SITI RAISSA QADARIDA RAHMATIANA
XII IPS 1
SMA N 3 PADANG

REMIDI SOSIOLOGI
MASYARAKAT
MULTIKULTURAL













Pengertian masyarakat
Pengertian masyarakat multikultural
Ciri-ciri masyarakat multikultural
Fakto...
Pengertian Masyarakat
Masyarakat adalah sebagai satu kesatuan
hidup manusia yang berinteraksi menurut
sistem adat istiadat...
Pengertian masyarakat
multikultural
Masyarakat multikultural adalah suatu
masyarakat yang terdiri atas banyak struktur
keb...
Ciri-ciri masyarakat multikultural






Memiliki lebih dari subkebudayaan.
Membentuk sebuah struktur sosial.
Membagi ...
Faktor Pendorong Masyarakat
Multikultural di Indonesia
Faktor Sejarah Indonesia
Indonesia merupakan negara yang memiliki
sumber daya alam yang melimpah terutama
dalam hal rempah...
Faktor Pengaruh Kebudayaan
Asing
Globalisasi merupakan proses penting dalam
penyebaran budaya dalam masyarakat dunia
terut...
Faktor Geografis
Selain itu negara kaya rempah-rempah,
Indonesia juga memiliki letak geografis yang
strategis yaitu dianta...
Faktor fisik dan geologi
Kalau dilihat dari struktur geologi Indonesia
terletak diantara tigal lempeng yang berbeda yaitu
...
Faktor Iklim berbeda
Selain memiliki berbagai pulau di Indonesia
yang mempengaruhi kebudayaan
masyarakat, iklim juga sanga...
Karakteristik masyarakat
multikultural
Terjadi segmentasi ke dalam kelompok sub
budaya yang saling berbeda (Primordial).
Masyarakat multikultural yang tersegment...
Memiliki struktur yang terbagi ke
dalam lembaga non komplementer.
Dalam masyarakat multikultural tidak hanya
memiliki lemb...
Kurang mengembangkan konsensus di
antara anggota terhadap nilai yang bersifat
dasar.
Masyarakat multikultural dengan
berba...
Secara relatif integrasi sosial tumbuh di atas
paksaan dan saling tergantung secara
ekonomi.
Dengan berbagai perbedaan, ma...
Adanya dominasi politik suatu
kelompok atas kelompok lain
Masyarakat multikultural memiliki kelompokkelompok berbeda-beda ...
Membandingkan keanekaragaman
masyarakat multikultural








Masyarakat majemuk dengan kompetisi seimbang. Masyarakat...
Kebudayaan
Pengertian dan ciri-ciri




Budaya : suatu cara hidup yang berkembang
dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok
dan diw...
Ciri-ciri kebudayaan









Memiliki sifat kedaerahan tertentu
Mempunyai adat istiadat yang khas
Memiliki unsur k...
1.Kesenian
Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia ju
ga memerlukan sesuatu yang dapat memenuh
i kebutuhan psikis mereka ...
3.Sistem organisasi masyarakat
Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun d
iciptakan sebagai makhluk yang...
6.Sistem pengetahuan
Sistem yang terlahir karena setiap manusia memil
iki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memu
ncul...
WUJUD KEBUDAYAAN
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan
dibedakan menjadi:
1.Gagasan (Wujud ideal)
Wujud ideal kebudayaan adalah kebudaya...
Kebudayaan berfungsi sebagai:
1. Suatu hubungan pedoman antar manusia ata
u kelompok
2. Wadah untuk menyakurkan perasaan-p...
Aspek-aspek kebudayaan
1. Kesenian
2. Bahasa
3. Adat Istiadat
4. Budaya daerah
5. Budaya Nasional
MASALAH YANG TIMBUL
AKIBAT ADANYA MASYARAKAT
MULTIKULTURAL




KONFLIK
A. BERDASARKAN TINGKATANNYA:
1. Tingkat ideologi ...




DISINTEGRASI
Disebut juga disorganisasi yaitu suatu keadaan di mana tidak
ada keserasian pada bagian-bagian dari sua...
ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH YANG
DITIMBULKAN OLEH MASYARAKAT
MULTIKULTURAL
1.

2.

3.

4.

