegas 
 k = konstanta pegas 
 x = Jarak
F 
F = 
½kxf 
0 x xf
Karena Fp berubah-ubah 
secara linier 
dari nol ketika 
posisi tidak 
teregang sampai 
sampai ketika 
direntangkan 
sepanjang x. maka : 
Pegas pada 
posisi normal 
Fp 
Fs 
Fs 
Fp 
x EP elastik = ½ kx2
 Sebuah benda berada pada ketinggian seperti 
yang terlihat pada gambar berikut. 
 Jika benda telah turun sejauh 2 meter dari 
posisi mula-mula, berapakah energi potensial 
yang dimiliki benda itu sekarang? 
 Jawab 
Ep1/Ep2 = h1/h2 
6000/Ep2 = 10/8 
Ep2 = (6000 x 8)/10 
Ep2 = 4800 J
 ^ William John Macquorn Rankine (1853) "On the general law 
of the transformation of energy," Proceedings of the Philosophical 
Society of Glasgow, vol. 3, no. 5, pages 276-280; reprinted 
in: (1) Philosophical Magazine, series 4, vol. 5, no. 30,pages 106- 
117 (February 1853); and (2) W. J. Millar, ed., Miscellaneous 
Scientific Papers: by W. J. Macquorn Rankine, ... (London, 
England: Charles Griffin and Co., 1881), part II, pages 203-208. 
 ^ Smith, Crosbie (1998). The Science of Energy - a Cultural History 
of Energy Physics in Victorian Britain. The University of Chicago 
Press. ISBN 0-226-76420-6. 
 Giancoli,Douglas.2001.Fisika.Jakarta:Erlangga
Energi potensial

Energi potensial

  • 1.
    Oleh KELOMPOK 4: A’yunina Yunitasari Ayu Faradila Hkit Fail Nurhasanah
  • 2.
     Energi potensialadalah energi yang memperngaruhi benda karena posisi (ketinggian) benda tersebut yang mana kecenderungan tersebut menuju tak terhingga dengan arah dari gaya yang ditimbulkan dari energi potensial tersebut.
  • 3.
    Sebuah benda yangterletak di atas tanah memiliki energi potensial yang berhubungan dengan ketinggian dimana benda itu berada, menurut persamaan: di mana:  Ep = energi potensial dalam joule (J) m = massa benda dalam kg  g = percepatan gravitasi konstan (9,8 m / s ²)  h = tinggi di atas tanah atau jarak dari bahwa benda (m) C O N T O H Ep = mgh
  • 4.
    Contoh paling umumdari Energi Potensial adalah Energi Potensial Gravitasi. Karena setiap bentuk EP berhubungan dengan satu gaya tertentu EPgrav = mgy  Maka makin tinggi suatu benda diatas tanah, makin besar pula Energi Potensial Gravitasinya h = EPgrav
  • 5.
    EPgrav bergantung padaketinggian vertikal (h) suatu benda di atas tingkat acuan tertentu dan tidak tergantung pada lintasan yang diambil. Misalnya: Energi potensial gravitasi sebuah buku yang dipegang tinggi diatas meja, maka EPgrav bergantung pada apakah kita mengukur y dari permukaan meja, lantai atau dari titik acuan lainnya. Maka persamaan ΔEP –lah yang dapat diukur. Untuk pergerakkan massa m dari titik 1 ke titik 2 = EP benda antara titik 1 dan titik 2. didapatkan : WG = -mg (y2-y1) WG = - ΔEP
  • 6.
    Contoh lain darienergi potensial adalah misalnya EP yang dimiliki oleh Pegas. Persamaan pegas dikenal sebagai Hukum Hooke FP = kx di mana:  Fp = Gaya Pegas  k = konstanta pegas  x = Jarak
  • 7.
    F F = ½kxf 0 x xf
  • 8.
    Karena Fp berubah-ubah secara linier dari nol ketika posisi tidak teregang sampai sampai ketika direntangkan sepanjang x. maka : Pegas pada posisi normal Fp Fs Fs Fp x EP elastik = ½ kx2
  • 9.
     Sebuah bendaberada pada ketinggian seperti yang terlihat pada gambar berikut.  Jika benda telah turun sejauh 2 meter dari posisi mula-mula, berapakah energi potensial yang dimiliki benda itu sekarang?  Jawab Ep1/Ep2 = h1/h2 6000/Ep2 = 10/8 Ep2 = (6000 x 8)/10 Ep2 = 4800 J
  • 10.
     ^ WilliamJohn Macquorn Rankine (1853) "On the general law of the transformation of energy," Proceedings of the Philosophical Society of Glasgow, vol. 3, no. 5, pages 276-280; reprinted in: (1) Philosophical Magazine, series 4, vol. 5, no. 30,pages 106- 117 (February 1853); and (2) W. J. Millar, ed., Miscellaneous Scientific Papers: by W. J. Macquorn Rankine, ... (London, England: Charles Griffin and Co., 1881), part II, pages 203-208.  ^ Smith, Crosbie (1998). The Science of Energy - a Cultural History of Energy Physics in Victorian Britain. The University of Chicago Press. ISBN 0-226-76420-6.  Giancoli,Douglas.2001.Fisika.Jakarta:Erlangga