Budidaya Cabai                             Keluarkan bijinya dan dijemur. Biarkan hingga kering.         pH tanah kurang dari 5,5, tambahkan kapur. Untuk satu
                                                            Biji seperti ini bisa langsung disemai. Apabila ingin         hektar tanah asam dibutuhkan 1-1,5 ton kapur. Kapur akan
Deskripsi                                                   disimpan lama sebaiknya biarkan buah cabai tetap utuh         memberikan pengaruh terbaik bila diberikan 1 bulan
Herba tegak, 1 tahun atau menahun, sering kuat dan          dan jemur hingga kering. Bila sudah ingin disemai, bijinya    sebelum tanam. Selanjutnya boleh dipilih apakah cabai
bercabang lebar, tinggi 1-2,5 m. Bagian batang yang muda    yang kering dikeluarkan. Apabila benih terlanjur lama         akan ditanam dengan sistem baris tunggal (single row)
berambut halus. Daun tersebar, atau 2-3 bersama-sama        disimpan maka sebelum disemaikan direndam dahulu              atau sistem beberapa baris pada bedengan. Sistem baris
dan kemudian berbeda dalam besarnya, tangkai 0,5- 2,5       dalam air hangat. Biarkan sebentar. Nanti akan terlihat       tunggal banyak dipakai petani cabai dataran tinggi serta
cm panjangnya ; helaian daun bulat telur memanjang atau     sebagian biji terendam dan sebagian mengapung. Biji yang      dataran rendah yang tergolong medium karena cocok
ellips bentuk lanset, dengan pangkal meruncing dan ujung    mengapung dibuang karena biji tersebut sudah rusak dan        dengan tanah yang bertekstur ringan atau sedang. Sistem
runcing, gundul, 1,5-12 kali 1-5 cm. Bunga mengangguk,      bila dipaksakan ditanam akan sulit tumbuh. Biji yang          beberapa baris pada bedengan lebih umum digunakan
tangkai 10-18 mm. Tabung kelopak berusuk bentuk             terpilih untuk ditanam sebaiknya mengalami perlakuan          petani dataran rendah karena sistem tanahnya yang
lonceng, gundul, tinggi 2-3 mm, pada buahnya membesar       benih dahulu. Benih direndam dalam larutan kalium             bertekstur liat hingga berat. Jarak tanam yang digunakan
sekali, dengan 5 gigi. Mahkota bentuk roda, berbagi 5       hipoklorit 10 % sekitar 10 menit. Tindakan ini sebagai        pada sistem baris tunggal adalah (60-70 cm x 30-50 cm).
dalam, tinggi tabung 2 mm, tepian terbentang, luas, garis   penangkal penyakit virus yang sering terdapat pada benih.     Sedangkan untuk sistem bedengan, jarak tanamnya (40-50
tengah 1,5-2 cm, taju runcing. Kepala sarl semula ungu,     Benih juga dapat direndam dalam air hangat (suhu 50°C)        cm x 30-40 cm). Pada setiap titik dibuat lubang tanaman.
kemudian hijau perunggu. Buah buni bentuk garis lanset,     selama semalam. Tujuan perendaman agar benih cepat            Ukuran lubang tak perlu besar yang penting bisa memuat
merah cerah, rasa pedas. Dari Amerika tropis; sering        tumbuh. Kebutuhan benih cabai per hektar ialah antara         benih sapihan beserta tanah yang membalut perakarannya.
