PERUMUSAN INDIKATOR
PENCAPAIAN KOMPETENSI
Oleh
Mukhamad Fathoni, M.Pd.I.
STKIP NURUL HUDA
SUKARAJA BUAYMADANG OKU TIMUR SUMSEL
Pengertian
Indikator merupakan tanda pencapaian suatu
kompetensi.
Indikator menjadi acuan penilaian.
Indikator harus terukur.
Indikator Kompetensi Sikap
Tanda-tanda yang dimunculkan oleh peserta
didik yang dapat diamati atau diobservasi oleh
guru, eman, dan disadari oleh peserta didik
sebagai representasi dari sikap yan dinilai.
• Menerima (Receiving)
• Menanggapi (Responding)
• Menilai (Valuing)
• Mengorganisasi (Organization)
• Menjadi Karakter (Characterization)
Dimensi (Kategori Perilaku) Komptensi Sikap
Contoh Kata Kerja Operasional Kompetensi Sikap
Menerima
(Receiving)
Menanggapi
(Responding)
Menilai
(Valuing)
Mengorganisasi
(Organization)
Menjadi Karakter
(Characterization)
Memilih
Mendengarkan
Mengikuti
Memberi
Menganut
Mematuhi
Meminati
Menjawab
Membantu
Mengajukan
Mengompromikan
Menyenangi
Menyambut
Mendukung
Menyetujui
Menampilkan
Melaporkan
Memilih
Mengatakan
Memilah
Menolak
Mengasumsikan
Meyakini
Melengkapi
Meyakinkan
Memperjelas
Memprakarsai
Mengimani
Mengundang
Menggabungkan
Memperjelas
Mengusulkan
Menekankan
Menyumbang
Menganut
Mengubah
Menata
Mengklasifikasikan
Mengombinasikan
Mempertahankan
Membangun
Membentuk -
pendapat
Memadukan
Mengelola
Menegosiasi
Merembuk
Mengubar perilaku
Berakhlak mulia
Mempengaruhi
Mendengarkan
Mengaktualisasikan
Melayani
Menunjukkan
Membuktikan
Memecahkan
Contoh Indikator Sikap Spiritual
Butir Nilai Sikap Contoh Indikator
Beriman kepada
Tuhan Yang Maha
Esa
Berdo’a sebelum dan sesudah pembelajaran
Menerima semua pemberian dan keputusan Tuhan Yang Maha
Esa
Berusaha semaksimal mungkin meraih hasil terbaik
Berserah diri kepada Tuhan setelah berusaha
Bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha
Esa
Menjalankan ibadah sesuai ajaran agama yang dianut
Memberi salam pada awal dan akhir pembelajaran
Menjaga lingkungan
Menghormati orang lain dalam menjalankan ibadah
Bersyukur kepada
Tuhan Yang Maha
Esa
Mengucapkan kalimat pujian kepada Tuhan atas nikmat dan
karunia-Nya
Memanfaatkan yang diterima semaksimal mungkin
Memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.
Contoh Indikator Sikap Sosial
Butir Nilai Sikap Indikator
Jujur Tidak menyontek dalam ujian/ulangan
Mengakui setiap kesalahan yang diperbuat
Mengakui kekurangan yang dimiliki
Disiplin Datang dan pulan tepat waktu
Patuh pada tata tertib
Mengumpulkan tugas tepat waktu
Tanggung jawab Melaksanakan pekerjaan yang jadi tanggung jawabnya
Menerima resiko dari setiap tindakan yang dilakukan
Menepati janji
Peduli Membantu orang yang membutuhkan
Membuang sampah pada tempatnya
Tidak mengganggu dan merugikan orang lain
Contoh Indikator Sikap Sosial
Butir Nilai Sikap Indikator
Toleransi Tidak memaksakan pendapat atau keyakinan kepada orang lain
Menerima kesepakatan meskipun berbeda pendapat
Memaafkan kesalahan orang lain
Gotong royong Bersedia membantu orang lain tanpa mengharap imbalan
Aktif dalam kerja kelompok
Tidak mendahulukan kepentingan pribadi
Sopan Menghormati orang yang lebih tua
Tidak berkata kotor, kasar, atau menyakitkan
Mengucapkan terima kasih kepada yang telah membantu
Percaya diri Berpendapat atau tindakan tanpa ragu-ragu
Berani presentasi di depan kelas
Berani bertanya atau menjawab pertanyaan
Catatan
Setiap mata pelajaran dapat mengembangkan
indikator sikap sesuai dengan karakter mata
pelajaran masing-masing.
