JUDUL                               B IV
                                           AB
                                    FUGSI ORGANIZING
    ORGANISASI



APSEK ORGANISASI


STRUKTU ORGANISASI


BAGAN ORANGISASI


BENTUK ORGNISASI


   FUNGSIONAL


   DEVISIONAL


    SELESAI
                     Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
JUDUL                                   B IV
                                               AB
                                        FUGSI ORGANIZING
    ORGANISASI
                     ORGANISASI : Wadah, lembaga atau kelompok fungsional ketika
                     proses manajemen berlangsung
APSEK ORGANISASI
                     Pengorganisasian (Organizing) : merupakan proses penyususnanan
                     struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi,
STRUKTU ORGANISASI   sumberdaya-sumberdaya yang dimiliknya dan lingkungan yang
                     melingkupinya.
BAGAN ORANGISASI
                     Proses pengorganisasian dapat di tujukan dengan 3 langkah prosedur
                     berikut :
BENTUK ORGNISASI     1.Perincian seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan untuk
                        mencapai tujuan organisasi
                     2. Pembagian beban kerja total menjadi kegiatan-kegiatan
   FUNGSIONAL           yang secara logis dapat dilaksanakan oleh satu orang.
                     3. Pengadaan dan pengembangan suatu mekanisme untuk koordinasi
                        pekerjaan para anggota ornganisasi menjadi kesatuan yang
   DEVISIONAL           terpadu dan harmonis.


    SELESAI
                     Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
JUDUL                               B IV
                                           AB
                                    FUGSI ORGANIZING
    ORGANISASI

                     2 aspek utama penyususnan strutur organisasai :
APSEK ORGANISASI
                     1. Departementalisasi : merupakan
                        pengelompokan kegiatan-kegiatan yang
STRUKTU ORGANISASI
                        sejenis dan saling berhubungan dapat
                        dikerjakan bersama
BAGAN ORANGISASI
                     2. Pembagian kerja : Perincian tugas pekerjaan
                        agar setiap individu dalam organisasi
                        bertanggung jawab untuk dan melaksanakan
BENTUK ORGNISASI
                        sekumpulan kegiatan yang terbatas.

   FUNGSIONAL


   DEVISIONAL


    SELESAI
                     Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
JUDUL                                   B IV
                                               AB
                                        FUGSI ORGANIZING
    ORGANISASI
                     STRUKTUR ORGNAISASI (DESAIN ORGANISASI)
                     Yaitu sebagai mekanisme-mekanisme formal dengan mana
APSEK ORGANISASI        organisasi dikelola.
                     Faktor-faktor yang menentukan perancangan strutur organisasi :
                     1. Strategi Organisasi untuk mencapai tujuannya.
STRUKTU ORGANISASI   2. Teknologi yang digunakan
                     3. Anggotan (Karyawan) dan orang-orang yang terlibat dalam
BAGAN ORANGISASI        organisasi
                     4. Ukuran orgnisasi

BENTUK ORGNISASI     UNSUR-UNSUR STRUTUR ORGNISASI
                     1. Spesialisasi kegiatan
                     2. Standarisasi kegiatan
   FUNGSIONAL        3. Koordinasi kegiatan
                     4. Sentralisasi dan desentralisasi pembuat keputusan
                     5. Ukuran satuan kerja
   DEVISIONAL


    SELESAI
                     Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
JUDUL                                     B IV
                                                 AB
                                          FUGSI ORGANIZING
    ORGANISASI
                     BAGAN ORGNAISASI FORMAL
                     Bagan organisasi utama menggambarkan lima aspek utama suatu
APSEK ORGANISASI
                        struktur organisasi yaitu :
                     1. Pembagian kerja
STRUKTU ORGANISASI
                     2. Manajer dan bawahan atau perintah

