Dokumen ini membahas pengaruh inflasi, nilai tukar, dan suku bunga terhadap risiko sistematis pada perusahaan sub-sektor food and beverage di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor ekonomi makro ini secara signifikan memengaruhi risiko sistematis serta pentingnya translasi mata uang asing dalam laporan keuangan perusahaan. Kesimpulan menegaskan bahwa kondisi makroekonomi yang buruk meningkatkan risiko sistematis, sedangkan yang baik menurunkannya.