Indikator Kompetensi Pengetahuan
Penilaian potensi intelektual yang terdiri dari
tingkatan:
1. Mengetahui/mengingat,
2. memahami,
3. menerapkan,
4. menganalisis,
5. mengevaluasi, dan
6. Mencipta.
Pengetahuan
Tingkat kemampuan terendah, peserta didik
dituntut mengingat kembali materi yang pernah
diterimanya (hafalan).
Pemahaman
Peserta didik dituntut memahami/mengerti
materi yang telah diajarkan dan tidak sekedar
hafalan, menuntut pernyataan atau contoh dari
suatu konsep dengan bahasa sendiri.
Penerapan
Peserta didik dituntut mengimplementasikan
prinsip, konsep dalam situasi tertentu, dan
belum pernah atau disampaikan guru di kelas.
Analisis
Peserta didik dituntut untuk menggunakan
informasi ke dalam beberapa bagian,
menemukan asumsi, membedakan fakta dan
pendapat, dan menemukan hubungan sebab
akibat; menuntut jawaban informatif,
penemuan asumsi, dan penemuan sebab akibat.
Evaluasi
Peserta didik dituntut melakukan evaluasi
informasi, seperti bukti sejarah, editorial, teori,
dan termasuk di dalamnya melakukan
keputusan terhadap hasil analisis untuk suatu
kebijakan; menuntut jawaban berupa keputusan
atau penentuan suatu nilai informasi.
Mencipta
Tingkat kemampuan tertinggi.
Peserta didik dituntut memiliki kemampuan
dalam merancang suatu kegiatan, membuat
atau mendesain suatu benda produk dengan
berbagai pertimbangan dan analisis.
Indikator pencapaian kompetensi pengetahuan
menggunakan kata kerja operasional.
Kata kerja operasional digunakan sebagai acuan
dalam penentuan butir soal.
Indikator dikembangkan dari kompetensi dasar.
Kata Kerja Operasional pada Indikator
Mengingat (C1) Memahami (C2) Menerapkan (C3)
Mengutip
Menyebutkan
Menjelaskan
Menggambar
Membilang
Mengidentifikasi
Mendaftar
Menunjukkan
Memberi label
Memberi indeks
Memasangkan
Menamai
Menandai
Membaca
Menyadari
Menghafal
Meniru
Mencatat
Mengulang
Menulis
Memperkirakan
Mengkategorikan
Mencirikan
Merinci
Membandingkan
Menghitung
Mengubah
Menguraikan
Membedakan
Mencontohkan
Menerangkan
Mengemukakan
Menyimpulkan
Meramalkan
Merangkum
Menugaskan
Mengurutkan
Menyesuaikan
Memecahkan
Menyusun
Mengaitkan
Meramalkan
Melaksanakan
Menyelidiki
Melatih
Menilai
Menggunakan
Menggambarkan
Mencegah
mengaitkan
Kata Kerja Operasional pada Indikator
Menganalisis (C4) Mengevaluasi (C5) Mencipta (C6)
Menganalisis
Mengaudit
Memecahkan
Menegaskan
Mendeteksi
Mendiagnosis
Menyeleksi
Memerinci
Mendiagramkan
Mengkorelasikan
Merasionalkan
Menguji
Mencerahkan
Menyimpulkan
Menemukan
Menelaah
Memaksimalkan
Mengedit
Mengaitkan
Memilih
Mengukur
Membandingkan
Menyimpulkan
Menilai
Mengarahkan
Mengkritik
Menimbang
Memutuskan
Memisahkan
Memprediksikan
Memperjelas
Menugaskan
Menafsirkan
Mempertahankan
Memerinci
Mengukur
Merangkum
Membuktikan
Mengetes
Mendukung
Memproyeksikan
Memvalidasi
Mengabstraksi
