Your SlideShare is downloading. ×
0
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Teori dasar akupresur
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Teori dasar akupresur

4,343

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
4,343
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
182
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. TEORI DASAR AKUPRESUR
  • 2. SEJARAH PERKEMBANGAN AKUPRESUR
  • 3. NM AA • TTL • U I T K JA N ER • A MT LA A • KN R A TO • R MH UA • STA S TU : dr . N R A A U WN :PA I N O G 10 D N CN/ ESEM ER 1972 B :B LA K A I ESEH TA TR D SI O A A N AI NL M SYA A A M K SSA A RKT AA R : PER N S K ER EK A K 11 I TI EM D A N M M K SSA AA R :B K T K A LI STI W B K K 20 A UI H TU A LO D YA – M K SSA A AA R : SU A M I K H O A G PU I D H EN A ,1 R N TR
  • 4. PENGERTIAN DAN SEJARAH AKUPRESUR Pengertian : akupresur berasal dari kata accus dan pressure, yang berarti jarum dan menekan. • Tujuan penekanan pada titik-titik akupresur adalah melancarkan aliran energi vital pada seluruh bagian tubuh
  • 5. • Fungsi organ akan terganggu jika tidak mendapat energi yg cukup • Penekanan pada titik2 akupresur mempengaruhi aliran energi yang terhambat aliran energi lancar kembali (mempengaruhi aliran darah, transportasi cairan tubuh, sistem syaraf, sistem hormonal, sistem getah bening, dll)
  • 6.  PIJAT  Dikenal sejak dahulu kala  Cara pengobatan alami secara naluri merasa tidak enak badan  Pengalaman yg diturunkan  Keterampilan yg dimiliki keluarga  Interaksi antar manusia/antar bangsa menambah kekayaan keterampilan memijat  Dapat dirumuskan menjadi ilmu yg dapat dipelajari jika
  • 7. Imigrasi bangsa China ke Indonesia turut mewarnai keterampilan pijat masyarakat Indonesia
  • 8. Akupunktur/akupresur – Berasal dari China . – Sejak jaman Kaisar Kuning tahun 3667 sebelum masehi.Kaisar Kuning atau Haung-Ti bersama perdana menteri Chi – Po menyusun buku Huang Ti Nei Ching atau Kitab Klasik Kedokteran Kaisar Kuning
  • 9. • Pengobatan akupuntur/akupresur pada awalnya lahir sebagai hasil dari trial dan error. • Saat itu nenek moyang bangsa China tanpa disertai pengetahuan anatomi sudah dapat menggambarkan pola energi tubuh berdasarkan konsep keseimbangan antara dua sifat yang berlawanan .
  • 10. • Misteri pengobatan akupunktur/akupresur mulai dipecahkan lewat pendekatan kedokteran konvensional sejak tahun 1964 yang diteliti oleh Prof.Kim Bong Han dari Korea Utara ,beliau telah meneliti dan menunjukkan sistem penghubung yang dinamakan Kyungrak System (sistem meridian ) di titik-titik akupunktur dan meridian
  • 11. Th 1984 -Tidak ada dokumen tentang pijat -Disepakati perlu keseragaman/pola pijat -Yayasan Pengobat Tradisional Indonesia melakukan pengembangan pijat di masyarakat menggunakan ilmu akupunktur  akupresur
  • 12. Th 1989 -2009 - Indonesia mengembangkan akupresur sebagai selfcare melalui kader - Depkes mendukung pengembangan akupresur melalui berbagai kajian di Sentra P3T) - Akupresur menjadi salah satu pijat yg terbukti aman dan bermanfaat
  • 13. Th 2009 Terbitnya UU no 36/2009 tentang Kesehatan mengubah paradigma tentang yankestrad, pelayanan kesehatan tradisional terdiri dari ramuan dan keterampilan
