Standar Kompetensi:
2. Memahami prinsip-prinsip
pengelompokkan makhluk hidup
Kompetensi Dasar:
2.2. Mendeskripsikan ciri-ciri Archaebakteria
dan Eubacteria dan peranannya bagi
kehidupan.
ALGA HIJAU-BIRU
T U J U A N:
1. Menyebutkan ciri-ciri alga hijau biru
2. Menjelaskan cara reproduksi alga hijau-biru.
3. Menyebutkan peranan alga hijau biru
(Cyanobacteria)
ALGA HIJAU-BIRU
(CYANOBACTERIA)
Cyanobacteria merupakan
organisme fotosintetik (bersifat
autotrof) yang biasa disebut
dengan alga hijau-biru.
Alga hijau biru juga termasuk
ke dalam monera, karena
struktur selnya sama dengan
struktur sel bakteri, yaitu bersifat
prokariotik.
1. Berukuran mikroskopis
2. Merupakan mikroorganisme
prokariotik
3. Mempunyai klorofil sehingga
dapat berfotosintesis
4. Klorofilnya tidak dalam kloroplas
5. Dinding sel mengandung
peptida, hemiselulosa dan
selulosa, kadang-kadang
berlendir.
6. Hidupnya bebas atau
bersimbiosis dengan organisme
lain
Struktur Sel Alga Hijau-Biru
1
Tilakoi
d
Dindin
g
sel 2
Membran
sel
3
Sitoplasma 4
5
DN
A
6
Granula
penyimpanan
Struktur Sel Alga Hijau-Biru
Ada yang membentuk koloni dan ada yang berbentuk benang.
Sel alga hijau-biru tersusun sebagai berikut:
1. Selubung Lendir, yang berfungsi mencegah sel dari
kekeringan
2. Membran Sel, berfungsi mengatur keluar masuknya zat
dari dan ke dalam sel.
3. Sitoplasma, merupakan koloid yang tersusun atas air,
protein, lemak, gula, mineral, enzim, ribosom, dan DNA.
4. Mesosom, berfungsi sebagai penghasil energi
5. Ribosom, sebagai tempat sintesis protein
Reproduksi
Alga Hijau-Biru
Pembentukan
Spora
Pembelahan
Sel
Fragmentasi
Dengan pembelahan
sel, baik tunggal maupun
sel penyusun filamen
(benang) akan bertambah
banyak.Melalui cara ini
sel dapat langsung
terpisah atau tetap
bergabung membentuk
koloni.
Misal: Gloeocapsa.
Pembelahan Sel
Fragmentasi
Fragmentasi dilakukan
oleh alga hijau-biru
berbentuk benang.
Dengan fragmentasi
(pemenggalan), filamen
yang panjang akan
terputus menjadi dua atau
lebih benang pendek yang
disebut hormogonium.
Dan setiap hormogonium
akan tumbuh menjadi
filamen baru. Tempat
pemutusan filamen adalah
sel mati yang terdapat di
Pembentukan
Spora
Pada keadaan yang kurang menguntungkan, misalnya
kekurangan air, maka akan membentuk endospora yang
sebenarnya merupakan sel vegetatif. Dindingnya menebal,
dan ukuran sel membesar, bentuk ini disebut akinet. Jika
kondisi lingkungan telah pulih, maka spora tumbuh
menjadi alga yang baru.
Chroococcus
Hidupnya di dasar
kolam atau di tembok
yang basah. Tubuhnya
diselubungi lendir dan
bereproduksi dengan
pembelahan biner
Gloeocapsa
Adalah alga hijau-
biru bersel satu yang
hidup dipermukaan
batu yang basah
sehingga
menyebabkan batu
licin. Sel nya
berbentuk bulat
hingga oval dengan
warna hijau dan biru
tersebar di sekitar
dinding selnya.
Oscillatoria
Oscillatoria,
berbentuk filamen
dengan bentuk
menyempit dan
tersusun oleh sel yang
berbentuk cawan.
Banyak ditemukan
dikolam dan air tawar.
Nostoc
merupakan
Cyanobacteria
berbentuk koloni bola
lendir yang saling
menempel, sehingga
membentuk filamen
lingkaran tunggal
seperti rantai kalung.
Nostoc berkembang
biak dengan cara
fragmentasi.
Anabaena
Anabaena, merupakan
genus Cyanobacteria
yang bentuk tubuhnya
menyerupai nostoc.
Perbedaanya adalah,
anabaena dapat
bersimbiosis dengan
akar tumbuhan.
Anabaena bereproduksi
dengan spora.
Peranan Alga Hijau-Biru
1. Sebagai bahan
makanan. Contohnya
Spirullina , Ganggang
ini mengandung kadar
protein yang tinggi,
sehingga dijadikan
sumber makanan.
2. Sebagai pengikat
nitrogen bebas.
Misalnya Anabaena
Menguntungkan
Merugikan
1. Dapat meracuni air
2. Dapat tumbuh di
tembok dan batu,
sehingga tembok dan
batu akan mudah
lapuk.