Mengatur
Menganimasi
Mengumpulkan
Mengkategorikan
Mengkode
Mengkombinasikan
Menyusun
Mengarang
Membangun
Menanggulangi
Menghubungkan
Menciptakan
Mengkreasikan
Merangcang
Merencanakan
Mendikte
Merumuskan
Membuat
Merekonstruksi
Merangkum
Contoh Indikator Kompetensi
Pengetahuan
Kompetensi Dasar Indikator
Memahami dasar
dan tujuan akidah
Islam
Menyebutkan pengertian akidah Islam (C1)
Membedakan antara akidah Islam dan
akidah lainnya (C2)
Menjelaskan hubungan antara iman, Islam,
dan ihsan (C1)
Memahami makna
Asmaul Husna: al-
’Alim, al-Kabir, as-
Sami’, dan al-Bashir
Menyebutkan pengertian Asmaul Husna
(C1)
Memberikan contoh penerapan makna
kata-kata Asmaul Husna (C2)
Indikator Kompetensi Keterampilan
Kualifikasi kemampuan pikir dan tindak yang
efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan
konkret sesuai dengan yang dipelajari.
• Imitasi (Imitation)
• Manipulasi (Manipulation)
• Presisi (Precision)
• Artikulasi (Articulation)
• Naturalisasi (Naturalization)
Dimensi (Kategori Perilaku) Kompetensi
Psikomotor
Contoh Kata Kerja Operasional Kompetensi Psikomotor
Imitasi
(Imitation)
Manipulasi
(Manipulation)
Presisi
(Precision)
Artikulasi
(Articulation)
Naturalisasi
(Naturalization)
Deskripsi: Meniru
tindakan dari yang
ditunjukkan orang
lain: mengamati
kemudian
mereplikasi.
Aktivitas:
Mengamati guru
atau pelatih
kemudian
menirukannya:
aktivitas proses.
Contoh kata kerja:
Meniru, mengikuti,
mereplikasi,
mengulangi.
Deskripsi:
Mereproduksi aktivitas
dari
pelatih atau
ingatannya.
Aktivitas: Melakukan
tugas dari instruksi
tertulis atau verbal.
Contoh kata kerja:
Menciptakan kembali,
membangun,
menirukkan,
melaksanakan,
mengimplementasikan
.
Deskripsi: Melakukan
keterampilan
tanpa bantuan orang
lain
Aktivitas:
Mempertunjukkan
keahlian melaksanakan
tugas atau aktivitas
tanpa bantuan atau
instruksi, mampu
menunjukkan aktivitas
pada siswa lain.
Contoh kata kerja:
Mendemonstrasikan,
melengkapi,
mempertunjukkan,
menyempurnakan,
mengkalibrasi,
mengontrol.
Deskripsi:
Mengadaptasi dan
mengintegrasikan
keahlian
Aktivitas:
Mengaitkan dan
mengkombinasikan
aktivitas untuk
mengembangkan
metode
Contoh kata kerja:
Mengkonstruksikan,
memecahkan,
mengkombinasikan,
mengkoordinasikan,
mengintgrasikan,
mengadaptasi,
mengembangkan,
memformulasi
Deskripsi: Melakukan
aktivitas secara
terkait dengan
tingkat keterampilan
yang telah dimiliki.
Aktivitas:
Mendefinisika n
tujuan, pendekatan
dan strategi untuk
melakukan aktivitas
untuk keperluan.
Contoh kata kerja:
Merancang,
menspesifkasi,
mengelola,
Kata Kerja Operasional Kompetensi
Keterampilan
Mencoba, mengolah, menyaji, dan menalar
dalam ranah:
1. Ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat).
2. Ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, menganalisis,
mengarang).
