ANALISIS BIAYA-VOLUME-LABA
(COST-VOLUME-PROFIT ANALYSIS)
Nama Kelompok :
Salsadilla Putri Raditya
Pentingnya Analisis Laba Volume
Biaya
Mempelajari tentang hubungan antara :
• pemasukan (penjualan)
• pengeluaran (biaya), dan
• pendapatan bersih (laba bersih).
Pemisahan Biaya Variabel
dan Biaya Tetaphoa!
Pemisahan antara biaya variabel dan biaya tetap
adalah untuk mengetahui bagaimana biaya total
berubah berkaitan dengan naik turunya jumlah
aktivitas.
Perbedaan Biaya Variabel dan Biaya
Tetap
BREAK EVEN POINT
(TITIK IMPAS)
TITIK IMPAS ⇒ tingkat akvitas dimana suatu organisasi tidak mendapat laba
dan juga tidak menderita rugi.
LABA = NOL
Untuk menghitung titik impas (BEP) dapat menggunakan 2 metode, yaitu :
1. Teknik persamaan matematika
2. Kontribusi margin
Contoh Persamaan Matematika
Menghitung Titik Impas Satuan
π = TR - TC
= pQ - (vQ + F)
= pQ - vQ - F
F + π = pQ - vQ
= (p - v) xQ
Q = F + π/(p - v)
Karena dalam keadaan impas
laba = o , maka :
Q = F/(p - v) dimana Q = volume
titik impas
Penjualan 1000 Stick Pancing @ Rp
100.0000.- Total Biaya Variabel
Rp 60.000.000,- dan Total biaya
tetap Rp 30.000.000,-
Diminta : berapa unit yang harus dijual
dalam keadaan BEP?
Penyelesaian:
Unit yang harus terjual dalam keadaan
BEP dimisalkan dengan X
Laba = Total pendapatan - Total Biaya
0 = (harga x unit) - (Total Biaya
Variabel + Total B. Tetap)
0 = (100x) - (B. Variabel x unit) +
30.000)
0= 100x - (60x) + 30 matrix
0 = 40x - 30
x = 750 unit dalam keadaan BEP
Contoh Cara Matematis
Menghitung Titik Impas
Dalam Jumlah Rupiah :
Penyajian Hubungan BVL Dalam
Bentuk Grafik
Grafik Volume-Laba : Menunjukkan hubungan antara laba dan
volume penjualan.
Laba operasi = (Harga jual per unit * Jumlah unit) – (Biaya
variabel per unit * Jumlah unit) – Biaya tetap
Penyajian Hubungan BVL Dalam
Bentuk Grafik
Grafik BVL : Menunjukkan hubungan antara biaya, volume, dan
laba.
Laba operasi = (Harga jual per unit * Jumlah unit) – (Biaya
variabel per unit * Jumlah unit) – Biaya tetap
Asumsi-Asumsi dalam Analisis BVL
Grafik laba-volume dan grafik biaya-volume-laba yang telah diilustrasikan
sebelumnya mengandalkan pada beberapa asumsi penting. Beberapa
asumsi tersebut adalah sebagai berikut :
1. Analisis mengasumsikan bahwa fungsi pendapatan dan fungsi biaya
bersifat linear.
2. Analisis mengasumsikan bahwa harga, biaya tetap total, dan biaya
variabel per unit dapat diidentifikasi secara akurat dan akan selalu
konstan selaina dalam kisaran relevan (relevant range).
3. Analisis mengasumsikan bahwa jumlah yang diproduksi sama
dengan jumlah yang dijual.
4. Pada analisis multiproduk, bauran penjualan diasumsikan telah
diketahui sebelumnya.
5. Harga jual dan biaya diasumsikan telah diketahui dengan pasti.
Konsep Margin Kontribusi
Margin Kontribusi → Selisih antara harga jual
perunit dan biaya variabel perunit → besaran
untuk menutup biaya tetap dan memberikan
keuntungan perunit
Margin Kontribusi
TitikImpas = biayatetap
Kontribusi margin
Metode margin kontribusi adalah metode singkat dari metode
persamaan matematika, Pendekatan ini memusatkan bahwa
setiap unit yang terjual akan memberikan margin kontribusi
tertentu yang dapat digunakan untuk menutupi biaya tetap.
