Your SlideShare is downloading. ×
BAB II                                PEMBAHASAN2.1 SejarahdanPengertianNKRI       Keberadaan Negara Kesatuan Republik Ind...
2.2 Pengertian Tujuan dan Fungsi Negara Secara Universal        Antara tujuan dan fungsi negara merupakan dua hal yang tid...
1. Memperluas kekuasaan semata   2. Menyelenggarakan ketertiban umum   3. Mencapai kesejahteraan umumFungsi NegaraSecara u...
3. John Locke : tujuan negara adalah menjamin suasana hukum individu secara alamiah       atau menjamin hak–hak dasar seti...
berindak harus tampil cerdik seperti kancil, ganas, keras, berani seperti singa dan tidak perlumengindahkan etika, moral, ...
2. Imperium dunia (semua negara harus melebur menjadi satu negara) di bawah       kekuasaan seorang Raja (Monarch), sebab ...
terwujud dengan kemerdekaan dan kebebasan individu. Penganut teori ini adalah AdamSmith, Jeremy Bentham dan Herbert Spence...
11. Moh. Kusnardi, SH : (a). melaksanakan ketertiban (law and order); dan (b).       mewujudkan kesejahteraan dan kemakmur...
2.5 Pengertian Identitas Nasional      Identitas nasional berasal dari kata "national identity" yang dapat di             ...
pada keseluruhan tingkah laku seseorang dalam hubungan dengan manusia lain (Ismaun,1981: 6).2.6 Pentingnya Identitas Nasio...
Sedangkan perbedaan antara dua model tersebut dapat diketahui melalui sebagaiberikut:                  Ada tidaknya perub...
4. Tujuan yang Ingin dicapaiIdentitas yang bersumber dari tujuan ini bersifat dinamis dan tidak tetap seperti : BudayaUngg...
6)Kelembagaan, lembaga-lembaga yang melayani dan mempertemukan warga tanpamembedakan asal-usul golongannya dalam masyrakat...
hak memaksa. Sifat monopoli, Negara memepunyai hak monopoli dalam menetapkan tujuanbersama dari msyarakat. Sifat mencakup ...
3.Suku Bangsa             Kemajemukan merupakan Identitas lain bangsa Indonesia. Namun demikian ,      lebih dari sekedar ...
2.7 Hakekat Bangsa       Bangsa (nation) atau nasional, nasionalitas atau kebangsaan, nasionalisme atau pahamkebangsaan, s...
Teori Ernest Renan       Pembahasan mengenai pengertian bangsa dikemukakan pertama kali oleh ErnestRenan tanggal 11 Maret ...
Negara dengan kekuasaannya tersebut mempunyai hak atas kekayaan alam yangterkandung di dalamnya, hal ini menjadi sesuatu y...
1. Sifat lahir, yaitu sejumlah pengaruh yang datang dari luar dan sesuai dengan       pandangan hidup bangsa bangsa Indone...
b. Teori Yuridis1. Patriarchaal       Teori yang menganut asas kekeluargaan, dimana terdapat satu orang yang bijaksanadan ...
BAB III                                      PENUTUP3.1 KesimpulanTujuan Negara menunjukkan apa yang secara ideal hendak d...
DAFTAR PUSTAKAKaelan dan Zubaidi.2007.Pendidikan Kewarganegaraan.Yogyakarta:Paradigma, Edisipertamawww.geocities.com/apii-...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Perjuangan bangsa indonesia

14,714

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
14,714
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
101
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Perjuangan bangsa indonesia"

  1. 1. BAB II PEMBAHASAN2.1 SejarahdanPengertianNKRI Keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tidak dapat dipisahkan dariperistiwa Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, karena melalui peristiwa proklamasitersebut bangsa Indonesia berhasil mendirikan negara sekaligus menyatakan kepada dunialuar (bangsa lain) bahwa sejak saat itu telah ada negara baru yaitu Negara Kesatuan RepublikIndonesia. Apabila ditnjau dari sudut hukum tata negara, Negara Kesatuan Republik Indonesiayang lahir pada tanggal 17 Agustus 1945 belum sempurna sebagai negara, mengingat saat ituNegara Kesatuan Republik Indonesia baru sebagian memiliki unsur konstitutif berdirinyanegara. Untuk itu PPKI dalam sidangnya tanggal 18 Agustus 1945 telah melengkapipersyaratan berdirinya negara yaitu berupa pemerintah yang berdaulat dengan mengangkatPresiden dan Wakil Presiden, sehingga PPKI disebut sebagai pembentuk negara. Disampingitu PPKI juga telah menetapkan UUD 1945, dasar negara dan tujuan negara.Para pendiri bangsa (the founding fathers) sepakat memilih bentuk negara kesatuan karenabentuk negara kesatuan itu dipandang paling cocok bagi bangsa Indonesia yang memilikiberbagai keanekaragaman, untuk mewujudkan paham negara integralistik (persatuan) yaitunegara hendak mengatasi segala paham individu atau golongan dan negara mengutamakankepentingan umum. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang dibentuk berdasarkansemangat kebangsaan (nasionlisme) oleh bangsa Indonesia yang bertujuan melindungisegenap bangsa dan seluruh tampah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum,mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkankemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosil.PKN Page 1
