1. Dokumen tersebut membahas tentang struktur dan morfologi bakteri, termasuk bentuk sel, struktur dinding sel, organel intraseluler, dan beberapa jenis bakteri penyebab penyakit pada manusia.
BAKTERI
• Bakteri berasaldari kata “bacterion” = “small
rod”= batang kecil, merupakan organisme
mikroskopis yang tersusun atas satu sel.
• Bakteri sebagai mikroorganisme
kemampuan adaptasi hidup di
memilki
berbagai
habitat (kosmopolitan).
• Berkembang biak dengan membelah diri
• Bersifat parasit, simbiont atau hidup bebas
4.
MORFOLOGI BAKTERI
– Bentukdan ukuran sel bakteri berkisar 0,4 – 2,0 m.
Bentuk umum sel : kokus (bulat), basil (batang), dan
uliran (spiral)
– Bentuk kokus :sel tunggal monokokkus, berpasangan
(diplokokkus), berantai (streptokokkus), seperti buah
anggur (stafilokokkus).
– Bentuk sel serupa batang: batang pendek---panjang,
sel tunggal atau berangkai.
– Bentuk sel spiral: bentuk spiral pendel (koma) atau
sedikit uliran seperti Vibrio cholerae, bentuk spiroket
panjang dengan banyak uliran, seperti Borrelia,
Treponema dan Leptospira
– Bentuk sel mengalami variasi bentuk: Pleomorfisme ,
involusi
Struktur sel bakteri
•Struktur sel bakteri secara umum terdiri
dari:
1. Membran sel, sebagai selaput yang
dilindungi oleh dinding sel sebelah luarnya
2. Sitoplasma dengan ribosom, nukleoid dan
beberapa granula/vesicula
3. Kapsul, flagella, and pili bagain luar
sebagai embelan sel
20.
Bagian-bagian dari strukturbakteri
ini meliputi:
polisakarida atau
licin dari
di luar dinding sel, bakteri
1. Dinding sel. Tersusun atas peptidoglikan.
2. Kapsul.selaput
polipeptida terletak
yang patogen memiliki kapsul berfungsi
mempertahankan diri dari antitoksin yang
dihasilkan sel inang.
3. Flagella. Berfungsi untuk bergerak (kemotaksis),
melekat pada luar membran didinding sel.
Berdasarkan letak dan jumlah flagel maka bakteri
dapat dibedakan. Struktur flagella terdiri dari
protein flagelin.
21.
4. Membran sel.Tersusun atas lemak dan protein, bersifat
semipermeable, berfungsi untuk mengatur keluar
masuknya zat ke dalam sel.
5. Mesosom. berfungsi sebagai regenerasi energi bagi sel
bakteri (respirasi) dan berperan juga dalam pembentukan
dinding sel baru sel bakteri.
6. Sitoplasma merupakan tempat berlangsungnya reaksi
metabolik.
7. DNA (nukleoid) untuk mengontrol sintesis protein dan
pembawaan sifat.
8. Ribosom tersusun atas protein dan RNA, sebagai tempat
sintesis protein.ukuran ribosom bakteri 70S
9. Plasmid: materi genetik ekstrakromosomal (DNA sirkuler),
yang dapar melakukan replikasi sendiri dan memiliki fungsi
khusus. Contoh: F-plasmid, R-plasmid ,Ti-plasmid
22.
Kapsul / LapisanLendir Bakteri
lapisan yang terluar dari bakteri yang
menyelimuti dinding sel. Berupa senyawa
yang kental dan lengket yang disekresikan
oleh bakteri.
Kapsul tersusun dari glikoprotein (senyawa
campuran antara glikogen dan protein) atau
polisakarikarida.
Fungsi kapsul antara lain:
Sebagai pelindung
Menjaga sel agar tidak kekeringan
Membantu pelekatan dengan sel bakteri
lain atau pada substrat
Pada bakteri patogen, kapsul melindungi
bakteri dari pengaruh sistem kekebalan
(antibodi) yang dihasilkan oleh sel tubuh
inang
Strain virulen Pneumococcus menghasilkan
polimer kapsuler yang melindungi bakteri
dari fagositosis (tipe S (smooth).
Struktur dasar flagela
Flageladisusun oleh tiga bagian: filamen, hook (sudut), dan basal body
(bagian dasar). Bagian dasar menancap pada membran plasma.
31.
