• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Kurikulum Dan Pembelajaraan
 

Kurikulum Dan Pembelajaraan

on

  • 4,161 views

 

Statistics

Views

Total Views
4,161
Views on SlideShare
4,158
Embed Views
3

Actions

Likes
0
Downloads
46
Comments
1

1 Embed 3

http://www.slideshare.net 3

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kurikulum Dan Pembelajaraan Kurikulum Dan Pembelajaraan Presentation Transcript

    • Nama : Bayu Mahendra Kelas : 2D PE NIM : 20080210456
    •  
    • BAB I HAKIKAT KURIKULUM
      • A. Pengertian Kurikulum
      • Pengertian Kurikulum berkembang sejalan dengan perkembangan yang terjadi dalam dunia pendidikan. Dalam pengertian sederhana, kurikulum dianggap sebagai sejumlah mata pelajaraan (subjects) yang harus ditempuh oleh seorang siswa dari awal sampai akhir program pelajaran untuk memperoleh ijazah.
    • B. Peranan dan Fungsi Kurikulum
      • Kurikulum memiliki kedudukan dan posisi yang sangat sentral dalam keseluruhan proses pendidikan, bahkan kurikulum merupakan syarat mutlak dan bagian yang tak terpisahkan dari pendidikan itu sendiri. Terdapat tiga peranan yang dinilai sangat penting, yaitu :
      • 1. Peranan konservatif
      • Peranan konservatif menekankan bahwa kurikulum itu dapat dijadikan sarana untuk mentransmisikan nilai-nilai budaya masa lalu yang dianggap masih relevan.
    •  
    • BAB II Landasan Pengembangan kurikulum
      • 1. Landasan Pengembangan Kurikulum
      • Menurut Robert S.Zais (1976), kurikulum suatu lembaga pendidikan didasarkan kepada 5 landasan (Foundations)yang digambarkan dalam suatu model yang disebut “An Eclectic Model of The Curriculum and its foundations” sebagai berikut
    • Aims, Goals, Objectives content Learning Activites Evaluation Espistemology Society Culture The Individual Learning Theory Philosophical Assumptions
    • A. Landasan Filosofis
      • Landasan filosofios mengacu pada pentingnya filsafat dalam melaksanakan, membina, dan mengembangkan kurikulum disekolah. Herbert Spencer (dalam Nasution, 1982 ), Mengungkapkan bahwa tujuan pendidikan itu harus memuat hal-hal sebagai berikut :
      • 1. Self-preservation, mengacu pada kelompok individu untuk menjaga kelangsungan hidupnya.
      • 2. Securing the necessities of life, mengacu pada kelompok individu untuk sanggup mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan hidupnya.
    •  
    • B. Landasan Psikologis
      • Pendidikan berkaitan dengan prilaku manusia dalam proses pendidikan terjadi interaksi antara siswa dengan lingkungannya. Kedua hal tersebut sangat penting perananya dalam rangka mengembangkan suatu kurikulum maka berikut ini diuraikan secara lebih lengkap lagi :
      • 1. Perkembangan siswa dan Kurikulum
      • Anak sejak lahir sudah memperlihatkan keunikan-keunikan, Seperti pernyataan dirinya dalam bentuk tangisan atau gerakan-gerakan tertentu.
    •  
    • BAB III PROSEDUR PENGEMBANGAN KURIKULUM
      • A. Analisis dan Diagnosis Kebutuhan
      • Langkah pertama dalam pengembangan kurikulum adalah menganalisis dan mendiagnosis kebutujan. Analisis kebutuhan dapat dilakukan dengan mempelajari tiga hal, yaitu kebutuhan siswa, tuntutan masyarakat/dunia kerja, dan harapa-harapan dari pemerintah.
      • B. Perumusan Tujuan
      • Setelah kebutuhan ditetapkan, langkah selanjutnya adalah merumuskan tujuan. Tujuan-tujuan dalam kurikulum berhirarki, mulai dari tujuan yang paling umum sampai tujuan-tujuan yang lebih khusus dan operasional.
    •  
    • BAB IV PROFIL KURIKULUM SEKOLAH DASAR
      • Perkembangan kurikulum SD di Indonesia
      • A. Kurikulum SD sebelum tahun 1968
      • Pada masa sebelum datangnya orang-orang Eropa ke Indonesia (Portugis dan Belanda), Sebenarnya sudah ada lembaga-lembaga pendidikan yang didirikan oleh lembaga-lembaga keagamaan terutama Hindu dan Budha. Setelah agama Islam masuk ke Indonesia berdirilah pesantren-pesantren yang memberikan pelajaran agama islam yang secara lebih teratur dan mendalam.
