Teori etika

8,058 views

Published on

etika keperawatan

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,058
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
442
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Teori etika

  1. 1. TEORI-TEORI ETIKA Masruroh Hasyim 1 Etika Umum
  2. 2. Konsep ukuran baik dan buruk   2 Baik ...............? Buruk .................? Etika Umum
  3. 3. Baik adalah......   3 Adalah suatu yang menimbulkan rasa keharuan dalam kepuasan, kesenangan, persesuaian dan seterusnya. Yang baik itu juga adalah suatu yang mempunyai nilai kebenaran atau nilai yang diharapkan yang memberikan kepuasan. Etika Umum
  4. 4. Baik diartikan ...    4 Sesuatu yang sesuai dengan keinginan. Sesuatu yang mendatangkankan rahmat, memberikan perasaan senang atau bahagia. Sesuatu yang diiginkan, yang diusahakan dan menjadi tujuan manusia Etika Umum
  5. 5. Baik ........  5 . Tingkah laku manusia adalah baik, jika tingkah laku tersebut menuju kesempurnaan manusia. Kebaikan disebut nilai (value), apabila kebaikan itu bagi seseorang menjadi kebaikan yang kongkret. Etika Umum
  6. 6. Baik adalah  6 Segala sesuatu yang berhubungan dengan yang luhur, bermartabat, menyenangkan dan disukai manusia. Definisi kebaikan tersebut terkesan antroposentris, yakni memusat dan bertolak dari sesuatu yang menguntungkan dan membahagiakan manusia. Etika Umum
  7. 7. Buruk ...........?  7 sesuatu yang tidak baik, tidak seharusnya, tak sempurna dalam kwalitas, dibawah standar, kurang dalam nilai, tak mencukupi, keji, jahat, tidak bermoral, tidak menyenangkan, tidak dapat disetujui, tidak dapat diterima, yang tercela dan perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku. Etika Umum
  8. 8. Buruk ...  8 Suatu yang dinilai sebaliknya dari yang baik dan tidak disukai kehadirannya. Etika Umum
  9. 9. Etika  Ukuran baik buruknya kelakuan manusia.  9 Yang dicari ukuran yg bersifat umum yg berlaku pada semua manusia dan tidak hanya berlaku bagi sebagian manusia. Etika Umum
  10. 10. Teori etika  Teori deontologi –  Mencari baik buruknya perbuatan pada perbuatannya dan aturannya sendiri Teori teleologis  Mengukur baik buruknya perbuatan dari akibat2 yg ditimbulkan.
  11. 11. Teori Deontologi     Deontologi (bhs.yunani) kewajiban (duty). Etika deontologi  menekankan kewajiban manusia u/ bertindak secara baik. Suatu tindakan baik bukan dinilai dan dibenarkan berdasarkan akibat atau tujuan baik dari tindakan itu, melainkan berdasarkan tindakan itu sendiri sebagai baik pada dirinya sendiri. Tindakan bernilai moral krn tindakan dilaksanakan berdasarkan kewajiban.
  12. 12. Deontologi ...  Etika deontologi  menekankan pentingnya motivasi, kemauan baik dan watak yg kuat dari para pelaku.
  13. 13. Deontologi ... Pandangan Kant : 1. Tidak ada didunia yg dianggap baik kecuali kemauan baik. Kepandaian bisa merugikan kalau tidak didasarkan pada kemauan baik. 2. Tindakan yg baik adalah tidak saja sesuai kewajiban, melainkan tindakan tindakan yg dijalankan demi kewajiban. 13 Etika Umum
  14. 14. Deontologi ... Kesimpulan pandangan Kant : 1. Supaya suatu tindakan punya nilai moral, tindakan itu harus dijalankan berdasarkan kewajiban 1. 14 Nilai moral dari tindakan itu tidak tergantung pada tercapainya tujuan tetapi tergantung pada kemauan baik yg mendorong ia berbuat Etika Umum
  15. 15. Deontologi ....  15 3. Sebagai konsekuensi dai kedua prinsip di atas, kewajiban adalah hal yg niscaya dari tindakan yg dilakukan berdasarkan sikap hormat kepada hukum. Etika Umum
  16. 16. Etika Teleologis   16 Mengukur baik buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan yg mau dicapai dg tindakan itu/berdasarkan akibat yg ditimbulkan oleh tindakan itu. Suatu tindakan dinilai baik, kalau bertujuan mencapai sesuatu yg baik/akibat ditimbulkan oleh tindakan itu adalah baik. Etika Umum
