Bab. 4
Pengujian Hipotesis
Disusun Oleh :
Fitri Ayu Kusuma W
(20170102007)
Definisi
Hipotesis
sementara waktu dianggap benar.
• Hipotesis statistik adalah suatu
peryataan tentang bentuk fungsi
suatu variabel (apakah Binomial,
Poisson, Normal, dll) atau tentang
nilai sebenarnya suatu parameter
(= rata-rata, P
=proporsi/presentase,  =
simpangan baku. B = koefisien
regresi ,  = koefisien korelasi , dll).
• Pengujian hipotesis statistik adalah
prosedur yang memungkinkan
keputusan dapat dibuat, yaitu
JENIS
KESALAHAN
(Type of Error)
• Kesalahan jenis I (type I error)
Kesalahan yang disebabkan karena kita menolak
hipotesis nol padahal nol itu benar.
• Kesalahan jenis II (type II error)
Kesalahan yang disebabkan karena kita menerima
hipotesis nol padahal nol itu salah.
• Misalnya, apabila hipotesis nol itu benar diberi
simbol 𝐻0 dan kalau hipotesis alternatif benar diberi
simbol 𝐻 𝑎′ perhatikan tabel berikut:
Perumusan Hipotesis
•Teori
•Pengalaman
•Ketajaman berpikir
Hipotesis yang
berupa
anggapan atau
pendapat
dapat
didasarkan
atas :
Hipotesis yang akan di uji di beri simbol H0 (hipotesis nol) dan
langsung disertai dengan Ha (hipotesis alternatif). Ha akan
secara otomatis diterima,apabila H0 ditolak .
Varians Antara Rata-Rata Sampel
Pengujian Hipotesis Perbedaan Lebih Dua Rata-Rata
Pengujian Hipotesis Perbedaan Dua Rata-Rata
Pengujian Hipotesis Satu Rata-Rata
Pengujian Hipotesis Tentang Rata-Rata
Pengujian Hipotesis Satu Rata-
Rata
Urutan yang perlu diperhatikan
dalam pengujian hipotesis tentang
satu rata-rata (prosedur pengujian
hipotesis) adalah sebagai berikut:
Cara perumusan I dan II disebut
pengujian satu arah. I dan II
masing-masing disebut pengujian
satu arah atas dan satu arah bawah
, oleh karena menggunakan
Pengujian Hipotesis Perbedaan
Dua Rata-Rata
• Harga beras per kg di dua pasar di suatu
kota
• Gaji karyawan perbulan di perusahaan
asing dan nasional
• Kecepatan dalam mengerjakan suatu jenis
pekerjaan bagi karyawan pria dan wanita
• Kekuatan dua jenis magnet
• Pendapatan per bulan petani di dua desa
Perbedaa
n dua
rata-rata,
misalnya
:
Pengujian Hipotesis Perbedaan Lebih
Dua Rata-Rata
Varians Antara Rata-Rata Sampel
Prosedur untuk Melakukan Analisis Varians
Pengujian Hipotesis
Tentang Proporsi
Pengujian Hipotesis tentang Satu Proporsi
Dalam praktek, yang harus diuji seringkali berupa pendapat tentang
proporsi (persentase). Misalnya,presentase barang yang rusak =10%;
nasabah yang tidak puas=25%;penduduk suatu daerah yang masih buta
huruf =15%;penduduk suatu kota yang tidak setuju KB=20%; dan lain
sebagainya. Pengujian hipotesisnya dinyatakan dalam proporsi. Misalnya
:
Cara pengujiannya sama dengan pengujian rata-rata.
Pengujian Hipotesis tentang Perbedaan
2 Proporsi
Sehingga
Di mana
Bab 4. Pengujian Hipotesis
Bab 4. Pengujian Hipotesis

Bab 4. Pengujian Hipotesis

  • 1.
    Bab. 4 Pengujian Hipotesis DisusunOleh : Fitri Ayu Kusuma W (20170102007)
  • 2.
    Definisi Hipotesis sementara waktu dianggapbenar. • Hipotesis statistik adalah suatu peryataan tentang bentuk fungsi suatu variabel (apakah Binomial, Poisson, Normal, dll) atau tentang nilai sebenarnya suatu parameter (= rata-rata, P =proporsi/presentase,  = simpangan baku. B = koefisien regresi ,  = koefisien korelasi , dll). • Pengujian hipotesis statistik adalah prosedur yang memungkinkan keputusan dapat dibuat, yaitu
  • 3.
    JENIS KESALAHAN (Type of Error) •Kesalahan jenis I (type I error) Kesalahan yang disebabkan karena kita menolak hipotesis nol padahal nol itu benar. • Kesalahan jenis II (type II error) Kesalahan yang disebabkan karena kita menerima hipotesis nol padahal nol itu salah. • Misalnya, apabila hipotesis nol itu benar diberi simbol 𝐻0 dan kalau hipotesis alternatif benar diberi simbol 𝐻 𝑎′ perhatikan tabel berikut:
  • 4.
    Perumusan Hipotesis •Teori •Pengalaman •Ketajaman berpikir Hipotesisyang berupa anggapan atau pendapat dapat didasarkan atas : Hipotesis yang akan di uji di beri simbol H0 (hipotesis nol) dan langsung disertai dengan Ha (hipotesis alternatif). Ha akan secara otomatis diterima,apabila H0 ditolak .
  • 5.
    Varians Antara Rata-RataSampel Pengujian Hipotesis Perbedaan Lebih Dua Rata-Rata Pengujian Hipotesis Perbedaan Dua Rata-Rata Pengujian Hipotesis Satu Rata-Rata Pengujian Hipotesis Tentang Rata-Rata
  • 6.
    Pengujian Hipotesis SatuRata- Rata Urutan yang perlu diperhatikan dalam pengujian hipotesis tentang satu rata-rata (prosedur pengujian hipotesis) adalah sebagai berikut: Cara perumusan I dan II disebut pengujian satu arah. I dan II masing-masing disebut pengujian satu arah atas dan satu arah bawah , oleh karena menggunakan
  • 7.
    Pengujian Hipotesis Perbedaan DuaRata-Rata • Harga beras per kg di dua pasar di suatu kota • Gaji karyawan perbulan di perusahaan asing dan nasional • Kecepatan dalam mengerjakan suatu jenis pekerjaan bagi karyawan pria dan wanita • Kekuatan dua jenis magnet • Pendapatan per bulan petani di dua desa Perbedaa n dua rata-rata, misalnya :
  • 9.
    Pengujian Hipotesis PerbedaanLebih Dua Rata-Rata
  • 10.
  • 12.
    Prosedur untuk MelakukanAnalisis Varians
  • 13.
  • 14.
    Pengujian Hipotesis tentangSatu Proporsi Dalam praktek, yang harus diuji seringkali berupa pendapat tentang proporsi (persentase). Misalnya,presentase barang yang rusak =10%; nasabah yang tidak puas=25%;penduduk suatu daerah yang masih buta huruf =15%;penduduk suatu kota yang tidak setuju KB=20%; dan lain sebagainya. Pengujian hipotesisnya dinyatakan dalam proporsi. Misalnya : Cara pengujiannya sama dengan pengujian rata-rata.
  • 15.
    Pengujian Hipotesis tentangPerbedaan 2 Proporsi Sehingga Di mana