PROPOSAL USAHA
ROTI BAKAR
DIBUAT UNTUKMEMENUHI SALAHSATU SYARAT TUGAS AKHIR
KOMPUTER
SEMESTERi
OLEH :
Nama : Sudarmono
Nim : 2013315503
Jurusan : ekonomi syariah
 Masyarakat saat ini sudah mulai berhati-hati dalam memilih dan membeli
makanan. Zaman dahulu orang dalam membeli makanan hanya berpedoman pada
rasanya yang enak dan murah, terutama bagi kalangan masyarakat menengah
kebawah, hal inilah yang menjadi prioritas utama bagi masyarakat dalam membeli
makanan. Mereka tidak begitu memikirkan kandungan gizi dan nutrisi yang
terkandung didalam makanan yang akan mereka beli.
 Saat ini roti banyak menjadi pilihan manusia untuk makanan ringan, dimana dari
segi rasa menawarkan cukup banyak rasa yang ditawarkan, dari segi gizi juga
memenuhi kebutuhan gizi manusia, dari segi harga dapat mudah dijangkau semua
kalangan masyarakat.
 Dari fenomena diatas maka sangat cocok dan potensial bila kita mendirikan
sebuah usaha jualan roti bakar, dimana dari segi rasa memenuhi konsumen yaitu
enak, dari segi gizi sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen karena
mengandung karbohidrat, protein dll. Dari segi harga terbilang mudah dijangkau
oleh semua lapisan masyarakat.
 VISI
1) Menambah Penghasilan
2) bersaing dngan penjual lain
 MISI
1) Mencari Keuntungan
2) Menjaga Kualitas Produk
 1)Strenght ( Kekuatan)/Bahan Higinis,Terjamin
 2)Weakness(Kelemahan) Tidak Tahan Lama,mudah ditiru
 3) Opportunity (Peluang).Tempat Strategis mudah dijangkau
 4) Threath (Ancaman).banyak pesaing
MARKETING MIX TERDIRI DARI 7P;
 1. Product (produk) Produk yang dijual adalah “ROTI BAKAR”
 2. Price (Harga) Harga perfariasi Rp.2.500 karena harga ini sangat murah.
 3. Promotion (promosi) Promosi ini dilakukan dengan menyebarkan brosur dan
membuat papan reklame.
 4. Place (tempat) Tempat yang dipilih adalah di pinggir jalan raya.
 5. People (orang) Dalam usaha ini membutuhkan karyawan 1 orang.
 6. Physical building, Terletak di pinggir jalan dengan tempat terbuka dengan
alat berupa gerobak.
 7. Procecing (Proses)
Bahan:
 Roti Tawar
Selai yang ber aroma rasa:
 Kacang
 Strawberry
 Coklat
 Pedas
Cara membuat:
 Iris roti belah jadi 2
 Masukkan selai kedalam roti
 Olesi blue band terlebih dahulu
 Bakar roti sampai kuning kecoklatan
 Roti siap di jual
 tidak terlalu mahal yaitu Rp. 2.500/variasi
untuk semua variasi.
 Modal awal
 Kebutuhan Modal Awal / Biaya Tetap
 Tempat untuk jualan / Gerobak : Rp. 1.000.000
 Tempat untuk bakar roti (Wajan) : Rp. 300.000
 Kompor Gas : Rp. 90.000
 Tempat selai / Toples 4 buah : Rp. 40.000
 Garpu roti : Rp. 15.000
 Pisau roti : Rp. 8.000
 Solet besar 4 biji : Rp. 16.000
 Solet Kecil 4 biji : Rp. 20.000
 Tempat garpu, pisau : Rp. 45.000
 Sticker dan daftar harga roti : Rp. 30.000
Jumlah : Rp. 1.564.000,-
Kebutuhan Bulanan / Biaya Variabel 1
 Selai strawberry 5 kg : Rp. 35.000
 Selai nanas 5 kg : Rp. 35.000
 Simas 6 kg : Rp. 54.000
 cokelat ceres 6 kg : Rp. 85.000
 kacang 2 kg : Rp. 28.000
 plastic 2 pack : Rp. 8.000
 kertas roti 1 pack : Rp. 15.000
 Sambal 2 botol : Rp. 20.000
Jumlah : Rp. 280.000
Kebutuhan 5 hari sekali / Biaya Variabel 2
 Roti 20 bungkus : Rp. 53.000
 Gas : Rp. 17.000
Jumlah : Rp. 70.000
Maka selama 1 bulan biaya untuk beli roti dan gas
= Rp.70.000 X 6 = Rp.420.000
Jadi jumlah total pengeluaran selama 1 bulan Variabel 1 + Biaya Variabel 2
= Rp. 280.000 + Rp.420.000 = Rp.700.000
 Diperkirakan setiap hari mampu terjual roti sebanyak 25
buah. Maka selama 1 bulan = 25 x 30 hari : 750 roti.
