Dokumen ini membahas perkembangan pemikiran Muhammadiyah sebagai gerakan tajdid dalam konteks tantangan sosial dan metodologi keagamaan di abad ke-21. Melalui pembahasan mengenai majelis tarjih, dokumen ini menguraikan perlunya respons terhadap perubahan zaman serta kritik terhadap ketidakmampuan organisasi untuk beradaptasi dengan isu-isu baru seperti globalisasi, pluralisme, dan demokratisasi. Penulis menyarankan pentingnya penyempurnaan pendekatan dan metode dalam pengembangan pemikiran Islam di Muhammadiyah untuk menjawab tantangan tersebut.