    •  
      • D. Kurikulum SD tahun 1984 Bersama dengan diterbitkannya keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0461/U/1983 tentang perbaikan kurikulum pendidikan dasar dan menengah dalam lingkungan departemen pendidikan dan kebudayaan maka untuk tingkat sekolah dasar diberlakukan penggunaan kurikulum baru yaitu kurikulum 1984.
    • BAB V PRAXIS PENGEMBANGAN KURIKULUM DI INDONESIA
      • Perkembangan kurikulum di Indonesia
      • A. Tahap pengembangan kurikulum
      • Dilihat dari pengalaman-pengalaman pelaksanaan dalam pelaksanaan kurikulum sekolah dasar selama ini(terutama kurikulum tahun 1968, 1975, 1984) dan juga dilihat dari struktur yang dikembangkan kurikulum di Indonesia lebih bersifat sentralistik, artinya kebijakaan pengembangan kurikulum dilakukan pada tingkat pusat (kurikulum Nasional).
      • Terdapat tahap-tahap pengembangan
      • Kurikulum sekolah dasar, sebagai berikut :
      • 1. Pengembangan kurikulum pada tahap makro
      • 2. Pengembangan kurikulum pada tahap institusi
      • 3. Pengembangan kurikulum pada tahap mata pelajaran
      • 4. Pengembangan kurikulum pada tahap program pengajaran
    • B.Keterterapan Prinsip-prinsip pengembangan kurikulum
      • Kurikulum pada jenjang pendidikan manapun biasanya dikembangkan dengan menganut prinsip-prinsip tertentu, dimana prisip dianut merupakan kaidah yang menjiwai kurikulum itu.
    • BAB VI PROSPEK PENGEMBANGAN KURIKULUM UNTUK ABAD KE-21
      • Kebutuhan Pendidikan di abad ke-21
      • A. Kecenderungan-kecenderungan di abad ke-21
      • Pada saat ini dan masa mendatang pengaruh era globalisasi akan semakin terasa terutama dengan semakin baanyaknya informasi yang tersedia. Globalisasi merupakan strukturisasi dunia sebagai suatu keseluruhaan yang menghadirkan dua penyeragaman dan pemberagaman sehingga membuat interaksi rumit antara lokalisme dan globalisme
      • B. Profil lulusan pendidikan di abad ke-21
      • 1. Empat piral pendidikan
      • Pilar-pilar tersebut, yaitu :
      • a. Learning to know
      • Pilar pertama ini merupakan kunci pendidikan sepanjang hayat dan menjadi dasar belajar sepanjang hayat.
      • b. Learning to do
      • Pilar kedua ini secara umum menuntut penguasaan kompetensi yang memungkinkan seseorang untuk hidup dalam berbagai keadaan.
      • c. Learning to be
      • Pilar ke tiga ini, yaitu belajar untuk mengaktualisasikan diri sebagai individu mandiri dengan kepribadian yang memiliki timbangan yang dikombinasikan dengan tanggung jawab pribadi untuk mencapai tujuan bersama.
      • d. Learning to live together
      • Pilar ke empat dianggap sebagai landasan pendidikan dari pilar sebelumnya dengan pengembangan pemahaman dan apresiasi tentang orang lain dan sejarahnya.
      • 2. Kompetensi Lulusan sekolah Dasar
      • Dengan memperhatikan empat pilar pendidikan tersebut, berbagai kelemahan yang berkembang dimasyarakat maka sekolah dasar di indonesia. Ada empat kelompok kompetensi yaitu :
      • 1. Kompetensi keagamaan
      • kompetensi ini meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan keagamaan yang diperlukan menjalankan fungsi-fungsi manusia dalam kehidupan sehari-hari.
      • 2. Kompetensi akademik
      • kompetensi akademik meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan untuk dapat mengikuti perkembangan IPTEK yang relevan dengan usia dan tingkat perkembangan siswa SD.
      • 3. Kompetensi Ekonomik
      • Kompentensi ini meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan untuk dapat memenuhi kebutuhan ekonomi agar siswa SD dapat hidup layak dimasyarakat.
      • 4. Kompetensi sosial pribadi
      • Kompentensi ini meliputi pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan untuk dapat hidup adaptif sebagai warga negara dan warga masyarakat internasional yang demokratis