  2. 2. 2.2 Pengertian Tujuan dan Fungsi Negara Secara Universal Antara tujuan dan fungsi negara merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan satusama lain. Namun demikian keduanya memiliki arti yang berbeda yaitu : No. Tujuan Fungsi 1. Berisi sasaran–sasaran yang hendak Mencerminkan suasana gerak, aktivitas dicapai yang telah ditetapkan. nyata dalam mencapai sasaran. Menunjukkan dunia cita yakni suasana Merupakan pelaksanaan atau penafsiran 2. ideal yang harus dijelmakan/diwujud dari tujuan yang hendak dicapai. kan. Bersifat riil dan konkrit. Besifat abstrak – ideal. 3.Apabila kita hubungkan dengan negara, maka : Tujuan menunjukkan apa yang secara ideal hendak dicapai oleh suatu negara, sedangkan Fungsi adalah pelaksanaan cita–cita itu dalam kenyataan.Tujuan NegaraRumusan tujuan sangat penting bagi suatu negara yaitu sebagai pedoman : 1. Penyusunan negara dan pengendalian alat perlengkapan negara. 2. Pengatur kehidupan rakyatnya. 3. Pengarah segala aktivitas–aktivitas negara. Setiap negara pasti mempunyai tujuan yang hendak dicapai sesuai dengan Undang–Undang Dasarnya. Tujuan masing–masing negara sangat dipengaruhi oleh tata nilai sosial,kondisi geografis, sejarah pembentukannya serta pengaruh politik dari penguasa negara.Secara umum negara mempunyai tujuan antara lain sebagai berikut :PKN Page 2
  3. 3. 1. Memperluas kekuasaan semata 2. Menyelenggarakan ketertiban umum 3. Mencapai kesejahteraan umumFungsi NegaraSecara umum terlepas dari ideologi yang dianutnya, setiap negara menyelenggarakanbeberapa fungsi minimum yang mutlak harus ada. Fungsi tersebut adalah sebagai berikut : 1. Melaksanakan penertiban (Law and order) : untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan–bentrokan dalam masyarakat, maka negara harus melaksanakan penertiban. Dalam fungsi ini negara dapat dikatakan sebagai stabilisator. 2. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. 3. Pertahanan : fungsi ini sangat diperlukan untuk menjamin tegaknya kedaulatan negara dan mengantisipasi kemungkinan adanya serangan yang dapat mengancam kelangsungan hidup bangsa (negara). Untuk itu negara dilengkapi dengan alat pertahanan. 4. Menegakkan keadilan : fungsi ini dilaksanakan melalui lembaga peradilan.Keseluruhan fungsi negara tersebut di atas diselenggarakan oleh pemerintah untuk mencapaitujuan yang telah ditetapkan bersama. Fungsi negaradapat juga diartikan sebagai tugasorganisasi negara. Secara umum tugas negara meliputi : 1. Tugas Essensial adalah mempertahankan negara sebagai organisasi politik yang berdaulat, meliputi : (a). Tugas internal negara yaitu memelihara ketertiban, ketentraman, keamanan, perdamaian dalam negara serta melindungi hak setiap orang; dan (b). Tugas eksternal yaitu mempertahankan kemerdekaan/kedaulatan negara. 2. Tugas Fakultatif adalah menyelenggarakan dan memperbesar kesejahteraan umum.Beberapa pendapat para ahli tentang tujuan negara : 1. Plato : tujuan negara adalah memajukan kesusilaan manusia. 2. Roger H Soltau : tujuan negara adalah mengusahakan agar rakyat berkembang serta mengembangkan daya cipta sebebas mungkin.PKN Page 3
  4. 4. 3. John Locke : tujuan negara adalah menjamin suasana hukum individu secara alamiah atau menjamin hak–hak dasar setiap individu. 4. Harold J Laski : tujuan negara adalah menciptakan keadaan agar rakyat dapat memenuhi keinginannya secara maximal. 5. Montesquieu : tujuan negara adalah melindungi diri manusia sehingga dapat tercipta kehidupan yang aman, tentram dan bahagia. 6. Aristoteles : tujuan negara adalah menjamin kebaikan hidup warga negaranya.2.3 Teori – TeoriTujuan Negara1. Teori Kekuasaan Negara.a). Shang Yang. Menurt Shang Yang ( Lord Shang ) dalam bukunya “ A classic of the Chinnese ofLaw”, yang menjadi tujuan negara adalah menciptakan kekuasaan yang sebesar–besarnyabagi negara dan tujuan itu dapat dicapai dengan cara menyiapkan militer yang kuat,berdisiplin dan siap sedia menghadapi segala kemungkinan. Di dalam negara terdapat duasubjek yang selalu berhadapan dan bertentangan yaitu Pemerintah dan Rakyat, apabila yangsatu kuat yang lainnya lemah. Dan sebaiknya Pemrintahlah yang lebih kuat dari rakyat agartidak terjadi kekacauan dan anarkhis, oleh sebab itu Pemerintah harus berusaha lebih kuatdari rakyat. Agar negara menjadi kuat maka rakyat harus dilemahkan dengan cara diperbodohdan dimiskinkan. Negara akan mengalami keruntuhan dan raja tidak dapat menggerakkanrakyat untuk berjuang apabila di dalam negara terdapat sepuluh hal yang jahat (ten evils)seperti : Adat, Musik, Nyanyian, Riwayat, Kebaikan, Kesusilaan, Kejujuran, Sofisme, Hormatpada orang tua, dan Kewajiban persaudaraan. Oleh sebab itu kebudayaan rakyat harusdikorbankan demi kepentingan negara.b). Niccolo Machiavelli. Dalam bukunya yang berjudul “Il Princepe”, Machiavelli menyatakan bahwa negaraadalah organisasi kekuasaan saja dan pemerintah sebagai teknik memupuk dan menggunakankekuasaan. Tujuan negara adalah menciptakan kekuasaan belaka dan kekuasaan itu hanyalahalat belaka untuk mencapai kebesaran dan kehormatan bangsa yang merupakan tujuan negarayang sebenarnya. Untuk mewujudkan tujuan yang mulia itu, Pemerintah (raja) dalamPKN Page 4