  • 14. Th 2010 Perubahan SOTK di Kemkes melahirkan 1 direktorat baru (Dit Yankes Tradkom)  strategi : akselerasi integrasi yankestrad ke dalam sistem pelayanan kesehatan (unggulan : ramuan, akupunktur dan akupresur)
  • 15. Th 2011 Upaya integrasi akupresur ke dalam sistem pelayanan kesehatan di Puskesmas  dimulai dengan orientasi akupresur bagi petugas Puskesmas oleh Kemkes Thn 2012 TOT Orientasi akupresur bagi Petugas PKM dalam rangka akselerasi integrasi yankestrad di Puskesmas
  • 16. Holistik • HOLISTIK = WHOLE (Inggris) = seluruh • Cara pandang segala segi kehidupan secara menyeluruh bsg kesatuan yg utuh, bukan parsial • Semua yg ada di alam semesta merupakan satu kesatuan  tanah, air, udara, langit, binatang tumbuh-tumbuhan, manusia, dll merupakan bagian dari kesatuan alam semesta
  • 17. • Alam semesta : makrokosmos • Bagian-bagiannya : mikrokosmos • Bagian-bagian merupakan kesatuan yg lebih kecil, dst sampai yg terkecil • Tidak ada benda yg berdiri sendiri secara mutlak • Semua yg ada di alam semesta terbentuk karena saling berhubungan bagian2 yg bekerja sama dalam kesatuan dg keseimbangan yg dinamis
  • 18. • Manusia : kesatuan dari organ-organ tubuh, anggota tubuh, jaringan penunjang, panca indera, cairan2, darah, dll • Organ tubuh : kesatuan dari sel-sel • Manusia saling pengaruh dg alam lingkungannya dan sesama manusia, termasuk dalam hal kondisi sosek, budaya, politik, dsb • Organ dan sistem kehidupan dalam tubuh manusia saling mempengaruhi, jk salah satu bagian tubuh terganggu akan mempengaruhi bagian tubuh yang lain dan dapat mengganggu kesehatan tubuh • Untuk mengembalikan kondisi tubuh agar sehat harus dilakukan upaya pengembalian keseimbangan yg dinamis, baik di dalam tubuh maupun keseimbangan manusia dengan alam.
  • 19. • Keseimbangan kehidupan manusia meliputi keseimbangan spiritual, psikologis, ekonomi, sosial dan budaya  Pandangan holistik berarti: untuk mendapatkan hasil yang optimal maka memandang, menganalisis, mendiagnosa, mengatasi gangguan kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak bagian per bagian (partial)
  • 20. YIN YANG • Bahasa China : Yin = bayangan, Yang = cahaya • 2 aspek yang mendominasi kehidupan alam yg saling bertentangan : terang-gelap, panas-dingin, tinggi-rendah, laki2-perempuan, atas-bawah, kanan-kiri, dsb • Setiap benda di alam selalu memp. 2 aspek yg berlawanan tapi saling terkait dan saling mempengaruhi, bergerak dinamis dalam kesatuan tp tidak mutlak
  • 21. • Bersifat aktif : yang, bersifat pasif : yin Contoh: manusia : pria (yang) – wanita (yin) Pria & wanita berlawanan jenis tp saling terkait, saling membutuhkan, saling mempengaruhi. Pd tubuh pria terdapat sedikit hormon wanita, pd tubuh wanita terdapat sedikit hormon pria, artinya keduanya memiliki ciri yang berbeda tetapi tidak mutlak
  • 22. • Yin digambarkan sbg air dg segala sifatnya • Yang digambarkan sbg api dg segala sifatnya • Keseimbangan aspek Yin Yang mewujudkan keharmonisan dalam kehidupan • Kedinamisan Yin Yang merupakan usaha untuk mewujudkan keseimbangan Cont. Siang (panas) berganti ke malam (dingin)
  • 23. • Gangguan kes pada manusia terj karena - gangguan keseimbangan Yin Yang dalam tubuh, atau - gangguan keseimbangan antara tubuh dg alam sekitarnya.
