Pertemuan Ke – 8
Tablo Semantik
Tablo Semantik
 Penggunaan Tablo semantik berbasis pada strategi
pembalikan.
 Strategi pembalikan pada Tablo semantik dilakukan
dengan memberi Negasi pada kesimpulan dan
memeriksa hasilyang diperoleh.
 Tablo Semantik sebenarnya hanya bentuk-bentuk
proporsisi yang dibangun berdasarkan aturan-aturan
tertentu yang biasanya berbentuk pohon terbalik
dengan cabang-cabang dan Ranting-ranting yang
Relevan.
Aturan-aturan Tablo Semantik
 Aturan (1) :
A
B
BA
BA
 Aturan (2): BA
 Aturan (3): BA 
 Aturan (4): BA 
 Aturan (5):
A
A
A
 Aturan (6):  BA 
 Aturan (7):  BA
 BA
B
A


 Aturan (8):  BA 
 BA 
B
A

 Aturan (9):  BA 
 Aturan (10) :
Jika ada bentuk logika A dan Negasinya yang
berada pada satu deretan cabang dari Tablo, Maka
terjadi ketidakkonsistenan pada cabang tersebut, dan
cabang dinyatakan “Tertutup (Closed)” , dan cabang
tersebut tidak bisa dikembangkan lagi.
 A
Contoh 1
 Apakah 2 buah ekspresi logika ini konsisten bersama-
sama?:
dan BA  BA
Contoh 2
 Apakah himpunan dari 4 buah ekspresi logika berikut
ini bersama-sama konsisten (mutually Consistent)?:
dan  DCCBBA  ,,  DA
Pembenaran Aturan Tablo Semantik
 Aturan (1) :
A
B
BA
BA
 Aturan (2): BA
 Aturan (3): BA 
 Aturan (4): BA 
 Aturan (5):
A
A
A
 Aturan (6):  BA 
 Aturan (7):  BA
 BA
B
A


 Aturan (8):  BA 
 BA 
B
A

 Aturan (9):  BA 
Contoh 3
Tono atau Tini pergi ke pesta. Jika Tini pergi ke pesta,
maka Dewi pergi ke Pesta, Jika tidak Bowo pergi ke
pesta. Bowo pergi ke pesta jika Tono tidak pergi ke
pesta. Dengan demikian, Dewi Pergi ke pesta.
Contoh 4
Jika Badu mencontek saat ujian, maka dosen akan
datang jika pengawas tidak lalai. Jika Badu mencontek
saat ujian, maka pengawas lalai. Dengan Demikian,
Jika Badu mencontek, maka dosen akan datang.
8   tablo semantik

8 tablo semantik