By. Kelompok 5
Nama Kelompok :
• Nadia Anggraini (23)
• Pramesti Adwinda Dianisa (24)
• Rarasati Dwi Khumairoh
• Rinzani Cyzaria Putri (29)
Alih energi karena gayaEnergi Usaha
Laju usaha yang
dilakukan adalah
Daya
Usaha
Usaha didefinisikan sebagai hasil kali komponen gaya searah perpindahan
dengan besar perpindahannya.
F cos 
F sin 
F
s
Besarnya usaha
W = (F cos ) . S
Keterangan :
W= usaha ( J )
F = gaya (N)
s = perpindahan yang dilakukan (m)
 = sudut yang dibentuk oleh gaya dan
perpindahan.(0)
Usaha Total : Wtotal = W1 + W2 + W3 + ...
Usaha sebagai Integral : W =
W = (F cos )
. s
Usaha yang dilakukan:
 Berbanding lurus dengan besarnya gaya;
 Berbanding lurus dengan perpindahan benda;
 Bergantung pada sudut antara arah gaya dan
perpindahan benda
 Hubungan arah gaya dan perpindahan:
 Jika  = 0, arah gaya berimpit dengan arah
perpindahan,
W = F . S
 Jika  = 90, arah gaya tegak lurus dengan arah
perpindahan, cos 90 = 0, dikatakan gaya tidak
melakukan usaha
 Jika s = 0, berarti gaya tidak menyebabkan benda
berpindah, maka usaha yang dilakukan nol. Misal,
saat kalian mendorong tembok, tembok tidak
bergerak maka dalam hal ini kalian tidak
melakukan usaha.
Usaha = luas raster di bawah grafik F-x
Energi
Energi Kinetik Kecepatan
Energi Potensial
Energi Potensial Gravitasi
Energi Potensial Pegas
Energi Mekanik
Energi
 Energi didefinisikan sebagai kemampuan
untuk melakukan usaha
 Suatu benda dikatakan memiliki energi jika
benda tersebut dapat melakukan usaha.
 Konversi Energi adalah Peristiwa perubahan
bentuk energi.
 Konverter Energi adalah Konversi energi.
 Sumber Energi
a) Sumber Energi terbaharui seperti energi
matahari, energi angin, energi air dan energi
gelombang.
b) Sumber Energi tak terbaharui seperti energi
fosil dan energi nuklir fisi.
Energi
Kinetik
• Energi kinetik merupakan energi yang
dimiliki benda karena gerakannya.
• Energi kinetik suatu benda besarnya
berbanding lurus dengan massa benda dan
kuadrat kecepatannya. Secara matematika
ditulis sebagai berikut:
2
..
2
1
vmEk  Dengan,
m = massa benda (kg)
v = kecepatan benda (m/s)
Teorema usaha-
energi
• Berdasarkan Hukum II Newton, diketahui bahwa percepatan
berbanding lurus dengan gaya dan berbanding terbalik
dengan massa. (F= m.a)
• Maka usaha yang dilakukan pada benda adalah :
W = F.s jika F = m.a maka W = m.a.s
dengan :
F = gaya (N) s = perpindahan (m)
m = massa benda (kg) a = percepatan (m/s2)
• Jika gaya F bekerja pada benda, benda tersebut akan
bergerak berubah beraturan (GLBB), sehingga berlaku :
Vt
2= V0
2 + 2as atau s= Vt
2 -V0
2 / 2as
Dengan :
V0 = kecepatan awal benda (m/s)
Vt = kecepatan akhir benda (m/s)
a = percepatan benda (m/s2)
Sehingga persamaan usaha pada benda menjadi







 

a
VV
maW t
2
2
0
2
2
0
2
2
1
2
1
mVmVW t 
Dengan demikian, didapat hubungan usaha dan energi kinetik,
yaitu
awalakhirresul EKEKW tan
menjadi
Energi
Potensial
• Energi potensial merupakan
energi yang dimiliki suatu benda
karena kedudukannya atau
keberadaannya.
Energi Potensial Gravitasi
• Energi potensial gravitasi
adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena pengaruh tempat
kedudukannya (ketinggian).
hgmEp ..
Dengan,
m = massa benda (kg)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
h = tinggi benda (m)
Ep = energi potensial gravitasi (Joule)
h
energi potensial gravitasi
Energi Potensial Pegas
Energi potensial yang dimiliki pegas atau benda elastis
besarnya berbanding lurus dengan konstanta pegas k dan
kuadrat simpangannya.
Secara matematis ditulis dengan :
2
..
2
1
xkEp 
dengan,
k = konstanta pegas (N/m)
Δx = simpangan (m)
Ep = energi potensial pegas (Joule)
Usaha  dan  energi
Usaha  dan  energi
Usaha  dan  energi