  • 24. • Mengatasi gangguan kes dilakukan melalui usaha untuk mengembalikan keseimbangan Yin Yang dalam tubuh. -Bila Yin dominan  Yang dikuatkan, -Bila Yang dominan  Yang dilemahkan atau Yin dikuatkan
  • 25. Pengelompokan Yin Yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan : perilaku alam semesta, perilaku mahluk hidup, letak masalah kesehatan, arah, sifat dan jenis masalah. Pengelompokan Yin Yang digunakan dalam mengatasi gangguan kesehatan melalui pemberian rangsangan akupresur
  • 26. Gambar yang menerangkan sifat-sifat Yin Yang
  • 27. PENGELOMPOKAN YIN YANG NO PENGELOMPOKAN YIN YANG 1 ALAM SEMESTA GELAP, MALAM, AIR, BASAH/LEMBAB. BAWAH, DALAM, BARAT, UTARA TERANG, SIANG, API, KERING, ATAS, LUAR , TIMUR, SELATAN 2 TUBUH MANUSIA WANITA, DADA, PERUT, FISIK, SISI DALAM PRIA, PUNGGUNG, PINGGANG, MENTAL/PSIKIS, SISI LUAR 3 ORGAN-ORGAN TUBUH PARU2, LIMPA, JANTUNG, GINJAL, SELAPUT JANTUNG, HATI USUS BESAR, LAMBUNG, USUS KECIL, KANDUNG KEMIH, TRI PEMANAS, KANDUNG EMPEDU 4 SIFAT PENYAKIT KRONIS (MENAHUN), TENANG,LAMA, DINGIN LEMBAB. DEFISIENSI AKUT (MENDADAK), GELISAH, BARU, PANAS, KERING, EKSES 5 CARA TERAPI MENGUATKAN, MENGHANGATKAN, MENAMBAH MELEMAHKAN, MENDINGINKAN, MENGURANGI
  • 28. PERGERAKAN 5 UNSUR
  • 29. Pergerakan 5 unsur • TEORI YANG MENJELASKAN TENTANG HUBUNGAN ANTARA UNSUR2 YG ADA DI KEHIDUPAN ALAM SEMESTA (=UNSUR2 KEHIDUPAN) • ALAM SEMESTA, MANUSIA & BAGIAN2NYA TDD 5 UNSUR YANG SALING BERHUBUNGAN, YAITU : KAYU, API, TANAH, LOGAM DAN AIR
  • 30. Kayu Air Api Logam Tanah
  • 31. 1. Hubungan saling menghidupi  setiap unsur menghidupi dan dihidupi oleh unsur lain - kayu menghidupi api - api menghidupi tanah, - tanah menghidupi logam, - logam menghidupi air, - air menghidupi kayu
  • 32.  Jika terjadi gangguan pd salah satu unsur akan mengganggu unsur yg lain atau unsur yg dihidupi Cont.1. Jk kayu terlalu sedikit (lemah) maka api menjadi kecil, jk air terlalu sedikit maka kayu tidak subur 2.Pada ibu yg menyusui anaknya, jika ibu sakit anak menderita, jika anak sakit ibu menderita.
  • 33.  Unsur yg menghidupi (menunjang ) diibaratkan seperti ibu, unsur yg dihidupi diibaratkan seperti anak (hukum ibu-anak)
  • 34. 2. Hub saling membatasi (mengendalikan) Setiap unsur saling membatasi (mengendalikan) unsur yang lain. - kayu mengendalikan tanah, - tanah mengendalikan air, - air mengendalikan api, - api mengendalikan logam, - logam mengendalikan kayu
  • 35.  Jika prinsip tsb tidak sesuai, akan terjadi : Penindasan (air terlalu banyak akan memadamkan api) Penghinaan (api terlalu besar akan mengeringkan air)
  • 36. 3. Hubungan -saling membatasi-menghidupi/ -menghidupi-membatasi Tanah mengendalikan air supaya air menghidupi kayu tidak terlalu besar dan kayu membatasi tanah agar tidak terlalu kuat
  • 37. Hati ( H ) : Liver (LR) Kantung Empedu (KE) :Gall Blader (GB) Kayu Jantung (J): Heart (HT) Usus Kecil (UK): Small Intestine (SI) Ginjal(G):Kidney (KI) Kantung Kemih(KK):Blader(BL) Selaput Jantung (SJ):Pericardium (PC) / (HC) Tri Pemanas (TP) :Triple Energizer (TE) Air Api Logam Paru-paru (P):Lungs (LU) Usus Besar (UB): Large Intestine (LI) Tanah Limpa (LP):Spleen (SP) Lambung (L): Stomach (ST) GAMBAR HUKUM HUBUNGAN DALAM PERGERAKAN LIMA UNSUR
