AMIROH, S.Kom
SMKN 3 JOMBANG - 2013
TUJUAN PEMBELAJARAN
 Siswa dapat mengidentifikasi jenis
topologi jaringan komputer
 Siswa dapat menjelaskan kelebihan dan
kelemahan topologi bus, star, ring, tree
dan mesh
TOPOLOGI JARINGAN
 Merupakan suatu cara menghubungkan
komputer yang satu dengan yang lainya
sehingga membentuk sebuah Jaringan
 Topologi Jaringan menentukan pola
hubungan antara komponen-komponen
dalam berkomunikasi melalui perantara
jaringan.
JENIS
TOPOLOGI
TOPOLOGI BUS
 Topologi bus atau juga disebut linear merupakan
tOpologi jaringan yang paling sederhana.
 Topologi ini umumnya menggunakan kabel
coaxial dengan konektor BNC dan setiap ujung
kabel diberikan beban end (T-connector)
dengan impedansi 50 ohm.
 Apabila terjadi kerusakan pada satu
koneksi, maka akan menyebabkan
seluruh jaringan tidak berfungsi.
 Transformasi data pada topologi ini
mudah terjadi tabrakan (colision) karena
terjadi proses dua arah dalam satu
medium kabel.
 Instalasi jaringan Bus sangat sederhana,
murah dan maksimal terdiri atas 5-7
komputer.
 Pengembangan jaringan atau
penambahan workstation baru dapat
dilakukan dengan mudah tanpa
mengganggu workstation lain
Repeater
VIDEO TOPOLOGI BUS
TOPOLOGI RING
 Setiap komputer yang dihubungkan
sehingga terbentuk suatu pola lingkaran
atau cincin.
 Sesuai dengan namanya, topologi ini
membetuk lingkaran tertutup.
 Topologi ini umumnya menggunakan
kabel coaxial dan konektor BNC, tetapi
tanpa ada end connector.
 Transformasi data terjadi dalam satu arah,
sehingga terjadinya colision bisa
dikurangi.
 Kerusakan dalam sebuah koneksi
menyebabkan tidak berfungsinya seluruh
jaringan.
 Kekurangan dari topologi ini adalah setiap
node dalam jaringan akan selalu ikut serta
mengelola informasi yang di lewatkan dalam
jaringan, sehingga jika terdapat ganguan di
suatu node maka seluruh jaringan akan
terganggu.
 Peka Kesalahan
 Pengembangan Jaringan Lebih Baku
 Tidak terjadinya Collision atau tabrakan
pengiriman data seperti pada Topologi Bus,
karen hanya satu node dapat mengirim
data pada suatu saat.
 Hemat kabel
Repeater
VIDEO TOPOLOGI RING
TOPOLOGI STAR
 Topologi ini paling banyak digunakan karena
maintenance yang mudah.
 Kabel yang digunakan dalam topologi ini
umumnya UTP (Unshielded Twisted Pair) dengan
konektor RJ-45 dan HUB/Switch sebagai
pembagi koneksi.
 Terjadinya colision pada topologi ini sangat
jarang.
 Apabila terjadi kerusakan pada sebuah
koneksi maka tidak mengganggu fungsi
keseluruhan jaringan.
HUB/Switch
HUB/SWITCH
Cascading
VIDEO TOPOLOGI STAR
Topologi Tree
 Topologi pohon atau di sebut juga
topologi hirarki dan bisa juga
disebut topologi bertingkat
 Merupakan kombinasi karakteristik
antara topologi bintang dan
topologi bus.
 Terdiri atas kumpulan topologi
bintang yang dihubungkan dalam
satu topologi bus sebagai jalur
tulang punggung atau backbone.
 Komputer-komputer dihubungkan
ke hub, sedangkan hub lain di
hubungkan sebagai jalur tulang
punggung.
 Pemasangannya relatif mudah, karena setiap
alat atau computer hanya membutuhkan
satu port I/O.
 Deteksi kesalahan cukup mudah.
 Kerusakan pada salah satu link tidak
mempengaruhi sambungan yang lain,
asalkan hub masih berfungsi.
 Adanya hub sekunder memungkinkan lebih
banyak perangkat yang dapat tersambung
ke sebuah hub sentral, sehingga menambah
jarak jangkauan jaringan.
 Secara umum kelemahan topologi tree
sama dengan kelemahan topologi star.
 Jaringan topologi tree ini sangat
tergantung pada pengendali pusat (hub).
 Tidak mungkin dilakukan komunikasi
langsung dari satu computer ke computer
lain, karena semua transmisi harus memalui
hub.
TOPOLOGI MESH
 Topologi mesh menghubungkan point to
point atau satu-satu ke setiap computer
 Topologi ini bisa menggunakan kabel
coaxial, twisted pair atau fiber optic.
 Pada topologi mesh tiap komputer
terhubung langsung dengan komputer lain
(peer to peer)
 Setiap komputer mempunyai jalur sendiri-sendiri dengan
komputer lain, sehigga tidak akan terjadi collision domain.
 Topologi ini jarang sekali digunakan karena sangat boros
kabel dan jika komputer yang digunakan banyak maka
instalasi kabel jaringan rumit.
TOPOLOGI HYBRID
 Jaringan yang dibentuk dari berbagai
topologi dan teknologi.