ASIMILASI
Proses di mana seseo...
Mewujudkan Masyarakat
Multikultural
3 dasar yang dapat dijadikan acuan untuk
pendidikan multikultural:
1. Pengakuan terhad...
Manfaat Masyarakat
Multikultural
1.

2.

3.

4.

5.

Dapat digali kearifan buadaya yang dimiliki
oleh setiap budaya
Muncul...
Terima kasih
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Remidi bu haka

751 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
751
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
24
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Remidi bu haka

  1. 1. SITI RAISSA QADARIDA RAHMATIANA XII IPS 1 SMA N 3 PADANG REMIDI SOSIOLOGI MASYARAKAT MULTIKULTURAL
  2. 2.            Pengertian masyarakat Pengertian masyarakat multikultural Ciri-ciri masyarakat multikultural Faktor pendorong masyarakat multikultural Karakteristik masyarakat multikultural Keanekaragaman masyarakat multikultural Kebudayaan Permasalahan yang timbul karena masyarakat multikultural Pemecahan masalah masyarakat multikultural Mewujudkan masyarakat multikultural Manfaat masyarakat multikultural
  3. 3. Pengertian Masyarakat Masyarakat adalah sebagai satu kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut sistem adat istiadat tertentu yang bersifat terus menerus dan terikat oleh rasa toleransi bersama Syarat-syarat terbentuknya masyarakat: a) Adanya pengakuan b) Adanya sistem tindakan utama (norma) c) Saling setia pada tindakan utama d) Mampu bertahan lama e) Memperoleh anggota baru dari kelahiran
  4. 4. Pengertian masyarakat multikultural Masyarakat multikultural adalah suatu masyarakat yang terdiri atas banyak struktur kebudayaan. Hal tersebut disebabkan karena banyaknya suku bangsa yang memilik struktur budaya sendiri yang berbeda dengan budaya suku bangsa yang lainnya.
  5. 5. Ciri-ciri masyarakat multikultural     Memiliki lebih dari subkebudayaan. Membentuk sebuah struktur sosial. Membagi masyarakat menjadi dua pihak, yaitu pihak yang mendominasi dan yang terdominasi. Rentan terhadap konflik sosial.
  6. 6. Faktor Pendorong Masyarakat Multikultural di Indonesia
  7. 7. Faktor Sejarah Indonesia Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah terutama dalam hal rempah-rempah. Sehingga banyak negara-negara asing ingin menjajah seperti Portugis, Belanda, Inggris, dan Jepang. Dengan demikian mereka tinggal dalam jangka waktu yang lama bahkan ada yang menikah dengan bangsa Indonesia. Kondisi inilah yang menambah kekayaan budaya dan ras yang di Indonesia.
  8. 8. Faktor Pengaruh Kebudayaan Asing Globalisasi merupakan proses penting dalam penyebaran budaya dalam masyarakat dunia terutama Indonesia dengan sitem demokrasinya menjadi negara ini merupakan negara yang terbuka. Dengan keterbukaan tersebut, masyarakat mudah menerima budaya yang datang dari luar meski sering terjadi benturan budaya asing dengan budaya lokal. Masuknya budaya asing inilah salah satu faktor memperkaya budaya dan membuat masyarakat menjadi masyarakat multikultural.
  9. 9. Faktor Geografis Selain itu negara kaya rempah-rempah, Indonesia juga memiliki letak geografis yang strategis yaitu diantara dua benua dan dua samudra sehingga Indonesia dijadikan sebagai jalur perdagangan internasional. Karena sebagai jalur perdagangan, banyak negara-negara asing datang ke Indonesia dengan tujuan berdagang seperti Cina, India, Arab, dan negara-negara Eropa. Kondisi inilah memambah budaya yang masuk ke Indonesia dan terciptanya masyarakat multikultural.
  10. 10. Faktor fisik dan geologi Kalau dilihat dari struktur geologi Indonesia terletak diantara tigal lempeng yang berbeda yaitu Asia, Australia, dan Pasifik. Kondisi ini menjadikan Indonesia menjadi negara berpulau-pulau dan memiliki beberapa tipe geologi seperti: tipe Asiatis, tipe peralihan, dan tipe Australis. Dengan berpulau-pulau maka kehidupan masyarakat setiap pulau berbeda-beda sesuai dengan kondisi pulauanya. Masyarakat yang berada di pulau kecil akan mengalami kesulitan sumber daya alam, dan pulau besar memiliki sumber daya alam yang banyak. Hal ini lah membuat budaya setiap pulau berbeda pula.
