• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
ketenagakerjaan
 

ketenagakerjaan

on

  • 7,824 views

 

Statistics

Views

Total Views
7,824
Views on SlideShare
7,824
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
314
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • a
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    ketenagakerjaan ketenagakerjaan Document Transcript

    • MODUL EKONOMI KELAS XI IPS/2011 SMA NEGERI 74 JAKARTA JL. DHARMA PUTRA XI JAKARTA SELATAN
    • BAB I KETENAGAKERJAAN DAN PENGANGGURANA. Pendahuluan Ketenagakerjaan merupakan bagian penting bagi suatu perusahaan karena menyangkut eksistensi suatu perusahaan dalam dunia usaha.Lingkup ketenagakerjaan meliputi fungsi pekerja dalam menjalankan pekerjaan sesuai dengan kewajibannya.Disisi lain,pengusaha memiliki fungsi menciptakan suasana kerja yang nyaman dan memberikan kesejahteraan pekerja/buruh secara terbuka,demokratis dan berkeadilan. Angka pengangguran terbuka di Indonesia menurut survey BPS Februari 2008 mencapai 9,26 juta jiwa atau 8,11 persen dari total angkatan kerja.Keadaan tersebut mencerminkan bahwa tidak ada keseimbangan antara lapangan kerja yang ada dengan jumlah pencari kerja.Oleh karena itu,angka pengangguran semakin tinggi ditambah dengan kesempatan kerja dari pemerintah swasta yang tidak memadai. Dari latar belakang permasalahan yang telah dijelaskan sebelumnya,kalian perlu mempelajari bab ini denagn seksama.Dengan demikian,kalian akan memperoleh pemahaman ketenagakerjaan kaitannya dengan pembangunan ekonomi. 1. Standar Kompetensi Memahami kondisi ketenagakerjaan dan dampaknya terhadap pembangunan ekonomi 2. Kompetensi Dasar a. Mengklasifikasi ketenagakerjaan
    • b. Mendeskripsikan pengangguran3. Indikator Pencapaian a. Menjelaskan pengertian angkatan kerja, tenaga kerja, dan kesempatan kerja. b. Mendeskripsikan pengangguran. c. Mengidentifikasi jenis-jenis pengangguran dan sebab-sebabnya. d. Mengidentifikasi dampak pengangguran terhadap pembengunan nasional e. Mendeskripsikan cara-cara mengatasi masalah pengangguran f. Mengidentifikasi upaya peningkatan mutu tenaga kerja g. Mengidentifikasi macam-macam sistem upah yang berlaku di Indonesia4. Tujuan Pembelajaran a. Siswa dapat menjelaskan pengertian angkatan kerja, tenaga kerja, dan kesempatan kerja. b. Siswa dapat mendeskripsikan pengangguran. c. Siswa dapat mengidentifikasi jenis-jenis pengangguran dan sebab- sebabnya. d. Siswa dapat mengidentifikasi dampak pengangguran terhadap pembengunan nasional e. Siswa dapat mendeskripsikan cara-cara mengatasi masalah pengangguran f. Siswa dapat mengidentifikasi upaya peningkatan mutu tenaga kerja g. Siswa dapat mengidentifikasi macam-macam sistem upah yang berlaku di Indonesia
    • B. Materi 1. Pengertian dan hubungan jumlah penduduk, angkatan kerja dan kesempatan kerja a. Pengertian Jumlah Penduduk Penduduk adalah semua orang yang mendiami atau berdomisili di suatu wilayah Negara.Jumlah penduduk adalah banyaknya orang yang mendiami suatu wilayah negara. b. Pengertian Angkatan Kerja Angkatan kerja adalah bagian dari tenaga kerja yang sesungguhnya terlibat atau berusaha untuk terlibat dalam kegiatan produktif memproduksi barang dan jasa. Angkatan kerja terdiri atas penduduk yang sudah menghasilkan barang atau jasa dan sebagian lagi tergolong siap bekerja serta sedang berusaha mencari pekerjaan. c. Pengertian Bukan Angkatan Kerja Bukan angkatan kerja adalah bagian dari tenaga kerja yang tidak bekerja ataupun tidak berusaha terlibat dalam kegiatan produktif. Yang termasuk golongan ini adalah pelajar, ibu rumah tangga dan mahasiswa. d. Pengertian Tenaga Kerja dan Bukan Tenaga Kerja Tenaga kerja adalah bagian dari penduduk dalam usia kerja (15-64 tahun), baik yang bekerja maupun yang aktif mencari kerja yang masih ingin dan mampu melakukan pekerjaan. Bukan tenaga kerja adalah bagian dari penduduk yang tidak termasuk kategori usia kerja (di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).
