Bahasa tubuh untuk komunikas

10,678 views

Published on

Bahasa tubuh adalah faktor penting dalam berkomunikasi. Pelajari bahasa tubuh yang tepat membuat komunikasi anda lebih efektif.

Published in: Education, Technology, Business
1 Comment
5 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
10,678
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
95
Actions
Shares
0
Downloads
846
Comments
1
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bahasa tubuh untuk komunikas

  1. 1. By Muhammad IrsanBAHASA TUBUH
  2. 2. Pentingnya Bahasa Tubuh• Dr. Albert Mehrabian dalam bukunya Silent Messages mengatakan bahwa kepercayaan pada apa yang kita komunikasikan dipengaruhi oleh : • 7% oleh kata-kata • 38% oleh nada suara • 55% oleh bahasa tubuh• Dengan kata lain 93% pesan dipengaruhi oleh “paralanguage” atau komunikasi selain bahasa / kata-kata yang disampaikan
  3. 3. Definisi Bahasa Tubuh• Body language adalah gerakan - gerakan yang dilakukan seseorang ketika berkomunikasi dengan orang lain.• Bahasa tubuh dapat mengungkapkan perasaan Anda yang sesungguhnya. Oleh karena itu pastikan bahasa tubuh anda sesuai dengan kata-kata yang anda ucapkan.
  4. 4. Kunci Mengasah Bahasa Tubuh• Kenali penampilan, perilaku dan kebiasaan anda sendiri.• Pelajari dan perbaiki sikap dan gerakan standar yang memberi nilai plus saat anda berkomunikasi.• Bersikaplah tenang dan logis, baik tutur kata maupun sikap.• Cermati bahasa tubuh yang berkaitan dengan adat kebiasaan setempat.
  5. 5. Tampilkan Citra Diri Positif• Bila anda merasa citra diri anda negatif, anda akan tampil negatif.• Maka berpikirlah yang positif saja tentang diri anda• Citra diri berasal dari perasaan. Maka jangan pernah merasa negatif tentang diri anda• Citra diri positif akan membuat sikap, perilaku, cara berbicara anda positif• Bila citra diri anda positif, maka pewawancara akan positif dalam menilai anda.
  6. 6. Sebuah jabat tangan erat adalah jabat tangan yangpaling dapat diterima untuk bisnis.
  7. 7. Sebuah jabat tangan yang dominan digunakan untukmencoba mengendalikan orang lain
  8. 8. Sebuah jabat tangan lemas / ikan mati tidak dihormatidalam urusan bisnis di Barat
  9. 9. Dalam jabat tangan politisi, satu orang jepitan tanganorang lain dengan kedua tangan
  10. 10. Jabat tangan dengan mengibaskan tangan terkesanerat, namun tangan didorong menjauh di akhir.
  11. 11. Jabat tangan yang dominan: Orang A memegang bahu Orang B saat berjabat tangan
  12. 12. Jabat tangan yang dominan: Orang A memegang siku Orang B saat berjabat tangan
  13. 13. Jabat tangan yang dominan: Orang A memegangpergelangan tangan Orang B saat berjabat tangan
  14. 14. Memberi Kesan yang Baik Saat Duduk• Duduklah tegak dan tidak merosot dikursi, dalam posisi miring atau segaris dengan kedua kaki merapat.• Saat duduk letakkan tas anda disamping kiri kursi atau belakang sandaran kursi.
  15. 15. Disebelah Mana tamu Anda duduk • Bila Anda menerima tamu, persilahkan tamu anda duduk disebelah kanan. • Duduklah sejajar dengan tamu.
  16. 16. Yang harus Diperhatikan saat Anda duduk• Duduk mengangkat atau menumpangkan kaki tidak dilarang. Tapi jangan sampai kaki atau alas sepatunya terlihat.• Duduklah dengan sikap tegak, rentang paha tidak melebihi lebar pinggul.
  17. 17. Sikap Duduk Pria• Duduklah dengan sikap tegak, rentang paha tidak melebihi lebar pinggul• Duduk dengan mengangkat atau menumpang kaki tidak dilarang. Tapi jangan sampai kaki atau alas sepatu terlihat. Ini terkesan kurang sopan• Berdirilah bila berjabat tangan
  18. 18. Sikap Duduk Wanita• Duduklah tegak dan tidak merosot di kursi• Posisi miring atau segaris dengan kedua kaki merapat• Hati-hati jangan memakai rok mini!• Saat duduk letakkan tas anda di samping kiri kursi atau di belakang sandaran kursi.• Bila tas anda besar, letakkan di kaki kursi. Dilarang keras meletakkan tas di atas meja