ditanam untuk buahriya dan tunas yang muda, kadang-         200-500 g. Untuk cabai hibrida sebaiknya memakai benih
kadang seolah-olah liar.                                    yang langsung dibeli di toko. Bila mengambil benih dari       Pemeliharaan
                                                            buah yang ditanam sendiri maka hasil panen bei-ikutnya        Pemeliharaan Benih sapihan biasanya tumbuh terus
Manfaat                                                     akan jauh berkurang. Tanaman cabai sebaiknya ditanam          dengan baik. Bila ada tanaman yang mati, sebaiknya
Jenis sayuran ini banyak diusahakan karena memiliki nilai   dalam bentuk bibit. Untuk itu diperlukan persemaian.          segera disulam. Tujuannya agar pertumbuhan tanaman
ekonomi yang tinggi. Orang Indonesia yang menyukai          Persemaian sederhana dengan atap daun kelapa, daun            susulan tidak terlalu jauh berbeda dengan yang lebih
sambal dan masakan yang pedas banyak membutuhkan            pisang, atau alang-alang bisa dipakai. Pada daerah dataran    dahulu tumbuh baik. Tindakan pemeliharaan lain untuk
cabai setiap hari.                                          tinggi atau daerah yang sering ditiup angin kencang,          tanaman cabai yang penting adalah penyiangan,
                                                            sebaiknya dibuat atap yang kekuatannya memadai.               penggemburan, dan pengairan. Penyiangan dilakukan
Syarat Tumbuh                                               Misalnya, atap plastik yang lumayan kokoh. Arah               dengan kored atau dengan langsung mencabut.
Cabai dapat hidup pada daerah yang memiliki ketinggian      bedengan persemaian dibuat menghadap ke timur. Tanah          Penyiangan dengan kored berfungsi juga sebagai
antara 01.200 m dpl. Berarti tanaman ini toleran terhadap   bedengan diolah agar gembur. Tambahkan pupuk kandang          penggembur tanah. Pengairan dilakukan terutama pada
dataran tinggi maupun dataran rendah. Jenis tanah yang      dengan dicampur merata. Tebarkan biji cabai dan siram         awal penanaman atau pada saat air hujan tak mencukupi
ringan ataupun yang berat tak ada masalah asalkan diolah    dengan sprayer halus agar tumbuh baik. Rawat dan              kebutuhan tanaman. Pemupukan: Kebutuhan pupuk
dengan baik. Namun, untuk pertumbuhan dan produksi          siramilah bibit secara teratlir. Setelah berumur 30-40 hari   kandang untuk setiap hektar lahan cabai adalah sekitar 20
terbaik, scbaiknya ditanam pada tanah berstruktur remah     setelah semai bibit siap ditanam di lahan. Penanaman          ton. Selain itu pupuk buatan juga diberikan. Pupuk yang
atau gembur dan kaya bahan organik. Sedang pH tanah         Cabai bisa di tanam di lahan sawah atau tegalan. Bila         biasa diberikan adalah Urea dengan dosis 225 kg/ha, TSP
yang dikehendaki antara 6,0-7,0.                            ditanam di lahan sawah sebaiknya di akhir musim hujan         dengan dosis 100-150 kg/ha, dan KCl dengan dosis 100-
                                                            sehingga jumlah air di lahan tidak berlebihan. Sedangkan      150 kg/ha. Pupuk Urea diberikan tiga kali. Sepertiga
Pedoman Budidaya                                            bila ditanam di tegalan saat yang tepat adalah musim          bagian di awal tanam, sepertiga berikutnya di bulan
Benih Benih cabai dapat diperoleh dari buah yang tua        hujan. Pemilihan musim ini penting agar kebutuhan air         pertama dan kedua. Sebaiknya pupuk diberikan dengan
yang bentuknya sempurna, tidak cacat, dan bebas hama-       tanaman cabai tersedia dengan tepat. Tanah dibersihkan        cara ditugal. Pemupukan pertama merupakan gabungan
penyakit. Belahlah buah cabai secara memanjang.             dari gulma dan dicangkul atau dibajak agar gembur. Bila       dari Urea, TSP, dan KCI.
tua dari bagian tengahnya. Pusat bercak ini sering robek
                                                            atau berlubang. Daun berubah kekuningan lalu gugur.
