BAKAT KHUSUS
1.HERDINA
2.HILDA HANDAYANI
3.RETNO TRIZA
PENGERTIAN BAKAT
Beberapa pengertian bakat menurut para ahli :
1. S.C. Utami Munandar (1985)
Bakat (aptitude) pada umumnya diartikan sebagai
kemampuan bawaan, sebagai potensi yang perlu
dikembangkan dan dilatih agar dapat terwujud.
2. Kartini Kartono (1979)
Bakat adalah mencakup segala faktor yang ada pada
individu sejak awal pertama dari kehidupannya, yang
kemudian menumbuhkan perkembangan keahlian,
kecakapan, dan keterampilan khusus tertentu.
Do you know them????
• Albert Einstein • Melly Goeslow
• Valentino Rossi • Michael Jordan
• Mahatma Gandhi
JENIS-JENIS BAKAT
Conny Semiawan dan Utami Munandar (1987)
mengklasifikasikan jenis-jenis bakat khusus, baik
yang masih berupa potensi maupun yang sudah
terwujud menjadi lima bidang, yaitu:
1. Bakat akademik khusus
2. Bakat kreatif-produktif
3. Bakat seni
4. Bakat kinestetik/psikomotorik
5. Bakat sosial
1. Bakat akademik khusus, merupakan
kemampuan bawaan khusus yang dimiliki
seseorang yang cenderung pada arah
akademis
2. Bakat kreatif produktif, merupakan
kemampuan bawaan khusus seseorang
yang mampu berkarya dan menciptakan
sesuatu yang baru
3. Bakat seni, merupakan kemampuan yang
dimiliki seseorang yang cenderung kearah
hiburan atau seni
4. Bakat kinestik/ promotorik, merupakan
kemampuan yang dimiliki seseorang yang
cenderung pada kinerja seseorang.
5. Bakat sosial, merupakan kemampuan
seseorang yang dimiliki seseorang yang
cenderung mengarah pada interaksi dengan
orang-orang yang ada di sekitarnya,
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PERKEMBANGAN BAKAT
d.
Kepribadian
c. Value
b.
Motivasi
a. Minat
e. Konsep
Diri
1. Variabel-variabel dalam
diri siswa
1. Interest atau minat
Suatu bakat tidak akan berkembang dengan baik
apabila anak yang bersangkutan tidak memiliki
interest atau minat terhadap bakatnya.
2. Motivasi
Motivasi berhubungan dengan kuatnya daya
juang anak untuk mencapai suatu sasaran
tertentu.
3. Value yaitu bagaimana seseorang memberi arti
terhadap pekerjaan itu.
4. Kepribadian, anak yang berkembang sesuai dengan
bakatnya, akan memiliki kepribadian yang lebih
positif, dibandingkan dengan anak yang tidak sesuai
bakatnya.
5. Konsep diri, ada pengaruh timbal balik antara
kepribadian dengan konsep diri, karena kesuksesan
yang diperolehnya.
a. Sarana dan prasarana
b. Lingkungan sosial
c. Lingkungan edukasi
d. Besar atau banyaknya latihan
e. Hambatan-hambatan
f. Kemungkinan untuk mengekspresikan
2. Variabel Lingkungan yang
Mempengaruhi Bakat
a. Dengan test bakat
b. Dengan observasi terhadap minat
Seseorang yang punya bakat dalam bidang tertentu
mempunyai minat yang kuat dalam bidang tersebut
c. Dengan pengalaman dan latihan
Seseorang yang mempunyai bakat dalm bidang musik
ketika dirinya diberi kesempatan untuk belajar bermain
musik cenderung menampakkan hasil.
D. Cara-cara Identifikasi dan
Pengungkapan Bakat
E. Upaya Orang Tua dan Guru
dalam Pengembangan Bakat
1. Perkaya anak dengan macam-macam pengalaman, dan
membangun motivasi belajar
2. Dorong dan rangsanglah anak untuk meluaskan
kemampuannya, setelah anak mengarang, anjurkan dia
untuk menggambarkannya.
3. Bersimpati atau bersama-sama melakukan kegiatan
dengan anak
4. Berilah penghargaan atau pujian atas usaha yang
dilakukannya sekecil apapun usaha tersebut.
5. Sediakanlah sarana yang memadai untuk pengembangan
bakat anak.
