Kedaulatan Rakyat 3 Maret 2014

2,081 views

Published on

Published in: News & Politics
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
2,081
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kedaulatan Rakyat 3 Maret 2014

  1. 1. UNGARAN (KR) - Ke- luarga Satinah (45) di Dusun Ngrunten Desa Kalisidi Ka- bupaten Semarang, Rabu (2/4) pukul 20.00 menggelar mujahadah (doa bersama) untuk keringanan dan bebas dari hukuman pancung di SaudiArabia. Doa bersama di rumah Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang divonis hukum- an mati dihadiri Bupati Se- marang Mundjirin. Kakak Satinah, Ferry (45) meminta tolong warga men- doakan Satinah yang saat ini sedang menunggu detik-de- tik pelaksanaan hukum pan- cung. "Doa bersama ini, se- moga Satinah bisa bebas dari hukuman pancung dan bisa berkumpul dengan keluarga di Desa Kalisidi," ujarnya. Bupati Semarang Mun- djirin minta keluarga sabar dan Satinah diberi keteguh- an hati. "Kami atas nama pri- badi dan Pemkab Semarang ikut prihatin dan mujahadah ini diharapkan bisa menolong nasib Satinah," kata bupati. Doa bersama dipimpin Kiai Jumardi, tokoh Desa Kalisidi Kabupaten Semarang. Se- dangkan tausiyah disam- paikan oleh Soliminudin. "Sa- tinah itu membunuh untuk membela diri bukan ada niat dan sengaja membunuh ma- jikannya. Pemerintah Indo- nesia ibaratnya diperas oleh warga Arab dengan diyat yang tinggi," ujarnya. Kakak Satinah lainnya, Sugiman (60) menuturkan anak Satinah bernama Nur Afriana menjadi tanggung- jawabnya. * Bersambung hal 7 kol 1 YOGYA (KR) - Masyarakat di wilayah DIY dan sebagian Jawa Tengah kembali dikejutkan oleh adanya gempa bumi dengan kekuatan 4,5 Skala Richter (SR). Gempa yang terjadi pada Rabu (2/4) tepatnya pukul 18. 21,56 WIB, tersebut berpusat di 7.90 Lintang Selatan (LS) - 110.59 Bujur Timur (BT), tepatnya di darat 28 km Tenggara Yogya atau 6,6 km Utara Wonosari dengan kedalaman 10 km. "Sebetulnya kekuatan gempa ini tidak terlalu besar (4,5 SR), tapi karena pusatnya ada di darat banyak masyarakat yang merasakan dengan kekuatan II-III (seperti truk lewat). Walaupun dampak dari gempa tersebut sempat menim- bulkan kepanikan, masyarakat tidak perlu cemas, karena tidak berpotensi tsu- nami," jelas Kasi Observasi Badan Meteorologi Klima- tologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Yogyakarta, Bambang Subadyo kepada KR di Yogyakarta, Rabu (2/4). Bambang menyatakan, gempa yang terjadi di DIY tidak ada kaitannya dengan gempa Chile. Karena selain lokasinya berjauhan, pusat gempanya (patahannya) ber- beda. * Bersambung hal 7 kol 1 TAK ADA KAITAN DENGAN CHILE Gempa DIY 4,5 SR Sampai Pacitan JAKARTA (KR) - Gempa bumi besar dengan kekuatan 8 Skala Richter (SR) dengan kedalaman 10 km di Pantai Utara Chile atau 240 Barat laut Bombay India pada Rabu (2/4) pukul 06.46 WIB telah menimbulkan tsunami setinggi 1,92 meter. Tsunami tersebut terjadi di wilayah pesisir Chile, Peru, Ekuador, Kolombia, Panama, Kosta Rika dan Nikaragua. Gempa dan tsunami telah menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. "Indonesia Tsunami Early Warning Center (InaTEWS) di BMKG telah mengeluarkan peringatan dini tsunami yang akan melanda beberapa wilayah di Indonesia," ungkap Kepala Pusat data dan Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwonugroho di Jakarta, Rabu (2/4) Peringatan dikeluarkan berdasarkan analisis pen- jalaran tsunami. BMKG telah menyampaikan peringatan dini tsunami tersebut kepada Posko BNPB. Ada 115 lokasi di kabupaten/kota dari 19 provinsi di Indonesia akan berpotensi terja- di tsunami. Tinggi potensi tsunami 0 sampai 0,5 meter. Waktu kedatangan tsunami pada Kamis (3/4) pukul 05.11 WIB hingga 19.44 WIB. Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal tidak diinginkan BMKG mengeluarkan status peringatan adalah Waspada. "Dengan adanya status waspada Provinsi/- Kabupaten/Kota yang berada pada status Waspada diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai di sekitar pantai. Tindakan itu perlu dilakukan mengingat wak- tu tiba gelombang dapat berbeda. Gelombang yang pertama bisa saja bukan yang terbesar," jelas Sutopo. Menurut Sutopo, daerah di pesisir di Pro- vinsi Papua seperti Kota Jayapura, Jayapura, Sarmi, Waropen, Biak Numfor dan Supiori diperkirakan akan berpotensi terjadi tsunami pada pukul 05.11 hingga 05.51 WIB. Demikian pula daerah lain seperti di Malu- ku, Papua Barat, Banten, Jatim, DIY, Jateng, Jabar, Lampung, NTB, NTT, Bali, Sulawesi dan Kaltim juga berpotensi tsunami dengan tinggi 0 sampai 0,5 meter dengan waktu ber- variasi. Daerah-daerah yang berpotensi terke- na tsunami dapat di akses di www.bnpb.go.id. * Bersambung hal 7 kol 1 JAKARTA (KR) - Kejak- saan Agung (Kejakgung) me- nahan tersangka Al Jona Al Kautsar (AJK) terkait kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang di Komisi Yudisial (KY). Sebe- lum ditahan, penyidik Kejak- gung telah memeriksa yang bersangkutan secara intensif. "Tersangka ditahan selama dua puluh hari yang dimulai dari 2 April sampai 21 April 2014 mendatang," kata Ke- pala Pusat Penerangan Hu- kum (Kapuspenkum) Keja- gung Setia UntungArimuladi di Jakarta, Rabu (2/4). AJK ditahan di rumah tahanan (Rutan) Salemba Cabang Ke- jakgung. AJK adalah staf pada Sub Bagian Verifikasi dan Pela- poran Akuntansi Bagian Ke- uangan Biro Umum Komisi Yudisial. Dalam kasus ini ia dijerat Pasal 2 dan 3 Undang- Undang Nomor 31 * Bersambung hal 7 kol 5 YOGYA (KR) - Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Yogya me- robohkan pohon setinggi seki- tar 50 meter di Pos Polsek Bulaksumur UGM Jalan Kaliurang Yogya, Rabu (2/4) malam. Pohon itu selain me- nimpa pagar dan menutup ja- lan raya, dikabarkan juga menimpa sepeda motor. Demikian dijelaskan warga yang melihat ada sepeda mo- tor tertimpa pohon tersebut. Kesaksian itu dikuatkan de- ngan ditemukannya helm dan kunci motor di sekitar lo- kasi."Kami hanya menemu- kan helm dan kunci motor saat membenahi pohon tum- bang. Tapi kami belum mene- mukan siapa pemiliknya, mungkin pengendara lang- sung pergi," kata Suroto ang- gota Satuan Keamanan Kam- pus (SKK) UGM saat ditemui KR di lokasi kejadian. Saksi lain yang saat kejadi- an berada di sekitar lokasi mengatakan saat pohon tum- bang, pengendara motor lang- sung berhamburan untuk menghindar dan menyela- matkan diri. Tak berselang lama, sejumlah relawan yang mendapat informasi melalui radio komunikasi langsung datang untuk membenahi po- hon tumbang. * Bersambung hal 7 kol 1 @krjogjadotcom q KOTA New York terkenal sebagai kota Skyscraper (Pencakar Langit) karena ba- nyak sekali bangunan yang tinggi-tinggi. Di kota itu saya menginap di hotel, sebuah bangunan yang sangat tinggi di Seventh Avenue. Lokasi- nya sangat strategis, dekat WTC (World Trade Center), Botanic Garden (paru-paru kota) dan Broadway (pusat hi- buran). Ketika saya check in di hotel, saya kaget karena dapat kamar No 4420. Setelah saya diantar Room Boy ke ka- mar, saya baru tahu bahwa saya ada di ... lantai 44 kamar no 20.--(Kiriman: Dr Warsi, Gumilir Indah Blok 2 No 122, Cilacap 53235, Jateng)-b Kamis Pahing 3 April 2014 2 Jumadilakir 1947 Tahun LXIX No. 182 Harian Pagi 24 Halaman Harga Eceran Rp. 3.000 http://www.krjogja.com UDARA PANAS, AWAN COMULUNIMBUS MENUMPUK Yogya Dilanda Hujan Angin Suara Hati Nurani Rakyat Terbit Sejak 27 September 1945 MOHON, doa dan restunya. Mohon doa dan dukungannya. Mohon doa restu, dukungan dan pilihannya. Mohon coblos nomor sekian. Mohon ... . Itulah sederetan kalimat permohonan yang ditengadahkan caleg peminta suara rakyat (CPSR). Mereka mem- ohon belas kasihan rakyat agar menyumbangkan suaranya pada saat coblosan nanti. Bentuk visual permohonan CPSR pun be- ragam. Biasanya mereka meminta di bawah pohon, tiang telpon, dan tiang listrik. Tak jarang mereka memohon sumbangan suara rakyat di pengkolan dan perempatan jalan. Lebih dramatis lagi, para CPSR meminta sedekah suara di areal pemakaman umum dan bantaran sungai. Istilah CPSR sengaja didengungkan Komunitas Reresik Sam- pah Visual karena tabiat para caleg yang memasang alat peraga kampanye (APK) di ruang publik sebangun dengan ideologi pe- ngemis, meminta-minta. CPSR menyejajarkan dirinya seperti * Bersambung hal 7 kol 1 MENUNGGU EKSEKUSI PANCUNG Keluarga Satinah Gelar Doa Bersama 'MARK UP' DANA SIDANG Staf Keuangan KY Ditahan KR-Surya Adi Lesmana Pohon di Pos Polsek Bulaksumur Jalan Kaliurang Yogya tumbang saat hujan lebat disertai angin kencang Rabu (2/4) malam. KR-Antara Satinah
  2. 2. TANPA mengurangi perhatian pada isu publik lainnya, ada tiga agenda pokok kampanye Hanafi Rais yaitu bidang kesehatan masyarakat,kesejahteraanekono- mi,dankemajuanpendidikan. Hanafi Rais banyak terlibat da- lam kegiatan dan komunitas so- sial. Salah satunya adalah dalam gerakan sosial Sedekah Rom- bongan (www.sedekahrombon- gan.com). Gerakan sosial yang dipelopori oleh wirausahawan mu- da Saptuari Sugiharto ini telah ribuan kali berhasil membantu menyembuhkan warga yang sakit parah namun tidak mampu bero- batkarenamiskin. Menurut Hanafi, tidak perlu menjadi ahli ekonomi untuk me- ngatakan bahwa mereka miskin, dan tidak perlu menjadi dokter un- tuk mengatakan bahwa mereka sedang sakit parah. Jangan sam- pai mereka itu masih dipersulit de- ngan segala macam prosedur birokrasi yang ribet. Pasien yang jelas-jelas miskin seharusnya di- fasilitasi dengan sebuah jaminan kesehatantanpasyarat. Sementara dalam aspek eko- nomi, khususnya di DIY, Hanafi Rais berpendapat bahwa orang Jogja bisa berhasil dan menapaki kesejahteraannya lebih karena usaha berbasis ekonomi kreatif. Jogja harus menjadi pusat ekono- mi kreatif dengan memberi nilai- tambah pada produk-produk agri- kultur tradisional, misalnya, desa wisata atau wisata kuliner. Juga secara kreatif melestarikan warisan budaya dan tradisi yang melahirkan Yogya sebagai salah satupusatpariwisatanasional. Sambil berseloroh, mas Han yangseringjugadipanggilsebagai 'presiden'-nya Pangkur Jenggleng Padepokan Ayem Ayem TVRI Jogja itu menyatakan, ke depan, seharusnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berasal dari Yogyakarta. Dalam bidang pendidikan, Yogya sebagai pusat pendidikan nasionalmasihmenghadapitanta- nganmutupendidikan,khususnya pendidikan karakter. Vandalisme, kekerasan antar geng, dan konflik bermuatan SARA mengin- dikasikan adanya problem dalam pembentukan karakter anak-didik. Apabila masalah tersebut tak kun- jung ditemukan solusinya, suatu saat dapat menurunkan animo sekolah/kuliah di Yogya dan tentu berdampak pula pada kelang- sungan usaha jasa pendidikan maupunbisnispendukungnya. Untuk itu para pemangku ke- pentingan di DIY ini harus berani mengarahkan haluan pendidikan berparadigma nir-kekerasan. Hanyagenerasiberkarakternir-ke- kerasan lah yang dapat menjamin terciptanyaharmonidalamkebhin- nekaan,kerukunandalamkeraga- man, dan perdamaian dengan sa- ling menghargai keragamanidenti- tas. Yogya harus mampu menjadi model bagi terwujudnya generasi pelanjut dan pelestari semangat 'bhinnekatunggalika',berbeda-be- da tetapi tetap satu, satu napas nirkekerasan. (*)-a KOMITMENcalonanggotalegis- latif (Caleg) DPR RI daerah pemilih- an (Dapil) DIY dari Partai Amanat Nasional (PAN), H Budy Setya- graha untuk mengentaskan komu- nitas terpinggirkan tidak main-main. Setelah berkomitmen mengen- taskan pedagang pasar dan peng- usaha lemah dari jeratan rentenir, Pak BudyABC, sapaan akrab pria pemilik Toko BesiABC ini berinisiatif memberikan pelatihan dan pen- didikan kewirausahaan bagi gene- rasimudayangmasihmenganggur. "Saya merasa eman-eman banyaknya pengang- guran di Indonesia, terutama di DIY. Ironisnya lagi, berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) pengangguran terse- but, justru terbanyak dari kalangan pengangguran in- telektual alias pengangguran dengan posisi telah lebih dahulu menempuh pendidikan formal entah diploma atau bahkan sarjana. Kondisi ini yang mem- prihatinkan,"ujarpemilikBPRMargiRizkyini. Direncanakan nanti akan dipetakan dan didata pengangguran-pengangguran tersebut kemudian dibentukwadahsertakomunitasun- tuk diberikan pelatihan kewirausa- haan. Selepas mengikuti pen- didikan kewirausahaan akan ada pinjaman lunak bagi kelompok tersebutuntukmembukausaha. "Sudah saatnya kita berdikari mandiri. Generasi muda DIYjangan berjiwapekerjanamunmulailahber- kenalan dengan wirausaha. Tidak ada yang tidak mungkin dalam