Kompetensi Dasar
Setelah mengikuti pembelajaran eksponen dan logaritma siswa mampu:
1. Menghayati pola hidup disiplin, kritis, bertanggung jawab, konsisten, dan jujur
serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari;
2. Memilih dan menerapkan aturan eksponen dan logaritma sesuai dengan
karakteristik

permasalahan

yang

akan

diselesaikan

dan

memeriksa

kebenaran langkah-langkahnya;
3. Menyajikan masalah nyata menggunakan operasi aljabar berupa eksponen
dan logaritma serta menyelesaikannya menggunakan sifat-sifat dan aturan

yang telah terbukti kebenarannya.
Pengalaman Belajar
Melalui pembelajaran materi eksponen dan logaritma, siswa memperoleh pengalaman belajar:
•

Mengkomunikasikan karakteristik masalah otentik yang pemecahannya terkait eksponen
dan logaritma;

•

Merancang model Matematika dari sebuah permasalahan autentik yang berkaitan dengan

eksponen dan logaritma;
•

Menyelesaikan model Matematika untuk memperoleh solusi permasalahan yang diberikan;

•

Menafsirkan hasil pemecahan masalah;

•

Membuktikan berbagai sifat terkait eksponen dan logaritma;

•

Menuliskan dengan kata-katanya sendiri konsep persamaan kuadrat berdasarkan ciri-ciri
yang dituliskan sebelumnya;

•

Membuktikan sifat-sifat dan aturan matematika yang berkaitan dengan eksponen dan
logaritma berdasarkan konsep yang sudah dimiliki;

•

Menerapkan berbagai sifat eksponen dan logaritma dalam pemecahan masalah.
Peta Konsep
Bulat
Positif

Fungsi

Nol

Bentuk
Pangkat

Bulat
Negatif
Pecahan

Eksponen
Bilangan
Rasional

Bentuk
Akar

Eksponen
dan
Logaritma

Bilangan
Irrasional

Hubungan
Eksponen dan
Logaritma
Logaritma

Fungsi
Sifat-Sifat

Operasi
+,-,x,:

Merasionalkan Penyebut
Bentuk Akar
EKSPONEN
 Fungsi Eksponen
Perhatikan tabel berikut! Ada beberapa sifat grafik fungsi eksponen!

x
-3

-2

-1

0

1

2

3

4

f(x) = 2x

⅛

⅟4

⅟2

1

2

4

8

16

f(x) = 2-x

8

4

2

1

⅟2

⅟4

⅛

⅟16

f(x) = 3x

⅟27

⅟9

⅟3

1

3

9

27

81

f(x) = 3-x

27

9

3

1

⅟3

⅟9

⅟27

⅟81

Sifat-sifat tersebut adalah sebagai berikut:
1. Jika x negatif dan rumus fungsi dengan pangkat positif = hasilnya adalah pecahan
2. Jika x positif dan rumus fungsi dengan pangkat positif = hasilnya adalah positif
3. Jika x negatif dan rumus fungsi dengan pangkat negatif = hasilnya adalah positif
4. Jika x positif dan rumus fungsi dengan pangkat negatif = hasilnya adalah pecahan
5. Jika x nol dan rumus fungsi dengan pangkat positif/negatif = hasilnya adalah satu
 Bentuk Pangkat
 Pangkat Bulat Positif

Y-Values

Misal: a = bilangan real; n = bilangan bulat positif; maka:
12:00
an = a x a x a x…x a
n faktor

0:00
Artinya: bilangan a dikalikan sebanyak n faktor; dengan a sebagai basis, dan n
sebagai pangkat, maka dihasilkan an 12:00
Contoh:
1. 22
2. 35
3. -24
4. (-5)2

Y-Values

0:00
=2x2=4
= 3 x 3 x 3 x 3 x 3 = 243
= - (2 x 2 x 2 x 2) = -16
12:00
= (-5 x -5) = 25

0:00
-4

-3

-2

-1

0

1

2
• Sifat-Sifat Pangkat Bulat Positif
1. am x an = am+n
Dimana; a bilangan real, m dan n bilangan bulat positif
- Bukti:
am x an = a x a x a x…x a x a x a x a x…x a
m faktor
=axaxaxaxa

m+n
= am+n
- Contoh:

