Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Epaper surya 7 oktober 2013

4,984 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Epaper surya 7 oktober 2013

  1. 1. HARGA LANGGANAN: Rp 29.000/BULAN ● BERLANGGANAN/PENGADUAN/SIRKULASI: (031) 8479 555 ALAMAT REDAKSI/IKLAN: JL. RUNGKUT INDUSTRI III NO. 68 & 70 SIER SURABAYA (031) 8419 000 THE BESTOF JAVA NEWSPAPER INDONESIA PRINT MEDIA AWARD (IPMA) 2013 Anak Ratu Atut Tinggalkan Rumah BNN) memastikan barang yang ditemukan penyidik KPK di ruang kerja mantan Ketua MK Akil Mochtar adalah jenis ganja dan sabu. Sabu berbentuk pil warna hijau dan ungu itu berkhasiat untuk ■ ■ merangsang atau memberi efek stimulan. BNN juga memastikan jenis sabu yang ditemukan di ruang kerja Akil termasuk jenis langka, mutakhir, dan jarang ditemukan di Indonesia. ■ W ARGA Desa Kemiren, sebuah desa wisata Using Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Minggu (6/10) kemarin sibuk luar biasa. Bagaimana tidak, mereka harus menggelar tiga acara sekaligus selama tiga hari berturut-turut sejak Sabtu (5/10) hingga Senin (7/10). Acara yang sejatinya selamatan desa itu mereka ke- mas dalam bentuk festival yang menarik hati wisatawan. Selamatan desa dilakukan sejak pagi. Dimulai pukul 07.00 hingga matahari tenggelam dengan ‘Mepe Kasur’ alias menjemur kasur (tempat tidur). Kalau di tempat lain, kegiatan menjemur kasur merupakan aktivitas sehari-hari, tidak de- mikian dengan di Kemiren. Di desa ini, menjemur kasur punya arti khusus. Di Kemiren, acara menjemur kasur ini dilakukan bersama-sama, sehingga tak mengherankan kalau kemudian di sepanjang jalan utama desa, terlihat deretan kasur dijemur. Selain itu, kasur di Kemiren bukan sembarang kasur, karena warnanya seragam yaitu merah dan hitam, sehingga disebut kasur abang cemeng (merah hitam). Kasur ini didominasi warna merah pada alasnya, JAKARTA, SURYA - Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan barang yang ditemukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruang kerja mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar adalah jenis ganja dan sabu. Dua pil warna hijau dan ungu adalah sabu, yang berkhasiat sebagai perangsang atau memberi efek sti- mulan. "Berdasarkan pengujian BNN, diperoleh hasil itu adalah positif ganja dan pil yang mengandung metamphetamine," kata Kabag Humas BNN Kombes Pol Sumirat Dwiyanto, di Kantor KPK, Jakarta, Minggu (6/10). "Itu untuk memberi efek rangsangan apa? Apakah untuk rangsangan kelelakian? tanya SURYA/SRI WAHYUNIK FESTIVAL KEMIREN - Seorang nenek ikut lomba menginang dalam Festival Kemiren, Minggu (6/10). Menjaga Tradisi Using Banyuwangi Lewat Festival Kemiren Jemur Kasur Abang Cemeng sampai Lomba Nginang Bakal Saingi Anang Hermansyah Anak Ratu Atut Tinggalkan Rumah merangsang atau memberi efek stimulan. BNN juga memastikan jenis sabu yang ditemukan di ruang kerja Akil termasuk jenis langka, mutakhir, dan jarang ditemukan di Indonesia. Bakal Saingi Anang Hermansyah Gondol Brankas Pakai Troli Toko Maling Cerdik Bobol Alfa Mart■ LAMONGAN, SURYA - Mi- nimarket masih menarik hati para penjahat dan Alfa Mart di Jalan Sunan Giri Lamongan jadi korbannya. Beda dengan kasus-ka- sus sebelumnya, kali ini pelakunya pintar dan nyaris tidak meninggalkan jejak apa pun. Pembobolan pada Minggu (6/10) menjelang subuh itu SENIN, 7 OKTOBER 2013 NO. 327 TAHUN XXVI TERBIT 24HALAMAN HARGA Rp 1.000 ■ ■ JAKARTA, SURYA - Badan Narkotika Nasional (BNN) memastikan barang yang ditemukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di ruang kerja mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar adalah jenis ganja dan sabu. Dua pil warna hijau dan ungu adalah sabu, yang berkhasiat sebagai perangsang atau memberi efek sti- mulan. Menjaga Tradisi Using Banyuwangi Lewat Festival KemirenMenjaga Tradisi Using Banyuwangi Lewat Festival Kemiren Jemur Kasur Abang Cemeng sampai Lomba Nginang Narkoba Akil Perangsang Jenis Langka dan Mutakhir di Indonesia■ STORY HIGHLIGHTS SEJAK dicegah ke luar negeri oleh Komisi Pembe- rantasan Korupsi (KPK) awal Oktober lalu, hingga kini Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah belum sekalipun muncul di depan publik untuk memberi penjelasan terkait kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lebak, Banten, yang tengah disidik KPK. KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ Banyuwangi bagaikan tak pernah sepi festival. Belum lama karnaval tahunan tersohor berlalu, kini sebuah desa tak mau kalah. Desa Kemiren menggelar tiga acara sekaligus dalam Festival Kemiren, yaitu mepe kasur, arak Barong dan lomba nginang. Belanja Baju Dulu di Mal DUA hari jelang laga pembuka melawan Laos (8/10), pasukan timnas U-19 malah terlihat bersantai wiri di Pondok Indah Mall (PIM) di Jakarta Selatan, Minggu (6/10) siang. Skuat ‘Garuda Jaya’ bersantai sebelum memulai perjuangan lolos dari Grup G babak kua- lifikasi Piala Asia 2014 mela- wan Laos (8/10), dilanjutkan meladeni Filipina pada Kamis (10/10), dan di laga terakhir menantang Korea Selatan pada Sabtu (12/10). Para pemain, tim pelatih, dan ofisial pun berangkat ke PIM naik bus dari penginapan timnas, Hotel Sultan, Jakarta sekitar 13.30. “Mereka dibebaskan selama satu KE HALAMAN 7■ untuk Sabu Diracik Menjadi Pil■ KOMPAS/LUCKY PRANSISKA UJI LAB - Kahumas BNN, Sumirat Dwiyanto (kiri) menunjukkan sampel rambut Akil Mochtar (foto kiri) untuk diuji di lab guna mengetahui ada tidaknya kandungan narkotika, Minggu (6/10). KE HALAMAN 7■ KE HALAMAN 7■ STORY HIGHLIGHTS JULIA PEREZ I NI kabar paling gres dari Julia Perez (33). Artis sensasional dan sensual ini menegaskan dirinya bakal dilamar sang kekasih hati, Gaston Castano (28) pada 30 November mendatang. Pemilik nama Yuli Rachmawati ini agaknya ingin acara lamaran itu berbeda. Kalau biasanya acara lamaran diadakan di kediaman si perempuan atau orangtua si perempuan, acara lamaran Jupe akan diselenggarakan di sebuah lapangan sepak bola di Cilangkap, Jakarta Timur. Selain itu, acara lamaran tersebut akan ditayangkan langsung salah satu stasiun KE HALAMAN 7■ Bagaimana hasil penelusuran BNN atas peredaran narkoba di MK? Jelang Indonesia U19 vs Laos U19■ TRIBUN JAKARTA/JEPRIMA join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  2. 2. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com ROADTOELECTION SENIN, 7 OKTOBER 2013 | BANDA ACEH - Sebanyak 14 jamaah calon haji (JCH) Aceh ta- hun 2013 yang tergabung dalam Kloter 6 asal Aceh Utara ditunda berangkat karena terindikasi menggunakan dokumen palsu. Modus operandi yang diguna- kan adalah memanfaatkan jatah orang yang gagal berangkat ka- rena meninggal dunia. Ke-14 JCH bermasalah itu terdiri dari delapan lelaki dan enam perempuan. Mereka didu- ga memalsukan dokumen atas nama orang yang telah mening- gal dan nama-nama mereka juga tidak ditemukan dalam waiting list (daftar tunggu) JCH. Ke-14 JCH asal Aceh Utara tersebut kita tunda keberang- katan mereka sambil menunggu proses yang dilakukan, kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang juga Kakanwil Kemenag Aceh, Drs Ibnu Sa’dan MPd. Menurut Ibnu Sa’dan, infor- masi awal tentang adanya JCH yang menggunakan dokumen palsu diterima pihaknya dari masyarakat. Selanjutnya pihak PPIH mengembangkan informa- si itu dengan mendatangi kelu- arga JCH yang telah meninggal. Dari hasil penelusuran pihak Kantor Kemenag Aceh Utara ternyata benar jika JCH atas nama tersebut telah meninggal, namun pihak keluarga tidak melapor apabila yang bersangkutan telah meninggal, kata Ibnu Sa’dan. Menurut keterangan, rata-rata umur JCH bermasalah itu di atas 50 tahun dan sebagian dari JCH ini ada yang masih menggunakan nama JCH yang sudah meninggal dan ada juga yang mengganti nama dan foto dengan yang bersangkutan. Orang yang di- gantikan telah meninggal antara setahun hingga dua tahun lalu. Seharusnya calon jamaah yang meninggal dikembalikan uangnya, ungkap Ibnu Sa’dan. (Tribunnews)  JAKARTA, SURYA - Jurnalis kawakan dan pakar kuliner, Bondan Haryo Winarno memu- tuskan untuk ikut bertarung da- lam Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2014. Bondan, merupakan jurnalis yang sukses menginvestigasi dan membongkar patgulipat kasus bunuh diri Michael de Guzman, Manajer Eksplorasi PT Bre-X Corp yang mengeksplorasi emas di Busang, Kalimantan Timur. Bondan, yang  dikenal dengan kalimat Maknyus-nya ini, terca- tat sebagai calon legislator DPR RI nomor urut 2 di Dapil DKI 2 (Ja- karta Selatan, Jakarta Pusat, dan luar negeri) dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Saya menjadi caleg supaya bisa memperjuangkan agar nega- ra lebih memperhatikan dan bisa menjamin gizi bagi ibu hamil dan untukanakhinggaumur2tahun, kata Bondan, Minggu (6/10). Ia menuturkan, dirinya mera- sa prihatin terhadap rendahnya indeks perkembangan manusia (IPM) dan kondisi gizi anak- anak. Keprihatinan tersebut, sudah mulai mencuat ketika dirinya masih menjadi jurnalis. Kekinian, satu dari tiga anak di DKI Jakarta mengalami mal- nutrisi. Kondisinya lebih parah di daerah timur Indonesia. Misalnya, dua dari tiga anak di NTT kurang gizi, tuturnya. Bondan, menjadi anggota Partai Gerindra melalui penjari- ngan terbuka caleg DPR RI yang digelar bulan Februari 2013. (Tribunnews)  JAKARTA,SURYA -Indonesia Police Watch (IPW) mencium gelagat Operasi Intelijen dalam Pemilu 2014 nanti. Ini menyu- sul keterlibatan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dalam pengamanan data Pemilu 2014 mendatang. Presidium IPW Neta S Pane dalam diskusi di Kedai Kopi Deli, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/10) mengatakan, proses penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil dan transparan, dikhawatirkan bakal tercederai dengan keterlibatan lemsaneg ini. Bukan tidak mungkin, proses pemilu berubah menjadi opera- si intelijen. ”Khawatirnya, pemilu yang berjalan transparan diubah men- jadi operasi intelijen. Ini harus dicermati dan MoU KPU dengan Lemsaneg dibatalkan, jangan dire- visi,”ujarNetaSPane. Menurut Neta, Lemsaneg masih memiliki banyak tugas yang harus dikerjakan untuk mengamankan kedaulatan negara, dan bukan justru ikut campur mengurusi data KPU. Apalagi, lanjutnya, urusan Lemsaneg terkait erat dengan intelijen. Makanya, jangan sampai kerja sama antara KPU dan Lemsaneg diteruskan. Kalau diteruskan, akan menguntung- kan orang dan pihak-pihak tertentu, tutur Neta. Sebab, paparnya, Lemsaneg adalah lembaga intelijen yang melaporkan langsung ke pim- pinan negara. Dikhawatirkan, ikut sertanya Lemsaneg, akan menimbulkan kesimpangsiur- an data di masyarakat, antara data lembaga survei dengan data Lemsaneg. Panglima TNI harus me- larang terjadinya MoU ini, tegasnya. Ia katakana, lebih baik Lem- saneg harusnya mengurus se- rangan narkoba dari Malaysia yang saat ini marak masuk ke Indonesia. Itu yang seharus- nya tugas Lemsaneg untuk mengumpulkan data serangan narkoba dari Malaysia, lalu data tersebut kirimkan ke poli- si, ujarnya. Koordinator Sinergi Ma- syarakat Demokrasi untuk Indonesia Said Salahudin juga beranggapan kerja sama KPU dengan Lemsaneg ini suatu ke- keliruan besar. Ia beranggapan, pada waktunya nanti, DPR RI dan partai politik Senayan akan merugi. Suatu hari, manakala perso- alan terkait suara baik langsung atau tidak langsung ditimbul- kan akibat kerjasama itu, boleh jadi mereka akan menyesal, ujarnya. Menurutnya, pembiaran DPR atas kerja sama itu tidak bisa disebut sebagai persetujuan dari partai po- litik peserta Pemilu. Dalam DPR periode kekinian, ha- nya ada sembilan parpol pe- serta pemilu tahun depan. Sedangkan sisanya PKPI, PBB dan NasDem, tidak masuk di dalamnya parpol Senayan. Said mengatakan, parpol peserta pemilu yang saat ini be- lum punya wakil di DPR justru tegas menyatakan menolak ker- jasama KPU-Lemsaneg. Suara peserta Pemilu non-DPR juga perlu didengar. (Tribunnews)  PDIP Tepis Cawapreskan Putra Mega JAKARTA, SURYA - Tampil- nya putra sulung Megawati Soe- karnoputri saat blusukan dan makan siang di warteg Pulomas, Jakarta Timur mengejutkan berbagai pihak. Disebut-sebut, PDIP mengelus-elus Prananda Prabowo untuk digandengkan dengan Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2014 mendatang. Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kepemudaan Maruarar Sirait menyatakan, kebersa- maan Joko Widodo, Megawati Soekarnoputri serta Prananda Prabowo saat makan di warteg di Pulomas, Jakarta Tmur bukan sebagai upaya pengenalan Pra- nanda pada masyarakat terkait Pilpres RI pada 2014 yang akan datang. Biasa saja kok. Dari dulu memang begitu, suka pergi ber- sama-sama. Kalau Bu Mega ke Solo, suka makan bareng, biasa saja,ujarMaruarardiDPPPDIP, Jakarta, Minggu (6/10) siang. Pria yang akrab disapa Ara itu mengaku, partainya belum dapat mengumumkan, baik siapa calon Presiden RI 2014 mendatang, apalagi siapa pen- dampingnya. Seperti diketahui, nama Pra- nanda digadang-gadang dipa- sangkan dengan Jokowi pada Pilpres 2014. Bersama nama put- ra tunggal dari suami pertama Megawati itu, tampil pula nama lain, Pramono Anung, Puan Ma- harani, Mahfud MD, Prabowo Subianto dan Pramono Edhie Wibowo. Secara mengejutkan, Sabtu (5/10) Jokowi, Megawati dan Prandanda tampil di depan publik. Ketiganya menyantap siang bersama di Warteg Mak Djen di Pulomas, Jakarta Timur. Hal itu menimbulkan spekulasi, bahwa PDIP benar sepertinya ingin mengusung Jokowi dan  Prananda sebagai pasangan di Pilpres 2013 mendatang. Namun, seperti biasa, Jokowi masih enggan berbicara ten- tang Pilpres 2014. Sudah saya sampaikan bolak-balik, saya enggak ngurusin survai-survei, enggak ngurus copras-capres, ngurusnya kaki lima. Sudahlah cukup, ngurus kaki lima aja, kata Jokowi. Ia juga menepis, aksi blusu- kannya ke Waduk Pluit, Waduk Ria Rio, dan makan siang di sebuah warteg di Pulo Mas ber- sama Ketua Umum DPP PDIP bukan merupakan kampanye terselubung. Saat itu, ia berpe- ran sebagai kader PDI-Perjuang- an yang menemani sang atasan, Megawati. Nasionalis-Islam Ketua Umum Pimpinan Pu- sat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin mengharapkan duet kepemimpinan Nasionalis- Islam atau Islam-Nasionalis dari hasil Pemilu 2014 mendatang. Umat Islam mempunyai peran kesejarahan besar dalam pene- gakan negara ini, kata Din. Meskibegitu,Dinmengatakan harapan duet kepemimpinan Is- lam-Nasionalisitusangattergan- tung pada partai-partai politik karena kewenangan mewujud- kan duet kepemimpin Islam-Na- sionalis ada pada partai politik. (Ant/Kompas.com) AFP/SONNY TUMBELAKA MULAI DATANG - Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra (kanan) saat tiba di Bandara Ngurah Rai, Bali. Yingluck salah satu pemimpin negara peserta APEC termuda ini, tiba bersama delapan pemimpin negara peserta Apec lainnya pada, Minggu (6/10). KTT APEC 2013 dilaksa- nakan pada 7-8 Oktober 2013 tanpa kehadiran Presiden AS, Barack Obama, karena gejolak politik-ekonomi di dalam negerinya. Bondan 'Maknyus' jadi Caleg untuk Perbaiki Gizi IPW Cium Gelagat Operasi Intelijen Belasan JCH Gagal Berangkat ■ Duet Jokowi-Prananda Digadang-gadang Muhammadiyah Harapkan Nasionalis-Islam ■ ■ Jokowi puji Prananda sebagai penerus Megawati,Rabu (19/6). Prananda yang usulkan Jokowi membacakan Dedication of Life, Jumat (6/9). Megawati bersama Prananda ikut Jokowi blusukan dan makan siang di warteg Pulomas, Sabtu (5/10). ■ ■ ■ storyhighlights Pemilu 2014■ INTER-NAS ATJECHPOST BERHAJI - Salah satu rombongan jamaah calon haji yang berangkat dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh. Bom Bunuh Diri, 20 Peziarah Tewas BAGHDAD, SURYA - Bom bunuh diri kembali meledak di Baghdad, Irak. Sedikitnya 20 orang tewas dan melukai seti- daknya 55 lainnya. Serangan itu terjadi saat pe- ziarah berjalan ke kuil di Ad- hamiyah untuk memperingati kematian Imam Mohammed al-Jawad, imam kesembilan dari 12 imam Syiah. Pembom mengenakan rompi peledak dan meledakkan dirinya di antara peziarah Syiah di pos pemerik- saan dekat Jembatan al-Amma di lingkungan al-Adhamiya Sunni. Sementara, dua bom mobil meledak di di dekat Nineveh, utara Irak. Bom truk itu mele- dak tak jauh dari sebuah sekolah dasar warga syiah,kata pejabat pemerintahan Kota Tal Afar, Nineveh, Abdul-Aal al-Abbasi. Catatan al-Abbasi menun- jukkan kalau bom itu merusak bagian gedung sekolah. Kepala sekolah tewas dalam kejadian tersebut,katanya Sementara, imbuh al-Abbasi, sebuah bom mobil lainnya me- ledak di dekat kantor polisi di lokasi sama. Tapi, saya belum mendapat informasi komplet soal kejadian itu,katanya. Lantaran ledakan tersebut, pasukan keamanan Irak dan tim penolong bekerja keras meno- long korban dan membersihkan lokasi dari reruntuhan bagian gedung. Sampai sekarang, Irak kerap dilanda kerusuhan sektarian pascapenarikan pasukan asing. Menurut perhitungan PBB, jum- lah korban tewas dalam sebulan rata-rata 3.000 orang. Sementara, Misi Bantuan PBB yang masih bertugas di Irak menampilkan data 6.000 jiwa melayang pada periode Januari hingga September 2013. Jumlah korban luka pada masa waktu itu 14.000 orang. (afp/ant) Jenderal Moeldoko: APEC Tanpa Ancaman NUSA DUA, SURYA - Pang- lima TNI Jenderal Moeldoko memastikan tidak ada keluhan dari tamu negara, terkait peng- amanan KTT APEC di Bali. Tidak ada komplain. Sejauh ini aman, saya pastikan tidak ada ancaman. No, nothing, katanya, Minggu (6/10). Moeldoko juga memastikan tidak ada evaluasi dari Presi- den Susilo Bambang Yudhoyo (SBY), terkait pengamanan KTT APECdiBali.Iamenambahkan, semuatrafficpenerbangan,baik komersial maupun carter yang terbang di wilayah Bali, sudah diawasi semuanya. Semua tercover radar Indo- nesia, ujarnya. Jenderal bintang empat itu membantah ledakan granat di Tabanan, Bali, akibat proses pengamanan APEC. Kabarnya, granat tertinggal di area latihan TNI, sebelum akhirnya ditemu- kan oleh dua bocah yang tak sengaja melepas pin granat. Tidak ada hubungannya. Ini hanya persoalan teknis yang tidak dipahami masyarakat, katanya. Sementara, Kapolri Jenderal Timur Pradopo menuturkan, ada lima orang yang sudah di- periksa terkait kasus tersebut. Kita tunggu saja laporannya. Saya kira sudah dilaksanakan semua dari TKP. TKP juga su- dah diamankan, tuturnya. Timur memastikan, ada lima orang yang diperiksa terkait hal itu. Yang intensif (diperiksa) satu orang, karena satu orang tersebut tahu persis. Termasuk yang punya rumah juga diperik- sa, jelasnya. Perlu diketahui, ledakan ter- jadi di garasi mobil di rumah Wayan Puja Umbara di Banjar Bukit Catu, Desa Candi Kuning, Tabanan, Bali, Jumat (4/10). (Tri- bunnews)   Caption foto - berANTARA KESIAPAN APEC - Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (tengah) bersama Kapolri Jenderal Pol, Timur Pradopo  dan pejabat TNI lainnya di Bali, Minggu (6/10). AFP SYIAH - Umat Syiah Irak saat menghadiri ritual Arbaeen di kota suci Syiah, Karbala, Kamis (3/1/2013). Gunakan Dokumen Orang Meninggal surya/IST Bondan Winarnoww join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  3. 3. Surya Biz SURABAYA,SURYA -Memasuki triwulanterakhirtahunini,PTAstra Daihatsu Motor (ADM) berupaya terus menggenjot penjualan untuk merealisasikan target pangsa pasar sebesar 15 persen di industri mobil Indonesia. Sampai saat ini, ADM baru menguasai pangsa pasar 14,8 persensecaranasional. Head of Marketing Division PT Astra International Tbk - Daihatsu, Hendrayadi Lasti- yoso mengungkapkan, dengan pangsa pasar 15 persen, ADM ingin semakin memperkuat po- sisi Daihatsu yang saat ini masih menduduki ranking kedua seba- gai mobil terlaris di Indonesia. Industri mobil secara nasio- nal tahun ini sebanyak 1,2 juta unit. Angka itu tumbuh sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu. Saat ini kami masih ber- tahan di posisi kedua dengan market share 15 persen, kata Hendrayadi, di sela-sela ajang Bursa Oto Seken (BOS) Daihatsu yang digelar di parkir timur Pla- sa Surabaya, Minggu (6/10). BOS Daihatsu sendiri merupa- surya/Habibur rohman Mobil seken - Head of Marketing Division PT Astra International Tbk-Daihatsu Hendrayadi Lastiyoso (tengah), Area Manager East Java PT Astra International Daihatsu Hariya Albertus (kanan) dan CS Value Chain Division Head PT ADM Elvina Afny meninjau mobil seken pada Bursa Oto Seken (BOS) yang berlangsung di Parkir Timur Delta Plaza SUrabaya, Minggu (6/10). Tukar Mobil Baru di Bursa Mobil Bekas Apartemen Bakal Booming SURABAYa, surya - Pasar properti, khususnya aparte- men, di Surabaya dinilai cukup prospektif ke depan, meski saat ini belum menjadi kebutuhan mendasar. Ini terlihat dari ani- mo masyarakatnya yang cukup tinggi dan masuknya beberapa pengembang besar ke Surabaya. Pengamat Properti Timoticin Kwanda mengatakan, tren hunian vertikal (apartemen) akan segera terjadi di Surabaya. Kondisi ini tidak terlepas dari terbatasnya lahan di kota besar, seperti di Surabaya. Di sisi lain, kebutuhan tempat tinggal yang dekat dengan akses pusat kota juga akan jadi kebutuhan. Pertumbuhan apartemen baru sudah banyak terlihat, di kawasan baru sepanjang MERR sudah banyak apartemen diba- ngun, itu salah satu buktinya, ujar Timoticin, yang juga peng- ajar senior di UK Petra Suraba- ya, akhir pekan lalu. Saat ini, beberapa pengembang telah membangun apartemen di Surabaya. Hunian vertikal itu terli- hat di kawasan Surabaya barat dan timur. Sebut saja, Apartemen Pun- cak Permai, Apartemen Purimas, Apartemen Gunawangsa MERR, Apartemen Waterplace,Apartemen Puncak Bukit Golf, Apartemen Pa- kuwon Group, Apartemen Via Vue CiputraGroup. Developer lain yang juga ekspansi ke Surabaya adalah, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN). APLN mengawali langkahnya ke Jatim dengan membuka kantor Marketing Cabang Surabaya, Sabtu (5/10). VP Corporate Marketing APLN, Indra W Antono me- ngatakan, Surabaya memiliki potensi yang luar biasa, dan pertumbuhannya akan ber- langsung cepat. Budaya untuk hidup di hunian vertikal warga Surabaya akan segera terjadi. Perkiraan saya, dua-tiga tahun lagi gaya hidup dan permintaan apartemen di Su- rabaya bisa booming, seperti di Jakarta, ujar Indra. Menurutnya, perubahan gaya hidup ke hunian Vertikal itu bisa diukur dari banyak lampu unit apartemen yang menyala di ma- lam hari. Selama ini, diakuinya, warga Jatim berkontribusi da- lam penjualan berbagai proyek APLN. Kontribusi dalam pen- jualan kami sekitar 20 sampai 30 persen, ujar Indra. Ia memaparkan, hunian ver- tikal yang banyak dibeli warga Jatim biasanya berada di sekitar kampus. Proyek Tamrin Resi- dence yang dibangun di dekat Bundaran HI juga tak luput dari serbuan warga Jatim. Lewat Kantor Marketing Cabang Surabaya, APLN yang berkolaborasi dengan agen penju- alan properti, Pro/Max akan fokus memasarkan lima proyek. Proyek yang ditawarkan ke masyarakat Surabaya, Jatim, bahkan Indonesia Timur itu, berlokasi di Balikpapan, Batam,JakartadanMakasar. Diharapkan, hingga akhir 2013 kontribusi warga Suraba- ya bisa sekitar 10-15 persen dari target penjualan keseluruhan. Tahun ini APLN menargetkan angka penjualan Rp 66 triliun. Hingga Agustus 2013 penca- paian sudah Rp 4,5 triliun. Indra mengatakan, APLN berminat membangun di Jatim. Kami masih mencari lokasi dan konsep yang tepat. Kami harus tahu lokasi potensial, yang sena- da dengan visi kami, ujarnya. Sementara, Wakil Ketua Bi- dang Pengembangan Kawasan DPD Real Estat Indonesia Jatim, Nurul Haqi Asri mengatakan, pembangunan rumah susun (rusun) atau apartemen sudah menjadi keharusan. Tinggal di bangunan bertingkat bisa jadi solusi pengurangan backlog. “Ada yang menyebut sudah over suplai rusun. Tetapi sebe- narnya kalaupun terjadi over suplai dalam dua tahun, nanti di tahun ketiga tetap akan ba- nyak kebutuhan, karena itu pembangunan rusun harus terus menerus,” papar Nurul. Menurutnya, penyediaan apartemen/rusun bisa dilaku- kan oleh pemerintah, bukan hanya oleh swasta. Pemerintah bisa membangun rusun dan disewakan dengan murah. Hal ini tentu sangat membantu, setidaknya memenuhi kebu- tuhan tempat tinggal bagi PNS, anggota TNI atau Polri. (rey) Pengembang Besar Minati Surabaya■ Hunian vertikal bakal diminati di Surabaya Pengembang besar mulai gencar masuk Surabaya Saat ini, apartemen banyak dibangun di dekat kampus ■ ■ ■ storyhighlights surya.co.id | surabaya.tribunnews.com HALAMAN | | SENIN, 7 OKTOBER 2013 HARGA EMAS PERKIRAAN PASAR 4/10 6/10 DOLAR AS/TROY OUNCE (24 KARAT) 1.316,33 1.311,09 Rp 490.000/gram MATA UANG KURS JUAL KURS BELI HKD 1,497.81 1,482.66 SGD 9,308.33 9,212.40 THB 371.17 366.65 USD 11,614.00 11,498.00 KURSVALAS kan strategi yang dipakai ADM untuk menggenjot penjualan mo- bilnya di triwulan terakhir ini. Di ajang ini, PT ADM bekerja sama dengan PT Astra Internatio- nal Tbk-Daihatsu, PT Serasi Mitra Mobil (Mobil88), Astra Credit Companies (ACC), PT Asuransi Astra Buana (Garda Oto), I-BID Balai Lelang Serasi, dan PT Denso Sales Indonesia, menawarkan ke- sempatan kepada pemilik mobil second yang ingin tukar tambah mobilnya dengan Daihatsu baru.  