  5. 5. berindak harus tampil cerdik seperti kancil, ganas, keras, berani seperti singa dan tidak perlumengindahkan etika, moral, kesusilaan maupun agama dan bila perlu bersikap licik.Apabila kita bandingkan tujuan negara menurut pendapat Machiavelli dengan Shang Yangterdapat persamaan dan perbedaannnya.Persamaannya : 1. Dilatarbelakangi keadaan yang sama yaitu negara dilanda kekacauan. 2. Tujuan negara adalah untuk menghimpun kekuasaan. 3. Berorientasi untuk kepentingan negara.Perbedaannya : No Machiavelli Shang Yang 1. Kekuasaan itu sebagai alat untuk Hanya menghimpun dan memperbesar mencapai kebesaran dan kehormatan kekuasaan semata. bangsa. Untuk mencapai tujuan dengan cara 2. Untuk mecapai tujuan raja dalam membentuk tentara yang kuat, berdisiplin bertindak tidak perlu mengindahkan dan siap setiap saat menghadapi berbagai moral, etika, kesusilaan dan agama, bila ancaman. perlu bersikap licik.2. Teori Perdamaian duniaMenurut Dante Alleghiere dalam bukunya “Die Monarchia” menyatakan bahwa tujuannegara adalah menciptakan perdamaian dunia dengan jalan menciptakan : 1. Undang–Undang yang seragam bagi seluruh manusia.PKN Page 5
  6. 6. 2. Imperium dunia (semua negara harus melebur menjadi satu negara) di bawah kekuasaan seorang Raja (Monarch), sebab selama di dunia masih ada berbagai negara merdeka maka perdamaian dan ketentraman tidak akan terwujud.3. Teori Jaminan ata hak dan kebebasana). Immanuel Kant :Dalam teori negara hukum yang diajarkan, Kant menyatakn bahwa tujuan negara menjamindan melindungi hak dan kebebasan warga negaranya dengan jalan memelihara ketertibanhukum dan diadakan pemisahan kekuasaan yang meliputi kekuasaan pembuat, pelaksana danpengawas hukum (potestas legislatora, rectoria et judicaria).b). Hugo Krabbe :Tujuan negara adalah menyelenggarakan ketertiban hukum berdasar dan berpedoman padahukum agar hak rakyat dapat dijamin sepenuhnya.4. Teori Welfare State (Negara kesejahteraan)Tujuan negara adalah bukan sekedar memelihara ketertiban hukum saja tetapi juga secaraaktif mengupayakan kesejahteraan warga negaranya. Teori ini dikemukakan oleh Kranenburgdan Utrecht.5. Tujuan negara menurut paham sosialisMemberikan kebahagiaan yang sebesar–besarnya dan merata bagi setiap orang. Kebahagianakan terwujud jika setiap manusia mempunyai pekerjaan dan penghasilan yang layak untukkehidupannya dan dijaminnya hak–hak mereka yang semuanya harus diatur dalam undang–undang. Keadilan sosial dapat tercapai dengan jalan mengembangkan perekonomiankekeluargaan dibawah pimpinan negara. Tokoh penganjurnya adalah Karl Marx, Louis Blanc6. Tujuan negara menurut paham KapitalisTujuan negara adalah mewujudkan kesejahteraan/kebahagiaan semua orang dengan carasetiap orang diberi kebebasan berkompetisi dalam usaha mencapai kesejahteraan dankebahagiaannya secara perseorangan. Dengan demikian kesejahteraan /kebahagiaan akanPKN Page 6
  7. 7. terwujud dengan kemerdekaan dan kebebasan individu. Penganut teori ini adalah AdamSmith, Jeremy Bentham dan Herbert Spencer.7. Teori FacismeTujuan negara adalah imperium dunia yaitu mempersatukan semua bangsa di dunia menjadisatu tenaga atau kekuatan bersama.Beberapa teori dan pendapat tentang fungsi negara : 1. Individualisme/ Liberalisme : menjaga keamanan dan ketertiban agar hak dan kebebasan individu terjamin. 2. Negara hukum murni : menjaga dan menciptakan keamanan dan ketertiban. 3. Welfare state : tidak hanya menciptakan ketertiban saja tetapi secara aktif mewujudkan kesejahteraan rakyatnya. 4. Komunisme : mebagai alat penindas/pemaksa dari kelas ekonomi yang kuat terhadap kelas lainnya yang lebih lemah. 5. Anarkhisme : mewujudkan masyarakat yang bebas tanpa organisasi paksaan. Kaum anarkhis tidak memerlukan negara dan pemerintah, sehingga fungsi negara dan pemerintah dilaksanakan oleh kelompok yang dibentuk secara sukarela tanpa alat paksaan, polisi, hukum serta pengadilan. 6. Charles E Merriam : ada 5 yaitu keamanan ekstern, ketertiban intern, keadilan, kesejahteraan umum dan kebebasan. 7. John Locke : (a). fungsi legeslatif (membuat undang-undang); (b). fungsi eksekuitf (melaksanakan undang-undang); dan (c). fungsi federatif (melaksanakan hubungan luar negeri). 8. Montesquieu : fungsi legeslatif, eksekutif dan yudikatif (mengawasi pelaksanaan undang-undang atau mengadili). 9. Van Vollenhoven : (a) regeling (membuat peraturan); (b). bestuur (menjalankan pemerintahan); (c). rechtspraak (mengadili); dan (d). politie (ketertiban dan keamanan). 10. Dr. Stellinga : ada 5 fungsi yaitu legeslatif, eksekutif, yudikatif, polisi dan kejaksaan (penuntut umum terhadap pelanggar hukum)PKN Page 7