1. 53 x 52 = 53+2
= 55
= 3125
2. 92 x 272 = (32)2 x (33)2
= 34 x 36
= 34+6
= 310
= 59049

n faktor
2. am : an = am-n
Dimana; a bilangan real, m dan n bilangan bulat positif
- Bukti:
am : an = a x a x a x…x a : a x a x a x…x a
m faktor

n faktor

=axaxaxaxa
m-n
= am-n
- Contoh:

1. 35 : 32

2. 23 : 8
3. 22 : 42

= 35-2
= 33
= 27
= 23-3
= 20 = 1
= 22 : (22)2
= 22-4 = 2-2
= ⅟4
3. (am)n = amxn
Dimana; a bilangan real, m dan n bilangan bulat positif
- Bukti:
(am)n
= am x am x am…x am
n faktor

= a x a x a…x a a x a x a…x a
m faktor

m faktor

a x a x a…x a … a x a x a…x a
m faktor

n faktor
= a x a x a…x a
mxn
- Contoh:
1. (2x8⅓)2

= (21+1)2
= (22)2
= 24
= 16

=

amxn

m faktor
 Pangkat Nol
Diperoleh dari sifat am:an=am-n, jika a bilangan real, m dan n bilangan bulat
positif, dan m = n.
- Bukti :
25 : 2 5 = 2 x 2 x 2 x 2 x 2
=1
2x2x2x2x2
Jadi, a0 = 1
 Pangkat Bulat Negatif
Perhatikan pola pemangkatan berikut ini!
22 = 4
2-1 = ⅟2
21 = 2
2-2 = ⅟4
20 = 1
dst…
Jadi, a-n= 1
a

n

- Bukti : a-n= 1
a

n

=

1
= 1n
a x a x a x…x a
a
n faktor
 Pangkat Pecahan
- Misal: a bilangan bulat dan a ≠ 0; m dan n bilangan bulat positif,
Maka:

Contoh:
- Misal: a bilangan bulat dan a ≠ 0; m dan n bilangan bulat positif,
Maka:

Contoh:
• Sifat-Sifat Pangkat Pecahan
1.
- Misal: a bilangan bulat dan a > 0,
- Contoh:

dan

adalah pecahan, n ≠ 0.

2.
- Misal: a bilangan bulat dan a > 0,
- Contoh:

dan

adalah pecahan, n ≠ 0.
•

Sederhanakanlah operasi pemangkatan
berikut ini!

1.)

4.)
2.)

5.)

3.)
 Bentuk Akar
Sebelum mempelajari bentuk akar, terlebih dahulu mengetahui konsep:
• Bilangan Rasional
Adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk , dengan a dan b bilangan
bulat dan b ≠ 0.
-Contoh : ¼, ½, ¾, 2, 3, , dll.
• Bilangan Irrasional
Adalah bilangan yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan, dan mengandung
bentuk desimal yang tak terhingga dan tak berpola.
-Contoh: ,
,
, dll.
Bilangan Irrasional yang menggunakan tanda akar ( ) dinamakan bentuk akar.
Namun, tidak semua bilangan yang berada dalam tanda akar merupakan bentuk akar.
Contoh:
= bukan bentuk akar, karena
= 2.
= bentuk akar
 Operasi pada Bentuk Akar
• Penjumlahan dan Pengurangan
Dimana, p,q,r bilangan real dan r ≥ 0; maka berlaku:

• Perkalian dan Pembagian
Beberapa sifat perkalian dan pembagian pada bentuk akar adalah sebagai berikut:
-Perkalian:

-Pembagian:
 Merasionalkan Penyebut Bentuk Akar
Pada prinsipnya, cara merasionalkan penyebut bentuk akar suatu pecahan adalah
dengan mengalikannya dengan bentuk akar sekawannya.
1. Merasionalkan bentuk

Caranya dengan mengalikan
Jadi:
2. Merasionalkan bentuk
Bilangan sekawan dari
Jadi:

dan
adalah

, dan sebaliknya
3. Merasionalkan bentuk
Bentuk

dan

dan
saling sekawan

Jadi:

4. Menyederhanakan bentuk
Coba perhatikan proses berikut ini!
Jadi:
Contoh Soal:
• Penjumlahan dan Pengurangan
1.
2.
• Perkalian dan Pembagian
1.
2.