Ini kesempatan antara pemi- lik mobil untuk melakukan jual beli atau tukar tambah mobil masing-masing. Selain meng- genjot penjualan, kami juga ingin menciptakan image bahwa harga jual kembali mobil Daihat- su juga bagus, pungkasnya.   Hariya Albertus, Area Mana- ger East Java PT Astra Interna- tional Daihatsu Sales Operation menambahkan, untuk di Sura- baya, ajang BOS Daihatsu ini sudah dua kali digelar. Berkaca dari pelaksanaan tahun sebe- lumnya, kali ini target jumlah pengunjung diharapkan bisa lebih dari 200 orang.   Untuk transaksinya, tahun ini ditargetkan bisa tembus sera- tus transaksi, ucap Hariya.  Sedangkan CSVC Division Head PT Astra Daihatsu Motor, Elvina Afny menambahkan, untuk menarik pengunjung, berbagai penawaran diberikan. Di antaranya voucher belanja dan cek AC, serta perawatan AC gratis dari Denso. Tahun ini, kami sudah me- nyelenggarakanempatkaliajang BOS. Sebelumnya kami adakan juga di Serpong, Medan, dan Bandung, kata Elvina. (ben) banyuwangi, surya - Pa- riwisata akan menjadi salah satu penggerak ekonomi lokal di Ka- bupaten Banyuwangi. Pemerin- tah setempat memantapkan diri dengan membangun sejumlah infrastruktur di sejumlah tempat. Ini masukan para agen per- jalanan asal Bali. Infrastruktur menjadi kuncinya, kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas di sela pelatihan wartawan ekonomi se-Jatim yang diseleng- garakan Bank Indonesia (BI) Kan- wil IV Surabaya, Sabtu (5/10). Infrastruktur yang dibangun antara lain perbaikan jalan me- nuju Kawah Ijen serta fasilitas air bersih, membangun jalan hotmix 250 km setiap tahun, yang menghubungkan lokasi wisata antara Kawah Ijen, Suka- made dan Plengkung. Selain infrastruktur dan pari- wisata, Banyuwangi juga fokus menggerakkan sektor riil, dan menjalin kemitraan dengan swasta dalam bentuk private partnership untuk meningkat- kan kualitas ekonomi lokal. Abdullah Azwar Anas me- mang ingin menyiapkan daerah- nya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Pulau Jawa. Setidaknya, tiga modal sudah dikantongi. Perta- ma, Pelabuhan Tanjung Wangi sebagai pintu gerbang distribusi barang dan orang. Sedangkan, Bandara Blim- bingsari semakin aktif melayani penerbangan komersial setiap hari, bersama Wings Air. ”Pada akhir tahun ini, atau paling lam- bat awal tahun depan Garuda Indonesia juga akan menggarap rute Banyuwangi,” ujarnya. Kedua, Banyuwangi meng- optimalkan sumber bahan baku berbasis alam seperti padi dan hortikultura, buah dan sayur an- dalan (semangka, tomat, cabai, dan jeruk) serta pertambangan dan energi gas bumi yang me- limpah. Modal ketiga, kualitas sum- berdayamanusia(SDM),melalui program 'Banyuwangi Cerdas' dan 'Banyuwangi Belajar' yang memastikan semua anak mam- pu menyelesaikan pendidikan Pikat Investor lewat Infrastruktur hingga tingkat menengah atas, dan bahkan perguruan tinggi. Saat ini, Banyuwangi sudah menjadi tempat bagi sejumlah investor besar untuk mena- namkan modalnya. Perusaha- an besar itu adalah PT Semen Indonesia Tbk, PT Semen Bo- sowa, Grup Santika, dan Alila Group. (hri) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  4. 4. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SENIN, 7 OKTOBER 2013 | Buka Akses Cepat Pengaduan antara edukasi nasabah - Para pemegang polis rata-rata tidak paham produk asuransi mengenai mana yang bisa di-cover dan mana yang tidak, sehingga saat mengajukan klaim tidak keluar. Beberapa asuransi tidak meng-cover penyakit HIV-AIDS dalam perlindungan kesehatan nasabah. SURABAYA, SURYA - Ber- bagai keluhan masyarakat ten- tang layanan keuangan yang buruk kerap ditemui di kolom surat pembaca di berbagai me- dia. Yang paling sering muncul seperti keluhan kartu kredit, sulitnya menagih klaim dari perusahaan asuransi, hingga sita paksa motor karena terlam- bat membayar angsuran, serta banyak contoh lainnya. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima lebih dari 4.500 pelaporan tentang lembaga keuangan. Dari jum- lah itu pengaduan asuransi dan lembaga pembiayaan menca- pai 500 aduan. Banyak nasabah asuransi yang mengeluh sulit- nya pencairan klaim. Satu di antara ratusan bahkan ribuan orang yang kecewa itu adalah Yuni. Saat ditemui di Malang, perempuan berusia 40-an tahun asal Surabaya ini mengeluhkan, betapa sulitnya menagih uang pertanggungan dari perusahaan asuransi tempat dia mengasuransikan rumahnya dari kerugian akibat kebakaran. Rumah saya pernah terbakar dan klaim tidak pernah saya dapatkan. Perusahaan asuransi itu malah menuduh saya sendiri yang sengaja membakar rumah sehingga mereka tidak mau ba- yar uang pertanggungan. Pada- hal, waktu itu kebakaran terjadi benar-benar karena kecelakaan, kata Yuni belum lama ini. Yuni hanya segelintir dari sekian banyak masyarakat. Layaknya gunung es, masih ada lebih banyak masyarakat yang kecewa tapi tak pernah terekspos. Mereka juga tidak tahu harus mengadu ke mana menyelesaikan masalahnya. Kini, masyarakat boleh sedi- kit berharap. Pasalnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawas industri keuangan (perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non bank/IKNB) sedang gen- car-gencarnya membuka akses pengaduan untuk para konsu- men keuangan.  Di sela 'Journalist Class' di Malang, akhir pekan lalu, Ke- pala Divisi Informasi OJK, Eko Ariantoro mengatakan, OJK te- lah mengembangkan kebijakan satu gerbang (one gate policy) dalam meningkatkan pela- yanan pengaduan konsumen keuangan. Dalam kebijakan itu, keluhan masyarakat seputar pasar mo- dal, perbankan, hingga IKNB bisa diakses hanya melalui satu contactcenter. Untukperbank- an, secara resmi mulai berope- rasi 1 Januari 2014, karena pe- nyerahan tugas dan wewenang pengawasan perbankan dari BI ke OJK baru berlangsung hari itu, terang Eko.   Selain kebijakan satu gerbang, OJK telah meningkatkan ke- mudahan akses informasi atau pengaduan dari masyarakat melalui berbagai media. Baik melalui surat, telepon, faksimili, email, maupun pengaduan online. Tak lama lagi, mereka memperluasaksestersebutlewat layanan SMS (Short Message Service) dan media sosial seperti Facebook dan Twitter.   Hingga 30 September 2013, OJK menerima 4.518 respons dari masyarakat. Jumlah itu terdiri dari 3.688 permintaan info, ada 566 pengaduan, dan 264 penyampaian. Jumlah ini diyakini terus meningkat sig- nifikan. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, terlihat ada- nya tren penambahan jumlah pengaduan dari masyarakat.    Pada 2 September 2013, jum- lah pengaduan yang diterima OJK baru 3.503 laporan, lalu bertambah menjadi 3714 peng- aduan pada 9 September 2013. Kemudian pada 16 September 2013 bertambah menjadi 3.883 pengaduan, dan pada 23 Sep- tember 2013 meningkat menja- di 4.285 pengaduan.  Respons itu disampaikan melalui berbagai akses yang telah dikembangkan OJK. Eko Ariantoro menyebutkan, hing- ga 30 September 2013, sekitar 66,73 persen pengaduan oleh masyarakat dilakukan melalui layanan telepon. Disusul, 24,51 persen melalui email, lewat surat sebanyak 8,37 persen, dan masing-masing se- besar 0,31 persen dan 0,08 persen melalui web dan faksimili. Un- tuk pengaduan yang masuk, sudah diselesaikan sebanyak 52,3 persen, tambahnya. Sesuai komitmennya melin- dungi konsumen dari kerugian yang ditimbulkan oleh penye- lenggara jasa keuangan, lemba- ga yang baru mulai beroperasi ini akan mengeluarkan aturan baru, salah satunya mengenai layanan asuransi. (ben) OJK Kembangkan One Gate Policy■ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga negara yang dibentuk berdasarkan UU Nomor 21 Tahun 2011. Lembaga ini berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan. OJK adalah lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain, yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan. OJK didirikan untuk menggantikan peran Bapepam-LK. ■ ■ ■ ■ tentang ojk pelajaran berharga datang dari kasus kecelakaan AQJ, anak musisiAhmad Dani. Perusahaan asuransi tidak mau membayar semua biaya rumah sakit meski sebelumnya bersedia melaku- kannya. Alasan pihak asuransi adalah, ada unsur pelanggaran hukum dalam kecelakaan itu. Ahmad Dhani merasa cukup kecewa dengan perusahaan asuransi itu, yang tidak mau membayar biaya rumah sakit. Pihaknya menyatakan akan me- lakukan aksi hukum karena ing- kar janji. Selain itu, diberitakan ia menarik atau membatalkan polis yang sudah terlanjur atau akan terjadi kontrak dengan asuransi itu. Ketidaksukaan pada asuransi lainnya adalah dalam birokrasi yang berbeli. Kesulitan mengu- rus administrasi dann klaim asuransi masih menjadi hal yang sering dialami masyarakat. Kon- disi inilah yang membuat Mar- ten, memilih menarik tabungan asuransi bagi anaknya. Waktu saya butuh uang, dan akan mengambil sebagian ta- bungan, prosesnya berbelit, tapi giliran ketika saya memutuskan untuk tidak melanjutkan prog- ram asuransi, prosesnya malah lebih cepat, ujar Marten. Proses Klaim Lambat Kalau Nutup Lebih Cepat Saat akan mengambil uang tabungan asuransi, Marten harus bolak balik ke kantor cabang asu- ransiitudiSurabayasambilmem- bawa beberapa surat lampiran. Ia harus bersabar sekian hari karena keputusan pengambilan dana tabungannya sendiri harus me- nunggu konfirmasi dari Jakarta. Bapak dua anak ini memilih mengakhiri keikutsertaan prog- ram tabungan asuransi sebelum batas waktu minimal jatuh tempo. Marten memilih berhenti karena merasa tidak nyaman menghadapi birokrasiadministrasiasuransi. Sebagai konsekuensi 'berhenti di tengah jalan' ia hanya meneri- ma sebagian kecil uang tabung- annya dibandingkan nilai uang yang telah disetorkan dalam beberapa tahun. Ia juga secara otomatis tidak lagi mendapat perlindungan asuransi. (rey) Masalah kecil saja di sektor industri keuangan berpotensi memberi dampak sistemik ter- hadap perekonomian nasional. Untuk mencegah hal itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong semuaindustrikeuanganyangdi- awasi OJK (perbankan, pasar mo- dal, dan Industri Keuangan Non Bank/IKNB) untuk membentuk layanan pengaduan konsumen.  Pembentukan layanan peng- aduan konsumen di masing- masing sektor industri ini telah diatur OJK melalui peraturan Nomor 1/D07/2013 tentang Perlindungan Konsumen di Sektor Jasa Keuangan. Kepala Divisi Informasi OJK, Eko Ariantoro berkata, diben- tuknya layanan pengaduan konsumen di masing-masing sektor industri ini juga menjadi penting karena sebelum OJK turun tangan, masyarakat yang melapor ke OJK akan diminta terlebih dahulu untuk menyele- saikan masalah yang dialaminya dengan perusahaan terkait. JadisebelumOJKmenangani, konsumen harus mencoba me- laporkan masalahnya dan me- nyelesaikannya terlebih dahulu dengan lembaga jasa keuangan terkait. Bila itu gagal, maka di tahap kedua OJK yang akan me- nangani, kata Eko Ariantoro.   Kemudian kami juga mema- kai prinsip Traceable dan Tracka- ble. Artinya, setiap pengaduan atau laporan yang disampaikan ke OJK harus disertai dengan dokumen, serta bukti yang kuat dan lengkap, tambahnya.   Direktur Pengembangan Kebijakan Perlindungan Kon- sumen OJK, Anto Prabowo, sebelumnya mengungkapkan, bahwa lembaga jasa keuangan diberi batas waktu satu tahun, terhitung sejak Agustus 2013 untuk membentuk layanan atau unit pengaduan konsumen.   Bila dalam kurun waktu terse- butunitpengaduankonsumentak terbentuk, OJK akan memberikan sanksi kepada lembaga keuangan yang bersangkutan, mulai dari peringatan tertulis, pengenaan denda, pembatasan operasional, hingga pencabutan izin usaha.    Sejauh ini, yang paling ba- nyak muncul pengaduan dari masyarakat adalah yang berka- itan dengan industri keuangan nonbank seperti lembaga pem- biayaan (leasing) dan asuransi, sebut Anto.    Untuk mengadukan ke OJK, konsumen lembaga jasa keuang- an yang merasa dirugikan bisa menggunakan fasilitas telepon ke nomor (kode area) 500-655, melalui faksimili ke nomor (021) 386-6032, melalui email ke kon- sumen@ojk.go.id, dan melalui website www.ojk.go.id . Sedangkan untuk pengaduan melalui surat, bisa dikirimkan ke Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, u.p Bi- dang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, di Menara Radius Prawiro, lantai 2, Komplek Per- kantoran Bank Indonesia, Jl MH Thamrin 2, Jakarta Pusat 10350.  