se- buah wirausaha.Asalkan ada kerja keras, ketekunan dan kesabaran pastiakantercapaisukses,"ujarnya. Pak Budy memiliki komitmen tersebut karena ia merasakan benar bagaimana susahnya mencari uang di awal mendirikan usahanya. Direncanakan modal lunak akan diberikan pada mereka generasi muda yang berkomitmen sungguh-sungguh untuk membuka usaha. Untuk itu, imbuhnya, ia meminta dukungan dan doa restu kepada masyarakat supaya dapat memegang amanah rakyat menjadi wakil rak- yat di tingkat pusat. Dengan duduk menjadi wakil rak- yatterutamamewakiliDIY,diharapkanmampumem- perbaikikhususnyaperekonomianwarga. (*)-a INCUMBENT atau petahana selalu dianggap mempunyai pelu- ang lebih besar dalam meme- nangkan pemilihan umum di Indonesia, termasuk dalam pemi- lihan legislatif. Anggapan ini ber- kembang,karenapetahanadipan- dang lebih memiliki modal besar daripada calon yang merupakan pendatang baru, disamping juga dianggap lebih populer karena ja- batanpolitikyangdidudukinya. Tak mengherankan, bila hampir di semua partai politik memasang kembali nama-nama lama yang telah menduduki kursi DPR/ DPRD pada periode sebelumnya, maupun mantan-mantan pejabat, sebagai calon legislatif pada Pe- milu 9April nanti. ÒNamun semua itu juga tergantung pada rekam je- jak dari incumbent itu sendiri. In- cumbent atau mantan pejabat yang bersih dan benar-benar memperjuangkan nasib rakyat, memang akan lebih mudah men- dapatkan dukungan kembali. Te- tapi sebaliknya, bila dia ingkar janji atas apa yang dijanjikannya pada pemilusebelumnyapastirakyatju- ga mengingatnya,Ó demikian di- sampaikanJemmySetiawan. Sebagai salah satu caleg DPR RI dari Dapil DIY, Jemmy Setia- wan, tidak menampik bahwa di dapil Yogyakarta juga bertaburan nama-nama caleg yang berlatar- belakanganggotaDPRpadaperi- odesebelumnya,termasuknama- namamantanpejabat. ÒDisinilah pemilu menjadi sarana evaluasi. Apakah orang yang dulu diberi amanah pada pemilu sebelumnya sudah men- jalankan amanah itu atau justru melupakanmasyarakatyangtelah memilihnya? Bagaimana seseo- rang ketika menjabat, apakah dia memanfaatkan jabatannya untuk kesejahteraan rakyat atau untuk menyejahterakandirinyasendiri?Ó ÒSaya yakin, ingatan masya- rakat itu sangat kuat. Masyarakat mencatat dan mengingat rekam jejak dari orang-orang yang dulu dipilihnya,Ó lanjut Jemmy Setia- wan, yang semasa mahasiswa- nyadahulujugaaktifdalamgerak- anreformasiÔ98diYogyakarta. Menurut Jemmy Setiawan, pe- milih di Yogyakarta adalah pemilih yang rasional. Masyarakat Yogya- karta mempunyai kesadaran poli- tik yang tinggi, masyarakat pasti mengingat siapa yang dipilihnya dahulu dan bagaimana orang yang dipilihnya itu menjalankan kepercayaan masyarakat selama menjabat. Masyarakat telah cer- dasmengunakanhakpolitiknya. Caleg DPR RI Dapil DIY dari PartaiDemokratyangmempunyai nomor urut 7 ini, juga mengakui, bahwa gerakan Yogyakarta Satu Suara, Lanjutkan Reformasi Ô98, yang salah satu poinnya adalah menjadikan pemilu yang bersih dan cerdas, telah mendapat ba- nyakdukungan. ÒAda sekitar 200.000an lebih yang mendukung baik menyam- paikan secara langsung maupun melalui sms atau media sosial. Insya Allah, ini akan menjadi ke- baikan bagi kita bersama dan Yogyakartatercinta,ÓtegasJemmy Setiawan. (*)-a KAMIS PAHING 3 APRIL 2014 (2 JUMADILAKIR 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 2KOTAYOGYA ENTASKAN KEMISKINAN DENGAN PELATIHAN WIRAUSAHA Pinjaman Lunak bagi Pengangguran TIGA PRIORITAS HANAFI RAIS Kesehatan,EkonomiKreatif,PendidikanNir-Kekerasan ’Mulih Kandhang’untuk Jogja Lebih Gemilang (1) SIDARTO DANUSUBROTO adalah ajudan terakhir Bung Karno.Beliaumenuturkankembali pengalamannya mendampingi proklamator itu. Banyak cerita me- narik yang belum terungkap. Pan- danganmataSidartoDanusubroto menerawang ketika mulai berceri- ta mengenai sosok yang sangat dikaguminyaitu,Soekarno.Pria77 tahun tersebut tidak akan melu- pakanperistiwayangdialamipada 10Desember1967. Saat itu, Bung Karno mem- berinya sebuah buku berjudul SukarnoAnAutobiography karya CindyAdams. Sampul buku terse- but berwarna merah dengan foto Bung Karno yang berjas putih, berpeci, sambil tertawa lebar. Ketikamemberikanbukuitu,Bung Karno yang tengah berada di ujung kejatuhannya menyam- paikanwejangankepadaSidarto. Bung Karno menyatakan bah- wa dirinya bisa dikucilkan, dijauh- kan dari keluarga, bahkan ditahan dan lama-lama akan mati sendiri. ÒTapi, catat yaTo, (Sidarto, Red), ji- wa, ide, ideologi, semangat, tak dapat dibunuh,Ó ungkap Sidarto menirukan ucapan Bung Karno saat ditemui di kediamannya, Ja- lan Kemang Utara, Jakarta Selatan. Bung Karno mengutip kalimat yang diucapkannya itu dari filusuf Jerman, Freili Grath, yang dalam bahasa aslinya berbunyi, ÒMan totetdenGeistNicht.ÓSidartosem- pat tertegun mendengarnya. Se- cara spontan, dia lantas meminta Bung Karno untuk menuliskan ucapannya tersebut di halaman depan buku yang baru diterima- nya. ÒWaktu beliau bicara begitu, saya bilang, Pak (Soekarno, Red) tolong ditulis sekalian disitu. Maka, jadilahtulisanini,ÓujarSidartosam- bilmenunjukkanbukuÒbersejarahÓ yangmasihterawatbaikitu. Sidarto menyatakan, coretan tangan Bung Karno itulah yang di- jadikan salah satu materi kampa- nyenya saat pemilu legislatif lalu. Dia mencetak tulisan tersebut di panel baliho kampanyenya. Hebatnya, model kampanye itu manjur. Sidarto terpilih kembali jadi anggota DPR dari PDIP untuk pe- riodeketigasejak1999. Alumnus Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta 1962 tersebut kembali terpilih dalam Pemilu 2009 dari dapil Jawa Barat VIII yang meliputi Kabupaten dan Kota Cirebon serta Kabupaten Indramayu. Meski sudah cukup umur, Sidarto masih terlihat bugar danenergik. Dia memang berkesempatan dekat dengan Bung Karno. Sebab, sejak 6 Februari 1967, Sidarto yang kala itu berpangkat adjun komisaris besar polisi (AKBP) ditugasi menjadi ajudan Bung Karno. Dia menggantikan Kombespol Sumirat yang ditahan pasca-Supersemar. Surat kepu- tusanpengangkatanSidartoditan- datangani Bung Karno pada 22 Februari1967. (Bersambung)-a JEMMY SETIAWAN IngatanMasyarakatItuSangatKuat
  3. 3. Dari hasil penelusuran Di- nas Kesehatan Gunungkidul Bidang Pelayanan Kesehat- an, balita yang mengalami gizi buruk dan kekurangan gizi berasal dari keluarga tidak mampu. "Selain itu, karena faktor penyakit lingkungan seperti flek paru-paru dan juga karena penyakit bawaan se- jak lahir atau penyakit kon- tinental," ujar Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, drg Widodo MM didampingi Kabid Pelayanan Kesehatan Bakti Pertiwi MKes, Rabu (2/4). Tingginya gizi buruk di da- erah ini menjadikan PR seri- us bagi Pemkab Gunungki- dul, sehingga dalam bulan ini akan ditindaklanjuti de- ngan pertemuan lintas sek- toral terpadu untuk pena- nganan daerah kerawanan gizi buruk. "Penanganan gizi buruk harus melibatkan lintas sek- toral tidak hanya Dinas Ke- sehatan semata," ucapnya. Menurut Bakti, angka gizi buruk di daerah ini dari ta- hun ketahun mengalami penurunan. Pada 2011 sebe- sar 0,73 persen, pada 2012 turun menjadi 0,69 persen dan tahun 2013 turun lagi menjadi 0,55 persen. Dilihat dari wilayah yang rawan gizi buruk, justru tertinggi di Wilayah Puskesmas Ngawen I sebanyak 17 balita, Pus- kesmas Wonosari II yang wi- layahnya di perkotaan meli- puti Wonosari, Kepek, Piya- man, Gari dan Karangte- ngah mencapai 15 balita dan Puskesmas Semin II ter- dapat 14 balita gizi buruk. Pemerintah sudah menun- juk Puskesmas Ponjong I se- bagai Klinik Pemulihan Gizi bagi balita gizi buruk tetapi masih ada problem dalam pelaksanaannya. Banyak orangtua dari balita gizi bu- ruk dari beberapa wilayah sekitar Ponjong kesulitan bi- aya transportasi untuk me- meriksakan ke Klinik Pe- mulihan Gizi di Puskesmas Ponjong I satu bulan 8 kali. "Kami berharap agar desa memfasilitasi memberikan biaya transport kepada pen- derita gizi buruk, karena de- sa bisa memperoleh dana dari PNPM Mandiri Perde- saan maupun dari anggaran yang lain." kata Bakti. (Awa)-f KAMIS PAHING 3 APRIL 2014 (2 JUMADILAKIR 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 3GUNUNGKIDUL MAYORITAS DARI KELUARGA MISKIN 2.777BalitaKekuranganGizi WONOSARI (KR) - Kan- tor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wonosari meng- adakan sarasehan mempe- ringati Hari Wanita Inter- nasional di Balai Desa Wa- reng. Kegiatan diikuti 70 peser- ta dari Kecamatan Wono- sari, Kades Wareng Sakiyo dan menghadirkan nara- sumber dari Rifka Annisa Tantowi SE serta Kepala KUA Wonosari H Aam Su- gasto MA. "Perempuan dan laki-la- ki mempunyai hak yang sama dalam beramal soleh. Maka untuk meraih keba- hagiaan, harus mengede- pankan adanya kebersa- maan dalam melaksana- kan tugas-tugas rumah tangga," kata H Aam Su- gasto MA usai acara sara- sehan, Rabu (2/4) Tantowi menambahkan, penyuluhan kepada ma- syarakat akan kebersa- maan dalam melaksana- kan pekerjaan rumah tang- ga baik suami maupun is- tri menjadi penting, se- hingga tercipta keluarga sakinah. Tujuan diselenggarakan sarasehan ini untuk mem- buka wawasan kebersama- an antara suami dan istri akan pentingnya memer- ankan tugas bersama dan tidak ada lagi dikotomi an- tara tugas suami dan istri. (*-3)-f SARASEHAN HARI WANITA HakPerempuandanLaki-lakiSama WONOSARI (KR) - Kabupaten Gunungkidul sejak 2012, terjadi surplus beras akibat naiknya produksi padi, tetapi masih ada 193 bayi di bawah lima tahun (balita) mengalami gizi bu- ruk. Selain itu, masih ada 2.777 balita yang ke- kurangan gizi. Balita yang mengalami gizi buruk yang mendapatkan penanganan intensif dari Puskesmas dan Klinik Pemulihan Gizi di Pus- kesmas Ponjong. PATUK (KR) - Mem- peringati Hari Ulang Ta- hun ke-22, SMA Negeri 1 Patuk mengadakan bakti sosial, Selasa (1/4). Kepala sekolah beserta guru, kar- yawan dan siswa mengiku- ti jalan sehat mengelilingi Desa Bunder, Patuk dan membagikan 220 paket peralatan tulis bagi siswa PAUD, TK dan SD. Bersa- maan didistribusikan 250 paket sembako. "Aksi bakti sosial bertu- juan menumbuhkan kepe- dulian siswa terhadap se- sama," kata Kepala SMAN 1 Patuk, Drs Hananto di dampingi panitia bakti so- sial Sugito SPd dan Slamet SPd. Selain itu, diselengga- rakan lomba kebersihan dan keindahan kelas, bas- ket, futsal, geguritan dan kompetisi paduan suara. Menurut Drs Hananto, se- kolah berkomitmen men- cetak generasi cerdas serta memiliki iman dan takwa. Peringatan ulang tahun menumbuhkan rasa cinta terhadap almamater dan memupuk semangat kom- petitif yang positip, sportif serta inovatif. "Bersamaan diluncurkan mars SMAN 1 Patuk." je- lasnya. (Ded)-f ULANG TAHUN SMAN 1 PATUK BagikanAlat Tulis dan Sembako SEMIN (KR) - Meskipun menjadi daerah tertinggal dan angka kemiskinan cu- kup tinggi, kesadaran ma- syarakat Desa Kemejing, Semin untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sangat bagus dan patut dijadikan perconto- han. Pembayaran pajak, Selasa (1/4) kemarin, da- lam waktu kurang lebih 5 jam sudah lunas. Masya- rakat sebanyak 3.679 jiwa berkumpul di 11 pedukuh- an dan membayar PBB. Se- lanjutnya dukuh langsung menuju ke balai desa me- nyetor kepada bendahara desa. "Uang PBB sebanyak Rp 39.488.668 tersebut lang- sung diserahkan kepada petugas BPD yang datang ke balai desa," kata Wardi- yo Kades Kemejing di dam- pingi Huntoro Purbo War- gono SH MSi Camat Semin. Dikatakan, gerakan pem- bayaran pajak serentak dan cepat ini sudah yang ke em- pat kalinya. Keberhasilan pemerintah desa Kemejing mendorong masyarakat un- tuk membayar tepat waktu ini memang memerlukan perjuangan. Melalui pen- dekatan ke masyarakat dan sosialisasi baik langsung maupun perangkat desa, bisa menumbuhkan ke- sadaran membayar pajak. "Selain itu, juga menggu- nakan sistem panutan. Ar- tinya bagi PNS, perangkat desa memberi contoh untuk tertib membayar pajak. Terbukti kini pembayaran bisa secara serentak dan langsung lunas," jelasnya. Camat Semin Huntoro Purbo memberikan apresi- asi terhadap tertibnya war- ga Desa Kemejing dalam membayar PBB. Desa Ke- mejing memang patut men- jadi percontohan, agar desa lainnya bisa mengikuti dan cepat pembayaran pajak- nya. Pemerintah kecamatan mendukung pelaksanaan pembayaran pajak Desa Ke- mejing yang bisa cepat dan serentak. "Pengembalian pajak yang diterima desa akan memberikan manfaat untuk pembangunan." ucapnya. (Ded)-f GERAKAN BAYAR PAJAK SERENTAK 3.679 Jiwa Dilayani 5 Jam KR-Dedy EW Siswa membagikan alat tulis kepada siswa TK.