Contoh Indikator Kompetensi
Keterampilan
Kompetensi
Dasar
Indikator
Memahami
dasar dan
tujuan akidah
Islam
Membaca dalil tentang akidah
Islam
Menulis dalil tentang akidah
Islam
Menceritakan isi kandungan dalil
tentang akidah Islam
Tugas
Pilih satu komptensi dasar! Kemudian rumuskan
indikator pencapaian untuk masing-masing
kompetensi!
TERIMA KASIH
Tujuan pembelajaran harus terukur
dan dapat diamati.

3 perumusan indikator

  • 1.
    PERUMUSAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI Oleh MukhamadFathoni, M.Pd.I. STKIP NURUL HUDA SUKARAJA BUAYMADANG OKU TIMUR SUMSEL
  • 2.
    Pengertian Indikator merupakan tandapencapaian suatu kompetensi. Indikator menjadi acuan penilaian. Indikator harus terukur.
  • 3.
    Indikator Kompetensi Sikap Tanda-tandayang dimunculkan oleh peserta didik yang dapat diamati atau diobservasi oleh guru, eman, dan disadari oleh peserta didik sebagai representasi dari sikap yan dinilai.
  • 4.
    • Menerima (Receiving) •Menanggapi (Responding) • Menilai (Valuing) • Mengorganisasi (Organization) • Menjadi Karakter (Characterization) Dimensi (Kategori Perilaku) Komptensi Sikap
  • 5.
    Contoh Kata KerjaOperasional Kompetensi Sikap Menerima (Receiving) Menanggapi (Responding) Menilai (Valuing) Mengorganisasi (Organization) Menjadi Karakter (Characterization) Memilih Mendengarkan Mengikuti Memberi Menganut Mematuhi Meminati Menjawab Membantu Mengajukan Mengompromikan Menyenangi Menyambut Mendukung Menyetujui Menampilkan Melaporkan Memilih Mengatakan Memilah Menolak Mengasumsikan Meyakini Melengkapi Meyakinkan Memperjelas Memprakarsai Mengimani Mengundang Menggabungkan Memperjelas Mengusulkan Menekankan Menyumbang Menganut Mengubah Menata Mengklasifikasikan Mengombinasikan Mempertahankan Membangun Membentuk - pendapat Memadukan Mengelola Menegosiasi Merembuk Mengubar perilaku Berakhlak mulia Mempengaruhi Mendengarkan Mengaktualisasikan Melayani Menunjukkan Membuktikan Memecahkan
  • 6.
    Contoh Indikator SikapSpiritual Butir Nilai Sikap Contoh Indikator Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa Berdo’a sebelum dan sesudah pembelajaran Menerima semua pemberian dan keputusan Tuhan Yang Maha Esa Berusaha semaksimal mungkin meraih hasil terbaik Berserah diri kepada Tuhan setelah berusaha Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa Menjalankan ibadah sesuai ajaran agama yang dianut Memberi salam pada awal dan akhir pembelajaran Menjaga lingkungan Menghormati orang lain dalam menjalankan ibadah Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa Mengucapkan kalimat pujian kepada Tuhan atas nikmat dan karunia-Nya Memanfaatkan yang diterima semaksimal mungkin Memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.
  • 7.
    Contoh Indikator SikapSosial Butir Nilai Sikap Indikator Jujur Tidak menyontek dalam ujian/ulangan Mengakui setiap kesalahan yang diperbuat Mengakui kekurangan yang dimiliki Disiplin Datang dan pulan tepat waktu Patuh pada tata tertib Mengumpulkan tugas tepat waktu Tanggung jawab Melaksanakan pekerjaan yang jadi tanggung jawabnya Menerima resiko dari setiap tindakan yang dilakukan Menepati janji Peduli Membantu orang yang membutuhkan Membuang sampah pada tempatnya Tidak mengganggu dan merugikan orang lain
  • 8.