Cyanobacteria

Cyanobacteria

  • 1.
    Standar Kompetensi: 2. Memahamiprinsip-prinsip pengelompokkan makhluk hidup Kompetensi Dasar: 2.2. Mendeskripsikan ciri-ciri Archaebakteria dan Eubacteria dan peranannya bagi kehidupan.
  • 2.
    ALGA HIJAU-BIRU T UJ U A N: 1. Menyebutkan ciri-ciri alga hijau biru 2. Menjelaskan cara reproduksi alga hijau-biru. 3. Menyebutkan peranan alga hijau biru (Cyanobacteria)
  • 3.
    ALGA HIJAU-BIRU (CYANOBACTERIA) Cyanobacteria merupakan organismefotosintetik (bersifat autotrof) yang biasa disebut dengan alga hijau-biru. Alga hijau biru juga termasuk ke dalam monera, karena struktur selnya sama dengan struktur sel bakteri, yaitu bersifat prokariotik.
  • 4.
    1. Berukuran mikroskopis 2.Merupakan mikroorganisme prokariotik 3. Mempunyai klorofil sehingga dapat berfotosintesis 4. Klorofilnya tidak dalam kloroplas 5. Dinding sel mengandung peptida, hemiselulosa dan selulosa, kadang-kadang berlendir. 6. Hidupnya bebas atau bersimbiosis dengan organisme lain
  • 5.
    Struktur Sel AlgaHijau-Biru 1 Tilakoi d Dindin g sel 2 Membran sel 3 Sitoplasma 4 5 DN A 6 Granula penyimpanan
  • 6.
    Struktur Sel AlgaHijau-Biru Ada yang membentuk koloni dan ada yang berbentuk benang. Sel alga hijau-biru tersusun sebagai berikut: 1. Selubung Lendir, yang berfungsi mencegah sel dari kekeringan 2. Membran Sel, berfungsi mengatur keluar masuknya zat dari dan ke dalam sel. 3. Sitoplasma, merupakan koloid yang tersusun atas air, protein, lemak, gula, mineral, enzim, ribosom, dan DNA. 4. Mesosom, berfungsi sebagai penghasil energi 5. Ribosom, sebagai tempat sintesis protein
  • 7.
  • 8.
    Dengan pembelahan sel, baiktunggal maupun sel penyusun filamen (benang) akan bertambah banyak.Melalui cara ini sel dapat langsung terpisah atau tetap bergabung membentuk koloni. Misal: Gloeocapsa. Pembelahan Sel
  • 9.
    Fragmentasi Fragmentasi dilakukan oleh algahijau-biru berbentuk benang. Dengan fragmentasi (pemenggalan), filamen yang panjang akan terputus menjadi dua atau lebih benang pendek yang disebut hormogonium. Dan setiap hormogonium akan tumbuh menjadi filamen baru. Tempat pemutusan filamen adalah sel mati yang terdapat di
  • 10.
    Pembentukan Spora Pada keadaan yangkurang menguntungkan, misalnya kekurangan air, maka akan membentuk endospora yang sebenarnya merupakan sel vegetatif. Dindingnya menebal, dan ukuran sel membesar, bentuk ini disebut akinet. Jika kondisi lingkungan telah pulih, maka spora tumbuh menjadi alga yang baru.
  • 11.
    Chroococcus Hidupnya di dasar kolamatau di tembok yang basah. Tubuhnya diselubungi lendir dan bereproduksi dengan pembelahan biner
  • 12.
    Gloeocapsa Adalah alga hijau- birubersel satu yang hidup dipermukaan batu yang basah sehingga menyebabkan batu licin. Sel nya berbentuk bulat hingga oval dengan warna hijau dan biru tersebar di sekitar dinding selnya.
  • 13.
    Oscillatoria Oscillatoria, berbentuk filamen dengan bentuk menyempitdan tersusun oleh sel yang berbentuk cawan. Banyak ditemukan dikolam dan air tawar.
  • 14.
    Nostoc merupakan Cyanobacteria berbentuk koloni bola lendiryang saling menempel, sehingga membentuk filamen lingkaran tunggal seperti rantai kalung. Nostoc berkembang biak dengan cara fragmentasi.
  • 15.
    Anabaena Anabaena, merupakan genus Cyanobacteria yangbentuk tubuhnya menyerupai nostoc. Perbedaanya adalah, anabaena dapat bersimbiosis dengan akar tumbuhan. Anabaena bereproduksi dengan spora.
  • 16.
    Peranan Alga Hijau-Biru 1.Sebagai bahan makanan. Contohnya Spirullina , Ganggang ini mengandung kadar protein yang tinggi, sehingga dijadikan sumber makanan. 2. Sebagai pengikat nitrogen bebas. Misalnya Anabaena Menguntungkan Merugikan 1. Dapat meracuni air 2. Dapat tumbuh di tembok dan batu, sehingga tembok dan batu akan mudah lapuk.