Secara terpisah, Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Per- lindungan Konsumen, Kusuma- ningtuti Soetiono mengungkap- kan, tingginya pelaporan atau aduan lembaga asuransi dise- babkan masyarakat atau kon- sumen masih belum memahami produk asuransi. Para pemegang polis rata-rata tidak paham produk yang dita- warkan oleh asuransi mengenai mana yang bisa di-cover dan mana yang tidak, sehingga saat mengajukan klaim tidak keluar. “Perbedaan paham itu harus diselesaikan baru diadukan karena ini merupakan prinsip kepercayaan. Di lain pihak, di agen penjualan juga kurang koo- peratif, tidak menjelaskan produk dengan detail, apa saja risikonya,” tambahnya. (ben/hri) Lembaga Keuangan Wajib Edukasi Nasabah surya/eben haezer panca pembicara - Kepala Divisi Informasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Eko Ariantoro ketika menjadi narasumber dalam 'Journalist Class' di Malang, akhir pekan lalu. LIPSUSLEMBAGAKEUANGAN join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  5. 5. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com JAWATIMUR| SENIN, 7 OKTOBER 2013 Waduk Mulai Mengering magetan, surya - Ke- keringan mulai mengancam sejumlah wilayah di Magetan lantaran banyak lahan perta- nian tidak mendapat irigasi dengan baik. Embung (waduk kecil) Klumpit di Desa Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, Kabu- paten Magetan sudah sejak tiga bulan ini kering tanpa air. Akibatnya ratusan hektare tanah persawahan milik petani di wilayah Kabupaten Magetan bagian selatan kekeringan dan tidak bisa lagi ditanami. Embung Klumpit yang berkapasitas air 150.000 meter kubik ini dibangun sekitar 15 tahun lalu. Bertujuan untuk mengairi persawaan di sejum- lah desa di wilayah Kecamatan Ngariboyo dan beberapa desa di Kecamatan Parang. Namun sejak Embung Klumpit diba- ngun, keberadaannya belum bisa membantu warga setem- pat yang mayoritas petani ini di saat musim kemarau. Kalau musim hujan, airnya berlimpah seakan bisa digu- nakan di saat musim kemarau. Tapi begitu musim kemarau berjalan satu bulan, air embung sudah tinggal seperempat, dan memasuki bulan kedua air embung sudah kering, ujar Marno warga Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, Kabu- paten Magetan kepada Surya, Minggu (6/10). Warga tak mempermasalah- kan air bersih, karena masih ada pasokan dari PDAM Ma- getan. Namun untuk pengairan tanah sawah mereka, tidak bisa diambilkan dari air PDAM. Marno berharap, agar peme- rintah pusat bisa membantu un- tuk membuat embung dengan kapasitas menampung air yang lebih besar. Paling tidak untuk dua kecamatan bisa dibangun empat hingga lima embung serupa Embung Klumpit. Waduk Gonggang yang ber- ada di Desa Janggan, Kecamat- an Poncol, Kabupaten Magetan yang diharapkan bisa memasok air untuk wilayah kekeringa di Magetan Selatan, sampai hari ini juga belum maksimal. Pada- hal, Waduk itu sudah diresmi- kan tiga tahun lalu. Banyak petani setempat yang terpaksa beralih menjadi pencari batu dan urbanisasi ke kota besar hanya untuk men- jadi pekerja kasar. Kakak saya sekarang ke Jakarta ikut kerja di bangunan, sedang ibu saya tiap pagi ke kota Magetan men- jadi pembantu di perusahaan makanan. Habis sawah sudah tidak bisa ditanami, kata Sup- rayitno, warga Dusun Jetis, Desa/Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan. Sementara itu, petani yang bisa mengemudi beralih profesi jadi sopir taksi atau angkutan umum. Menurut Suprayitno, sudah menjadi kegiatan rutin setiap musim kemarau petani di desanya beralih profesi lantaran sawah yang menjadi tumpuan hidup mereka tidak bisa membe- rikan penghidupan. (st40) surya/sudarmawan ringsek - Mobil yang dikendarai Kanit Reskrim Polsek Pangkur, Aiptu Suyitno, ringsek bagian depan dan sampingnya akibat terlibat tabrakan ber- untun dengan tiga motor di jalan raya Ngawi - Paron. Seorang pengendara motor tewas dalam kecelakaan ini, sementara tiga lainnya terluka. Petani Pilih Urbanisasi Alih Profesi■ Waduk yang menjadi tumpuan harapan petani untuk mengairi sawah mulai mengering Akibat kekeringan, sawah tidak memberikan nafkah Banyak petani pergi ke kota beralih profesi untuk menyambung hidup lantaran tak bisa berharap dari sawah ■ ■ ■ storyhighlights Ngawi, surya - Kecelakaan beruntung terjadi di jalur maut Jalan Raya Ngawi - Paron, Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, Sabtu (5/10) malam. Diduga, kecelakaan ini disebabkan aksi ugal-ugalan pengendara motor Suzuki Satria yang hendak mendahului truk tangki di depannya. Akibatnya, kecelakaan berun- tun yang melibatkan satu mobil Toyota Kijang Innova bernopol AE 1126 NF, motor Yamaha Vixion bernopol AE 5048 KU, Suzuki Satria bernopol AE 5233 JY, dan Mio bernopol AE 3260 LD seorang korban tewas. Korban tewas adalah Sugeng Wiyono (30) warga Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi. Jenasah lang- sung dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soeroto, Kabupaten Ngawi. Sedangkan tiga korban lainnya mengalami luka berat yakni An- dik Santoso (22) pengendara mo- tor Yamaha Mio warga Desa Putat Selawe, Kecamatan Paron, Erma (28) yang ikut dibonceng motor Yamaha Mio warga Desa Jeblok- an, Kecamatan Paron, serta Fendy Prasetyo (17) warga Desa Jambe KUlon, Kecamatan Kedunggalar, pengendara motor Vixion. Ketiga korban luka berat lang- sung dievakuasi dan dilarikan ke RSU dr Widodo, Kabupaten Kanit Reskrim Terlibat Kecelakaan Beruntun Bersama Tiga Sepeda Motor■ sumenep, surya - Seorang oknum anggota Polsek Arjasa, Pulau Kangean, Sumenep, Brip- ka Su (35) digerebek warga saat berduaan dengan Ra (30), seo- rang janda pengusaha kayu dari Desa Angon-angon, Kecamatan Arjasa. Mereka terpergok di sebuah rumah tahanan (rutan) pem- bantu yang sudah lama tidak dipakai, sekitar pukul 18.30. Ke- tika keduanya masuk bangunan yang sepi itu, warga sudah men- curigai. Ketika keduanya masuk ke salah satu ruangan, puluhan warga menggerebeknya. Su dan Ra kemudian diserahkan ke Ma- polsek Arjasa. Kapolsek Arjasa, AKP Jaiman mengakui Bripka Su anggota- nya. Namun dia membantah ke- duanya hendak berbuat asusila. Anggota saya kebetulan num- pang mandi di rutan, karena di kamar mandi polsek, airnya habis,’’ bantah Jaiman, mela- lui telepon selulernya, Minggu (6/10). Menurut versi Jaiman, peng- gerebekan berawal dari keda- tangan Ra yang bermaksud un- tuk minta tolong kepada Su agar mengawal pengiriman kayunya. Namun saat wanita pengusaha tersebut masuk ke rutan yang sepi, tiba-tiba datang sekitar 100 pemuda desa. Mereka langsung menggiring Su dan Ra ke balai desa setempat dengan tuduhan berbuat asusila. Jaiman menambahkan, se- bagaimana pengakuan Ra saat menjalani pemeriksaan di Pol- sek Arjasa, antara dirinya de- ngan Su tidak ada hubungan apa-apa. Hanya sebatas akan minta tolong pengawalan pengi- riman kayu dari Pulau Kangean ke Sumenep. ‘’ Masyarakat salah duga dan antara kami tidak ada hubungan apa-apa,’’ beber Jaim- an menirukan keterangan Ra. Walaupun demikian, pihak- nya akan menyerahkan kasus anggotanya ke unit Propam Pol- res Sumenep untuk diperiksa le- bih lanjut. “Termasuk kemung- kinan sanksi atau apa saja, kami pasrahkan ke propam polres,” pungkas Jaiman. SementaraAbdurRahman(33), wargaArjasa,mengakumenyesal tindakan yang dilakukan oknum surya/doni prasetyo kering - Embung Klumpit sejak tiga bulan ini nyaris tanpa air. Padahal embung ini menjadi harapan bagi para petani sekitar. Oknum Polisi dan Janda Digerebek Ngawi untuk mendapatkan pera- watan intensif tim medis. Mendahului truk Kecelakaan bermula saat mobil Kijang Innova yang dikemudikan Kanit Reskrim Polsek Pangkur, Aiptu Suyitno (47) melaju dari arah selatan. Di belakangnya melaju motor Yamaha Vixion. Dari arah utara muncul mo- tor Suzuki Satria yang berusa- ha mendahului truk tangki di depannya yang tak diketahui identitasnya. Karena mengambil haluan terlalu ke kanan, motor Suzuki Satria menabrak bagian depan kanan mobil Kijang In- nova. motor Satria dan pengendar- anya terjatuh dan ditabrak lang- sung motor Yamaha Vixion yang melaju di belakang mobil Toyota Kijang Innova itu. Sementara itu, mobil oleng ke kanan dan mena- brak motor Mio yang melaju di belakang motor Satria. Mobil berhenti setelah berada di bahu kanan jalan. Sedangkan ketiga motor dan pengendaranya jatuh bergelimpangan. Karena benturan tabrakan Satria ke Kijang Innova keras dan ditambah ditabrak motor Vixion membuat korban terta- brak dua kali dalam kecelaka- an tadi, terang korban selamat yang masih merintih kesakitan di IGD RSU dr Widodo Ngawi. Aiptu Suyitno yang tak meng- alami cidera dalam kecelaka- an itu menuturkan, dia dalam perjalanan dari rumah untuk menghadiri acara resepsi perni- kahan. Menurutnya, kecelakaan itu disebabkan pengendara mo- tor Satria yang mendahului truk tangki di depannya. Posisi mobil saya tetap di la- jur kiri. Pemicu kecelakaan mo- tor yang mendahului truk tangki itu, katanya di lokasi kejadian. Sedangkanmengenaitertabrak- nya motor Mio, Suyitno mengaku tidak tahu. Alasannya, mobil su- dah tak bisa berjalan karena ban kanannya pecah dan mobilnya masih melaju di lajur kiri. Laju motor Satria itu perki- raaan saya 70 kilometer per jam dan saya menduga korban ter- pengaruh minuman keras, tam- bahnya. Selain itu, Suyitno me- mastikan motor Satria memakan median jalan karena mendahului truk tangki yang memiliki ukur- an lebar sekitar 1,8 meter. Kasat Lantas Polres Ngawi, AKP Gatut Bowo S menegaskan, kasus kecelakaan itu ditangani tim penyidik Laka Lantas Pol- res Ngawi. Menurutnya, dalam kasus kecelakaan beruntun itu masih dalam pendalaman pe- nyelidikan. Semua masih da- lam penyelidikan kami, pung- kasnya. (wan) polisi tersebut. Menurutnya, polisi seharusnya memberikan tauladan kepada masyarakat, justru bertindak kurang baik. Menurutnya, tindakan Su sudah di luar batas kewajaran. Oknum polisi itu tidak hanya membantu Ra dalam mengawal bisnis kayunya, melainkan ada hubungan khusus. “Hubungan keduanya sudah lama tercium oleh masyarakat, karena sering- kali jalan berduaan. Pokoknya warga di sini tidak mau melihat polisi bejat kembali bertugas di sini,’’ kata Rahman. (riv) join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  6. 6. HALAMAN | | SENIN, 7 OKTOBER 2013 Jawa Timur surya.co.id | surabaya.tribunnews.com Madiun, surya - Proyek pemba- ngunan gedung Kesenian Fatimah yang ada di Jalan Ringin, Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun, teran- cam molor. Hingga sisa waktu dua pekan dari waktu pekerjaan selama 150 hari sejak 22 Mei 2013, masih banyak bagian yang belum diselesaikan. Di antaranya, pemasangan porselen tangga menuju lantai 2, pemasangan pintu dan jendela, pengecatan dan peng- halusan dinding, serta pavingisasi serta berbagai lokasi finishing yang sebagian belum selesai. Diduga, keterlambatan dan lamban- nya pengerjaan proyek yang menelan anggaran Rp 1 miliar lebih dari APBD Pemkot Madiun tahun 2013 disebabkan minimnya pekerja. Pelaksana proyek ini adalah CV Jati Agung Arsitama dengan konsultan CV Kautsar Susilo Abadi. Kepala Dinas Pendidikan, Kebudaya- an, Pemuda dan Olah Raga (Dikbudpo- ra) Pemkot Madiun, Suyoto HW yang membawahi proyek tersebut mengata- kan, pihaknya sudah berkali-kali meme- ringatkan pelaksana. Namun pelaksana berdalih kendala yang dihadapi adalah kekurangan pekerja. Tenaga kerja sulit. Tetapi kemarin wak- tu kami tegur, pelaksana berusaha me- nyelesaikan pekerjaannya sesuai kon- trak, terangnya kepada Surya, Minggu (6/10) melalui ponselnya. Terpisah, pembantu pelaksana proyek, Wahyudi yang ada di lokasi menjelaskan sebenarnya tidak ada masalah dalam pe- kerjaan proyek itu. Namun, sejumlah ba- rang harus dipesan di antaranya paving. Hal itu, kata Yudi harus pesan dan me- nunggu sampai kering terlebih dulu. Se- lain itu, masalah teknis sopir yang meng- antar material menjadi alasan molornya proyek tersebut. Pemilik CV Jati Agung Arsitama, Lilik Indrianto memberikan alasan pekerjaan- nya terlambat karena sosialisasi ke peng- huni lambat dan mobilisasi penghuni lambat. Kondisi ini memicu pelaksanaan pengerjaan proyek menjadi mundur. Sebelum dibangun Gedung Fatima, sempat terjadi polemik antara warga dan pemkot Madiun, karena warga meng- anggap aset itu hasil patungan. (wan) T etangga Abdul Azis tidak mengetahui cerita tentang istri-istri lelaki ini. Berdasarkan informasi yang di- himpun Surya, Aziz hanya me- nikah dua kali. Dua pernikahan itu dilakukan secara resmi. Azis menikah muda ketika usianya belum genap 20 tahun. Ia menikahi seorang perempuan asal Kabupaten Jember. Dari pernikahan pertamanya, ia mendapatkan seorang anak. Tetapi anak itu kemudian me- ninggal dunia.Tidak beberapa lama, Azis dan istri pertamanya bercerai. Setelah bercerai, lama tidak kedengaran kabarnya karena merantau cukup lama di Kalimantan, ujar Ny Tatik, tetangga Azis. Kemudian dua tahun lalu tersiar kabar kalau Azis menikah lagi. Kali ini is- trinya orang Pati, Jawa Tengah. Pernikahan itu pun dilakukan di Pati. Keluarga diberitahu melalui telepon oleh Azis. Setelah menikah, pasangan itu tinggal di Grujugan, di rumah orangtua Azis. Ya terka- dang menengok keluarganya di Pati, imbuh Tatik. Karenanya, sejumlah tetang- ga kaget mengetahui berita di media bahwa Azis menikah sampai sembilan kali. 