  8. 8. 11. Moh. Kusnardi, SH : (a). melaksanakan ketertiban (law and order); dan (b). mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. 12. Goodnow : (a). policy making yaitu membuat kebijakan negara; dan (b). policy executing yaitu melaksanakan kebijakan yang sudah ditentukan.2.4 Tujuan NKRI dalam Pembukaan UUD 1945 Tujuan negara kesatuan Republik Indonesia dirumuskan dalam sidang periode IIBPUPKI (10 – 16 Juli 1945) dan tujuan tersebut disyahkan oleh PPKI pada tanggal 18Agustus 1945. Tujuan negara kesatuan Republik Indonesia tercantum dalam PembukaanUUD 1945 alinea IV yang meluputi : 1. melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia 2. memajukan kesejahteraan umum 3. mencerdaskan kehidupan bangsa 4. ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosialTujuan negara kesatuan Republik Indonesia tersebut di atas sekaligus merupakan fungsinegara Indonesia.PKN Page 8
  9. 9. 2.5 Pengertian Identitas Nasional Identitas nasional berasal dari kata "national identity" yang dapat di artikansebagai "kepribadian internasional" atau "jatidiri nasional". Identitasnasional adalah jatidiriyang dimiliki oleh suatu bangsa. Identitas bangsa indonesia akan berbeda dengan identitasbangsa Australia, bangsa Amerika dan bangsa lainnya. Identitas nasional itu terbentuk karenabangsa indonesia mempunyai pengalaman bersama, sejarah yang yang sama, dan penderitaanyang sama dan juga terbentuk melalui adanyta saling kerjasama antara kelompok yang satudenga kelompok yang lain. Meskipun memiliki banyak perbedaan, namun keingina kuatdiantara mereka untuk saling merekatkan kelompoknya dengan kelompok lain dapat jugamembentuk identitas.Istilah “identitas nasional” secara terminologis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh suatubangsa yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut dengan bangsa lain. Berdasarkanpengertian yang demikian ini maka setiap bangsa di dunia ini akan memiliki identitassendidri-sendiri sesuai dengan keunikan, sifat, cirri-ciri serta karakter dari bangsa tersebut.Jadi Identitas nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat dengan wilayah dan selalumemiliki wilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri), kesamaan sejarah, sistimhukum/perundang undangan, hak dan kewajiban serta pembagian kerja berdasarkan profesi.Demikian pula hal ini juga sangat ditentukan oleh proses bagaimana bangsa tersebutterbentuk secara historis. Berdasarkan hakikat pengertian “identitas nasional” sebagaimanadijelaskan di atas maka identitas nasional suatu bangsa tidak dapat dipisahkan dengan jati dirisuatu bangsa atau lebih populer disebut sebagai kepribadian suatu bangsa.Pengertiankepribadian suatu identitas sebenarnya pertama kali muncul dari pakar psikologi. Manusiasebagai individu sulit dipahami jika terlepas dari manusia lainnya. Oleh karena itu manusiadalam melakukan interaksi dengan individu lainnya senantiasa memiliki suatu sifatkebiasaan, tingkah laku, serta karakter yang khas yang membedakan manusia tersebut denganmanusia lainnya. Namun demikian pada umumnya pengertian atau istilah kepribadiansebagai suatu identitas adalah keseluruhan atau totalitas dari faktor-faktor biologis, psikologisdan sosiologis yang mendasari tingkah laku individu. Tingkah laku tersebut terdidri ataskebiasaan,sikap, sifat-sifat serta karakter yang berada pada seseorang sehingga seseorangtersebut berbeda dengan orang yang lainnya. Oleh karena itu kepribadian adalah tercerminPKN Page 9
  10. 10. pada keseluruhan tingkah laku seseorang dalam hubungan dengan manusia lain (Ismaun,1981: 6).2.6 Pentingnya Identitas Nasional Kita tahu bahwa identitas nasional atau jatidiri nasional itu adalah jatidiri yang dimilikiwarga negara dan suku bangsa dari suatu negara. Identitas nasional atau jatidiri nasional ituada dalam interaksi, maka dapatlah kita katakan bahwa jatidiri itu diperlukan dalam interaksi.Karena didalam setiap interaksi para pelaku interaksi mengambil suatu posisi danberdasarkan posisi tersebut para pelaku menjalankan peranan-peranannya sesuai dengancorak interaksi yang berlangsung. Maka dalam berinteraksi orang berpedoman padakebudayaannya. Jika kebudayaan kita katakan bagian dari identitas nasional, makakebudayaan itu juga dapat dijadikan pedoman bagi manusia untuk berbuat dan bertingkahlaku.a.Pengertian Bangsa Bangsa adalah orang-orang yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa dansejarahnya serta berpemerintahan sendiri. (Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia EdisiKdua, Depdikbud, halaman 89) Bangsa Indonesia adalah kumpulan manusia yang biasanyaterikat karena kesatuan bahasa dan wilayah tertentu di muka bumi. Dengan demikian dapatkita simpulkan bahwa pengertian bangsa Indonesia adalah merupakan kelompok manusiayang mempunyai kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya sebagai satu bangsa sertaberproses dalam satu wilayah: Nusantara/Indonesia.b.Proses Pembentukan Bangsa Dan Negara Proses pembentukan Negara itu terbagi menjadi dua model,yaitu model ortodoks danmodel mutakhir.