    Contoh Indikator SikapSosial Butir Nilai Sikap Indikator Toleransi Tidak memaksakan pendapat atau keyakinan kepada orang lain Menerima kesepakatan meskipun berbeda pendapat Memaafkan kesalahan orang lain Gotong royong Bersedia membantu orang lain tanpa mengharap imbalan Aktif dalam kerja kelompok Tidak mendahulukan kepentingan pribadi Sopan Menghormati orang yang lebih tua Tidak berkata kotor, kasar, atau menyakitkan Mengucapkan terima kasih kepada yang telah membantu Percaya diri Berpendapat atau tindakan tanpa ragu-ragu Berani presentasi di depan kelas Berani bertanya atau menjawab pertanyaan
  • 9.
    Catatan Setiap mata pelajarandapat mengembangkan indikator sikap sesuai dengan karakter mata pelajaran masing-masing.
  • 10.
    Indikator Kompetensi Pengetahuan Penilaianpotensi intelektual yang terdiri dari tingkatan: 1. Mengetahui/mengingat, 2. memahami, 3. menerapkan, 4. menganalisis, 5. mengevaluasi, dan 6. Mencipta.
  • 11.
    Pengetahuan Tingkat kemampuan terendah,peserta didik dituntut mengingat kembali materi yang pernah diterimanya (hafalan).
  • 12.
    Pemahaman Peserta didik dituntutmemahami/mengerti materi yang telah diajarkan dan tidak sekedar hafalan, menuntut pernyataan atau contoh dari suatu konsep dengan bahasa sendiri.
  • 13.
    Penerapan Peserta didik dituntutmengimplementasikan prinsip, konsep dalam situasi tertentu, dan belum pernah atau disampaikan guru di kelas.
  • 14.
    Analisis Peserta didik dituntutuntuk menggunakan informasi ke dalam beberapa bagian, menemukan asumsi, membedakan fakta dan pendapat, dan menemukan hubungan sebab akibat; menuntut jawaban informatif, penemuan asumsi, dan penemuan sebab akibat.
  • 15.
    Evaluasi Peserta didik dituntutmelakukan evaluasi informasi, seperti bukti sejarah, editorial, teori, dan termasuk di dalamnya melakukan keputusan terhadap hasil analisis untuk suatu kebijakan; menuntut jawaban berupa keputusan atau penentuan suatu nilai informasi.
  • 16.
    Mencipta Tingkat kemampuan tertinggi. Pesertadidik dituntut memiliki kemampuan dalam merancang suatu kegiatan, membuat atau mendesain suatu benda produk dengan berbagai pertimbangan dan analisis.
  • 17.
    Indikator pencapaian kompetensipengetahuan menggunakan kata kerja operasional. Kata kerja operasional digunakan sebagai acuan dalam penentuan butir soal. Indikator dikembangkan dari kompetensi dasar.
  • 18.
    Kata Kerja Operasionalpada Indikator Mengingat (C1) Memahami (C2) Menerapkan (C3) Mengutip Menyebutkan Menjelaskan Menggambar Membilang Mengidentifikasi Mendaftar Menunjukkan Memberi label Memberi indeks Memasangkan Menamai Menandai Membaca Menyadari Menghafal Meniru Mencatat Mengulang Menulis Memperkirakan Mengkategorikan Mencirikan Merinci Membandingkan Menghitung Mengubah Menguraikan Membedakan Mencontohkan Menerangkan Mengemukakan Menyimpulkan Meramalkan Merangkum Menugaskan Mengurutkan Menyesuaikan Memecahkan Menyusun Mengaitkan Meramalkan Melaksanakan Menyelidiki Melatih Menilai Menggunakan Menggambarkan Mencegah mengaitkan
  • 19.
    Kata Kerja Operasionalpada Indikator Menganalisis (C4) Mengevaluasi (C5) Mencipta (C6) Menganalisis Mengaudit Memecahkan Menegaskan Mendeteksi Mendiagnosis Menyeleksi Memerinci Mendiagramkan Mengkorelasikan Merasionalkan Menguji Mencerahkan Menyimpulkan Menemukan Menelaah Memaksimalkan Mengedit Mengaitkan Memilih Mengukur Membandingkan Menyimpulkan Menilai Mengarahkan Mengkritik Menimbang Memutuskan Memisahkan Memprediksikan Memperjelas Menugaskan Menafsirkan Mempertahankan Memerinci Mengukur Merangkum Membuktikan Mengetes Mendukung Memproyeksikan Memvalidasi Mengabstraksi Mengatur Menganimasi Mengumpulkan Mengkategorikan Mengkode Mengkombinasikan Menyusun Mengarang Membangun Menanggulangi Menghubungkan Menciptakan Mengkreasikan Merangcang Merencanakan Mendikte Merumuskan Membuat Merekonstruksi Merangkum
  • 20.
