Teknik normalisasi data
Kd3 Basis Data XI RPL
Desty Yani
SMKN 1 Simpang Katis
Dalam merancang basis data terdapat dua
pendekatan yang sering dilakukan yaitu:
1. Model entity–relationship-diagram (ERD)
2. Menerapkan normalisasi terhadap struktur
tabel yang telah diketahui.
Pengertian Normalisasi
Normalisasi adalah suatu teknik yang
menstrukturkan atau mendekomposisi atau
memecah data menggunakan cara–cara
tertentu untuk mencegah timbulnya
permasalahan pengolahan data dalam basis
data.
Bentuk-bentuk normalisasi
Terdapat enam bentuk normal (normal form) dalam teknik normalisasi
data, keenam bentuk tersebut adalah :
1. Bentuk Normal Tahap pertama (1st
Normal Form)
2. Bentuk Normal Tahap Kedua (2nd
Normal Form)
3. Bentuk Normal Tahap Ketiga (3rd
Normal Form)
4. Bentuk Normal Boyce - Code (BCNF)
5. Bentuk Normal Tahap Keempat (4rd
Normal Form)
6. Bentuk Normal Tahap Kelima (5rd
Normal Form)
Tahapan normalisasi basis data
Analisa Form yang tidak Normal
Bentuk Normal Tahap pertama (1st
Normal Form)
Bentuk Normal Tahap Kedua (2nd
Normal Form)
NIS Nama_siswa Alamat
Kode_
Mapel
Nama_Mapel Nama_Guru Nilai
Tabel di atas telah memenuhi 1NF, namun belum memenuhi
2NF, {NIS, Kode_Mapel} yang dianggap sebagai primary
key sedangkan
Dekomposisi sesuai dengan functional dependencynya
(FD) adalah sebagai berikut : 

FD 1 : {NIS, Kode_Mapel}àNilai

FD 2 : NIS à {Nama_siswa, Alamat}

FD 3 : Kode_mapelà{Nama_mapel, Nama_guru}
Dari ketiga FD di atas, dekomposisi tabel
menjadi sebagai berikut :
Tabel Nilai : (NIS, Kode_mapel, Nilai)

Tabel Siswa :(NIS, Nama_siswa, Alamat)

Tabel Mapel :(Kode_mapel, Nama_mapel,
Nama_Guru)
Bentuk Normal Tahap Ketiga (3rd
Normal Form)
Pada relasi di atas, masih terdapat atribut non primary key (yakni
Alamat_kota dan Alamat_Prov) yang memiliki ketergantungan terhadap
atribut non primary key yang lain, yaitu Kode_pos.

Kodepos {Alamat_kota, Alamat_prov}
Untuk memenuhi syarat 3NF, maka relasi tersebut harus didekomposisi
sebagai berikut :

Siswa : (NIS, Nama_siswa, Alamat_jn, Kodepos)

Kodepos : (Kodepos, Alamat_kota, Alamat_prov)
NIS Nama_siswa Alamat_jln Alamat_kota Alamat_prov KodePos
Dalam perspektif normalisasi, sebuah tabel dapat dikategorikan
baik (efisien) atau normal, jika telah memenuhi 3 (tiga) kriteria
yaitu:
1. Jika ada dekomposisi (penguraian) tabel, maka
dekomposisinya harus dijamin aman (Lossless–Join
Decomposition).
2. Terpeliharanya ketergantungan fungsional pada saat
perubahan data (DependencyPreservation).
3. Tidak melanggar Boyce–Code Normal Form (BCNF).
BCNF (Boyce Code Normal Form)

Pada contoh relasi berikut, no_peserta dan kode_seminar
menunjukkan seorang instruktur.
Bentuk relasi SEMINAR adalah memenuhi bentuk normal ketiga
(3NF), tetapi tidak BCNF karena Kode_seminar masih
bergantung fungsi pada instruktur
Maka relasi SEMINAR harus didekomposisi menjadi dua relasi,
yaitu relasi pengajar dan seminar_instruktur, seperti berikut ini :
Pengajar : (Nama_instruktur, Kode_seminar) dan
Seminar_instruktur : (No_peserta, Nama_instruktur)
No_Peserta Kode_seminar Nama_instruktur
Bentuk Normal Tahap ke empat (4th
Normal Form)
Setiap atribut di dalamnya tidak mengalami ketergantungan pada banyak
nilai atau dengan kalimat lain, bahwa semua atribut yang mengalami
ketergantungan pada banyak nilai adalah bergantung secara fungsional
(functionally dependency) Berikut ini adalah salah satu contoh tabel
relasional yang belum memenuhi 4NF :
maka relasi tersebut diatas dapat
didekomposisi menjadi dua relasi sebagai
berikut :
Matakuliah_dosen : (Matakuliah, Dosen) 

