BATUAN SEDIMEN
Siklus Batuan
Batuan Sedimen
Batuan sedimen adalah batuan hasil pengendapan
baik yang berasal dari hasil sedimentasi mekanis
(hasil rombakan batuan asal), sedimentasi kimiawi
(hasil penguapan larutan) maupun sedimentasi
organik (hasil akumulasi organik).
Batuan Sedimen
CLAYSTONE
CHALK
SANDSTONE
CONGLOMERATE SYlLVITE
COAL
Klasifikasi Batuan Sedimen
(Koesoemadinata,
1985)
KLASIFIKASIBATUANSEDIMENNONKLASTIK
Batugamping
Deskripsi Batuan Sedimen Klastik
KOMPONEN
UKURANBUTIR
PEMILAHAN
KEBUNDARAN
KEMAS
STRUKTUR
KOMPONEN
Butiran (grain) : butiran klastik yang tertransport dapat berupa
mineral, fosil atau fragmen batuan (litik).
Masa dasar (matrix) : berukuran lebih halus dari butiran (< 1/16
mm) dan diendapkan bersama-sama dengan butiran.
Semen (cement) : material berukuran halus yang mengikat butiran dan
matrik, diendapkan setelah fragmen dan matrik, contoh : semen
karbonat, silika, oksida besi, lempung, dll.
Besar Butir adalah ukuran/diameter butiran yang merupakan unsur
utama dari batuan sedimen klastik, yang berhubungan dengan tingkat
energi pada saat transportasi dan pengendapan.
BESAR BUTIR
PEMILAHAN
Pemilahan adalah tingkat keseragaman besar
butir.
Istilah-istilah yang dipakai adalah “terpilah baik” (butir-butir
sama besar), “terpilah sedang” dan “terpilah buruk”.
KEBUNDARAN
Kebundaran adalah tingkat kelengkungan dari setiap
fragmen/butiran. Istilah-istilah yang dipakai adalah:
- membundar baik (well rounded)
- membundar (rounded)
- membundar tanggung (subrounded)
- menyudut tanggung (subangular)
- menyudut (angular)
KEMAS
TERTUTUP TERBUKA
Kemas adalah sifat hubungan antar butir di dalam suatu masa
dasar atau diantara semennya.
Istilah-istilah yang dipakai adalah “kemas terbuka” digunakan
untuk butiran yang tidak saling bersentuhan, dan “kemas tertutup”
untuk butiran yang saling bersentuhan.
Masif/Berlapis (Tebal, Tebal Lateral
Seragam/Tidak Seragam – Menerus/Tidak
Menerus), Normal/Reverse Gradded Bedding,
Cross Bedding/Lamination,
STRUKTUR
POROSITAS
Porositas adalah perbandingan antara volume
rongga dengan volume total batuan. Porositas
dapat diuji dengan meneteskan cairan (air) ke
dalam batuan. Istilah yang dipakai adalah
porositas baik (batuan menyerap air), porositas
sedang (diantara baik-buruk), dan porositas buruk
(batuan tidak menyerap air).
KEKOMPAKKAN
KOMPAK LOOSE
alah perbandingan antara volume rongga dengan
volume total batuan .Porositas dapat diuji dengan
meneteskan cairan (air) ke dalam batuan. Istilah
yang dipakai adalah porositas baik (batuan
menyerap air), porositas sedang (di antara baik-
buruk), dan porositas buruk (batuan tidak
menyerap air).
POROSITAS
- Dense : sangat padat
- Hard : keras dan padat
- Medium hard : agak keras tetapi masih dapat
digores dengan jarum baja
- Soft : lunak, mudah tergores dan dipecahkan.
- Friable : keras tetapi dapat diremas dengan
tangan
- Spongy : berongga
Kegunaan Batuan Sedimen
Limeston
e
Coal
Sandstone
Porous, relatively
weak Colour Range
Surface Textures
TERIMA KASIH

Batuan Sedimen.pptx

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    Batuan Sedimen Batuan sedimenadalah batuan hasil pengendapan baik yang berasal dari hasil sedimentasi mekanis (hasil rombakan batuan asal), sedimentasi kimiawi (hasil penguapan larutan) maupun sedimentasi organik (hasil akumulasi organik).
  • 4.
  • 5.
  • 6.
  • 7.
    Deskripsi Batuan SedimenKlastik KOMPONEN UKURANBUTIR PEMILAHAN KEBUNDARAN KEMAS STRUKTUR
  • 8.
    KOMPONEN Butiran (grain) :butiran klastik yang tertransport dapat berupa mineral, fosil atau fragmen batuan (litik). Masa dasar (matrix) : berukuran lebih halus dari butiran (< 1/16 mm) dan diendapkan bersama-sama dengan butiran. Semen (cement) : material berukuran halus yang mengikat butiran dan matrik, diendapkan setelah fragmen dan matrik, contoh : semen karbonat, silika, oksida besi, lempung, dll.
  • 9.
    Besar Butir adalahukuran/diameter butiran yang merupakan unsur utama dari batuan sedimen klastik, yang berhubungan dengan tingkat energi pada saat transportasi dan pengendapan. BESAR BUTIR
  • 10.
    PEMILAHAN Pemilahan adalah tingkatkeseragaman besar butir. Istilah-istilah yang dipakai adalah “terpilah baik” (butir-butir sama besar), “terpilah sedang” dan “terpilah buruk”.
  • 11.
    KEBUNDARAN Kebundaran adalah tingkatkelengkungan dari setiap fragmen/butiran. Istilah-istilah yang dipakai adalah: - membundar baik (well rounded) - membundar (rounded) - membundar tanggung (subrounded) - menyudut tanggung (subangular) - menyudut (angular)
  • 12.
    KEMAS TERTUTUP TERBUKA Kemas adalahsifat hubungan antar butir di dalam suatu masa dasar atau diantara semennya. Istilah-istilah yang dipakai adalah “kemas terbuka” digunakan untuk butiran yang tidak saling bersentuhan, dan “kemas tertutup” untuk butiran yang saling bersentuhan.
  • 13.
    Masif/Berlapis (Tebal, TebalLateral Seragam/Tidak Seragam – Menerus/Tidak Menerus), Normal/Reverse Gradded Bedding, Cross Bedding/Lamination, STRUKTUR
  • 14.
    POROSITAS Porositas adalah perbandinganantara volume rongga dengan volume total batuan. Porositas dapat diuji dengan meneteskan cairan (air) ke dalam batuan. Istilah yang dipakai adalah porositas baik (batuan menyerap air), porositas sedang (diantara baik-buruk), dan porositas buruk (batuan tidak menyerap air).
  • 15.
    KEKOMPAKKAN KOMPAK LOOSE alah perbandinganantara volume rongga dengan volume total batuan .Porositas dapat diuji dengan meneteskan cairan (air) ke dalam batuan. Istilah yang dipakai adalah porositas baik (batuan menyerap air), porositas sedang (di antara baik- buruk), dan porositas buruk (batuan tidak menyerap air). POROSITAS - Dense : sangat padat - Hard : keras dan padat - Medium hard : agak keras tetapi masih dapat digores dengan jarum baja - Soft : lunak, mudah tergores dan dipecahkan. - Friable : keras tetapi dapat diremas dengan tangan - Spongy : berongga
  • 16.
    Kegunaan Batuan Sedimen Limeston e Coal Sandstone Porous,relatively weak Colour Range Surface Textures
  • 17.