  • 38. TABEL PENGGOLONGAN 5 UNSUR Unsur Kayu Api Tanah Logam Air Org. Padat Hati Jantung Limpa Paru2 Ginjal Organ Berongga Kantung Empedu Usus Kecil Lambung Usus Besar Kantung Kemih Panca Indra Mata Lidah Mulut Hidung Telinga Jaringan Tendon Pemb. Darah Otot Kulit , bulu Tulang, Emosi Marah Gembira Berfikir Sedih Takut Rasa Asam Pahit Manis Pedas Asin Udara Angin Panas Lembab Kering Dingin Cairan tubuh Air mata Keringat Air ludah Ingus Kotoran Telinga Warna Hijau Merah Kuning Putih Hitam
  • 39. Cara memahami Hati berhubungan dengan Kandung Empedu. • Hati dan Kandung Empedu memancarkan warna kehijauan. Warna kehijauan nampak lebih jelas di muka jika hati terganggu. • Emosi dan jengkel, sangat mempengaruhi organ hati dan Kantung Empedu. • Jengkel menyebabkan gangguan keseimbangan di hati yang mendorong keluarnya suara menjerit. • Kelainan pada organ hati dapat tercermin melalui gangguan pada mata, urat (tendon), dan air mata. Manifestasi yang muncul antara lain berupa: mata merah, katarak, rabun, mudah keseleo, kram, air mata berlebihan, air mata kering, dll.
  • 40. • Semua hal di atas berhubungan erat karena berada dalam kelompok unsur yang sama: kayu
  • 41. Energi vital
  • 42. • Materi dasar kehidupan manusia terdiri dari jing, qi (chi) dan shen. • Jing = materi, qi = energi vital/energi kehidupan, dan shen = semangat (fenomena). • Yang akan dibahas adalah energi vital (qi) pd tubuh manusia. • qi (bahasa China) = daya kekuatan yang menyertai materi. Pada manusia qi = energi kehidupan yang menjadi sumber kekuatan untuk hidup, berkembang, dan beraktivitas.
  • 43. Qi bersumber dari : 1. orangtua (qi bawaan) 2. makanan/minuman/udara (qi yang didapat)
  • 44. 1. Qi bawaan merupakan energi modal pertama manusia yang diperoleh dari Tuhan YMK melalui orangtua: ayah mewakili yang, ibu mewakili yin,  membawa sifat turunan
  • 45. 2. qi yang didapat , diperoleh setelah lahir, kekuatan hasil olahan organ, didistribusikan ke seluruh bagian tubuh untuk menjadi tenaga dalam menjalankan fungsinya masing-masing. Pembentukan & penyebaran qi melibatkan seluruh organ, sangat dipengaruhi oleh lingkungan
  • 46. Qi digolongkan menurut fungsi dan letaknya menjadi 1. Qi organ, letaknya di setiap organ dan berfungsi memberi tenaga pada organ. 1. Qi meridian, letaknya di meridian dan berfungsi memberi tenaga pada meridian. 2. Qi pertahanan tubuh, letaknya di permukaan tubuh dan berfungsi mempertahankan tubuh dari serangan penyakit. 3. Qi darah, berada di dalam pembuluh darah dan berfungsi sebagai penggerak dan pemelihara darah. 4. Qi turunan, berada di ginjal berfungsi untuk reproduksi.
  • 47. FENOMENA ORGAN
  • 48. •Teori Fenomena organ : suatu teori untuk menilai keadaan fisiologis dan patologis fungsi ‘organ dalam’ berdasarkan apa yg terlihat dari luar (fenomena), sebagai pencerminan keadaan ‘organ dalam ,tersebut.