  11. 11. Faktor Iklim berbeda Selain memiliki berbagai pulau di Indonesia yang mempengaruhi kebudayaan masyarakat, iklim juga sangat mempengaruhi kebudayaan di Indonesia seperti: orang yang berada di daerah pegunungan dengan iklim sejuk membentuk kebudayaan masyarakat yang ramah. Sedangkan orang yang berada di tepi pantai yang memiliki iklim panas membentuk kontrol emosi seseorang lebih cepat marah.
  12. 12. Karakteristik masyarakat multikultural
  13. 13. Terjadi segmentasi ke dalam kelompok sub budaya yang saling berbeda (Primordial). Masyarakat multikultural yang tersegmentasi dalam kelompok subbudaya saling berbeda merupakan masyarakat yang terbagi-bagi dalam kelompokkelompok kecil berdasarkan ras, suku, agama masing-masing dan dalam pergaulan terpisahkan karena individu lebih memilih berinteraksi dengan orang satu suku, ras, atau agamanya saja. Dalam pengertian lain, masyarakat multikultural terlihat hidup bersama meski berbeda ras, agama, dan etnis (tersegmentasi), akan tetapi dalam kesehariannya mereka lebih sering memilih bersahabat atau bergaul dengan orang-orang berasal dari daerah mereka saja karena dianggap lebih mudah berkomunikasi, memiliki ikatan batin yang sama, dan memiliki banyak kesamaan.
  14. 14. Memiliki struktur yang terbagi ke dalam lembaga non komplementer. Dalam masyarakat multikultural tidak hanya memiliki lembaga formal yang harus ditaati, tetapi mereka juga memiliki lembaga informal (nonkomplementer) yang harus ditaati. Dengan kata lain, mereka lebih taat dan hormat pada lembaga nonkomplementer tersebut karena dipimpin oleh tokoh adat yang secara emosional lebih dekat.
  15. 15. Kurang mengembangkan konsensus di antara anggota terhadap nilai yang bersifat dasar. Masyarakat multikultural dengan berbagairagam ras, etnik, dan agama menimbulkan perbedaan persepsi, pengalaman, kebiasaan, dan pengetahuan akan mengakibatkan sulitnya mendapatkan kesepakatan terhadap nilai maupun norma yang menjadi dasar pijakan mereka. Singkatnya, masyarakat ini sulit menyatukan pendapat karena perbedaan-perbedaan yang mereka pegang.
  16. 16. Secara relatif integrasi sosial tumbuh di atas paksaan dan saling tergantung secara ekonomi. Dengan berbagai perbedaan, masyarakat multikultural susah mendapatkan kesepakatan dalam berbagai hal. Dengan itulah, untuk menyatukannya harus ada pemaksaan demi tercapainya integrasi sosial. Selain itu, masyarakat ini saling tergantung secara ekonimi dasebabkan oleh kedekatannya hanya dengan kelompok-kelompok mereka saja.
  17. 17. Adanya dominasi politik suatu kelompok atas kelompok lain Masyarakat multikultural memiliki kelompokkelompok berbeda-beda secara ekonomi dan politik. Tak bisa dipungkiri akan terdapat kelompok yang mendominasi politik dan dengan sendirinya kelompok tersebut biasanya memaksakan kebijakan politiknya demi keuntungan kelompoknya sendiri.
  18. 18. Membandingkan keanekaragaman masyarakat multikultural     Masyarakat majemuk dengan kompetisi seimbang. Masyarakat majemuk dengan kompetisi seimbang yaitu masyarakat yang berada di suatu daerah memiliki kesempatan yang sama dalam hal persaingan politik, ekonomi, maupun kedudukan. Hal ini bisa disebabkan oleh keseimbangan jumlah suku, ras, agama, maupun ketersediaan sumber daya yang ada. Masyarakat majemuk dengan mayoritas dominan. Masyarakat majemuk dengan mayoritas dominan yaitu masyarakat yang berdiam di satu tempat tetapi komposisi penduduk berbeda antara ras satu dengan ras lainnya