 Fleksibilitas
 Menambah koneksi perangkat lainnya
adalah mudah, karena node baru dan /
atau periferal dapat dihubungkan ke
topologi dan kata topologi dapat
dihubungkan dengan topologi hybrid
dengan mudah.
 Pengelolaan sulit
 Biaya mahal dibanding topologi lainnya
 Instalasi dan konfigurasi topologi sulit
TERIMA KASIH 

Topologi jaringan komputer

  • 1.
    AMIROH, S.Kom SMKN 3JOMBANG - 2013
  • 2.
    TUJUAN PEMBELAJARAN  Siswadapat mengidentifikasi jenis topologi jaringan komputer  Siswa dapat menjelaskan kelebihan dan kelemahan topologi bus, star, ring, tree dan mesh
  • 3.
    TOPOLOGI JARINGAN  Merupakansuatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan yang lainya sehingga membentuk sebuah Jaringan  Topologi Jaringan menentukan pola hubungan antara komponen-komponen dalam berkomunikasi melalui perantara jaringan.
  • 4.
  • 5.
    TOPOLOGI BUS  Topologibus atau juga disebut linear merupakan tOpologi jaringan yang paling sederhana.  Topologi ini umumnya menggunakan kabel coaxial dengan konektor BNC dan setiap ujung kabel diberikan beban end (T-connector) dengan impedansi 50 ohm.
  • 6.
     Apabila terjadikerusakan pada satu koneksi, maka akan menyebabkan seluruh jaringan tidak berfungsi.  Transformasi data pada topologi ini mudah terjadi tabrakan (colision) karena terjadi proses dua arah dalam satu medium kabel.
  • 7.
     Instalasi jaringanBus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer.  Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain Repeater
  • 8.
  • 9.
    TOPOLOGI RING  Setiapkomputer yang dihubungkan sehingga terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin.
  • 10.
     Sesuai dengannamanya, topologi ini membetuk lingkaran tertutup.  Topologi ini umumnya menggunakan kabel coaxial dan konektor BNC, tetapi tanpa ada end connector.  Transformasi data terjadi dalam satu arah, sehingga terjadinya colision bisa dikurangi.  Kerusakan dalam sebuah koneksi menyebabkan tidak berfungsinya seluruh jaringan.
  • 11.
     Kekurangan daritopologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta mengelola informasi yang di lewatkan dalam jaringan, sehingga jika terdapat ganguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.  Peka Kesalahan  Pengembangan Jaringan Lebih Baku
  • 12.
     Tidak terjadinyaCollision atau tabrakan pengiriman data seperti pada Topologi Bus, karen hanya satu node dapat mengirim data pada suatu saat.  Hemat kabel Repeater
  • 13.
  • 14.
    TOPOLOGI STAR  Topologiini paling banyak digunakan karena maintenance yang mudah.  Kabel yang digunakan dalam topologi ini umumnya UTP (Unshielded Twisted Pair) dengan konektor RJ-45 dan HUB/Switch sebagai pembagi koneksi.
  • 15.
     Terjadinya colisionpada topologi ini sangat jarang.  Apabila terjadi kerusakan pada sebuah koneksi maka tidak mengganggu fungsi keseluruhan jaringan. HUB/Switch HUB/SWITCH Cascading
  • 16.
  • 17.
    Topologi Tree  Topologipohon atau di sebut juga topologi hirarki dan bisa juga disebut topologi bertingkat  Merupakan kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus.  Terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone.  Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.
  • 18.
     Pemasangannya relatifmudah, karena setiap alat atau computer hanya membutuhkan satu port I/O.  Deteksi kesalahan cukup mudah.  Kerusakan pada salah satu link tidak mempengaruhi sambungan yang lain, asalkan hub masih berfungsi.  Adanya hub sekunder memungkinkan lebih banyak perangkat yang dapat tersambung ke sebuah hub sentral, sehingga menambah jarak jangkauan jaringan.
  • 19.
     Secara umumkelemahan topologi tree sama dengan kelemahan topologi star.  Jaringan topologi tree ini sangat tergantung pada pengendali pusat (hub).  Tidak mungkin dilakukan komunikasi langsung dari satu computer ke computer lain, karena semua transmisi harus memalui hub.
  • 20.
    TOPOLOGI MESH  Topologimesh menghubungkan point to point atau satu-satu ke setiap computer  Topologi ini bisa menggunakan kabel coaxial, twisted pair atau fiber optic.  Pada topologi mesh tiap komputer terhubung langsung dengan komputer lain (peer to peer)  Setiap komputer mempunyai jalur sendiri-sendiri dengan komputer lain, sehigga tidak akan terjadi collision domain.  Topologi ini jarang sekali digunakan karena sangat boros kabel dan jika komputer yang digunakan banyak maka instalasi kabel jaringan rumit.
  • 21.
    TOPOLOGI HYBRID  Jaringanyang dibentuk dari berbagai topologi dan teknologi.
  • 22.
     Fleksibilitas  Menambahkoneksi perangkat lainnya adalah mudah, karena node baru dan / atau periferal dapat dihubungkan ke topologi dan kata topologi dapat dihubungkan dengan topologi hybrid dengan mudah.
  • 23.
     Pengelolaan sulit Biaya mahal dibanding topologi lainnya  Instalasi dan konfigurasi topologi sulit
  • 24.