( Ramlan Subakti, 1999 ).  Model ortodoks yaitu bermula dengan adanya suatu bangsa terlebih dahulu, untuk kemudian bangsa itu membentuk suatu Negara tersendiri.  Model mutakhir yaitu berawal dari adanya Negara terlebih dahulu yang terbentuk melalui proses tersendiri, sedangkan penduduk Negara merupakan sekumpulan suku bangsa dan ras.PKN Page 10
  11. 11. Sedangkan perbedaan antara dua model tersebut dapat diketahui melalui sebagaiberikut:  Ada tidaknya perubahan unsur masyarakat  Lama waktu yang diperlukan dalam proses pembentukan bangsa-negara  Munculnya kesadaran politik  Derajat partisipasi politik dan rezim politik.a. Dimensi-dimensi Identitas NasionalSecara umum terdapat beberapa dimensi yang menjelaskan kekhasan suatu bangsa. Faktor-faktor identitas itu secara normatif, berbentuk sebagai nilai, bahasa, adat istiadat, dan letakgeografis. Beberapa dimensi dalam identitas nasional antara lain:1. Pola Perilaku Adalah gambaran pola perilaku yang terwujud dalam kehidupan sehari-hari, Misalnya: adat istiadat, budaya, dan kebiasaan, ramah tamah, hormat kepada orang tua, dan gotongroyong merupakan salah satu identitas nasional yang bersumber dari adat istiadat dan budaya.Semangat masyarakat tentang pola perilaku ini sudah mulai memudar, seiring dengan waktubudaya ramah tamah khas Indonesia serta semangat gotong royong sudah beralih wajahmenjadi acuh tak acuh dan individualistis dan materialistis.2. Lambang-Lambang Adalah sesuatu yang menggambarkan tujuan dan fungsi Negara. lambang-lambang inibiasanya dinyatakan dalam undang-undang, Misalnya :bendera ,bahasadanLaguKebangsaan3. Alat-alat perlengkapan Adalah Sejumlah perangkat atau alat-alat perlengkapan yang digunakan untukmencapai tujuan yang berupa bangunan, peralatan dan tekhnologi, misalnya : bangunancandi, Masjid, Gereja, Peralatan manusia seperti pakaian Adat, dan teknologi Bercocoktanam : dan teknologi seperti kapal laut, Pesawat terbang, dan lainnyaPKN Page 11
  12. 12. 4. Tujuan yang Ingin dicapaiIdentitas yang bersumber dari tujuan ini bersifat dinamis dan tidak tetap seperti : BudayaUnggul, presentasi dalam bidang tertentu. Sebagai sebuah bangsa yang mendiami sebuahNegara, tujuan bersama bangsa Indonesia telah tertuang dalam pembukaan UUD 45, Yaknikecerdasan dan kesejahteraan bersama bangsa Indonesia. Dan dalam usaha tersebutpemerintah seharusnya lebih memperhatikan dunia pendidikan, peningkatan pendidikan akanmempengaruhi kesejahteraan rakyat Indonesia secara tidak langsung.b. Faktor Pembentukan Identitas Bersama.Identitas bersama suatu bangsa tidak akan tercipta dengan tanpa adanya faktor-faktorpembentuknya, sedangkan terdapat beberapa factor dari pembentuk identitas bersama suatubangsa itu sendiri ialah sebagaiberikut:1)Primodial, merupakan identitas yang menyatukan masyarakat sehingga mereka dapatmenbentuk bangsa-negara. Meliputi, suku bangsa, daerah asal, bahasa, dan adapt istiadat.2)Sakral,berupa kesamaan agama yang dipeluk masyarakat atau ideology yang diakuimasyarakat yang bersangkutan.3)Bineka Tunggal Ika, prinsip bineka tunggal ika pada dasarnya iyalah kesediaan wargabangsa untuk bersatu dalam perbedaan. Yang dimaksudkan disini adalah kesediaan bangsauntuk setia pada lembaga yang disebut Negara tanpa menghilangkan keterikatannya padasuku bangsa, adapt istiadat, dan agama.mereka sepakat untuk hidup bersama dibawah satubangsa meskipun berbeda latar belakang.4)Sejarah, sejarah dapat dijadikan sebagai faktor pembentuk identitas nasional karenapersepsi yang sama antar masyarakat akan sejarah mereka sehingga dapat menyatukanmereka dalam satu bangsa dan dengan demikian akan melahirkan rasa solidaritas diantaramereka.5)Perkembangan Ekonomi, semakin tinggi mutu semakin dan fariasi kebutuhan masyarakatmaka akan saling betergantungan diantara mereka. Dan hal semacam itu juga akanmemperbesar rasa solidaritasnya.PKN Page 12