• Merasionalkan
1.
•

Carilah hasil dari operasi pengakaran
berikut ini!

• Rasionalkan penyebut pecahan berikut ini!
3.)

1.)
• Tentukan nilai
4.)
2.)
• Sederhanakan bentuk akar berikut ini!
5.)
LOGARITMA
 Hubungan Eksponen dan Logaritma
Logaritma pada hakekatnya merupakan kebalikan dari proses pemangkatan
dan/atau pengakaran.

Bentuk Pangkat

Bentuk Akar

Bentuk Logaritma

ax

x

a

m

Unsur Logaritma:

a

log m

x

= Basis
= Numerus

= Hasil Logaritma

m

a

log m

x
 Fungsi Logaritma
Perhatikan tabel berikut! Ada beberapa sifat grafik fungsi logaritma!

x
1

2

3

4

8

9

f(x) = 2log x

-1

-1,5

-2

0

1

1,5

2

3

3,15

f(x) = log x

1

1,5

2

0

-1

-1,5

-2

-3

-3,15

f(x) = 3log x

-0,5

-1

-1,25

0

0,5

1

1,25

1,9

2

f(x) = log x

0,5

1

1,25

0

-0,5

-1

-1,25

-1,9

-2

Sifat-sifat tersebut antara lain:
1.

Jika x pecahan dan rumus fungsi dengan basis bilangan bulat positif, hasil = negatif

2.

Jika x bilangan bulat positif > 1 dengan rumus fungsi dengan basis bilangan bulat positif, hasil
= positif

3.

Jika x pecahan dan rumus fungsi dengan basis pecahan, hasil = positif

4.

Jika x bilangan bulat positif > 1 dengan rumus fungsi dengan basis pecahan, hasil = positif

5.

Jika x=1 dengan rumus fungsi dengan basis bilangan bulat positif / pecahan, hasil = nol
 Sifat-Sifat Logaritma

1. a log x 1

6. a log m n

n a log m
c

a

2. log 1 0
3. a log x a

7. log m

a

4. log mn
m
5. log
n

8. a log m.m log b

a

a

a

log m
c
log n

a

a

log m

log m

a

a

log n
log n

9.

ab

log m

n

n
m

1
m
log a

a

a

log b

log m
• Hitunglah nilai dari :

1.)
• Sederhanakan
4.)

2.)
5.)