  • 49. •Organ dalam terdiri dari : 1. Organ padat (zang) & 2. Organ berongga (fu)
  • 50. • Organ Zang :hati, jantung, limpa, paru-paru, ginjal, perikardium (selaput jantung)  fungsi : memproduksi, mendistribusikan, menyimpan substansi penting (qi, darah, cairan tubuh, dsb) • Organ Fu : kandung empedu, lambung, usus kecil, usus besar, kandung kemih, sanjiao (tri pemanas)  fungsi : menerima & mencerna makanan, menyalurkan dan mengeluarkan sisa /ampas
  • 51. Organ Zang dan Fu yg unsurnya sama, mempunyai fungsi & sifat yg berkaitan, hub. antara keduanya disebut hubungan luar dalam
  • 52. 1. Jantung •Fungsi Jantung : Mengedarkan darah,menguasai pemb. darah Menguasai semangat dan mental Mempengaruhi kecerdasan dan daya fikir Berhubungan luar-dalam dengan usus kecil
  • 53. •Gangguan fungsi jantung dan perikardium: Gangguan peredaran darah dan pembuluh darah (penyumbatan/pecah pembuluh darah/perdarahan) Gangguan semangat, mental, kesadaran (kurang gairah, depresi, gelisah,susah tidur, pingsan,koma) Gangguan kecerdasan dan daya fikir (lambat berfikir, dungu, keterlambatan mental). Gangguan lidah (lidah bengkok, sariawan).
  • 54. • Fungsi Hati : Menyimpan darah, hati mempunyai fungsi menyimpan dan mengatur jumlah darah yang beredar. Memelihara aliran qi yaitu untuk menjaga keharmonisan dan melancarkan fungsi dari kegiatan tubuh. Mengontrol mental. Mempengaruhi alat kelamin. Berhubungan luar-dalam dengan kandung empedu
  • 55. • Gangguan fungsi hati : Gangguan pendarahan ( menstruasi berlebihan/ tidak teratur, muntah darah, kesemutan) Gangguan tendon ( kram, lemah jalan, alat gerak kurang tenaga) Gangguan mental ( kesal, takut, sedih, khawatir ) Gangguan alat kelamin ( hernia, impotensi ) Gangguan mata
  • 56. •Fungsi Limpa :  Mengendalikan darah supaya darah tetap berada di dalam pembuluh darah dan mencegah perdarahan.  Mempengaruhi otot dan anggota gerak, memelihara besar dan kuatnya otot  Menguasai transportasi dan pengolahannya, yaitu pengolahan pada pencernaan dan penyerapannya.  Berhubungan luar-dalam dengan lambung
  • 57. • Gangguan Fungsi Limpa : Gangguan pencernaan dan cairan tubuh (diare, sembelit, kurang nafsu makan, selalu lapar, bengkak ) Gangguan perdarahan (menstruasi) Gangguan Otot (kurus, gemuk, otot lunak)
  • 58.  Fungsi Paru-paru : Menguasai qi dan mengendalikan pernafasan Mengatur penyebaran cairan Menguasai kulit dan rambut badan Berhubungan luar-dalam dengan usus besar.
  • 59.  Gangguan fungsi paru Gangguan pernafasan ( batuk, asma, sesak nafas) Gangguan penyebaran cairan dalam tubuh (bengkak, banyak lendir ) Gangguan kulit dan rambut badan ( biduran, gatal-gatal) Gangguan hidung,tenggorokan, suara ( pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorok, suara serak)
  • 60. • Fungsi Ginjal : Menyimpan jing dan qi Menguasai reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan. Menghasilkan sumsum, otak, menguasai tulang dan memproduksi darah. Menguasai cairan tubuh Menerima dan mengatur distribusi qi Berhubungan luar-dalam dengan kandung kemih
  • 61. • Gangguan fungsi ginjal: Gangguan fungsi otak, tulang dan darah ( kelincahan gerak, daya ingat, kualitas darah, pengeroposan tulang, konsentrasi ) Gangguan reproduksi ( kurang subur, kemampuan seksual ) Gangguan cairan tubuh ( gangguan urin , bengkak ) Gangguan telinga dan gangguan rambut kepala, kurang pendengaran, berdenging, rambut cepat beruban.
  • 62. 6. Pericardium • Fungsi dan gangguan fungsi pericardium sama dengan jantung.