Hama dan Penyakit                                           Serangan keriting daun sesuai namanya ditandai oleh                BUDIDAYA CABAI
Jenis-jenis hama yang banyak menyerang tanaman cabai        keriting dan mengerutnya daun, tetapi keadaan tanaman
antara lain kutu daun dan trips. Kutu daun menyerang        tetap sehat dan segar. Selain penyakit keriting daun,                 (Capsicum   annum L.)
tunas muda cabai secara bergerombol. Daun yang              penyakit lainnya dapat dicegah dengan penyemprotan
terserang akan mengerut dan melingkar. Cairan manis         fungisida Dithane M 45, Antracol, Cupravit, Difolatan,
yang dikeluarkan kutu, membuat semut dan embun jelaga       Trimiltoa, dan Zincofol. Konsentrasi yang digunakan
berdatangan. Embun jelaga yang hitam ini sering menjadi     cukup 0,2-0,3%. Bila tanaman diserang penyakit keriting
tanda tak langsung serangan kutu daun. Pengendalian kutu    daun maka tanaman dicabut dan dibakar. Sedang
daun (Myzus persicae Sulz.) dengan memberikan Furadan       pengendalian keriting daun secara kimia masih sangat
3 G sebanyak 60-90 kg/ha atau sekitar 2 sendok makan/10     sulit.
m2 area. Apabila tanaman sudah tumbuh semprotkan
Curacron 500 EC, Nudrin 215 WSC, atau Tokuthion 500         Panen dan Pasca Panen
EC. Dosisnya 2 ml/liter air. Serangan hama trips amat       Panen Cabai dataran rendah lebih cepat dipanen dibanding
berbahaya bagi tanaman cabai, karena hama ini juga          cabai dataran tinggi. Panen pertama cabai dataran rendah
vektor pembawa virus keriting daun. Gejala serangannya      sudah dapat dilakukan pada umur 70-75 hari. Sedang di
berupa bercak-bercak putih di daun karena hama ini          dataran tinggi panen baru dapat dimulai pada umur 4-5
mengisap cairan daun tersebut. Bercak tersebut berubah      bulan. Setelah panen pertama, setiap 3-4 hari sekali
menjadi kecokelatan dan mematikan daun. Serangan berat      dilanjutkan dengan panen rutin. Biasanya pada panen
ditandai dengan keritingnya daun dan tunas. Daun            pertama jumlahnya hanya sekitar 50 kg. Panen kedua naik
menggulung dan sering timbul benjolan seperti tumor.        hingga 100 kg. Selanjutnya 150, 200, 250, ..., . hingga 600                    Oleh :
Hama trips (Thrips tabaci) dapat dicegah dengan banyak      kg per hektar. Setelah itu hasilnya menurun terus, sedikit
cara. Pemakaian mulsa jerami, pergiliran tanaman,           demi sedikit hingga tanaman tidak produktif lagi.                        Wahidin, SP., M.Si
penyiangan gulma atau rumputan pengganggu, dan              Tanaman cabai dapat dipanen terus-menerus hingga
menggenangi lahan dengan air selama beberapa waktu.         berumur 6-7 bulan. Cabai yang sudah berwama merah
Pemberian Furadan 3 G pada waktu tanam seperti pada         sebagaian berarti sudah dapat dipanen. Ada juga petani
pencegahan kutu daun mampu mencegah serangan hama           yang sengaja memanen cabainya pada saat masih muda
trip juga. Akan tetapi, untuk tanaman yang sudah cukup      (berwarna hijau). Kriteria panennya saat ukuran cabai
besar, dapat disemprot dengan Nogos 50 EC, Azodrin 15       sudah besar, tetapi masih berwama hijau penuh.
WSC, Nuracron 20 WSC, dosisnya 2-3 cc/1. Adapun
jenis-jenis penyakit yang banyak menyerang cabai antara
lain antraks atau patek yang disebabkan oleh cendawan            ----------------------000------------------------------
Colletotricum capsici dan Colletotricum piperatum, bercak
daun (Cercospora capsici), dan yang cukup berbahaya                                                                        Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian,
ialah keriting daun (TMV, CMVm, dan virus lainnya).                                                                           Perikanan dan Kehutanan (BP4K)
Gejala serangan antraks atau patek ialah bercak-bercak                                                                             Kabupaten Pandeglang
pada buah, buah kehitaman dan membusuk, kemudian
rontok. Gejala serangan bercak daun ialah bercak-bercak
kecil yang akan melebar. Pinggir bercak berwama lebih

Budidaya cabai

  • 1.