atau suku maupun agama. Sehingga penduduk mayoritas biasanya lebih dominan atau menguasai hal-hal tertentu, mungkin dari segi politik ataupun ekonomi. Dari kondisi ini memungkinkan adanya pemaksaan terhadap masyarakat minoritas untuk mengikuti sistem maupun budaya masyarakat mayoritas. Dan kemungkinan masyarakat minoritas dengan sendirinya mengikut masyarakat mayoritas karena pengaruhnya sangat dominan. Masyarakat mejemuk dengan minoritas dominan. Masyarakat mejemuk dengan minoritas dominan yaitu masyarakat minoritas menguasai atau mendominasi kehidupan daerah tersebut, seperti: masyarakat Tiong Hoa minoritas di Indonesia akan tetapi mendominasi ekonomi di Indonesia. Masyarakat majemuk dengan fragmentasi. Masyarakat majemuk dengan fragmentasi yaitu masyarakat yang telah memiliki dominasi berbeda-beda setia segi kehidupannya. Disini masyarakat tidak memiliki dominasi dalam
  19. 19. Kebudayaan
  20. 20. Pengertian dan ciri-ciri   Budaya : suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok dan diwariskan dari generasi ke generasi Kebudayaan: sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputisistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu abstrak.
  21. 21. Ciri-ciri kebudayaan        Memiliki sifat kedaerahan tertentu Mempunyai adat istiadat yang khas Memiliki unsur kebudayaan asli dan tradisional Dianut oleh penduduk daerah tersebut Adanya bahasa dan seni daerah Adanya unsur kepercayaan Adanya peninggalan sejarah
  22. 22. 1.Kesenian Setelah memenuhi kebutuhan fisik manusia ju ga memerlukan sesuatu yang dapat memenuh i kebutuhan psikis mereka sehingga lahirlah ke senian yang dapat memuaskan. 2.Sistem teknologi dan peralatan Sistem yang timbul karena manusia mampu m enciptakan barang–barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup d an membedakan manusia dengam makhluk hi dup yang lain.
  23. 23. 3.Sistem organisasi masyarakat Sistem yang muncul karena kesadaran manusia bahwa meskipun d iciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna namun tetap me miliki kelemahan dan kelebihan masing – masing antar individu sehi ngga timbul rasa utuk berorganisasi dan bersatu. 4.Bahasa Sesuatu yang berawal dari hanya sebuah kode, tulisan hingga beru bah sebagai lisan untuk mempermudah komunikasi antar sesama manusia. Bahkan sudah ada bahasa yang dijadikan bahasa univers al seperti bahasa Inggris. 5.Sistem mata pencaharian hidup dan sistem ekonomi Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hid up dan membedakan manusia dengam makhluk hidup yang lain.
  24. 24. 6.Sistem pengetahuan Sistem yang terlahir karena setiap manusia memil iki akal dan pikiran yang berbeda sehingga memu nculkan dan mendapatkan sesuatu yang berbeda pula, sehingga perlu disampaikan agar yang lain j uga mengerti. 7.Sistem religi Kepercayaan manusia terhadap adanya Sang Ma ha Pencipta yang muncul karena kesadaran bahw a ada zat yang lebih dan Maha Kuasa.
  25. 25. WUJUD KEBUDAYAAN
  26. 26. Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi: 1.Gagasan (Wujud ideal) Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gag asan,nilai-nilai,norma-norma, peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak tidak dapat diraba atau disentuh. Wujud kebudayaan ini terletak dalam kepala-kepala atau di alam pemikiran warga masyarakat. Jika masyarakat tersebut menyatakan gagasa n mereka itu dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan ideal itu berada dal am karangan dan buku-buku hasil karya para penulis warga masyarakat tersebut. 2.Aktivitas (tindakan) Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dal am masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem sosial. Sistem sosial ini terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang saling berinteraksi, mengadakan konta k, serta bergaul dengan manusia lainnya menurut pola-pola tertentu yang berdasark an adat tata kelakuan. 