Tanaman cabai dapat tumbuh di berbagai wilayah Indonesia dengan potensi pasar yang besar, di mana 90% cabai dikonsumsi segar. Budidaya cabai yang baik memerlukan penerapan praktik pertanian yang baik untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia dan meningkatkan hasil bagi petani. Proses budidaya meliputi pembibitan, persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan, dengan penekanan pada pengendalian hama dan pemeliharaan agar efisiensi biaya dan hasil maksimal.