    Budidaya Cabai Keluarkan bijinya dan dijemur. Biarkan hingga kering. pH tanah kurang dari 5,5, tambahkan kapur. Untuk satu Biji seperti ini bisa langsung disemai. Apabila ingin hektar tanah asam dibutuhkan 1-1,5 ton kapur. Kapur akan Deskripsi disimpan lama sebaiknya biarkan buah cabai tetap utuh memberikan pengaruh terbaik bila diberikan 1 bulan Herba tegak, 1 tahun atau menahun, sering kuat dan dan jemur hingga kering. Bila sudah ingin disemai, bijinya sebelum tanam. Selanjutnya boleh dipilih apakah cabai bercabang lebar, tinggi 1-2,5 m. Bagian batang yang muda yang kering dikeluarkan. Apabila benih terlanjur lama akan ditanam dengan sistem baris tunggal (single row) berambut halus. Daun tersebar, atau 2-3 bersama-sama disimpan maka sebelum disemaikan direndam dahulu atau sistem beberapa baris pada bedengan. Sistem baris dan kemudian berbeda dalam besarnya, tangkai 0,5- 2,5 dalam air hangat. Biarkan sebentar. Nanti akan terlihat tunggal banyak dipakai petani cabai dataran tinggi serta cm panjangnya ; helaian daun bulat telur memanjang atau sebagian biji terendam dan sebagian mengapung. Biji yang dataran rendah yang tergolong medium karena cocok ellips bentuk lanset, dengan pangkal meruncing dan ujung mengapung dibuang karena biji tersebut sudah rusak dan dengan tanah yang bertekstur ringan atau sedang. Sistem runcing, gundul, 1,5-12 kali 1-5 cm. Bunga mengangguk, bila dipaksakan ditanam akan sulit tumbuh. Biji yang beberapa baris pada bedengan lebih umum digunakan tangkai 10-18 mm. Tabung kelopak berusuk bentuk terpilih untuk ditanam sebaiknya mengalami perlakuan petani dataran rendah karena sistem tanahnya yang lonceng, gundul, tinggi 2-3 mm, pada buahnya membesar benih dahulu. Benih direndam dalam larutan kalium bertekstur liat hingga berat. Jarak tanam yang digunakan sekali, dengan 5 gigi. Mahkota bentuk roda, berbagi 5 hipoklorit 10 % sekitar 10 menit. Tindakan ini sebagai pada sistem baris tunggal adalah (60-70 cm x 30-50 cm). dalam, tinggi tabung 2 mm, tepian terbentang, luas, garis penangkal penyakit virus yang sering terdapat pada benih. Sedangkan untuk sistem bedengan, jarak tanamnya (40-50 tengah 1,5-2 cm, taju runcing. Kepala sarl semula ungu, Benih juga dapat direndam dalam air hangat (suhu 50°C) cm x 30-40 cm). Pada setiap titik dibuat lubang tanaman. kemudian hijau perunggu. Buah buni bentuk garis lanset, selama semalam. Tujuan perendaman agar benih cepat Ukuran lubang tak perlu besar yang penting bisa memuat merah cerah, rasa pedas. Dari Amerika tropis; sering tumbuh. Kebutuhan benih cabai per hektar ialah antara benih sapihan beserta tanah yang membalut perakarannya. ditanam untuk buahriya dan tunas yang muda, kadang- 200-500 g. Untuk cabai hibrida sebaiknya memakai benih kadang seolah-olah liar. yang langsung dibeli di toko. Bila mengambil benih dari Pemeliharaan buah yang ditanam sendiri maka hasil panen bei-ikutnya Pemeliharaan