BAGAN ORANGISASI     3. Tipe pekerjaan yang dilaksanakan
                     4. Pengelompokan sigemen-sigmen pekrejaan
BENTUK ORGNISASI     5. Tingkat manajemen
                     Keuntungan bagan organisasi :
   FUNGSIONAL        Karyawan dan lain-lain di beri gambaran bagaimana organisasi
                        disusun. Manajer, bawahan dan tanggung jawab digambarakan
                        dengan jelas.
   DEVISIONAL
                     Kelemahan Bagan organisasi : masih banyak hal-hal yang tidak jelas
                        atau tidak ditunjukan.
    SELESAI
                     Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
JUDUL                                   B IV
                                               AB
                                        FUGSI ORGANIZING
    ORGANISASI
                     BENTUK-BENTUK BAGAN ORGANISASI
                     1. Bentuk Priamid : bentuk ini yang paling banyak digunakan,
APSEK ORGANISASI
                        karena sederhana, jelas dan mudah dimengerti
                     2. Bentuk Vertikal. Agak menyerupai bentuk piramdi yaitu dalam
STRUKTU ORGANISASI
                        hal pelimpahan kekuasaan dari atas kebawah, hanya bagian
                        pertikal berwujud tegak sepenuhnya.
BAGAN ORANGISASI     3. Bentuk Horizontal bagan ini digambarkan secara mendatar. Aliran
                        wewenang dan tanggung jawab digambarkan dari kiri kekanan.
BENTUK ORGNISASI     4. Bentuk lingkaran. Bagan ini menekankan pada hubungan antara
                        satu jabatan dengan jabatan lain. Bagan ini jarang sekali
                        digunakan dalam prakteknya.
   FUNGSIONAL


   DEVISIONAL


    SELESAI
                     Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
JUDUL                                   B IV
                                               AB
                                        FUGSI ORGANIZING
    ORGANISASI
                     DEPARTEMENTALISASI
                     1. Departementalisasi Fungsional
APSEK ORGANISASI
                         Mengelompokan fungsi-fungsi yang sama atau kegiatan-kegiatan
                           sejenis untuk membentuk suatu satuan organisasi.
STRUKTU ORGANISASI


BAGAN ORANGISASI
                                                Presiden
                                                Direktur

BENTUK ORGNISASI


   FUNGSIONAL           Manajer         Manajer             Manajer    Manajer
                        Produksi       Pemasaran           Keuangan   Personalia


   DEVISIONAL


    SELESAI
                     Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
JUDUL                                    B IV
                                                 AB
                                          FUGSI ORGANIZING
    ORGANISASI
                      Departementalisasi Divisional
                      Organisasi divisional dapat mengikuti pebmgaian devisi-devisi atas
APSEK ORGANISASI
                         dasar produk, wilayah, langganan dan proses atau peralatan

STRUKTU ORGANISASI
                                                  Presiden
                                                  Direktur
BAGAN ORANGISASI


   BENTUK ORGNISASI      Manajer         Manajer Umum          Manajer         Manajer
                         Umum Devisi     devisi produk-      Umum Devisi     umum devisi
                         Produk-            produk              produk-        produk –
                         porduk           kendaraan          porduk mesin     produk alat
   FUNGSIONAL            elektronik        bermotor             diesel      rumah tangga

                         Personalia                          Personalia
   DEVISIONAL            Produksi                            Produksi
                         Keuangan                            Keuangan
     SELESAI             Pemasaran                           Pemasaran