Risiko Dan Ketidakpastian BVL
Margin of safety
Operating Laverage
Terimakasih
Wassalamualaikum wr. wb

Analisis Biaya Volume Laba.pptx

  • 1.
  • 2.
    Pentingnya Analisis LabaVolume Biaya Mempelajari tentang hubungan antara : • pemasukan (penjualan) • pengeluaran (biaya), dan • pendapatan bersih (laba bersih).
  • 3.
    Pemisahan Biaya Variabel danBiaya Tetaphoa! Pemisahan antara biaya variabel dan biaya tetap adalah untuk mengetahui bagaimana biaya total berubah berkaitan dengan naik turunya jumlah aktivitas.
  • 4.
    Perbedaan Biaya Variabeldan Biaya Tetap
  • 5.
    BREAK EVEN POINT (TITIKIMPAS) TITIK IMPAS ⇒ tingkat akvitas dimana suatu organisasi tidak mendapat laba dan juga tidak menderita rugi. LABA = NOL Untuk menghitung titik impas (BEP) dapat menggunakan 2 metode, yaitu : 1. Teknik persamaan matematika 2. Kontribusi margin
  • 6.
    Contoh Persamaan Matematika MenghitungTitik Impas Satuan π = TR - TC = pQ - (vQ + F) = pQ - vQ - F F + π = pQ - vQ = (p - v) xQ Q = F + π/(p - v) Karena dalam keadaan impas laba = o , maka : Q = F/(p - v) dimana Q = volume titik impas Penjualan 1000 Stick Pancing @ Rp 100.0000.- Total Biaya Variabel Rp 60.000.000,- dan Total biaya tetap Rp 30.000.000,- Diminta : berapa unit yang harus dijual dalam keadaan BEP? Penyelesaian: Unit yang harus terjual dalam keadaan BEP dimisalkan dengan X Laba = Total pendapatan - Total Biaya 0 = (harga x unit) - (Total Biaya Variabel + Total B. Tetap) 0 = (100x) - (B. Variabel x unit) + 30.000) 0= 100x - (60x) + 30 matrix 0 = 40x - 30 x = 750 unit dalam keadaan BEP Contoh Cara Matematis
  • 7.
  • 8.
    Penyajian Hubungan BVLDalam Bentuk Grafik Grafik Volume-Laba : Menunjukkan hubungan antara laba dan volume penjualan. Laba operasi = (Harga jual per unit * Jumlah unit) – (Biaya variabel per unit * Jumlah unit) – Biaya tetap
  • 9.
    Penyajian Hubungan BVLDalam Bentuk Grafik Grafik BVL : Menunjukkan hubungan antara biaya, volume, dan laba. Laba operasi = (Harga jual per unit * Jumlah unit) – (Biaya variabel per unit * Jumlah unit) – Biaya tetap
  • 10.
    Asumsi-Asumsi dalam AnalisisBVL Grafik laba-volume dan grafik biaya-volume-laba yang telah diilustrasikan sebelumnya mengandalkan pada beberapa asumsi penting. Beberapa asumsi tersebut adalah sebagai berikut : 1. Analisis mengasumsikan bahwa fungsi pendapatan dan fungsi biaya bersifat linear. 2. Analisis mengasumsikan bahwa harga, biaya tetap total, dan biaya variabel per unit dapat diidentifikasi secara akurat dan akan selalu konstan selaina dalam kisaran relevan (relevant range). 3. Analisis mengasumsikan bahwa jumlah yang diproduksi sama dengan jumlah yang dijual. 4. Pada analisis multiproduk, bauran penjualan diasumsikan telah diketahui sebelumnya. 5. Harga jual dan biaya diasumsikan telah diketahui dengan pasti.
  • 11.
    Konsep Margin Kontribusi MarginKontribusi → Selisih antara harga jual perunit dan biaya variabel perunit → besaran untuk menutup biaya tetap dan memberikan keuntungan perunit
  • 12.
    Margin Kontribusi TitikImpas =biayatetap Kontribusi margin Metode margin kontribusi adalah metode singkat dari metode persamaan matematika, Pendekatan ini memusatkan bahwa setiap unit yang terjual akan memberikan margin kontribusi tertentu yang dapat digunakan untuk menutupi biaya tetap.
  • 13.
    Risiko Dan KetidakpastianBVL Margin of safety Operating Laverage
  • 14.