 Pendapatan kotor 1 bulan (harga roti terendah) = 750
roti x Rp.2.500 = Rp.1.875.000
 Pendapatan bersih 1 bulan = Pendapatan kotor –
Pengeluaran Biaya keseluruhan
= Rp.1.875.000 – Rp.700.000
= Rp.1.175.000 (ini belum termasuk Modal awal)
Selama 1 bulan kita mampu mendapatkan Rp. 1.175.000, maka
selama 5 bulan kita sudah balik modal, yaitu :
 Pendapatan selama 5 bulan = Rp. 1.175.000 x 5 bulan= Rp.
5.875.000
 Investasi awal = (modal awal) + 5 bulan( pengeluaran 1
bulan)
= Rp. 1.564.000 + 5 bulan (Rp. 700.000)
= Rp. 1.564.000 + Rp. 3.500.000 = Rp. 5.064.000
 Keuntungan bersih selama 5 bulan
= Rp. 5.875.000 – Rp. 5.064.000 = Rp. 811.000
 Dari Penjelasan Proposal Usaha Roti Bakar diatas
dapat disimpulkan :
1. Keterlaksanaan Usaha Roti Bakar dipengaruhi
oleh Analisa Peluang Usaha dan Marketing Mix,
Karena dengan menganalisa peluang usaha dan
marketing mix pelaku usaha dapat melaksanakan
usahanya dengan baik.
2. Kegiatan usaha roti bakar dapat berhasil bila
selalu menjaga hasil produksi agar tetap higinis
dan terjamin kelezatannya, karena dengan hal
tersebut kita dapat dipercaya konsumen dan
memberikan keuntungan yang besar bagi kita
sebagai pelaku usaha.
Wirausaha

Wirausaha

  • 1.
  • 2.
    DIBUAT UNTUKMEMENUHI SALAHSATUSYARAT TUGAS AKHIR KOMPUTER SEMESTERi OLEH : Nama : Sudarmono Nim : 2013315503 Jurusan : ekonomi syariah
  • 3.
     Masyarakat saatini sudah mulai berhati-hati dalam memilih dan membeli makanan. Zaman dahulu orang dalam membeli makanan hanya berpedoman pada rasanya yang enak dan murah, terutama bagi kalangan masyarakat menengah kebawah, hal inilah yang menjadi prioritas utama bagi masyarakat dalam membeli makanan. Mereka tidak begitu memikirkan kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung didalam makanan yang akan mereka beli.  Saat ini roti banyak menjadi pilihan manusia untuk makanan ringan, dimana dari segi rasa menawarkan cukup banyak rasa yang ditawarkan, dari segi gizi juga memenuhi kebutuhan gizi manusia, dari segi harga dapat mudah dijangkau semua kalangan masyarakat.  Dari fenomena diatas maka sangat cocok dan potensial bila kita mendirikan sebuah usaha jualan roti bakar, dimana dari segi rasa memenuhi konsumen yaitu enak, dari segi gizi sesuai dengan apa yang diinginkan oleh konsumen karena mengandung karbohidrat, protein dll. Dari segi harga terbilang mudah dijangkau oleh semua lapisan masyarakat.
  • 4.
     VISI 1) MenambahPenghasilan 2) bersaing dngan penjual lain  MISI 1) Mencari Keuntungan 2) Menjaga Kualitas Produk
  • 5.
     1)Strenght (Kekuatan)/Bahan Higinis,Terjamin  2)Weakness(Kelemahan) Tidak Tahan Lama,mudah ditiru  3) Opportunity (Peluang).Tempat Strategis mudah dijangkau  4) Threath (Ancaman).banyak pesaing MARKETING MIX TERDIRI DARI 7P;  1. Product (produk) Produk yang dijual adalah “ROTI BAKAR”  2. Price (Harga) Harga perfariasi Rp.2.500 karena harga ini sangat murah.  3. Promotion (promosi) Promosi ini dilakukan dengan menyebarkan brosur dan membuat papan reklame.  4. Place (tempat) Tempat yang dipilih adalah di pinggir jalan raya.  5. People (orang) Dalam usaha ini membutuhkan karyawan 1 orang.  6. Physical building, Terletak di pinggir jalan dengan tempat terbuka dengan alat berupa gerobak.  7. Procecing (Proses)
  • 6.