    • e. Pengertian Kesempatan Kerja Kesempatan kerja adalah jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi masyarakat,baik yang telah ditempati(employment) maupun lapangan kerja yang masih kosong (vacancy) Agar lebih jelas hubungan antara penduduk, tenaga kerja dan angkatan kerja. Perhatikan bagan berikut ini: Penduduk di luar usia kerja Penduduk Di bawah usia kerja Di atas usia kerja Penduduk usia kerja Bukan angkatan kerja Angkatan kerja Pelajar Ibu Rumah Tangga Bekerja Mencari kerja (menganggur) ½ menganggurBekerjapenuh 2. Pengangguran (Unemployment) Pengangguran adalah angkatan kerja yang belum mendapatkan pekerjaan atau tidak bekerja atau sedang mempersiapkan usaha baru. Secara garis besar pengangguran dapat dibedakan menjadi dua golongan besar, yaitu menurut lama kerja dan menurut penyebabnya.
    • a. Jenis Pengangguran Menurut Lamanya Berdasarkan lamanya waktu kerja, pengangguran bisa dikelompok kan sebagai berikut: 1) Pengangguran Terbuka (Open Unemployment) Pengangguran terbuka (open unemployment) terjadi bila tenaga kerja benar-benar tidak memiliki pekerjaan. Pengangguran ini disebabkan oleh sempitnya lapangan kerja, lapangan kerja yang ada tidak cocok dengan latar belakang pendidikan atau memang tidak mau bekerja. 2) Setengah Menganggur (Under Unemployment) Setengah menganggur terjadi bila tenaga kerja tidak bekerja secara optimum. Karena ketiadaan pekerjaan atau tenaga kerja yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu. Contoh: seorang petani setelah musim tanam tidak bekerja secara optimum. 3) Pengangguran Terselubung (Dissguised Unemployment) Pengangguran terselubung terjadi bila tenaga kerja tidak bekerja secara optimum karena tidak memperoleh sesuai bakat dan kemampuannya.b. Jenis Pengangguran Menurut Penyebabnya Berdasarkan sebab-sebabnya, pengangguran bisa digolongkan: 1) Pengangguran Struktural (Structural Unemployment) Pengangguran ini muncul akibat terjadinya perubahan struktur ekonomi, misalnya dari struktur agraris berubah menjadi industri. Sehingga banyak tenaga kerja yang tidak dapat memenuhi syarat yang diminta perusahaan.
    • 2) Pengangguran Konjungtural (Cyclical Unemployment) Pengangguran ini disebut juga involuntary unemployment. Pengangguran ini terjadi karena berkurangnya permintaan barang dan jasa terutama pada saat depresi ekonomi sehingga perusahaan terpaksa mengurangi tenaga kerja.3) Pengangguran Musiman (Seasional Unemployment) Pengangguran ini terjadi karena pergantian musim sehingga mempengaruhi jumlah pekerjaan yang terjadi di beberapa industri. Contoh: pada sektor pertanian.4) Pengangguran Friksional (Frictional Unemployment) Pengangguran friksional adalah pengangguran temporer yang terjadi karena atas perubahan dan dinamika ekonomi. Pengangguran ini disebabkan seseorang tidak langsung menemukan pekerjaan baru setelah berhenti dari pekerjaan lainnya5) Pengangguran Sukarela (Voluntary Unemployment) Pengangguran ini terjadi karena adanya orang yang sesungguhnya masih dapat bekerja, tetapi dengan sukarela dia tidak mau bekerja, karena mungkin sudah cukup dengan kekayaan yang dimilikinya / karena cacat fisik.6) Pengangguran Teknologi Pengangguran teknologi disebabkan karena kemajuan teknologi yaitu penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin.