Matakuliah_isi : (Matakuliah, Isi)
Bentuk Normal Tahap Kelima (5th
Normal Form)
Relasi tersebut telah memenuhi dependensi gabungan,
Sehingga relasi tersebut dapat didekomposisi menjadi tiga
buah relasi yaitu :
Deal_Dist (Dealer_Distributor). 

Dist_Kend (Distributor_Kendaraan). 

Deal_Kend (Dealer_Kendaraan).
Latihan/Tugas
Sebuah Perusahaan PEC-TECH ingin membangun
system informasi menggunakan basis data untuk
pengelolaan barang. Informasi yang akan diperoleh
adalah data stock barang keluar pada Warehouse
PEC-TECH. Sementara ini, pengelolaan data masih
menggunakan Microsoft excel dengan contoh keluaran
Laporan Barang Keluar dan Laporan Rekapitulasi
Barang Keluar diperlihatkan dalam tabel dibawah ini.
Tabel Laporan barang keluar
Tabel Laporan Rekapitulasi Barang
Keluar
Dengan menggunakan teknik normalisasi kerjakan langkah-langkah
berikut:
1. Buatlah tabel yang menjelaskan bentuk unnormal form
2. Buatlah tabel yang menjelaskan Normalisasi Pertama (1NF/ First Normal 

Form)
3. Buatlah tabel yang menjelaskan Normalisasi Ke Dua (2 NF /Second 

Normal Form)
4. Jika memungkinkan buatlah tabel yang menjelaskan Normalisasi Ke Tiga 

(3 NF /Second Normal Form)
5. Gambarkan Entity Relationship Diagram
6. Gambarkan Diagram Relational Model