  4. 4. BANTUL (KR) - Gempa yang berpotensi tsunami di kawasan Chile dan seki- tarnya diwaspadai akan ber- dampak ke perairan pantai selatan. Meski diperkirakan akan ada kenaikan air laut, namun Badan Penanggu- langan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau warga pesisir pantai tidak perlu me- lakukan pengungsian. Mere- ka hanya diminta mening- katkan kewaspadaan. Kepala BPBD Bantul, Drs Dwi Daryanto MSi kepada wartawan, Rabu (2/4) petang kemarin mengatakan, ter- kait antisipasi akan terjadi- nya potensi bencana, pihak- nya sudah berkoordinasi de- ngan tim Search and Resque (SAR) untuk intensif mela- kukan pemantauan dan pengamatan pada pergerak- an air laut. Dwi menegaskan, pihak- nya sengaja mengefektifkan Tim SAR sebanyak 79 anggo- ta untuk melakukan peman- tauan dan langkah antisi- pasi. "Kami tidak menggunakan sirine tanda bahaya, tetapi akan memaksimalkan Tim SAR dan Early Warning System (EWS) yang sudah tersambung ke alat voice, semacam pembesar suara untuk memberi peringatan dini tanda bahaya pada nelayan dan warga pesisir pantai," ujar Dwi. Dwi menegaskan, tim SAR juga akan memberikan im- bauan kepada warga yang rumahnya berada di radius 100 meter dari bibir pantai, untuk meningkatkan kewas- padaan. Adapun antisipasi lain be- rupa menghindari aktivitas seperti mencari ikan, serta beraktivitas di bibir pantai pada Kamis (3/4) pagi. Dwi menegaskan, warga yang ada disekitar pantai dinyatakan tidak perlu mela- kukan pengungsian namun tetap waspada guna mela- kukan langkah antisipatif. (Aje)-d KAMIS PAHING 3 APRIL 2014 (2 JUMADILAKIR 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 4BANTUL BANTUL (KR) - Harga cabai dalam satu bu- lan terakhir masih tergolong tinggi. Dari pan- tauan di Pasar Bantul, harga cabai rawit merah harganya Rp 60.000/kg, cabai rawit hijau Rp 20.000/kg, cabai merah keriting Rp 12.000/kg dan Rp 10.000/kg cabai hijau keriting. Salah satu pedagang di Pasar Bantul, Esti kepada wartawan, Rabu (2/4) memaparkan, kenaikan harga sudah berlangsung sejak satu bulan terakhir. "Kalau sebelum naik, harga cabai rawit me- rah masih Rp 40.000/kg. Meski harga naik drastis namun pembeli tidak mengalami penu- runan," ujarnya. Esti memprediksikan, tingginya harga cabai yang masih stabil akibat stok di Bantul ter- batas lantaran hasil panenan yang terbatas pula. Dalam satu hari, Esti mengaku mampu menjual 5 kg untuk jenis cabai rawit merah. "Rata-rata jika seluruh barang terjual habis, bisa mencapai 15 kg. Itu untuk komoditas cabai saja," terangnya. (Aje)-m Harga Cabai Masih Tinggi TANYA: Saya membaca berita di SKH Kedaulatan Rakyat ten- tang diyat atau diyah bagi Satinah. Apa sebenarnya yang disebut diyat itu, dan apa sebabnya seseorang dike- nakan hukuman diyah? Mo- hon penjelasan. Sukari, Yogya JAWAB: Diyat atau ad-diyah arti- nya harta pengganti jiwa atau anggota tubuh. Ganti rugi yang diberikan oleh se- orang pelaku tindak pidana kepada korban atau ahli warisnya, karena suatu tin- dak pembunuhan atau keja- hatan terhadap anggota badan seseorang. Diyat me- rupakan hukuman pokok da- lam pembunuhan semi se- ngaja dan tersalah (tidak sengaja). Diyat juga meru- pakan hukuman pengganti kisas dalam tindak pidana pembunuhan atau pelukaan yang dilakukan secara se- ngaja. Menurut Ensiklopedi Hu- kum Islam terbitan PT Ich- tiar Baru - Van Hoeve Ja- karta 1997, yang menjadi dasar hukum disyariatkan- nya diyat dalam Islam ada- lah firman Allah SWT dalam surah An-Nisa'(4) ayat 92. Selanjutnya ulama fikih ju- ga mengemukakan dasar hukum dari sunah Rasulul- lah SAW, yang artinya: "Se- sungguhnya siapa yang ter- bukti membunuh seorang mukmin tanpa alasan yang dibenarkan syarak dike- nakan hukuman kisas, ke- cuali apabila ahli warisnya rela untuk menerima ganti rugi, maka untuk satu jiwa yang hilang diyatnya 100 ekor unta". (HR Malik, An- Nasa'i, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, Al-Hakim, dan Al-Baihaki) Imam Asy-Syafii dalam kaul jadid berpendapat, ke- wajiban pokok dalam jenis diyat itu adakah unta se- banyak 100 ekor, tanpa cacat. Akan tetapi apabila unta tidak ada lagi, atau harga un- ta telah melonjak naik se- hingga tidak sama lagi de- ngan harga unta di zaman Rasulullah SAW, maka yang diwajibkan adalah nilainya, sebagaimana yang dilakukan Umar bin Khattab. (*)-m Dasar Hukum Diyat "Kalau template DPD asumsinya varian tidak ba- nyak, sedangkan untuk DPRD Kabupaten/Provinsi varian banyak, sehingga pe- nyedia dimungkinkan kesu- litan pembuatan. Kalau tem- plate DPR RI kami belum bisa memastikan, karena belum ada informasi dari KPU Provinsi," ujar Ketua KPU Bantul, Muhammad Jo- han Komara SIP kepada KR, Rabu (2/4) di kantornya. Terkait tahapan, imbuh Jo- han, saat ini pihaknya tengah mendistribusikan undangan Daftar Pemilih Tetap (DPT), yakni C6 sebanyak 716.246. Angka ini sesuai jumlah DPT asli. Sesuai dengan aturan yang berlaku, pendistribusian C6 ke pemilih maksimal H-3 menjelang Pemilu 9 April. "Pada H-5 Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) memberikan woro-woro atau pengumuman lewat tempat ibadah atau papan peng- umuman lain," tambah Johan. Adapun mekanisme pen- distribusian undangan C6, menurut Johan, pihaknya Rabu (2/4) kemarin menggu- nakan jasa rekanan menggu- nakan delapan truk untuk mengangkut. Sedangkan Ka- mis (3/4) ini yang akan men- distribusikan C6 ada sekitar 10 truk. "Kami tidak menggunakan jasa kepolisian untuk menga- wal pendistribusian C6, na- mun pada saat pendistribu- sian surat suara kami me- minta bantuan pengamanan kepolisian," lanjut Johan. Di bagian lain, Johan me- nambahkan, KPU juga sudah menetapkan Daftar Pemilih Khusus (DPK) sebanyak 1.804 orang, yang terdiri dari 912 laki-laki dan 892 perem- puan. "Meski ada penambahan DPK, namun tidak ada ke- khawatiran kekurangan su- rat suara. Karena surat suara memiliki cadangan sebanyak 2,5 persen dari jumlah DPT di Bantul secara keseluruhan," pungkas Johan. (Aje)-m DISIAPKAN 2.295 TEMPLATE SURAT SUARA DPD DPRDKabupaten/ProvinsiDipastikanTakAda BANTUL (KR) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul, menyiapkan 2.295 template surat su- ara untuk tuna netra. Template surat suara yang diberikan dari KPU Pusat ini hanya ditujukan un- tuk surat suara DPD saja. Sementara untuk tem- plate surat suara DPRD Kabupaten dan Provinsi di- pastikan tidak tersedia. BANTUL (KR) - Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) di ja- jaran Polres Bantul, Rabu (2/4) membagikan seribu brosur pe- ngumuman penerimaan Bri- gadir Polisi 2014, kepada pe- ngendara sepeda motor yang melewati wilayah Bantul. Re- gu Polwan yang dipimpin Ka- subag Pers Polres Bantul,AKP Sulistiyaningsih membagikan brosur di beberapa persim- pangan jalan, termasuk di sim- pang empat Klodran Bantul. Dikatakan AKP Sulistiya- ningsih kepada KR, Rabu (2/4), pembagian brosur ini dalam upaya menyosialisasikan ada- nya penerimaan Brigadir Poli- si Wanita (Polwan) yang jum- lahnya hingga 7.000 dan Bri- gadir Polisi Laki-laki (Polki), jumlahnya 10.750 untuk selu- ruh Indonesia. Penerimaan Brigadir Pol- wan ini guna memenuhi pro- gram, Kepolisian "Satu Polsek 2 Polwan" di Indonesia. Se- hingga untuk sosialisasi pene- rimaan Brigadir Polisi perlu lebih digalakkan, agar masya- rakat lebih banyak yang tahu, dan akan banyak peminat atau pelamarnya sebagai calon Brigadir Polisi. Pendaftaran dimulai 26 Maret lalu hingga 15 April 2014, tanpa dipungut biaya. (Jdm)-m Polres Bagikan 1.000 Brosur KR-Judiman Polwan Polres Bantul bagikan brosur pendaftaran polisi kepada pengendara sepeda motor. BANTUL (KR) - Sebanyak 22 personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) jajaran Kodim 0729 Bantul, masing-masing menerima inventaris 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion dari Kodam IV Diponegoro. Penyerahan dilakukan Dan- dim 0729 Bantul, Letkol Kav Dedy Setiawan SSos. Dikatakan Dandim Bantul, Rabu (2/4), Babinsa di jajaran Kodim Bantul ada 150 person- el, termasuk yang bertugas di Koramil masing-masing wila- yah kecamatan di Bantul. Dari jumlah tersebut yang sudah mendapatkan inventaris sepe- da motor ada 87 personel, di- tambah 22 personel, sehingga masih kekurangan 41 unit se- peda motor. Selain itu, Dandim Bantul juga mendapatkan in- ventaris mobil dinas Terios TS Extra. Letkol Kav Dedy minta ke- pada jajaran Babinsa yang su- dah mendapat sepeda motor, dapat memanfaatkan dan me- melihara kendaraan yang menjadi sarana tugasnya. Ter- utama pada saat ini sedang menghadapi pelaksanaan Pe- milu 2014, akan banyak mem- bantu sebagai sarana tugas pengamanan wilayah menje- lang pemilu maupun pasca- Pemilu 2014. Tetapi TNI-AD dalam pengamanan pemilu tu- gasnya mem-back up Polisi. Selama pengamanan Pemi- lu 2014, Kodim Bantul menyi- agakan 1 SST (satuan setara pleton) anggota, yang siap di Markas Kodim Bantul. Jika ada permintaan Polri untuk bantuan personel, pasukan siap diluncurkan. Dandim Bantul menegas- kan, dalam Pemilu 2014 ang- gota TNI harus benar-benar netral. Jika terdapat anggo- tanya ikut terlibat dalam kam- panye maupun kepentingan partai apapun, akan dike- nakan tindakan tegas. "Petu- gas Babinsa ikut aktif dalam pengawasan ini," tegas Dan- dim Bantul. (Jdm)-m Babinsa Kodim Terima 22 Motor KR-Judiman Babinsa Kodim Bantul terima inventaris sepeda motor. Warga Pesisir Diimbau Tak Perlu Mengungsi
  5. 5. KAMIS PAHING 3 APRIL 2014 ( 2 JUMADILAKIR 1947 ) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 5KULONPROGO SENTOLO (KR) - Petani di wilayah Desa Srikayangan tanpa menyadari berhasil mengembangkan budidaya bawang merah di la- han kosong pekarangan rumah. Sedangkan un- tuk pengeringan panenan menggunakan cara pelayuan. Meskipun demikian tidak mengu- rangi kualitas panenan bawang merah. Informasi yang dihimpun KR hingga Rabu (2/4) menyebutkan dalam bercocok tanam terda- pat perbedaan antara kebiasaan petani di wilayah Desa Srikayangan dengan petani dari luar daerah. Perbedaan mencolok untuk berco- cok tanam jenis bawang merah lokal. Petani menanam bawang merah tidak hanya di areal lahan pertanian sawah dan tegalan. Lahan pekarangan rumah juga ditanami bawang merah. Pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk tanaman bawang merah sulit di- jumpai di daerah lain. Tingkat produktivitas di pekarangan rumah tidak kalah dengan bawang merah yang di- tanam sawah dan tegalan. "Tanaman juga dapat berproduksi seperti yang ditanam di sawah dan tegalan," ujar Noto Margono, petani bawang merah warga Pendem, Desa Srikayangan, Petugas Pengawas Benih Tanaman Kulonprogo dari Balai Pengamatan Sertifikasi Benih Pertanian (BPSBP) DIY, Sugeng Margono mengungkapkan selama melakukan observasi terdapat kebiasaan bercocok tanam bawang merah yang berbeda dengan petani bawang merah di lain daerah. Menurutnya, selain menanam bawang merah di tegalan atau di sawah, sebagian besar petani mencoba menanam bawang merah di pekarangan rumah. Terdapat seluas kurang lebih lima hektare pekarangan rumah di Desa Srikayangan yang ditanami bawang merah. "Sebagian besar bawang merah yang ditanam adalah jenis lokal Srikayangan. Umur tanaman antara 45 sampai 50 hari dengan tingkat pro- duktivitas bisa mencapai antara 10 sampai 12 ton per hektare," jelas Sugeng Margono. Para petani di Desa Srikayangan untuk pen- geringan bawang merah tidak langsung di bawah terik matahari. Dalam proses pen- geringan mengunakan cara pelayuan. Bawang merah yang dipanen diikat ukuran kecil di- angin-anginkan dengan cara digantung selama kurang lebih sepuluh hari. (Ras)-b WATES (KR)-Kompol Suryo Saptono menjabat sebagai Kepala Detasemen B Satbrimobda DIY menggantikan AKBP Antonius Widiyanto SH. Pisah sambut keduanya dilakukan Pemkab Kulonprogo di Gedung Kaca Wates, Selasa (1/4). Hadir Sekda Kulonprogo Ir RM Astungkoro beserta Forkompinda, SKPD dan lainnya. Kompol Suryo Saptono sebelumnya sebagai Wakil Kepala Detasemen A Pelopor Satbrimobda DIY. Sedangkan AKBP A Widiyanto SH selanjutnya ditugaskan di Ditpamobvit Polda DIY. AKBP Antonius Widiyanto SH menyatakan terima kasih karena selama bertugas di wilayah Kulonprogo sudah dibina dan dibimbing, hal itu menambah wawasan. "Saya merasa bangga dan dihargai karena Brimob dilibatkan dalam berbagai kegiatan oleh Pemkab Kulonprogo. Semoga nantinya megaproyek bisa dinikmati semua masyarakat," kata Widiyanto saat memberi sambutan perpisahan. Sedang Kompol Suryo Saptono yang hobi gowes mengaku terharu dan terima kasih, karena Pemkab Kulonprogo mengge- lar pisah sambut, sehingga bisa untuk saling mengenal. "Terima kasih kepada Pak Bupati, karena sudah dikaruhke, se- hingga ini memacu semangat. Kami juga minta arahan, se- hingga ke depan dapat melaksanakan tugas dengan baik," kata ayah dua putri dan suami Tri Rudy Astuti SE. Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo SpOG(K) berterima kasih kepada pejabat lama yang memang sudah lama bertugas di Kulonprogo. "Teman-teman dari Brimob betul-betul mem- backup terhadap kerepotan di Kulonprogo dengan tidak mem- beda-bedakan. Di tengah masyarakat ada kerepotan maka Brimob juga turun tangan. Sehingga Brimob di Kulonprogo bisa bersatu dan menyatu dengan masyarakat," kata Hasto. Hasto juga berpesan kepada pejabat yang baru diharapkan sudah paham dengan Kulonprogo. Dengan ketugasan yang baru, maka banyak tugas yang perlu di-backup yakni mulai pe- milihan legislatif (pileg), megaproyek dan lainnya. (Wid)-d PergantianKepalaDetasemenB SatbrimobdaDIY KR-Widiastuti Pejabat baru (kiri) Kepala Detasemen B Satbrimobda DIY Kompol Suryo Saptono dan pejabat lama (kanan) AKBP Antonius Widiyanto SH. WATES (KR) - Direktur Community Development dan SDM PT Jogja Magaza Iron (JMI) Heru Priyono mengakui pembahasan mengenai tata letak dan pabrik pengolahan bijih besi dan ban- dara yang dimediasi serta difasilitasi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat ini telah mengalami perkembangan positif. "Secara lisan kami memang telah mencapai kesepakatan. Tapi agar lebih kuat tentu harus dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman tertulis yang di dalamnya memuat semua hal se- cara rinci," jelas Heru Priyono, Rabu (2/4). JMI sendiri siap menghadiri pertemuan dengan PT Angkasa Pura (AP) I yang difasilitasi Sultan, Jumat (4/4) di Jakarta. "Kami selalu memegang prinsip semakin cepat clear permasa- lahan semakin baik, sehingga semuanya bisa lega. Kalau dalam pertemuan di Jakarta nanti memang tidak ada yang berbeda de- ngan pembicaraan sebelumnya maka tinggal tanda tangan. Mu- dah-mudahan saja semuanya cepat beres, sehingga pembangun- an dua megaproyek tersebut bisa berjalan lancar," harapnya. Sementara Bupati Kulonprogo dr H Hasto Wardoyo mengata- kan, pihaknya berharap semua segera ditindaklanjuti agar dapat terselesaikan. "Kami di lapangan kan sebenarnya punya prinsip lebih cepat lebih baik. Karena semakin membutuhkan waktu yang panjang, maka variabelitas problem semakin banyak. Karena itu kami berharap agar cepat variabelitas masalah atau problematiknya masih sederhana," katanya. Kalau itu sudah bisa dilakukan, maka Pemkab akan segera menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan Gubernur. "Saya su- dah perintahkan Sekda agar menindaklanjuti apa yang sudah menjadi ketugasan Pemkab. Kami memang sudah mengkomu- nikasikan konsep tersebut," ujar dr Hasto. (Rul/Wid)-d JMI Siap Hadiri Pertemuan denganAP I WATES (KR) - Swara Nusa Institute bersama Formais DIY menggelar sarasehan dengan tema 'Memaknai Keistimewaan DIY untuk Kesejahteraan Rakyat' yang dihadiri para pemangku kepentingan. Menurut Direktur Swara Nusa Institute Iranda Yudhatama, sarasehan tersebut menampilkan narasumber Ketua MPR RI Drs Sidarto Danusubroto, Sekjen Formais DIY Krisnadi Se- tyawan dan Aktivis Perempuan Tunggal Pawestri. "Melalui sarasehan kami berharap Keistimewaan DIY yang diper- juangkan masyarakat memberi manfaat berupa kesejahteraan," katanya, Selasa (1/4). Dijelaskan, dengan disahkannya UU No 13/2012 tentang Keistimewaan DIY maka kewenangan-kewenangan yang dimiliki DIY menjadi daerah khusus dibanding daerah lain atau desen- tralisasi asimetris. (Rul)-d Sarasehan Keistimewaan DIY Selain itu diberikan penjelasan teknis penyusunan laporan pertanggungjawaban- nya. Pada penyelenggaraan pemungutan suara pemilu legislatif (pileg) 9 April 2014, jumlah KPPS di setiap TPS sebanyak 7 per- sonel, sedangkan jumlah TPS di Kulon- progo 987 unit, sehingga total KPPS se- banyak 6.909 orang. Dijelaskan Sekretaris KPU Kulonprogo, Widi Purnama, honor bagi KPPS dalam menjalankan tugas pada H-1 dan hari H untuk ketua sebesar Rp 400.000 dan anggo- ta Rp 350.000. Maka total honor yang diku- curkan untuk seluruh anggota dan Ketua KPPS sebanyak Rp 2.467.500.000. Di sam- ping itu ada dana operasional untuk tiap KPPS dengan total keseluruhan Rp 733.760.000. "Keseluruhan dana yang diserahkan Rp 3,6 miliar lebih. Sebab selain honor dan dana operasional KPPS, diserahkan pula dana rekap PPS, dana rekap PPK, honor PPK serta PPS untuk Maret, operasional PPK dan operasional PPS. Sedangkan ho- nor PPK dan PPS diserahkan melalui sekretariat PPK dan PPS," ujar Widi . Honor PPK dan PPS, dikatakan Widi, di- berikan bulanan dengan variasi ketua Rp 1.250.000, anggota Rp 1 juta, sekretaris Rp 800 ribu, serta staf Rp 500 ribu. Bagi PPS honor ketua Rp 500 ribu, anggota Rp 450 ri- bu, sekretaris Rp 400 ribu, serta staf Rp 350 ribu. Sementara dana operasional KPPS misalnya pembuatan TPS, belanja, sewa serta uang makan telah ada standarnya. Sementara terkait LCD untuk rekap penghitungan suara di PPS, karena KPU tidakadaanggaranuntuksewaLCD,maka diharapkan PPS dapat meminjam dan bukan menyewa LCD. "Terhadap sejumlah PPS yang kesulitan mendapatkannya, KPU tidak mengetahui secara persis bera- pa PPS yang belum ada LCD-nya. Adanya LCD di PPS tidak wajib dan hanya bersifat saran dari KPU DIY, karena sebagai bagian transparansi agar masyarakat dapat meli- hat. Bila tidak ada LCD bisa diganti kertas plano, sebab tidak semua desa memi- likinya. Kalau mau sewa juga tidak ada anggaran sewanya," tambah anggota KPU KulonprogoDivisiTeknisPenyelenggaraan, Panggih Widodo. (Wid)-d KPUKucurkanRp2,467MuntukKPPS WATES (KR) - Anggota Komisi I DPRD Kulonprogo Agus Sujarwo mempertanya- kan perkembangan hasil audit administrasi yang dilakukan Pemkab terhadap laporan akhir masa jabatan sejumlah Kades yang mengundurkan diri karena mencalonkan diri dalam Pemilu 2014. "Ada 21 Kades yang meng- undurkan diri tapi sampai sekarang belum ada informasi hasil audit dari Inspektorat Daerah (Irsda). Padahal mere- ka mengundurkan dirinya su- dah lama. Mestinya begitu Kades berhenti ditindaklanjuti dengan melakukan audit," katanya, Rabu (2/4). Dijelaskan audit terhadap laporan akhir masa jabatan Kades sangat penting di- lakukan. Karena banyak ang- garan desa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. "Ketegasan sikap Pemkab sangat menentukan tingkat ketertiban administrasi di Pemdes. Keterbatasan ke- mampaun SDM di desa harus didukung pendam- pingan. Langkah tersebut perlu dilakukan agar tidak terjadi pelanggaran adminis- trasi yang berisiko hukum," tegasnya. Menanggapi pernyataan Agus Sujarwo, Inspektur Pem- bantu Bidang Prasarana Wila- yah, Irsda setempat Widodo membenarkan pada 2013 lalu tercatat 21 Kades mengundur- kan diri. Sesuai urutan akhir masajabatan,sampai2014ada 55 Kades yang berakhir masa jabatannya. Menurutnya, audit akan di- lakukan sesuai urutan akhir masa jabatan Kades. Ketika Kades mengundurkan diri, akan dilanjutkan Pejabat se- mentara (Pjs). "Dalam audit itu nanti sangat mungkin kedua pejabat, Kades dan Pjs Kades diaudit," tegasnya. Mengacu Perda Kulonprogo No 6/2010 tentang Desa tidak menyebutkan audit harus di- lakukan begitu ada Kades mundur. Apalagi di 2014, juga tidak ada proses pemilihan Kades. "Tentang audit pasti kami lakukan. Kalau memang ada masalah, bisa saja mantan Kades diperiksa untuk dimin- tai pertanggungjawaban," ka- tanya. (Rul)-d DewanPertanyakanAuditJabatanKades WATES (KR) - Usai pemilu legislatif (Pileg) 2014, penambang ilegal di Kabupaten Kulon- progo bakal dikenakan tindakan pro yustisia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Hal tersebut dalam upaya penegakan peraturan daerah (Perda). Sehingga penegakan Perda ti- dak sebatas teguran, melainkan juga sanksi yang mengikat. "Kewenangan Satpol PP memberi sanksi, se- dang dinas terkait yakni Dinas Perindustrian Perdagangan Energi Sumber Daya Alam (Perindag dan ESDM) yang melakukan pembi- naan. Kami sedang merekap beberapa titik lokasi pelanggaran Perda, tidak hanya pe- nambangan liar, tapi pelanggaran surat izin usaha, trayek, uji KIR dan lainnya," kata Kasi Penegakan Perda Satpol PP Kulonprogo Qomarul Hadi, Rabu (2/4). Di Kulonprogo, kata Qomarul, terdapat 20 Perda. Namun di lapangan, Satpol PP kadang terhambat dalam menegakkan semua Perda tersebut, karena keterbatasan personel dan sarana prasarana. Karena Satpol PP hanya me- miliki 63 personel dan dalam penegakan Perda ditangani enam orang. Padahal berdasar ideal- nya sesuai dengan Peraturan Bupati No 66 Tahun 2012 adalah 116 personel dan 32 personel di antaranya untuk menangani penegakan Perda. "Terhadap penambangan ini, Satpol PP kesu- litan dalam menindak terkait pelanggaran izin, karena tidak memiliki kelengkapan alat Global Positioning System (GPS). Sehingga kesulitan memastikan lokasi itu ada dalam koordinat kawasan penambangan yang diizinkan atau ti- dak," katanya. (Wid)-d Penambang Ilegal Bakal Dikenai Sanksi WATES (KR) - Sebanyak 11 sekolah meliputi SMA dan SMK di Kulonprogo tidak me- menuhi syarat untuk menye- lenggarakan Ujian Nasional (UN) 2014. Untuk meng- ikutkan siswa peserta UN di sekolah tersebut harus ber- gabung dengan sekolah lain. Informasi yang dihimpun KR di Sekretariat UN 2014 Kulonprogo, Rabu (2/4) menye- butkan sekolah tidak meme- nuhi persyaratan menyeleng- garakan UN karena jumlah pe- serta UN di sekolah bersang- kutan kurang dari 20 siswa atau belum terakreditasi B. "Meskipun jumlah peserta UN lebih dari 20 siswa kalau di sekolah tersebut belum ter- akreditasi minimal B belum bisa menyelenggarakan UN. Seperti tahun-tahun sebelum- nya untuk penyelenggaraan UN harus bergabung dengan sekolah lain," kata Taryono, Kepala Sub Bagian Perenca- naan, Dinas Pendidikan (Dis- dik) Kulonprogo. Menurutnya, dua SMA yang penyelenggaraan UN digabung meliputi SMABopkri Wates di- gabung di SMAN 1 Wates dan SMA Muhammadiyah Al Ma- nar Galur di SMAN 1 Lendah. Sementara sembilan SMK yang digabung meliputi SMKN 1 Pengasih di MTs Jatimulyo, SMK Maarif 2 Wates, SMK Muhammadiyah Galur, SMK Bopkri 1 Sentolo, SMK Bopkri Samigaluh, SMK YPKK 2 Kulonprogo, SMK Darul Ulum Muhammadiyah Galur, SMK Muhammadiyah 2 Lendah dan SMK Veteran Wates. UN SMA/MA dan SMK, je- lasnya, berlangsung tiga hari mulai Senin (14/4) sampai Ra- bu (16/4) dan UN susulan mu- lai Selasa (22/4) sampai Kamis (24/4). Peserta UN sebanyak 15.481 orang meliputi peserta UN SMA/MA, 1.786 orang dan peserta UN SMK 13.695 orang. Lebih lanjut dijelaskan UN SMP/MTs berlangsung empat hari mulai tanggal 5 - 8 Mei. UN susulan bagi peserta yang tidak dapat mengikuti UN uta- madimulai12-16Mei.Peserta UN SMP/MTs di Kabupaten Kulonprogo sebanyak 5.796 siswa. Selesai UN susulan SMP/ MTs, dilanjutkan Ujian Seko- lah (US) SD yang dijadwalkan berlangsung tiga hari mulai tanggal 19 - 21 Mei. US susu- lan dilaksanakan mulai 26 - 28 Mei 2014. (Ras)-d PENYELENGGARAAN UN 2014 11 Sekolah Tak Penuhi Syarat, Digabung WATES (KR) - KPU Kulonprogo mengucurkan dana sebesar Rp 2.467.500.000 untuk honor 6.909 anggota dan ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Penyerahan honor di- lakukan melalui sekretariat Panitia Pemungutan Suara (PPS), di Gedung Kaca Wates, Rabu (2/4). KR-Agussutata Salah seorang petani di Desa Srikayangan menyiangi tanaman bawang merah yang ditanam di pekarangan rumah. BUDIDAYA BAWANG MERAH Petani Srikayangan TanamdiPekarangan