3.Artefak (karya) Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, d an karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan. Sifatnya paling konkret di antara ketiga wujud kebudayaan. Dalam kenyataan kehidupan bermasyarakat, antara wujud kebu dayaan yang satu tidak bisa dipisahkan dari wujud kebudayaan yang lain. Sebagai c ontoh: wujud kebudayaan ideal mengatur dan memberi arah kepada tindakan (aktivit as) dan karya (artefak) manusia.
  27. 27. Kebudayaan berfungsi sebagai: 1. Suatu hubungan pedoman antar manusia ata u kelompok 2. Wadah untuk menyakurkan perasaan-perasaa n dan kehidupan lainnya 3. Pembimbing kehidupan manusia 4. Pembeda antar manusia dan binatang
  28. 28. Aspek-aspek kebudayaan 1. Kesenian 2. Bahasa 3. Adat Istiadat 4. Budaya daerah 5. Budaya Nasional
  29. 29. MASALAH YANG TIMBUL AKIBAT ADANYA MASYARAKAT MULTIKULTURAL   KONFLIK A. BERDASARKAN TINGKATANNYA: 1. Tingkat ideologi atau gagasan 2. Tingkat politik B. BERDASARKAN JENISNYA 1. Rasial 2. Antar suku bangsa 3. Antar agama INTEGRASI Berasal dari kata “integration” yang berarti kesempurnaan, atau keseluruhan Maurice Duverger mendefinisikan sebagai dibangunnya interdependensi (kesalingtergantungan) yang lebih rapat antara anggota-anggota dalam masyarakat.
  30. 30.   DISINTEGRASI Disebut juga disorganisasi yaitu suatu keadaan di mana tidak ada keserasian pada bagian-bagian dari suatu kesatuan. Misal : Kasus GAM, RMS, Papua dll Gejala awal disintegrasi Tidak ada persamaan persepsi Norma tidak berfungsi dengan baik Terjadi pertentangan antar norma Pemberian sanksi tidak konsekuen Tindakan masyarakat tidak sesuai dengan norma Terjadinya proses disosiatif : persaingan, pertentangan, kontravensi REINTEGRASI Atau “reorganisasi” yaitu suatu proses pembentukan normanorma dan nilai-nilai baru agar serasi dengan lembagalembaga kemasyarakatan yang telah mengalami perubahan
  31. 31. ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH YANG DITIMBULKAN OLEH MASYARAKAT MULTIKULTURAL 1. 2. 3. 4. ASIMILASI Proses di mana seseorang meninggalkan tradisi budaya mereka sendiri untuk menjadi dari bagian dari budaya yang berbeda. Dengan demikian kelompok etnis yang berbeda secara bertahap dapat mengadopsi budaya dan nilai-nilai yang ada dalam kelompok besar, sehingga setelah beberapa generasi akan menjadi bagian dari masyarakat tersebut INTEGRASI Merupakan keadaan ketika kelompok-kelompok etnik beradaptasi dan bersikap konformistis, terhadap kebudayaan mayoritas masyarakat, tetapi dengan tetap mempertahankan kebudayaan mereka sendiri SELF REGREGATION Suatu kelompok etnis mengasingkan diri dari dari kebudayaan mayoritas, sehingga interaksi antar kelompok sedikit sekali, atau tidak terjadi. Sehingga potensi konflik menjadi kecil PLURALISME Suatu masyarakat di mana kelompok-kelompok sub ordinat tidak harus mengorbankan gaya hidup dan tradisi mereka, bahkan kebudayaan kelompok-kelompok tersebut memiliki pengaruh terhadap kebudayaan masyarakat secara keseluruhan
  32. 32. Mewujudkan Masyarakat Multikultural 3 dasar yang dapat dijadikan acuan untuk pendidikan multikultural: 1. Pengakuan terhadap identitas budaya lain 2. Adat kebiasaan dan tradisi yang hidup dalam suatu masyarakat 3. Kemajuan-kemajuan yang diperoleh kelompok-kelompok tertentu di dalam masyarakat
  33. 33. Manfaat Masyarakat Multikultural 1. 2. 3. 4. 5. Dapat digali kearifan buadaya yang dimiliki oleh setiap budaya Muncul rasa penghargaan terhadap budaya lain Merupakan benteng pertahanan terhadap ancaman Alat untuk membina dunia yang aman dan sejahtera Mengajarkan suatu pandangan bahwa kebenaran itu tidak dimonopoli.
  34. 34. Terima kasih

×