  19. 19. Duduk Di Kursi Tamu• Badan agak tegak tetapi tidak kaku• Kedua lengan diletakkan pada tangan kursi atau pada pangkuan sendiri,• Ssalah satu atau kedua telapak sepatu menyentuh lantai dan tidak tergantung kedua-duanya.• Jangan duduk setengah berbaring• Jangan besandar, jika kursi tamu terlampau besar bagi ukuran badan kita atau kaki kita tidak cukup panjang, agar kedua kaki kita tidak tergantung. Usahakan agar salah satu atau kedua kaki kita menyentuh lantai.
  20. 20. Menyilang kan KakiPada Lutut Fig. 43
  21. 21. Pergelangan kaki di lutut Fig. 44
  22. 22. Posisi Mengunci Kaki Fig. 45
  23. 23. Pergelangan Kaki Menyilang Fig. 46
  24. 24. Kaki Bergoyang Fig. 47
  25. 25. Berdiri Sempurna• Berdirilah dalam posisi tegak.• Tarik bahu anda agar tidak menutup tubuh anda.• Atur posisi kedua kaki yang nyaman untuk menopang tubuh anda
  26. 26. Zona Intim (15-45 Cm)• Ini adalah zona yang hanya mereka yang dekat secara emosional yang boleh memasukinya• Contoh: orangtua, pasangan, kerabat dekat, anak, sahabat, saudara.• Sub zona yang berjarak 15 Cm dari tubuh bisa dimasuki hanya selama melakukan kontak fisik (Zona sangat intim)
  27. 27. Zona Pribadi (46 Cm -1,2 M)• Zona ini adalah jarak dari orang lain yang biasa dilakukan saat mengobrol (bercakap- cakap dengan sahabat), berbicara perlahan di dalam ruangan, saat suara berisik di sekitar, acara sosial, ramah tamah
  28. 28. Zona Sosial (1,22M – 3,6 M)• Jarak berdiri dengan orang asing dari kita.• Contoh: saat berbicara dengan tukang pos, pelayan toko, pegawai baru.• Selain itu zona ini berlaku saat berdiskusi bisnis formal, diskusi dengan rekan-rekan di tempatkerja.
  29. 29. Zona Umum (lebih dari 3,6 M)• Zona berbicara pada sekolompok orang. Inilah jarak yang paling nyaman bagi kita untuk berdiri• Zona ini berlaku pula saat berbicara dengan volume suara keras namun tidak berteriak• Zona lebih dari ini adalah zona berbicara di depan umum (public speaking). Misal: berpidato.
  30. 30. Cara Berdiri yang Baik (1)• Berdirilah dalam posisi tegak. Kalau dilihat dari samping, tubuh anda tampak tegak lurus dari telinga hingga ke mata kaki• Tarik bahu agar tidak menutup. Kembangkan dada dan bagian perut tertarik ke dalam.• Atur posisi kedua kaki yang nyaman untuk menopang tubuh. Untuk wanita, posisi kedua kaki merapat. Rapat tumit dan biarkan kedua telapak kaki sebelah depan terbuka sehingga seolah-olah membentuk segitiga. Untuk pria, usahakan agar lebar kedua kaki tidak melebihi bahu.• Condongkan kepala anda sedikit ke depan• Tahanlah dagu anda• Tersenyum dengan lembut
  31. 31. Cara Berdiri yang Baik (2)• Biarkan mata anda bersinar, berkilau dan jernih• Berdiri dengan bahu tegak• Bukalah kedua tangan anda, santailah. Jangan memasukkan tangan anda ke dalam saku• Biarkan lutut anda bebas dan tidak kaku• Tulang belakang anda harus lurus. Jangan membungkuk• Berdirilah dengan kedua kaki anda cukup terpisah• Bernapaslah perlahan-lahan, dalam & teratur
  32. 32. Space: Distance doesn’t LendEnchantment• Intimate • Close phase (0-6”) Lovers embracing, soft whispering occurs • Far phase(6”-18”) Mother-Child looking at book together; close friends discussing secret; audible whispering.• Personal • Close phase (18”-30”) Husband and wife planning a party; parent-child in friendly conversation; soft voice when indoors; full voice outdoors
  33. 33. • Personal • Far phase(30”-40”) Discussion of subjects of personal interest and involvement; social exchange over cup of coffee.• Social -- Close phase 4’ – 7’ Impersonal business discussions; discussions with fellow workers on the job --Far phase 7’-12’ More formal business discussions• Public --Close phase 12’-25’ voice is loud but not full volume; one person addressing a small group --Far phase 25’ or more. Public speeches before large group.