  • 63. . Kandung Empedu  Fungsi Kandung Empedu :  Kandung empedu melekat pada hati  fungsi utamanya menyimpan getah empedu yg dikeluarkan ke usus untuk membantu pencernaan.  Berhubungan luar-dalam dengan hati.  Gangguan fungsi kandung empedu : Gangguan pencernaan (mual, nyeri ulu hati) Gangguan iga bawah (nyeri iga) Gangguan mental (bimbang, takut)
  • 64. . Lambung • Fungsi lambung :  Lambung menerima dan mencernakan makanan kemudian menyalurkan ke usus kecil.  Berhubungan luar dalam dengan limpa. • Gejala gangguan fungsi lambung : Gangguan pada pencernaan makanan (diare, sembelit, mual, muntah, kembung, nafsu makan) Gangguan otot (otot lunak, tegang, kram, keseleo, dll) Gangguan daerah ulu hati ( nyeri ulu hati, sendawa, cegukan) Gangguan mulut ( sariawan, sakit gigi )
  • 65. • Fungsi Usus Kecil : Menerima dan menyimpan sementara makanan dari lambung. Melanjutkan pencernaan makanan tersebut untuk kemudian diserap. Menyalurkan sisa makanan ke usus besar.  Berhubungan luar dalam dengan jantung • Gangguan fungsi usus kecil : Gangguan buang air besar (diare, sembelit ) Gangguan volume air kemih( urine sedikit
  • 66. • Fungsi Usus Besar: Usus besar menerima sisa makanan dari usus kecil, lalu mengubahnya menjadi tinja yg akan dikeluarkan dari tubuh. Berhubungan luar dalam dengan paru2. • Gangguan fungsi usus besar :  Gangguan buang air besar ( sembelit, diare, buang air besar berdarah)  Gangguan anus ( wasir)
  • 67. Kandung Kemih • Fungsi Kandung Kemih:  Menampung air kemih  Membuang air kemih  Berhubungan luar dalam dengan ginjal • Gangguan fungsi kandung kemih : Gangguan pengeluaran air kemih (ngompol, beser, kencing sakit, kencing berdarah, dll)
  • 68. Tri Pemanas (Sanjiao) • Sanjiao bukan merupakan organ nyata melainkan generalisasi dari sebagian fungsi organ zang fu yang terletak pada berbagai tempat yang berbeda dalam rongga tubuh. • Sanjiao terdiri dari : • Jiao atas (mewakili dada) • Jiao tengah (mewakili abdomen) • Jiao bawah (mewakili pelvis)
  • 69. Fungsi tri pemanas :  Menghangatkan organ zang dan fu.  Mengkoordinasi kerja zang dan fu supaya dapat bekerja sama.  Keseimbangan cairan  Berhubungan luar dalam dengan pericardium Gejala gangguan fungsi :  Gangguan pada jiao atas, sama dengan gangguan fungsi paru-paru dan jantung.  Gangguan pada jiao tengah, sama dengan gangguan fungsi pada pencernaan.  Gangguan pada jiao bawah, sama dengan gangguan fungsi pada ginjal dan kandung kemih.
  • 70. TEORI PENYEBAB PENYAKIT
  • 71. orang dianggap sehat kalau unsur yin yang di dalam tubuh seimbang. Bila yin yang dalam tubuh tidak seimbang orang tersebut dianggap sakit. Tidak seimbangnya unsur yin yang disebabkan oleh penyakit. Kesehatan fisik (tubuh), pikiran, dan mental dipengaruhi oleh: alam (lingkungan) di tempat seseorang berada, emosi, kebiasaan hidup, kebiasaan makan dan kecelakaan yang menimpa. untuk menjaga hidup agar tetap sehat, harus bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan, memelihara emosi, mengendalikan kebiasaan hidup atau menghindari kecelakaan.
  • 72. 3 macam penyebab penyakit :  Penyebab Penyakit Luar (PPL)  Penyebab Penyakit Dalam (PPD)  Penyebab Penyakit Lain-lain (PP golongan III).
  • 73. Penyebab Penyakit Luar (PPL) keadaan hawa udara seperti angin, dingin, panas, lembab, kering dan api. Bila daya tahan tubuh lemah  penyakit akan mudah menyerang tubuh PPL masuk ke dalam tubuh melalui jalur meridian.