  6. 6. ISMARINDAYANI PRIYANTI SHMHCN,atauyangdikenalde- ngan Ririen Roy Suryo punya komitmen yang tinggi untuk memperjuangkan kesetaraan gender, Hal inilah yang selalu di- dengungkan dan dikedepankan dalam setiap langkah dan kiprah- nya sejak dulu, hingga sekarang sebagai istri Menteri Pemuda dan Olahraga(Menpora)RI. Namun Ririen menegaskan, ia tak menerapkan aji mumpung, selagi sang suami, Roy Suryo, menjabat sebagai Menpora. Ia maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilu 2014, karena ingin berjuang di ranah politik untuk memperjuangkan kesetaraan gender dan hak perempuan. "Saya merasakan benar keter- wakilan perempuan di politik masih minim. terasa masih ada diskriminasiterhadaphak-hakpe- rempuan. Untuk itulah, makanya saya putuskan untuk terjun ke politik",lataRirienSuryo. Alumnus SMA Stella Duce Yogyaiturupanyamemilikialasan kuat untuk maju dalam pemilihan DPD. Ririen menginginkan adanya kesetaraan gender di Indonesia. Kemantapan hati putri dari almarhum Ismanto dan Djumarti itu membuat kagum suami meski memiliki latar bela- kangdisiplinilmuyangberbeda. Ia mengaku selalu curhat bersama suami, mengenai per- soalan kesetaraan gender dan perlindungan anak. "Saat minta restu maju jadi DPD, suami men- dukung"tambahnya. Ririen mengungkapkan ke- mantapannya jadi terinspirasi olehtokohperempuanRAKartini. Sosoknya menginspirasi Ririen untuk ikut memperjuangkan emansipasi perempuan di tengah perkembangan teknologi se- karang. Meski tidak memiliki pengala- man di dunia politik yang penuh dengan intrik, Ririen mengang- gap hal itu sebagai tantangan. Menurutnya semua hal bisa dipelajari asalkan memiliki ke- mauan. Ia mencontohkan ketika suaminya yang memiliki latar be- lakang pakar telematika berubah haluan dan berkecimpung di dunia olahraga, semuanya ter- buktibisadipelajari. Perempuan kelahiran Yogya, 11 Desember 1967 ini memiliki semangat tinggi bersama GKR Hemas memperjuangkan suara perempuan. Majunya Ririen telah mendapat dukungan dari suami dan sejumlah warga Yogya, ter- masuk teman, relasi dan komuni- tas yang ia ikuti. Ririen tidak segan-segan membeberkan pro- gram kerjanya, antara lain ke- peduliannya pada masalah keke- rasan anak, diskriminasi hak pe- rempuan dikeluarga dan ruang publik. Selain itu sebagai perem- puan yang memiliki karir di dunia perbankan tentunya kesejahtera- an juga menjadi pemikirannya, khususnya pengembangan UKM danpariwisatadiYogya. Ririen melihat masih banyak potensi di Yogya belum tergali maksimal untuk pengelolaannya. Padahal UKM di Yogya sangat mendukung karena menjadi ru- jukan pariwisata. Ririen akan memperjuangkan semua potensi yang ada diYogya, dengan target kesejahteraanmasyarakat. (*)-f KAMIS PAHING 3 APRIL 2014 (2 JUMADILAKIR 1947) ÓKEDAULATAN RAKYATÓ HALAMAN 6SLEMAN PENATAAN PASAR PRAMBANAN RelokasiPedagangMasihSimpangSiur Herusalahsatupedagangja- mu secara pribadi setuju de- ngan rencana relokasi tersebut. Hanya saja, dia masih membu- tuhkan kejelasan. Sebab ketika pedagang menanyakan ke pa- guyuban, ternyata disarankan untuk bertanya langsung ke di- nas. Salah satunya anggapan sejumlahpedagangyanghanya disediakanlahankosongsajadi tempat relokasi. "Melalui sosialisasi ini kami jadi paham, kalau nantinya akan disediakan tempat untuk berdagang.Meskipununtuklu- asannya kemungkinan tidak sama. Hanya saja kalau diper- bolehkan kami tetap akan membawa sejumlah kayu atau papan untuk nanti digunakan di tempat relokasi. Setidaknya bisa menghemat pengeluaran. Sebab meskipun sudah dise- diakan tempat, kemungkinan kami masih akan melakukan sejumlah renovasi," katanya. Sementara itu informasi yang didengar Eko justru un- tuk lokasi relokasi ditentukan sendiri oleh pedagang melalui paguyuban. Termasuk luasan tempat berjualan. Kondisi ini justru berdampak negatif, se- bab dapat menimbulkan ke- kisruhan antar pedagang. Menanggapi hal tersebut, Kabid Pembinaan dan Pe- ngembangan Dinas Pasar Kabupaten Sleman Haris Martapa mengungkapkan, ti- dak masalah jika memang pedagang ingin membawa se- jumlah peralatan dari tempat lama ke lokasi reloksi. Namun jangan sampai melebihi batas yang sudah ditetapkan. Sebab untuk luasan kios maupun los sudah ditentukan. Kalau peda- gang mau membawa kayu ataupun papan tidak masalah. "Sosialisasi ini merupakan kelanjutan dari sosialisasi awal yang dilakukan tahun 2012 lalu. Kebetulan di awal tahun 2014 renovasi pasar sudah me- masuki tahap kedua, sehingga pedagangwajibtahuterkaitke- lanjutan renovasi ini. Mereka kembali dikumpulkan guna menghindarikesalahanpersep- si baik dengan paguyuban maupun dinas," ujar Haris. Ditambahkan, pembangun- an fisik tahap dua rencananya dilakukan mulai Juni nanti oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP). Untuk itu, setidaknya pada pertengahan Mei nanti seluruh pedagang harus sudah berada di lokasi relokasi. (Awh)-f PRAMBANAN (KR) - Puluhan pedagang yang se- hari-hari berjualan di Pasar Prambanan mengikuti sosialisasi terkait rencana relokasi pasar di pendapa kecamatan setempat, Rabu (2/4). Mereka dibagi dalam tiga gelombang disesuaikan dengan jenis dagangan. Dalam sosialisasi muncul pernyataan dari pedagang, terkait rencana relokasi ternyata masih simpang siur. SLEMAN (KR) - Daftar pemilih dalam Pemilu 2014 mendatang di Kabupaten Sleman sebanyak 780.237 orang. Sedangkan bagi warga yang belum masuk sebagai daftar pemilih, bisa menunjukkan KTP pada saat pelaksanaan pencoblosan. Anggota KPU Divisi Teknis Penyelengga- raan, Haryanta menjelaskan, daftar pemilih terdiri dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) se- banyak 777.068 orang, Daftar Pemilih Khusus (DPK) 1.043 dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) sebanyak 2.126 orang. "Untuk DPK itu dilakukan warga yang se- belumnya tidak masuk dalam DPT dan pen- dataannya terakhir 26 Maret. Sedangkan DPTb itu bagi warga yang mengurus A5 atau pindah TPS karena alasan kerja atau kuliah," kata Haryanta kepada KR, Rabu (2/4) di Kantor KPU Sleman. Bagi warga yang belum masuk sebagai daf- tar pemilih, baik DPT, DPK maupun DPTb, nantinya tetap bisa melakukan pencoblosan. Warga cukup menunjukkan KTP atau tempat berdomisili di TPS. "Tapi nanti dilayani mulai pukul 12.00 hingga 13.00. Karena mulai pagi hingga siang, petugas mengutamakan pela- yanan yang masuk DPT, DPK dan DPTb," je- lasnya. Sedangkan anggota KPU Sleman Divisi Logistik Keuangan Rumah Tangga dan Umum Aswino Wardana SIP menuturkan, hingga saat ini kekurangan surat suara sebanyak 5.800 belum dikirim ke Sleman. Selain itu, sebagian formulir penghitungan surat suara juga belum datang. "Kami hanya tinggal menunggu keku- rangan surat suara dan formulir saja, sedang- kan lainnya sudah datang semua. Sekarang ka- mi sudah mulai pengepakan dan seting kotak suara," tuturnya. Ditargetkan dalam beberapa hari ini, logis- tik yang masih kurang tersebut sudah datang di Sleman. Dengan harapan mulai 7-8 April 2014, mulai dilakukan pendistribusian logis- tik ke TPS-TPS. "Rencananya H-2 dan H-1 pencoblosan, lo- gistik didistribusikan ke TPS. Sekarang petu- gas sedang mengebut seting dan pengepakan ke kotak suara," paparnya. (Sni)-f SLEMAN WADAHI PARA PENELITI Lomba Riset Berhadiah Rp 100 Juta BELUM MASUK DPT DAN DPK BisaGunakanKTPSaat Pencoblosan KR-Saifullah Nur Ichwan Para pekerja melakukan seting kotak suara. INTERNET marketing, sebuah usaha bis- nis yang dilakukan oleh seseorang untuk memasarkan produknya untuk promosi dan meningkatkan hasil penjualan. Guna mema- hami mengenai soal internet marketing, Srikandi Internet Marketer menggelar semi- nar yang membahas bagaimana menemukan ide dan merintis bisnis online yang mudah serta cepat laku. Seminar akan berlangsung di Hotel Santika Jalan Jenderal Sudirman 19 Yogya, Sabtu (5/4) mulai pukul 16.00-21.00 WIB, khusus untuk perempuan karier, ibu rumah tangga, pelajar, wirausaha, mahasiswi. Santi, selaku Project Officer mengatakan, seminar ini akan menampilkan pembicara Enggah Pangestuti (pemilik Laluna Sprei, Adhitama Pangestu Properti dan Unitel CCTV serta alat komunikasi), siap mema- parkan bagaimana melakukan riset pasar yang segmented. Sedangkan, berbagai cara mudah dan efektif memasarkan produk de- ngan modal minim dan menjangkau pasar tak terbatas yang menggunakan media jejaring sosial seperti Facebook akan disampaikan oleh Ratna Yuniarti SAg pemilik TH Ihya, Raka Catering, dan pemilik Yariza Group, praktisi MLM dan agen asuransi. Untuk ba- gaimana mengoptimalkan Blackberry dapat menghasilkan penghasilan tambahan dengan tips-tips yang bisa langsung praktik di an- taranya, cara permintaan pertemanan diteri- ma bakal disampaikan oleh Ir Riyana Widya (pemilik Nadifa Collection, pemilik Ranau Distro, Orange Juice, Riyana Baju Jeans). "Investasi seminar Rp 150 ribu untuk satu orang dan Rp 200 ribu untuk pasangan. Tiket bisa diperoleh di Bagian Promosi SKH Kedaulatan Rakyat Jalan P Mangkubumi 40- 44 Yogya," kata Santi. (Cil)-f Seminar Bisnis Internet Marketing SUKOYO KaderPKByangAmanahdanIstiqomah SLEMAN (KR)-Konsisten- si perjuangan Partai Kebang- kitan Bangsa (PKB) mengawal nilai Aswaja dalam kehidupan politik, dan menyuarakan aspi- rasi masyarakat pinggiran, menjadikomitmenSukoyoSAg sebagai Calon Legislatif (Caleg) PKB untuk DPRD Provinsi DIY dari Dapil DIY VI (Sleman utara). Maka pada Pileg 2014 ini, visi yang dikembangkan adalah meningkatkan sektor pertanian, perikanan dan pari- wisata. "Sebagai kader PKB, kami harus bersikap amanah dan is- tiqomah. Ini penting untuk menjaga dan mengawal nilai Aswaja dalam perjuangan PKB. Selama ini, saya tidak pernah ada persoalan, baik terkaitmoralmaupunhukum," ujar