3.)
Eksponen dan Logaritma

Eksponen dan Logaritma

  • 3.
    Kompetensi Dasar Setelah mengikutipembelajaran eksponen dan logaritma siswa mampu: 1. Menghayati pola hidup disiplin, kritis, bertanggung jawab, konsisten, dan jujur serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari; 2. Memilih dan menerapkan aturan eksponen dan logaritma sesuai dengan karakteristik permasalahan yang akan diselesaikan dan memeriksa kebenaran langkah-langkahnya; 3. Menyajikan masalah nyata menggunakan operasi aljabar berupa eksponen dan logaritma serta menyelesaikannya menggunakan sifat-sifat dan aturan yang telah terbukti kebenarannya.
  • 4.
    Pengalaman Belajar Melalui pembelajaranmateri eksponen dan logaritma, siswa memperoleh pengalaman belajar: • Mengkomunikasikan karakteristik masalah otentik yang pemecahannya terkait eksponen dan logaritma; • Merancang model Matematika dari sebuah permasalahan autentik yang berkaitan dengan eksponen dan logaritma; • Menyelesaikan model Matematika untuk memperoleh solusi permasalahan yang diberikan; • Menafsirkan hasil pemecahan masalah; • Membuktikan berbagai sifat terkait eksponen dan logaritma; • Menuliskan dengan kata-katanya sendiri konsep persamaan kuadrat berdasarkan ciri-ciri yang dituliskan sebelumnya; • Membuktikan sifat-sifat dan aturan matematika yang berkaitan dengan eksponen dan logaritma berdasarkan konsep yang sudah dimiliki; • Menerapkan berbagai sifat eksponen dan logaritma dalam pemecahan masalah.
  • 5.
  • 6.
    EKSPONEN  Fungsi Eksponen Perhatikantabel berikut! Ada beberapa sifat grafik fungsi eksponen! x -3 -2 -1 0 1 2 3 4 f(x) = 2x ⅛ ⅟4 ⅟2 1 2 4 8 16 f(x) = 2-x 8 4 2 1 ⅟2 ⅟4 ⅛ ⅟16 f(x) = 3x ⅟27 ⅟9 ⅟3 1 3 9 27 81 f(x) = 3-x 27 9 3 1 ⅟3 ⅟9 ⅟27 ⅟81 Sifat-sifat tersebut adalah sebagai berikut: 1. Jika x negatif dan rumus fungsi dengan pangkat positif = hasilnya adalah pecahan 2. Jika x positif dan rumus fungsi dengan pangkat positif = hasilnya adalah positif 3. Jika x negatif dan rumus fungsi dengan pangkat negatif = hasilnya adalah positif 4. Jika x positif dan rumus fungsi dengan pangkat negatif = hasilnya adalah pecahan 5. Jika x nol dan rumus fungsi dengan pangkat positif/negatif = hasilnya adalah satu
  • 7.
     Bentuk Pangkat Pangkat Bulat Positif Y-Values Misal: a = bilangan real; n = bilangan bulat positif; maka: 12:00 an = a x a x a x…x a n faktor 0:00 Artinya: bilangan a dikalikan sebanyak n faktor; dengan a sebagai basis, dan n sebagai pangkat, maka dihasilkan an 12:00 Contoh: 1. 22 2. 35 3. -24 4. (-5)2 Y-Values 0:00 =2x2=4 = 3 x 3 x 3 x 3 x 3 = 243 = - (2 x 2 x 2 x 2) = -16 12:00 = (-5 x -5) = 25 0:00 -4 -3 -2 -1 0 1 2
  • 8.
    • Sifat-Sifat PangkatBulat Positif 1. am x an = am+n Dimana; a bilangan real, m dan n bilangan bulat positif - Bukti: am x an = a x a x a x…x a x a x a x a x…x a m faktor =axaxaxaxa m+n = am+n - Contoh: 1. 53 x 52 = 53+2 = 55 = 3125 2. 92 x 272 = (32)2 x (33)2 = 34 x 36 = 34+6 = 310 = 59049 n faktor
  • 9.
    2. am :an = am-n Dimana; a bilangan real, m dan n bilangan bulat positif - Bukti: am : an = a x a x a x…x a : a x a x a x…x a m faktor n faktor =axaxaxaxa m-n = am-n - Contoh: 1. 35 : 32 2. 23 : 8 3. 22 : 42 = 35-2 = 33 = 27 = 23-3 = 20 = 1 = 22 : (22)2 = 22-4 = 2-2 = ⅟4
  • 10.
    3. (am)n =amxn Dimana; a bilangan real, m dan n bilangan bulat positif - Bukti: (am)n = am x am x am…x am n faktor = a x a x a…x a a x a x a…x a m faktor m faktor a x a x a…x a … a x a x a…x a m faktor n faktor = a x a x a…x a mxn - Contoh: 1. (2x8⅓)2 = (21+1)2 = (22)2 = 24 = 16 = amxn m faktor
  • 11.