    Contoh Indikator Kompetensi Pengetahuan KompetensiDasar Indikator Memahami dasar dan tujuan akidah Islam Menyebutkan pengertian akidah Islam (C1) Membedakan antara akidah Islam dan akidah lainnya (C2) Menjelaskan hubungan antara iman, Islam, dan ihsan (C1) Memahami makna Asmaul Husna: al- ’Alim, al-Kabir, as- Sami’, dan al-Bashir Menyebutkan pengertian Asmaul Husna (C1) Memberikan contoh penerapan makna kata-kata Asmaul Husna (C2)
  • 21.
    Indikator Kompetensi Keterampilan Kualifikasikemampuan pikir dan tindak yang efektif dan kreatif dalam ranah abstrak dan konkret sesuai dengan yang dipelajari.
  • 22.
    • Imitasi (Imitation) •Manipulasi (Manipulation) • Presisi (Precision) • Artikulasi (Articulation) • Naturalisasi (Naturalization) Dimensi (Kategori Perilaku) Kompetensi Psikomotor
  • 23.
    Contoh Kata KerjaOperasional Kompetensi Psikomotor Imitasi (Imitation) Manipulasi (Manipulation) Presisi (Precision) Artikulasi (Articulation) Naturalisasi (Naturalization) Deskripsi: Meniru tindakan dari yang ditunjukkan orang lain: mengamati kemudian mereplikasi. Aktivitas: Mengamati guru atau pelatih kemudian menirukannya: aktivitas proses. Contoh kata kerja: Meniru, mengikuti, mereplikasi, mengulangi. Deskripsi: Mereproduksi aktivitas dari pelatih atau ingatannya. Aktivitas: Melakukan tugas dari instruksi tertulis atau verbal. Contoh kata kerja: Menciptakan kembali, membangun, menirukkan, melaksanakan, mengimplementasikan . Deskripsi: Melakukan keterampilan tanpa bantuan orang lain Aktivitas: Mempertunjukkan keahlian melaksanakan tugas atau aktivitas tanpa bantuan atau instruksi, mampu menunjukkan aktivitas pada siswa lain. Contoh kata kerja: Mendemonstrasikan, melengkapi, mempertunjukkan, menyempurnakan, mengkalibrasi, mengontrol. Deskripsi: Mengadaptasi dan mengintegrasikan keahlian Aktivitas: Mengaitkan dan mengkombinasikan aktivitas untuk mengembangkan metode Contoh kata kerja: Mengkonstruksikan, memecahkan, mengkombinasikan, mengkoordinasikan, mengintgrasikan, mengadaptasi, mengembangkan, memformulasi Deskripsi: Melakukan aktivitas secara terkait dengan tingkat keterampilan yang telah dimiliki. Aktivitas: Mendefinisika n tujuan, pendekatan dan strategi untuk melakukan aktivitas untuk keperluan. Contoh kata kerja: Merancang, menspesifkasi, mengelola,
  • 24.
    Kata Kerja OperasionalKompetensi Keterampilan Mencoba, mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah: 1. Ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat). 2. Ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, menganalisis, mengarang).
  • 25.
    Contoh Indikator Kompetensi Keterampilan Kompetensi Dasar Indikator Memahami dasardan tujuan akidah Islam Membaca dalil tentang akidah Islam Menulis dalil tentang akidah Islam Menceritakan isi kandungan dalil tentang akidah Islam
  • 26.
    Tugas Pilih satu komptensidasar! Kemudian rumuskan indikator pencapaian untuk masing-masing kompetensi!
  • 27.
    TERIMA KASIH Tujuan pembelajaranharus terukur dan dapat diamati.