Wakil Ketua DPW PKB DIY, Sukoyo SAg, di Sleman, Yogyakarta, Rabu (2/4). Putra kelahiran Pati, Jawa Tengah ini, mengabdi di PKB sudah dilakukan selama 16 tahun lalu, dimana sejak PKB berdiri yang dideklarasikan oleh KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Mustofa Bisri (Gus Mus) dan kiai sepuh lain- nya. Maka tak heran, jika sela- ma pengabdiannya menjadi kader PKB diawali dengan ma- suk menjadi pengurus GP Ansor DIY selama sembilan (9) tahun. Menurut Sukoyo yang per- nah menjadi anggota antar waktuDPRDProvinsiDIYdari PKB selama sembilan (9) bu- lan, tetap istiqomah dalam menjalankan hidup di masya- rakat. Karena dalam prinsip hidup, selalu dalam jalur yang berhaluan dengan Islam ahlus- sunah waljamaah yang selama ini diajarkan oleh tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Sedangkan visi dan misi yang disampaikan kepada ma- syarakat, ujar Sukoyo caleg PKB untuk DPRD Provinsi DIY nomor urut 1 dari Dapil DIY VI (Sleman Utara), siap menjalankan amanah partai untuk mengembangkan aspi- rasi rakyat dengan meningkat- kan sektor pertanian, per- ikanan dan pariwisata. "Dae- rah Sleman, merupakan da- erah pertanian, perikanan air tawar, dan lainnya," katanya. Selain sektor pertanian dan perikanan, juga harus dikem- bangkan sektor pariwisata, karena wilayah Kabupaten Sleman, mempunyai potensi wisata yang harus dikem- bangkan dengan baik. "Pengembangan budaya lokal dan pariwisata harus menjadi prioritas pengem- bangan oleh pemerintah, kare- na Sleman salah satu daerah tujuan wisata lokal maupun internasional, sehingga pe- ngembangannya harus di- tingkatkan," jelas Sukoyo alumni PMII tersebut. Karena PKB adalah alat politik yang dilahirkan oleh NU, dan merupakan kewa- jiban semua warga nahdliyin untuk membesarkan partai berlambang bola dunia terse- but. Tujuannya untuk kema- slahatan rakyat Indonesia ke depan, khususnya warga di daerah Kabupaten Sleman. Maka pada Pileg 9 April 2014 ini, masyarakat khususnya warga NU untuk mendukung PKB. Saat ini, lanjutnya, keper- cayaan masyarakat terhadap PKB terus meningkat. Kondisi itu terlihat saat sosialisasi yang dilakukan di tengah masyarakat, bahkan kelom- pok ibu-ibu yang tergabung dalam senam kesehatan di Kecamatan Prambanan, telah memberikan dukungan positif terhadap PKB. Ini bukti, jika caleg dari PKB diterima oleh masyarakat. (*)-f KR-Istimewa Sukoyo SAg SLEMAN (KR) - Untuk mewadahi para peneliti (akade- misi maupun masyarakat) da- lam melakukan penelitian un- tuk menemukan atau mengem- bangkan karyanya, Pemkab Sleman melalui Bappeda meng- gelar lomba Riset Unggulan Daerah (RUD) Kreanova 2014. Panitia menyediakan hadiah cukup besar, Rp 100 juta untuk 10pemenang. Menurut Kepala Bappeda Sleman drg Intriati Yudati- ningsih, lomba ini juga untuk mengoptimalkan potensi dan kemampuan daerah guna me- ningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Tema lomba kali ini adalah penelitian kreatif dan inovatif berbasis pertanian un- tuk membangun kedigdayaan Kabupaten Sleman," ujarnya padaKR,Rabu(2/4). Dijelaskan, ruang lingkup RUD meliputi bidang infra- struktur, teknologi informasi, pariwisata, lingkungan hidup, pendidikan, kesehatan, ekono- mi, sosial dan budaya, tenaga kerja (termasuk entrepreneur- ship)berbasispertanian.Sedang wujud penelitian berupa tools pertanian (penemuan alat-alat pertanian, alat-alat yang mem- bantu pertanian), Seed (pene- muan benih unggul pertanian), danmediayangmendukungbu- daya pertanian. "Pendaftaran dibuka mulai 7 Maret - 14 Mei 2014 di Sekretariat DRD d/a Bidang Pengendalian dan Eva- luasi Bappeda Sleman Jalan Parasamya No 1 Beran Sleman atau lewat email bappeda@sle- mankab.go.id. Pengajuan pro- posal penelitian harus dileng- kapidenganbiodatapenelitidan surat pernyataan akan me- laksanakan sendiri dibuktikan dengan tanda tangan di atas meteraiRp6.000,"kataIntri. Untuk peserta, perorangan atau tim maksimal 3 orang/tim. Anggota tim yang terdaftar ti- dak bisa diganti dengan alasan apapun dan peserta bersedia mengikuti rangkaian acara dan prosedur kompetisi. Lokus penelitian di wilayah Kabupa- ten Sleman dan peserta boleh mengirimkan lebih dari satu penelitian dalam bentuk soft- copydanhardcopy. "Panitia menyediakan total hadiahRp100jutauntuk10pe- menang. Sedang mekanisme pencairan sebesar 50% pada saat proposal disetujui, 30% ketika penelitian sudah selesai dilakukan dengan menun- jukkan progress report peneli- tian, kemudian 20% ketika me- nyerahkan dan mempresen- tasikan hasil penelitian," tam- bahIntri. (Has)-f ISMARINDAYANI PRIYANTI SH MH CN Komitmen Perjuangkan Kesetaraan Gender PULIHKANHUTANTERDAMPAKERUPSI PenganekaragamanTanamanDigencarkan SLEMAN (KR) - Proses suksesi alamiah di kawasan hutan lereng Merapi dinilai sangat membantu percepatan restorasi dan pemulihan ekosistem. Meski demikian upaya penataan dan pe- nganekaragaman jenis tanaman penghijauan harus terus di- lakukandenganharapanpemulihanlingkunganterdampakerupsi bisa berjalan lebih optimal. Koordinator Urusan Konservasi Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Kaliurang Asep Nia Kurnia mengatakan, selain keberhasilan pemulihan melalui kegiatan penanaman saat ini su- dahmulaiterlihathasilnya.Sejumlahkawasanhutanyangsemula hancur terdampak erupsi kini sudah hijau kembali berkat penghi- jauan secara alamiah. Seperti di kawasan hutan TNGM wilayah Glagahsari Kalitengah Glagaharjo, dan Umbulharjo. Bahkan termasuk di se- kitar kawasan lereng gunung, jurang dan wilayah yang tidak ter- jangkau akses. Namun demikian diakuinya untuk menjaga kese- imbangan ekosistem masih perlu penataan untuk mencegah ho- mogenisasi jenis tanaman. "Pemulihan kawasan dengan pena- naman pohon hingga tahun ini tercatat seluas 600 hektare lebih. Termasuk di antaranya penganekaragaman jenis yang dilakukan di lahan seluas 80 hektare" katanya kepada KR Rabu (2/4). Dijelaskan, dalam program penghijauan juga telah ditanam ber- bagaijenistanamansepertirasamaladanpuspa.Tanamaninijuga memiliki kemampuan suksesi secara alami jika rusak terkena awan panas. Termasuk di sejumlah kawasan hulu daerah aliran Sungai Opak, Kuning dan Gendol. (R-1)-f BupatiDukungPendidikanAkhlakUsiaDini SLEMAN (KR) - Pendidikan akhlak usia dini merupakan langkah strategis yang penting bagi lahirnya generasi penerus bangsa. Selain melalui pendidikan formal di sekolah, upaya lain un- tuk pendidikan akhlak usia dini bisa dilakukan melalui kegiatan lombadanajangkreativitaslainnya. Hal itu dikatakan Bupati Sleman Sri Purnomo saat membuka acara Karima Golden Cup 2 di SD Muhammadiyah Macanan, Ngemplak, Sleman, Minggu (30/3).Acara yang didukung KR Grup itu dihadiri muspika dan pengurus Muhammadiyah setempat. "Pendidikan akhlak tidak harus selalu formil, seperti siswa yang mengejar nilai tinggi dalam ujian. Berbagai ajang lomba dan krea- tivitaspunbisauntukpendidikanakhlak,"katanya. Dalam Karima Golden Cup 2 diadakan lomba menggambar, mewarnai, serta hapalan surat-surat pendek dan doa keseharian. Kegiatan ini diikuti sekitar 300 peserta dari kalangan Pendidikan AnakUsiaDini(PAUD)danTamanKanak-kanak(TK). "Ini kegiatan rutin tahunan kami. Selain ajang promosi sekolah di setiapawaltahunajaran,acarainijugauntuk pemberdayaananak- anak usia dini, khususnya PAUD dan TK, agar karakter sikap dan keimanan mereka dapat terbentuk dengan lebih baik," jelas Kepala SDMuhammadiyahMacananAilisSafitriSH Juaralombamewarnai untukkategoriPAUDdiraihAkhtarAlma Ernesto dari Khalifah Center, untuk kategori TK dimenangkan YurikoPutriNugrahenidariTejokusuman.Juaralombahapalandoa kategori PAUD adalah Siti Nurjannah dari Harapan Bunda, untuk kategoriTKdiraihFathiyahAzizahdariTKABAGandok. (Bro)-f
  7. 7. pengemis lewat rontek, poster, spanduk, baliho dan billboard. Hebatnya, APK yang terpasang di ruang pu- blik dideretkan sedemikian rupa, persis deretan peminta sedekah para pengunjung pasar, plaza, mal atau di ru- ang publik lainnya. Di sudut lain, atas nama berburu kekuasaan, CPSR sengaja membutakan mata hati dan membanting harga dirinya pada kasta paling rendah lewat program 'mengemis massal'. Fenomena tebaran iklan politik yang disebar CPSR mengindikasikan matinya iklan politik di ruang publik. Ajal iklan politik menemu- kan momentum kematian- nya di pangkuan calon pemi- lih yang semakin kritis dan apatis pada perhelatan kam- panye pemilu. Matinya iklan politik ditandai dengan per- lombaan narasi visual yang digelar para caleg dan kandi- dat presiden lewat upaya mengemis suara calon pemi- lih yang dijadikan target sasarannya. Matinya iklan politik se- makin kentara manakala CPSR dalam keadaan panik melakukan kampanye pe- milu yang berujung sampah visual. Selain memroduksi sampah visual iklan politik, sepak terjang mereka diten- garai menjadi teroris visual. Modus operandinya: menem- pelkan dan menancapkan se- banyak mungkin billboard, baliho, spanduk, poster, stik- er, dan rontek di ruang pu- blik. Mereka bergerak tanpa mengindahkan tatakelola ko- ta yang mengedepankan as- pek ramah lingkungan. Me- reka sengaja mengabaikan ergonomi pemasangan APK serta tidak peduli dengan as- pek etika dan estetika pen- empatan APK tersebut. Ironisnya, pola pemasang- an dan cara menempatkan APK versi CPSR sangat berlawanan dengan esensi desain iklan luar ruang yang dirancang sedemikian rupa agar tampil menarik, artis- tik, informatif, dan komu- nikatif. Di tangan tukang pasang APK, desain iklan politik yang bagus bersalin fungsi menjadi sampah vi- sual. Di tangan orang ëperkasaí seperti itulah, ik- lan politik tewas dengan suk- ses. Hal ini menjadi fenome- na menyedihkan bagi keber- adaan ilmu desain komu- nikasi visual dan iklan poli- tik. Dalam konteks APK CP- SR, rasanya tidak pernah tuntas saat membicarakan penjarahan ruang publik yang dilakukan secara mas- sal tim sukses, caleg DPR RI, DPRD dan DPD serta capres. Akibat ketidaktuntasannya, menyebabkan napas iklan politik kehilangan denyut- nya. Lalu, di manakah sim- pul sengkarutnya? Sejatinya, inti permasalahan bersum- ber pada penentuan titik penempatan dan pola pe- masangannya semrawut ser- ta ’penuh kebijakan’ yang ti- dak bijaksana. Pada titik ini, seyogianya pemerintah tegas menert- ibkan keliaran APK dan ik- lan politik liar. Langkah per- tama, pemerintah bersama instansi terkait: Panwaslu, KPU dan Satpol PP tanpa menunda-nunda berani me- nurunkan, membongkar, dan menyabut APK yang menyalahi aturan KPU No 15/2013. Kedua, menerapkan hukuman setimpal bagi parapihak yang diketahui melanggar aturan KPU No 15/2013. Ketiga ada kesamaan persepsi terkait penempatan serta pemasangan APK caleg dan kandidat presiden. Jika hal itu dilaksanakan ber- sungguh-sungguh, peserta kampanye dan pelaksana Pemilu 2014 telah menggelar pesta demokrasi dengan sempurna. Mereka dinilai memberikan pendidikan po- litik secara elegan karena mengedepankan estetika dan etika kampanye pemilu. (Penulis adalah Dosen Komunikasi Visual ISI Yogyakarta dan Relawan Komunitas Reresik Sampah Visual)-f JAKARTA (KR) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pembangunan Pusat Listrik Tenaga Uap (PLTU) Nagan Raya diper- cepat. Dalam dua pekan ke depan harus sudah rampung. Hal itu dimaksudkan untuk meng- atasi