'kami tidak pernah tahu atau pun mendengar tentang itu, imbuh Tatik. Ida Lestari yang dibunuh Azis adalah istri kesembilan. Azisberniatmenikahlagiuntuk kalike-10,namuntidakmendapat izindariIda.Halitulahyangme- micuAzismembunuhIda. Sehari-hari Azis bekerja di pembuatan batu-bata. Terka- dang laki-laki itu juga mem- buruh di pertanian. Menurut Tatik, selama ini tidak pernah terdengar pasangan muda itu cekcok. Apalagi istrinya, Ida di- kenal sebagai perempuan yang lemah lembut. Istrinya baik, ramah. Azis, sepengetahuan kami juga tidak aneh-aneh. Kalau kerja, ya kerja. Tetapi kalau di luar sini kami tidak tahu, karena cukup lama juga merantau, imbuh seorang perempuan tetangga Azis. Sedangkan ibu Azis, Ny Misrani tidak tahu banyak mengenai perbuatan anaknya. Perempuan itu belum bisa berkonsentrasi. Saya masih tidak bisa mikir, tidak tahu kok bisa seperti ini, ujarnya dalam Bahasa Madura. Ia enggan berbicara banyak tentang sang anak. Keluarga itu hanya berharap bisa segera menengok Azis di tahanan, karena sejak ditangkap, keluarga itu belum bertemu Azis. Sementara itu, Kasatres- krim Polres Bondowoso AKP Mulyono mengatakan, penyidik tidak mengetahui tentang kisah istri-istri Azis. Kalau tersangka memang mengaku demikian, ya itu hak dia. Cuma dalam peme- riksaan kami, tidak ada tentang itu, ujar Mulyono. Kisah tentang istri-istri Azis sejauh ini tidak terkait penye- lidikan. Sebab ketika ditanya identitasnya, Azis mengaku ha- nya beristrikan Ida Lestari, istri yang kemudian ia bunuh. Namun tentang adanya wanita lain yang hendak dini- kahi lagi oleh Azis, penyidik mengetahuinya. Karena hal itu berkaitan dengan motif yang melatarbelakangi pembunuhan itu. Azis mengakui kalau diri- nya nekat membunuh Ida kare- na dilarang menikah lagi oleh Ida. Padahal ia sudah berjanji akan menikahi seorang wanita asal Situbondo. 'Kalau itu ada dalam penyelidikan, karena terkait motif, lanjut Mulyono. (sri wahyunik) Kekurangan tapi Banyak PNS Nganggur jombang, surya - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jombang mengklaim untuk lima tahun ke depan, sedikitnya di- butuhkan 5.000 PNS di lingkup pemkab. Dari kebutuhan itu, 70 persennya untuk mengisi pos di dinas pendidikan dan dinas kesehatan. Kepala BKD Jombang, Eksan Gunajati mengatakan, akibat ke- kurangan ribuan PNS itu, proses pelayanan masyarakat di be- berapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) saat ini tak op- timal, terutama pada pelayanan di lembaga-lembaga kesehatan dan pendidikan. “Kondisi tersebut terjadi sejak setahun lalu. Berdasarkan ber- dasarkan penghitungan analisis jabatan dan beban kerja di selu- ruh SKPD, idealnya diperlukan tambahan 5.000 pegawai,” kata Eksan, Minggu (6/10). Perhitungan itu, lanjut dia, menggunakan analisis jabatan dan beban kerja dari yang sedang mengalami kekurangan pegawai hingga pegawai memasuki masa purna tugas dalam 5 tahun ke depan. Tenaga yang kita butuh- kan sekarang idealnya mencapai segitu,” katanya. Ironisnya, tahun ini Pemkab Jombang tidak mendapat jatah re- krutmen CPNS dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen- pan-RB). Ini membuat Pemkab Jombang semakin kelimpungan. Untuk menyiasatinya, BKD ter- paksa memaksimalkan 12.700 PNS yang ada. Metode perhitungan Tapi kalangan legislatif mera- gukan kesimpulan tersebut.Ang- gota Fraksi PPP DPRD, Fadelan, mempertanyakan metode perhi- tungannya. Selama ini tidak jelas metodenya. Katanya kekurangan pegawai, tetapi di lapangan tidak sedikit pegawai yang terlihat nganggur, ujar dia. Dia mencontohkan, di dinas pendidikan, seringkali mene- mukan fakta banyak guru PNS yang memberikan tugas utama- nya pada guru honorer. Padahal, para guru PNS yang dimaksud sudah masuk kuota guru sertifi- kasi dan mendapatkan tunjang- an profesi pendidik (TPP). Sekali lagi tidak jelas meng- hitungnya bagaimana. Publik harus tahu. Setiap kali rapat kerja dengan SKPD, hampir se- muanya bilang kekurangan pe- gawai. Tapi argumentasi tidak jelas, ukurannya tidak jelas, kata anggota Komisi D DPRD Jombang ini. Menurut Fadelan, saat ini justru birokrasi justru gemuk dengan banyaknya jumlah pe- gawai. Jumlah PNS sekarang sudah menyedot lebih dari 60 persen APBD. Ibarat perusaha- an, kita ini sudah mau kolaps,” tandas Fadelan. Sementara itu, Kemenpan-RB akhirnya memberikan forma- si CPNS 2013 kepada Pemkab Magetan. Pendaftaran CPNS di- buka mulai Senin (7/10) - Sabtu (12/10). Kuota yang diterima hanya 50 orang untuk formasi guru. Menurut Ketua Panitia Peng- adaan CPNS Magetan, Mei Sugi- arti, formasi 2013 ini dilaksana- kan terkesan mendadak karena dilaksanakan secara serentak dengan daerah lain yang me- nerima kuota CPNS. Waktu- nya bersamaan dengan seleksi tenaga K2, kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Ka- bupaten Magetan Suko Winardi, Minggu (6/10). (uto/st40) Sosok Abdul Azis (25) tiba-tiba menggemparkan Bondowoso. Dia ditangkap polisi lantaran membu- nuh istri mudanya, Ida Lestari (19), dan menelantar- kan jenasahnya di tengah hutan dekat rumahnya di Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Bondowoso, lantaran dilarang kawin lagi. Pembunuh Istri yang Doyan Kawin (1) Keluarga Tak Habis Pikir Kenekatan Azis surya/sudarmawan proyek molor - Proyek pembangunan gedung Kesenian Fatimah di Jalan Ringin, Kelurahan Kejuron, Kecamatan Taman, Kota Madiun yang menelan anggaran Rp 1 miliar, namun molor pengerjaannya. Gedung Kesenian Rp 1 Miliar Terancam Molor Kapolda Minta Pemburu Perampok Emas Serius BLITAR, surya - Peristiwa perampokan toko emas di Pasar Patok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar yang terjadi Jumat (4/10) menjadi atensi Kapolda Jatim, Irjen Unggung Cahyono. Dia berjanji akan mendukung upaya pengungkapan peram- pokan ini. Kami akan menurun- kan anggota, untuk mem-backup. Anggota akan disebarkan ke be- berapa wilayah, kata Unggung ketika berada di Blitar, Minggu (6/10). Perhatian kapolda tidak ber- lebihan, karena telah terjadi tiga kali perampokan toko emas di Kabupaten Blitar dan belum ada yang terungkap. Apalagi nilai kerugiannya cukup besar di- tambah pada peristiwa terakhir pelakunya membawa pistol semua. Tak hanya ditodongkan, pistol itu sempat melukai penja- ga toko. Empat pelaku, dua di anta- ranya menenteng pistol dan di- todongkan ke karyawan toko emas itu. Pelaku yang berbon- cengan dua sepeda motor bebek berhasil menggondol emas 3 kg senilai Rp 1,5 miliar. Unggung menyarankan, agar petugas yang memburu pelaku perampokan serius melaksa- nakan tugasnya. Tiap ada per- kembangan di lapangan, agar dilaporkan ke pimpinan dan segera dikoordinasikan dengan anggota polda yang berada di lapangan. Itu PR buat kapolres- nya, agar kasus tersebut jadi an- tensinya, dan harus terungkap, paparnya. Polres Blitar Kota sudah mem- bentuk beberapa tim untuk memburu pelakunya. Dua hari ini tim itu sudah disebarkan ke beberapa wilayah di Jatim, di antaranya, Kediri, Jombang, Mo- jokerto, Surabaya, bahkan Ma- lang. Namun, semuanya masih buntu karena identitas pelaku belum diketahui. Sumber Surya mengatakan, kerapnya terjadi perampokan toko emas di Kabupaten Blitar karena ditengarai lemahnya pengamanan. Selain tak ada pat- roli dari kepolisian secara ber- kala serta pemilik toko emas tak memasang CCTV di tokonya. Akibatnya, pelaku dengan lelua- sa beraksi meski di tengah kera- maian pasar. Seperti pada perampokan toko emas di Pasar Patok, polisi tak bisa mengindentifikasi pelaku- nya karena di toko emas yang di- rampok dan di deretan toko emas lainnya tak terpasang CCTV. Dua perampokan toko emas sebelumnya hingga kini masih menjadi misteri. Yakni, peram- pokan toko emas Rama, di Pasar Cangkring, Kecamatan Pong- gok, pada 20 Januari 2013. Dua pelakunya bersenjata api dan berhasil menggondol emas 20 kg serta uang tunai Rp 12 juta. Perampok sempat menembak paha karyawan toko. Lima bulan kemudian, pada 31 Mei 2013 pagi, disusul perampok- an toko emas Sabar Jaya di Pasar Garangan, Desa Boro, Kecamat- an Selorejo. Delapan perampok berhasil menggondol emas 3,5 kg atau senilai Rp 1,5 miliar. (fiq) surya/sri wahyunik don juan - Abdul Azis (berbaju tahanan), sang Don Juan pembunuh istri dalam gelar perkara di Mapolres Bondowoso. Dewan Ragukan Kebutuhan 5.000 CPNS■ BKD Jombang mengklaim kekurangan sekitar 5.000 pegawai dalam kurun 5 tahun ke depan Namun Pemkab Jombang tidak diberi kuota oleh pemerintah pusat Legislatif menyangsikan kekurangan PNS lantaran tidak ada metode perhitungan yang pasti ■ ■ ■ storyhighlights Harga Semangka Anjlok jombang - Para petani semangka di Kecamatan Megaluh, Tembelang, dan Kecamatan Jombang Kota, Kabupaten Jombang, kelimpungan. Harga jual hasil panen mereka selama sekitar tiga pekan terakhir anjlok, akibat kualitas semangka yang merosot. Masih ditambah lagi produksi juga turun. Merosotnya kualitas dan kuantitas semangka ini akibat cuaca panas berlebihan. Selain itu, angin yang bertiup juga berubah-ubah arah. Dalam kondisi normal bobot semangka setiap buah rata-rata 8 kg - 10 kg. Tapi karena cuaca panas ekstrem, semangka hanya berbobot 4 kg - 5 kg. Harga semangka di tingkat petani kini Rp 1.600/kg. Padahal biasanya bisa mencapai Rp 2.200/kg. Setiap hektare lahan se- mangka petani mengaku rugi Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. Petani mengaku impas jika harga semangka Rp 2.000/kg. (uto) Rp 56 M untuk Rehab Sekolah bangkalan - Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk pendidikan diKabupatenBangkalanditahun2013mencapaiRp56miliar.Dana sebesar itu akan dialokasikan untuk merehab sebanyak 193 seko- lah mulai tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Bambang Budi Mustika mengatakan, anggaran sebesar itu akan diperguna- kan untuk rehab fisik Rp 52 miliar. Sisanya, untuk pengadaan alat peraga serta laboratorium bahasa. Rehab fisik meliputi 115 SDN dengan tingkat kerusakan kurang dari 45 persen. Termasuk untuk pembangunan ruang perpustakaan 36 ruang. Untuk SMP 44 lem- baga dengan rincian 42 SMPN dan 2 SMP swasta klasifikasi rehab berat, sedang, dan pembangunan ruang laboratorium IPA. Sedang SLTA yang mendapat dana rehab meliputi 10 SMA umum dan 24 SMK negeri dan swasta. (st32) LINTAS JAWA TIMUR surya/imam taufiq lokasi perampokan - Toko emas Mulia di Pasar Patok, yang menjadi korban perampokan dipasangi garis polisi. Saluran irigasi waduk Kedung Brubus di Desa Bulu, Kecamatan Pilangken- ceng, Kabupaten Madiun hingga kini belum bisa berfungsi. Hal ini selain disebabkan sedimentasi lumpur, juga belum diserahkan pengelolaan waduk itu dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo ke Pemkab Madiun. (wan) salurantelantar surya/sudarmawan join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  7. 7. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com SURYALINES| SENIN, 7 OKTOBER 2013 Keberadaan Ratu Atut juga masih misterius. Di rumah Ratu Atut di Kompleks Intercon, Blok UI 1 Nomor 99, Joglo, Jakarta Barat juga tampak sepi, Minggu (6/10). Namun, sekitar pukul 14.00 WIB tampak dua perempuan berkerudung keluar dari pintu garasi rumah. Salah satunya diketahui anak perempuan Atut yang bernama Andiara Aprilia Hikmat. Andiara ke luar rumah me- ngenakan baju hitam, celana jeans dan jilbab kuning. Dia terlihat mengeluarkan koper warna abu-abu dan cokelat. Dua koper itu diangkut ke mobil oleh seorang lelaki. Andiara enggan mengeluar- kan sepatah kata pun. Para pewarta hanya dapat melihat- nya dari balik pagar. Andiara kemudian menuntun wanita paruh baya memasuki mobil. Setelah itu, Andiara bergegas masuk mobil, duduk di kursi depan. Mereka kemudian pergi meninggalkan rumah dengan mobil Toyota Fortuner hitam A 1203 NR. Tak diketahui ke mana keduanya pergi. Petugas keamanan atau pen- jaga rumah itu juga enggan menjawabnya. Tidak tahu, kata penjaga rumah. Rumah dua lantai itu pun kembali sepi. Berbeda dengan sebe- lumnya, kini rumah Ratu Atut itu dijaga polisi. Tiga polisi berjaga di depan rumah. Polisi tersebut tiba sekitar pukul 09.15 WIB. Pantauan Tribunews. com, hanya terparkir dua mobil sedan dibungkus cover warna abu-abu di rumah itu. Satu mobil di dalam rumah dan satu lagi di luar pagar rumah. Di rumah itu hanya ada satu petugas yang menjaga rumah. Memang seperti ini keadaan- nya. Sepi aja, kata Andi (27), petugas Keamanan Rumah Atut, Minggu (6/10). Andi tak tahu kapan Ratu Atut akan menyambangi rumah itu. Menurut dia, majikannya tak pernah bisa diprediksi menda- tangi rumah bernomor 99 itu. Seperti diketahui, Ratu Atut hingga kini belum berko- mentar terkait pencekalan di- rinya oleh KPK. Atut dicegah ke luar negeri sejak Kamis (3/10). Pencegahan karena KPK berencana memeriksa Atut sebagai saksi kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada Lebak, Banten. Dalam kasus ini, KPK me- netapkan pengusaha Tubagus Chaery Wardana alias Wawan sebagai tersangka setelah tertangkap tangan di kediam- annya, Rabu (2/10) malam. Wa- wan adalah adik kandung Atut sekaligus suami dari Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. KPK juga menetapkan Ketua MK Akil Mochtar dan advokat Susi Tur Andayani sebagai tersangka. Keduanya diduga menerima uang Rp 1 miliar dari Wawan. Uang yang akan diberikan kepada ketua MK Akil Mochtar itu diduga berasal dari Ratu Atut Chosiyah. Lebak memang satu daerah yang masih susah dimasuki dinasti Atut. Kuat du- gaan Atut ingin mengamankan pengaruh dinastinya di Lebak dengan dengan cara meme- nangkan sengketa pilkada. (kompas.com/tribunnews) sampai dua jam,” tutur Indra Sjafri, pelatih timnas U19 dite- mui di Pondok Indah. Sampai di PIM, mereka pun berbelanja. Muhammad Hargianto ditemani M Fatchu Rohman dan Paulo Sitang- gang bergerak dari toko baju ke toko sepatu. “Saya beli sweater dan kaus Rp 500 ribu pakai uang saku dari Timnas U19. Ini hanya sebagian kecil dari penghasilan. Uang saku timnas, saya kasih ke orangtua dan lainnya lagi ditabung,” ujar Hardianto siswa kelas 3 SMAN Ragunan Khusus Olahraga. Sementara itu, Muhammad Sahrul Kurniawan dan Dio Permana asyik memilih sepatu olahraga. “Saya cari apa saja yang cocok untuk diambil. Se- nang bisa libur latihan. Ini da- pat meringankan beban kami, sebelum main lagi di kualifikasi Piala Asia,” tutur Sahrul. Menurut Indra, pelatnas untuk kualifikasi ini digelar sejak 27 September lalu. Se- mula pelatnas dilangsungkan di Sidoarjo, Jawa Timur, na- mun dipindah ke Jakarta sejak 2 Oktober karena tempat pe- nyelenggaraan pertandingan pun dipindah di ibu kota. “Latihan terakhir Sabtu kemarin di gym. Latihan ini untuk mencapai dua puncak, yaitu piala AFF, dan babak kua- lifikasi Piala Asia. Persiapan dibagi tiga tahap, yaitu umum, khusus, dan prakompetisi,” tutur Indra. Persiapan Timnas U 19 tidak hanya latihan. Tim pelatih bersama dengan tim High Per- formance Unit dari Badan Tim Nasional (BTN) juga meng- amati tim lawan melalui video rekaman pertandingan. Peng- amatan ini untuk mengetahui sejauh mana persiapan calon lawan. Indra mengatakan, kekuatan calon lawan di Grup G tidak jauh berbeda. Laos dan Filipina juga mengikuti Piala AFF U 19 di Jawa Timur dua pekan lalu, namun beda grup dengan In- donesia. Indonesia juga pernah meng- hadapi Korea Selatan di ajang Piala Pelajar Asia 2012 di Iran. Waktu itu tim Indonesia U 18 asuhan Indra Sjafri kalah 1-2. “Semua tim sama pentingnya, Laos dan Filipina sama-sama kuat. Korsel juara 12 kali Piala Asia, tetapi saya minta pemain jangan kalah mental sebelum bertanding. Kita lebih besar dari Korea Selatan, siap-siap tanggal 12, negara itu kita ka- lahkan,” ujar pelatih berusia 50 tahun itu. Bicara target Indonesia, Indra menyebut lolos ke putaran final Piala Asia U 19 di Myanmar pada 2014. Kepercayaan diri para pemain dan keberhasilan meraih gelar juara Piala AFF U 19 beberapa hari lalu membuat- nya optimistis. Kapten tim, Evan Dimas Darmono juga bertekad mengantarkan Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2014. “Saya senang berada di sini (SUGBK). Bagi saya, bermain di GBK adalah mimpi yang menjadi kenya- taan. Di manapun bermain, harus semangat. Semua lawan sama kekuatannya, jadi harus diwaspadai. Insya Allah dika- sih hasil maksimal,” tuturnya. (Tribunnews/gle) sempat disaksikan Panca Silatul Rohim (39), Ketua RW 02 Kelu- rahan Sukorejo yang rumahnya berhadapan dengan Alfa Mart. Pukul 03.40, Panca pergi ke Mas- jid Nahdlotul Ulama, 100 meter dari rumahnya. Panca mengaku melihat Isuzu Panther hijau diparkir di hala- man Alfa Mart, dengan posisi membelakangipintuharmonika. Ia mengaku sempat mencurigai mobil berpelat nomor L itu. Ia sempat mencurigai mobil yang mesin dan lampu depan- nya masih menyala itu. Namun kecurigaan itu ditepisnya ketika beberapa detik kemudian mesin dan lampu itu padam. “Saya kira itu mobil operasional Alfa Mart,” kata Panca. Usai salat, Panca langsung pulang dan mendapati mobil hijau itu tidak ada lagi. “Saya hanya lihat warga bagi-bagi rokok. Terus waktu saya lihat pintu harmonikanya sudah ter- buka, juga pintu kaca di lapis- an dalam. Itu pasti pencurian,” kata Panca Kemudian, ia mengontak David Rifianto, karyawan Alfa yang dikenalnya. Laporan pun sampai ke Polres Lamongan. Diketahui kemudian, toko itu kehilangan brankas berisi uang Rp 18 juta dan berbagai merek rokok senilai Rp 10 juta. Dari olah tempat kejadian perkara, muncul dugaan, kom- plotan itu masuk toko setelah lebih dulu merusak dua gembok pintu harmonika, selanjutnya merusak pasak sehingga pintu harmonika bisa digeser. Setelah membuat celah 80 cm, asal ba- dan bisa masuk, mereka meru- sak kunci pintu kaca. Mereka kemudian menuju ruang belakang dan membawa brankas berisi uang Rp 18 juta. Brankas itu gampang dibawa karena diletakkan di lantai begitu saja, tidak ditanam di tembok. Menurut keterangan David, brankas itu kemungkin- an dibawa menggunakan troli belanja yang ikut dibawa kabur. ”Rokok yang hilang itu terletak di belakang kasir. Nilainya se- kitar Rp 10 juta,” ungkap David ketika ditemui di lokasi. Wakapolres Lamongan Kompol Yudhistira Midyahwan menyata- kan telah menyebarkan tim untuk memburu pelaku. “Kami kerahkan timuntukmenangkappelakunya,” tegasnya. Namun, memburu pembobol Alfa Mart ini bukan perkara mudah, karena minimnya jejak yang ditinggalkan. Misalnya, tidak ada rekaman kamera CCTV yang terpasang di toko itu. Hal ini diduga karena pela- ku cerdik, yaitu memutus aliran listrik dengan mematikan saklar sentral di samping kanan toko. Sehingga mereka leluasa beraksi di dalam kegelapan tanpa takut terekam kamera CCTV. Petugas pun tidak menemukan sidik jari, kecuali sebagian telapak tangan. Sebenarnya ada satu kamera CCTV di depan toko, namun kamera itu juga gagal merekam aktivitas para penjahat, karena terletak di belakang pintu har- monika yang ditutup bersamaan tutupnya toko pukul 24.00. Pemasangan kamera CCTV itu disayangkan Kapolsek Kota La- mongan, Kompol Sodikin. “Lha kamera CCTV dipasang di bela- kang pintu harmonika, mana bisa merekam orang – orang mencuri- gakan saat toko ini tutup,”gerutu Sodikin.(st36) wartawan. Sumirat tak meme- rinci jawaban. Dia mengatakan, obat ini bekerja dengan mem- beri rangsangan terhadap otak dan syaraf. “Metamphetamine itu untuk tingkatkan daya tahan, stamina. Kelebihan jam kerja misalnya, tidak terasa capek,” katanya. Meski demikian, kata Sumi- rat, zat ini dapat memberi efek negatif berupa gangguan saraf, halusinasi, gangguan persepsi, dan menjadikan si pemakainya ketergantungan. Sejauh ini, belum ada kesim- pulan apakah Akil menggu- nakan ganja dan sabu dalam bentuk pil yang ditemukan di ruangannya di kantor MK, tiga hari lalu. BNN baru akan melakukan uji laboratorium atas contoh urine dan rambut Akil. Yang jelas, hasil pengujian BNN terhadap narkotika yang ditemukan di ruangan Akil saat penggeledahan penyidik KPK Kamis hingga Jumat pekan lalu, merupakan ganja atau marijua- na dan pil jenis metamfetamin atau sabu. Sumirat bersama sejumlah tim BNN hadir di KPK, Minggu (6/10), guna mengambil sampel atau contoh urine atau air seni dan rambut Akil Mochtar terkait temuan narkotika itu. Barang bukti yang diuji BNN berupa tiga linting ganja dan dua pil. Barang bukti itu diterima dari pihak MK, Jumat (4/10). “Untuk tiga linting yang diduga ganja masih utuh dan satu linting sudah dipakai, positif ganja dan mengandung THC atau narkotika golongan I jenis ganja yang sesuai UU Nar- kotika Nomor 35 Tahun 2009, dilarang penyalahgunaan dan peredarannya di Indonesia,” kata Sumirat. Dia melanjutkan, dua pil warna ungu dan hijau yang di- temukan di ruangan Akil positif mengandung metamphetamine yang juga dilarang peredaran- nya di Indonesia. Dua pil itu adalah sabu dalam kemasan yang tidak biasa. Sumiratjugamemastikanjenis sabu yang ada dalam ruang ker- ja Akil itu termasuk jenis langka dan mutakhir. Kendatibelummengonfirmasi Akil positif menggunakan sabu, tetapi sabu yang ada di ruang Akil termasuk jenis yang jarang ditemukan di Indonesia. BNN baru menemukannya kali ini. Sumirat mengatakan, sabu di ruangan Akil merupakan sabu yang punya bentuk berbeda. Selama ini sabu itu hanya ber- bentuk kristal, katanya. Sumirat mengakui, jenis ter- sebut jarang ditemukan di In- donesia. Sebab, BNN sejauh ini baru mempunyai data 21 jenis narkoba dari 251 jenis narkoba yang beredar di seluruh dunia. Memang jarang, biasanya sabu berbentuk kristal, tapi bisa saja dibentuk. Modifikasi oleh produsennya. Saya belum dengar (jenis pil). Zatnya sudah ada, hanya kemasannya baru, ujarnya. Karena itu, Sumirat mengakui BNN akan melakukan penda- laman terhadap penemuan ini. Kita akan lihat kenapa saat ini ada yang bentuk pil, apakah dicampurkan, imbuhnya. Lacak Narkoba di MK Kombes Sumirat mengata- kan temuan itu akan membuka peluang BNN untuk mengusut siapa pemasok sabu berbentuk pil tersebut. Namun ia menye- rahkan segala kewenangan pengusutan kepada penyidik BNN. Nanti didalami penyi- dik, ujarnya. Akil adalah tersangka suap sengketa perkara Pilkada Gu- nung Mas, Kalimantan Tengah dan Pilkada di Lebak, Banten. Dia ditangkap KPK di rumah dinasnya di Widya Chandra Jakarta Rabu malam lalu. Dari operasi tangkap tangan tersebut KPK menemukan duit total mencapai Rp 6,5 miliar. Dalam penggeledahan sehari setelah Akil ditangkap, di kantor MK KPK menemu- kan barang diduga narkoba di ruang kerja Akil. Sumirat menyatakan BNN belum pernah melacak alur sedang warna merah hanya pada pinggirannya. Mulyoso, seorang warga setempat menjemur tiga kasur abang cemeng milik keluarganya. Namun ia tidak tahu makna kasur abang cemeng itu. “Karena saya bukan asli Kemiren, istri saya yang asli sini. Namun karena saya hidup di sini, maka saya ikut tradisi desa ini,” ujar Mulyoso yang mengaku punya kasur abang cemeng sejak menikah puluhan tahun lalu Mustaki, ketua panitia Festival Kemiren yang juga pemuda pe- merhati adat Kemiren mengatakan, kasur abang cemeng adalah kasur khas Kemiren. Pasangan suami istri yang baru menikah pasti punya kasur ini. “Cemeng atau hitam bertujuan me- nolak bala atau sial, sedagkan warna merah melambangkan kelanggengan rumah tangga. Jadi setiap pasangan baru berharap dijauhkan dari sial dan rumah tanggannya langgeng dengan kasur abang cemeng,” ujar Mastuki. Tradisi mepe kasur dilakukan setiap awal bulan Dzulhijah dalam kalender Jawa dan Islam. Tetapi harus dilakukan di malam Senin atau Jumat. “Jadi digelar setiap tanggal muda di bulan