Struktur flagella bakteriGram negatif dan Gram
positif
Gram-negatif Gram-positif
https://www.youtube.com/watch?v=fFq_MGf3sbk
Perbandingan bakteri Grampositif dan
Gram negatif
TabelPerbandinganTipe Karakteristik Komponensel BakteriGrampositif
danGram negatif
Ciri sel Grampositif Gramnegatif
Struktur dinding sel Tebal(15-80 nm), lapis
tunggal (molayer)
Tipis (10 – 15nm), lapis tiga
(trilayer)
Komposisi dinding sel Kandungan lipid rendah (1-
4%).Peptidoglikan berupa
lapisantunggal (lebih dari
50%berat kering sel).
Terdapatasam teikoat
Kandungan lipid tinggi(11-
22%). Peptidoglikan
jumlahnyasedikit (10% berat
keringsel) tidak mengandung
asam teikoat
Persyaratan nutrisi Relatif rumit Relatif sederhana
Kerentananterhadap obat
penisislin
Lebih rentan Kurang rentan
Ketahanan terhadap
gangguan fisik
Lebih tahan Kurang tahan
Asam teikoat
• Komponentambahan yang
ditemukan pada dinding sel bakteri
Gram positif
• Tersusun atas glycerol, phosphat,
and ribitol (gula alcohol)
• Polymer ini berfungsi:
1. Attachment site untuk
bacteriophages
2. Lalulintas perpindahan ion dari dan
keluar sel
47.
Hasil pewarnaan Gram
GramPositif Gram negatif
Warna ungu Warna merah
https://www.youtube.com/watch?v=L9batS-vGDY
Prinsip pewarnaan Gram
Lipopolysaccharida (LPS)
• Komponenpenting pada membran
sel bakteri Gram negatif
• Disebut juga sebagai endotoxin;
sebagai penanda bakteri Gram-
negatif
• Dilepaskan ketika dinding sel bakteri
lisis
• Tersusun atas polysaccharida dan
Lipid A
Ruang Periplasma
• Suatuarea antara membran sitoplasma dan
dan membran plasma dalam dari sel bakteri
gram-negatif
• Tempat belangsungnya metabolisme sel
• Mengandung protein untuk pembentukan
dinding sel, enzim dan prtoein transport
• Bakteri Gram-positif tidak memiliki ruang
periplasma dan membran luar
52.
Endospora
Pada kondisi lingkungan
yangtidak mengun-
misal
tungkan,
kekurangan nutrisi dan
air, suhu yang sangat
panas atau sangat dingin
serta racun, maka sel
bakteri akan membentuk
endospora misal pada
bakteri Clostridium tetani
dan Bacillus anthracis
Pili
• Tunggal =Pilus , tonjolan halus keluar dari
sel bakteri
• Digunakan unutk perlekatan sel bakteri
pada permukaan medium/substrat
• Tidak terlibat dalam proses pergerakan
bakteri
1. Pili yang panjang untuk konjugasi dua sel
bakteri (F-pili)
2. Pili pendek unutk perlekatan disebut juga
fimbriae
Nuclear Region (Nucleoid)
•Teridir dari DNA, juga mengandung RNA
and protein
• DNA: umumnya tunggal, circular
chromosome
• Pada Vibrio cholerae:mengandung dua
chromosom, satu besar dan yang satu
kecil
• Plasmids: Extrachromosomal dari
potongan DNA pendek, circular DNA yang
memiliki fungsi khusus
JENIS – JENISBAKTERI
Kriteria Pengelompokan
1. Berdasarkan cara memperoleh makanan, bakteri
dikelompokan menjadi 2 kelompok yaitu:
Bakteri heterotrof
Bakteri Autotrof
2. Berdasarkan sumber oksigen yang diperlukan
dalam proses respirasi, Bakteri itu dikelompokan
sebagai berikut:
Bakteri Aerob
Bakteri Anaerob
60.
Bakteri bagi manusia
•Pathogen : menimbulkan berbagai
penyakit infeksi pada manusia, seperti:
TBC,disentri,demam typhoid,spilis dsb.
• Non-pathogen: membantu membentuk
antibodi serta menghasilkan senyawa
penting bagi tubuh----sebagai flora normal
61.
PERANAN BAKTERI
Mineralisasidi dalam tanah
Pencucian bijih logam
Peranan bakteri dalam pencemaran air.
Peranan bakteri dalam industri
Peranan bakteri dalam kesehatan
(probiotik)