    Bahan:  Roti Tawar Selaiyang ber aroma rasa:  Kacang  Strawberry  Coklat  Pedas Cara membuat:  Iris roti belah jadi 2  Masukkan selai kedalam roti  Olesi blue band terlebih dahulu  Bakar roti sampai kuning kecoklatan  Roti siap di jual
  • 7.
     tidak terlalumahal yaitu Rp. 2.500/variasi untuk semua variasi.
  • 8.
     Modal awal Kebutuhan Modal Awal / Biaya Tetap  Tempat untuk jualan / Gerobak : Rp. 1.000.000  Tempat untuk bakar roti (Wajan) : Rp. 300.000  Kompor Gas : Rp. 90.000  Tempat selai / Toples 4 buah : Rp. 40.000  Garpu roti : Rp. 15.000  Pisau roti : Rp. 8.000  Solet besar 4 biji : Rp. 16.000  Solet Kecil 4 biji : Rp. 20.000  Tempat garpu, pisau : Rp. 45.000  Sticker dan daftar harga roti : Rp. 30.000 Jumlah : Rp. 1.564.000,-
  • 9.
    Kebutuhan Bulanan /Biaya Variabel 1  Selai strawberry 5 kg : Rp. 35.000  Selai nanas 5 kg : Rp. 35.000  Simas 6 kg : Rp. 54.000  cokelat ceres 6 kg : Rp. 85.000  kacang 2 kg : Rp. 28.000  plastic 2 pack : Rp. 8.000  kertas roti 1 pack : Rp. 15.000  Sambal 2 botol : Rp. 20.000 Jumlah : Rp. 280.000 Kebutuhan 5 hari sekali / Biaya Variabel 2  Roti 20 bungkus : Rp. 53.000  Gas : Rp. 17.000 Jumlah : Rp. 70.000 Maka selama 1 bulan biaya untuk beli roti dan gas = Rp.70.000 X 6 = Rp.420.000 Jadi jumlah total pengeluaran selama 1 bulan Variabel 1 + Biaya Variabel 2 = Rp. 280.000 + Rp.420.000 = Rp.700.000
  • 10.
     Diperkirakan setiaphari mampu terjual roti sebanyak 25 buah. Maka selama 1 bulan = 25 x 30 hari : 750 roti.  Pendapatan kotor 1 bulan (harga roti terendah) = 750 roti x Rp.2.500 = Rp.1.875.000  Pendapatan bersih 1 bulan = Pendapatan kotor – Pengeluaran Biaya keseluruhan = Rp.1.875.000 – Rp.700.000 = Rp.1.175.000 (ini belum termasuk Modal awal)
  • 11.
    Selama 1 bulankita mampu mendapatkan Rp. 1.175.000, maka selama 5 bulan kita sudah balik modal, yaitu :  Pendapatan selama 5 bulan = Rp. 1.175.000 x 5 bulan= Rp. 5.875.000  Investasi awal = (modal awal) + 5 bulan( pengeluaran 1 bulan) = Rp. 1.564.000 + 5 bulan (Rp. 700.000) = Rp. 1.564.000 + Rp. 3.500.000 = Rp. 5.064.000  Keuntungan bersih selama 5 bulan = Rp. 5.875.000 – Rp. 5.064.000 = Rp. 811.000
  • 12.
     Dari PenjelasanProposal Usaha Roti Bakar diatas dapat disimpulkan : 1. Keterlaksanaan Usaha Roti Bakar dipengaruhi oleh Analisa Peluang Usaha dan Marketing Mix, Karena dengan menganalisa peluang usaha dan marketing mix pelaku usaha dapat melaksanakan usahanya dengan baik. 2. Kegiatan usaha roti bakar dapat berhasil bila selalu menjaga hasil produksi agar tetap higinis dan terjamin kelezatannya, karena dengan hal tersebut kita dapat dipercaya konsumen dan memberikan keuntungan yang besar bagi kita sebagai pelaku usaha.