Dokumen ini membahas permasalahan pilkada langsung di Indonesia, termasuk tingginya biaya politik, kasus korupsi kepala daerah, dan dampaknya terhadap demokrasi. Penulis mengusulkan pilkada melalui DPRD sebagai alternatif yang dapat mengurangi masalah tersebut dan meningkatkan kontrol serta transparansi dalam pemilihan. Meskipun tidak menjamin hilangnya praktik korupsi, pilkada melalui DPRD dianggap lebih terjangkau dan lebih mudah diawasi.