    • 3. Dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional Pengangguran berdampak besar terhadap pembangunan nasional. Dampak pengangguran terhadap pembangunan nasional dapat dilihat melalui hubungan antara pengangguran dan indikator- indikator berikut ini : a) Pendapatan Nasional dan Pendapatan perkapita Upah merupakan salah satu komponen dalam penghitungan pendapatan nasional.Apabila tingkat pengangguran semakin tinggi maka nilai komponen upah akan semakin kecil.Dengan demikian nilai pendapatan nasionalpun akan semakin kecil. Pendapatan perkapita adalah pendapatan nasional dibagi jumlah penduduk.Oleh karena itu nilai pendapatan nasional yang semakin kecil akibat pengangguran akan menurunkan nilai pendapatan perkapita. b) Penerimaan Negara Salah satu sumber penerimaan Negara adalah pajak, khususnya pajak penghasilan. Pajak penghasilan diwajibkan atas orang- orang yang memiliki pekerjaaan.Apabila tingkat pengangguran meningkat maka jumlah orang yang akan membayar pajak penghasilan berkurang. Akaibatnya penerimaan negarapun berkurang. c) Beban Psikologis Semakin lama seseorang menganggur,semakin besar beban psikologis yang harus ditanggung.Secara psikologis orang yang menganggur mempunyai perasaan tertekan,sehingga berpengaruh terhadap berbagai perilakunya dalam kehidupan sehari-hari.Dampak psikologis ini mempunyai efek domino
    • dimana secara social ,orang menganggur akan merasa minder karena status sosial yang tidak atau belum jelas. d) Biaya Sosial Dengan semakin besarnya jumlah penganggur,semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan.Biaya social ini mencakup biaya atas tugas-tugas medis,biaya keamanan dan biaya proses peradilan sebagai akibat meningkatnya tindak kejahatan.4. Cara mengatasi pengangguran pengangguran. Diperlukan cara yang berbeda untuk mengatasi berbagai jenis pengangguran. a) Cara Mengatasi Pengangguran Friksional Pengangguran ini bersifat sementara. Cara mengatasinya adalah dengan mengusahakan informasi yang lengkap tentang permintaan dan penawarantenaga kerja sehingga proses pelamaran,seleksi dan pengambilan keputusan menerima atau tidak berlangsung lebih cepat. b) Cara Mengatasi Pengangguran Konjungtural Pengangguran ini terjadi karena resesi ekonomi. Cara mengatasinya adalah: (1). Meningkatkan daya beli masyarakat sehingga ramai dan akan meningkatkan jumlah permintaan. Dengan demikian, perusahaan harus meningkatkan produksi dengan menambah tenaga kerjanya. (2). Mengatur bunga bank agar tidak terlalu tinggi sehingga para investor lebih suka menginvestasikan uangnya dalam bidang usaha untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
    • c) Cara Mengatasi Pengangguran Struktural Pengangguran ini disebabkan perubahan struktur ekonomi dari agraris ke industri. Maka cara mengatasi pengangguran ini adalah: (1) Menyediakan lapangan kerja untuk menampung kelebihan tenaga kerja di sektor ekonomi lain pada suatu daerah yang mengalami perubahan sektor ekonomi. (2) Pelatihan tenaga kerja untuk mengisi yang masih membutuhkan (3) Menarik investor barud) Cara Mengatasi Pengangguran Musiman Pengangguran musiman dapat diatasi dengan cara sebagai brikut: (1) Pelatihan ketrampilan lain, selain bidang yang sudah digeluti (2) Menginformasikan lowongan pekerjaan yang ada di sektor lain kepada masyarakat. e) Cara Mengatasi Pengangguran Teknologi Dapat diatasi dengan cara: Pelatihan ketrampilan mengoperasikan mesin-mesin berteknologi tinggi. (1) Pengenalan teknologi sejak dini (2) Pelatihan tenaga pendidik untuk menguasai teknologi baru yang harus disampaikan pada anak