  13. 13. 6)Kelembagaan, lembaga-lembaga yang melayani dan mempertemukan warga tanpamembedakan asal-usul golongannya dalam masyrakat itu juga akan mempersatuakn orangsebagai satu bangsa[7] .C. Pengertian NegaraMenurut Kamus Besar Indonesia, Negara memilki dua arti. Pertama, Negara merupakanorganisasi disuatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati olehrakyat. Kedua, Negara merupakan kelompok sosial yang menduduki wilayah atau daerahtertentu yang organisa dibawah lembaga politik dan perintah yang efektif, mempunyai satukesatuan politik, berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya[8].a.Unsur-unsur NegaraSuatu Negara akan dapat berdiri tentunya harus ada unsur-unsur pendukungnya, sedangkanunsur-unsur dari Negara itu sendiri adalah wilayah, penduduk/rakyat, pemerintahan, dankedaulatan.b. Fungsi NegaraSudah menjadi ketentuan bahwa suatu Negara itu berdiri memiliki fungus-fungsinya serbagaiNegara. Dan disini banyak sekali pendapat para ahli tentang fungsi Negara, akan tetapa daripendapat-pendapat tersebut bisa kita simpulkan menjadi tuga yaitu:Fungsi Legislatif / Regeling, membuat undang-undang.Fungsi Eksekutif / Bestuur, melaksanakan undang-undang.Fungsi Yudikatif / Politie, mengawasi agar semua peraturan ditaati ( fungsi mengadil ) yangpopular dengan nama Trias Politika.c. Sifat-sifat Negara Dan adapun sifat-sifat dari Negara itu sendiri adalah” sifat memaksa, agar peraturanperundang-undangan dapat ditaati, dan pencegahan tindak anakhis maka Negara memilikiPKN Page 13
  14. 14. hak memaksa. Sifat monopoli, Negara memepunyai hak monopoli dalam menetapkan tujuanbersama dari msyarakat. Sifat mencakup semua, semua peraturan perundang-undangan,misalnya keharusan membayar pajak, berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali.D. Identitas Nasional Indonesia Identitas nasional Indonesia menunjukkan pada identitas-identitas yang menasional.Sedangkan sifat dari identitas nasional itu sendiri terbagi dua.” Befsifat buatan, karmaidentitas nasional itu dibuat, dibentuk, dan disepakati setelah mereka bernegara. Bersifatskunder, karena identitas nasioanal lahir di belakangan “[10]. Salah satu pembentuk identitas bangsa Indonesia adalah ia dikenal sebagai sebuah bangsayang majemuk. Kemajemukan Indonesia dapat dilihat dari sisi sejarah, kebudayaan, sukubangsa, agama dan bahasa. 1.Sejarah Indonesia adalah Negara yang begitu kaya akan nilai sejarah, itu dapat dibuktikan dari berbagai tulisan pakar tentang sejarah perjuangan dan usaha dalam merebut kemerdekaan. Sejarah juga mencatat, sebelum menjadi sebuah identitas negara bangsa yang Modern, bangsa Indonesia pernah mengalami masa kejayaan yang gemilang. Semangat juang bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah menurut banyak kalangan telah menjadi ciri khas tersendiri bagi bangsa Indonesia yang kemudian menjadi salah satu unsur pembentuk identitas nasional Indonesia. 2. Kebudayaan Aspek kebudayaan yang menjadi unsur pembentuk identitas nasional meliputi tiga unsur yaitu : akal budi, peradaban dan pengetahuan. Akal Budi bangsa Indonesia, misalnya dapat dilihat pada sikap ramah dan santun bangsa Indonesia . Sedangkan unsur Identitas peradabannya, salah satunya tercermin dari keberadaan dasar negara Pancasila sebagai kompromi nilai-nilai bersama ( shared values ) bangsa Indonesia yang majemuk, sebagai bangsa maritim, kehandalan bangsa Indonesia dalam pembuatan kapal pinisi di masa lalu merupakan identitas pengetahuan bangsa Indonesia yang tidak memiliki oleh bangsa lain di dunia.PKN Page 14
  15. 15. 3.Suku Bangsa Kemajemukan merupakan Identitas lain bangsa Indonesia. Namun demikian , lebih dari sekedar kemajemukan yang bersifat alamiah tersebut, tradisi, tradisi bangsa Indonesia untuk hidup bersama dalam kemajemukan merupakan hal lain yang harus terus dikembangkan dan dibudayakan, kemajemukan alamiah bangsa Indonesia dapat dilihat pada keberadaan lebih dari 300 kelompok suku, beragam bahasa, budaya dan keyakinan yang mendiami kepulauan nusantara. 4. Agama Keanekaragam Agama merupakan identitas lain dari kemajemukan alamiah Indonesia. Menyukuri nikmat kemajemukan pemberian Allah dapat dilakukan dengan salah satunya, sikap dan tindakan untuk tidak memaksakan keyakinan dan tradisi suatu agama, baik mayoritas maupun minoritas atas kelompok lainnya. 5. Bahasa Bahasa adalah salah satu atribut identitas nasional Indonesia. Sekalipun Indonesia memiliki ribuan bahasa daerah, kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa penghubung ( lingua franca ) berbagai kelompok etnis yang mendiami kepulauan nusantara memberikan nilai identitas tersendiri bagi bangsa Indonesia.Sedangkan pembentuk identitas Indonesia non-majemuk di antaranya: a)Bahasa Indonesia b)Bendera Negara yaitu Sang Merah Putih c)Lagu Kebangsaan yaitu Indonesia Rasa d)Lambing Negara yaitu Garuda Panca Sila e)Semboyan Negara yaitu Bineka Tunggal IkaPKN Page 15