  34. 34. Berjalan yang Baik • Ayunkan langkah kaki dengan sewajarnya, jangan terlalu melebar atau terlalu menyempit. • Upayakan kedua kaki anda menapak ketanah dengan mantap. • Arahkan pandangan mata kedepan.
  35. 35. Berpeluk Cium Saat Berjabat TanganPeluk Cium saat berjabat tangan adalah pertanda kedekatan yang sudah jadipemandangan biasa. Tapi, bukan berarti semua orang terbiasa dengan hal ini.
  36. 36. Tips & Trik• Perhatikan benar – benar Bahasa tubuhnya. Tak perlu ragu melakukannya bila ia terlihat tak canggung dan memiliki keinginan yang sama.• Dalam situasi formal, yang lebih tua atau seniorlah yang melakukan peluk cium terlebih dahulu.
  37. 37. Continue• Jangan terburu-buru menghapus noda lipstik dengan tangan. Ini akan menimbulkan perasaan tak enak dihati orang yang baru mencium anda.• Bila tidak ingin peluk cium. Anda bisa menahan jabat tangan dengan mengenggamnya dengan hangat.• Bersalamlah dengan mengatupkan kedua telapak tangan anda sambil sedikit mengangguk atau mengangkat kedua telapak tangan anda agak tinggi.
  38. 38. 5 Faktor Utama Bahasa TubuhDalam Wawancara Kerja• Kontak mata• Gerakan tangan• Ekspresi• Berjabat tangan• Sikap berjalan, duduk & berdiri
  39. 39. Manfaat Kontak Mata• Anda percaya diri• Anda tampil apa adanya tanpa ada sesuatu yang disembunyikan• Anda yang menjadi titik perhatian mereka
  40. 40. Etika Kontak Mata• Jangan menunduk, tataplah pewawancara. Jangan sampai hanya mereka saja yang menatap anda.• Bila lebih dari satu pewawancara, jangan hanya memandang satu pewawancara saja. Jangan menatap pewawancara terlalu lama, maka ia akan merasa jengah• Ketika pewawancara sedang berbicara, jangan pandangan anda berkeliaran ke mana-mana.• Ketika menjawab pertanyaan, arah pandangan mata anda jangan pergi ke mana-mana. Bisa jadi ini dipersepsikan anda tidak percaya diri atau anda sedang berkata yang tidak jujur.
  41. 41. Daerah Kontak Mata• Daerah yang dapat anda tatap dari audiens adalah wajahnya, bukan bagian tubuh.• Daerah aman yang ditatap pada wajah adalah wilayah segitiga dengan menarik garis lurus alis sampai ke dagu.• Wilayah segitiga yang lebih baik adalah dari alis hingga hidung• Pandanglah pewawancara tepat ke arah matanya. Ini akan membangkitkan kepercayaan.• Bila anda tidak mampu atau hal itu dianggap kurang sopan dan terlalu berani, maka tataplah titik ditengah-tengah antara kedua alis audiens anda
  42. 42. Prinsip Gerakan Tubuh yangBaik• Alami. Tidak dibuat-buat dan tidak terlalu jelas bahwa telah direncanakan• Sederhana dan anggun (berwibawa). Bervariasi• Penuh vitalitas, semangat, tegas - tidak lesu, tidak setengah hati• Lugas - tidak mengganggu• Tepat dengan apa yang dikatakan• Waktunya diatur dengan akurat
  43. 43. Gerakan Tangan Yang SebaiknyaDihindari• Bersedekap. Kesan: santai sekaligus angkuh atau tidak bersahabat.• Kedua tangan terkulai lemas di samping, lurus ke bawah. Kesan: lemas tidak bersemangat• Tangan dimasukkan ke dalam saku. Kesan: santai, tidak Pede atau justru terlalu Pede (seombong)• Jangan sekali-kali menunjuk pewawancara dengan jari jari telunjuk anda.• Jangan banyak melakukan gerakan tangan yang tidak perlu seperti: menggaruk, menaik-turunkan kacamata yang tidak melorot, menutup mulut dengan tangan, bertolak pinggang, mengelus-elus rambur, memainkan barang tertentu seperti pulpen.• Jangan banyak melakukan gerakan tubuh bila anda menghadapi pewawancara yang berasal dari Korea atau Jepang.
  44. 44. Gerakan Tangan YangDapat Dilakukan• Tangan terbuka membantu menyampaikan keterbukaan dan kejujuran• Ukuran dan kuantitas dapat ditunjukkan dengan mengembangkan atau menarik tangan anda.• Bila anda menunjukkan tahapan atau point penting, maka gerakan tangan anda sesuai ucapan anda. Sekali-kali gunakan untuk menunjukkan bilangan kurang dari sepuluh• Biarkan tangan diletakkan di atas paha anda.• Dengan anggun tautkan kedua jari telunjuk anda tanpa meremas dan menggegam tangan sama sekali

×