Benih sapihan biasanya tumbuh terus Manfaat akan jauh berkurang. Tanaman cabai sebaiknya ditanam dengan baik. Bila ada tanaman yang mati, sebaiknya Jenis sayuran ini banyak diusahakan karena memiliki nilai dalam bentuk bibit. Untuk itu diperlukan persemaian. segera disulam. Tujuannya agar pertumbuhan tanaman ekonomi yang tinggi. Orang Indonesia yang menyukai Persemaian sederhana dengan atap daun kelapa, daun susulan tidak terlalu jauh berbeda dengan yang lebih sambal dan masakan yang pedas banyak membutuhkan pisang, atau alang-alang bisa dipakai. Pada daerah dataran dahulu tumbuh baik. Tindakan pemeliharaan lain untuk cabai setiap hari. tinggi atau daerah yang sering ditiup angin kencang, tanaman cabai yang penting adalah penyiangan, sebaiknya dibuat atap yang kekuatannya memadai. penggemburan, dan pengairan. Penyiangan dilakukan Syarat Tumbuh Misalnya, atap plastik yang lumayan kokoh. Arah dengan kored atau dengan langsung mencabut. Cabai dapat hidup pada daerah yang memiliki ketinggian bedengan persemaian dibuat menghadap ke timur. Tanah Penyiangan dengan kored berfungsi juga sebagai antara 01.200 m dpl. Berarti tanaman ini toleran terhadap bedengan diolah agar gembur. Tambahkan pupuk kandang penggembur tanah. Pengairan dilakukan terutama pada dataran tinggi maupun dataran rendah. Jenis tanah yang dengan dicampur merata. Tebarkan biji cabai dan siram awal penanaman atau pada saat air hujan tak mencukupi ringan ataupun yang berat tak ada masalah asalkan diolah dengan sprayer halus agar tumbuh baik. Rawat dan kebutuhan tanaman. Pemupukan: Kebutuhan pupuk dengan baik. Namun, untuk pertumbuhan dan produksi siramilah bibit secara teratlir. Setelah berumur 30-40 hari kandang untuk setiap hektar lahan cabai adalah sekitar 20 terbaik, scbaiknya ditanam pada tanah berstruktur remah setelah semai bibit siap ditanam di lahan. Penanaman ton. Selain itu pupuk buatan juga diberikan. Pupuk yang atau gembur dan kaya bahan organik. Sedang pH tanah Cabai bisa di tanam di lahan sawah atau tegalan. Bila biasa diberikan adalah Urea dengan dosis 225 kg/ha, TSP yang dikehendaki antara 6,0-7,0. ditanam di lahan sawah sebaiknya di akhir musim hujan dengan dosis 100-150 kg/ha, dan KCl dengan dosis 100- sehingga jumlah air di lahan tidak berlebihan. Sedangkan 150 kg/ha. Pupuk Urea diberikan tiga kali. Sepertiga Pedoman Budidaya bila ditanam di tegalan saat yang tepat adalah musim bagian di awal tanam, sepertiga berikutnya di bulan Benih Benih cabai dapat diperoleh dari buah yang tua hujan. Pemilihan musim ini penting agar kebutuhan air pertama dan kedua. Sebaiknya pupuk diberikan dengan yang bentuknya sempurna, tidak cacat, dan bebas hama- tanaman cabai tersedia dengan tepat. Tanah dibersihkan cara ditugal. Pemupukan pertama merupakan gabungan penyakit. Belahlah buah cabai secara memanjang. dari gulma dan dicangkul atau dibajak agar gembur. Bila dari Urea, TSP, dan KCI.