besar atau Dzulhijah, tetapi harinya malam Senin atau Jumat, hari Minggu seperti sekarang atau hari Kamis seperti tahun lalu,” lanjut Mastuki. Setelah mepe kasur, warga setempat nyekar ke makam buyut Cili, leluhur desa setempat. Setelah itu barulah digelar acara arak-arakan Barong mengelilingi desa diiringi musik khas Using Banyuwangi. Ada tiga barong yang diarak yakni barong dewasa, remaja dan anak-anak. Barong merupakan simbol kearifan lokal warga adat Using Kemiren yang diyakini sebagai penjaga Buyut Cili, leluhur warga Using Kemiren. Di sela Festival Kemiren ini, terselip acara yang tak kalah unik, yaitu nginang atau mengunyah sirih, tembakau, jambe, dan kapur. Tradisi ini dimuat dalam Festival Kemiren karena sudah nyaris habis pelakunya. Dan seperti sudah bisa diduga, ketika acara ini digelar, pesertanya adalah para nenek yang berusia 50 tahun ke atas. Mereka berjumlah 60 orang yang datang dari 28 rukun tetangga di Kemiren. “Sekarang mencari anak muda ngi- nang tidak ada lagi. Hanya generasi tua yang masih nginang, tetapi tidak semua orang tua juga mau nginang,” ujar Mastuki. Para nenek duduk di kursi yang disediakan panitia sebelum tampil di panggung. Mereka memakai baju terbaiknya yakni jarik dan kebaya. Setiap peserta membawa tempat kinang mereka. Tempat kinang ada yang terbuat dari kuningan juga kayu. Ukiran mempercantik tempat kinang, baik dari kuningan maupun kayu. Nenek-nenek itu harus beraksi di depan para juri. Mereka mengunyah sirih berikut uba rampe-nya. Lalu juga mempertontonkan keahlian lain, bisa wangsalan atau berbalas pantun, juga menari dan nembang. Mbah Kasri, mantan penari gan- drung, memilih menari dan nembang setelah selesai nginang. Perempuan sepuh itu masih luwes menari. Meski perutnya sudah tidak kencang lagi, ia masih piawai menggoyang pinggul. Aksi Mbah Kasri memancing apresiasi dari para penonton. Sedangkan Mbah Janung memilih wangsalan. Aksi Mbah Janung memancing tawa penonton karena dia lupa dengan pantunnya. Karenanya, ia terpaksa mencontek pantun yang sudah ia tulis di selembar kertas. “Ojo enak wedhang-wedhangan, sing weruh larange kopi. Ojo enak lenggang- lenggangan, sing weruh larane ati,” begitulah pantun Mbah Janung. Mbah Janung mengaku setiap hari mengunyah kinang. Sebab, ia akan sa- kit kepala dan sakit perut kalau tidak nginang. “Kalau tidak nginang nggak enak,” ujar Mbah Janung dalam baha- sa Using. (sriwahyunik) Anak Ratu... DARI HALAMAN 1■ Gondol Brankas... DARI HALAMAN 1■ Belanja Baju... DARI HALAMAN 1■ Narkoba Akil... DARI HALAMAN 1■ Jemur Kasur... DARI HALAMAN 1■ peredaran narkotika di MK. Kasus Akil ini, kata dia, adalah ruang BNN untuk menelusuri. Ia pun tak menutup kemung- kinan BNN melakukan tes urine untuk seluruh pegawai maupun pimpinan di MK. Mari sama-sama menunggu proses yang sedang berlanjut, kata dia, Yang jelas hal yang sama (tes urine) kami juga lakukan di lembaga penegak hukum lain seperti KY (Komisi Yudisial) dan Kejaksaan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan, asalnya dari mana, siapa yang naruh di situ. Informasi awal dari KPK dan MK bisa jadi langkah awal, ujarnya. Kemarin itu juga, tim BNN mengambil contoh urine dan rambut Akil Mochtar yang di- tahan di Rumah Tahanan (Rut- an) KPK, untuk mengetahui apakah mantan anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar dan mantan calon Gubernur Kalbar itu mengonsumsi narkotika atau tidak. Menurut Sumirat, diperlukan waktu sekitar 14 jam untuk mendapat hasil uji laborato- rium. “Untuk alat yang kami miliki, menstabilkan peralatan itu cukup lama, 14 jam. Biar kawan-kawan lab melakukan kegiatan secara profesional,” kata Sumirat. Kemarin Akil dibawa petugas KPK dari Rutan KPK ke ruang pemeriksaan untuk dimintai ke- terangan dan sampel air seninya diambil. Turun dari mobil tahanan, Akil mengenakan rompi tahanan warna oranye bergegas masuk ke dalam lobi steril kantor KPK. Tampak sekitar enam petugas BNN, termasuk Slamet dan Sumirat tiba di Kantor KPK dengan seragam BNN warna merah putih. Akil yang masuk melalui lobi utama Kantor KPK, memilih tutup mulut. Turun dari mobil tahanan, Akil bergegas masuk ke lobi steril Kantor KPK. “Ta- nya BNN ya,” ujar Akil sambil mengacungkan jempol ke arah wartawan. Dia kemudian masuk mobil tahanan KPK yang menjemput- nya untuk kembali ke Rutan KPK. Akil ditahan di Rutan KPK sejak Kamis (3/10) malam. Dia ditahan setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka atas dugaan menerima suap terkait kepengu- rusan sengketa pemilihan kepa- la derah (Pilkada) di Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dan di Lebak Banten. Kombes Sumirat mengaku tak pesimistis bila dikatakan baru sekarang melakukan pengujianterhadapAkil.Sebab, alat penguji yang dimiliki BNN bisa mendeteksi, bila memang si pemilik urine dan rambut, positif menggunakan narkoti- ka.“Kita optimistis karena saya pernah, dua bulan pun setelah pemakaian, masih kita bisa lihat jejaknya, masing-masing orang memiliki metabolisme berbeda,” katanya. Sejauh ini BNN belum mene- mukan data penggunaan nar- kotika yang berkaitan dengan Akil. “Dari informasi awal dari KPK dan MK bisa jadi lang- kah awal untuk pemeriksaan. Penyidikan sedang berjalan,” ujarnya. Kepala Sub Direktorat Heroin Deputi Bidang Pemberantasan BNN Slamet Pribadi mengung- kapkan, contoh rambut bisa di- gunakan untuk melihat jejak pe- makaian narkotika hingga enam bulan sebelumnya, sedangkan urine hanya sampai tiga hari. (tribunnews/edw/vvn) televisi. “Disiarkan langsung di Cilangkap. Itu lapangan bola, itu tempatnya tepat. Setelah lamaran, sejamnya dangdutan,” ungkap Jupe dalam wawancara di kawasan Kuningan, Jakarta, Sabtu (5/10). Jika pernyataan pelantun Belah Duren ini terwujud, maka prosesi lamaran itu bakal menyaingi Anang Hermansyah-Ashanty. Pasangan penyanyi ini beberapa waktu lalu menjadikan rangkaian acara pernikahan mereka, dari akad nikah dan resepsi di Jakarta hingga ngunduh mantu di Jember, bahan tayangan langsung di layar kaca. Jupe mengaku bangga dengan pilihannya untuk tetap setia pada pesepakbola dari Argentina itu. Pasalnya tidak mudah memang untuk bisa setia terhadap pasangan dalam jangka waktu lama. “Saya cukup bangga sama diri saya dan pasangan saya untuk setia dan sehidup semati,” tandasnya. Dengan berperilaku setia terhadap pasangan, menurut Jupe hal tersebut bisa mence- gah untuk terkena penyakit HIV/AIDS. Sesuatu yang sudah mereka perangi sejak lama. “Kami memerangi HIV/ AIDS, kami sama-sama setia selama enam tahun ini dan bisa memerangi HIV/AIDS,” ucap wanita yang juga berprofesi sebagai penyanyi tersebut. Ia pun berharap kesetiaannya terhadap Gaston dan begitupun sebaliknya, bisa tetap abadi hingga ajal memisahkan mereka berdua. “Setelah menikah kita harus setia, enggak hanya pas pacaran saja setia, pas nikah juga harus setia. Sampai menu- tup mata juga tetap setia,” tutur putri Sri Wulansih tersebut. (tribunnews) Bakal Saingi... DARI HALAMAN 1■ Gubernur Terpilih Soekarwo menyatakan pasrah siap mene- rima apapun putusan majelis. Menurut Pakde Karwo, MK merupakan majelis persidang- an tertinggi dan keputusannya tak bisa digugat lagi. Maka- nya apapun keputusan Hakim Konstitusi, kami siap mene- rimanya, tegasnya, Minggu (6/10). Meski demikian, berdasar fakta di persidangan, Pakde optimistis gugatan Berkah akan ditolak. Menurut Pakde di MK terdapat tiga alat ukur hukum acara dalam menyikapi sengketa Pemilukada, yakni rekapitulasi, data dan fakta yang dimiliki KPU, serta fungsi Bawaslu terkait ada tidaknya pelanggaran. “Nah, semua saksi di TPS (tempat pemungutan suara) ikut tanda tangan dan semua tuduhan tak terbukti karena bisa dipatahkan KPU. Makanya, kami yakin, apapun keputusan MK adalah yang terbaik, katanya. Dirinya, kata Pakde, Senin ini akan menghadiri sidang putusan bersama Wakilnya, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan tim hukum. Disinggung terkait tertang- kapnya Ketua MK Akil Moch- tar, Pakde yakin itu tak akan memengaruhi hasil, karena keputusan yang diambil majelis hakim tentu sesuai dengan fakta di persidangan. Sesuai aturan, minimal harus tujuh hakim konstitusi yang hadir. Sehingga meski satu hakim tak bisa hadir saat putusan, kan masih ada delapan hakim konstitusi lainnya. Pasangan Berkah menggu- gat hasil Pilgub Jatim 2013 ke MK. Pasangan yang diusung PKB dan beberapa partai gurem ini minta pasangan KarSa yang diusung 10 partai parlemen dan belasan partai nonparlemen serta menang dengan selisih suara mencapai 1,6 juta itu didiskualifikasi, ka- rena dituding memanfaatkan dana APBD untuk kepenting- an pencitraan. Selanjutnya, MK diminta menetapkan Berkah sebagai pemenang pilgub. Tim hukum KarSa selaku termohon juga yakin pasangan incumbent itu akan meme- nangkan sengketa di MK. Koordinator Tim Hukum KarS,a Martono SH menga- takan, berdasar fakta persi- dangan pihaknya sangat yakin KarSa akan dimenangkan. Pasalnya, yang didalilkan Berkah lebih pada persoalan politik anggaran, proses perencanaan penyusunan dan pengesahan anggaran, serta bagaimana pengawasan penggunaan anggaran. Dalam fakta persidangan, persoalan yang didalilkan pemohon berangkat dari data yg salah, ujarnya, Minggu (6/10). Hal itu terjadi, kata Marto- no akibat kekurangpahaman Berkah dalam membaca APBD. Sehingga, selama proses persidangan, semua yang dituduhkan dapat terbantahkan oleh saksi-saksi yang dihadirkan KarSa dan KPU Jatim. Khusus teknis pelaksanaan pilgub, lanjut Martono juga telah dijawab KPU dan Ba- waslu Jatim.Makanya, kami sangat yakin putusan MK akan memenangkan KarSa, katanya. Secara terpisah, tim kuasa hukum Berkah juga pasrah apapun putusan MK. Anggota Tim Kuasa Hukum Berkah Djuli Edy Wuryadi mengatakan, pihaknya enggan berkomentar terlalu banyak menjelang sidang putusan. Tapi berdasar fakta persidangan, Djuli tetap optimistis permohonan bakal dikabulkan MK. Menurutnya, berdasar fakta persidangan, bukti dan saksi- saksi diajukan Berkah cukup kuat untuk memperkuat tuduhan ada- nya kecurangan dalam Pilgub. Makanya kami optimistis, tegas Djuli, Minggu (7/10). Penerima Hibah Sementara itu, Program Jalan Lain Menuju Kesejahteraan Rakyat (Jalinkesra) yang digelar Gubernur Soekarwo, kembali diungkit Khofifah Indar Para- wansa. Ia mencermati Peraturan Gubernur Jatim yang memberi petunjuk teknis penyerahan bantuan yang jumlahnya mencapai triliunan rupiah itu. Program ini punya pedo- man umum yang poinnya menekankan bahwa penerima bantuan harus tahu, bantuan berasal dari gubernur. Nama gubernur harus ditekankan tiap penyerahan. Pokoknya nama Soekarwo harus nancep di kepala penerima bantuan, kata Khofifah saat menyambangi Kantor Tribunnews, di Jakarta, Jumat (10/5). Khofifah menunjukkan sejumlah poin dalam petunjuk teknis penyerahan bantuan. Pada klausul mekanisme penyerahan bantuan menurut buku petunjuk teknis poin 2.3.3 butir 3 misalnya tercantum syarat tiap spanduk penyerahan bantuan harus ada kata-kata, Penyerahan Bantuan Program Jalin Kesra Gubernur Jatim. Khofifah juga menceritakan, pada periode awal penyerahan bantuan selalu dilengkapi stiker bergambar Gubernur Soekarwo. Menyinggungstrategipolitik anggarandilakukanincumbent, pengacaraKhofifah,OttoHasi- buanmenyebutsebagaidoping. Iamenyebutdopingituberupa penggelontorananggaranprogram Jalinkesramulai2009-2013. (mujib anwar/hasiolan eko) Pasrah tapi... DARI HALAMAN 8■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  8. 8. BANDUNG, SURYA - Warga Bojong Loa Kidul Bandung di- kejutkan aksi pria bersenjata api yang menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya. Insiden itu terjadi Minggu pukul04.00WIB,ketikaseorang pria bersenjata api menyerbu ke rumah kos Jalan Leuwianyar Utara, Gang Narpan Bojongloa Kidul, Bandung. Korban tewas diketahui ber- nama Handi alias Ele (38) dengan luka di pantat kanan dan kepala belakang tembus pelipis kiri. Sedangkan korban kritis adalah Supriyatna (30) yang mengalami luka di dada kiri dan kanan. Ele dan Supriyatna adalah tamu Ade (27), perempuan penghuni kos yangmenderitalukadipahakiri. Aksiitusangatmencekamdan tak ada seorang pun yang berani mendekat meski melihat dengan jelas si penembak. “Dia (pelaku) mondar-mandir nenteng senjata. Warga ada yang lihat dari lantai atas. Dia (pelaku) memang apa- rat. Satu korbannya, Ade yang kena tembak di paha kiri, sem- pat keluar rumah. Minta tolong ke warga. Enggak ada yang be- rani. Kakak saya, ngikut keluar rumah lewat pintu depan, Gang Narpan,” ujar Dili (30), adik pe- milik tempat kos. Pria itu diketahu bernama RBW, suami Ateu alias Veni, teman sekerja Ade di tempat hiburan malam dan tinggal di kos yang sama. Setelah menem- bak, pria yang dikenal sebagai anggota pasukan elite, Paskhas itu, berteriak mengajak Ateu pergi dari situ. Lalu ia kabur naik motor. Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Trisnoyudo Wisnu Andiko didampingi Ka- polsek Bojongloa Kidul, AKP Gotam Hidayat mengungkap- kan, polisi masih menyelidiki kasus ini. Polisi belum bisa menyimpulkan motif RBW. “Barang bukti yang kami sita, helm, baju yang penuh darah, beberapa selongsong peluru. Kita hanya mengamankan TKP, tim inafis masih bekerja. Masih meminta keterangan saksi-sak- si,” kata Gotam. Kepala Penerangan Korpas- khas, Mayor Rifaid mengung- kapkan, kalau terbukti pelaku adalah anggota TNI, pihaknya tidak akan memberi toleransi. “Sesuai arahan pimpinan, se- kecil apa pun kesalahan pasti ditindak. Sampai saat ini belum ada kepastian oknum. Memang dugaan sementara iya. Semen- tara masih bergantung pada polisi. Memang tugas kepolisian mencari sejauh mana keterlibat- annya,nantiakanadaolahTKP,” ujar Rifaid Bima saat dihubungi lewat telepon. Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksama Muda Is- kandar Sitompul menegaskan, jika benar anggotanya menjadi pelaku penembakan brutal di sebuah indekos, di Bandung, pihaknya tak akan menutupi. “Kejadian ini masih diduga, kita pakai asas praduga tidak bersalah. Namun akan kami dalami yang pasti sesuai perin- tah Panglima TNI, tidak akan mentolelir anggota TNI yang melanggar pidana dengan sanksi yang berlaku,” kata Is- kandar.(tribunjabar) Pria Berpistol Bunuh Handi Pelaku Diduga Anggota Pasukan Elite■ Pasrah tapi Sama-sama Optimistis S ETELAH melalui beberapa kali persidangan, Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan akan memutuskan sengketa hasil Pemilihan GUbernur-Wagub (Pilgub) Jatim 2013, Senin (7/10) sore ini . Sidang putusan akan digelar di Gedung MK Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, mulai pukul 15.30 WIB. Kuasa Hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim Fahmi Bachmid membenarkan sidang putusan MK takan digelar Senin ini. Pihaknya juga sudah mendapat pemberi- tahuan MK. Putusannya akan dibacakan pukul 15.30 WIB, ujarnya, Minggu (6/10). Dengan adanya kepastian pembacaan putusan sengketa tersebut, penangkapan Ketua MK Akil Mochtar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kata Fahmi, tidak memengaruhi jadwal sidang. Meski selama proses persidangan, yang memim- pin persidangan selalu Akil Mochtar. Disingggung peluang KPU selaku termohon, Fahmi yakin permohonan pasangan Khofifah-Herman (Berkah) akan ditolak majelis hakim. Pasalnya, selama proses persidangan, tak ada satupun saksi dihadirkan Berkah yang memiliki dan didukung bukti kuat. Dasarnya hanya fakta dan asumsi, buktinya tidak ada. Makanya kami optimistis gugatan akan ditolak, tegasnya. Belasan Rumah di Aspol Terbakar SURABAYA, SURYA - Gara- gara korsleting, belasan rumah di Kompleks Asrama Polisi (Aspol) di kawasan Ketintang Surabaya terbakar, Minggu (6/10) malam. Menurut saksi mata, kebakar- an dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dari sebuah rumah tingkata dua di kompleks itu. Semula warga mencoba memadamkan sendiri, namun api terlalu cepat membesar dan melalap rumah- rumah di sekitarnya. Situasi semakin rumit ketika jalan di sekitar lokasi menjadi macet karena semakin banyak warga yang menonton keba- karan. Akibatnya, akses bagi 13 mobil PMK tertutup, baik dari arah Jetis maupun Unesa. Setelah berupaya keras, poli- si bisa membuka jalan dengan mengusir para penonton ke- bakaran itu. Akhirnya, sekitar pukul 21.00, 13 unit mobil PMK dibantu instalasi kebakaran Ro- yal Plaza, bisa menguasai api. Untunglah, kebakaran ini tidak menimbulkan korban, baik luka maupun meninggal dunia. (ufi) HALAMAN 8 | SENIN, 7 OKTOBER 2013 Lomba Selamatkan Diri dari Zombie SAFFRON WALDEN - Peserta Lomba Evakuasi Zombie lari sambil terkaget-kaget ketika ada 'mayat hidup' tiba-tiba muncul dari semak. Ini lomba horor terbesar di Inggris. (afp) Jelang Ujung Sengketa Perebutan Tahta di Jatim (2 - Habis) KE HALAMAN 7■ RBW mendatangi kos Ade dan menembak membabi buta, satu orang tewas. RBW adalah suami salah satu penghuni kos dan anggota Paskhas. Korpspaskhas berjanji menindak anggotanya bila terbukti sebagai penembak. ■ ■ ■ STORYHIGHLIGHTS SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya
  9. 9. surya.co.id | surabaya.tribunnews.com polisi 'dor' tiga pembalak Ratusan orang pembalak hutan lindung milik Perhutani di Desa Guwote- rus, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban kembali beraksi Minggu (6/10) pagi. Polisi terpaksa menembak tiga pelaku yang kini dirawat di rumah sakit. baca halaman 12 Tunjungan Life surya/sri handi lestari HALAMAN | | SENIN, 7 OKTOBER 2013 surabaya, surya - Setelah dua minggu berstatus buronan, Budi Utomo (52), warga Jalan Kutai II Surabaya, yang meru- pakan DPO (Daftar Pencarian Orang) minuman keras jenis cukrik yang telah menewaskan 14 orang, akhirnya tertangkap oleh anggota Unit Jatanum Pol- restabes Surabaya. Budi ditangkap di wilayah Sragen, perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Budi ditang- kap saat mengendarai mobil Su- zuki APV S 1457 JE, bersama se- orang sopir. Dalam mobil yang bergambar klub motor drake itu ditemukan 30 dus atau 360 botol miras jenis cukrik. Mobil tersebut ternyata mi- lik anak Budi, yang merupakan anggota klub motor drake, Ba- nyulondo. Tersangka kami tangkap di Sragen usai mengambil miras jenis cukrik dari Sukoharjo Jawa Tengah, kata Kapolrestabes Su- rabaya, Kombes Pol Setija Juni- anta, Minggu (6/10). Menurut Setija, ternyata se- telah produksi arak di Tuban tutup, Budi lantas mencari pro- dusen lainnya ke Solo. Diduga kuat, cukrik yang menyebabkan 11 orang dari Surabaya dan tiga asal Gresik meninggal dunia, berasal dari cukrik Solo ini. Me- nurut tersangka cukrik asal Solo itu juga disebut arjo alias arak jowo. ”Masih kami dalami, apakah penyebab meninggalnya korban berasal dari cukrik asal Solo ini,” kata Setija. Namun setelah berita cukrik yang menyebabkan orang me- ninggal dunia ramai dibicara- kan, produsen asal Solo ini me- larikan diri. Produksinya pun juga ikut ditutup. Karena di Solo tak lagi bisa dipesan, akhirnya Budi mencari produksi cukrik lainnya, dan dapat di Sukohar- jo. Di Sukoharjo ini miras tra- disional ini disebut ciu dengan bahan dasar tetes tebu. Ciu ini K etika ditemui di tempat kumpulnya, komuni- tas ini terlihat asyik mengobrolkan kucing masing- masing. Tak hanya itu, kucing- kucing itu juga dikeluarkan dari kandang bawaannya. Ada yang digendong, dipangku, dan ada pula yang dibiarkan jalan-jalan dengan tetap ada tali panjang di Pelarian Budi Utomo, distributor cukrik maut, akhirnya terhenti sudah. Budi berhasil ditangkap oleh anggota Unit Jatanum Polrestabes Surabaya. Saat ditangkap, Budi terlihat tegar. Mungkin karena dirinya telah terbiasa berurusan dengan polisi karena cukrik. Budi mengaku telah tiga kali ditangkap polisi karena cukrik. ”Sudah tiga kali ini. Sebelumnya dua kali ditangkap Polsek Wonokromo, dan sekarang ditangkap Polrestabes,” kata Budi di Mapolre- stabes Surabaya, MInggu (6/10). Dari dua kali ditangkap, Budi hanya diminta membayar denda Rp 300.000 usai persi- dangan. ”Dua kali disuruh bayar denda Rp 300.000,” tandasnya. Saat ditanya mengapa cukrik yang berasal darinya bisa membuat orang meninggal dunia, Budi mengaku heran. Ia tidak menyangka, mengapa bisa sampai menyebabkan orang meninggal dunia setelah meminum cukrik yang berasal darinya. Sebelumnya 11 orang meninggal dunia setelah meminum cukrik yang berasal dari Ismail, yang merupakan penjual cukrik milik Budi. ”Yang ambil pada saya itu banyak, tidak hanya Ismail saja, lalu mengapa hanya yang dari Ismail saja yang bisa membuat orang meninggal dunia,” kata bapak dua anak itu. Budi mengaku selama ini ada 12 orang yang menjadi pengecer cukrik miliknya. Selain Ismail, Budi juga mengedarkan ke beberapa kawasan seperti Pakis, Blora, Kertajaya, Ke- tintang, Kedurus, dua di Moroseneng, Wiyung, Dinoyo, Jagir dan Pulo Wonokromo. ”Kalau cukrik saya yang bermasalah, seha- rusnya cukrik saya di 11 orang lainnya juga bermasalah, lalu mengapa ini hanya di tempat Ismail saja,” katanya. Distributor Cukrik Berpindah-pindah Paling Sering Berada di Bojonegoro Tertangkap Usai Ambil Cukrik di Sukoharjo ■ ■ KE HALAMAN 15■ surya/sri handi lestari jumpa darat - Anggota komunitas MPS saat jumpa darat di sudut Jalan Raya Darmo bersama kucing-kucing mereka, Minggu (6/10). Berawal dari jejaring sosial Facebook (FC), para pemilik dan kolektor kucing ini disatukan dalam ko- munitas Mpus Lovers Surabaya (MPS). Komunitas ini rutin dua minggu sekali, di hari Minggu pagi, kumpul di Jalan Raya Darmo. Selain untuk silatu- rahmi, pertemuan ini juga sebagai ajang mengenal- kan kucing peliharaan mereka di tempat ramai. Komunitas Mpus Lovers Surabaya Jumpa Darat Melatih Kucing Beradaptasi dengan Keramaian SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ BURONAN CUKRIK - Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Junianta (kiri), menunjukkan barang bukti dan tersangka buronan minuman keras jenis cukrik yang telah menewaskan 14 orang dalam gelar perkara, Minggu (6/10). Belajar Kegiatan Kenegaraan Juliawati sadeli T idak terasa sudah satu tahun tiga bulan, Juliawati Sadeli tinggal dan bekerja di Kota Pahlawan. Wa- nita kelahiran Jakarta, 13 Juli 1986 ini, mengaku jabatan communications manager di Hotel Shangri-La Surabaya, membuat dirinya menemukan banyak hal baru. Kalau sebelumnya bekerja di hotel jenis resort, yang banyak didatangi tamu untuk liburan, di Shangri-La Surabaya ternyata beda, jelas Juli, akhir pekan lalu. Hotel Shangri-La Surabaya merupakan hotel bisnis yang ada di tengah kota. Men- jadi jujugan bagi para pejabat negara, dan pebisnis. Ada sebagian kecil tamu yang datang untuk berlibur. Termasuk Presiden Hari Selalu Menghindar Suntik Tangan surabaya, surya - Satu persatu kedok dokter ga- dungan, Djuhari Prajogo dan itrinya, Lusia Sudiarti, dalam menjalankan bisnis haramnya terungkap. Terbaru, diketahui bahwa dokter palsu yang ting- gal dan buka praktik di Pulo Wonokromo ini juga punya nama dan alamat palsu. Nama dan alamat palsu ter- sebut dibubuhkan Hari, pang- gilan Djuhari Prajogo, di kartu namanya untuk meyakinkan pasien bahwa dia merupakan dokter profesional yang ber- praktik di banyak tempat. Plus tambahan titel spesialis kan- dungan, supaya terkesan bah- wa dia dokter betulan. Penyidikan yang dilaku- kan petugas Polsek Wonokro- mo menemukan sebuah kartu nama milik tersangka. Dalam kartu nama dengan banyak va- riasi warna-warni itu, bagian atas tertulis nama Hari Prayu- go dengan gelar doktor spesia- lis kebidanan dan kandungan (SpOG). Padahal, nama aslinya Djuhari Prajogo dan tak punya gelar apapun karena dia hanya lulusan SMA. Pada kartu nama tersebut, Hari juga menulis bahwa ala- matnya di Jalan Pulo Wono- kromo 295 Surabaya. Di lokasi itu tempat tinggal dan praktik dokter gadungan beserta is- trinya tinggal selama ini. Tapi, pada kartu nama ini ada tam- bahan alamat lain, yakni Peru- mahan Puri Indah Sidoarjo. Setelah diperiksa polisi, ala- mat tersebut ternyata palsu alias tidak ada praktik dokter yang digunakan pelaku, se- perti yang tertulis dalam kartu namanya. ”Setelah diperiksa, ternyata tempat itu tidak ada kaitannya sama sekali dengan tersangka ini,” jawab Kapolsek Wonokromo, AKP Roman Sma- radhana Elhaj, Minggu (6/10). Setelah didalami, ternyata Setelah produksi arak Tuban tutup, Budi mencari produsen lain di Solo Produsen Solo melarikan diri dan Budi akhirnya mencari produksi cukrik di Sukoharjo Budi mendapatkan cukrik berdasar rekomendasi temannya di Madiun Tak kapok meski namanya sudah masuk dalam DPO ■ ■ ■ ■ storyhighlights KE HALAMAN 15■ Heran Mirasnya Bikin Orang Mati KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ KE HALAMAN 15■ join facebook.com/suryaonline follow @portalsurya

×