    • 5. Usaha peningkatan mutu tenaga kerja Usaha peningkatan kualitas tenaga kerja bisa dilakukan oleh pemerintah, perusahaan dan individu. a. Pemerintah Adapun usaha-usaha yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, yaitu: 1) Melakukan program-program keluarga berencana, meningkatkan kualitas lulusan sekolah kejuruan dan transmigrasi. 2) Pendirian Balai Latihan Kerja (BLK) Melalui badan latihan kerja diharapkan kualitas tenaga kerja meningkat, demikian juga dengan program magang di perusahaan yang disponsori pemerintah, sehingga lulusan dapat segera beradaptasi lebih cepat dengan profesi yang akan dijalaninya. b. Perusahaan Dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja, maka perusahaan biasanya melakukan pelatihan dasar-dasar manajemen atau job-job trraining dan pemberian beasiswa bagi karyawan untuk melanjutkan pendidikan. c. Individu Individu bisa meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui perbaikan gizi makanan dan melanjutkan pendidikan melalui jalur pendidikan formal maupun informal (kursus-kursus). 6. Sistem upah yang barlaku di Indonesia
    • Upah adalah merupakan imbalan atau balas jasa(kontra prestasi) daripengusaha kepada karyawannya atas suatu pekerjaan atau jasa yangdilakukan yang dinyatakan dengan uang.Sistem pengupahan didasarkan pada tiga fungsi upah, yaitu :a. Mampu menjamin kehidupan yang layak.b. Mencerminkan hasil kerja seseorang.c. Merupakan insentif untuk mendorong peningkatan produktifitas kerja.Adapun pemberian upah memiliki tiga tujuan, yaitu:a. Menarik karyawan berbakat agar masuk ke perusahaan tersebut.b. Mempertahankan karyawan terbaik agar tidak pindah ke perusahaan lain.d. Memotivasi karyawan tersebut dalam bekerja.Sistem pengupahan yang baik harus memenuhi syarat:a. Mampu memuaskan kebutuhan dasar pekerjab. Sistim upah sebanding dengan perusahaan lain yang sejenisc. Bersifat adil di perusahaand. Menyadari fakta bahwa setiap orang memiliki kebutuhan yang berbedaAda tiga hal yang dijadikan pertimbangan dalam memberikan upah,yaitu:a. Tingkat Kebersaingan Dalam memberikan gaji kepada karyawan, sebuah perusahaan harus melakukan survey terhadap perusahaan sejenis dalam
    • memberikan gaji. Dengan demikian perusahaan tersebut dapat memperoleh karyawan yang diinginkanb. Struktur Upah Struktur upah ini bisaanya dibangun berdasarkan evaluasi pekerjaan. Evaluasi pekerjaan merupakan proses untuk menentukan seberapa pentingnya pekerjaan tersebut di dalam perusahaan. Semakin penting pekerjaan tersebut akan semakin tinggi upahnya.c. Performa Karyawan Dasar pemberian bayaran berdasarkan hasil kerja atau performa karyawan. Jika pegawai dapat memberikan peningkatan kerja dan keuntungan bagi perusahaan, maka pegawai tersebut akan mendapat upah lebih dari karyawan lain. Sistem pembayaran upah juga tergantung pada 3 hal yaitu : 1) Permintaan dan Penawaran tenaga Kerja Jika penawaran lebih besar daripada permintaannya,tingkat upah cenderung turun,begitu pula sebaliknya.Pencari kerja adalah orang yang menawarkan jasa untuk bekerja,sedang pemberi kerja adalah pihak yang meminta jasa dari pencari kerja.Di Indonesia karena penawaran tenaga kerja begitu besar,sedangkan permintaan akan jasa pencari kerja jauh lebih rendah dibandingkan penawarannya,tingkat upahpun menjadi turun.