Bakat khusus
Bakat khusus

Bakat khusus

  • 2.
  • 3.
    PENGERTIAN BAKAT Beberapa pengertianbakat menurut para ahli : 1. S.C. Utami Munandar (1985) Bakat (aptitude) pada umumnya diartikan sebagai kemampuan bawaan, sebagai potensi yang perlu dikembangkan dan dilatih agar dapat terwujud. 2. Kartini Kartono (1979) Bakat adalah mencakup segala faktor yang ada pada individu sejak awal pertama dari kehidupannya, yang kemudian menumbuhkan perkembangan keahlian, kecakapan, dan keterampilan khusus tertentu.
  • 4.
    Do you knowthem???? • Albert Einstein • Melly Goeslow
  • 5.
    • Valentino Rossi• Michael Jordan
  • 6.
  • 7.
    JENIS-JENIS BAKAT Conny Semiawandan Utami Munandar (1987) mengklasifikasikan jenis-jenis bakat khusus, baik yang masih berupa potensi maupun yang sudah terwujud menjadi lima bidang, yaitu: 1. Bakat akademik khusus 2. Bakat kreatif-produktif 3. Bakat seni 4. Bakat kinestetik/psikomotorik 5. Bakat sosial
  • 8.
    1. Bakat akademikkhusus, merupakan kemampuan bawaan khusus yang dimiliki seseorang yang cenderung pada arah akademis 2. Bakat kreatif produktif, merupakan kemampuan bawaan khusus seseorang yang mampu berkarya dan menciptakan sesuatu yang baru 3. Bakat seni, merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang yang cenderung kearah hiburan atau seni
  • 9.
    4. Bakat kinestik/promotorik, merupakan kemampuan yang dimiliki seseorang yang cenderung pada kinerja seseorang. 5. Bakat sosial, merupakan kemampuan seseorang yang dimiliki seseorang yang cenderung mengarah pada interaksi dengan orang-orang yang ada di sekitarnya,
  • 10.
  • 11.
    d. Kepribadian c. Value b. Motivasi a. Minat e.Konsep Diri 1. Variabel-variabel dalam diri siswa
  • 12.
    1. Interest atauminat Suatu bakat tidak akan berkembang dengan baik apabila anak yang bersangkutan tidak memiliki interest atau minat terhadap bakatnya. 2. Motivasi Motivasi berhubungan dengan kuatnya daya juang anak untuk mencapai suatu sasaran tertentu.
  • 13.
    3. Value yaitubagaimana seseorang memberi arti terhadap pekerjaan itu. 4. Kepribadian, anak yang berkembang sesuai dengan bakatnya, akan memiliki kepribadian yang lebih positif, dibandingkan dengan anak yang tidak sesuai bakatnya. 5. Konsep diri, ada pengaruh timbal balik antara kepribadian dengan konsep diri, karena kesuksesan yang diperolehnya.
  • 14.
    a. Sarana danprasarana b. Lingkungan sosial c. Lingkungan edukasi d. Besar atau banyaknya latihan e. Hambatan-hambatan f. Kemungkinan untuk mengekspresikan 2. Variabel Lingkungan yang Mempengaruhi Bakat
  • 15.
    a. Dengan testbakat b. Dengan observasi terhadap minat Seseorang yang punya bakat dalam bidang tertentu mempunyai minat yang kuat dalam bidang tersebut c. Dengan pengalaman dan latihan Seseorang yang mempunyai bakat dalm bidang musik ketika dirinya diberi kesempatan untuk belajar bermain musik cenderung menampakkan hasil. D. Cara-cara Identifikasi dan Pengungkapan Bakat
  • 16.
    E. Upaya OrangTua dan Guru dalam Pengembangan Bakat 1. Perkaya anak dengan macam-macam pengalaman, dan membangun motivasi belajar 2. Dorong dan rangsanglah anak untuk meluaskan kemampuannya, setelah anak mengarang, anjurkan dia untuk menggambarkannya. 3. Bersimpati atau bersama-sama melakukan kegiatan dengan anak 4. Berilah penghargaan atau pujian atas usaha yang dilakukannya sekecil apapun usaha tersebut. 5. Sediakanlah sarana yang memadai untuk pengembangan bakat anak.