     Pangkat Nol Diperolehdari sifat am:an=am-n, jika a bilangan real, m dan n bilangan bulat positif, dan m = n. - Bukti : 25 : 2 5 = 2 x 2 x 2 x 2 x 2 =1 2x2x2x2x2 Jadi, a0 = 1  Pangkat Bulat Negatif Perhatikan pola pemangkatan berikut ini! 22 = 4 2-1 = ⅟2 21 = 2 2-2 = ⅟4 20 = 1 dst… Jadi, a-n= 1 a n - Bukti : a-n= 1 a n = 1 = 1n a x a x a x…x a a n faktor
  • 12.
     Pangkat Pecahan -Misal: a bilangan bulat dan a ≠ 0; m dan n bilangan bulat positif, Maka: Contoh: - Misal: a bilangan bulat dan a ≠ 0; m dan n bilangan bulat positif, Maka: Contoh:
  • 13.
    • Sifat-Sifat PangkatPecahan 1. - Misal: a bilangan bulat dan a > 0, - Contoh: dan adalah pecahan, n ≠ 0. 2. - Misal: a bilangan bulat dan a > 0, - Contoh: dan adalah pecahan, n ≠ 0.
  • 15.
  • 16.
     Bentuk Akar Sebelummempelajari bentuk akar, terlebih dahulu mengetahui konsep: • Bilangan Rasional Adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk , dengan a dan b bilangan bulat dan b ≠ 0. -Contoh : ¼, ½, ¾, 2, 3, , dll. • Bilangan Irrasional Adalah bilangan yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan, dan mengandung bentuk desimal yang tak terhingga dan tak berpola. -Contoh: , , , dll. Bilangan Irrasional yang menggunakan tanda akar ( ) dinamakan bentuk akar. Namun, tidak semua bilangan yang berada dalam tanda akar merupakan bentuk akar. Contoh: = bukan bentuk akar, karena = 2. = bentuk akar
  • 17.
     Operasi padaBentuk Akar • Penjumlahan dan Pengurangan Dimana, p,q,r bilangan real dan r ≥ 0; maka berlaku: • Perkalian dan Pembagian Beberapa sifat perkalian dan pembagian pada bentuk akar adalah sebagai berikut: -Perkalian: -Pembagian:
  • 18.
     Merasionalkan PenyebutBentuk Akar Pada prinsipnya, cara merasionalkan penyebut bentuk akar suatu pecahan adalah dengan mengalikannya dengan bentuk akar sekawannya. 1. Merasionalkan bentuk Caranya dengan mengalikan Jadi: 2. Merasionalkan bentuk Bilangan sekawan dari Jadi: dan adalah , dan sebaliknya
  • 19.
    3. Merasionalkan bentuk Bentuk dan dan salingsekawan Jadi: 4. Menyederhanakan bentuk Coba perhatikan proses berikut ini!
  • 20.
  • 21.
    Contoh Soal: • Penjumlahandan Pengurangan 1. 2. • Perkalian dan Pembagian 1. 2. • Merasionalkan 1.
  • 24.
    • Carilah hasil darioperasi pengakaran berikut ini! • Rasionalkan penyebut pecahan berikut ini! 3.) 1.) • Tentukan nilai 4.) 2.) • Sederhanakan bentuk akar berikut ini! 5.)
  • 26.
    LOGARITMA  Hubungan Eksponendan Logaritma Logaritma pada hakekatnya merupakan kebalikan dari proses pemangkatan dan/atau pengakaran. Bentuk Pangkat Bentuk Akar Bentuk Logaritma ax x a m Unsur Logaritma: a log m x = Basis = Numerus = Hasil Logaritma m a log m x
  • 27.
     Fungsi Logaritma Perhatikantabel berikut! Ada beberapa sifat grafik fungsi logaritma! x 1 2 3 4 8 9 f(x) = 2log x -1 -1,5 -2 0 1 1,5 2 3 3,15 f(x) = log x 1 1,5 2 0 -1 -1,5 -2 -3 -3,15 f(x) = 3log x -0,5 -1 -1,25 0 0,5 1 1,25 1,9 2 f(x) = log x 0,5 1 1,25 0 -0,5 -1 -1,25 -1,9 -2 Sifat-sifat tersebut antara lain: 1. Jika x pecahan dan rumus fungsi dengan basis bilangan bulat positif, hasil = negatif 2. Jika x bilangan bulat positif > 1 dengan rumus fungsi dengan basis bilangan bulat positif, hasil = positif 3. Jika x pecahan dan rumus fungsi dengan basis pecahan, hasil = positif 4. Jika x bilangan bulat positif > 1 dengan rumus fungsi dengan basis pecahan, hasil = positif 5. Jika x=1 dengan rumus fungsi dengan basis bilangan bulat positif / pecahan, hasil = nol
  • 28.
     Sifat-Sifat Logaritma 1.a log x 1 6. a log m n n a log m c a 2. log 1 0 3. a log x a 7. log m a 4. log mn m 5. log n 8. a log m.m log b a a a log m c log n a a log m log m a a log n log n 9. ab log m n n m 1 m log a a a log b log m
  • 30.
    • Hitunglah nilaidari : 1.) • Sederhanakan 4.) 2.) 5.) 3.)