A. PENGERTIAN VEKTOR
Notasi vektor biasanya dinyatakan dengan huruf besar atau
kecil yang diberi tanda panah di atasnya atau ditebalkan.
Contoh: , , A
Sebuah vektor dilambangkan dengan sebuah garis lurus
dengan tanda panah.
Arah panah menunjukkan arah vektor.
A
pangkal
B
ujung
a
A
4.
Penulisan vektor satuan(2 dimensi)
• Misalnya kita nyatakan vektor posisi dalam
suatu bidang r yang dinyatakan dalam vektor-
vektor satuan i dan j sebagai berikut
5.
“Panjang suatu vektormenggambarkan besar/nilai vektor tsb.”
Vektor besarnya 1 satuan ke arah kanan
Analogikan: 1 cm = 1 satuan
A
0 1
x
y
r
r
tan
2
2
y
x r
r
r
Besar Arah
A. PENGERTIAN VEKTOR
Caranya:
1. Lukis salahsatu vektor.
2. Lukis vektor kedua dengan pangkal
vektor kedua di ujung vektor pertama,
lanjutkan dengan vektor ketiga dan
seterusnya jika lebih dari dua vektor.
3. Vektor resultan adalah vektor yang
berarah dari pangkal vektor pertama
menuju ke ujung vektor terakhir.
R = A + B ?
A + B
A
B
A
B
B. PENJUMLAHAN VEKTOR SEBIDANG
Menentukan Resultan Vektor
Metode Poligon
Cara lain:
Untuk metodepoligon, jika merasa
kesulitan dengan cara seperti di atas, kalian
boleh menggambar semua vektor dimulai
dari titik koordinat (0,0) kemudian mencari
resultan dalam arah sumbu x dan
sumbu y dan terakhir menentukan
resultannya dengan persamaan phytagoras.
B. PENJUMLAHAN VEKTOR SEBIDANG
Menentukan Resultan Vektor
Metode Poligon
Seseorang mengendarai motor dengan
rute seperti yang ditunjukkan pada
gambar berikut.
13.
Caranya:
1. Lukis vektorpertama dan vektor
kedua dengan titik pangkal berhimpit.
2. Lukis sebuah jajargenjang dengan
kedua vektor sebagai sisi-sisinya.
3. Vektor resultan adalah diagonal
jajargenjang yang titik pangkalnya
sama dengan titik pangkal kedua
vektor.
A + B
A B
A
B
R = A + B ?
B. PENJUMLAHAN VEKTOR SEBIDANG
Menentukan Resultan Vektor
Metode Jajargenjang