defisit listrik. Menko Perekonomian Hatta Rajasa me- nyampaikan hal tersebut dalam keterangan per- snya usai menghadiri rapat terbatas kabinet di Kantor Presiden, Rabu (2/4). Rapat tersebut, membahas pengembangan in- frastruktur Bandara Ahmad Yani Semarang, Jateng dan kelistrikan di Sumatera Utara (Sumut). "Langkah jangka pendek yang pertama adalah mempercepat pembangunan PLTU Nagan Raya dengan kapasitas listrik 2x95 MW. Proses pembangunan PLTU ini sudah memasu- ki tahap pemasangan pipa pada April ini. Jadi, solusi jangka pendek sudah teratasi," ujar Hatta Rajasa. Ada juga usulan 'excess power' dengan me- nambah kapasitas yang ada di PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menjadi 130 MW, dari semula 90 MW. Presiden secara tegas mem- berikan tenggat dua pekan untuk menyele- saikan persoalan jangka pendek masalah listrik di Sumut tersebut. Tenggat yang sama juga berlaku untuk pembahasan teknis pengembang- an Bandar Udara Internasional Ahmad Yani di Semarang, Jawa Tengah. Dalam dua pekan ke depan, Presiden SBY me- minta pembicaraan antara Kementerian Pertahanan (Kemenhan) sebagai pemilik lahan bandara dengan PTAngkasa Pura sebagai pihak pengelola bandara dapat diselesaikan. "Dalam dua pekan ke depan, Bapak Presiden meminta agar ini bisa dirampungkan. Menko Polhukam juga akan segera memimpin rapat bersama Kemenhan dan pihak-pihak terkait lainnya me- ngenai Bandar Udara Ahmad Yani," Hatta men- jelaskan. Dalam rapat tadi, ujar Menko Perekonomian, juga dilaporkan adanya usulan baru dari Kemenhan dan Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan dalam menetapkan po- la kerja sama bagi hasil sebagai upaya per- cepatan pembangunan Bandara Ahmad Yani . "Nantinya dalam keekonomian yang akan dikelolaAngkasa Pura ini masuk dalam kategori commercially viable sehingga dapat memper- cepat BandaraAhmad Yani di Semarang," Hatta menambahkan. (Sim)-d KAMIS PAHING 3 APRIL 2014 (2 JUMADILAKIR 1947) HALAMAN 7 Stop Kata Gratis Stop kata "gratis" saat janji kampanye. Ganti kata "gratis: dengan kata "murah", itu su- dah cukup 'nglegani'. Karena tak ada yang gratis di negeri ini tanpa, "syarat dan ketentu- an berlaku". +62877383XXXX Tabung Elpiji Kedaluwarsa Kepada Disperindag dan YLKI DIY. Sekarang mulai banyak tabung gas elpiji 3 kg kedaluwarsa masih beredar di pasaran. Mohon dicek se- belum terjadi musibah di ma- syarakat akibat kebocoran tabung gas. +62815788XXXX Matinya . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Keluarga . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Namun untuk biaya kuliah di Semarang di- tanggung negara. "NurAfriana ikut saya. Ia la- ju dari Semarang dan memang sejak kecil saya yang menemaninya," tuturnya. Sementara di Jakarta, Presiden Susilo Bam- bangYudhoyono (SBY) belum mendapatkan in- formasi mengenai adanya mafia uang darah (diyat) untuk membebaskan Satinah dari hu- kuman pancung. "Soal munculnya mafia diyat, kita belum tahu," kata Juru Bicara (Jubir) Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (2/4). Menurutnya, Presiden hanya menerima in- formasi dari satu sumber, yaitu Satuan Tugas (Satgas) TKI. "Itu bersumber dari yang dikumpulkan, satgas untuk mengelola kasus TKI yang harus menghadapi pengadilan, itu sumber yang kita terima," ucapnya. Sedang pimpinan LSM FITRA, Ucok Sky Khadafi, menilai kepura-puraan pemerintah dengan menyebutkan kesulitan membayar diy- at ini justru memperlihatkan pemerintah tidak serius ingin membantu Satinah. Pemerintah baru membayar diyat sebesar 4 juta riyal. "Jumlah itu baru setara dengan Rp 12 miliar. Itu berarti masih kurang sebesar 3 juta riyal atau Rp 9 miliar," kata Ucok. (Sus/Edi/Sim)-f Staf . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kasus tersebut bermula dari tugas tersangka sebagai pembuat Daftar Rekapitulasi untuk pembayaran uang layanan persidangan (ULP) dan uang layanan pe- nanganan/penyelesaian laporan masyarakat (ULS) kepada pejabat/pegawai KomisiYudisial. Namun uang tersebut telah dimanipulasi atau digelembungkan (mark up) dengan cara menaikkan anggaran total pembayaran dari angka yang sebenarnya, sehingga terjadi selisih sebesar Rp 4.165.261.341. Selisih uang itu, kemudian disimpan dalam rekening pribadi tersangka. Hal inilah yang dinilai sebagai tindak pidana korupsi yang di- lakukan AJK. Sehubungan kasus ini, KY pada akhir tahun 2013 melaporkan stafnya yang diduga nilep anggaran sebesar Rp 4 miliar itu ke Kejakgung. Pasalnya, AJK diindikasikan melakukan mark up anggaran sejak tahun 2009. (Ful)-b Yogya . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Relawan dan warga sekitar langsung memotong pohon yang melintang di te- ngah jalan tersebut dengan menggu- nakan mesin pemotong. Selama proses pembersihan, Jalan Kaliurang sempat ditutup untuk kendaraan yang datang dari arah Mirota Kampus maupun dari arah Kentungan. Terpisah staf Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geo- fisika (BMKG) Stasiun Geofisika Yogya- karta,Agus Triyanto menjelaskan, angin kencang disertai hujan lebat yang terjadi di Yogya bagian Selatan, selain karena wilayah DIY sedang memasuki musim pancaroba juga dikarenakan adanya penumpukan awan Comulunimbus. Dampak dari adanya awan Comu- lunimbus tersebut mengakibatkan ter- jadinya perubahan cuaca yang bersifat ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang. Mengingat sifatnya lokal, bia- sanya hujan dan angin kencang ini ha- nya terjadi sesaat. "Sebenarnya penumpukan awan Co- molunimbus ini sudah terpantau sejak Rabu (2/4) siang. Bahkan pada Rabu (2/4) kemarin suhu udara di Yogya tergo- long cukup panas, karena mencapai 33 derajat Celcius. Berdasarkan pengalam- an, jika siang harinya cuacanya cukup panas, sore atau malam hari terjadi hu- jan yang disertai angin," terang Agus. Menurut Agus, saat ini wilayah DIY sudah memasuki musim pancaroba, dampaknya sering terjadi perubahan cuaca yang bersifat mendadak dan ek- strem. Kondisi tersebut selain memicu terjadinya hujan lebat juga bisa meng- akibatkan angin kencang. Oleh karena itu untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan bagi anggota masyarakat yang memiliki pohon sudah rapuh, alangkah baiknya jika dipangkas. Tindakan itu perlu di- lakukan untuk menghindari adanya korban akibat angin kencang. (Sal/Ria)-a Masyarakat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Kepala BNPB Syamsul Maarif, telah memerintahkan agar peringatan dini tersebut disampaikan kepada masyara- kat dan BPBD. Masyarakat diimbau tetap tenang dan selalu waspada, meski mereka belum perlu mengungsi. Terpisah, Kasi Observasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Yogyakarta Bambang Subadyo mengungkapkan, sesuai dengan informasi yang diterima BMKG Pusat, sejumlah daerah di Indonesia termasuk DIY berpotensi terkena tsunami dengan ketinggian 0 sampai 0,5 meter. Berdasarkan data yang ada diterima oleh BMKG DIY, un- tuk daerah pantai di Gunungkidul berpotensi terjadi tsunami pada pukul 7.26 WIB, Bantul pukul 7.29 WIB dan Kulonprogo pukul 7.31 WIB. "Meski potensi tsunami hanya 0 sam- pai 0,5 meter, tapi masyarakat tetap ka- mi minta untuk waspada. Adapun ben- tuk kewaspadaan itu bisa dilakukan dengan menjauhi daerah pantai untuk sementara waktu. Dengan adanya langkah antisipasi tersebut diharapkan terjadinya korban bisa diantisipasi se- jak dini," jelas Bambang. (Ati/Ria)-d Gempa . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Sambungan hal 1 Untuk itu BMKG mengimbau pada ma- syarakat, agar tidak mudah terpenga- ruh oleh adanya isu-isu menyesatkan. "Indonesia termasuk DIY merupakan daerah yang rawan gempa. Jadi ke- mungkinan terjadinya gempa besar (di atas 3 SR) tetap ada. Namun kapan dan di mana gempa akan terjadi, sampai saat ini belum bisa diprediksikan," te- rang Bambang, setelah terjadi gempa dengan kekuatan 4,5 SR sempat terjadi gempa susulan dengan kekuatan 1,6 SR. Gempa bumi tersebut juga menggem- parkan warga Gunungkidul pada Rabu (2/4) sekitar pukul 18.21. Bahkan gon- cangan tersebut sempat dirasakan war- ga Wonogiri dan Pacitan Jawa Timur. Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen SIK MH, sesaat gempa ter- jadi langsung meminta jajaran polsek untuk melakukan pendataan, seandai- nya gempa menimbulkan dampak kerusakan. Namun hingga berita ini di- turunkan dari sebanyak 18 Polsek belum ada satupun yang melaporkan adanya kerusakan akibat terdampak gempa. "Kami sudah memantau seluruh polsek tetapi hingga kini belum ada la- poran terjadinya kerusakan," katanya. Sementara Sukamto anggota Tim SAR Baron juga menginformasikan meskipun terjadi gempa tetapi kondisi perairan laut tetap landai. Tidak terjadi adanya gelombang laut pasang dan warga telah meningkatkan kewas- padaan. (Ria/Bmp)-f WIRANTO SERUKAN IndonesiaButuhPemimpinTahuDeritaRakyat BANTUL (KR) - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Rabu (2/4) menggelar kampanye ra- pat terbuka di zona Bantul Barat, Lapangan Pendowoharjo Sewon, menghadirkan juru kampanye (Jurkam) dari pusat, H Wiranto, yang juga diusung oleh Partai Hanura sebagai calon presiden RI dalam Pemilu 2014. Ribuan simpatisan menghadiri kampanye tersebut. Wiranto dalam orasi politiknya menge- mukakan, bangsa Indonesia saat ini membu- tuhkan pemimpin yang tahu tentang kesen- gsaraan rakyatnya, juga mau merasakan sakit dan penderitaan rakyatnya. Karena itu, Partai Hanura telah mempersiapkan kadernya, yang mempunyai hati nurani, untuk menjadi wakil maupun pemimpin rakyat ke depan. Lebih lanjut Wiranto mengatakan, Partai Hanura merupakan partai paling bersih dari pelaku korupsi, karena memang kadernya su- dah dibekali dengan hati nurani. Ke depan Indonesia harus menjadi negara yang disegani dan diperhitungkan oleh negara lain dan tidak dilecehkan. Untuk itu, dalam Pemilu 2014 nan- ti, masyarakat Indenosia harus bisa memilih calon pemimpin yang tegas dan bersih, dapat diteladani dan tidak korupsi. "Kalau negara ini masih banyak pemimpin yang korupsi dan tidak dapat diteladani, maka Indonesia tidak akan bisa maju bahkan akan terpuruk, sehingga dilecehkan oleh negara lain. Karena pemimpin yang korupsi harus dime- laratkan, kekayaan hasil korupsi harus diram- pas, dikembalikan kepada negara. Kalau perlu korupsi ditembak mati," tegas Wiranto. Yang kemudian disambut teriakan 'setuju' peserta kampanye. Simpatisan Partai Hanura yang memenuhi Lapangan Pendowoharjo kemarin datang dari Sleman, Kota Yogya, Kulonprogo, Gunungkidul dan dari Bantul sendiri. Sebelum Wiranto menyampaikan orasinya, peserta kampanye di- hibur musik campursari pimpinan Cak Dikin dan pengenalan semua Caleg Partai Hanura di DIY. (Jdm)-d KR-Bambang NUrcahya Ketua Umum Partai Hanura, Jend (Purn) Wiranto menyapa ribuan pendukungnya di Lapangan Pendowoharjo, Sewon, Bantul, Rabu (2/4). PRESIDEN MINTA DIPERCEPAT Pembangunan PLTU Nagan Raya KR-Antara/Anis Efizudin OPERASI MIRAS JELANG PEMILU: Polisi menunjukkan barang bukti miras ilegal dan miras oplosan saat gelar perkara minuman keras di Mapolres Temanggung, Jateng, Rabu (2/4). Untuk menjaga Kamtibmas menjelang Pemilu 2014 polisi melakukan operasi Pekat (penyakit masyarakat) dan berhasil menyita ratusan botol miras berbagai merek dan miras oplosan.