                      Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu

Bab iii organizing

  • 1.
    JUDUL B IV AB FUGSI ORGANIZING ORGANISASI APSEK ORGANISASI STRUKTU ORGANISASI BAGAN ORANGISASI BENTUK ORGNISASI FUNGSIONAL DEVISIONAL SELESAI Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
  • 2.
    JUDUL B IV AB FUGSI ORGANIZING ORGANISASI ORGANISASI : Wadah, lembaga atau kelompok fungsional ketika proses manajemen berlangsung APSEK ORGANISASI Pengorganisasian (Organizing) : merupakan proses penyususnanan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi, STRUKTU ORGANISASI sumberdaya-sumberdaya yang dimiliknya dan lingkungan yang melingkupinya. BAGAN ORANGISASI Proses pengorganisasian dapat di tujukan dengan 3 langkah prosedur berikut : BENTUK ORGNISASI 1.Perincian seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan organisasi 2. Pembagian beban kerja total menjadi kegiatan-kegiatan FUNGSIONAL yang secara logis dapat dilaksanakan oleh satu orang. 3. Pengadaan dan pengembangan suatu mekanisme untuk koordinasi pekerjaan para anggota ornganisasi menjadi kesatuan yang DEVISIONAL terpadu dan harmonis. SELESAI Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
  • 3.
    JUDUL B IV AB FUGSI ORGANIZING ORGANISASI 2 aspek utama penyususnan strutur organisasai : APSEK ORGANISASI 1. Departementalisasi : merupakan pengelompokan kegiatan-kegiatan yang STRUKTU ORGANISASI sejenis dan saling berhubungan dapat dikerjakan bersama BAGAN ORANGISASI 2. Pembagian kerja : Perincian tugas pekerjaan agar setiap individu dalam organisasi bertanggung jawab untuk dan melaksanakan BENTUK ORGNISASI sekumpulan kegiatan yang terbatas. FUNGSIONAL DEVISIONAL SELESAI Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
  • 4.
    JUDUL B IV AB FUGSI ORGANIZING ORGANISASI STRUKTUR ORGNAISASI (DESAIN ORGANISASI) Yaitu sebagai mekanisme-mekanisme formal dengan mana APSEK ORGANISASI organisasi dikelola. Faktor-faktor yang menentukan perancangan strutur organisasi : 1. Strategi Organisasi untuk mencapai tujuannya. STRUKTU ORGANISASI 2. Teknologi yang digunakan 3. Anggotan (Karyawan) dan orang-orang yang terlibat dalam BAGAN ORANGISASI organisasi 4. Ukuran orgnisasi BENTUK ORGNISASI UNSUR-UNSUR STRUTUR ORGNISASI 1. Spesialisasi kegiatan 2. Standarisasi kegiatan FUNGSIONAL 3. Koordinasi kegiatan 4. Sentralisasi dan desentralisasi pembuat keputusan 5. Ukuran satuan kerja DEVISIONAL SELESAI Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
  • 5.
    JUDUL B IV AB FUGSI ORGANIZING ORGANISASI BAGAN ORGNAISASI FORMAL Bagan organisasi utama menggambarkan lima aspek utama suatu APSEK ORGANISASI struktur organisasi yaitu : 1. Pembagian kerja STRUKTU ORGANISASI 2. Manajer dan bawahan atau perintah BAGAN ORANGISASI 3. Tipe pekerjaan yang dilaksanakan 4. Pengelompokan sigemen-sigmen pekrejaan BENTUK ORGNISASI 5. Tingkat manajemen Keuntungan bagan organisasi : FUNGSIONAL Karyawan dan lain-lain di beri gambaran bagaimana organisasi disusun. Manajer, bawahan dan tanggung jawab digambarakan dengan jelas. DEVISIONAL Kelemahan Bagan organisasi : masih banyak hal-hal yang tidak jelas atau tidak ditunjukan. SELESAI Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
  • 6.
    JUDUL B IV AB FUGSI ORGANIZING ORGANISASI BENTUK-BENTUK BAGAN ORGANISASI 1. Bentuk Priamid : bentuk ini yang paling banyak digunakan, APSEK ORGANISASI karena sederhana, jelas dan mudah dimengerti 2. Bentuk Vertikal. Agak menyerupai bentuk piramdi yaitu dalam STRUKTU ORGANISASI hal pelimpahan kekuasaan dari atas kebawah, hanya bagian pertikal berwujud tegak sepenuhnya. BAGAN ORANGISASI 3. Bentuk Horizontal bagan ini digambarkan secara mendatar. Aliran wewenang dan tanggung jawab digambarkan dari kiri kekanan. BENTUK ORGNISASI 4. Bentuk lingkaran. Bagan ini menekankan pada hubungan antara satu jabatan dengan jabatan lain. Bagan ini jarang sekali digunakan dalam prakteknya. FUNGSIONAL DEVISIONAL SELESAI Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
  • 7.
    JUDUL B IV AB FUGSI ORGANIZING ORGANISASI DEPARTEMENTALISASI 1. Departementalisasi Fungsional APSEK ORGANISASI Mengelompokan fungsi-fungsi yang sama atau kegiatan-kegiatan sejenis untuk membentuk suatu satuan organisasi. STRUKTU ORGANISASI BAGAN ORANGISASI Presiden Direktur BENTUK ORGNISASI FUNGSIONAL Manajer Manajer Manajer Manajer Produksi Pemasaran Keuangan Personalia DEVISIONAL SELESAI Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu
  • 8.
    JUDUL B IV AB FUGSI ORGANIZING ORGANISASI Departementalisasi Divisional Organisasi divisional dapat mengikuti pebmgaian devisi-devisi atas APSEK ORGANISASI dasar produk, wilayah, langganan dan proses atau peralatan STRUKTU ORGANISASI Presiden Direktur BAGAN ORANGISASI BENTUK ORGNISASI Manajer Manajer Umum Manajer Manajer Umum Devisi devisi produk- Umum Devisi umum devisi Produk- produk produk- produk – porduk kendaraan porduk mesin produk alat FUNGSIONAL elektronik bermotor diesel rumah tangga Personalia Personalia DEVISIONAL Produksi Produksi Keuangan Keuangan SELESAI Pemasaran Pemasaran Manajemen UMUM STMIK Pringsewu Kampus GISTING Pringsewu