    • 2) Kesepakatan pemberi kerja dan Penerima kerja Pada umumnya penduduk Indonesia memiliki posisi tawar yang rendah dalam kesepakatan tentang upah dan jasa kerja yang terkait dengan sangat melimpahnya penawaran kerja.bahkan ada diantara mereka yang bersedia menerima upah dibawah Upah Minimum Provinsi.Akan tetapi ada kalanya pencari kerja memiliki posisi tawar yang tinggi dan mendapatkan tingkat upah yang tinggi,ini terkait dengan sumber daya unik yang mereka miliki.c. Upah Minimum Dengan adanya Peraturan Pemerintah No.25 Tahun 2000 tentang kewenangan pemerintah dan kewenangan provinsi sebagai daerah otonom,maka pemberlakuan upah minimum regional (UMR) berubah menjadi Upah Minimum Provinsi (UMP) atau upah minimum kabupaten/kota.Dengan adanya peraturan baru ini provinsi-provinsi di Indonesia mulai menyesuaikan upah minimum regional di daerah mereka. Pajak penghasilan yang berhubungan dengan upah minimum provinsi atu upah minimum kabupaten/kota diatur oleh peraturan pemerintah melalui PP No.5 Tahun 2003 mengenai Pajak Penghasilan Atas Penghasilan yang Diterima oleh Pekerja sampai dengan sebesar Upah Minimum Provinsi atau Upah Minimum Kabupaten. Jenis-jenis Sistem Upah Berbagai macam bentuk upah yang ada, antara lain: 1) Upah berdasarkan waktu
    • Upah berdasarkan waktu terdiri dari upah per jam, per minggu, atau per bulan. Upah ini dihitung berdasarkan banyaknya jam kerja. Pada upah per bulan dihitung berdasarkan periode satu bulan. Tenaga kerja yang dibayar berdasarkan jam, biasanya guru privat atau dosen swasta.2) Upah berdasarkan hasil Upah berdasarkan hasil digunakan untuk menghargai hasil kerja berdasarkan berapa banyak yang telah dihasilkan neraca individu atau secara kelompok. Bagian pemasaran bisaanya dibayar berdasarkan hasil.3) Komisi Komisi merupakan bayaran yang diterima berdasarkan presentase hasil penjualan. Bagian pemasaran dan manajer pemasaran biasanya dibayar berdasarkan komisi dan gaji.4) Bonus Bonus merupakan upah tambahan bagi karyawan disamping gaji. Bonus diberikan pada karyawan yang membantu perusahaan dalam meningkatkan keuntungan. Bonus bisaanya tidak sama untuk setiap karyawan.5) Pemberian keuntungan Beberapa perusahaan memasukkan pembagian keuntungan pada program pensiun. Dengan demikian, pekerja menerima keuntungan dengan bunga pada saat mereka pensiun nanti.
