Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Pengertian etika profesi

16,298 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Pengertian etika profesi

  1. 1. ETIKA, MORAL, AGAMA
  2. 2. PENGERTIAN ETIKA • Bertens ; Etika berasal dari bahasa Yunani kuno ethos dlm bentuk tunggal, artinya adat kebiasaan, adat istiadat, akhlak yang baik Dari asal usul kata; Etika berarti ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan
  3. 3. Etika menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia : • Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (Akhlak); • Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak; • Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat
  4. 4. Etika menurut Bertens : 1. Nilai-nilai dan norma-norma moral yang menjadi 2. 3. pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Disebut juga sebagai “sistem nilai” dalam hidup manusia perseorangan atau hidup bermasyarakat. Misal: Etika orang Jawa. Kumpulan asas atau nilai moral. Yang dimaksud disini adalah kode etik, misal : Kode Etik Advokat Indonesia, Kode Etik Notaris Indonesia. Ilmu tentang yang baik atau yang buruk. Artinya sama dengan filsafat moral.
  5. 5. ETIKA DIBEDAKAN MENJADI 2: • ETIKA PERANGAI Adat istiadat atau kebiasaan yang menggambarkan perangai manusia dalam hidup bermasyarakat di daerah-daerah tertentu, pada waktu tertentu pula. berlaku karena disepakati masyarakat berdasarkan hasil penilaian perilaku. Contoh: berbusana adat, pergaulan muda-mudi, perkawinan semenda, upacara adat. • ETIKA MORAL Berkenaan dengan kebiasaan berperilaku baik dan benar berdasarkan kodrat manusia. Apabila dilanggar timbul kejahatan, yaitu perbuatan yang tidak baik dan tidak benar. Kebiasaan ini berasal dari kodrat manusia yang disebut moral.Contoh: berkata dan berbuat jujur, menghargai hak orang lain, menghormati orang tua atau guru, membela kebenaran dan keadilan, menyantuni anak yatim-piatu
  6. 6. Perbedaannya ETIKA DAN ETIKET menurut Bertens : ETIKA 1. Menetapkan norma perbuatan, ETIKET 1. Menetapkan cara melakukan apakah boleh dilakukan atau perbuatan, menunjukkan cara tidak, misal: masuk rumah orang yang tepat, baik, dan benar lain tanpa izin. 2. Berlaku tidak bergantung pada sesuai dengan yang diharapkan 2. Berlaku hanya dalam pergaulan, ada tidaknya orang lain, misal jika tidak ada orang lain etiket larangan mencuri selalu berlaku, tidak berlaku. baik ada atau tidak orang lain. 3. Bersifat absolut, tidak dapat 3. Bersifat relatif, dianggap tidak ditawar-tawar, misal: jangan sopan dalam suatu kebudayaan mencuri, jangan membunuh dapat dianggap sopan dalam 4. Memandang manusia dari segi kebudayaan lain. 4. Memandang manusia dari segi dalam <batiniah> luar <lahiriah>

×