Dokumen ini membahas pentingnya penggunaan pupuk organik, terutama kotoran kelinci dan kambing, untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi caisim secara hidroponik di Indonesia, yang merupakan negara agraris dengan keterbatasan lahan. Teknik budidaya hidroponik memungkinkan pertumbuhan tanaman yang lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional, dengan manfaat tambahan dari pemanfaatan sumber pupuk organik yang lebih murah dan ramah lingkungan. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pupuk organik cair dari kotoran kelinci dan kambing terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman sawi caisim.