    • 6. Rangkuman a. Jumlah penduduk adalah banyaknya penduduk yang mendiami suatu wilayah negara b. Angkatan kerja adalah penduduk dalam usia kerja,baik yang bekerja maupun yang tidak bekerja c. Pengangguran adalah orang yang tidak mempunyai pekerjaan,sedang mencari pekerjaan atau sedang mempersiapkan usaha baru d. Semakin meningkat jumlah penduduk, semakin meningkat jumlah tenaga kerja dan jumlah angkatan kerja sehingga dibutuhkan kesempatan kerja yang meningkat pula. d. Tiga jenis pengangguran dilihat dari lamanya bekerja adalah pengangguran terbuka,pengangguran terselubung dan setengah menganggur e. Tujuh jenis pengangguran dilihat dari faktor penyebabnya adalah pengangguran Konjungtur/siklis, pengangguran struktural, pengangguran friksional ,pengangguran musiman,pengangguran teknologi,pengangguran deflasioner dan pengangguran sukarela. f. Dampak pengangguran adalah menurunnya pendapatan nasional dan perkapita,menurunnya penerimaan negara,menimbulkan baban psikologis,serta meningkatkan biaya sosial. g. Usaha peningkatan kualitas tenaga kerja bisa dilakukan oleh pemerintah, perusahaan dan individu. h. Sistem pembayaran upah tergantung pada kondisi permintaan dan penawaran tenaga kerja,kesepakatan pemberi kerja dan penerima kerja,dan Upah Minimum
    • 8. Evaluasi dan kunci jawaban 8.1. Pilihlah a, b, c, d dan e yang paling benar ! 1. Penduduk yang telah memasuki usia kerja yang mencakup orang yang sudah atau sedang bekerja ,yang sedang mencari pekerjaan lain dan yang melakukan kegiatan lain disebut ...... a. Kesempatan Kerja b. Angkatan kerja c. Tenaga kerja d. Ketenagakerjaan e. Pengangguran 2. Kesempatan kerja adalah............ a. Warga negara yang telah lulus pelatihan di bidang ketenagakerjaan b. Tersedianya lapangan kerja bagi tenaga kerja yang membutuhkan c. Adanya lapangan kerja bagi angkatan kerja pria yang membutuhkan d. Penyediaan pekerjaan bagi semua warga negara dari semua umur untuk dapat bekerja e. Penyediaan pekerjaan bagi semua warga negara dari semua umur untuk dapat bekerja 3. Komala telah lulus universitas dan melamar diberbagai perusahaan,maka Komala di sebut......... a. Pekerja b. Tenaga kerja c. Angkatan kerja d. Kesempatan kerja
    • e. Bukan angkatan kerja 4. Ahmadi gagal diterima bekerja di suatu perusahaan karena ia kurang trampil dalam mengetik sebab ia dulu adalah seorang petani.kondisi yang dialami Ahmadi merupakkan contoh....... a. Pengangguran Siklis b. Pengangguran musiman c. Pengangguran friksional d. Pengangguran struktural e. Pengangguran terselubung 5. Faktor penyebab terjadinya pengangguran akibat dari konjungtur yang disebut resesi atau depresi,sehingga banyak tenaga kerja di rumahkan disebut........... a. Pengangguran Siklis b. Pengangguran musiman c. Pengangguran friksional d. Pengangguran musiman e. Pengangguran terselubun6. Setidaknya sekitar seperempat tenaga kerja surat kabar kehilangan pekerjaan, karena penggunaan mesin cetak baru yang lebih hemat tenaga kerja. Pernyataan tersebut yang menunjukkan sebab-sebab pengangguran adalah............ a. Permintaan tenaga kerja turun b. Penawaran tenaga kerja naik c. Kelemahan pasar tenaga kerja d. Ketidakmampuan tenaga kerja e. Kemajuan teknologi