  17. 17. Contoh .... Mencuri bagi teori teleologis tidak ditentukan oleh apakah tindakan itu sendiri baik atau tidak, melainkan ditentukan oleh tujuan dan akibat dari tindakan itu. Kalau tujuannya baik, maka tindakan itu dinilai baik (seorang anak mencuri uang untuk membeli obat bagi ibunya yg sakit parah). 17 Etika Umum
  18. 18. Aliran Teleologis 1. Egoisme Baik apabila memberi manfaat bagi kepentingan diriorang tsb disebut Egois. (apapun dikerjakan,difikirkan selalu memberi keuntungan diri sendiri. Pandangan egoisme ad/ bahw tindakan dari setiap rang pada dasarnya bertujun u/ mengejar kepentingan pribadi dan memajukan dirinya sendiri. 18 Etika Umum
  19. 19. 2. Utilitarianisme   19 Berguna, berfaedah. Paham ini menilai baik atau tidaknya, susila atau tidak susilanya sesuatu, ditinjau dari kegunaan atau faedah yg didatangkannya. Etika Umum
  20. 20. Utilitarianisme   20 maka utilitarianisme menilai baik atau buruknya suatu tindakan berdasarkan tujuan dan akibat dari tindakan itu bagi sebanyak mungkin orang. Suatu tindakan dinilai baik kalau tindakan itu mendatangkan akibat baik yg paling besar atau akibat buruk yg paling kecil. Etika Umum
  21. 21. UTILITARIANISME a. b. 21 Anggapan bahwa klasifikasi kejahatan harus didasarkan atas kesusahan atau penderitaan yang diakibatkannya terhadap terhadap para korban dan masyarakat. Menurut kodratnya manusia menghindari ketidaksenangan dan mencari kesenangan. Kebahagiaan tercapai jika manusia memiliki kesenangan dan bebas dari Etika Umum kesusahan.
  22. 22. 2 hal yg sangat positif dalam aliran utilitarianisme : 1. 2. 22 Rasionalitasnya suatu tindakan yg dipilih, dan pada giirannya dinilai baik, krn tindakan itu mendatangkan akibat baik yg lebih banyak daripada tindakan lain. Universalitasnya  akibat atau nilai lebih yg hendak dicapai diukur berdasarkan banyaknya orang yang memperoleh manfaat dari nilai lebih itu. Etika Umum
  23. 23. Universalisme   Sesuatu dapat dinilai baik bila dapat memberikan kebaikan kepada banyak orang.  23 Universal umum Berfikir secara universal, berarti memeikirkan kepentingan umum, dimana diri sendiri sebagai individu tidak terdapat didalamnya. Etika Umum
  24. 24. Intuisionisme    24 Intuisi ilham, bisikan kalbu. Paham ini berpendapat bahwa penilaian atas baik-buruk, susila dan tidak susila itu dapat diketahui dengan cara intuisi yg merupakan suatu pertimbangan rasa yg timbul dari bisikan kalbu/semacam ilham. Dari segi ilmiah, cara ini sulit dapat dijabarkan, sebab sifatnya seperti spekulatif. Etika Umum
  25. 25. Hedonisme  Hedone (bhs Grik)  kesenangan.  Prinsip aliran ini menganggap bahwa sesuatu dianggap baik, sesuai dg kesenangan yang didatangkannya.
  26. 26. HEDONISME 1.   26 Doktrin etika yang mengajarkan bahwa hal terbaik bagi manusia adalah mengusahakan “kesenangan” (Hedone) Aristipos dri Kyrene (433 – 355s.M): Yang sungguh baik bagi manusia adalah kesenangan. Kesenangan itu bersifat badani belaka, karena hakikatnya tidak lain dari pada gerak dalam badan. Etika Umum
  27. 27. Hedonisme   27 Sesuatu yg hanya mendatangkan kesusahan, penderitaan atau tdk menyenangkan, dg sendirinya dinilai tidak baik. Orang2 yg menganut aliran ini, dg sendirinya menganggap atau mnjadikan kesenangan sebagai tujuan hidupnya. Etika Umum
  28. 28. Eudemonisme    Bahagia Prinsip menilai baik atau tidak baiknya sesuatu dinilai dari ada/tidaknya kebahagiaan yg didatangkannya. Bahagia lebih banyak menitikberatkan pengertiannya pada segi rasa.
  29. 29. Altruisme    Orang lain Paham yg prinsipnya mengutamakan kepentingan orang lain. Perbuatan yg dinilai baik yaitu perbuatan yg mengutamakan kepentingan orang lain, walau diri sendiri menderita atau menanggung rugi.
  30. 30. Tradisionalisme    30 Kebiasaan,adat istiadat. Sesuatu yg dapat dipindahkan turun temurun/dari generasi ke generasi. Apa yg susila atau tdk susila itu dinilai dari segi kebiasaan atau adat istiadat yg berlaku dalam masyarakat Etika Umum
  31. 31.  Terimakasih

×