  • 2.
    tua dari bagiantengahnya. Pusat bercak ini sering robek atau berlubang. Daun berubah kekuningan lalu gugur. Hama dan Penyakit Serangan keriting daun sesuai namanya ditandai oleh BUDIDAYA CABAI Jenis-jenis hama yang banyak menyerang tanaman cabai keriting dan mengerutnya daun, tetapi keadaan tanaman antara lain kutu daun dan trips. Kutu daun menyerang tetap sehat dan segar. Selain penyakit keriting daun, (Capsicum annum L.) tunas muda cabai secara bergerombol. Daun yang penyakit lainnya dapat dicegah dengan penyemprotan terserang akan mengerut dan melingkar. Cairan manis fungisida Dithane M 45, Antracol, Cupravit, Difolatan, yang dikeluarkan kutu, membuat semut dan embun jelaga Trimiltoa, dan Zincofol. Konsentrasi yang digunakan berdatangan. Embun jelaga yang hitam ini sering menjadi cukup 0,2-0,3%. Bila tanaman diserang penyakit keriting tanda tak langsung serangan kutu daun. Pengendalian kutu daun maka tanaman dicabut dan dibakar. Sedang daun (Myzus persicae Sulz.) dengan memberikan Furadan pengendalian keriting daun secara kimia masih sangat 3 G sebanyak 60-90 kg/ha atau sekitar 2 sendok makan/10 sulit. m2 area. Apabila tanaman sudah tumbuh semprotkan Curacron 500 EC, Nudrin 215 WSC, atau Tokuthion 500 Panen dan Pasca Panen EC. Dosisnya 2 ml/liter air. Serangan hama trips amat Panen Cabai dataran rendah lebih cepat dipanen dibanding berbahaya bagi tanaman cabai, karena hama ini juga cabai dataran tinggi. Panen pertama cabai dataran rendah vektor pembawa virus keriting daun. Gejala serangannya sudah dapat dilakukan pada umur 70-75 hari. Sedang di berupa bercak-bercak putih di daun karena hama ini dataran tinggi panen baru dapat dimulai pada umur 4-5 mengisap cairan daun tersebut. Bercak tersebut berubah bulan. Setelah panen pertama, setiap 3-4 hari sekali menjadi kecokelatan dan mematikan daun. Serangan berat dilanjutkan dengan panen rutin. Biasanya pada panen ditandai dengan keritingnya daun dan tunas. Daun pertama jumlahnya hanya sekitar 50 kg. Panen kedua naik menggulung dan sering timbul benjolan seperti tumor. hingga 100 kg. Selanjutnya 150, 200, 250, ..., . hingga 600 Oleh : Hama trips (Thrips tabaci) dapat dicegah dengan banyak kg per hektar. Setelah itu hasilnya menurun terus, sedikit cara. Pemakaian mulsa jerami, pergiliran tanaman, demi sedikit hingga tanaman tidak produktif lagi. Wahidin, SP., M.Si penyiangan gulma atau rumputan pengganggu, dan Tanaman cabai dapat dipanen terus-menerus hingga menggenangi lahan dengan air selama beberapa waktu. berumur 6-7 bulan. Cabai yang sudah berwama merah Pemberian Furadan 3 G pada waktu tanam seperti pada sebagaian berarti sudah dapat dipanen. Ada juga petani pencegahan kutu daun mampu mencegah serangan hama yang sengaja memanen cabainya pada saat masih muda trip juga. Akan tetapi, untuk tanaman yang sudah cukup (berwarna hijau). Kriteria panennya saat ukuran cabai besar, dapat disemprot dengan Nogos 50 EC, Azodrin 15 sudah besar, tetapi masih berwama hijau penuh. WSC, Nuracron 20 WSC, dosisnya 2-3 cc/1. Adapun jenis-jenis penyakit yang banyak menyerang cabai antara lain antraks atau patek yang disebabkan oleh cendawan ----------------------000------------------------------ Colletotricum capsici dan Colletotricum piperatum, bercak daun (Cercospora capsici), dan yang cukup berbahaya Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, ialah keriting daun (TMV, CMVm, dan virus lainnya). Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Gejala serangan antraks atau patek ialah bercak-bercak Kabupaten Pandeglang pada buah, buah kehitaman dan membusuk, kemudian rontok. Gejala serangan bercak daun ialah bercak-bercak kecil yang akan melebar. Pinggir bercak berwama lebih