    • 7. Untuk mengatasi pengangguran dapat dilakukan dengan mengarahkan permintaan masyarakat terhadap barang/jasa yang tersedia. Cara tersebut digunakan untuk mengatasi pengangguran…… a. Struktural b. Musiman c. Terselubung d. Konjungtur e. Teknologi8. Peranan Balai Latihan Kerja (BLK) dalam usaha meningkatkan mutu tenaga kerja adalah………… a. Memberi kursus kepada anak-anak putus sekolah b. Memberikan penyuluhan pertanian kepada para petani c. Menampung tenaga kerja yang masih menganggur d. Memberi kemampuan untuk melakukan kerja sendiri e. Memberikan ketrampilan tertentu kepada anggota masyarakat9. Bila pegawai bagian pemasaran mendapatkan gaji lebih banyak karena mampu menjual melebihi target,dengan demikian pemberian gaji di dasarkan pada…… a. Tingkat kebersaingan b. Struktur upah c. Performa karyawan d. Prestasi karyawan e. Tingkat pendidikan
    • 10. Pegawai perusahaan swasta yang menerima gaji Rp. 2000.000 perbulan.Sistem pengupahan ini menggunakan cara……… a. Menurut waktu b. Borongan c. Prestasi d. Bonus e. Komisi8.2. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar ! 1. Terangkan perbedaan antara angkatan kerja, tenaga kerja dan kesempatan kerja ! Jawab : Angkatan kerja adalah bagian dari tenaga kerja yang sesungguhnya terlibat atau berusaha untuk terlibat dalam kegiatan produktif memproduksi barang dan jasa. Tenaga kerja adalah bagian dari penduduk dalam usia kerja (16-64 tahun), baik yang bekerja maupun yang aktif mencari kerja yang masih ingin dan mampu melakukan pekerjaan. Kesempatan kerja adalah jumlah lapangan kerja yang tersedia bagi masyarakat,baik yang telah ditempati(employment) maupun lapangan kerja yang masih kosong (vacancy ) 2. Jelaskan pengertian pengangguran siklis dan struktural ! Jawab: Pengangguran Pengangguran srtuktural adalah pengangguran yang muncul akibat terjadinya perubahan struktur ekonomi, misalnya dari struktur agraris berubah menjadi industri. Sehingga
    • banyak tenaga kerja yang tidak dapat memenuhi syarat yang diminta perusahaan Pengangguran Konjungtur adalah yang terjadi karena berkurangnya permintaan barang dan jasa terutama pada saat depresi ekonomi sehingga perusahaan terpaksa mengurangi tenaga kerja.3. Jelaskan jenis-jenis pengangguran menurut lamanya bekerja! Jawab: Pengangguran terbuka,pengangguran terselubung dan pengangguran setengah menganggur4. Jelaskan cara mengatasi pengangguran friksional ! Jawab: Cara mengatasinya adalah dengan mengusahakan informasi yang lengkap tentang permintaan dan penawarantenaga kerja sehingga proses pelamaran,seleksi dan pengambilan keputusan menerima atau tidak berlangsung lebih cepat.5. Jelaskan cara-cara peningkatan kualitas tenaga kerja! Jawab : Usaha-usaha yang dapat dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja, yaitu: a. Pemerintah 1) Melakukan program-program keluarga berncana, meningkatkan kualitas lulusan sekolah kejuruan dan transmigrasi. 2) Pendirian Balai Latihan Kerja (BLK)
    • b. Perusahaan Dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja, maka prusahaan biasanya melakukan pelatihan dasar-dasar manajemen dan pemberian beasiswa bagi karyawan untuk melanjutkan pendidikan. c. Individu Individu bisa meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui perbaikan gizi makanan dan melanjutkan pendidikan melalui jalur pendidikan formal maupun informal (kursus-kursus)9. Daftar Pustaka Ahman, Eeng.Ekonomi untuk SMA dan MA kelas XI,Jakarta: Aryaduta 2009 Alam S. Ekonomi untuk SMA dan MA kelas XI.Jakarta:Erlangga Departemen Pendidikan Nasional. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Atas Mata Pelajaran Ekonomi. Jakarta: Depdiknas. 2006 Rudianto . Pelajaran Ekonomi untuk SMA/MA kelas XI. Jakarta: Aryaduta. Sukwiati. Pelajaran Ekonomi untuk SMA/MA kelas XI. Jakarta Yudistira. 2007 Tim Kreatif, Ekonomi SMA/MA kelas XI.Jakarta:Bailmu, 2010
    • .