  • 74. • Angin Bersifat yang, dianggap sebagai pimpinan atau kendaraan yg mengangkut PPL, bila menyerang tubuh manusia akan membawa hawa dingin/panas/lembab, dsb  disebut angin dingin , lembab atau angin panas menyerang tubuh, dll. Gejala : Mendadak keluar keringat, takut dingin, pusing berputar- putar, gemetar, kejang, sakit berpindah-pindah.
  • 75. • Dingin • Dingin bersifat yin, mengerutkan pembuluh darah dan meridian menyebabkan energi vital terhambat sehingga menimbulkan rasa nyeri dan ngilu.
  • 76. • Gejala serangan dingin:  Serangan terhadap bagian luar tubuh: – demam, takut dingin, sesak nafas, panas tak berkeringat, nyeri kepala, nyeri seluruh tubuh.  Serangan terhadap meridian: – otot kaku/kejang, otot dan tulang nyeri, ngilu.  Serangan terhadap organ: – diare, muntah, usus berbunyi, nyeri daerah perut, banyak buang air kecil.
  • 77. • Panas • Panas bersifat yang, sering menyerang secara tiba2pd waktu sedang bekerja di tempat panas atau bekerja di bawah sinar matahari. • Gejala serangan panas: banyak keringat, dapat hilang kesadaran, susah buang air besar, buang air kecil sedikit, haus, mengigau dan gelisah.
  • 78. • Lembab •Lembab bersifat yin, biasanya menyerang pada musim pancaroba. •Gejala : perasaan badan berat, lesu, capai dan malas, kepala terasa berat seperti dibebani barang berat, perut kembung, tidak nafsu makan, mual muntah, banyak dahak, bengkak.
  • 79. • Kering • Kering bersifat yang, menyerang di musim panas, udara yang kering dapat mengganggu cairan tubuh. • Gejala yang timbul: kekurangan cairan, bibir dan mulut kering, nyeri tenggorokan, kelainan pada fungsi hidung, batuk, susah buang air besar.
  • 80. • Api •Api bersifat yang (derajatnya lebih tinggi dari panas dan kering). •Gejala yang timbul: perdarahan dan kejang.
  • 81. 2. Penyebab Penyakit Dalam (PPD) • Penyebab penyakit dalam (PPD) adalah emosi Bl seseorang emosi timbul keluhan atau penyakit pada dirinya. Perasaan tertentu yang berkepanjangan akan mengganggu fungsi organ tubuh tertentu sesuai dg hubungan 5 unsur. Cont. bila seseorang terus menerus dikuasai oleh kemarahan maka organ hatinya akan terganggu, atau seseorang yang menderita gangguan pada organ hati akan selalu marah-marah. Saling berhubungan organ tubuh dengan emosi dapat dilihat pada tabel lima unsur.
  • 82. Emosi yang termasuk PPD, yaitu: a. Gembira, berhubungan dg jantung ( api ) b. Marah atau mendongkol, berhubungan dg hati (kayu) c. Rindu,berpikir,melamun, berhubungan dg limpa ( tanah ) d. Kuatir, sedih, berhubungan dg paru-paru ( logam) c. Takut, berhubungan dg ginjal ( air) d. Terkejut, berhubungan dg ginjal & jantung (air dan api ).
  • 83. 3. Penyebab Penyakit lain-lain (PP gol III) • Kebiasaan hidup yg salah, adaptasi thd lingkungan yg salah , kecelakaan, musibah atau digigit binatang.
  • 84. • Kebiasaan hidup meliputi:  Kebiasaan tidur dan bangun, kerja dan istirahat, hub. seksual, makan minum, buang air besar dan kecil, berpakaian, berkendaraan, berjalan, berolah raga,dsb.  Gigitan binatang, keracunan, kecelakaan merupakan PP Gol III akibat kegagalan beradaptasi dg lingkungan. • Penyebab peny.keturunan/kelemahan,seperti : Kondisi kesehatan ibu hamil mempengaruhi bayi dalam kandungan, jk ada kelemahan ibu waktu hamil maka organ2 penting bayi yg dikandung akan lemah. Keadaan energi bawaan dari ayah-ibunya mempengaruhi pembentukan janin.

×