  16. 16. 2.7 Hakekat Bangsa Bangsa (nation) atau nasional, nasionalitas atau kebangsaan, nasionalisme atau pahamkebangsaan, semua istilah tersebut dalam kajian sejarah terbukti mengandung konsep-konsepyang sulit dirumuskan, sehingga para pakar di bidang Politik, Sosiologi, dan Antropologi punsering tidak sependapat mengenai makna istilah-istilah tersebut. Selain istilah bangsa, dalambahasa Indonesia, kita juga menggunakan istilah nasional, nasionalisme yang diturunkan darikata asing “nation” yang bersinonim dengan kata bangsa. Tidak ada rumusan ilmiah yangbisa dirancang untuk mendefinisikan istilah bangsa secara objektif, tetapi fenomenakebangsaan tetap aktual hingga saat ini.Dalam kamus ilmu Politik dijumpai istilah bangsa, yaitu “natie” dan “nation”, artinyamasyarakat yang bentuknya diwujudkan oleh sejarah yang memiliki unsur sebagai berikut :1. Satu kesatuan bahasa ;2. Satu kesatuan daerah ;3. Satu kesatuan ekonomi ;4. Satu Kesatuan hubungan ekonomi ;5. Satu kesatuan jiwa yang terlukis dalam kesatuan budaya ;Istilah natie (nation) mulai populer sekitar tahun 1835 dan sering diperdebatkan,dipertanyakan apakah yang dimaksud dengan bangsa?, salah satu teori tentang bangsasebagai berikut :PKN Page 16
  17. 17. Teori Ernest Renan Pembahasan mengenai pengertian bangsa dikemukakan pertama kali oleh ErnestRenan tanggal 11 Maret 1882, yang dimaksud dengan bangsa adalah jiwa, suatu asaskerohanian yang timbul dari :(1).Kemuliaan bersama di waktu lampau, yang merupakan aspek historis.(2).Keinginan untuk hidup bersama (le desir de vivre ensemble) diwaktu sekarang yangmerupakan aspek solidaritas, dalam bentuk dan besarnya tetap mempergunakan warisan masalampau, baik untuk kini dan yang akan datang.Lebih lanjut Ernest Renan mengatakan bahwa hal penting merupakan syarat mutlak adanyabangsa adalah plebisit, yaitu suatu hal yang memerlukan persetujuan bersama pada waktusekarang, yang mengandung hasrat untuk mau hidup bersama dengan kesediaan memberikanpengorbanan-pengorbanan.Bila warga bangsa bersedia memberikan pengorbanan bagieksistensi bangsanya, maka bangsa tersebut tetap bersatu dalam kelangsungan hidupnya(Rustam E. Tamburaka, 1999 : 82).Titik pangkal dari teori Ernest Renan adalahpadakesadaran moral (conscience morale), teori ini dapat digolongkan pada Teori Kehendak.2.8 Sifat dan Hakekat Negara Sifat Negara merupakan suatu keadaan dimana hal tersebut dimiliki agar dapatmenjadikannya suatu Negara yang bertujuan. Sifat-sifat tersebut umumnya mengikat bagisetiap warga negaranya dan menjadi suatu identitas bagi Negara tersebut.Sifat suatu Negaraterkadang tidaklah sama dengan Negara lainnya, ini tergantung pada landasan ideologiNegara masing-masing. Namun ada juga beberapa sifat Negara yang bersifat umum dandimiliki oleh semua Negara, yaitu:a. Sifat memaksa Negara merupakan suatu badan yang mempunyai kekuasaan terhadap warganegaranya, hal ini bersifat mutlak dan memaksa.b. Sifat monopoliPKN Page 17
  18. 18. Negara dengan kekuasaannya tersebut mempunyai hak atas kekayaan alam yangterkandung di dalamnya, hal ini menjadi sesuatu yang menjadi landasan untuk menguasaisepenuhnya kekayaan alam yang terkandung di dalam wilayah Negara tersebut.c. Sifat mencakup semua Kekuasaan Negara merupakan kekuasaan yang mengikat bagi seluruh warganegaranya. Tidak ada satu orang pun yang menjadi pengecualian di hadapan suatu Negara.Tidak hanya mengikat suatu golongan atau suatu adat budaya saja, tetapi mengikat secarakeseluruhan masyarakat yang termasuk kedalam warga negaranya.d. Sifat menentukan Negara memiliki kekuasaan untuk menentukan sikap-sikap untuk menjaga stabilitasNegara itu.Sifat menentukan juga membuat Negara dapat menentukan secara unilateral dan dapat pulamenuntut bahwa semua orang yang ada di dalam wilayah suatu Negara (kecuali orang asing)menjadi anggota politik Negara. Ada pula sifat-sifat yang hanya dimiliki suatu Negara berdasarkan pada landasan ideologiNegara tersebut, misalnya Negara Indonesia memiliki sifat-sifat yang sesuai denganpancasila, yakni: 1. Ketuhanan, ialah sifat-sifat keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat Tuhan (yaitu kesesuaian dalam arti sebab dan akibat)(merupakan suatu nilai-nilai agama). 2. Kemanusiaan adalah sifat-sifat keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat manusia. 3. Persatuan yaitu sifat-sifat dan keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat satu, yang berarti membuat menjadi satu rakyat, daerah dan keadaan negara Indonesia sehingga terwujud satu kesatuan. 4. Kerakyatan yaitu sifat-sifat dan keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat rakyat 5. Keadilan yaitu sifat-sifat dan keadaan Negara yang sesuai dengan hakikat adilPengertian sifat-sifat meliputi empat hal yaitu:PKN Page 18