KD3 Teknik Normalisasi Data

  • 1.
    Teknik normalisasi data Kd3Basis Data XI RPL Desty Yani SMKN 1 Simpang Katis
  • 2.
    Dalam merancang basisdata terdapat dua pendekatan yang sering dilakukan yaitu: 1. Model entity–relationship-diagram (ERD) 2. Menerapkan normalisasi terhadap struktur tabel yang telah diketahui.
  • 3.
    Pengertian Normalisasi Normalisasi adalahsuatu teknik yang menstrukturkan atau mendekomposisi atau memecah data menggunakan cara–cara tertentu untuk mencegah timbulnya permasalahan pengolahan data dalam basis data.
  • 4.
    Bentuk-bentuk normalisasi Terdapat enambentuk normal (normal form) dalam teknik normalisasi data, keenam bentuk tersebut adalah : 1. Bentuk Normal Tahap pertama (1st Normal Form) 2. Bentuk Normal Tahap Kedua (2nd Normal Form) 3. Bentuk Normal Tahap Ketiga (3rd Normal Form) 4. Bentuk Normal Boyce - Code (BCNF) 5. Bentuk Normal Tahap Keempat (4rd Normal Form) 6. Bentuk Normal Tahap Kelima (5rd Normal Form)
  • 5.
  • 6.
    Analisa Form yangtidak Normal
  • 7.
    Bentuk Normal Tahappertama (1st Normal Form)
  • 8.
    Bentuk Normal TahapKedua (2nd Normal Form) NIS Nama_siswa Alamat Kode_ Mapel Nama_Mapel Nama_Guru Nilai Tabel di atas telah memenuhi 1NF, namun belum memenuhi 2NF, {NIS, Kode_Mapel} yang dianggap sebagai primary key sedangkan Dekomposisi sesuai dengan functional dependencynya (FD) adalah sebagai berikut : 
 FD 1 : {NIS, Kode_Mapel}àNilai
 FD 2 : NIS à {Nama_siswa, Alamat}
 FD 3 : Kode_mapelà{Nama_mapel, Nama_guru}
  • 9.
    Dari ketiga FDdi atas, dekomposisi tabel menjadi sebagai berikut : Tabel Nilai : (NIS, Kode_mapel, Nilai)
 Tabel Siswa :(NIS, Nama_siswa, Alamat)
 Tabel Mapel :(Kode_mapel, Nama_mapel, Nama_Guru)
  • 10.
    Bentuk Normal TahapKetiga (3rd Normal Form) Pada relasi di atas, masih terdapat atribut non primary key (yakni Alamat_kota dan Alamat_Prov) yang memiliki ketergantungan terhadap atribut non primary key yang lain, yaitu Kode_pos.
 Kodepos {Alamat_kota, Alamat_prov} Untuk memenuhi syarat 3NF, maka relasi tersebut harus didekomposisi sebagai berikut :
 Siswa : (NIS, Nama_siswa, Alamat_jn, Kodepos)
 Kodepos : (Kodepos, Alamat_kota, Alamat_prov) NIS Nama_siswa Alamat_jln Alamat_kota Alamat_prov KodePos
  • 11.
    Dalam perspektif normalisasi,sebuah tabel dapat dikategorikan baik (efisien) atau normal, jika telah memenuhi 3 (tiga) kriteria yaitu: 1. Jika ada dekomposisi (penguraian) tabel, maka dekomposisinya harus dijamin aman (Lossless–Join Decomposition). 2. Terpeliharanya ketergantungan fungsional pada saat perubahan data (DependencyPreservation). 3. Tidak melanggar Boyce–Code Normal Form (BCNF).
  • 12.
    BCNF (Boyce CodeNormal Form)
 Pada contoh relasi berikut, no_peserta dan kode_seminar menunjukkan seorang instruktur. Bentuk relasi SEMINAR adalah memenuhi bentuk normal ketiga (3NF), tetapi tidak BCNF karena Kode_seminar masih bergantung fungsi pada instruktur Maka relasi SEMINAR harus didekomposisi menjadi dua relasi, yaitu relasi pengajar dan seminar_instruktur, seperti berikut ini : Pengajar : (Nama_instruktur, Kode_seminar) dan Seminar_instruktur : (No_peserta, Nama_instruktur) No_Peserta Kode_seminar Nama_instruktur
  • 13.
    Bentuk Normal Tahapke empat (4th Normal Form) Setiap atribut di dalamnya tidak mengalami ketergantungan pada banyak nilai atau dengan kalimat lain, bahwa semua atribut yang mengalami ketergantungan pada banyak nilai adalah bergantung secara fungsional (functionally dependency) Berikut ini adalah salah satu contoh tabel relasional yang belum memenuhi 4NF :
  • 14.
    maka relasi tersebutdiatas dapat didekomposisi menjadi dua relasi sebagai berikut : Matakuliah_dosen : (Matakuliah, Dosen) 
 Matakuliah_isi : (Matakuliah, Isi)
  • 15.
    Bentuk Normal TahapKelima (5th Normal Form) Relasi tersebut telah memenuhi dependensi gabungan, Sehingga relasi tersebut dapat didekomposisi menjadi tiga buah relasi yaitu : Deal_Dist (Dealer_Distributor). 
 Dist_Kend (Distributor_Kendaraan). 
 Deal_Kend (Dealer_Kendaraan).
  • 17.
    Latihan/Tugas Sebuah Perusahaan PEC-TECHingin membangun system informasi menggunakan basis data untuk pengelolaan barang. Informasi yang akan diperoleh adalah data stock barang keluar pada Warehouse PEC-TECH. Sementara ini, pengelolaan data masih menggunakan Microsoft excel dengan contoh keluaran Laporan Barang Keluar dan Laporan Rekapitulasi Barang Keluar diperlihatkan dalam tabel dibawah ini.
  • 18.
  • 19.
  • 20.
    Dengan menggunakan tekniknormalisasi kerjakan langkah-langkah berikut: 1. Buatlah tabel yang menjelaskan bentuk unnormal form 2. Buatlah tabel yang menjelaskan Normalisasi Pertama (1NF/ First Normal 
 Form) 3. Buatlah tabel yang menjelaskan Normalisasi Ke Dua (2 NF /Second 
 Normal Form) 4. Jika memungkinkan buatlah tabel yang menjelaskan Normalisasi Ke Tiga 
 (3 NF /Second Normal Form) 5. Gambarkan Entity Relationship Diagram 6. Gambarkan Diagram Relational Model