Usaha dan energi

  • 1.
  • 2.
    Nama Kelompok : •Nadia Anggraini (23) • Pramesti Adwinda Dianisa (24) • Rarasati Dwi Khumairoh • Rinzani Cyzaria Putri (29)
  • 3.
    Alih energi karenagayaEnergi Usaha Laju usaha yang dilakukan adalah Daya
  • 4.
    Usaha Usaha didefinisikan sebagaihasil kali komponen gaya searah perpindahan dengan besar perpindahannya. F cos  F sin  F s Besarnya usaha W = (F cos ) . S Keterangan : W= usaha ( J ) F = gaya (N) s = perpindahan yang dilakukan (m)  = sudut yang dibentuk oleh gaya dan perpindahan.(0) Usaha Total : Wtotal = W1 + W2 + W3 + ... Usaha sebagai Integral : W =
  • 5.
    W = (Fcos ) . s Usaha yang dilakukan:  Berbanding lurus dengan besarnya gaya;  Berbanding lurus dengan perpindahan benda;  Bergantung pada sudut antara arah gaya dan perpindahan benda  Hubungan arah gaya dan perpindahan:  Jika  = 0, arah gaya berimpit dengan arah perpindahan, W = F . S  Jika  = 90, arah gaya tegak lurus dengan arah perpindahan, cos 90 = 0, dikatakan gaya tidak melakukan usaha  Jika s = 0, berarti gaya tidak menyebabkan benda berpindah, maka usaha yang dilakukan nol. Misal, saat kalian mendorong tembok, tembok tidak bergerak maka dalam hal ini kalian tidak melakukan usaha.
  • 6.
    Usaha = luasraster di bawah grafik F-x
  • 7.
    Energi Energi Kinetik Kecepatan EnergiPotensial Energi Potensial Gravitasi Energi Potensial Pegas Energi Mekanik
  • 8.
    Energi  Energi didefinisikansebagai kemampuan untuk melakukan usaha  Suatu benda dikatakan memiliki energi jika benda tersebut dapat melakukan usaha.  Konversi Energi adalah Peristiwa perubahan bentuk energi.  Konverter Energi adalah Konversi energi.  Sumber Energi a) Sumber Energi terbaharui seperti energi matahari, energi angin, energi air dan energi gelombang. b) Sumber Energi tak terbaharui seperti energi fosil dan energi nuklir fisi.
  • 9.
    Energi Kinetik • Energi kinetikmerupakan energi yang dimiliki benda karena gerakannya. • Energi kinetik suatu benda besarnya berbanding lurus dengan massa benda dan kuadrat kecepatannya. Secara matematika ditulis sebagai berikut: 2 .. 2 1 vmEk  Dengan, m = massa benda (kg) v = kecepatan benda (m/s)
  • 10.
    Teorema usaha- energi • BerdasarkanHukum II Newton, diketahui bahwa percepatan berbanding lurus dengan gaya dan berbanding terbalik dengan massa. (F= m.a) • Maka usaha yang dilakukan pada benda adalah : W = F.s jika F = m.a maka W = m.a.s dengan : F = gaya (N) s = perpindahan (m) m = massa benda (kg) a = percepatan (m/s2) • Jika gaya F bekerja pada benda, benda tersebut akan bergerak berubah beraturan (GLBB), sehingga berlaku : Vt 2= V0 2 + 2as atau s= Vt 2 -V0 2 / 2as Dengan : V0 = kecepatan awal benda (m/s) Vt = kecepatan akhir benda (m/s) a = percepatan benda (m/s2)
  • 11.
    Sehingga persamaan usahapada benda menjadi           a VV maW t 2 2 0 2 2 0 2 2 1 2 1 mVmVW t  Dengan demikian, didapat hubungan usaha dan energi kinetik, yaitu awalakhirresul EKEKW tan menjadi
  • 12.
    Energi Potensial • Energi potensialmerupakan energi yang dimiliki suatu benda karena kedudukannya atau keberadaannya.
  • 13.
    Energi Potensial Gravitasi •Energi potensial gravitasi adalah energi yang dimiliki oleh suatu benda karena pengaruh tempat kedudukannya (ketinggian). hgmEp .. Dengan, m = massa benda (kg) g = percepatan gravitasi (m/s2) h = tinggi benda (m) Ep = energi potensial gravitasi (Joule) h energi potensial gravitasi
  • 14.
    Energi Potensial Pegas Energipotensial yang dimiliki pegas atau benda elastis besarnya berbanding lurus dengan konstanta pegas k dan kuadrat simpangannya. Secara matematis ditulis dengan : 2 .. 2 1 xkEp  dengan, k = konstanta pegas (N/m) Δx = simpangan (m) Ep = energi potensial pegas (Joule)