  19. 19. 1. Sifat lahir, yaitu sejumlah pengaruh yang datang dari luar dan sesuai dengan pandangan hidup bangsa bangsa Indonesia. 2. Sifat batin atau sifat bawaan Negara Indonesia antara lain berupa unsur -unsur Negara, yang diantaranya: Kekuasaan Negara Pendukung kekuasaan Negara Rakyat Wilayah Adat istiadat Agama. 3. Sifat yang berupa bentuk wujud dan susunan kenegaraan Indonesia, yaitu bentuk Negara Indonesia, kesatuan organisasi Negara dan sistem kedaulatan rakyat. 4. Sifat yang berupa potensi, yaitu kekuatan dan daya dari Negara Indonesia, antara lain: Kekuasaan Negara yang berupa kedaulatan rakyat Kekuasaan tugas dan tujuan Negara untuk memelihara keselamatan, keamanan dan perdamaian. Kekuasaan Negara untuk membangun, memelihara serta mengembangkan kesejahteraan dan kebahagiaan. Kekuasaan Negara untuk menyusun dan mengadakan peraturan perundang-undangan dan menjalankan pengadilan. Kekuasaan Negara untuk menjalankan pemerintahan. Hakikat Negara merupakan salah satu dari bentik perwujudan dari sifat-sifat Negara yangtelah dijelaskan di atas. Ada beberapa teori tentang hakekat Negara, diantaranya:a. Teori Sosiologis Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri, kebutuhan antarindividu tersebut membentuk suatu masyarakat. Di dalam ruang lingkup masyarakat terdapatbanyak kepentingan individu yang saling berkaitan satu sama lain dan tidak jarang pulasaling bertentangan.Maka manusia harus dapat beradaptasi dengan baik untuk menyesuaikankepentingan-kepentingannya agar dapat hidup dengan rukun.PKN Page 19
  20. 20. b. Teori Yuridis1. Patriarchaal Teori yang menganut asas kekeluargaan, dimana terdapat satu orang yang bijaksanadan kuat yang dijadikan sebagai kepala keluarga.2. Patriamonial Raja mempunyai hak sepenuhnya atas daerah kekuasaannya, dan setiap orang yangberada di wilayah tersebut haru tunduj terhadap raja tersebut.3. Pejanjian Raja mengadakan perjanjian dengan masyarakatnya untuk melindungi hak-hakmasyarakat itu, dan jika hal tersebut tidak dilakukan maka masyarakat dapat memintapertanggung jawaban raja.2.9 Bangsa dan Negara Indonesia Secara historis pengertian negara senantiasa berkembang sesuai dengan kondisimasyarakat pada saat itu. Pada zaman Yunani kuno para ahli filsafat negara merumuskanpengertian Negara secara beragam, Aristoteles merumuskan Negara dalam bukunya Politica,yang disebutnya negara polis, yang pada saat itu masih dipahami negara masih dalam suatuwilayah yang kecil. Negara disebut sebagai Negara hukum, yang didalamnya terdapat sejumlah wargaNegara yang ikut dalam permusyawarahan. Oleh karena itu menurut Aristoteles keadilanmerupakan syarat mutlak bagi terselenggaranya Negara yang baik, demi terwujudnya cita-cita seluruh warganya. Bangsa pada hakeketnya adalah sekelompok besar manusia yang mempunyaipersamaan nasib dalam proses sejarahnya,sehingga mempunyai persamaan watak ataukarakter yang kuat untuk bersatu dan hidup bersama serta mendiami suatu wilayah tertentusebagai suatu kesatuan nasional.PKN Page 20
  21. 21. BAB III PENUTUP3.1 KesimpulanTujuan Negara menunjukkan apa yang secara ideal hendak dicapai oleh suatu negara,sedangkanFungsi Negara adalah pelaksanaan cita–cita itu dalam kenyataan.Fungsi Legislatif / Regeling, membuat undang-undang.Fungsi Eksekutif / Bestuur,melaksanakan undang-undang. Fungsi Yudikatif / Politie, mengawasi agar semua peraturanditaati ( fungsi mengadil ) yang popular dengan nama Trias Politika.Identitas Nasional adalah sebuah kesatuan yang terikat oleh wilayah dan selalu memilikiwilayah (tanah tumpah darah mereka sendiri), kesamaan sejarah system hokum/perundang –undangan, hak dan kewaiban serta pembagian kerja berdasarkan profesiHakekat Bangsa adalah sekelompok manusia yang mempunyai persamaan nasib dalam prosessejarahnya, sehingga mempunyai persamaan watak yang kuat untuk bersatu dan hidupbersama serta mendiami suatu wilayah sebagai suatu “kesatuan nasional”.Hakekat Negara adalah merupakan suatu wilayah dimana terdapat sekelompok manusiamelakukan kegiatan pemerintahan.Bangsa dan Negara Indonesia adalah sekelompok manusia yang mempunyai persamaan nasibsejarah dan melakukan tugas pemerintahan dalam suatu wilayah “Indonesia”3.2 SaranDengan membaca makalah ini, pembaca disarankan agar bisa mengambil manfaat tentangpentingnya mengenalsejarahterbentuknya NKRI danidentitas nasional bagi bangsa dan negaraIndonesia juga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat sehinggakehidupan berbangsa dan bernegara dapat berjalan dengan baik.PKN Page 21
  22. 22. DAFTAR PUSTAKAKaelan dan Zubaidi.2007.Pendidikan Kewarganegaraan.Yogyakarta:Paradigma, Edisipertamawww.geocities.com/apii-berlin/aktual/identitas_0600.htmlone.indoskripsi.comchaplien77.blospot.com/2008/07/pengertian dan hakikat-bangsa.htmlPKN Page 22

×