  8. 8. KAMIS PAHING 3 APRIL 2014 (2 JUMADILAKIR 1947) HALAMAN 8 IndonesiaBekukVillarealB BUNGKAM NEW RADIANT PersipuraKokohdiPuncak VALENCIA (KR) - Timnas Indonesia kembali meraih hasil positif dalam tur Spa- nyol dengan menumbangkan Villareal B 1-0 dalam laga yang dihelat di Luis Suner Pico, Alzira, Valencia, Rabu (2/4) tadi malam WIB. Gol pe- nentu kemenangan Tim ‘Merah Putih’ disarangkan Zulham Zamrun menit 3. Zulham berhasil mengoyak gawang yang dijaga Raul Bernabeu, hasil kerja sama dengan Firman Utina. Ke- colongan gol, Villareal me- ningkatkan frekuensi serang- an dari tengah maupun kedua sayapnya. Namun kedisiplinan M Roby dan kawan-kawan da- lam menggalang pertahanan, membuat gawang Indonesia yang dijaga Choirul Huda aman dari gol. Villareal terus menekan yang berlanjut hingga babak kedua. Peluang demi peluang pun dihasilkan, namun selalu mentah di pertahanan lawan. Sedang Indonesia praktis ha- nya mengandalkan serangan balik dalam melakukan per- lawanan dan berhasil mem- pertahankan kemenangan 1-0 hingga laga usai. Sukses juga diraih Timnas Indonesia U-23 yang men- jungkalkan tuan rumah Si- ngapura U-23 dengan skor 2-1 pada laga di Stadion Hou- gang, tadi malam. Dua gol pa- sukan Garuda Muda masing- masing disarangkan Ram- dhani Lestaluhu menit 56 dan Dedi Kusnandar menit 78. Tuan rumah sempat unggul dulu berkat gol Shahfiq Ghani menit 36. Setelah tertinggal 0-1, Tim- nas Indonesia U-23 tampil lebih agresif untuk menge- jarnya. Setelah mencipta se- jumlah peluang matang, tim besutan Aji Santosa ini mam- pu menyamakan kedudukan setelah Ramdani mampu me- nuntaskan umpan lambung Syakir Sulaiman. Indonesia U-23 mampu membalikkan keadaan lewat gol Dedi, me- manfaatkan kesalahan lawan dalam menghadang umpan Ramdani. (Jan/Fon)-b BAWASLU PANGGIL PETINGGI DEMOKRAT DAN SETNEG SBYDidugaLanggarKampanye “Yang kami rencanakan itu memanggil PD sebagai partai yang melakukan kampanye. Kemudian mungkin Setneg sebagai lembaga yang meng- urus perjalanan Presiden,” ujar anggota Bawaslu, Nelson Simanjuntak. Nelson meminta semua pi- hak terkait kasus tersebut un- tuk bekerja sama dengan Bawaslu agar persoalan ter- sebut cepat selesai karena hal itu terkait dengan Presiden. Pemanggilan itu merupakan tindak lanjut dari laporan yang disampaikan Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti terkait dugaan penggunaan uang ne- gara oleh Presiden dalam kegiatan kampanyenya. Laporan itu didasarkan pa- da kejadian ketika SBY ber- tolak ke Lampung pada Rabu (26/3) setelah menggelar ra- pat terbatas di Istana Negara Jakarta. Di Lampung, SBY berkampanye di hadapan ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat. Terkait itu, Juru Bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam menjalankan tu- gasnya selaku Ketua Umum Partai Demokrat selalu meng- ikuti aturan yang berlaku. Presiden tidak akan berbuat jika ternyata melanggar. Untuk itu tidaklah relevan keputusan Bawaslu untuk memanggil perwakilan ke- presidenan, Menteri Sekre- taris Negara Sudi Silalahi terkait dugaan kampanye SBY menggunakan fasilitas negara. “Sangat tidak relevan. Saya kira bisa dipahami bah- wa ada pengecualian bagi Presiden karena ada hak-hak yang melekat,” jelas Julian di Istana Kepresidenan, Ja- karta, Rabu (2/4). Dijelaskan pula, Presiden sudah meminta Badan Peme- riksa Keuangan (BPK) me- lakukan audit terhadap biaya kampanyenya. Presiden sama sekali tidak memanfaatkan jabatannya untuk menggu- nakan fasilitas negara. “Tentu tidak bisa serta-mer- ta itu dikatakan penggunaan uang negara, posisi SBY seba- gai ketum tidak bisa lepas jadi Presiden. Negara punya ke- wajiban untuk mengaman- kan. Ada fasilitas kesehatan, hak-hak protokoler, ini amanat undang-undang bah- wa negara melindungi presi- den. Saya tidak bisa mem- bayangkan Presiden berjalan sendiri tanpa ada perangkat melekat,” kilah Julian. (Sim/Edi)-f WUJUDKAN MANUSIA UNGGUL Presiden Beri Beasiswa JAKARTA (KR) - Pemerintah memiliki tanggung jawab un- tuk menyediakan peluang belajar kepada generasi muda agar bisa menjadi manusia unggul dan berdaya saing tinggi. Falsafah dan motto ‘pendidikan untuk semua’ telah dikembangkan peme- rintah melalui program aksi dan kebijakan nyata. “Misalnya, pemberian beasiswa kepada anak dari keluarga yang tidak mampu dan program prorakyat sebagai penanggu- langan kemiskinan melalui Program BOS (Bantuan Operasional Sekolah),” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat melun- curkan ‘Indonesia Presidential Scholarship’ atau Beasiswa Pre- siden Republik Indonesia (BPRI), di Istana Negara, Rabu (2/4). Persoalan yang sering dihadapi generasi muda Indonesia, kata Presiden SBY, apakah mereka semua memiliki kesempatan un- tuk terus belajar dan menjadi manusia unggul tersebut. Oleh karena itu, pendidikan untuk semua menjadi salah satu priori- tas pemerintah dalam 10 tahun terakhir ini. “Anggaran cukup besar untuk memastikan anak-anak Indonesia bisa bersekolah dengan mudah. Sekolah makin ber- kualitas dan yang tidak mampu kita gratiskan. Itu basic policy yang kita jalankan,” ujar SBY. (Sim)-d MALE (KR) - Wakil Indonesia Per- sipura Jayapura se- makin kokoh di pun- cak klasemen semen- tara Piala AFC dari Grup E, setelah suk- ses membungkam tu- an rumah New Ra- diant dari Maladewa 2-0 da- lam laga di National Sta- dium, Male, Rabu (2/4) ke- marin petang. Boaz Salossa menjadi bintang kemenang- an ‘Mutiara Hitam’ dengan memborong 2 gol. Persipura kini mengemas nilai 10, unggul 4 poin dari Churchill Brothers pada posisi runner up klasemen semen- tara. Pada laga lainnya, Chur- chill Brothers harus mengakui keunggulan tuan rumah Home United 1-2 di Jalan Besar Stadium, Singapura. Mengusung misi balas den- dam setelah dilibas lawan yang sama dengan skor 0-3 pada pertemuan sebelumnya, New Radiant langsung tampil agresif dengan serangan gen- car. Namun tidak mampu membongkar ketatnya perta- hanan Persipura yang diko- mando Bio Paulin. Justru tim tamu mampu mencuri gol setelah Boaz berhasil menuntaskan umpan terobosan Bio Paulin menit 36. New Radiant mere- spons kebobolan de- ngan meningkatkan tekanan yang berlanjut pada babak ke- dua. Namun tetap tidak mam- pu membobol gawang yang di- jaga Yoo Jae Hoon. Namun la- gi-lagi justru Persipura mam- pu menambah keunggulan lewat gol yang kembali disa- rangkan Boaz menit 68 lewat sundulan. Mantan bomber Timnas ini nyaris mencetak hatrik, namun bola hasil tem- bakannya masih bisa diredam Imran. Skor 2-0 bertahan hingga bubaran. (Jan/Fon)-f PENGGUNAAN BANSOS Jika Program Jelas, Jalan Terus JAKARTA (KR) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengamati peng- gunaan dana bantuan sosial (bansos) di sejumlah kemen- terian. Pasalnya, nilai bansos tersebut mencapai triliunan rupiah, sehingga KPK perlu mengingatkan agar penggu- naannya dihentikan lebih dahulu kalau programnya tidak jelas. Terlebih lagi, tutur Wakil Ketua KPK Zulkarnaen, saat ini menjelang pemilih- an umum (pemilu) KPK telah mengirimkan surat kepada Presiden dan lang- sung mendapat respons. “Ini kan menyangkut dana ban- sos yang potensi untuk mo- ney politik, maka harus kita cegah,” katanya di Jakarta, Rabu (2/4). Meski demikian, Zulkar- naen menyebutkan, jika yang sudah dilakukan benar, maka tidak masalah. Namun, lan- jutnya, untuk masalah ini KPK sudah menyampaikan usulan ke kementerian dan lembaga. Intinya, jelas Zul- karnaen, KPK mengingat- kan, terutama terkait dengan posisi menteri yang berasal dari partai politik dan mereka melakukan kampanye. KPK juga menjalin kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Hal ini dilakukan untuk memperkuat sistem yang le- mah. Begitu pula, ujar Zul- karnaen, yang berkaitan de- ngan pengawasan diperketat sehingga tidak disalah- gunakan. “Terhadap masalah ini se- kali lagi kita mengingatkan. Dan kalau memang ada pelu- ang terjadi penyalahgunaan, ya hentikan dulu. Sebaliknya, jika programnya jelas, sesuai perencanaan yang sudah di- rencanakan, ya silakan,” tan- das Zulkarnaen. Sebelumnya Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengungkapkan tentang kekhawatiran KPK dengan pencairan dana Bansos yang dilakukan menjelang pemilu. Kekhawatiran ini muncul sa- ngat beralasan, mengingat hingga saat ini KPK belum mendapat data pencairan dana yang dilakukan secara transparan. “Sampai kini KPK belum memperoleh data apakah ada incumbent punya kebijakan yang diketahui oleh masya- rakat bahwa dana bansos itu jumlahnya sekian, digunakan untuk sekian kebutuhan rak- yat, lalu pencairannya dari bulan ini sampai ini,” tutur Busyro. (Ful)-b JAKARTA (KR) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) akan memanggil dan memeriksa pengurus Partai Demokrat (PD) serta Menteri Se- kretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi terkait penggunaan pesawat kepresidenan oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). SBY diduga melakukan pelang- garan kampanye karena menggunakan pesawat kepresidenan untuk berkampanye di Lampung lalu. Klasemen Sementara Grup E 1. Persipura 4 3 1 0 8-1 10 2. Churchill 4 2 0 2 7-5 6 3. Home United 4 1 1 2 4-6 4 4. New Radiant 4 1 0 3 1-8 3

×